Tag Archives: situs

Daya Tarik, Tiket Masuk, Jam Buka, Rute


Jakarta

Broadway Alam Sutera yang berada di kawasan The Flavor Bliss adalah salah satu tempat nongkrong favorit anak muda masa kini. Tempat ini dibuat unik dan mirip dengan Broadway Street yang ada di New York.

The Flavor Bliss Alam Sutera yang luasnya mencapai 6,5 hektare sebelumnya sudah membuat area The Plaza dan RING-O. Pada 2020, The Flavor Bliss menciptakan area Broadway.

Lantas apa sih yang membuat Broadway menarik? Simak dulu artikel ini untuk mengenal lebih jauh apa itu Broadway Alam Sutera, lengkap dengan daya tarik, tiket masuk, jam buka, dan rute menuju lokasi tersebut.


Daya Tarik Broadway Alam Sutera

Berikut ini sederet daya tarik Broadway Alam Sutera yang dirangkum dari situs dan akun Instagram resmi The Flavor Bliss:

1. Konsep Ala Broadway New York

Konsepnya mirip dengan Broadway yang populer sebagai kawasan Theater District di New York, Amerika Serikat. Misalnya terdapat pintu masuk bioskop lawas dan jalur pedestrian dengan bangunan khas di kanan kirinya, Saat malam hari, lampu-lampu kuning tampak menghiasi kawasan ini.

2. Banyak Spot Foto

Salah satu yang paling diminati oleh pengunjung adalah berfoto-foto di kawasan Broadway. Selain berfoto dengan latar belakang bangunan khas, ada juga tulisan Broadway berwarna-warni, mural estetik, hingga papan petunjuk jalan yang Instagramable.

3. Makan Ringan hingga Berat

Selain nongkrong bersama kawan, detikers bisa sambil kulineran. Ada banyak pilihan makanan, baik yang ringan maupun berat. Beberapa pilihan makanannya adalah kopi, coklat, teh, churros, martabak, pasta, sushi, pempek, soto betawi, es krim, dan durian,

4. Banyak Event

Yang juga bikin orang tertarik datang ke sini adalah banyak event menarik. Sering kali The Flavor Bliss mengundang penyanyi atau band untuk tampil di Broadway, seperti Sal Priadi, Ten2Five, dan Teddy Adhitya.

5. Fasilitas

Sebagai tempat umum, fasilitas di sini sudah lengkap, seperti mushola dan toilet. Tak hanya itu, bagi kalian yang cuma ingin jalan-jalan juga disediakan tempat duduk umum.

Tiket Masuk dan Jam Buka Broadway Alam Sutera

Saat awal-awal dibuka, masuk ke kawasan Broadway ini dikenakan tiket masuk Rp 30 ribu. Dengan biaya tersebut, pengunjung bisa memperoleh voucher yang dapat digunakan untuk berbelanja di tenant Broadway.

Namun berdasarkan informasi di Instagram resmi, syarat tersebut telah diubah. Berikut ini tiket masuk dan jam operasional Broadway Alam Sutera:

  • Harga tiket masuk: gratis
  • Jam buka: Setiap hari pukul 07.00-22.00 WIB.

Lokasi dan Rute Broadway Alam Sutera

Lokasi Broadway berada di kompleks The Flavor Bliss, yakni di Jalan Alam Sutera Boulevard, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 27 km menggunakan jalur tol atau ditempuh sekitar 1 jam 10 menit. Jika dari Monas, detikers harus melintas ke arah utara untuk masuk ke jalur Tol Jakarta-Tangerang.

Sampai di Km 15, keluar tol lewat jalur kiri menuju Jalur Sutera Timur. Kemudian melewati Jalan Sutera Boulevard, masuk ke Jalan Alam Sutera, kemudian ambil kiri ke arah Broadway.

Nah, itulah tadi informasi lengkap mengenai Broadway Alam Sutera, lengkap dengan daya tarik, tiket masuk, jam buka, lokasi dan rutenya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Situ Cipondoh, Tempat Asyik untuk Bersantai di Tangerang


Jakarta

Tangerang memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya adalah Situ Cipondoh. Lokasinya yang tak jauh dari Kota Tangerang membuat Situ Cipondoh ramai dikunjungi masyarakat.

Situ Cipondoh menjadi salah satu tempat wisata bagi warga Tangerang yang ingin bersantai. Selain itu, travelers juga bisa berolahraga di pagi atau sore hari sambil menikmati view situ yang luas.

Sebenarnya, masih ada sejumlah aktivitas menarik yang bisa dilakukan di Situ Cipondoh. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


Daya Tarik Situ Cipondoh

Situ Cipondoh memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Maka tak heran, tempat ini selalu ramai dikunjungi warga, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Daya tarik utama dari Situ Cipondoh adalah suasananya yang menenangkan. Di sini, travelers bisa bersantai sambil healing sejenak untuk menenangkan pikiran.

Mengutip situs resmi Pemerintah Kota Tangerang, Situ Cipondoh kini telah memiliki jogging track. Jadi, pengunjung bisa berolahraga di pagi dan sore hari sambil menikmati udara segar di sekitar situ.

Daya tarik lainnya dari Situ Cipondoh yakni terdapat area untuk bersantai yang ditutupi atap sehingga tidak kepanasan atau kehujanan. Menariknya, atap di area ini memiliki bentuk seperti Sydney Opera House di Australia.

Selain untuk berolahraga dan bersantai, Situ Cipondoh juga menjadi salah satu tempat mancing favorit warga Tangerang, lho. Maka jangan heran kalau banyak pengunjung, terutama bapak-bapak, yang tengah memancing ikan di tepi situ.

Kalau datang ke Situ Cipondoh bersama anak-anak, ajak mereka untuk bermain sepeda air atau disebut juga bebek-bebekan. Kamu bisa berkeliling Situ Cipondoh sambil melihat aktivitas warga. Namun jangan terlalu jauh dan tetap hati-hati saat bermain sepeda air.

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Salah satu aktivitas di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Perut sudah mulai lapar? Jangan khawatir, di Situ Cipondoh terdapat penjual makanan dan minuman yang rasanya lezat. Untuk mengisi perut, travelers bisa mencoba berbagai makanan di Saung Makan Jagarawa.

Kalau sudah sore, paling enak bersantai sambil menyeruput secangkir kopi dan makan berbagai camilan. Nah, di Situ Cipondoh juga terdapat kedai kopi kekinian menawarkan pemandangan situ, namanya Niskala Coffee.

Jika ingin bersantai dengan biaya yang lebih terjangkau, di tepi Situ Cipondoh juga terdapat warung-warung kecil yang menjual minuman segar, seperti es kelapa muda. Paling cocok diminum saat siang atau sore hari saat cuaca sedang cerah.

Nah, cuaca yang sedang cerah juga bisa kamu manfaatkan untuk menikmati sunset. Terdapat sejumlah spot foto bagi travelers yang ingin berburu pemandangan matahari terbenam di Situ Cipondoh.

Harga Tiket Masuk Situ Cipondoh

Warga menikmati suasana wisata air di Situ Cipondoh pada musim libur lebaran Idul Fitri 1442 H, di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (15/5/2021). Sejumlah pengunjung terlihat mengabaikan protokol kesehatan seperti melepas masker saat bermain atau menunggu wahana perahu wisata.Suasana di Situ Cipondoh (Ari Saputra)

Pengunjung yang datang ke Situ Cipondoh tidak dikenakan tarif tiket masuk alias gratis. Namun, untuk mencoba berbagai wahana air akan dikenakan biaya mulai dari Rp 10.000 per orang.

Jika datang membawa kendaraan maka travelers dikenakan biaya parkir. Untuk sepeda motor sebesar Rp 3.000 dan mobil Rp 5.000.

Situ Cipondoh terletak di Jalan KH Hasyim Ashari Nomor 99, RT/RW 02/09, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Lokasinya yang berada di dekat tengah kota membuat Situ Cipondoh sangat mudah diakses dengan kendaraan.

Dari pantauan Google Maps, jika travelers berangkat dari Kantor Pemerintah Kota Tangerang, jaraknya hanya sekitar 6 kilometer atau sekitar 25 menit dengan berkendara mobil.

Bagi warga Jakarta yang ingin berlibur ke Situ Cipondoh, disarankan untuk menggunakan moda transportasi umum seperti KRL Commuter Line, lalu turun di Stasiun Tangerang. Dari stasiun, jaraknya sekitar 6,5 kilometer atau 30 menit dengan berkendara mobil.

Demikian ulasan singkat mengenai Situ Cipondoh, salah satu tempat wisata favorit warga Tangerang. Tertarik berkunjung ke sini?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Cara Booking Pendakian Gunung Gede: Kuota dan Biayanya 2024


Jakarta

Gunung Gede adalah salah satu tujuan pendakian favorit di Jawa Barat yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Untuk melakukan pendakian di sana, kita perlu mengikuti prosedur booking yang benar.

Hall tersebut juga penting, karena untuk memastikan kamu bisa memesan slot pendakian. Terlebih, saat ini kita bisa booking pendakian Gunung Gede secara online dengan lebih mudah.

Cara Booking Pendakian Gunung Gede

Berikut adalah langkah-langkah booking online pendakian Gunung Gede:


  • Buka situs resmi TNGGP melalui booking.gedepangrango.org
  • Pilih menu “Pendaftaran Pendakian”
  • Pastikan kamu membaca dan memahami ketentuan dan peraturan pendakian. Jika sudah, klik tombol “Next”.
  • Pilih Tanggal Pendakian. Informasi tentang kuota beserta jalur pendakian juga akan tertampil.
  • Isi form pendakian secara lengkap (tujuan pendakian, tanggal dan pintu masuk beserta tanggal dan pintu keluar, no HP, dan email aktif.
  • Klik “Simpan dan Lanjutkan”
  • Isi Data Pendaki dan biodata anggota tim, dengan ketentuan peserta pendakian minimal 1 ketua dan 2 anggota (maksimal 10 pendaki).
  • Melakukan pembayaran.
  • Unduh dan cetak bukti pendaftaran booking pendakian Gunung Gede.

Jalur dan Kuota Pendakian Gunung Gede

Pendakian Gunung Gede memiliki 3 jalur yakni via jalur Cibodas, Gunung Putri, dan Selabintana.

Dilihat dari situs resminya, total kuota pendakian Gunung Gede adalah 600 per hari. Jumlah tersebut terdiri dari 300 kuota pintu masuk via Cibodas, 200 via Gunung Putri, 100 via Selabintana.

Harga Tiket Pendakian Gunung Gede 2024

Dikutip pada website resmi TNGPP (05/09/2024), berikut adalah rincian harga simaksi Gunung Gede Pangrango:

Senin – Jumat

  • Warga Negara Indonesia (WNI): Rp 29.000 per orang.
  • Pelajar WNI: Rp 17.500 (Harus disertai dengan identitas kartu pelajar/mahasiswa dan minimal rombongan berjumlah 10 orang).
  • Warga Negara Asing (WNA): Rp 320.000 per orang.
  • Pelajar WN Asing: Rp 211.500 per orang.

Weekend/Hari Libur

  • WNI: Rp 34.000 per orang.
  • Pelajar WNI: Rp 20.500 per orang.
  • WNA: Rp 470.000 per orang.
  • Pelajar WN Asing: Rp 311.500 per orang.

Daftar biaya untuk naik Gunung Gede tiket di atas sudah termasuk asuransi untuk setiap orang, dengan pendakian selama 2 hari 1 malam. Pembelian tiket Tektok dilakukan on the spot (di tempat).

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Makam Gaya Eropa yang Penuh Misteri di Pinggir Jalan Kuningan



Jakarta

Makam dengan gaya bangunan gaya Eropa masih menyimpan misteri hingga kini. Lokasinya di pinggir sebuah jalan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Lokasi persisnya di Jalan Raya Cigugur-Palutungan, Kabupaten Kuningan. Konon, banyak yang menyebut bangunan berada di samping markas Koramil 1515 Cigugur itu merupakan makam pembesar Belanda bernama Van Beck.

Meski demikian, tak banyak warga yang mengetahui silsilah ataupun rekam jejak meneer Belanda yang konon tinggal di daerah Cigugur itu. Hal itu jugalah yang ada di benak Iim Wakim.


Juru pemelihara situs makam tersebut mengaku hanya mendapat sedikit informasi mengenai sosok Van Beck.

Makam Van Beck di Kuningan.Makam Van Beck di Kuningan (Foto: Mohamad Taufik/detikJabar)

“Bangunan ini adalah makam Jenderal Van Beck yang meninggal pada tahun 1912. Tapi tidak ada catatan sejarah ataupun informasi dari warga sini siapa sosok Van Beck tersebut, apakah dia seorang tentara Belanda atau saudagar kaya waktu itu,” ungkap Iim kepada detikJabar, belum lama ini.

Termasuk makam Van Beck yang mana, Iim tak mengetahui. Sebab, di dalam bangunan berbentuk bulat bak Igloo di Kutub Utara ini terdapat dua makam yang saling berdampingan.

“Ada dua makam, kondisi satu makam di sebelah Barat sudah terbongkar sedangkan satu lagi di sebelahnya sudah bolong. Tidak ada keterangan makam Van Beck yang mana, dan makam siapa yang satu lagi, apakah istrinya atau siapa saya tidak tahu,” ujarnya.

Pastinya, kata Iim, di lokasi tersebut dulunya memang area pemakaman yang didominasi warga Belanda yang tinggal di daerah Cigugur. Ini terlihat dari beberapa makam yang tersisa di dekat makam Van Beck mempunyai bentuk makam bergaya Eropa.

Baca artikel selengkapnya di detikJabar

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik


Jakarta

Taman Fathan Hambalang adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Bogor, Jawa Barat. Tempat itu memiliki keindahan alam dengan pemandangan hijau ala pegunungan.

Kawasan itu memiliki berbagai fasilitas yang boleh dibilang cukup lengkap. Di antanya, area parkir, kafe, musala, toilet, tempat bersantai, hingga spot foto menarik.

Rute Taman Fathan Hambalang

Dilansir laman Eksplorasi Kab Bogor (Ekabo) milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Taman Fathan Hambalang berada di wilayah Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Untuk menuju ke sana, traveler bisa menggunakan Kantor Desa Hambalang sebagai patokan.

Dikutip dari salah satu situs agen travel, medan jalan menuju Taman Fathan Hambalang masih cukup banyak tanah yang berbatu (terutama saat jarak 200 meter arah sana).

Kendaraan umum jarang yang lewat menuju titik lokasi. Oleh karena itu, traveler disarankan naik kendaraan pribadi.

Bagi traveler yang menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya menyiapkan peta untuk menavigasi perjalanan.

Jam Buka Taman Fathan Hambalang 2024

Mengutip akun Instagram @tamanfathan_hambalang, Taman Fathan Hambalang buka setiap hari dengan jam operasional berikut:

  • Senin – Jumat: 11.00 – 21.00 WIB.
  • Sabtu & Minggu: 09.00 – 21.00 WIB.
  • Kamis: 11.00 – 19.00 WIB.

Harga Tiket Masuk Taman Fathan Hambalang 2024

Tiket masuk ke Taman Fathan Hambalang adalah Rp 5.000 per orang. Untuk biaya parkirnya, pengunjung perlu membayar Rp 5.000 ribu untuk motor dan Rp 10.000 untuk motor.

Daya Tarik Taman Fathan Hambalang

1. Pemandangan Indah Pegunungan

Taman Fathan HambalangPemandangan di Taman Fathan Hambalang. (Luthfi Hafidz/detikcom)

Letaknya di daerah Bogor, Taman Fathan Hambalang menawarkan latar belakang pemandangan Gunung Pangrango. Cafenya pun letaknya menghadap ke Gunung Pangrango. Ketika sore hari, pemandangan akan semakin indah dengan suasana sejuk.

2. Kulineran

Selain menyajikan pemandangan indah, taman ini pengunjung bisa makan dan minum di resto/kafe di dalamnya. Menu makanannya pun beragam, mulai dari nasi ayam, mie, hingga pisang goreng. Harga menunya mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 20.000.

3. Banyak Tempat Duduk

Taman Fathan Hambalang
Taman Fathan Hambalang (Luthfi Hafidz/detikcom)

Di sana, pengunjung bisa dengan mudah menemukan cara untuk duduk. Baik itu untuk nongkrong ataupun sekedar makan sambil menikmati pemandangan.

4 Beragam Spot Foto Instagramable

Taman Fathan HambalangMenikmati Taman Fathan Hambalang. (Luthfi Hafidz/detikcom)

Tempat wisata ini menawarkan beragam spot foto Instagramable yang siap memikat para pengunjung dan para pecinta fotografi. Mulai dari pemandangan pegunungan, kelap kelip lampu di malam hari, hingga kursi santai yang ada di seluruh taman.

(khq/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tiga Tempat Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928


Jakarta

Ikrar Sumpah Pemuda yang lahir pada 28 Oktober 1928 menjadi bagian dari perjuangan bangsa Indonesia untuk menumbuhkan semangat persatuan melawan kolonialisme. Ikrar ini merupakan rumusan hasil Kongres Pemuda II yang diselenggarakan di tiga tempat berbeda.

Kongres Pemuda II diketahui dibagi menjadi tiga kali rapat, yang masing-masingnya digelar di lokasi berbeda di Jakarta. Di mana saja itu?

3 Lokasi Bersejarah Lahirnya Sumpah Pemuda

Mengutip buku Sejarah Pergerakan Nasional oleh Fajriudin Muttaqin dan Wahyu Iryana, berikut tempat bersejarah lahirnya Sumpah Pemuda


1. Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB)

Sidang pertama Kongres Pemuda II dilangsungkan pada Sabtu, 27 Oktober 1928 silam. Lokasi rapatnya digelar di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein Noord. Kini, gedung yang terletak di kawasan Lapangan Banteng tersebut difungsikan sebagai Sekolah Santa Ursula.

Kala itu, rapat dibuka oleh ketua kongres yaitu Sugondo Djojopospito dengan menjelaskan sejarah pergerakan bangsa Indonesia. Mulai dari kemunculan organisasi Budi Utomo hingga perkumpulan pemuda yang bersifat kedaerahan, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Celebes, dan Jong Ambon.

2. Gedung Oost Java Bioscoop

Tempat sidang kedua pada 28 Oktober 1928 yaitu Gedung Oost Java Bioscoop, Koningsplein Noord. Isi rapatnya membahas soal pendidikan Indonesia yang masih harus diperbaiki dan memiliki sistem tersendiri.

Gedung tersebut dahulu lokasinya berada di Jalan Medan Merdeka Utara atau sekitaran Istana Negara dan Mahkamah Agung. Sayangnya, gedung bersejarah ini sekarang sudah tidak berdiri lagi.

3. Gedung Indonesische Clubgebouw

Lokasi ketiga pertemuan Kongres Pemuda II adalah Gedung Indonesische Clubgebouw. Di sidang terakhir ini, hasil rumusan yang berupa ikrar Sumpah Pemuda diumumkan.

Gedung Indonesische Clubgebouw terletak di Jalan Kramat Raya Nomor 106, Jakarta Pusat. Kini gedungnya dialihfungsikan menjadi Museum Sumpah Pemuda.

Dilansir situs Kemdikbud, gedung tersebut ditetapkan sebagai cagar budaya pada 10 Januari 1972. Gedung Indonesische Clubgebouw diberi pemugaran dan diresmikan pada 20 Mei 1973 sebagai Gedung Sumpah Pemuda.

Hingga akhirnya, gedung tersebut ditetapkan sebagai Museum Sumpah Pemuda pada 7 Februari 1983 yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan, di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di museum ini, traveler dapat melihat berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan lahirnya ikrar Sumpah Pemuda. Mulai dari catatan hasil Kongres Pemuda, Monumen Persatuan Pemuda, hingga patung para tokoh perumus ikrar ini. Biola milik WR Soepratman yang digunakan untuk memainkan lagu Indonesia Raya pertama kalinya saat penutupan Kongres Pemuda II juga dapat dilihat di sana.

Jika tertarik berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda, detikers dapat datang di hari Selasa-Minggu dari jam 08.00-16.00 WIB. Tiket masuknya juga sangat terjangkau, Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Lokasi hingga Jam Buka, Ada Apa Saja?


Jakarta

Living World Kota Wisata adalah mal yang berlokasi di kawasan Cibubur. Saat ini, mal ini jadi salah satu destinasi belanja dan hiburan kawasan Jabodetabek.

Living World Kota Wisata beralamat di Jalan Boulevard Kota Wisata Lt1-43B, Ciangsana, Kec. Gn. Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Mal Living World Kota Wisata

Dilansir situs Kota Wisata, mal Living World Kota Wisata dibuka pada 15 Maret 2024. Mal ini memiliki luas area 200.000 m2, dengan klaim menjadi mal terbesar dan terlengkap di area Cibubur.


Living World & Living Plaza dikembangkan oleh PT Sahabat Kota Wisata, yang merupakan sendiri merupakan joint venture antara Kawan Lama Group dan Sinar Mas Land.

Living World di Kota Wisata CibuburLiving World di Kota Wisata Cibubur. (dok. Sinar Mas Land)

Living World Kota Wisata terdiri dari lantai 1-3, ground floor, dan lower ground (LG). Sesuai namanya, pusat perbelanjaan ini mengusung konsep home living, lifestyle & eat-ertainment.

Ada Apa Saja di Living World Kota Wisata?

Living World Kota Wisata menyediakan beragam fasilitas untuk keluarga dan pengunjung dari segala usia. Mulai dari area makan dan restoran, pusat perbelanjaan, entertainment center, hingga event-event.

Berikut adalah daftar brand kuliner, toko kosmetik, hingga ritel yang ada di Living World Kota Wisata:

  • Ace
  • Informa
  • Informa Electronics
  • Selma
  • Kels
  • Toys Kingdom
  • Pet Kingdom
  • Ataru
  • Eye Soul
  • Thys
  • Chatime with Korean Snacks by Cupbop
  • Gindaco
  • Chatime Atealier
  • Go! Go! CURRY – Genki no Minamoto
  • AEON
  • KKV
  • Kidzooona
  • Funworld & Funworld Bowling
  • Cinema XXI with IMAX
  • Gramedia
  • Sociolla
  • The Body Shop
  • Guardian
  • Digimap
  • The People Cafe
  • Gion Sushi
  • Optik Melawai
  • Samsung
  • Tous Les Jours.

Jam Buka Living World Kota Wisata

Mengutip Instagram @livingworld_kotawisata (05/11/2024), Living World Kota Wisata buka setiap hari dari jam 10 pagi dan tutup di jam 10 malam WIB.

Sementara, untuk AEON Supermarket di dalamnya beroperasi dari jam 08.00 – 22.00 WIB.

Dengan berbagai pilihan yang ditawarkan, Living World Kota Wisata cocok jadi salah satu tempat tujuan berbelanja, makan, hiburan, atau sekadar bersantai di waktu berlibur bagi masyarakat di Jabodetabek.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kembali ke Zaman Batu di Situs Megalit Meghibu



Pagar Alam

Kota Pagar Alam di Sumatera Selatan punya situs-situs megalit bersejarah. Traveler akan diajak kembali ke zaman batu di Situs Megalit Batu Beghibu.

Situs Megalit Batu Beghibu atau Batu Beribu (dengan ibu) itu berada di desa Tegur Wangi, Kelurahan Pagar Wangi Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam, Sumsel.

Lokasi tepatnya berada di tengah persawahan milik warga setempat. Situs Megalit Batu Beghibu ini menjadi salah satu dari 67 situs yang didaftarkan ke UNESCO oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pagar Alam.


Dikutip dari situs Pemkot Pagar Alam, seorang peneliti bernama Van der Hoop pernah meneliti situs-situs bersejarah di Pagar Alam. Berdasarkan studi peneliti berkebangsaan Belanda ini, ditemukan 22 kawasan di Pagar Alam yang diyakini sudah ada dari zaman prasejarah atau zaman batu.

Terdapat 4 Megalit berdekatan seperti orang yang sedang menggendong bakul padi. Tidak jauh dari megalit tersebut, ada tiga rumah batu atau rumah dalam tanah yang semuanya terbuat dari batu.

Pemilik tanah, Suriana (70), mengatakan situs megalit tersebut terletak di bawah pohon besar dan dipenuhi rerumputan sebelum dijadikan tempat wisata. Saat ini, area itu sudah diberi pagar agar tidak rusak.

“Tanah ini tanah warisan dari nenek. Saya kurang tahu kapan ini dijadikan wisata tapi saat anak saya masih kecil (sekitar tahun 80-an) itu sudah ada turis-turis yang ke sini dan para peneliti,” katanya saat diwawancarai, Minggu (17/11/2024).

Suriana menjelaskan keempat megalit tersebut dulunya memiliki bentuk yang sangat jelas dan kecil. Saat ini ukurannya sedikit membesar. Suriana memperkirakan hal itu disebabkan jarak antara keempat megalit. Dulunya jarak itu berjauhan, kini sudah sempit.

“Kayaknya itu (sambil menunjuk Megalit Batu Beghibu) seperti orang memikul bakul padi dari panen. Dulu kelihatan tangkai padinya dipegang dan diletakkan di bakul. Kalau sekarang sudah tidak jelas lagi. Itu yang bentuk wajah asli tidak di rubah. Perkiraan itu pada zaman Majapahit tapi saya kurang tahu pastinya,” ujarnya.

Semenjak situs Megalit Batu Beghibu menjadi tempat wisata, pengunjung tidak dapat memegang megalitnya sebab diberi kandang. Saat itu pernah salah satu megalitnya terjungkit ke bawah dan diletakkan ke tempat semula.

“Iya di sini gratis tidak di pungut biaya, biasanya hari weekend banyak orang yang berwisata ke sini. Kalau penyebutannya itu Batu Beghibu tapi ada yang bilang ada Batu Beribu. Ada juga Batu Beranak tapi sering disebut Batu Beghibu,” tuturnya.

Selain situs Megalit Batu Beghibu, berjarak sekitar 100 meter terdapat situs Rumah Batu. Dimana menurut cerita rumah batu tersebut dijadikan tempat tinggal masyarakat zaman dulu.

“Iya, kalau rumah batu ini ketahuannya sekitar tahun 80-an, soalnya setiap membajak sawah air di atasnya selalu kering. Setelah dibongkar di dalamnya terdapat lukisan seperti orang yang memegang cangkul dan lukisan lainnya, tapi saat ini sudah tidak ada karena lumut,” ujarnya.

——-

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ini 4 Cara Mudah Pergi ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum


Jakarta

Bundaran Hotel Indonesia atau disebut juga Bundaran HI merupakan salah satu tempat ikonik di Jakarta. Tempat ini selalu ramai dalam momen tertentu, misalnya saat malam tahun baru atau car free day (CFD).

Wisatawan dari dalam maupun luar negeri bisa mengunjungi Bundaran HI dengan menggunakan kendaraan umum, mulai dari KRL Commuter Line, TransJakarta, MRT, hingga LRT. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat Bundaran HI sangat mudah diakses.

Lantas, bagaimana cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Cara ke Bundaran HI dengan Kendaraan Umum

Ada banyak cara bagi travelers yang ingin berkunjung ke Bundaran HI dengan transportasi umum. Berikut moda transportasi yang bisa kamu gunakan untuk bisa sampai ke Bundaran HI:

1. KRL Commuter Line

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan KRL Commuter Line. Bagi kamu warga Depok, Tangerang, ataupun Bekasi sudah bisa jalan-jalan ke pusat kota dengan mudah dan cepat.

Untuk bisa sampai di Bundaran HI, travelers harus menaiki KRL tujuan Cikarang – Angke atau Cikarang – Kampung Bandan, kemudian turun di Stasiun Sudirman.

Setibanya di Stasiun Sudirman, travelers perlu berjalan kaki sekitar 900 meter atau 15 menit untuk bisa sampai di Bundaran HI.

2. TransJakarta

Jika tidak mau berjalan kaki terlalu jauh, sebaiknya pilih moda transportasi TransJakarta (TJ). Sebab, ketika keluar dari halte TJ, kamu sudah disambut oleh Patung Selamat Datang yang berada persis di depannya.

Caranya adalah dengan naik TransJakarta dan turun di Halte Bundaran HI Astra. Adapun sejumlah rute TJ yang berhenti di halte tersebut, yakni:

  • Rute 1: Blok M – Kota
  • Rute 6A: Ragunan – Balai Kota via Kuningan
  • Rute 6B: Ragunan – Balai Kota via Semanggi
  • Rute 9D: Pasar Minggu – Tanah Abang.

3. MRT

Selain menggunakan TransJakarta dan KRL, pilihan lainnya adalah dengan menaiki MRT. Sama seperti menggunakan TJ, detikers tak perlu berjalan kaki terlalu jauh karena MRT akan berhenti di Stasiun Bundaran HI Bank DKI.

Adapun rute MRT saat ini baru hanya satu, yakni tujuan Lebak Bulus – Bundaran HI. Jadi, kamu bisa naik di stasiun MRT mana saja yang terdekat dari lokasi kamu, tapi pastikan mengarah ke Bundaran HI ya!

4. LRT

Cara lain untuk bisa sampai di Bundaran HI adalah menggunakan LRT. Bagi kamu warga Cibubur dan Bekasi yang ingin jalan-jalan ke pusat kota Jakarta, bisa banget mengandalkan transportasi umum yang satu ini.

Untuk bisa sampai ke Bundaran HI, travelers harus menaiki LRT menuju Stasiun Dukuh Atas. Setelah itu, kamu perlu berjalan kaki sekitar 1,5 km atau 20 menit untuk bisa sampai di sana.

Daya Tarik Bundaran HI

Daya tarik utama dari Bundaran HI adalah karena menjadi salah satu ikon kota Jakarta. Selain itu, di tengah bundaran terdapat sebuah patung bernama Patung Selamat Datang.

Mengutip situs Badan Sertifikasi Kadin DKI Jakarta, Patung Selamat Datang merupakan monumen sepasang manusia yang tengah menggenggam bunga dan melambaikan tangan. Patung itu dibangun untuk menyambut para tamu negara dan atlet yang datang ke pentas olahraga Asian Games ke-4 pada 1962.

Untuk bisa menikmati suasana di sekitar Bundaran HI, travelers disarankan naik ke anjungan Halte Bundaran HI. Setibanya di anjungan, kamu bisa melihat lanskap Patung Selamat Datang serta gedung-gedung bertingkat yang keren dan estetik.

Itu tadi penjelasan mengenai empat cara pergi ke Bundaran HI dengan menggunakan transportasi umum. Semoga dapat membantu travelers!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Profil Gunung Padang, Situs Megalitik Tertua di Indonesia



Cianjur

Situs Gunung Padang merupakan punden berundak terbesar di Indonesia. Situs megalitikum tertua ini telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional (CBN).

Walaupun namanya Gunung Padang, tapi gunung tersebut tidak berlokasi di Padang, Sumatera Barat. Gunung ini justru berada di Cianjur, Jawa Barat.

Lokasi Gunung Padang berada di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Gunung ini memiliki ketinggian 885 meter di atas permukaan laut (MDPL).


Situs Gunung Padang adalah bukti peradaban kuno Indonesia. Situs ini penting untuk diteliti lebih lanjut. Menurut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, kolaborasi dengan BRIN diperlukan guna menyibak sejarah situs Gunung Padang.

“Banyak yang berpendapat Situs Gunung Padang ini sudah ada sejak belasan hingga puluhan ribu tahun lalu. Situs ini membutuhkan penelitian lebih dalam untuk mengungkap sejarah dan jejak peradaban nenek moyang kita. Kolaborasi dengan BRIN diharapkan mampu mengungkap lebih dalam tentang sejarah situs ini,” ujar Fadli Zon seperti dikutip dari Antara, Kamis (2/1/2025).

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX, Retno Raswaty, menambahkan Situs Gunung Padang adalah salah satu aset budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia. Untuk itu, upaya pelestarian dan pengembangan situs ini terus dilakukan.

“Kami di Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan situs ini agar generasi mendatang dapat terus menikmati dan mempelajari warisan budaya kita. Harapan kami, Situs Gunung Padang dapat dinobatkan sebagai Warisan Dunia UNESCO, karena nilai sejarah dan arkeologinya yang luar biasa,” imbuh Retno.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkunjung ke Situs Gunung PadangSitus Gunung Padang Foto: (dok. Istimewa)

Menteri Kebudayaan pun berharap situs ini tidak hanya dilihat sebagai artefak, tetapi juga menjadi sumber informasi yang akan menambah kecintaan masyarakat terhadap budaya Indonesia.

“Kita ingin Situs Gunung Padang menjadi tempat yang memberikan banyak informasi tentang peradaban masa lalu,” tambah Fadli.

Sejarah Gunung Padang

Gunung Padang pertama kali ditemukan oleh Nicolaas Johannes Krom. Ia adalah orang yang pertama melaporkan keberadaan situs Gunung Padang pada tahun 1914.

Kisah Nicolaas menemukan gunung Padang dimuat dalam tulisannya yang berjudul Rapporten Oudheidkundige Dienst (Buletin Dinas Kepurbakalaan).

Gunung Padang bukan gunung yang aktif. Kawasan Gunung Padang tercatat sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara. Bentuk punden berundak situs ini mencerminkan zaman megalitikum yang terdiri dari lima teras dan tersusun dengan berbagai ukuran.

Dengan luas sekitar 291.800 meter persegi, Situs Gunung Padang telah diakui sebagai salah satu warisan budaya yang penting di Indonesia.

Dinamakan gunung Padang karena kata ‘Padang’ merupakan sebuah akronim dari beberapa kata. “Pa” berarti tempat, “Da” artinya besar atau agung, dan “Hyang” bermakna leluhur.

Ketika ketiga kata tersebut disusun, maka akan menjadi kata “Padang” yang artinya “Tempat Agung Para Leluhur”.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com