Tag Archives: situ cileunca

Yang Ekstrem-ekstrem di Situ Cileunca Pangalengan



Kabupaten Bandung

Traveler yang suka menguji nyali, bisa langsung meluncur ke Pangalengan, Kabupaten Bandung. Di sana ada Situ Cileunca dengan arung jeramnya yang ekstrem.

Salah satu destinasi wisata yang patut dijajal di Kabupaten Bandung yaitu arung jeram di kawasan Situ Cileunca, Pangalengan. Wisata memacu adrenalin itu bisa dicoba traveler bersama dengan teman maupun kerabat.

Wisata basah-basahan itu dimulai dengan menyusuri Sungai Palayangan sebagai jalur arung jeramnya. Mengawali keberangkatan dari beberapa spot milik pengelola arung jeram di sepanjang Situ Cileunca.


Perahu karet warna-warni kemudian bergantian meluncur mengikuti jalur arung jeram. Dari Situ Cileunca, perahu karet diangkat dua orang yang bertugas sebagai pemandu di atas perahu. Sementara satu lagi bersiaga di sepanjang jalur arung jeram.

Rimbun pepohonan diselingi barisan penginapan dan kafe di sepanjang Sungai Palayangan, menambah keseruan tatkala perahu melaju didorong arus sungai yang mengalir deras jika sedang pasang, terkadang sedikit tenang jika sedang surut.

Arung jeram di Situ Cileunca PangalenganArung jeram di Situ Cileunca Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Keseruan amat terasa ketika perahu menghadapi jeram dengan ketinggian yang berbeda-beda. Teriakan nyaring terdengar dari wisatawan memompa adrenalin, kian seru lantaran tubuh basah kecipratan air sungai yang dingin.

“Luar biasa, seru banget. Apalagi sekarang arus sungainya sedang deras, jadi semakin ekstrem,” kata Anggit Rahmawan (33), wisatawan asal Cimahi.

Di tengah perjalanan, rombongan perahu karet arung jeram bisa berhenti sejenak mengembalikan tenaga sembari mencicipi gorengan panas dan aneka jajanan di warung pinggir sungai.

“Tapi kebetulan tadi enggak berhenti dulu, karena penuh juga. Jadi perjalanannya lebih cepat, tapi memang kerasa capek karena kita teriak-teriak juga,” kata Anggit.

Arung jeram di Situ Cileunca PangalenganArung jeram di Situ Cileunca Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikJabar

Miranti Putri (29), wisatawan lainnya mengaku ia baru pertama kali mencoba arung jeram. Menurutnya, sensasi yang ditawarkan amat menyenangkan meskipun menguras tenaga.

“Seru banget, apalagi tadi pas di tengah perjalanan perahunya hampir terbalik karena menabrak batu. Cuma aman, karena kita pakai life vest, terus sungainya enggak terlalu dalam meskipun arusnya kencang banget,” kata Miranti.

Rangga, salah satu pemandu arung jeram Situ Cileunca, mengatakan belakangan animo wisatawan menjajal arung jeram di Sungai Palayangan melonjak cukup pesat. Apalagi saat ini, pengelola arung jeram lebih tertata.

“Semakin ramai, enggak cuma Bandung Raya tapi juga luar daerah. Kebetulan minggu ini juga arus sungai sedang deras, jadi lebih menantang,” kata Rangga.

Dalam satu perahu karet, bisa diisi minimal empat orang dengan usia minimal 3 tahun. Kemudian maksimal enam orang, namun bakal disesuaikan jika postur tubuh wisatawan berukuran besar.

“Kemudian kita juga pastikan keselamatan dengan rompi dan helm. Anak-anak boleh, minimal 3 tahun kalau arus tenang. Kalau kencang minimal 5 tahun. Nanti kita kasih aba-aba sebagai panduan buat wisatawan selama arung jeram,” kata Rangga.

Untuk mencoba wisata ekstrem itu, pelancong cukup merogoh kocek Rp140 ribu per orang, hingga Rp250 ribu per orang jika ingin dikombinasikan dengan fun games dan paket makanan berat usai arung jeram.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

4 Wisata Rafting di Pangalengan yang Seru dan Menantang, Wajib Dicoba!


Terletak di kawasan pegunungan di Jawa Barat, Pangalengan, dikenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan serta sungai-sungai yang cocok untuk kegiatan rafting (arung jeram).

Ada banyak wisata rafting di Pangalengan yang bisa jadi tujuan travelers. Bagi yang ingin merasakan adrenalin seru dengan berpetualang air, simak rekomendasi tempat untuk rafting air di bawah ini yuk.

Rekomendasi Wisata Rafting di Pangalengan

1. Situ Cileunca (Sungai Palayangan)

Tempat rafting di Sungai Palayangan terletak di Jalan Situ Cileunca, Wanasari, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Tepatnya, di sekitar Situ Cileunca.


Traveler akan melakukan rafting di Sungai Palayangan dengan durasi sekitar 2 jam. Sungai Palayangan sendiri termasuk lokasi rafting populer di Bandung, karena memiliki sumber air yang relatif stabil dan tidak ada banjir bandang.

Bagi pemula, tak perlu khawatir! Karena akan ada rescue team yang selalu siaga di jeram-jeram tertentu. Makannya, sungai ini bisa diarungi oleh peserta pemula dengan umur minimal 8 tahun.

Menariknya, di sepanjang sisi sungai pengunjung bisa menikmati keindahan hutan pinus, perkebunan kopi, dan perkebunan teh.

Harga Paket Rafting

Dilansir dari salah satu jasa rekreasi lokal, Palayangan River, berikut adalah biaya rafting di Sungai Palayangan:

1. Rafting only (minimal 5 orang): Rp 150 ribu per orang.

Fasilitas:

  • Rafting 5 Km
  • Guide
  • Rescue
  • Perlengkapan rafting river
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Minuman hangat
  • Asuransi
  • P3K standar
  • Water heater, shower, dan closet duduk

2. Rafting trip (minimal 5 orang): Rp 190 ribu per orang.

Fasilitas:

  • Rafting 5 Km
  • Guide
  • Rescue
  • Perlengkapan rafting river
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Makan siang 1 kali (prasmanan)
  • Snack 1 kali
  • Local transport
  • Asuransi
  • P3K standar
  • Free foto (syarat minimal 20 peserta)
  • Water heater, shower, dan closet duduk

2. Sungai Cisangkuy

Sungai Cisangkuy berada di daerah Desa Lamajang, Pangalengan, Kabupaten Bandung. Rafting di sungai ini bisa dibilang cukup menantang, yaitu 3+.

Panjang jalur rafting di Sungai Cisangkuy kurang lebih 11-20 kilometer, dengan lebar yang mencapai kisaran 20 meter.

Harga Paket Rafting

Ada banyak layanan jasa rekreasi yang menawarkan beberapa paket, dengan fasilitas dan akomodasi untuk kegiatan rafting. Dari catatan detkJabar, harga rafting di Sungai Cisangkuy ada kisaran Rp 185 – 200 ribu per orang.

3. Glamping Mutiara Rahong Hills

Muara Rahong Hills adalah destinasi wisata yang menawarkan konsep glamping di tepi sunga jernih yang dikelilingi hutan pinus. Lokasinya ada di Jl. Rahong, Pulosari, Kec. Pangalengan, Kabupaten Bandung.

DIkutip dari akun Instagram @muararahonghills (18/07/2024), wisatawan perlu merogoh kocek sekitar Rp 175 ribu per orangnya untuk rafting di Glamping Mutiara Rahong Hills.

Muara Rahong Hills memiliki buka setiap hari dengan jam operasional 08.00 – 18.00 WIB.

Selain rafting, tempat ini juga menawarkan wahana lainnya seperti paintball, ATV, Flying Fox, hingga off road.

4. Pineus Tilu Riverside Camping

Pineus Tilu Riverside Camping berlokasi di kawasan Hutan Pinus Rahong, Pulosari, Pangalengan, Bandung Selatan, Jawa Barat. Dari pusat kota Bandung perjalanan ditempuh kurang lebih 2 jam.

Selain terkenal dengan tempat berkemah, wisatawan juga bisa mencoba wahana rafting di di di sini. Traveler akan diajak menyusuri Sungai Palayangan, dengan jarak dari start ke finish kurang lebih 4,5 km dengan waktu tempuh 1,5-2 jam.

Sepanjang rafting, kita akan melewati belasan jeram-jeram yang cukup menantang. Harga paket tenda di sini berkisar dari Rp 650 ribu sampai Rp 3,2 jutaan per malam dengan kapasitas standar 2-5 orang.

Selain perlu membayar camping, traveler juga perlu bayar parkir ke pengelola saat sampai di lokasi.

Itu tadi beberapa rekomendasi tempat wisata rafting di Pangalengan beserta harganya.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

9 Tempat Camping di Bandung dengan Aneka View, dari Hutan Pinus hingga Gunung



Jakarta

Dikelilingi pegunungan dan udara sejuk, Bandung menjadi destinasi favorit bagi para pecinta alam dan petualang. Salah satu aktivitas yang semakin populer adalah camping.

Dengan pemandangan alam yang indah dan suasana yang tenang, beberapa lokasi camping di Bandung cocok untuk menjadi tempat healing. Ada yang menawarkan keindahan pohon pinus, danau, hingga pegunungan yang indah.

9 Tempat Camping di Bandung

Beberapa tempat camping di Bandung menawarkan pengalaman menarik yang berbeda-beda. Berikut di antaranya mengutip masing-masing website dan instagram wisata dan lainnya:


1. Pine Forest Camp

Berkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp LembangBerkemah dengan mini van sendiri di Pine Forest Camp Lembang (Instagram @pineforestcamplembang)

Harga: Mulai dari Rp 600.000
Jam operasional:
Check in: 07.00 WIB, check out: 17.00 WIB (1 hari)
Check in: 13.00 WIB, check out 12.00 WIB (1 hari 1 malam)

Lokasi: Pasirjaya XII No. 10 Bandung
Maribaya Timur Desa Suntenjaya

Pine Forest Camp merupakan tempat camping yang berada di perbukitan pada ketinggian 1.200 mdpl. Wisatawan bisa menikmati pemandangan alam yang indah seperti pegunungan, hutan pinus, dan gemerlap kota Lembang di malam hari.

Berbagai aktivitas outdoor yang dapat dilakukan di Pine Forest Camp di antaranya yaitu exclusive camping, family gathering, outdoor party, high rope course, hingga bermain flying fox. Areanya luas dan terpisah, sehingga memberi privasi di setiap kegiatan.

2. Green Grass Cikole

Tempat berkemah di Green Grass CikoleTempat berkemah di Green Grass Cikole (Dadan Kuswaraharja)

Harga:
Tiket masuk: Rp 30.000
Sewa tenda mulai dari Rp 350.000-Rp 450.000.
Campervan: Rp 150.000.

Jam operasional: Check in pukul 13.00 WIB, check out pukul 12.00 WIB

Lokasi: Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Green Grass Cikole di kaki Gunung Tangkuban Perahu. Sepanjang jalan wisatawan bisa menikmati pemandangan gunung yang begitu mempesona.

Seperti namanya, Green Grass mempunyai hutan pinus dengan hamparan rumput. Kamu bisa membawa tenda sendiri atau menyewa tenda yang disediakan. Ada juga campervan park dengan fasilitas colokan listrik, keran, dan wastafel.

3. Ranca Upas

kempingRanca Upas (Wisma Putra/detikTravel)

Harga: Sewa tenda mulai dari Rp 150.000-Rp 1.200.000
Jam operasional: Check in mulai dari 08.00-23.00 WIB. Check Out maksimal jam 15.00
Lokasi: Jl. Camp Ranca Upas, Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Ranca Upas terkenal dengan bumi perkemahan, penangkaran rusa, dan spot-spot foto yang instagramable. Bagi wisatawan yang mau camping, tersedia berbagai pilihan tenda yang memuat hingga 12 orang.

Mulai dari Savana Ranca Upas yang merupakan sunset point dengan view pegunungan, Puspa Area Ranca Upas dengan view danau hingga Edelweis Area dengan view pegunungan di belakang penangkaran rusa.

Salah satu penginapan uniknya adalah Iglo Ranca Upas yang berbentuk Iglo, yang menawarkan nuansa glamping di atas danau.

4. Taman Langit Pangalengan

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan (Yuga Hassani/detikcom)

Harga:
Tiket masuk: Rp 15.000
Camping Medium Rp 550.000
Camping Private: Rp 700.000
Sunrise Camping Deck: Rp 650.000 per hari.

Jam buka: Check in: 12.00 WIB, Check Out: 12.00 WIB

Lokasi: Kp. Puncak Mulya, Jl. Cukul, Sukaluyu, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat.

Taman Langit Pangalengan merupakan destinasi wisata panorama dan area camping ground. Berdiri di atas tanah seluas kurang lebih satu hektar, Taman Langit Pangalengan menawarkan berbagai keindahan alam dari ketinggian 1670 mdpl.

Dari titik tingginya, wisatawan bisa menikmati pemandangan dari 4 wilayah sekaligus. Jika melihat ke arah timur, terlihat kota Pengalengan, Danau Situ Cileunca, dan Gugusan Gunung Wayang, kemudian, ke arah Selatan, ada perkebunan teh Perkebunan Cukul, Pegunungan Garut Selatan, dan Garis Samudera Hindia Laut Selatan.

Pada bagian utara terlihat sebagian kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara, sedangkan di bagian barat terdapat pemandangan gugusan pegunungan Ciwidey dan Cianjur Selatan.

Ada 3 pilihan kawasan camping, yaitu camping medium dengan tenda family double layer, private camping dengan area dan toilet terpisah, dan sunrise camping dengan view matahari tersebut.

5. Grafika Cikole

Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan.Terminal Wisata Grafika Cikole di Lembang, Bandung, Jabar menggratiskan tiket masuk untuk wisatawan. (Wishnu Pradana/detikTravel)

Harga: Mulai dari Rp 500.000 (camping) dan Rp 1.790.000 (glamping), sudah termasuk tiket masuk.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out: 12.00 WIB

Lokasi: Jl. Raya Tangkuban Parahu No Km 8, Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Wisata Grafika Cikole menawarkan wisata alam, area camping ground, penginapan, restoran, dan outbound. Lokasinya berada di tengah alam pegunungan yang hijau.

Ada 54 unit tenda dome yang sudah terpasang dengan kapasitas 4 orang. Ada pula urban camp yang berkonsep glamping dengan kapasitas 4 orang.

6. Bumi Perkemahan Cakuang

Harga: Tiket masuk: Rp 22.000
Sewa tenda: Mulai dari Rp 80.000-450.000
Campervan: Rp 75.000

Jam operasional: Check in: Bebas, check out: 18.00 WIB

Lokasi: Jl. Gambung, Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu, Bandung, Jawa Barat

Mengutip laman Jadesta Kemenparekraf, Bumi Perkemahan Ranca Cakuang begitu luas dengan hamparan rumput di atas tanah datar. Wisatawan bisa menikmati suasana alam, bermain di sungai, atau hiking di kawasan ini.

Tendanya ada yang diperuntukkan bagi dua orang, tiga sampai empat orang, hingga enam atau tujuh orang. Menurut salah satu laman agen travel, areanya terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu bagian atas yang merupakan bukit dengan rawa-rawa kering, bagian tengah yang merupakan padang rumput hijau dan bagian bawah di tepi sungai.

7. The Lodge Maribaya

kemping di the lodge maribaya bandungkemping di the lodge maribaya bandung (Mukhlis Dinillah/detikTravel)

Harga: Rp 1.000.000/ 2 pax/ malam

Jam operasional: Check in: 14.00 WIB, check out 12.00 WIB

Lokasi: Jalan Maribaya No. 149/252 RT. 03 / RW. 15 Babakan, Gentong, Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

The Lodge Maribaya menawarkan berbagai aktivitas seperti camping, trekking, mengelilingi area hutan pinus, atau sekedar refreshing menaiki wahana menikmati kuliner yang ada.

Area campingnya private dengan udara yang begitu sejuk di tengah hutan pinus. Nama kawasan campingnya yaitu The Lodge Camp Village. Tersedia Fun Camp dengan tenda permanen berkapasitas 2 orang dengan fasilitas listrik dan wifi.

8. Pineus Tilu Riverside

Tempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, BandungTempat camping Pineus Tilu di Pangalengan, Bandung (Instagram @pineustilu)

Harga: Mulai dari Rp 650.000-2.200.000, tergantung kapasitas tenda dan hari kunjungan.

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Pineus Tilu Riverside menawarkan sensasi berkemah di tepi Sungai Palayangan, Hutan Pinus Rahong. Aliran sungainya jernih, dengan pemandangan hijau dan indahnya hutan pinus.

Tendanya ada yang berkapasitas empat orang dan lima orang. Fasilitasnya mulai dari toilet, meja makan, dan api unggun.

Selain berkemah, wisatawan juga dapat mencoba wahana rafting dengan waktu tempuh 1,5-2 jam dan hammocking, tidur atau bersantai di atas tempat tidur gantung atau ayunan dari kain yang terpasang di pohon.

9. Gaspol Situ Cileunca

Harga: Camping: Rp 40.000/orang
Sewa tenda: Rp 189.000

Jam operasional: Check in: 14.00, check out 12.00 WIB

Lokasi: Kampung Cipangisikan, Dusun 02, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Situ Cileunca adalah danau buatan seluas 1.400 hektar di atas ketinggian 1.418 mdpl. Wisatawan bisa bersantai di tepi danau, bermain rafting, sampai bermalam di camping groundnya.

Bagi wisatawan yang tidak membawa tenda, bisa memilih paket camping dengan view danau. Fasilitas yang disediakan mulai dari mushola, toilet, akses listrik, hingga shelter kap untuk 40 orang.

Itulah 9 tempat camping di Bandung dengan berbagai view. Sebelum berkunjung, jangan lupa untuk terus update mengenai informasi terkait objek wisata yang dituju ya.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

Panduan Wisata dan Rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung


Jakarta

Wilayah Pangalengan, Bandung terkenal dengan panorama alamnya yang memukau. Ada satu destinasi wisata yang patut traveler datangi kalau berminat ke sana, yaitu Taman Langit Pangalengan.

Terletak di ketinggian 1.670 mdpl, objek wisata ini menyuguhkan panorama cantik sejauh mata memandang. Terlebih kamu bisa menyaksikan matahari terbit apabila bermalam di sana. Penasaran dengan Taman Langit Pangalengan? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Ada Apa Saja di Taman Langit Pangalengan?

Berikut daya tarik dan aktivitas seru yang dapat kamu lakukan di Taman Langit Pangalengan:


1. Panorama Mempesona

Tentunya pemandangan alam menawan merupakan daya tarik utama kawasan Taman Langit di Pangalengan ini. Letaknya yang berada di ketinggian, traveler bakal melihat panorama hijau perbatasan Bandung Selatan dan Garut Selatan sejauh mata memandang 360 derajat.

Di arah timur, kamu akan disuguhkan pemandangan wilayah Pangalengan, Situ Cileunca, dan deretan Gunung Wayang. Di selatan, pengunjung dapat menatap perbukitan perkebunan teh Cukul, pegunungan di Garut Selatan, dan garis Samudera Hindia di Laut Selatan.

Sementara di sisi utara, sebagian panorama Kota Bandung dan Pegunungan Bandung Utara bisa dilihat. Karena berada di ketinggian 1.670 mdpl juga, traveler dapat menyaksikan “samudera awan” jika beruntung.

Hamparan panoramanya yang menawan menjadikan Taman Langit Pangalengan objek wisata yang cocok banget untuk healing. Tak heran tempat ini selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

2. Jembatan di Tengah Kebun Teh

Jembatan kayu memanjang jadi ikon di Taman Langit Pangalengan. Pasalnya, jembatan ini berada di tengah-tengah kebun teh hijau yang luas. Dengan latar belakang hamparan kebun teh, jembatan jadi spot foto favorit yang tak boleh dilewatkan para pengunjung yang datang.

Jika kedatanganmu bertepatan dengan munculnya “samudera awan’, traveler bisa banget berfoto dengan latar tersebut.

3. Tempat Berkemah

Taman Langit menyediakan camping ground atau area perkemahan di alam terbuka yang memukau ini. Sehingga traveler pun bisa menikmati pemandangan mempesona, baik di pagi, siang, maupun malam hari.

Kamu yang tertarik berkemah di sana bisa menghubungi pengelola kawasan Taman Langit Pangalengan. Terdapat variasi paket camping yang ditawarkan dengan fasilitas dan area kemah yang berbeda.

Selain dapat menikmati nuansa alamnya, traveler yang bermalam di sini akan sangat beruntung karena bisa menyaksikan matahari terbit yang menyapa di pagi hari.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: dok. Instagram @tamanlangitpangalenganofficial

Lokasi dan Rute ke Taman Langit Pangalengan

Taman Langit Pangalengan terletak di Perkebunan Cukul, Kampung Puncak Mulya, Desa Sukaluyu, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lokasinya dari pusat kota Bandung cukup jauh, sekitar 57 km dengan waktu tempuh kisaran 2 jam.

Traveler yang tertarik ke sini dapat menjangkau tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Mengutip catatan detikcom, transportasi dan rute ke Taman Langit Pangalengan yakni sebagai berikut:

1. Kendaraan Pribadi

Kamu yang menggunakan mobil atau motor sendiri dapat melalui Jalan Raya Situ Cileunca untuk menuju ke tempat wisata ini..

2. Transportasi Umum

Apabila menggunakan kendaraan umum, kamu bisa memilih transportasi dan rute:
– Bus dengan rute Pangalengan-Bandung dari terminal Leuwi Panjang
– Minibus atau elf dari terminal Tegal Lega.

Kamu yang menaiki kendaraan umum akan turun di pemberhentian akhir yaitu terminal Pangalengan.

3. Transportasi Online

Kalau memilih transportasi online, maka traveler bisa memesan langsung mobil atau ojek dari tempatmu berada untuk sampai langsung di Taman Langit Pangalengan.

Jam Buka Taman Langit Pangalengan

Kawasan wisata Taman Langit Pangalengan buka setiap hari. Kamu bisa datang kemari mulai dari jam 05.00-17.00 WIB. Sebaiknya datang sejak pagi agar tempat wisata belum terlalu ramai pengunjung.

Taman Langit PangalenganTaman Langit Pangalengan Foto: Yuga Hassani/detikcom

Tiket Masuk Taman Langit Pangalengan

Untuk masuk ke Taman Langit Pangalengan, kamu perlu membeli tiket seharga Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 5.000 untuk anak-anak. Apabila hendak berkemah maka tiket masuknya sebesar Rp 35.000.

Bagi yang membawa kendaraan pribadi, traveler perlu mengeluarkan tarif parkir sebesar Rp Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika camping maka tarif parkir yang dikenakan yaitu Rp 10.000 untuk motor dan Rp 20.000 untuk mobil.

Untuk kamu yang tertarik berkemah di Taman Langit Pangalengan, berikut harga paket yang disediakan pengelola, dikutip dari laman resminya:

  • Paket Camping Standar (untuk 4 orang): Rp 450.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, matras tipis, dan toilet bersama.
  • Paket Camping Medium (untuk 4 orang): Rp Rp 550.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kayu bakar, tikar, dan toilet bersama.
  • Paket Sunrise Camping Deck (untuk 4 orang): Rp 650.000 per hari
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, kompor dan cooking set, kayu bakar, area private dek kayu, dan toilet bersama.
  • Paket Camping Private (untuk 4 orang): Rp 700.000 per hari.
    Fasilitas: tiket camping 4 orang, tenda, sleeping bag, lampu, colokan listrik, kasur busa, air mineral, tikar, area private dek kayu, dan toilet pribadi.

Tips Berkunjung ke Taman Langit Pangalengan

Sebelum traveler pergi ke Taman Langit, sebaiknya simak sejumlah tips berikut terlebih dahulu nih:

  • Sebaiknya tidak datang di hari libur karena akan ramai wisatawan
  • Datang saat cuaca cerah agar tidak kesulitan selama perjalanan
  • Menggunakan kendaraan roda dua karena akses jalan yang hanya muat satu mobil
  • Membawa bekal makanan dan minuman
  • Mengenakan pakaian hangat yang nyaman karena cuaca yang relatif dingin
  • Memakai alas kaki yang tidak licin
  • Berhati-hati saat berjalan di perkebunan teh
  • Tidak diperkenankan membuang sampah sembarangan
  • Membawa aksesoris untuk berfoto.

Nah, itu tadi panduan berwisata dan rute ke Taman Langit Pangalengan di Bandung. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke sana nggak?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Berapa Jam Ciwidey ke Pangalengan Lewat Soreang dan Mekarsari?


Jakarta

Ciwidey dan Pangalengan adalah dua wilayah di Kabupaten Bandung yang punya banyak pilihan tempat wisata. Tak heran jika keduanya ramai didatangi pengunjung ketika musim liburan.

Wisatawan biasanya berharap bisa mengunjungi keduanya, sehingga waktu liburan tak terbuang percuma. Sebelum menyusun rencana, pengunjung sebaiknya mengetahui lebih dulu waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan.

Berapa Jam Ciwidey ke Pangalengan?

Berdasarkan perkiraan dari Google Maps, waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan adalah lebih dari satu jam bergantung dari pilihan rute, kepadatan lalu lintas, pengguna jalan, dan lingkungan sekitar. Pengunjung bisa menikmati berbagai tempat wisata sesuai pilihan di kedua lokasi.


Jarak dan waktu tempuh kedua tempat ini juga bisa berbeda-beda tergantung titik keberangkatan dan tempat tujuannya. Sebagai perkiraan, kita asumsikan rutenya dari Alun-alun Ciwidey ke Alun-alun Pangalengan.

1. Ciwidey ke Pangalengan via Soreang

Rute pertama dari Ciwidey ke Pangalengan adalah lewat Soreang. Lewat rute ini, Ciwidey ke Pangalengan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam dengan jarak sekitar 41 km.

Rute ini merupakan jalur utama karena jalannya cukup luas dan bagus, sehingga cocok dilewati mobil, bahkan bus. Namun jalur ini membutuhkan waktu lebih lama, karena agak memutar.

Rute

Dari Jalan Raya Ciwidey, traveler harus lurus ke utara hingga masuk ke Jalan Soreang-Ciwidey. Terus lurus sampai sekitar 11 km atau 25 menit.

Setelah melewati Victory Waterpark, belok kanan di pertigaan besar untuk masuk ke Jalan Lingkar Baru. Ikuti jalan hingga sekitar 3 km. Setelah sampai di RS Hermina Soreang, belok kanan di perempatan untuk masuk ke Jalan Soreang-Banjaran.

Ikuti Jalan Soreang Banjaran sampai sekitar 4,5 km kemudian belok kanan lewat Dangdeur atau arah ke Waterboom Cahaya Abadi yang berada di Jalan Pahlawan. Kemudian belok ke kanan untuk masuk ke Jalan Banjaran-Pangalengan.

Ikuti Jalan Banjaran-Pangalengan hingga sekitar 20 km dan kamu akan sampai di pusat Kecamatan Pangalengan. Untuk menuju ke objek wisata, traveler masih harus melanjutkan perjalanan sesuai tempat tujuannya.

Tempat Wisata yang Dilewati

Berikut ini tempat wisata yang dilewati rute tersebut, beserta ratingnya yang dilihat dari Google Maps pada 2 Januari 2025:

  • D’Riam Riverside (rating 4,5 dan 160 reviews)
  • Bale Bambu Adventure (rating 4,6 dan 593 reviews)
  • Victory Waterpark (rating 4,3 dan 3,174 reviews)
  • Pesona Nirwana Waterpark (rating 4,3 dan 2.264 reviews)
  • Waterboom Cahaya Abadi (rating 4,1 dan 1.327 reviews)

2. Ciwidey ke Pangalengan via Mekarsari

Rute Ciwidey ke Pangalengan selanjutnya adalah via Mekarsari. Jika melewati rute ini, maka membutuhkan waktu sekitar 1 jam 10 menit atau berjarak 29 km.

Rute ini memang lebih cepat, namun jalannya lebih sempit dan berkelok-kelok. Jalan ini lebih cocok dilewati untuk sepeda motor.

Rute

Dari Jalan Ciwidey, traveler harus belok ke timur setelah melewati Puskesmas Pasirjambu. Masuk ke Jalan Cisondari-Jalan Gambung, traveler cukup mengikuti jalur utama hingga melewati Desa Mekarsari, Nuansa Riung dan Situ Cileunca.

Setelah Situ Cileunca, ikuti Jalan Raya Pangalengan untuk menuju ke pusat Kecamatan Pangalengan.

Wisata yang Dilewati

Jika melewati rute Mekarsari ini, traveler bisa mampir ke beberapa objek wisata. Berikut ini tempat wisata beserta ratingnya yang dilihat dari Google Maps pada 2 Januari 2025:

  • Palalangon Park (rating 4,4 dan 1.597 reviews)
  • Barusen Hills (rating 4,0 dan 2.943 reviews)
  • Nuansa Riung (rating 4,7 dan 451 reviews)
  • Situ Cileunca (rating 4,6 dan 2.890 reviews)

Tentunya, waktu tempuh Ciwidey ke Pangalengan bisa berubah sesuai kondisi lingkungan dan lalu lintas. Pengunjung sebaiknya memastikan tersedia cukup waktu untuk mengantisipasi macet atau hujan deras. Jangan lupa pastikan kondisi kendaraan baik saat bepergian jauh.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com