Tag Archives: sekolah

Air Terjun Ini Lebih Terkenal di Mata Turis Asing daripada Warlok Bali



Gianyar

Di Bali, ada sebuah air terjun yang lebih dikenal oleh turis asing dibandingkan oleh warga lokal (warlok) Bali sendiri. Air terjun Kanto Lampo namanya.

Sejumlah turis asing terlihat berdiri mengular di Air Terjun Kanto Lampo. Mereka menanti giliran untuk bisa berfoto dengan latar air terjun cantik tersebut.

Jangan heran jika ada lebih banyak turis asing yang berkunjung ke air terjun ini dibandingkan dengan wisatawan domestik, bahkan warga lokal (warlok) Bali sendiri. Fenomena tersebut sudah biasa terjadi di Bali.


Petugas Pemasaran Air Terjun Kanto Lampo, Ita Pratistita, menuturkan air terjun yang ditemukan pada tahun 2016 silam itu memang lebih populer di kalangan pelancong asing.

“Jumlah wisatawan asing sampai 80 persen, sedangkan sisanya domestik,” ungkap dia.

Menurut Ita, jumlah pengunjung Air Terjun Kanto Lampo saat musim liburan bisa mencapai 1.000 turis. Sedangkan saat hari biasa hanya 500 pelancong. Adapun, wisatawan domestik ramai saat libur sekolah dan Lebaran.

Saat kami pelesiran ke Air Terjun Kanto Lampo. memang terlihat bagian besar pengunjung saat itu merupakan turis asing.

Sejumlah konten kreator asing dan pemengaruh mancanegara pelesiran ke sana lalu mengunggah foto maupun video selama pelesiran di sana.

Ita menjelaskan kenapa Air Terjun Kanto Lampo banyak dikunjungi turis asing karena objek wisata tersebut viral di dunia maya.

Wisatawan berfoto di jembatan bambu di kawasan objek wisata Air Terjun Kantolampo, Gianyar, Bali, Sabtu (12/4/2025).Wisatawan berfoto di Air Terjun Kanto Lampo Foto: Gangsar Parikesit/detikBali

Hal itu juga yang membuat pengelola Air Terjun Kanto Lampo, warga Banjar Kelod Kangin, menerapkan tiket yang sama untuk wisatawan asing dan domestik yakni Rp 25 ribu per orang. Padahal, sejumlah objek wisata di Pulau Dewata menerapkan tarif berbeda antara pelancong asing, domestik, dan pemegang KTP Bali.

Menurut Ita, daya tarik Air Terjun Kanto Lampo adalah batu berundak yang jadi latar air terjun. Selain itu, bebatuan besar yang berada di sungai mempercantik objek wisata tersebut.

Momen terbaik datang ke Air Terjun Kanto Lampo pada pukul 07.00-09.00 Wita. Saat itu, objek wisata tersebut belum dipadati oleh wisatawan sehingga bisa puas berfoto di air terjun.

Buat traveler yang ingin melali (jalan-jalan) ke Air Terjun Kanto Lampo jangan khawatir. Objek wisata tersebut sudah dilengkapi beragam fasilitas seperti tempat parkir, kamar mandi, ruang ganti, hingga food court.

Sayangnya, pengelola Air Terjun Kanto Lampo belum menyiapkan transaksi nontunai. Traveler perlu menyiapkan uang tunai. Selain itu, objek wisata yang berada di Desa Adat Beng, Gianyar, Bali tersebut juga belum dilengkapi musala.

Tiket masuk seharga Rp 25 ribu cukup sepadan untuk menikmati air terjun dan rindangnya pepohonan di sana. detikers juga bisa berendam di kolam, treking menyusuri tepi sungai, singgah ke Goa Tan Hana, hingga berfoto lalu menggunggahnya di media sosial.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daftar Perpustakaan di Jakarta, Bakal Buka Sampai Malam


Jakarta

Perpustakaan di Jakarta buka sampai malam mendapat sorotan masyarakat. Kebijakan ini disambut hangat warga, yang berharap punya tempat healing baru usai bekerja.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebelumnya mengatakan, perpustakaan akan buka hingga pukul 23.00 WIB. Jadwal buka ini lebih panjang dari sebelumnya, yang hanya tersedia hingga pukul 17.00 WIB.

Daftar Perpustakaan di Jakarta

Dikutip dari situs Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jakarta, tersedia ratusan perpustakaan di wilayah ini. Sebagian besar dikelola sekolah, petugas ruang publik, atau fasilitas umum lain.


Sementara beberapa perpustakaan lain dikelola langsung pemerintah provinsi dan suku dinas. Berikut daftarnya dikutip dari media sosial dan situs perpustakaan terkait

1. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Selatan

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-15.00.

Alamat:

  • Jl. Gandaria Tengah V/3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

2. Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin

Jadwal buka:

  • Senin-Kamis: 09.00-17.00
  • Jumat: 09.00-20.00 dengan jadwal check-in tutup sementara jam 11.30-13.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-22.00.

Alamat:

  • Taman Ismail Marzuki (TIM) Jl. Cikini Raya Nomor 73, RT 08/RW 02, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat.

3. Perpustakaan Jakarta Pusat

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00.

Alamat:

  • Jl. Tanah Abang I Nomor 1, RT 11/RW 08, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

4. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Raya Gereja Tugu Nomor 21, RT 07/RW 06, Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara.

5. Perpustakaan Umum Kota Administrasi Jakarta Barat

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Tanjung Duren Barat Nomor 36, Jakarta Barat.

6. Perpustakaan Jakarta Timur

Jadwal buka:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00
  • Sabtu-Minggu: 09.00-14.30.

Alamat:

  • Jl. Jatinegara Timur IV Komplek Pendidikan Rawa Bunga, Jakarta Timur.

7. Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta

Jadwal buka:

Alamat:

  • JL. Perintis Kemerdekaan Nomor 1, Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Terkait jadwal buka perpustakaan di Jakarta sampai malam, travelers bisa update informasi terbaru di media sosial atau situs layanan terkait. Termasuk ketersediaan semua fasilitas di perpustakaan tersebut.

Selain menjadi tempat refreshing, layanan perpustakaan sampai malam diharapkan bisa memberi lebih banyak akses pendidikan. Khususnya siswa yang perlu buku, internet, dan sumber pustaka lainnya.

(row/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Ke Altim Yuk, Alun-Alun Depok yang Tersembunyi di Grand Depok City



Depok

Siapa bilang Depok tidak punya alun-alun? Ada, bahkan dua! Inilah yang pertama, Taman Alun-alun Depok atau disebut alun-alun timur (altim).

detiktravel mengunjungi Altim pada Kamis (8/5/2025), pukul 10.00. Alun-alun ini berada di Jl. Boulevard Grand Depok City No.25, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Depok.

Untuk mencapai tempat ini, traveler masuk lewat Grand Depok City (GDC). Tanda penunjuk alun-alun itu sangat mencolok, di pintu depan terlihat tulisan Taman Alun-Alun Kota Depok.


Di balik tanda alun-alun, sebuah padepokan berdiri megah. Ada orang tua dan anak-anak yang sedang ngadem di sana. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di sisi kanan ada jalur ke arena lain. Setelah disambangi, di sana terdapat taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Kendati matahari semakin galak, sejumlah balita tak surut tetap bermain di sana.

Semakin ke dalam, desain alun-alun semakin ‘liar’. Trek perbukitan diisi dengan berbagai fasilitas bermain orang dewasa. Ya, bukan cuma menyenangkan anak, di sini orang dewasa pun bisa menikmati berbagai olahraga.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Di antaranya, lapangan futsal dan basket. Dua lapangan itu memiliki tribun penonton berpeneduh. Siapa pun bisa menggunakannya tanpa biaya alias gratis.

Humam dan Thoriq, siswa kelas 8 dari Pesantren Ar Rasyidul karim di Pondok Rajeg, sedang melakukan kegiatan sekolah di sana. Selagi di sana, mereka bermain futsal.

“Sering ke sini, paling rame Sabtu-Minggu,” kata Thoriq.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Setelah lapangan, ada arena khusus BMX, skateboard bahkan wall climbing. Satu yang mencuri perhatian, kawasan gym outdoor, mirip seperti k-drama. Di sini pengunjung dewasa dapat melakukan workout dengan alat yang sediakan.

Kawasan seluas 3,9 hektar itu masih membuat saya kagum. Di balik RBRA, ada tempat duduk-duduk teduh. Mereka yang habis jogging atau mau bersantai di bawah pohon rindang bisa duduk di sana, sebuah sungai besar mengalir di seberangnya.

Jalur pejalan kaki belum terputus, masih membawa saya ke arena belakang. Ada bangunan-bangunan kecil, untuk piknik. Sebuah gedung menjulang di bagian paling belakang.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

“Di sebelah sana ada menara pandang. Naik aja ke sana,” kata salah satu pengunjung, Ayu, kepada detiktravel.

Ayu bilang pengunjung bisa foto-foto di menara pandang itu. Menara pandang itu bukan sekadar menara dengan tangga-tangga dan tempat untuk berdiri di bagian paling atas. Bangunan lima tingkat itu dibuat melingkar, tampak sip dilihat dari bawah.

Selain itu, di bagian basement terdapat toilet. Dari bagian atas menara pandang itu terlihat pemandangan Depok yang hijau.

Ayu berkata secara keseluruhan alun-alun Depok itu cukup nyaman. Dia bisa leluasa mengajak anak untuk bermain di sana, tanahnya lapang, banyak mainan anak-anak, gratis, dan bisa kapan pun.

Yang membuatnya semakin nyaman, alun-alun itu bebas asap rokok. Petugas keamanan rutin memantau pengunjung.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Fasilitas lain yang melengkapi adalah musala, masjid, dan keran air minum gratis. Pengunjung bisa bebas untuk memakai fasilitas tanpa perlu takut haus, karena keran itu disebar di beberapa titik.

Taman Alun-alun Kota DepokTaman Alun-alun Kota Depok (Agung Pambudhy/detikFoto)

Alun-alun itu dibuka untuk umum mulai pukul 06.00-18.00 WIB dan tutup pada Senin. Parkiran motor dan mobil disediakan di bagian luar, bersama dengan UMKM. Pengunjung bisa bebas membawa makan ke dalam alun-alun dan piknik bersama.

Bagaimana, tertarik untuk main ke Taman Alun-alun Kota Depok?

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Depok Open Space, Ruang Terbuka Gratis Biar Warga Depok Nggak Miskin Gerak



Depok

Tempat kumpul warga Depok pelan-pelan bertambah. Selain alun-alun, ada Depok Open Space (DOS) yang bisa jadi pilihan.

DOS diresmikan pada Desember tahun 2023 di tanah seluas 2.444 meter persegi, tepat di depan Walikota Depok. DOS dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti taman air mancur, taman bermain anak, dua tribun, panggung dan perpustakaan mini.

Saat dikunjungi detikTravel beberapa waktu lalu, DOS tampak ramai oleh pengunjung. Kebanyakan adalah anak sekolah yang sedang memanfaatkan fasilitas jogging track. Langit tampak mendung, namun pengunjung berdatangan untuk sekadar lari sore.


Pak Bambang, seorang guru budaya dari Sekolah Master Indonesia mengajak anak muridnya untuk melakukan jalan sore. Ia begitu bersyukur dengan adanya fasilitas ini.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

“Semenjak Covid, anak-anak ini jadi ‘miskin gerak’. Kami ke sini untuk ganti suasana selain di sekolah, biar anak-anak juga punya pengalaman,” ucapnya.

Selain fasilitas lapangan, ia juga kerap membawa murid-muridnya ke perpustakaan mini. Di sana mereka diedukasi untuk lebih melek dengan dunia lewat buku.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

Lapangan makin ramai, sekelompok anak laki-laki terlihat latihan di bagian tribun. Ternyata mereka adalah atlet muda Depok. Fajar (16), Reyvan (16) dan tiga temannya asyik melatih koordinasi tubuh di sana.

Tak berapa lama, rintik hujan membasahi bumi. Semua berlarian ke area teduh yang tersedia di pinggir lapangan. Di sana, tim detikTravel mengobrol dengan kelompok atlet muda itu.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

“Kami jarang ke sini sebenarnya, tapi lumayan enak kok di sini,” kata Fajar.

Atlet yang tergabung dengan PB PASI (Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) itu mengatakan bahwa tanggal 24 Mei mereka akan berangkat untuk berlomba di tingkat kota.

“Di sini enak, tapi belokannya terlalu tajam terus lebarnya nanggung,” ungkap Reyvan. Dalam pandangan atlet, lapangan jogging ini masih perlu diperbesar lagi, agar bisa dipakai oleh semua kalangan.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

Maklum, sampai saat ini Depok belum memiliki lapangan standar untuk atlet atletik, sehingga ia dan teman-temannya cukup sulit untuk latihan secara profesional.

“Karpet track-nya udah enak kok buat lari, tapi nanggung buat sprint. Nggak ada tanda start-finish dan panjang lintasan,” jawabnya lengkap.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

Terakhir ada Indah (30) dan Amel (25), sebagai warga sipil mereka sangat senang degan adanya DOS. Mereka biasa datang ke sana untuk lari sore.

“Fasilitasnya udah bagus, tapi toiletnya jauh harus ke masjid,” ucap Indah.

DOS beralamat di Jl. Margonda Raya No.54, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok. Ruang terbuka ini buka 24 jam setiap hari.

Depok Open SpaceDepok Open Space Foto: (Agung Pambudhy/detikFoto)

(bnl/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Larangan Study Tour, Kunjungan Wisata ke Bantul Turun Drastis



Bantul

Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bantul mencatat penurunan kunjungan wisata yang cukup drastis selama liburan sekolah dibanding tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya adalah karena beberapa daerah melarang study tour.

Sub Koordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, mengatakan bahwa selama liburan sekolah mulai 21 Juni-13 Juli tercatat ada 215.624 orang yang berkunjung ke Bumi Projotamansari. Di mana rata-rata kunjungan wisata selama liburan itu 9.375 orang.

“Dari 215.624 itu paling banyak ke Pantai Parangtritis dengan jumlah 188.968 orang,” katanya.


Namun, Markus menyebut jumlah kunjungan wisata saat liburan sekolah tahun ini turun signifikan dari liburan sekolah tahun 2024. Bahkan, penurunan itu mencapai hampir 30 ribu kunjungan wisata.

“Kalau dibandingkan dengan liburan sekolah tahun lalu ya menurun. Karena liburan wisata tahun lalu itu sampai 244.763 dengan rata-rata kunjungan per hari 10.642 orang,” ujarnya.

Markus menilai pemberlakuan larangan study tour di beberapa daerah turut jadi factor penurunan ini. Padahal, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya Kabupaten Bantul merupakan salah satu tujuan utama wisata saat musim liburan.

“Penyebab turunnya kunjungan wisata saat liburan sekolah saya kira karena larangan study tour di beberapa daerah,” ucapnya.

Di sisi lain, apabila situasi tidak berubah, Markus mengaku pesimis mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) sektor pariwisata. Mengingat tahun ini target PAD sektor pariwisata menyentuh angka Rp 49 miliar.

“Ya cukup berat (capai target PAD). Karena sampai Juni saja jumlah pengunjung baru 981.236 dengan pendapatan Rp 14.205.472.500, atau baru 28,98% dari target PAD tahun 2025,” katanya.

Artikel ini sudah tayang di detikJogja. Klik di sini untuk membaca selengkapnya.

(afn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Liburan Sekolah di Bali? Saatnya Seru-seruan di Trans Studio Theme Park Bali



Denpasar

Liburan sekolah bulan Juni sudah di depan mata! Saatnya menikmati momen berkualitas bersama keluarga di destinasi yang seru, nyaman, dan cocok untuk segala usia. Kalau kamu sedang mencari tempat liburan keluarga yang menyenangkan dan anti-bosan di Bali, Trans Studio Theme Park Bali wajib banget masuk daftar kunjunganmu.

Wisata Indoor di Bali, Tetap Seru Tanpa Terganggu Cuaca

Berlokasi strategis di pusat kota Denpasar, Trans Studio Theme Park Bali menjadi pilihan favorit wisatawan yang ingin merasakan keseruan tanpa takut panas atau hujan. Berbeda dengan tempat wisata alam di Bali yang bergantung pada cuaca, indoor theme park di Bali ini memberikan pengalaman bermain yang nyaman sepanjang hari.


Cocok untuk Semua Usia: Anak, Remaja, hingga Orang Tua

Dengan berbagai wahana seru, Trans Studio Bali dirancang untuk dinikmati oleh semua anggota keluarga-dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Tak heran kalau tempat ini disebut sebagai indoor theme park favorit keluarga di Bali.

Boomerang Coaster & Flying Over Indonesia: Wahana Wajib Coba!

Untuk kamu yang suka tantangan, wajib banget cobain Boomerang Coaster, roller coaster tertinggi di Bali yang meluncur maju dan mundur dengan kecepatan tinggi serta tikungan ekstrem. Sensasinya dijamin bikin nagih!

Kalau kamu lebih suka wahana yang tenang tapi tetap seru, jangan lewatkan Flying Over Indonesia (FOI). Menggunakan teknologi teater terbang canggih, wahana ini mengajakmu “terbang” menyusuri keindahan alam dan kota-kota ikonik Indonesia. Seru dan edukatif, cocok untuk semua usia!

Tontonan Seru & Fasilitas Lengkap dalam Satu Tempat

Selain wahana, Trans Studio Theme Park Bali juga menyuguhkan beragam live show dan pertunjukan tematik yang bisa dinikmati tanpa biaya tambahan. Mulai dari parade karakter, aksi panggung, hingga area bermain anak yang ramah keluarga.

Jangan khawatir soal makanan! Ada banyak pilihan kuliner lezat di dalam area theme park, jadi kamu bisa istirahat dan makan tanpa harus keluar lokasi.

Liburan Sekolah Praktis dan Penuh Cerita di Bali

Kalau kamu ingin liburan sekolah yang praktis, menyenangkan, dan penuh cerita, Trans Studio Theme Park Bali adalah destinasi terbaik. Bisa dijadikan agenda hari pertama, pertengahan, atau bahkan penutup liburan sekolahmu di Bali. Mau main setengah hari atau seharian penuh, semuanya bisa disesuaikan.
Yuk, jadikan liburan sekolah kali ini lebih seru di Trans Studio Theme Park Bali!

Nikmati serunya wisata indoor di Bali yang aman, nyaman, dan penuh hiburan seru untuk seluruh keluarga. Beli tiketnya di sini!

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Geng Jumbo Kembali! Liburan Sekolah Semakin Meriah di Trans Studio Cibubur



Depok

Liburan sekolah di Jakarta makin meriah! Geng Jumbo kembali hadir menyapa para penggemar dalam acara spesial bertajuk ‘Semarak Pentas Kampung Seruni’ yang akan digelar di Trans Studio Cibubur pada Kamis, 10 Juli 2025.

Bukan sekadar pertunjukan biasa, acara ini menjadi momen langka di mana para pengunjung bisa bertemu langsung dengan pengisi suara dari film animasi populer Jumbo.

Meet & Greet Bareng Pengisi Suara Film Jumbo Yang bikin acara ini makin spesial, para pengisi suara karakter ikonik di film Jumbo akan tampil langsung di panggung Amphitheater Trans Studio Cibubur.


Di antaranya:

  • Prince Poetiray sebagai Don
  • Quinn Salman sebagai Meri
  • Muhammad Adhiyat sebagai Atta
  • Graciella Abigail sebagai Mae
  • YusufOzkan sebagai Nurman

Mereka akan menyapa, bernyanyi, dan menghibur langsung para pengunjung. Dengan dukungan tata panggung dan visual LED spesial, kamu bisa merasakan pengalaman seperti berada langsung di dunia Jumbo!

Tak hanya itu, pengunjung juga akan diajak bernyanyi bersama membawakan lagu-lagu yang ada di film, menjadikan momen ini tak terlupakan, terutama bagi anak-anak dan keluarga.

Ada Domikado Juga!

Nggak cuma Geng Jumbo, acara ini juga akan dimeriahkan oleh Domikado, pertunjukan boneka yang dikenal edukatif dan menghibur.

Jadi, makin banyak pilihan tontonan seru untuk seluruh anggota keluarga!

Harga Tiket & Cara Pembelian

Tiket Semarak Pentas Kampung Seruni sudah bisa dipesan mulai 2 Juli 2025 melalui website resmi www.transentertainment.com/transstudio/cibubur.

Berikut detail harga tiketnya:

  • Presale 1: Rp125.000
  • Presale 2: Rp150.000
  • Online Promo: Rp195.000
  • On The Spot: Rp225.000

Harga tiket ini sudah termasuk akses nonton Semarak Pentas Kampung Seruni, main sepuasnya di semua wahana (kecuali iFly Indoor Skydiving), menonton seluruh pertunjukan reguler Trans Studio Cibubur, seperti:

  • Jurassic Live Show
  • Peter Pan and The Never-Ending Land
  • Swat Raid Stunt Show
  • Parade World of Imagination

Wujudkan Liburan Seru dan Bermakna Semarak

“Kampung Seruni ini merupakan bentuk dukungan terhadap karya anak bangsa sekaligus menyediakan ruang liburan yang menyenangkan dan berkualitas untuk anak-anak,” ujar Triya Filia Santi, Head of Marketing Communication Trans Entertainment.

Acara ini juga merupakan bagian dari kampanye #SelaluAdaCeritaBaru, yang menegaskan komitmen Trans Studio Cibubur dalam menghadirkan pengalaman baru dan tak terlupakan setiap saat, terutama selama liburan sekolah.

Yuk, isi liburan sekolah anak dengan pengalaman seru, edukatif, dan penuh cerita baru hanya di Trans Studio Cibubur. Tiket terbatas, jadi segera amankan tempatmu dan ajak keluarga untuk jadi bagian dari Semarak Pentas Kampung Seruni!

Dapatkan tiket di www.transentertainment.com/transstudio/cibubur.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Napas Segar, Sejuk, dan Teduh di Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Bekasi


Jakarta

Kota Bekasi tak selamanya identik dengan polusi, asap kendaraan, dan suhu panas yang bikin otak mencair. Di sini ada Hutan Kota Patriot Bina Bangsa atau kadang disebut Taman Hutan Kota Patriot yang punya kurang lebih 7.653 pohon. Tak heran jika napas terasa lebih lega di pabrik oksigen ini.

Arena seluas kurang lebih 3 hektare ini dulu adalah Bumi Perkemahan Bina Bangsa yang kerap digunakan berbagai kegiatan sekolah atau masyarakat umum. Sejak 2012, wilayah ini diserahkan pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi untuk dikelola menjadi hutan kota.

Hutan Kota Patriot Bina BangsaHutan Kota Patriot Bina Bangsa (dok. Rosmha Widiyani/detikcom)

Saat detiktravel mengunjungi hutan kota ini di sore hari, hutan kota ramai dikunjungi masyarakat yang sedang berolahraga. Ada yang sedang joging, main bola, atau sekadar jalan santai di arena yang sangat luas dengan lantai konblok. Lantai ini meliputi seluruh area hutan kota hingga ke sela-sela pohon.


Di sini tersedia fasilitas kamar mandi dan musholla, yang dulu digunakan selama masih menjadi bumi perkemahan. Karena itu, kita wajib mengeceknya lebih dulu sebelum digunakan untuk memastikan fungsinya masih baik. Apalagi di beberapa bagian area tersebut sedang dilakukan pembangunan dan peremajaan.

Sebagai tambahan, area hutan kota ini minim spot jajan kuliner meski ada lapak yang disediakan. Jajanan yang tersedia lebih banyak air mineral dan minuman kemasan, bukan camilan atau jenis snack lain. Pilihan jajanan lebih banyak tersedia di area luar hutan kota.

Namun pesona hutan kota tak pupus sebagai pilihan tempat yang sejuk, rindang, cocok untuk joging atau sekadar duduk santai. Hutan kota ini punya dua taman yang punya fasilitas buat para pengunjung. Tentunya semua fasilitas berada di spot adem yang cocok dinikmati sendiri, bareng teman, atau keluarga.

Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota Bekasi

Spot ini terdapat di sepanjang area samping hutan kota yang dilengkapi jalan setapak dengan flooring kayu. Jalan ini tidak setara tanah, namun seperti anjungan setinggi 300-500 meter dilengkapi jala pengaman di pinggirnya. Jalan setapak juga ada menara pandang yang memungkinkan kita melihat seluruh hutan kota.

Area flooring kayu Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota BekasiArea flooring kayu Taman Bermain Bijak Plastik Hutan Kota Bekasi (Rosmha Widiyani/detikcom)

Sesuai namanya, taman ini dibangun agar kita bisa main bersama keluarga atau melakukan aktivitas lain tanpa terganggu sampah plastik. Area ini memang bebas sampah plastik, namun tampak kotor dengan flooring kayu kurang terawat. Bilah kayu di beberapa spot hilang meninggalkan lubang menganga, yang berisiko bikin pengunjung kejeblos.

Selain itu, bilah kayu terlihat rapuh bila dipijak banyak orang atau digunakan untuk tempat lari-lari. Karena itu, pengunjung sebaiknya jangan naik ke menara pandang karena berisiko jatuh. Area flooring juga tidak dicat lagi sehingga tampak lusuh dan tidak terawat.

Taman Kehayati Hutan Kota Bekasi

Bagian taman ini berada di area belakang hutan kota dengan banyak tempat duduk dan alat gym sederhana. Di sini juga ada lapak yang sepertinya untuk pedagang, namun urung ditempati. Di sini, kita bisa duduk tenang menikmati limpahan oksigen sebelum keluar area hutan kota dan kembali menghirup polusi.

Area tempat duduk Taman Kehayati Hutan Kota BekasiArea tempat duduk Taman Kehayati Hutan Kota Bekasi (Rosmha Widiyani/detikcom)

Taman Kehayati ini sebetulnya sangat menyenangkan untuk tempat ngobrol, curhat, atau sekadar menghirup napas usai olahraga di area depan hutan kota. Area ini bisa dicat ulang atau sering dibersihkan sehingg terlihat lebih bersih. Lapak yang tidak digunakan bisa dibongkar, sehingga area bisa lebih lega.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, Hutan Kota Patriot Bina Bangsa Bekasi cocok jadi alternatif melewatkan libur bersama keluarga tanpa harus keluar banyak uang dan lebih sehat. Warga Kota Bekasi tidak harus ke mal untuk melewatkan waktu libur bersama orang-orang terdekatnya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

7 Spot Wajib Dikunjungi di Little India, Komunitas India di Jakarta


Jakarta

Traveler sudah tahu belum, kalau di Jakarta ada kawasan yang dijuluki dengan Little India. Little India terletak di Kawasan jantung Jakarta, tempat ini menyimpan jejak sejarah komunitas keturunan India yang menjadi cermin kehidupan multi budaya di Jakarta. Komunitas India hadir di Jakarta sejak abad ke 18, mereka datang sebagai pedagang, lalu mendirikan sekolah, tempat ibadah, bank, restoran, dan toko-toko pakaian khas India.

Kawasan ini berada di Pasar Baru, Jakarta Pusat atau dekat dengan Stasiun Juanda Jakarta, sebelah kiri dari pintu keluar Stasiun Juanda traveler akan menemukan gapura yang bertuliskan ‘Welcome To Little India’ dengan motif bunga warna warni. Ada berbagai macam spot unik yang wajib traveler kunjungi di Little India. Tapi tenang, traveler nggak perlu khawatir capek, karena spot tersebut saling berdekatan, searah, dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

7 Spot Menarik di Little India Jakarta

detikTravel sempat berkunjung ke kawasan Little India di Pasar Beru, Jakarta di akhir Oktober 2025, berikut laporannya:


1. Sekolah Mahatma Gandhi

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Letaknya di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 10. Nama sekolah diambil dari nama tokoh kemanusiaan asal India, Mahatma Gandhi. Tempat ini menjadi salah satu sekolah internasional tertua di Indonesia, sudah berdiri dari tahun 1950.

Dilansir dari laman resminya, Sekolah Mahatma Gandhi terdiri atas Taman Kanak-kanak (TK), SD, SMP, hingga SMA. Sekolah Mahatma Gandhi berada di dua tempat berbeda, yaitu sekolah pertama di Kemayoran, dan sekolah kedua di Pasar Baru. Dulunya, sekolah ini hanya menerima siswa internasional dari negara lain yang berada di Indonesia.

2. State Bank of India (SBI)

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Letaknya di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 19. Traveler hanya perlu berjalan sedikit saja dari sekolah Mahatma Gandhi, lalu akan menemukan bank ini. Bank SBI Indonesia berdiri sejak 1970 dengan mayoritas sahamnya dimiliki SBI.

Bank ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nasabah, tapi juga jadi penghubung hubungan perdagangan dan investasi India dengan Indonesia. Dikutip dari laman resminya, Bank SBI Indonesia memiliki 7 kantor cabang dan 4 kantor cabang pembantu yang tersebar di 5 kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, dan Medan.

3. SAI Study Group

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Terletak di Jalan Pasar Baru Selatan nomor 26, SAI Study Group adalah sebuah tempat untuk mempelajari, menghayati, dan mengamalkan ajaran Sai Baba. Sathya Sai Baba adalah seorang tokoh spiritual asal India Selatan yang mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan. Sebagian warga India meyakini, Sai Baba adalah manusia setengah dewa. Di tempat ini ada klinik pengobatannya juga.

4. Sikh Temple Pasar Baru

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Lanjut jalan kaki sekitar 200 meter dari SAI Study Group, traveler akan melihat Sikh Temple yang terletak di Jalan Pasar Baru Timur nomor 10. Dikutip dari Jakarta Tourism, Sikh Temple telah berdiri sejak 1956 yang didirikan oleh Pritam Sikh dan keluarganya yang berasal dari India, dan menganut agama Sikh.

Sebelum masuk ke Gurdwara, traveler wajib melepas alas kaki, dan menutup kepala baik wanita maupun pria, tenang traveler! karena kain penutup kepala sudah disediakan kain penutup kepala yang bisa traveler pinjam di Sikh Temple ini. Di dalamnya beralaskan karpet dan ada Darbar Sahib atau tempat meletakan kitab suci dilengkapi dengan kubah.

5. Tharoomal Detaram (T&D)

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Nggak afdol kalau traveler ke Little India belum mampir ke toko untuk mencoba baju sari khas India yang letaknya di Jalan Pasar Baru nomor 96. Toko ini menyediakan berbagai baju India ala Bollywood dan aksesoris lainnya, seperti gelang, sarara, palazzo, salwarset, lengga, kurtis, dupattas, dan anarkali. Pemilik toko ini juga orang India traveler. Traveler bisa menawar harga barang pilihan di sini.

“Toko ini heritage shop, kita menjual berbagai macam pakaian bollywood bukan hanya pakaian saja melainkan ada aksesoris. Waktu saya datang langsung dari India ke sini (Indonesia) pada 1932, lalu senang di Indonesia karena budaya dan masyarakatnya yang ramah. Toko ini sudah lama, saya generasi keempat,” kata Lakhmi Mahtani, pemilik Tharoomal Detaram.

6. Martabak HAR

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Letaknya di Jalan Samanhudi nomor 79, martabak ini bisa jadi cemilan penutup wisata di Little India. Ada beberapa pilihan menu martabak, dua diantaranya ada martabak HAR telur dengan harga Rp 26 ribu, dan martabak HAR bebek dengan Harga Rp 36 ribu. Pemiliknya berasal dari India Bernama Haji Abdul Razak, kemudian disingkat jadi HAR sebagai nama resto. Dia adalah saudagar asli India yang merantau ke Palembang tahun 1947, dia menggabungkan roti India dengan isian telur dan kuah kari yang popular di Palembang, lalu jadilah kuliner khas Martabak HAR.

7. Toko Populer

Little India, Pasar Baru, JakartaLittle India, Pasar Baru, Jakarta Foto: Qonita Hamidah/detik travel

Toko populer Pasar Baru merupakan rumah dari Tio Tek Hong yang berdiri sejak 1902. Toko ini menjual alat musik, swalayan, dan toko terlengkap pada zamannya. Tio Tek Hong menjadikan tokonya sebagai department store pertama di Indonesia. Di Toko Populer, Tio Tek Hong menetapkan sistem harga tetap.

“Bahkan Tio Tek Hong menjadikan rumahnya menjadi departemen store pertama di Indonesia, cikal bakalnya di sini. Di antara toko lain yang masih menggunakan tawar menawar, nah dia doang yang mulai ngasih harganya itu harga tetap atau fix price cuma ini,” Kata Muti, pemandu wisata Pasar Baru kepada detikTravel.

Dulu dinamakan toko populer karena cukup terkenal pada zamannya, namun sekarang toko ini masih menjadi toko namun menjual berbagai tas saja. Buat yang penasaran sama komunitas India di Jakarta, cuzz langsung masukin wisata Little India Pasar Baru ke list wisata traveler ya!

(row/row)



Sumber : travel.detik.com