Tag Archives: siasat

Siasat Pulihkan Rumah Usai Kebakaran



Jakarta

Menghadapi kerusakan akibat kebakaran rumah adalah pengalaman yang sangat menantang dan emosional. Selain kehilangan barang-barang berharga, kamu juga harus menghadapi dampak fisik dari api dan asap yang dapat merusak struktur dan kenyamanan rumah kamu.

Namun, dengan pendekatan yang tepat, kamu dapat memulihkan rumah kamu kembali ke kondisi semula atau bahkan lebih baik. Simak penjelasan ini yang akan membahas langkah-langkah penting yang perlu diambil untuk memperbaiki kerusakan setelah kebakaran, mulai dari penilaian kerusakan hingga proses perbaikan dan pemulihan.

Langkah yang Harus Segera di Ambil

Melansir dari This Old House, segera setelah kebakaran rumah terjadi, penting untuk segera mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan kerusakan lebih lanjut dan memulai proses pemulihan.


Dimulai dengan menghubungi perusahaan asuransi kamu untuk melaporkan kejadian tersebut dan memulai klaim, serta mengamankan properti kamu dengan menutup jendela yang pecah atau lubang di atap setelah dinyatakan aman oleh pemadam kebakaran atau teknisi struktur.

Periksa Tingkat Kerusakan

Setelah mengamankan properti kamu, lakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan dan mulai tandai perbaikan yang perlu dilakukan. Langkah awal ini akan membantu mengarahkan upaya restorasi dan rencana rekonstruksi kamu di masa depan.

Panggil Insinyur Struktural

Untuk kerusakan akibat kebakaran yang parah, disarankan untuk menyewa seorang insinyur struktur. Mereka akan mengevaluasi kondisi fondasi, kerangka, dan selubung bangunan rumah kamu.

Insinyur struktur dapat mengidentifikasi kerusakan struktural yang tersembunyi dan berpotensi menimbulkan risiko di masa depan.

Evaluasi Komponen Struktural

Insinyur struktur akan memeriksa elemen-elemen utama rumah kamu, seperti lantai, dinding, dan atap. Laporan mereka akan menjelaskan tingkat kerusakan dan mengidentifikasi bagian-bagian struktur yang dapat diselamatkan atau perlu diganti.

Mereka juga akan menilai keamanan dan stabilitas rumah kamu selama proses restorasi, sehingga membantu kamu memprioritaskan perbaikan dan merencanakan upaya rekonstruksi dengan lebih efektif.

Langkah-langkah Keselamatan yang Perlu Diambil Setelah Kebakaran

Membersihkan rumah setelah kebakaran sangat berbahaya karena adanya bahan kimia beracun dan struktur yang tidak stabil di rumah kamu. Ambillah tindakan pencegahan keselamatan yang tepat untuk melindungi kesehatan kamu selama proses pembersihan.

Perlengkapan Pelindung

Saat memasuki rumah yang mengalami kerusakan akibat kebakaran, selalu gunakan perlindungan yang sesuai. Perlengkapan yang diperlukan meliputi masker debu, pakaian pelindung, dan sarung tangan karet.

Jika kamu membersihkan sendiri, pastikan untuk mengenakan masker debu, pakaian pelindung, dan sarung tangan karet. Kacamata pengaman akan melindungi mata kamu dari debu, sementara alas kaki yang kokoh dapat mencegah cedera akibat benda tajam.

Mengelola Residu Kebakaran

Residu kebakaran mengandung zat berbahaya yang dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan. Jika kamu ragu tentang keamanan suatu bahan, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau serahkan pembersihannya kepada perusahaan restorasi yang berpengalaman.

Pastikan juga untuk membuang bahan berbahaya dengan cara yang benar. Selalu periksa peraturan setempat dan patuhi undang-undang untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Meredakan Kerusakan Akibat Air

Ironisnya, kerusakan akibat air yang disebabkan oleh upaya pemadaman kebakaran bisa sama parahnya dengan kerusakan akibat kebakaran itu sendiri. Utamakan untuk mengeluarkan barang-barang basah dari area yang terdampak.

Periksa dinding kering, isolasi, karpet, dan furnitur kamu. Segala sesuatu yang tetap lembap dapat menyebabkan pertumbuhan jamur dan lumut.

Pastikan untuk memisahkan barang-barang yang dapat diselamatkan dari yang perlu dibuang, dan dokumentasikan kerusakan tersebut untuk keperluan klaim asuransi.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ampuh Membersihkan Noda di Dinding Putih agar Selalu Terlihat Baru



Jakarta

Putih sering menjadi pilihan untuk cat tembok rumah. Warna putih menjadi salah satu pilihan karena bisa memberi kesan bersih dan luas di dalam rumah. Namun, dinding berwarna putih lebih mudah kotor karena terkena noda.

Nah untuk membersihkan noda di dinding putih perlu siasat tersendiri. Melansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan noda pada dinding putih agar terlihat bersih seperti sedia kala.

1. Bersihkan area langit-langit hingga ke lantai

Kamu bisa memulainya dari membersihkan langit-langit dari debu yang ada. Gunakan kemoceng panjang atau bisa juga gunakan lap basah untuk menghilangkan debu. Agar lebih mudah, kamu bisa menggunakan alat yang dapat diatur panjang-pendeknya untuk membersihkan sudut-sudut atas pada dinding.


2. Gunakan pembersih serba guna

Kamu bisa menggunakan pembersih serba guna dengan kain mikrofiber atau lap, maupun tisu dapur. Biasanya, hal ini dilakukan untuk membsihkan noda makanan atau coret-coretan yang sulit hilang.

3. Pakai sabun cuci piring dan spons

Walaupun namanya sabun cuci piring, ternyata sabun tersebut juga berguna untuk hal lain. Salah satunya membersihkan dinding.

Jika ada noda yang tidak membandel, kalian bisa gunakan spons basah dan teteskan sabun cuci piring, lalu lap noda tersebut. Setelah itu, diamkan selama beberapa saat dan lap dengan kain mikrofiber basah hingga bersih. Kamu mungkin perlu mengulangi proses tersebut sebanyak 2-3 kali.

4. Gunakan soda kue

Jika ada noda membandel, kamu bisa gunakan pasta soda kue untuk menghapusnya.

Caranya, tuang soda kue dan air ke dalam mangkuk dengan perbandingan 3:1. Lalu, oleskan pasta tersebut ke noda yang ada di dinding menggunakan spons basah dan diamkan beberapa saat.

Jika sudah agak menyerap, lap noda tersebut dengan lap basah atau kain mikrofiber atau tisu dapur basah.

Cara Menjaga Dinding Putih Bersih Lebih Lama

Untuk menjaga dinding putih agar bersih lebih lama, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan. Di antaranya:

1. Bersihkan noda secara teratur agar tidak menempel di dinding
2. Bersihkan kotoran di lantai dengan hati-hati agar tidak menempel ke dinding
3. Bersihkan langit-langit dan bagian atas dinding, terutama jika ada kipas angin gantung

Demikian informasi terkait tips membersihkan dinding putih di rumah. Semoga bermanfaat ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Tips Membangun Rumah Hemat Listrik, Tagihan Bulanan Bisa Lebih Ringan



Jakarta

Semakin banyak penggunaan barang elektronik di rumah maka akan semakin besar penggunaan daya listrik. Hal itu tentu akan berdampak pada pembayaran tarif listrik yang lebih besar.

Untuk menghemat listrik sebenarnya ada siasat tersendiri yang bisa dilakukan. Termasuk tata letak rumah itu sendiri.

Melansir 99.co, berikut 5 tips membangun rumah yang hemat listrik.


Kurangi Penggunaan Sekat di Dalam Rumah

Mengurangi penggunaan sekat antarruangan di dalam rumah dapat memperlancar sirkulasi udara. Selain itu, cara ini juga dapat menghindari penggunaan AC atau lampu secara berlebihan. Rumah yang sempit pun dapat menjadi ‘luas’ dengan menciptakan ruang terbuka tanpa sekat.

Atur Ketinggian Langit-Langit Rumah

Mengatur ketinggian langit-langit dapat menjadi solusi untuk menciptakan rumah yang hemat listrik. Rumah dengan langit-langit yang tinggi cenderung lebih sejuk sehingga dapat mengurangi penggunaan AC.

Melansir comfortpeople.com, langit-langit tinggi membuat udara panas terakumulasi ke bagian atas dan udara dingin mengendap ke bagian bawah rumah. Hal ini karena udara hangat lebih ringan dibandingkan udara dingin.

Gunakan Peralatan Rumah yang Hemat Listrik

Saat ini, peralatan rumah hemat listrik sudah banyak beredar di pasaran. Berbagai peralatan rumah seperti lampu, kulkas, AC, mesin cuci, hingga laptop tersedia dalam varian yang hemat listrik. Meskipun dijual dengan harga yang lebih mahal, peralatan hemat listrik dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pemilik rumah.

Atur Jumlah dan Arah Jendela

Memanfaatkan cahaya alami dari matahari dapat menjadi cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah. Dengan mengatur jumlah dan ke mana jendela rumah menghadap, pemilik rumah dapat memperoleh pencahayaan yang cukup pada siang hari sehingga tidak perlu menyalakan lampu.

Pertimbangkan Posisi dan Bentuk Ventilasi

Agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar, penggunaan ventilasi menjadi salah satu solusi yang tepat. Posisi dan bentuk ventilasi perlu disesuaikan dengan kondisi rumah agar dapat berfungsi secara maksimal. Posisi ventilasi tak melulu berada di atas rumah, tetapi juga dapat diletakkan di bawah seperti rumah-rumah di Belanda.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cuaca Panas Bikin Rumah Seperti Oven? Ini Cara Bikin Adem Tanpa AC!



Jakarta

Jika cuaca sedang panas-panasnya terkadang menyalakan AC saja tidak cukup. Butuh siasat untuk mengakali suhu ruangan jika itu sudah terjadi.

Suhu tinggi jelas membuat rumah terasa gerah dan tidak nyaman, apalagi bagi yang tidak memiliki pendingin ruangan seperti AC. Tapi tenang, masih ada cara sederhana yang bisa kamu lakukan agar rumah tetap sejuk di tengah gelombang panas.

Berikut beberapa tipsnya, dikutip dari BBC.


1. Buka Jendela di Pagi dan Malam Hari

Manfaatkan waktu ketika udara luar lebih sejuk, biasanya pagi dan malam hari.
Buka jendela yang searah arah angin agar sirkulasi udara berjalan lancar dan udara panas di dalam rumah keluar.

Kalau tidak ada jendela yang searah angin, kamu bisa bantu dengan kipas angin untuk mendorong udara segar masuk.

Udara panas juga cenderung naik ke atas, jadi kalau kamu punya loteng atau rumah dua lantai, buka jendela di lantai atas agar hawa panas bisa keluar.

2. Tutup Jendela Siang Hari

Saat siang, udara luar jauh lebih panas daripada di dalam rumah. Jadi, tutup jendela, pintu, dan ventilasi agar panas tak masuk.

Gunakan gorden tebal atau anti-sinar matahari, karena sinar matahari yang langsung masuk bisa meningkatkan suhu ruangan secara signifikan.

3. Gunakan Kipas untuk Hembusan Sejuk

Kipas angin bisa jadi penyelamat murah dan efisien. Letakkan di dekat jendela atau pintu yang terbuka untuk membantu udara sejuk masuk.

Kalau mau lebih dingin, taruh semangkuk es atau air dingin di depan kipas, hembusannya akan terasa seperti pendingin alami.

Pakar fisiologi manusia, Prof. Mike Tipton, mengingatkan bahwa mengipasi seluruh tubuh lebih efektif daripada hanya wajah. Tapi, hindari mengipasi tubuh jika suhu udara di atas 35°C, karena justru bisa membuat panas makin terperangkap.

4. Kurangi Aktivitas yang Hasilkan Panas

Matikan atau tunda dulu penggunaan alat rumah tangga seperti oven, penanak nasi, atau mesin cuci, karena semua menghasilkan panas tambahan di dalam rumah.

Kelembapan tinggi juga bisa membuat suhu terasa makin menyiksa. Pastikan ruangan kering dan pindahkan sementara tanaman indoor ke luar rumah untuk menurunkan kelembapan.

5. Dinginkan Tubuh

Mandi air dingin bisa membantu, tapi jangan terlalu lama. Menurut Mike Tipton, triknya adalah mendinginkan kulit tanpa menghambat aliran darah.

Kalau tubuh terlalu dingin, pembuluh darah justru menyempit dan panas jadi sulit keluar. Kamu juga bisa tempelkan es batu ke tubuh untuk efek sejuk instan, lalu kenakan pakaian berbahan katun agar tetap nyaman.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Siasat Hindari Pajak Warisan Tanah & Bangunan, 100% Berhasil dan Legal!



Jakarta

Banyak orang baru menyadari urusan pajak warisan ketika harus mengurus balik nama tanah atau bangunan peninggalan keluarga. Padahal, pemerintah telah menyediakan fasilitas penting bernama Surat Keterangan Bebas (SKB) Waris yang membuat ahli waris tidak perlu membayar PPh (Pajak Penghasilan) atas pengalihan harta warisan.

Dalam proses penerimaan warisan, seringkali ahli waris dihadapkan dengan berbagai dokumen administrasi, mulai dari surat kematian hingga surat keterangan waris. Namun yang jarang disadari adalah adanya kewajiban perpajakan yang muncul ketika harta warisan berupa tanah atau bangunan ingin dibaliknamakan.

Melalui kebijakan terbarunya, pemerintah menegaskan bahwa warisan bukan sebuah transaksi komersial sehingga tidak seharusnya kenakan pajak seperti jual beli. Di sinilah peran SKB waris menjadi penting, karena surat ini merupakan dokumen resmi dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang menyatakan bahwa ahli waris, bebas dari PPh dalam pengalihan harta karena warisan.


Apa Itu SKB Waris?

SKB Waris adalah Surat Keterangan Bebas yang dikeluarkan untuk membebaskan ahli waris dari kewajiban membayar PPh Final atas pengalihan hak tanah dan bangunan yang diperoleh dari warisan. Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 81 Tahun 2024 dan tata cara pengajuannya dijelaskan dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-8/PJ/2025.

Pengalihan harta karena warisan dikecualikan dari kewajiban membayar atau memungut PPh. Artinya, ahli waris tidak dibebani PPh final atas pemindahan hak atas tanah atau bangunan, karena proses tersebut terjadi secara otomatis berdasarkan ketentuan hukum, bukan sebagai transaksi yang bersifat komersial.

Alasan Pembebasan Pajak Warisan

Dilansir laman resmi Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Senin (24/11/2025), terdapat beberapa alasan diberlakukannya pembebasan pajak warisan, sebagai berikut.

Asas Keadilan

Ahli waris belum tentu memiliki uang tunai untuk membayar pajak. Terlebih, jika harta warisan belum dijual dan hanya berupa aset non-likuid (aset yang sulit atau tidak dapat dengan cepat diubah menjadi uang tunai tanpa kehilangan nilai yang signifikan) seperti tanah atau bangunan.

Menghindari Pajak Ganda

Harta yang diwariskan biasanya sudah dikenai pajak selama kepemilikan pewaris. Karena itu, memberikan tanggungan pajak kembali ketika diwariskan berpotensi menimbulkan ketidakadilan.

Prosedur yang Lebih Transparan

Pengajuan SKB Waris kini dapat dilakukan secara digital melalui sistem coretax (sebuah sistem teknologi informasi terpadu yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memodernisasi dan mengotomatisasi seluruh proses bisnis administrasi perpajakan di Indonesia). Sehingga dengan adanya sistem itu, prosesnya lebih jelas, mudah, efisien, dan efektif.

Siapa yang Berhak Mengajukan SKB Waris?

Ahli waris yang menerima warisan berupa tanah atau bangunan. Pengajuan dilakukan menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) ahli waris, bukan NIK pewaris.

Jika ahli waris lebih dari satu, cukup satu orang yang mengajukan, dengan syarat ahli waris lainnya mengetahui. Ahli waris yang mengajukan, dapat melampirkan surat pernyataan pembagian waris sesuai format yang disediakan dalam PER-8/PJ/2025.

Cara Mengajukan SKB Waris

Berdasarkan artikel pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, yang dilansir, Senin (24/11/2025), berikut beberapa cara pengajuan SKB Waris.

Mengajukan SKB Waris

Permohonan SKB Waris dapat dilakukan oleh ahli waris dengan menggunakan NIK dan mengajukan langsung di kantor pelayanan pajak (KPP) terdekat, tetapi akan diproses oleh KPP tempat ahli waris terdaftar.

Di era digita ini, pemerintah juga membuka opsi untuk pengajuan secara online melalui sistem Coretax. Caranya cukup sederhana dengan masuk (log in) menggunakan akun wajib pajak, pilih “Layanan Wajib Pajak”, lalu pilih “Layanan Administrasi”, kemudian “Buat Permohonan Layanan Administrasi”. Selanjutnya, pilih kode layanan AS.19 “SKB PPh”, kemudian pilih AS.19-05 “LA. 19-05 SKB PPh atas Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan”.

Siapkan Dokumen yang Dibutuhkan

Mengacu pada panduan Direktorat Jenderal Keuangan, dokumen yang diperlukan meliputi:

  • Surat permohonan SKB
  • Surat pernyataan pembagian waris
  • Identitas ahli waris dan pewaris
  • Dokumen objek warisan (sertifikat tanah/bangunan)
  • Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB)
  • Akta kematian
  • Surat keterangan waris
  • Dokumen pendukung lain sesuai permintaan petugas

Penuhi Syarat Surat Keterangan Fiskal (SKF)

  • Sudah lapor Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), dua tahun terakhir
  • Tidak memiliki tunggakan pajak
  • Tidak sedang dalam kasus pidana perpajakan

Alasan SKB Waris Penting untuk Diurus

Menghindari Pembayaran Pajak yang Tidak Perlu

Tanpa SKB, ahli waris berpotensi dikenakan PPh Final atas pengalihan harta warisan. Padahal, ketentuan sebenarnya menyatakan bahwa pengalihan karena warisan termasuk transaksi yang mendapatkan pembebasan PPh.

Mempermudah Balik Nama di BPN atau Notaris/PPAT

PPAT biasanya mensyaratkan SKB untuk memastikan bahwa proses pengalihan hak berjalan sesuai aturan perpajakan. Dengan adanya SKB, PPAT dapat memastikan tidak ada kewajiban PPh yang tertunda atau belum terpenuhi.

Menjaga Kepatuhan Administrasi

SKB memastikan bahwa pengalihan hak waris tercatat dengan benar dalam sistem perpajakan. Dokumen ini juga membantu menghindari potensi kesalahan administrasi yang dapat menimbulkan kewajiban pajak di kemudian hari.

Pemerintah ingin memastikan bahwa perpajakan berjalan adil, termasuk dalam urusan warisan. SKB Waris menjadi wujud nyata bahwa negara tidak hanya memungut pajak, tetapi juga memberikan perlindungan agar ahli waris tidak terbebani kewajiban yang sebenarnya tidak perlu.

Bagi siapa pun yang sedang mengurus warisan berupa tanah atau bangunan, memahami SKB Waris bukan hanya penting, tetapi juga dapat mencegah biaya tambahan yang muncul akibat kurangnya informasi. Semoga bermanfaat.

(das/das)



Sumber : www.detik.com