Tag Archives: situs

6 Cara Mudah Agar Lantai Atas Rumah Terasa Adem


Jakarta

Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki dua lantai hingga lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak orang.

Memiliki rumah dua lantai atau lebih juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun, kamu tidak perlu khawatir, sebab masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


Melansir dari situs The Spruce, terdapat enam cara untuk membuat lantai dua rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

1. Pasang Kipas Langit-langit

Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

2. Kipas Portabel

Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

3. Biarkan Pintu Terbuka

Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

4. Tutup Tirai Jendela

Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

5. Matikan Lampu

Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

6. Periksa Loteng

Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Ini Alasan Jangan Langsung Pakai Kamar Mandi Usai Direnovasi



Jakarta

Merenovasi pada kamar mandi menjadi hal yang kadang membuat jengkel. Apalagi, jika renovasi tersebut dilakukan pada lantai atau ubin kamar mandi. Hal ini dapat membuat penghuninya harus sabar menunggu hingga ubin kering dan renovasinya selesai untuk bisa menggunakannya.

Setelah renovasi selesai, sebaiknya kamar mandi tidak langsung dipakai. Biarkan terlebih dahulu, apalagi jika ada perbaikan pada bagian lantai kamar mandi.

Melansir dari situs Home Building, pengeringan nat pada ubin tergantung pada area yang dikerjakan. Nat atau semen pada ubin umumnya membutuhkan waktu 48-72 jam atau sekitar 2-3 hari untuk mengering. Namun, perlu diperhatikan juga proses pencampuran nat. Jika terlalu banyak air yang ditambahkan, tentu akan butuh waktu lebih lama dan tidak dapat berfungsi dengan baik.


Waktu pengeringan nat ubin bervariasi sebab tergantung dengan lingkungan seperti suhu dan kelembapan ruangan. Kamar mandi biasanya memiliki tingkat kelembapan yang lebih tinggi daripada ruangan lain di rumah. Artinya, perlu waktu yang lebih lama untuk nat ubin mengering.

Jadi, untuk bisa mandi setelah pemasangan ubin pada kamar mandi, biasanya minimal 72 jam atau sekitar 3 hari. Selama itu, bisa dipastikan bahwa nat ubin sudah mengeras dengan baik dan tidak rusak saat terkena air. Jangan lupa aplikasikan pelapis jika nat sudah kering dan biarkan selama 24 jam lagi.

Salah satu metode sederhana untuk mengetahui nat ubin sudah kering adalah melihat warnanya. Jika nat basah, warnanya akan cenderung lebih gelap. Lapisan pertama nat akan lebih cepat kering daripada lapisan terakhir. Maka, lapisan pertama akan lebih cepat terang daripada lapisan terakhir.

Pastikan nat benar-benar kering. Sebab, jika nat terkena air, maka akan hancur dan bahkan bisa rontok. Ubin juga akan melemah dan terlepas satu sama lain jika nat tidak berfungsi dengan baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Waspada Malaria! Ini 4 Cara Ampuh Cegah Nyamuk Masuk ke Rumah



Jakarta

Nyamuk merupakan salah satu hewan pengganggu yang sering ada di rumah. Bahkan ada salah satu jenis nyamuk yaitu anopheles menjadi penyebab penyakit malaria yang berbahaya dan bisa muncul di rumah. Oleh karena itu, diperlukan pencegahan agar nyamuk tidak lagi masuk ke rumah.

Mengutip dari situs NSW Health Pathology, upaya pencegahan nyamuk bisa dilakukan dari luar rumah. Sebelum masuk ke rumah, halaman atau area luar rumah menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Untuk itu, terdapat 4 tips berikut membasmi nyamuk di area luar rumah.

Buang Genangan Air

Nyamuk membutuhkan air untuk melengkapi siklus hidupnya. Air yang ada di sekitar halaman rumah bisa menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Misalnya air di talang atap yang tersumbat atau saluran air menjadi tempat paling mungkin bagi nyamuk untuk berkembangbiak.


Selain itu, hal yang jarang disadari juga bisa menjadi tempat bersemayam nyamuk. Seperti botol plastik bekas minuman yang masih ada airnya, tempat minum di kandang burung peliharaan, dan kolam taman yang jarang dibersihkan. Untuk itu, buang semua genangan air yang ada agar tidak dihinggapi nyamuk.

Pasang Jaring

Untuk menghindari nyamuk masuk ke rumah, bisa juga memasang jaring pada bagian rumah yang memiliki celah atau lubang, misalnya jendela, pintu, dan tangki air hujan.

Pilih Tanaman

Hati-hati jika kamu suka menanam tanaman di halaman rumah. Hal ini dikarenakan nyamuk dapat tertarik dengan tanaman tertentu yang justru mengundang mereka untuk masuk ke rumah. Tanaman yang harus dihindari di sekitar rumah adalah tanaman yang membantu nyamuk berkembang biak karena sifatnya memerangkap air, seperti bromelia.

Pelihara Hewan Pemakan Nyamuk

Tanpa disadari, hewan pemakan nyamuk menjadi pengendalian biologis yang baik. Kamu bisa memelihara burung, kadal, hingga capung karena mereka pemakan serangga. Jika kamu punya kolam, maka bisa pelihara katak. Namun, kamu juga jangan terlalu berharap karena mereka tidak akan makan nyamuk sebanyak yang dipikirkan hingga berhasil mengusir seluruh nyamuk.

Nah itu lah 4 al yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Hal yang paling penting adalah menjaga lingkungan sekitar rumah agar bebas nyamuk dan terhindar dari penyakit malaria. Semoga membantu!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Punya Rumah 2 Lantai? Coba Trik Ini Agar Lantai Atas Tidak Panas



Jakarta

Membangun rumah lebih dari satu lantai memang menjadi solusi atas keterbatasan lahan. Rumah yang memiliki 2 lantai lebih memungkinkan dapat dihuni oleh lebih banyak. Selain itu, rumah banyak lantai juga menyediakan banyak ruang untuk diisi.

Namun, memiliki rumah 2 lantai atau lebih juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang sering dirasakan oleh penghuni adalah udara yang terasa lebih panas di lantai atas dibandingkan dengan di lantai dasar.

Hal tersebut bisa terjadi karena pencahayaan matahari yang langsung mengenai isi rumah. Oleh karena itu, udara panas menjadi masalah yang kerap dirasakan di lantai dua rumah. Namun sebenarnya masalah ini bisa diatasi dengan cara yang mudah.


Melansir dari situs The Spruce, terdapat berbagai cara untuk membuat lantai 2 rumah terasa lebih adem serta mengurangi hawa panas sebagai berikut.

Pasang Kipas Langit-langit

Memasang kipas pada langit-langit merupakan cara mudah sekaligus cepat untuk membantu mendinginkan ruangan. Hal ini disebabkan oleh kipas dapat meningkatkan sirkulasi udara dengan cepat. Disarankan juga untuk memutar kipas langit berlawanan dengan arah jarum jam.

Kipas Portabel

Selain kipas langit-langit, bisa juga meletakkan kipas portabel di beberapa tempat yang strategis. Hal ini dapat membantu mendorong udara panas dan membawa udara dingin dari lantai bawah ke atas sehingga lantai atas menjadi lebih sejuk.

Biarkan Pintu Terbuka

Pintu-pintu di lantai atas juga disarankan untuk dibuka. Sebab, jika pintu ditutup, maka udara panas dapat terperangkap di dalamnya.

Tutup Tirai Jendela

Walau pintu dibuka, sebaiknya tirai jendela justru ditutup agar melindungi ruangan dari panas matahari.

Matikan Lampu

Bola lampu memiliki sifat melepaskan panas. Jadi, sebaiknya mematikan lampu saat tidak digunakan dapat membantu menjaga suhu agar tetap rendah dan ruangan tetap sejuk.

Periksa Loteng

Salah satu penyebab lantai atas lebih panas adalah karena udara panas bergerak naik. Periksa loteng, jika ada ruangan dalam loteng bisa dipasangkan kipas untuk membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.

Itu dia beberapa cara mudah membuat lantai atas rumah menjadi lebih sejuk. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Diamkan Cucian Basah di Mesin Cuci, Ini Risikonya!



Jakarta

Adanya mesin cuci tentu membuat kegiatan mencuci pakaian jadi jauh lebih mudah. Namun karena kemudahan itu, terkadang membuat pemakainya terlalu bersantai hingga lupa menjemur pakaian yang sudah dicuci di mesin.

Kalaupun tidak lupa, mungkin sering kali pengguna mesin cuci membiarkan pakaian hasil cuci di mesin semalaman dalam keadaan basah. Padahal hal itu harusnya dihindari.

Melansir dari situs Apartment Therapi, Pemilik perlengkapan linen dari Pioneer Linens, Marisa Murphy mengatakan hindari membiarkan cucian basah lebih dari 8 hingga 12 jam. Sebab hal itu akan membuat cucian menjadi bau.


“Jika meninggalkan pakaian basah, bau tak sedap dapat muncul, bahkan sebelum dicuci,” kata Murphy.

Menurutnya jika pakaian sudah basah atau lembap, lebih baik digantung. Pakaian basah yang digantung gunanya agar terkena udara dan membantu mencegah pakaian berjamur. Selain itu, jika memang akan dibiarkan semalaman, buka tutup mesin cuci agar mengurangi risiko kelembapan.

Namun, ada hal yang juga harus diperhatikan. Jika sudah mencium bau tak sedap pada cucian basah di mesin cuci, maka itu sudah terlalu lama atau lembap. Bau tersebut diakibatkan dari penumpukan kelembapan dan kurangnya aliran udara yang menyebabkan pertumbuhan bau. Maka, kamu perlu mencuci ulang untuk menghindari pakaian semakin bau.

Ketika mencuci, hindari juga memasukkan pakaian berlebih. Cucian yang menumpuk terlalu banyak dapat membuat mesin cuci penuh sehingga kesulitan berputar, bergerak, dan meresap detergen. Hal ini dapat menimbulkan beberapa cucian akan terasa berbau. Sebaiknya, cuci seprai atau pakaian olahraga secata terpisah untuk mengurangi penumpukkan cucian.

Selain itu, jika kamu sering membiarkan cucian basah di mesin cuci dalam beberapa jam juga akan merusak mesin cuci itu sendiri. Mesin tidak akan bisa bernapas karena kelembapan yang berlebih dalam jangka waktu yang lama.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Handuk Bisa Jadi Sarang Mikroba Meski Tampak Bersih



Jakarta

Handuk memiliki bahan yang berbeda dari kain yang lain karena mampu menyerap air dengan cepat. Namun, serat atau bahan dari handuk ini ternyata juga bisa menyimpan banyak kotoran.

Melansir dari situs BBC, tubuh kita masih dipenuhi oleh mikroba bahkan setelah kita mandi. Mikroba ini justru dapat berpindah ke handuk kita. Jadi, handuk tidak hanya menyimpan mikroba dari sumber lain seperti udara yang membawa bakteri, tetapi juga dari tubuh kita sendiri.

Menyimpan handuk di kamar mandi juga tidak dianjurkan, sebab kamar mandi adalah area yang banyak air. Setiap penghuni rumah menyiram air di toilet, bisa saja mengenai handuk yang ada di dekatnya.


Seiring berjalannya waktu, mikroba pada handuk lama-kelamaan dapat mengubah tampilan handuk. Bahkan, dalam waktu dua bulan, handuk bisa lebih memudar warnanya.

Mikroba-mikroba dalam handuk ini memang sangat berbahaya, sebab menurut profesor biologi dari Universitas Simmons, AS, Elizabeth Scott, mengatakan bahaya mikroba pada handuk bisa berisiko terhadap penularan infeksi. Oleh karena itu, semakin lama seseorang menggunakan handuk maka semakin lama juga handuk bisa lembap dan menjadi tempat bertumbuhnya mikroba.

Maka, solusinya adalah mencuci handuk secara teratur dapat membantu mengurangi infeksi bakteri. Scott menyarankan cuci handuk setiap seminggu sekali, tetapi jika seseorang sakit, maka handuk harus dicuci setiap hari.

“Mereka perlu punya handuk sendiri dan handuk tersebut perlu dicuci setiap hari. Itulah yang kami sebut kebersihan terarah untuk menangani risiko,” ujar Scott.

Scott juga menyarankan bahwa mencuci handuk berbeda dengan jenis kain yang lain. Handuk perlu suhu lebih panas sekitar 40 hingga 60 derajat celcius dan waktu yang lebih lama saat mencuci. Jika ingin dicuci pakai suhu rendah, bisa tambahkan pemutih untuk melawan mikroba pada handuk.

Akan tetapi, menurutnya, cara paling efektif membersihkan handuk adalah dengan mencuci dengan desinfektan sekaligus deterjen sambil mengeringkan di bawah sinar matahari.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Mudah Bersihkan Sarang Laba-laba, Dijamin Hilang



Jakarta

Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Hal ini sebab atap rumah sulit dijangkau karena tinggi dan tak jarang sarang tersebut adanya di sudut-sudut yang gelap.

Namun, walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, pada Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


Gunakan Penyedot Debu

Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

Buat Semprotan Pembersih

Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

Desinfeksi Pakai Pemutih

Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Atap Rumah Penuh Sarang Laba-Laba? Begini Cara Bersihkannya Tanpa Ribet



Jakarta

Membersihkan sarang laba-laba di atap rumah menjadi salah satu hal yang sering terabaikan. Atap rumah yang sulit dijangkau menjadi alasannya.

Walau sulit, sarang laba-laba di atap rumah tetap harus dibersihkan untuk menghindari bahaya bagi penghuninya. Sebab, lama kelamaan sarang laba-laba akan terus bertambah dan menjadi tempat kotor yang mampu berpengaruh terhadap kualitas udara di dalam rumah.

Untuk itu, melansir dari situs Herzindagi, Selasa (29/04/2025), terdapat tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah.


Gunakan Penyedot Debu

Pakai penyedot debu untuk menjangkau setiap sudut dan celah dengan mudah. Menggunakan penyedot debu dapat mengurangi kontak langsung dengan tangan.

Buat Semprotan Pembersih

Buat semprotan pembersih yang terdiri dari campuran sabun dan air. Campurkan dua cangkir air hangat dengan satu cangkir deterjen cair ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga merata. Semprot ke area atap yang terdapat sarang laba-laba. Selain untuk menghilangkan sarang laba-laba, semprotan ini juga bisa menghilangkan noda di langit-langit.

Desinfeksi Pakai Pemutih

Selain deterjen, pemutih juga bisa digunakan sebagai desinfektan yang ampuh. Caranya campuran dua cangkir air dengan setengah cangkir pemutih ke dalam botol semprot. Kemudian, kocok hingga tercampur rata. Jangan lupa kenakan sarung tangan karena pemutih dapat mengiritasi kulit.

Selain dapat menghilangkan sarang laba-laba sekaligus menghilangkan noda, pemutih juga dapat mencegah pertumbuhan jamur pada langit-langit rumah.

Itu dia tiga cara mudah membersihkan sarang laba-laba di langit-langit rumah. Yuk dicoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Listrik di Rumah Boros? Setop 6 Kebiasaan Buruk Ini!



Jakarta

Perilaku menghemat energi di rumah tidak hanya dapat mengurangi tagihan listrik tetapi juga bermanfaat bagi lingkungan. Oleh karena itu, perilaku menghemat energi harus dilatih setiap hari agar membentuk kebiasaan yang baik. Sebab, tanpa sadar ada kebiasaan yang justru membuat listrik boros.

Mengutip dari situs 3BL CSRwire, ada 6 kebiasaan yang tanpa sadar dilakukan di rumah yang berpotensi membuat listrik boros.

Membiarkan Kulkas Terbuka

Seseorang bisa membuka lemari es rata-rata 33 kali sehari. Mengurangi membuka kulkas apalagi jika tidak ada yang diperlukan dapat membantu menghemat energi dan mencegah menghabiskan lebih banyak daya.


Tidak Mencabut Perangkat Elektronik

Membiarkan perangkat elektronik walau tidak digunakan sangat berpotensi membuat listrik boros. Seperti pengisi daya ponsel atau laptop yang tetap terpasang dapat membuang sejumlah energi. Oleh karena itu, biasakan mencabut perangkat yang tidak digunakan untuk menghindari pemborosan energi semu.

Celah di Ruangan

Celah dalam ruangan yang memakai AC harus diperhatikan. Pastikan menambal atau menyegel celah di sekitar jendela, pintu, dan ventilasi agar tidak ada udara yang bocor. Jika semua tertutup rapat dapat menghemat tagihan AC sebesar 10% hingga 20%.

TV Menyala saat Tidur

Membiarkan TV menyala saat tidur adalah kebiasaan yang cukup sering dilakukan. Sebaiknya kurangi kebiasaan ini untuk membantu mengurangi pemborosan energi.

Mencuci Pakai Air Panas

Mencuci pakaian di mesin cuci pakai air panas dapat menambah energi dan menyebabkan listrik menjadi boros. Sebaiknya, cuci pakaian pakai air dingin untuk menghemat energi sekaligus membuat pakaian lebih lembut dan tidak mudah menyusut.

Membiarkan Lampu dan Kipas Angin Menyala

Kebiasaan yang juga umum adalah membiarkan lampu dan kipas angin menyala di ruangan apalagi jika ruangan tersebut kosong. Jika sering lupa mematikan dua benda elektronik tersebut, maka coba gunakan pengatur waktu.

Itu dia beberapa kebiasaan yang bisa membuat listrik di rumah jadi boros. Sebaiknya dihilangkan dan lebih hemat energi, yuk!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Anggap Remeh! Begini Cara dan Waktu Tepat Mencuci Selimut



Jakarta

Selimut merupakan salah satu kain tebal yang digunakan untuk menghangatkan tubuh terutama ketika sedang tidur. Kain yang tebal dan jarang terlihat noda membuat orang selalu mengira selimut tetap bersih sehingga lupa untuk mencuci. Padahal, walau kelihatan bersih, selimut justru menyimpan banyak debu di dalamnya.

Untuk itu, selimut juga perlu dicuci secara rutin seperti kain yang lain. Namun, kapan sebaiknya selimut harus dicuci?

Menurut pakar binatu di SudShare, Laurie Fulford, seperti dikutip dari situs Homes and Gardens, waktu mencuci selimut tergantung dengan seberapa sering selimut tersebut menyentuh dengan tubuh manusia atau hewan.


“Jika selimut tidak sering menyentuh tubuh manusia apalagi hewan peliharaan, maka aman untuk mencuci selimut setiap satu bulan sekali. Namun, jika sering bersentuhan dengan tubuh manusia atau hewan peliharaan maka perlu dicuci setiap satu hingga dua minggu sekali,” ujar Fulford.

Mencuci selimut memang hal yang penting untuk menjaga selimut tetap bersih guna mencegah timbulnya gejala alergi terutama pada kulit. Bahkan, selimut tetap kotor jika tidak digunakan dan hanya disimpan di dalam lemari. Sebab, debu-debu akan menempel terutama pada lapisan selimut terluar. Debu inilah yang akhirnya dapat beterbangan dan menempel di udara, rambut, hingga kulit manusia.

Walau mencuci selimut terdengar sulit karena bahannya yang tebal, kamu bisa gunakan jasa binatu. Akan tetapi, mencuci selimut sendiri sebetulnya tidak sesulit yang dibayangkan. Berikut terdapat 3 tips untuk mencuci selimut.

  1. Pisahkan selimut dari pakaian lain. Hindari mencuci selimut dan seprai bersamaan.
  2. Jangan gunakan air panas saat mencuci karena dapat membuat selimut menyusut dan bahannya menjadi rusak.
  3. Pilih siklus halus pada mesin cuci agar selimut tetap lembut dan bebas serat.

(das/das)



Sumber : www.detik.com