Tag Archives: spot

Ini 4 Spot Foto Estetik di Halte TransJakarta yang Wajib Dikunjungi


Jakarta

Berburu spot foto estetik dan Instagramable, tidak melulu harus di tempat yang jauh atau mahal lho detikers. Ternyata, Halte TransJakarta (TiJe) juga punya banyak spot foto menarik untuk diabadikan lho.

Transjakarta sendiri merupakan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan, yang telah beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta.
Saat ini, terdapat sekitar 287 halte yang tersebar ke dalam 13 koridor.

Kini, halte TiJe turut bertransformasi menjadi salah satu tempat dengan fasad, fasilitas yang cukup lengkap. Ditambah dengan desain arsitektur unik hingga pemandangan kota yang menawan, tak heran jika banyak orang yang mengabadikan foto di sana.


Halte TransJakarta dengan Spot Foto Estetik

detikTravel telah merangkum beberapa spot foto estetik di fasilitas umum Jakarta, yang bahkan bisa ditempuh hanya melalui TransJakarta koridor 1.

Berikut adalah spot foto estetik di Halte TransJakarta yang wajib kalian coba kunjungi:

1. Halte Bundaran HI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan renovasi halte TransJakarta Bunderan HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022).Momen saat mantai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, meresmikan renovasi halte TransJakarta Bunderan HI, Jakarta, Sabtu (15/10/2022). Foto: Rifkianto Nugroho

Halte Bundaran HI memang menjadi salah satu halte viral, karena memiliki skydeck dengan pemandangan Bundaran HI dari ketinggian.

Terlebih lokasinya yang berada dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan besar dan perkantoran. Membuat kita dimanjakan dengan pemandangan cityscape, gedung-gedung tinggi Jakarta yang menawan.

Lokasi skydeck ada di lantai 2. Untuk menuju ke sana, kamu hanya perlu melakukan tap-in dengan kartu elektronik atau e-money di halte ini.

Warga antre foto di anjungan halte TransJ Bundaran HI (Rumondang Naibaho/detikcom)Warga antre foto di anjungan halte TransJ Bundaran HI Foto:Rumondang Naibaho/detikcom

Untuk kalian yang cari citylight, maka waktu yang tepat untuk ke sini adalah menjelang magrib atau malam hari. Seringnya, spot ini ramai jadi harap bersabar jika kalian perlu mangantre.

2. Halte GBK

PT. Transportasi Jakarta (TransJakarta) telah merampungkan revitalisasi Halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Yuk kita lihat hasilnya.Kondisi Halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat setelah direvitalisasi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Foto: Grandyos Zafna

Halte GBK juga salah satu punya ikon yang cukup unik, karena ada batang pohon yang berada di dalam halte.

Pihak TransJakarta memilih tidak menebangnya, sehingga mereka melubangi atap haltenya dan memberikan kaca di sekeliling batang pohon tersebut.

Selain itu, halte ini terintegrasi dengan JPO dengan bentuk yang unik dan estetik. Pasalnya, JPOnya dikelilingi atap cincin yang memutar.

Bentuk tersebut mengandung arti ‘gelora’, simbolisasi dari gejolak dan semangat bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang. Nah, JPO halte GBK inilah yang sering jadi spot foto estetik bagi mereka yang turun di halte ini.

3. Halte Karet Sudirman

Halte TransJakarta Karet di Jakarta Pusat yang sempat direvitalisasi kini buka kembali. Halte tersebut sudah melayani penumpang TransJakarta.Halte TransJakarta Karet di Jakarta Pusat. Foto: Andhika Prasetia

Halte Karet termasuk halte viral di sosmed, karena punya Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda (JPOS) estetik. Spot foto ini sudah banyak diabadikan dan berseliweran di sosmed.

JPOS di halte ini dibuat tanpa atap dengan bentuk yang unik, bak kapal Pinisi dengan sisi kanan kiri berbentuk segitiga runcing. Bentuknya terinspirasi dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Dominasi warna coklat dan hitam, halte ini bakal cocok dengan hampir semua jenis outfit yang kamu gunakan. Di sini, kalian bisa melihat bebas pemandangan Kota Jakarta yang dikelilingi gedung pencakar langit secara luas.

Jika malam hari, akan ada lampu-lampu dekoratif yang membuat pemandangan dan suasana halte semakin cantik. Untuk memotret dengan latar jalan dan gedung-gedung tinggi, kamu bisa naik ke daerah anjungan yang berada di atas.

4. Halte Dukuh Atas

Halte Dukuh AtasSuasana tampilan Halte Dukuh Atas. Foto: Halte Dukuh Atas (dok City Vision)

Halte Dukuh Atas punya bentuk gelombang asimetris yang dipadukan dengan warna krem dan coklat, sehingga menciptakan kesan minimalis yang keren. Di halte ini, kita akan dikelilingi pemandangan gedung-gedung tinggi di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta.

Tidak hanya itu, di sini juga terdapat karya Van Gogh dengan corak dominan warna biru dihiasi berbagai bunga di bagian atas. Spot tersebutlah yang jadi tempat cantik dan estetik untuk berfoto.

Itu tadi beberapa halte TransJakarta yang punya spot foto estetik. Jadi, jangan ragu untuk mengunjungi Halte TransJakarta dan abadikan momen terbaik kalian di sana ya.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Spot-spot Nongkrong Estetik di Taman Ismail Marzuki, Catat ya!



Jakarta

Taman Ismail Marzuki (TIM) bisa menjadi pilihan sebagai tempat nongkrong hemat. Apa saja spotnya? Catat ya traveler!

Selain karena gratis, kawasan TIM juga memiliki spot-spot yang estetik untuk berfoto bersama teman-teman atau untuk selfie.

Letaknya berada di pinggir Jalan Cikini Raya Nomor 73, Menteng, Jakarta Pusat. Biasanya masyarakat ramai mengunjungi tempat ini ketika sore hari.


Entah itu sehabis para pelajar usai sekolah ataupun pekerja di sekitar area itu yang hendak rehat sejenak untuk sekadar duduk-duduk santai.

Salah satu petugas keamanan yang berjaga di Taman Ismail Marzuki mengatakan, ketika sore hari tiba yang ditandai mulai banyaknya pedagang yang berjualan, di situlah waktu yang biasanya mulai banyak berdatang masyarakat untuk menikmati sore hari di Cikini.

Ketika detikTravel berada di Taman Ismail Marzuki dan waktu tepat menunjukkan sekitar pukul 15.45 WIB. Betul saja para pedagang pun mulai bermunculan di area depan Taman Ismail Marzuki.

Kemudian tak lama berselang, masyarakat yang entah keluar dari gedung-gedung di area Taman Ismail Marzuki atau sekelilingnya mulai menghampiri pinggiran jalan itu.

Selain pinggiran Jalan Cikini atau area depan Taman Ismail Marzuki, area mana saja sih yang biasa dijadikan tempat nongkrong oleh masyarakat, yuk simak beberapa pilihan spotnya.

1. Depan Patung Ismail Marzuki

Tempat ini biasa dijadikan area untuk duduk-duduk santai masyarakat yang hendak menunggu transportasi atau pun yang memang sengaja menjadikan area tersebut sebagai spot nongkrong mereka.

Selain itu, tepat tak jauh dari patung tersebut ada photo box yang bisa dicoba oleh masyarakat dengan latar belakang patung Ismail Marzuki.

2. Tangga Gedung Ali Sadikin

Sebelum masuk ke dalam gedung ini, kamu harus menaiki beberapa anak tangga untuk akses menuju ke Perpustakaan Jakarta. Nah anak tangga inilah yang biasanya juga dijadikan area nongkrong oleh masyarakat.

tempatnya teduh juga bersih, begitu nyaman untuk duduk-duduk sore sambil bercengkrama dengan teman-teman.

3. Kolam Planetarium

Tempat Nongkrong di Taman Ismail MarzukiTempat Nongkrong di Taman Ismail Marzuki Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Jika masuk ke outdoor di dalam area Taman Ismail Marzuki dan berada dekat Planetarium, kamu akan menemukan sebuah kolam yang cukup luas.

Di tempat ini pula terdapat area luas yang biasa dijadikan tempat duduk-duduk santai oleh masyarakat dan biasanya pula area ini dijadikan tempat untuk latihan menari oleh para pelajar.

Menurut petugas keamanan lainnya yang berada di Taman Ismail Marzuki, Mukti mengatakan untuk aktivitas nongkrong ini diperbolehkan selagi tidak melakukan hal-hal di luar aturan yang sudah ada.

Kegiatan melanggar norma hingga membuang sampah sembarangan sudah tentu dilarang di sini. Sedangkan untuk waktu, terbilang begitu leluasa karena warga bisa nongkrong hingga malam.

“Kalau untuk jam operasional itu kita di Taman Ismail Marzuki itu di jam 07.00 pagi mungkin sudah bisa diakses untuk umum hanya saja belum bisa masuk ke area dalam venue, karena untuk venue sendiri dibuka ketika ada kegiatan paling yang bisa diakses itu area outdoor. Dan terkait untuk jam operasional itu sebenarnya kita ada di jam 09.00 sampai 22.00 WIB,” ungkap Mukti.

Jadi buat kamu yang nyari tempat nongkrong murah dan estetik bisa langsung datang ke Taman Ismail Marzuki. Selain nongkrong-nongkrong di Taman Ismail Marzuki, kamu juga bisa kunjungi Perpustakaan Jakarta.

Taman Ismail Marzuki dengan bangunan yang berkonsep minimalis ini cocok untuk dijadikan latar belakang foto yang keren.

4. Perpustakaan Jakarta

Rasanya seperti kurang afdol jika berkunjung Ke Taman Ismail Marzuki tanpa mengunjungi Perpustakaan Jakarta yang berada di Gedung Ali Sadikin.

Bukan hanya jadi tujuan tempat baca saja, banyak dari pengunjung yang datang ke sana juga menjadikan perpustakaan tersebut sebagai tempat berfoto karena areanya yang estetik, belum lagi suasana di dalam yang nyaman bikin betah buat nongkrong berlama-lama.

5. Tangga Kecil Dekat Masjid Amir Hamzah

Buat kamu yang belum tahu spot nongkrong estetik lainnya di Taman Ismail Marzuki, ini adalah salah satunya.

Tak terlalu jauh dari Masjid Amir Hamzah terdapat beberapa anak tangga yang bisa dijadikan tempat duduk-duduk santai, tempat yang hening dan sejuk (sore hari) cocok banget buat kamu yang ingin suasana lebih tentram dibanding nongkrong di area depan Taman Ismail marzuki.

6. Foodcourt Gedung Ali Sadikin

Buat kamu yang ingin nongkrong dan sambil makan-makanan berat, tempat ini cocok banget deh. Berada di lantai satu, foodcourt ini bisa jadi pilihan kamu ketika ingin nongkrong tapi perut keroncongan.

Di sini terdapat berbagai pilihan makanannya mulai dari kudapan berat hingga cemilan, dan tentunya juga minuman. Tak jauh dari foodcourt juga terdapat kursi panjang yang dilengkapi dengan meja, bisa bengat buat menikmati makanan kalau kursi di depan foodcourt penuh.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Lapangan Softball GBK, Spot Nongkrong Baru di Jakarta



Jakarta

Siapa sangka, Lapangan Softball GBK yang merupakan tempat berlatih atlet softball, kini menjelma jadi spot nongkrong favorit para anak muda.

Lapangan Softball GBK menawarkan pengalaman nongkrong yang unik dan berbeda dari biasanya. Cocok untuk kamu yang ingin melepaskan penat dari kesibukan sehari-hari.

Untuk menuju ke sini traveler bisa masuk melalui gate D atau pintu 6 dekat halte TransJakarta Gelora Bung Karno.


Tak ada persyaratan khusus untuk masuk ke tempat ini. Lokasinya yang strategis dan nuansa yang berbeda dari tempat nongkrong lainnya, membuat Lapangan Softball GBK cocok untuk me time atau ngumpul bareng bestie.

Berdasarkan pengamatan detikTravel, area tribun semakin sore semakin ramai dipenuhi pengunjung sambil membawa semangkuk bakso di tangannya. Betul, jika nongkrong di sini traveler juga harus coba bakso di kantin bawah seharga Rp 15 ribu untuk teman nongkrong kamu.

Lapangan Softball GBKLapangan Softball GBK (Natasha Kayla Ananta/detikTravel)

Ismi, salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke Lapangan Softball GBK, takjub dengan pemandangan dan suasana di kawasan ini.

“Kebetulan sering lari di GBK jadi sering lewat, tapi baru tau kalau dibuka untuk umum. Ini pertama kali,” kata Ismi saat diwawancara beberapa waktu lalu.

“Enak sih, suasananya enak, adem, meskipun semioudoor, banyak tempat duduk, lightingnya bagus, pemandangannya bagus, bisa sambil liat ini (permainan softball) juga,” Ismi melanjutkan.

Bibah, pengunjung asal Bandung, juga memilih lokasi ini sebagai tempat refreshingnya di kala datang ke Jakarta.

“Ini ke Jakarta nyari referensi skripsi, tadi abis dari Perpusnas, ini pertama kali ke sini tapi sebelumnya udah pernah ke GBK,” kata Bibah.

Lapangan Softball GBKLapangan Softball GBK Foto: Natasha Kayla Ananta/detikTravel

Terlihat beberapa muda mudi yang sehabis olahraga di GBK langsung menuju ke spot ini untuk bersantai dan menikmati suasana sore di sana. Selain itu, ada juga pekerja kantor yang menyempatkan waktunya untuk duduk dan bercengkrama sebentar di kawasan ini.

Selain memiliki spot yang estetik dengan pemandangan gedung tinggi Jakarta, tempat ini juga memiliki banyak tempat duduk tribun yang melimpah. Cocok untuk traver yang ingin duduk-duduk santai sambil menikmati sore hari dengan spot foto gedung tinggi Jakarta.

Sambil nongkrong, traveler juga bisa lihat latihan atau pertandingan softball ataupun baseball. Jika tertarik untuk main softball di lapangannya, traveler bisa menghubungi club yang sedang bermain untuk menanyakan informasi atau download aplikasi ‘Kuyy!’.

Setelah registrasi, terdapat berbagai informasi pelatihan dan pertandingan di sana. Pastikan memilih ‘training’ jika traveler sekadar ingin belajar main softball. Di sana, terdapat detail informasi tentang lokasi, jam, biaya registrasi, dan sebagainya.

Biaya registrasinya hanya Rp 85 ribu per orang dengan durasi main dua jam. Setelah mengisi data diri, traveler bisa melakukan pembayaran melalui beberapa metode pembayaran yang tersedia di sana.

Waktu terbaik untuk ke sini adalah sore hari pukul 17.00 WIB. Selain bisa menikmati suasana langit orange sunset, kawasan ini juga masih belum terlalu ramai pengunjung sehingga lebih leluasa untuk bersantai ataupun berfoto.

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Spot Ngonten Baru Nih! Skydeck Sarinah dengan Pemandangan Gedung Tinggi Jakarta



Jakarta

Menjelang matahari terbenam merupakan waktu tepat untuk menyaksikan keindahannya kota. Salah satu spot baru yang asyik dikunjungi ada di Sarinah, Jakarta Pusat.

Skydeck Sarinah itulah nama spot baru ini. Spot ini ramai dijadikan spot santai untuk menikmati sore hari. Di Skydeck ini pengunjung umum bisa hadir tanpa ada syarat apapun atau minimun pembelian.

Dari pintu masuk Sarinah langsung saja naik menggunakan eskalator ke lantai tiga untuk tiba di Skydeck ini. detikTravel pun menyambangi kawasan ini sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (29/8) lalu.


Terpantau Skydeck Sarinah ini belum terlalu ramai pada jam-jam tersebut. Area yang cukup luas ini bisa dieksplor oleh pengunjung untuk dijadikan spot berfoto dan membuat konten video.

Salah satunya adalah Fernando yang merupakan konten kreator asal Yogyakarta, ia mengetahui Skydeck Sarinah ini pun dari media sosial. Maka dari itu selagi berkunjung ke Jakarta, Fernando langsung menentukan destinasi pertamanya ke area ini.

“Awalnya lihat di TikTok, viewnya bagus, city lightnya bagus sama sunset juga katanya. Makanya ke sini pengen ngebuktiin bener apa nggak, ternyata bener sih city viewnya keliatan (khasnya) Jakarta,” katanya saat dihampiri detikTravel.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Angin yang berhembus membuat suasana menjadi sejuk ditambah matahari yang sudah tidak begitu menyengat. Skydeck Sarinah juga menyuguhkan panorama gedung-gedung yang megah.

Belum lagi sinar lampu yang menyala kala malam hari tiba, tak lupa pengunjung yang datang ke Skydeck ini mengabadikan momen dengan view gedung-gedung pencakar langit dan Jalan MH Thamrin.

Serupa dengan Fernandi, Rini yang datang bersama keluarganya yang tengah berkeliling Jakarta menggunakan transportasi umum menyebut tempat ini bagus untuk spot foto. Namun, warga asli Cibubur ini mengeluh soal kurangnya pepohonan.

“Bagus cuma mungkin kurang pohon ya agak gersang, maksudnya agak gersang gitu. Mungkin kalau tamannya agak sedikit diperbanyak, tapi bagus sih maksudnya backgroundnya ya,” ungkapnya.

Skydeck SarinahSkydeck Sarinah Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Skydeck Sarinah ini mulai ramai di jam-jam selepas magrib hingga malam. Rooftop Mal Sarinah bisa dikunjungi sejak pukul 10.00 hingga 21.20 WIB.

Untuk lebih menikmati suasana sore hari dengan nyaman, pengunjung bisa membeli makan atau minuman di gerai-gerai di dalam mal Sarinah.

Karena di area Skydeck ini tidak terdapat gerai makan atau minuman. Namun yang perlu diingat adalah untuk membuang sampah bekas makanan dan minuman ke tempat sampah yang sudah disediakan.

“Pengunjung boleh bawa makan ke sini, tapi harus produk dari dalam Sarinah ya, kalau itu boleh,” terang petugas keamanan di lokasi.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Terpikat Pemandangan Gedung Pencakar Langit Jakarta di Tanjakan 13



Jakarta

Banyak cara menikmati kota Jakarta yang sibuk. Salah satunya dengan melihat indahnya pemandangan gedung pencakar langit di Tanjakan 13, Mall Kuningan City.

Tanjakan 13 menyuguhkan panorama gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Tempat ini jadi spot menarik muda-mudi untuk menghabiskan waktu dengan menikmati Kota Jakarta dari ketinggian.

Beberapa waktu lalu, Tanjakan 13 Mall Kuningan City memang ramai berseliweran di berbagai platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.


Di sini tak perlu khawatir jika butuh camilan untuk menghabiskan waktu, karena di Tanjakan 13 ini tersedia beberapa kafe yang menyuguhkan aneka hidangan makan dan minuman bagi pengunjung yang datang.

Waktu yang tepat untuk berada di rooftop mal ini adalah sore menjelang malam, karena pemandangan gedung-gedung tinggi akan lebih indah saat lampu-lampunya mulai menyala.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tim detikTravel datang ke Tanjakan 13 sekitar pukul 17.00. Kami menikmati langsung pemandangan gedung-gedung bertingkat itu seperti dalam unggahan di media sosial.

Banyak pengunjung datang karena penasaran dan memang biasa menjadi tujuan nongkrong di wilayah sini. Nur Afifah sudah kesekian kalinya bersantai di Tanjakan 13.

Bersama teman-temannya, ia kerap habiskan waktu sore hari di tempat ini. Memang menurutnya jam-jam tersebut merupakan waktu yang tepat berkunjung ke Tanjakan 13.

Tentunya karena area rooftop ini adalah outdoor sore hari jadi waktu yang pas agar tidak merasakan panas Jakarta yang begitu menyengat kala siang.

“Sore hari sih enak buat di sini tuh, terus kan cuacanya mulai agak adem jadi makin nambah nyaman nongkrongnya. Di sini tempat nongkrongnya juga asik banyak makanan dan minuman,” katanya kepada detikTravel.

Tanjakan 13 Kunigan City MallTanjakan 13 Kuningan City Mall Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Betul saja, semakin matahari terbenam area ini semakin ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang bersiap dengan kamera handphonenya untuk mengabadikan gambar dan memang pemandangan gedung-gedung kala malam merupakan pemandangan yang berbeda.

Salah satu pengunjung yang baru pertama kali ke sini adalah Tika, perantau asal Bandung ini awalnya melihat di media sosial tentang Tanjakan 13 di Mall Kuningan City. Ia tak menyangka bahwa melihat pemandangan yang seperti ini.

“Ini jadi pengalaman baru juga buat aku, selama ini baru lihat langsung pemandangan seperti ini. Ternyata Jakarta keren banget kalau malam gedung-gedungnya,” papar Tika.

Kawasan Tanjakan 13 ini bisa dinikmati setiap harinya hingga menjelang tengah malam sekitar pukul 22.30 WIB. Akses untuk berada di Tanjakan 13 ini pengunjung tinggal menggunakan lift untuk naik ke P7, setelah itu tinggal keluar untuK ke area terbuka.

“Kita pemberitahuan untuk clear area jam 22.00, untuk bener-bener clear areanya paling lambat jam 22.30,” ucap petugas keamanan di sana, Eriyanto.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik Pantai Jerman di Bali, Dekat Bandara



Badung

Pantai Jerman adalah salah satu pantai di Bali yang jangan sampai dilewatkan saat k Pulau Dewata. Terlebih untuk kunjungan singkat, karena lokasinya berada di sisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Dari banyaknya pantai di Bali, mungkin nama Pantai Jerman kurang tersohor. Namun, ternyata tempat tersebut juga tak kalah menarik untuk dikunjungi. Berikut ini beberapa daya tarik dari Pantai Jerman.

Biaya Masuk Gratis

Pantai Jerman, Bali.Pantai Jerman, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Pantai Jerman adalah salah satu pantai yang gratis dikunjungi di Bali. Traveler hanya dikenakan biaya Rp 2 ribu untuk parkir kendaraan sepeda motor atau Rp 5 ribu untuk mobil.


Kendati gratis, tetapi panoramanya pun tetap layak dinikmati. Lautnya berwarna biru tosca dan terdapat pemandangan deretan kapal nelayan yang terapung. Tentunya panorama tersebut sangat estetik jika diabadikan.

Selain itu, terdapat landmark patung Triratna Amreta Bhuwana yang megah dan dapat menjadi salah satu spot foto menarik.

10 Menit dari Bandara

Pantai Jerman, Bali.Pantai Jerman, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Jika traveler tak memiliki waktu yang banyak saat singgah di Bali. Traveler dapat mampir ke Pantai Jerman karena letaknya berada di sisi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Jika menggunakan sepeda motor, estimasi perjalanan sekitar 2,5 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Sementara jika menggunakan mobil estimasinya sekitar 12-20 menit.

Tak hanya itu, traveler bisa juga berkunjung dengan jalan kaki sejauh 1,5 km dengan waktu tempuh sekitar 20 menit.

Sepi dan Tenang

Pantai Jerman, Bali.Suasana Pantai Jerman, Bali yang tampak lengang. (Weka Kanaka/detikcom)

Pantai tersebut kendati berada di sisi bandara, tetapi pengunjungnya tak terlalu ramai. Khususnya saat kedatangan detikTravel pada Minggu (10/11/2024) sekitar pukul 14.18 Wita.

Saat kami datang, kondisi pantai tampak tak terlalu dipenuhi pengunjung. Hanya segelintir pengunjung saja yang terlihat tengah asik bermain pasir, berjalan santai, hingga bermain air.

Tentunya suasana tersebut sangat cocok bagi para traveler yang mencari ketenangan di tepi daratan.

Fasilitas cukup lengkap

Pantai Jerman, Bali.Area duduk santai di Pantai Jerman, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Kendati terbilang pantai gratis, tapi fasilitas pun cukup lengkap. Terdapat area duduk-duduk berbayar hingga area duduk gratis di pendopo. Selain itu, ada pula area warung makanan-minuman, hingga toilet.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cari Kafe Tepi Sawah di Kuta? Singgah Saja ke Stuja



Badung

Kawasan Kuta Bali merupakan kawasan padat wisata yang dipenuhi beragam spot nongkrong. Namun, mencari suasana nongkrong yang tenang pun bisa didapatkan jika traveler singgah ke Stuja Coffee.

Adapun Stuja merupakan jenama kafe yang telah memiliki dua cabang di Bali. Salah satu yang terkenal adalah Stuja di Pantai yang terletak di kawasan Sanur. Namun yang tak kalah menarik yang dapat traveler singgahi adalah cabang pertama Stuja di Jalan Merta Agung No.3-7, Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Stuja Coffee BaliStuja Coffee Kerobokan, Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Dikenal juga sebagai Stuja Kerobokan, spot satu itu menawarkan pemandangan berbeda dari Stuja di pantai. Nuansanya begitu tenang dan memiliki panorama utama tepi sawah.


Sebelumnya, tempat itu dikenal berada di area luas pematang sawah. Namun sayangnya hamparan sawah tersebut kini tersisa beberapa petak saja. Kendati demikian, suasana tenang pun masih dapat traveler rasakan jika berkunjung ke sana.

Adapun kafe tersebut bertemakan semi industrialis dengan sentuhan kontainer di bagian depan. Memasuki bagian dalam, kafe tersebut memiliki ruang indoor maupun semi-outdoor. Dengan ruangan indoor banyak ditempati bagi para traveler yang wfh. Selain itu, ornamen kekinian hingga merchandise juga dijual di sini.

Stuja Coffee BaliWFC di Stuja Coffee Bali. (Weka Kanaka/detikcom)

Sementara di bagian outdoor, selain juga bisa digunakan untuk work from cafe, tempat itu juga asyik untuk nongkrong hingga menjadi arena bermain bagi anak-anak karena adanya playground.

“Kalau kita sebenarnya lebih ke simple, modern gitu sih. Kemudian juga kita tetap kayak meng-highlight itu reuse, reduce, recycle juga sih,” ujar Marketing Stuja Melissa saat ditemui detikTravel di lokasi pada Minggu (10/11/2024).

Selain itu di area semi-outdoor tersedia juga fasilitas photobox. Traveler dapat mengabadikan momen bahkan menempelkan hasil foto di tempat tersebut. Selain itu, tersedia juga mushola yang dapat digunakan untuk muslim traveler yang sedang singgah.

Traveler pun dapat menikmati suasana santai di sisa-sisa pematang sawah yang ada. Sentuhan kecil khas ubud pun mungkin dapat dirasakan di sana.

“Untuk pemilihan tempatnya karena memang tertarik dengan view sawahnya yg luas. Cuma seiring berjalannya waktu mulai banyak bangunan yang dibangun di dekat-dekat sini,” terang Melisa.

Tak ayal menurut Melisa, para pengunjung kafe pun didominasi oleh mereka yang mencari ketenangan, misalnya saja para pekerja yang ingin work from cafe hingga keluarga.

Di sisi lain, tersedia banyak menu baik makanan dan minuman di Stuja. Sementara Melisa menjelaskan bahwa pihaknya banyak menggunakan kopi lokal dalam sajian minumannya.

Stuja Coffee BaliStuja Coffee Bali (Weka Kanaka/detikcom)

Sedangkan yang menarik perhatian kami adalah Nasi Goreng Genyol. Hidangan itu adalah salah satu signature dari tempat tersebut yang menggunakan genyol atau lemak hewani. Tetapi berbeda dari genyol pada umumnya yang menggunakan lemak babi, pada genyol tersebut menggunakan lemak sapi.

Toping genyol yang tersaji cukup menggungah selera lantaran garing di luar namun lumer seketika menyentuh lidah.

Jika tertarik berkunjung, Stuja Kerobokan buka setiap hari pukul 8.00 – 22.00 Wita.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

8 Spot Tahun Baru di Tangerang yang Seru untuk Sambut 2025


Jakarta

Tangerang memiliki beberapa tempat menarik untuk merayakan momen tahun baru. Mulai dari alun-alun, tempat makan, mal, hingga tempat menginap.

Biasanya, di beberapa tempat spot tahun baru juga ada fasilitas seperti panggung hiburan, area foto, hingga pertunjukan kembang api yang meriah.

Bagi detikers yang mau merayakan tahun baru 2025 di Tangerang, kamu bisa kunjungi spot-spot berikut ini.


Spot Tahun Baru di Tangerang

1. Alun-alun Tigaraksa

Lokasi alun-alun ini sangat strategis, dan di sekitar areanya berdiri Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Alun-alun Tigaraksa sering dijadikan tempat untuk berbagai perayaan, mulai dari HUT, konser, acara pemerintahan, lomba-lomba, tak terkecuali spot tahun baru.

Selain itu, tempat ini juga dikenal sebagai tempat aneka kuliner murah dan street food di Tangerang. Biasanya, alun-alun ini dijadikan tujuan untuk bermalam minggu.

Alamat: Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

2. Scientia Square Park Tangerang

Mengisi libur akhir pekan yang bermanfaat tentunya jadi waktu yang sangt berharga. Nggak usah jauh-jauh, maen ditengah kota juga bisa asyik kok sambil ajak keluarga.Mengisi libur akhir pekan di tengah kota Tengerang bersama keluarga di Scientia Square Park. Foto: Rachman Haryanto

Taman ini menawarkan suasana yang asri yang ideal untuk acara outdoor, bersama keluarga atau teman-teman untuk merayakan tahun baru. Destinasi ini cocok banget untuk liburan bersama keluarga.

Pengunjung juga bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada, mulai dari area garden, memberi makan binatang, adventure ropes, kace-cafe yang cozy, hingga spot-spot foto Instagramable.

Mengutip akun Instagram @scientiasquare.park (03/12/2024), jam operasional Scientia Square Park Tangerang mulai pukul 07.00-20.000 WIB di weekday, 06.00-22.00 WIB di hari Sabtu, dan di hari Minggu sampai 21.00 WIB.

Alamat: Jl. Scientia Boulevard Gading Serpong, Tangerang

3. Summarecon Mall Serpong

Karnaval di Summarecon Mall SerpongIlustrasi Karnaval di Summarecon Mall Serpong Foto: (dok. Summarecon Mall Serpong)

Buat yang suka ngemal, Summarecon Mall Serpong jadi salah satu pilihan mal untuk merayakan malam tahun baru.

Biasanya, mal mengadakan berbagai acara spesial menjelang pergantian tahun, seperti pertunjukan konser musik, diskon menarik, pertunjukan kembang api, ataupun acara hiburan interaktif lainnya.

Alamat: Jl. Boulevard Raya Gading Serpong, Pakulonan Bar., Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang.

4. Taman Kota Sepatan

Dilansir laman Bappeda Kabupaten Tangerang, taman ini jadikan ruang terbuka hijau sebagai sarana rekreasi masyarakat di Sepatan dan sekitarnya. Ruang parkir, ruang kuliner, ruang bermain, hingga pengadaan musala pun tersedia.

Alamat: Jl. Raya Pakuhaji No.1, Sepatan, Kec. Sepatan, Kabupaten Tangerang.

5. Taman Elektrik Puspem Kota Tangerang

Lokasinya di pusat kota Tangerang, taman ini bisa dijadikan tempat untuk merayakan acara spesial seperti malam tahun baru.

Biasanya saat malam pergantian tahun, Taman Puspem ada berbagai hiburan lokal yang bisa dinikmati seperti pertunjukan musik, hingga pertunjukan seni lainnya.

Tak heran jika tempat ini bisa jadi pilihan tepat untuk keluarga, teman, atau pasangan yang ingin menikmati malam tahun baru di luar ruangan selain di pusat perbelanjaan.

Alamat: Jl. Satria – Sudirman No.1, Sukaasih, Kec. Tangerang, Kota Tangerang,

6. Alun-alun Teluknaga

Lokasi ini biasanya ramai dijadikan tempat untuk malam minggu, karena terdapat pasar malam. Di sini banyak pedagang makanan, pakaian, hingga aneka permainan untuk anak-anak. Tak heran, Alun-alun Teluknaga bisa dijadikan spot tahun baru juga

Alamat: Lapangan Tunas Jaya depan Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

7. Aeon Mall BSD

AEON Mall Bumi Serpong Damai (BSD)Potret AEON Mall Bumi Serpong Damai (BSD) Foto: Ari Saputra

Mal ini menawarkan berbagai fasilitas lengkap, mulai dari restoran, kafe, hingga toko-toko menarik. Di malam tahun baru, biasanya ada acara spesial, seperti pertunjukan live music, diskon besar-besaran, hingga i tontonan kembang api yang sering diselenggarakan di area outdoor.

Alamat: Jl. BSD Raya Utama, Kelurahan Pagedangan, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

8. Supermal Karawaci

Area parkir yang luas dan akses yang cukup mudah, menjadikan Supermal Karawaci jadi pilihan praktis untuk keluarga atau teman yang ingin merayakan tahun baru.

Apalagi buat kalian yang suka berbelanja. Meskipun tidak selalu ada pertunjukan kembang api besar, Supermal Karawaci tetap bisa menjadi spot yang menyenangkan untuk merayakan tahun baru dengan tetap penuh keceriaan.

Alamat: Jl. Boulevard Diponegoro No.105, Bencongan, Kec. Klp. Dua, Kabupaten Tangerang.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Ini Spot Tahun Baru di Depok yang Lokasinya Strategis


Bagi detikers yang berencana untuk menghabiskan momen tahun baru 2025 di Depok, jangan bingung! Pasalnya, Depok menawarkan berbagai spot menarik untuk merayakan malam tahun baru.

Pilihannya, mulai dari mal, cafe, hingga tempat hiburan outdoor dengan berbagai acara spesial. Depok bisa jadi alternatif tempat dekat Jakarta untuk merayakan malam pergantian tahun.

Spot Tahun Baru di Depok

1. Taman Alun-alun Kota Depok

Taman Alun-alun kota biasanya dijadikan lokasi untuk berbagai kegiatan komunitas, bazar, food festival, hingga spot tahun baru. Karena areanya yang luas dan mudah diakses.

Lokasi ini cocok untuk keluarga atau teman-teman yang ingin merayakan tahun baru, dengan lebih sederhana namun tetap meriah. Tapi, pastikan untuk memeriksa jadwal acara khusus atau pertunjukan kembang api yang mungkin diadakan di sana.


2. M District

Suasana malam hari di M District Depok.Suasana malam hari di M District Depok. (dok. Instagram @mdistrict.dpk)

M District mungkin bisa jadi pilihan spot tahun baru di Depok yang bisa dikunjungi. Tempat ini dikenal jadi salah satu tempat nongkrong hits kaula muda Depok.

Selain bisa menikmati makanan dan minuman, di tahun baru kemarin, pengunjung bisa menikmati live music, games, countdown menuju pergantian tahun. Lokasinya ada di Jl. Margonda Raya No 488, Depok.

3. Margo City Depok

Mal Margo City Depok kembali buka usai insiden kebocoran pipa gas, Senin (6/9/2021)Mal Margo City Depok. (Firda Cynthia/detikcom)

Margo City adalah salah satu pusat perbelanjaan besar dan modern yang terletak di jantung kota Depok. Selain itu, mal ini juga biasanya akan mengadakan event spesial seperti diskon besar, pertunjukan live music, dan berbagai kegiatan menarik untuk menambah kemeriahan suasana pergantian tahun.

4. Depok Open Space (DOS)

DOS bisa menjadi alternatif untuk spot tahun baru di Depok. Lokasinya yang ada kawasan pusat kota, area publik ini memang dirancang untuk berbagai kegiatan.

5. Kopi Bajawa Depok

Viral Kopi Bajawa Depok Tempat Nongkrong The Nuruls, Ini Menunya!Kopi Bajawa Depok yang jadi salah tempat nongkrong di Depok. (Andi Annisa DR/detikfood)

Terkenal sebagai tempat nongkrong anak muda, Bajawa Flores mungkin bisa jadi alternatif tempat untuk menghabiskan malam tahun baru. Lokasinya ada di Jl. Pemuda No.23 a, Depok, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok.

Selain menikmati makanan dan minuman, cafe ini sering menghadirkan DJ dan live musik untuk hiburan pengunjung.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Dulu Area Tambang Liar, Kini Goa Lalay Jadi Incaran Wisatawan



Bogor

Liburan ke Bogor tak lengkap tanpa menjelajahi keindahan wisata alamnya. Namun, pernahkah terpikir untuk mengunjungi bagian timur kota Bogor yang menyimpan surga tersembunyi?

Uniknya, destinasi wisata ini dulunya merupakan bekas penggalian tambang liar yang kini bertransformasi menjadi tempat wisata yang menakjubkan. Nama destinasi unik di kawasan ini adalah wisata alam Goa Lalay Klapanunggal. Lalay dalam bahasa Sunda yang berarti kalelawar.

Tempat ini memiliki suasana alami yang menenangkan dan tebing kapur yang tinggi. Meskipun dulu merupakan bekas penggalian tambang ilegal, wisata alam Goa Lalay kini telah disulap menjadi destinasi menakjubkan dengan banyak spot menarik.


Goa Lalay dialiri oleh perairan alami yang telah ada jauh sebelum penggalian tambang tersebut berlangsung. Area ini berada di tengah-tengah tebing kapur yang menjulang tinggi, dengan banyak kalelawar di dalam goa, dan dikelilingi oleh perairan jernih.

“Ini goa dan perairannya sudah ada dari dulu cuma awalnya pintunya di sebalah sana, dan dari dulu goa nya berair, untuk masuk ke dalam goa harus pakai perahu karena dalam,” kata Edo, salah satu warga sekitar saat detikTravel berkunjung ke wisata alam Goa Lalay.

Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

Wisata alam Goa Lalay menawarkan berbagai fasilitas menarik untuk memanjakan pengunjung, seperti kolam renang dan seluncuran yang cocok untuk merelaksasikan diri. Selain itu, tempat wisata ini juga memiliki sejumlah spot foto yang Instagramable, mulai dari rumah pohon, taman selfie, patung-patung kuda, hingga latar tebing kapur yang megah. Tak ketinggalan, pesona utama dari destinasi ini adalah Goa Lalay itu sendiri, yang menjadi daya tarik unik untuk diabadikan dalam foto.

Salah satu pengunjung mengajak keluarganya untuk menikmati keindahan alam tebing kapur berwarna putih dan hijau yang megah dan melihat Goa Lalay. Sambil bersantai, tak jarang terdengar suara dari kalelawar itu sendiri, mereka juga menyempatkan diri untuk makan bersama dan berswafoto di berbagai spot menarik, menjadikan momen liburan keluarga semakin berkesan.

Goa Lalay di Klapanunggal, BogorGoa Lalay di Klapanunggal, Bogor (Amalia Novia Putri/detikcom)

“Seru ya sudah murah saya dan keluarga bisa bersantai dan berenang, sambil melihat tingginya tebing kapur ini dan juga goa di tengah-tengah tebing kapur suasanya juga adem banya juga gazebo yang disediakan,” kata Mega, salah satu pengunjung.

Bagi traveler yang ingin menikmati wisata alam tebing kapur dan Goa Lalay, disarankan datang pada sore hari untuk merasakan suasana yang lebih sejuk dan syahdu di bawah pepohonan. Untuk akses yang lebih mudah dan dekat, sebaiknya masuk melalui jalan Pesona Kahuripan 5. Lokasinya berada di Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16710, dan buka setiap hari dari Senin hingga Minggu, mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Tak perlu khawatir soal biaya, tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 20.000 per orang, dengan biaya parkir Rp 5.000 untuk motor dan Rp 15.000 untuk mobil.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com