Tag Archives: spot

Curug Kubang yang Tersembunyi di Cianjur buat Healing di Akhir Pekan



Cianjur

Akhir pekan ini, mari bertualang ke pelosok Cianjur. Di sana ada sebuah curug cantik yang tersembunyi dengan aliran air deras dan menyejukkan.

Cianjur menyimpan segudang permata tersembunyi berupa destinasi yang cantik dan indah. Setelah ramai rumah ‘surga’ Abah Jajang, ternyata ada Curug Kubang di Kecamatan Cibinong yang tak kalah indah bak ‘surga’ di dunia.

Curug Kubang berlokasi di pelosok Kabupaten Cianjur, tepatnya berada di Kampung Liung Gunung, Desa Padasuka, Kecamatan Cibinong.


Untuk sampai ke Curug Kubang yang memiliki tinggi 100 meter ini, kita dapat melalui Jalur Selatan Cianjur dengan jarak tempuh sejauh 96 kilometer dari pusat Kota Santri.

Selain itu, wisatawan juga bisa melalui jalur Ciwidey yang jarak tempuhnya sekitar 86 kilometer dari Kota Bandung.

Curug ini juga tidak jauh dengan lokasi Curug Citambur, yakni sekitar 12 kilometer. Namun lantaran aksesnya masih rusak, waktu tempuh dari Citambur menuju Curug Kubang dapat memakan waktu hingga 1 jam lebih.

Pesona Curug Kubang sangat indah, tingginya air terjun tersebut membuatnya begitu indah dengan butiran embun yang mengitari dasar curug.

Curug ini juga dikelilingi gunung-gunung dan hutan yang asri. Tak hanya itu, hamparan persawahan juga makin mempercantik curug itu.

Apalagi, curug ini juga dekat dengan pemukiman warga dengan rumah panggung yang masih tradisional. Wisatawan dapat menikmati pesona curug dari halaman rumah warga yang hanya berjarak kurang dari 100 meter dari curug.

Pengelola curug Kubang Suhendra mengatakan, pesona curug Kubang memang sangat indah dan akan memanjakan mata pada wisatawan.

“Alamnya juga masih asri, sehingga curug dengan alam di sekitarnya yang indah memang layaknya surga dunia dan permata tersembunyi di pelosok Kota Santri,” kata dia, Selasa (3/12/2024).

Dia menjelaskan, curug Kubang juga masih belum setahun ditata dan dikelola, sehingga kawasannya masih sangat alami.

“Ini baru ditata sekitar setahun lalu. Masih sangat baru. Tapi wisatawan yang datang sudah banyak, sehari bisa sampai 100 lebih wisatawan dari dalam kota, Bandung, hingga Jakarta,” kata dia.

Bahkan saat ini wisatawan tidak dikenakan karcis ataupun tiket masuk. Begitupun untuk menginap, warga tidak mematok harga bagi wisatawan yang ingin menginap di rumah-rumah tradisional di sekitar curug.

“Untuk saat ini masih free, di sini juga ada homestay yang bayar seikhlasnya,” kata dia.

Meski begitu, fasilitas di curug Kubang sudah cukup lengkap, mulai dari spot foto, wahana perahu di danau alami, hingga flying fox.

“Selain menikmati curug bisa menikmati berbagai wahana yang ada. Dan curug ini tidak pernah surut meskipun di musim kemarau, pesona dan pemandangannya tetap indah,” pungkasnya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pemandangannya Desa, Gunung dan Laut



Jakarta

Warloka adalah destinasi wisata baru dengan keindahan alam, suasana kampung tua, dan spot foto menarik. Nikmati pengalaman unik di sisi Labuan Bajo ini!

Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), memiliki banyak destinasi wisata yang menarik. Selain Taman Nasional Komodo, wisatawan kini dapat mengunjungi Warloka, sebuah destinasi baru yang menawarkan keindahan alam dan suasana kampung tua.

Warloka terletak di Desa Warloka Pesisir, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. Destinasi ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 15 menit perjalanan darat dari Labuan Bajo, tepat di tepi ruas jalan Labuan Bajo-Golo Mori.


Warloka mulai ramai dikunjungi wisatawan sejak awal tahun ini, terutama wisatawan domestik. Destinasi ini menawarkan panorama laut yang indah, berpadu dengan perbukitan serta suasana kampung tua yang khas.

“Warloka bagusnya ada tiga pilihan foto pemandangan. Ada pemandangan laut, ada yang gunung, ada juga yang pemukiman warga,” ujar Epy Wahab, salah satu wisatawan lokal yang mengunjungi Warloka, Minggu (23/2/2023).

Wisatawan domestik menikmati pemandangan alam Warloka, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTTWisatawan domestik menikmati pemandangan alam Warloka, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT (dok. Istimewa)

Berbagai spot foto tersedia untuk mengabadikan keindahan alam Warloka. “Yang ke sana banyak pilihan spot fotonya. Di spot fotonya juga sudah disiapkan kursi, meja dari kayu. Jadi pengunjung bisa duduk santai sambil nikmati pemandangan,” terang Epy.

Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga bisa merasakan sensasi berjalan di tengah kampung Warloka dengan menyusuri gang-gang di pemukiman warga.

“Ketika mau ke spot foto juga kita mesti lewati jalan gang di pemukiman rumah-rumah warga, itu juga jadi punya sensasi yang beda buat pengunjung,” jelas Epy.

Wisatawan lainnya, Hamid, juga merasakan pengalaman berkesan saat mengunjungi Warloka. Menurutnya, pemandangan pantai, laut biru jernih, dan perbukitan di sekitar Warloka menjadi daya tarik utama.

Baca artikel selengkapnya di detikBali

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi 6 Tempat Ngabuburit di Bekasi


Jakarta

Traveler yang tinggal atau bekerja di Bekasi bisa memilih tempat ini untuk ngabuburit. Mulai dari alun-alun Bekasi, pusat kuliner, hingga area wisata.

Suasana sore yang sejuk dengan aktivitas menarik tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang ingin menikmati waktu sebelum berbuka. Tak hanya sekadar menunggu waktu, ngabuburit juga bisa menjadi momen untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga atau teman.

Beberapa tempat di Bekasi menawarkan berbagai hiburan yang cukup menarik. Dengan banyaknya alternatif tempat ngabuburit di Bekasi, warga tak perlu bingung mencari lokasi yang sesuai dengan suasana yang diinginkan.


Berikut ini adalah enam rekomendasi tempat ngabuburit seru di Bekasi:

1. Alun-Alun Kota Bekasi

Alun-Alun Kota Bekasi merupakan salah satu lokasi favorit untuk ngabuburit. Dengan luas sekitar 2 hektar, tempat ini menawarkan ruang terbuka yang nyaman untuk bersantai sambil menikmati senja. Selain itu, terdapat banyak pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

2. Gedung Juang 45 Tambun

Bagi pecinta sejarah, Gedung Juang 45 Tambun bisa menjadi pilihan tepat untuk ngabuburit. Gedung bersejarah dengan arsitektur khas Belanda ini telah direvitalisasi dan kini tampak semakin indah. Pengunjung dapat menikmati suasana sejarah sambil berkeliling di taman sekitar gedung untuk melepas penat.

3. Taman Rusa Kemang Pratama

Taman Rusa Kemang Pratama menawarkan suasana asri yang cocok untuk ngabuburit bersama keluarga. Di sini, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan rusa dan memberi mereka makan. Selain itu, area taman yang luas dan hijau membuat suasana menunggu waktu berbuka menjadi lebih menyenangkan.

4. Summarecon Mall Bekasi

Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Bekasi, Summarecon Mall Bekasi menyediakan taman yang luas dan nyaman untuk ngabuburit. Pengunjung dapat duduk santai sambil menikmati pemandangan kolam ikan yang cukup luas, serta memesan makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

5. Danau Marakash

Terletak di kawasan Pondok Ungu, Kecamatan Babelan, Danau Marakash menjadi tempat ngabuburit yang asyik dan murah meriah. Pengunjung dapat menikmati pemandangan danau sambil menunggu waktu berbuka.

6. Perumahan Grand Wisata

Taman di perumahan Grand Wisata, Lambang Jaya, Tambun, Bekasi, menjadi tempat ngabuburit menarik bersama keluarga atau teman. Selain menikmati keindahan panorama, taman ini juga menjadi spot yang bagus untuk berfoto.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Ngabuburit Seru di Semarang, Bisa Sambil Berburu Takjil



Semarang

Ngabuburit sudah seperti jadi kegiatan wajib menjelang berbuka puasa. Di Semarang, traveler bisa ngabuburit di 10 tempat ini, sambil sekalian membeli takjil.

Di Kota Semarang, Jawa Tengah ada begitu banyak pilihan lokasi ngabuburit. Ada taman, pusat kuliner, hingga tempat yang menawarkan pemandangan alam. Lebih asyiknya lagi, kalian bisa membeli takjil untuk berbuka puasa di sini.

Berikut 10 Tempat Ngabuburit Seru di Semarang:

1. Aloon-Aloon Masjid Kauman

Rekomendasi yang pertama adalah Aloon-Aloon Masjid Kauman. Lokasinya berada di Jalan Kauman, Semarang, satu kawasan dengan Masjid Kauman. Traveler bisa menunggu waktu berbuka dengan berburu takjil di sini.


Ada begitu banyak penjual makanan ringan hingga berat. Setelah berbuka puasa, traveler juga bisa langsung melaksanakan sholat di masjid bersejarah tersebut.

2. Kota Lama

Tidak jauh dari Aloon-Aloon Masjid Kauman, ada Kota Lama yang bisa menjadi lokasi ngabuburit. Kota Lama sendiri berada di Jalan Tanjung Mas, Semarang Utara. Di sini, traveler dapat berjalan-jalan menyusuri kawasan kota kuno yang dipenuhi bangunan lawas khas Belanda.

Di beberapa titik juga terdapat kafe dan restoran yang dapat kita kunjungi untuk berbuka puasa. Tidak sedikit juga penjual takjil yang dapat kita temui di kawasan ini.

3. Jalan Pahlawan

Saat bulan Ramadhan, kawasan Jalan Pahlawan berubah menjadi pusat jajanan. Ruas jalan yang berada di tengah Kota Semarang ini pun menjadi tempat yang sangat cocok untuk ngabuburit.

Namun saat ngabuburit di sini, sebaiknya datang lebih siang. Pasalnya, ruas jalan ini akan sangat macet ketika sudah semakin sore dan mendekati jam berbuka puasa.

4. Simpang Lima

Simpang Lima adalah salah satu ruang terbuka yang sangat ikonik di Kota Semarang. Lokasinya yang strategis membuat tempat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat. Saat Ramadan tiba, tidak sedikit masyarakat yang ngabuburit dan menunggu waktu buka puasa di kawasan ini.

Di sekitar lapangan Simpang Lima terdapat shelter kuliner yang menawarkan berbagai makanan khas Semarang. Tentu saja traveler bisa berburu takjil di sini sampai puas.

Setelah puas ngabuburit dan bersantap buka puasa, traveler dapat menjalankan ibadah sholat maghrib maupun tarawih di Masjid Raya Baiturrahman. Lokasinya berada persis di sisi timur Simpang Lima.

5. Taman Indonesia Kaya

Rekomendasi tempat ngabuburit di Semarang selanjutnya adalah Taman Indonesia Kaya atau Taman Menteri Supeno. Lokasinya sendiri berada di Jalan Menteri Supeno Nomor 11 A, Mugassari, Semarang Selatan.

Suasananya yang asri membuat taman ini sangat cocok untuk dijadikan tempat ngabuburit. Di sekitarnya terdapat penjaja makanan kaki lima sehingga traveler juga bisa berburu takjil.

6. Kawasan Banjir Kanal Barat

Kawasan Banjir Kanal Barat menjadi salah satu lokasi yang hits bagi muda-mudi di Kota Semarang untuk sekadar nongkrong. Saat bulan Ramadan tiba, kawasan ini pun menjadi tempat ngabuburit.

Ada beberapa spot yang menarik di Banjir Kanal Barat ini. Pertama, ada Taman Bendungan Pleret yang asri. Di sini, pengunjung bisa duduk bersantai menikmati udara sejuk sambil melihat pemandangan kanal.

Spot yang kedua yang menjadi favorit bagi masyarakat Kota Semarang adalah bagian seberang The Park Mall. Dari spot ini, kita dapat menyaksikan pemandangan matahari terbenam sambil ngabuburit.

7. Taman Sampangan

Berikutnya ada Taman Sampangan, salah satu lokasi yang tepat untuk berburu takjil selama Ramadhan. Di sini ada begitu banyak jenis jajanan kekinian yang dapat traveler temukan.

Harganya pun masih terbilang terjangkau di kantong semua kalangan. Taman Sampangan beralamat di Jalan Menoreh Raya, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang.

8. Kawasan Undip Pleburan

Kawasan Undip Pleburan, khususnya di Jalan Pleburan Barat, Semarang Selatan, adalah lokasi ngabuburit di Semarang yang selanjutnya. Lokasinya sendiri tidak begitu jauh dari pusat kota. Di sini, ada banyak penjual makanan dan minuman sehingga cocok sekali untuk berburu takjil.

9. Perempatan Manyaran

Bagi detikers yang berada di Kawasan Semarang Barat, lokasi ngabuburit dan berburu takjil yang direkomendasikan adalah perempatan Manyaran. Lokasi ini biasanya menjadi pasar pagi di hari Minggu.

Namun selama bulan Ramadan, perempatan Manyaran menjadi pusat takjil. Mulai dari makanan yang manis, gurih, ringan, hingga berat, bisa traveler dapatkan di sini!

10. Jalan Roda Mas

Untuk traveler yang berada di kawasan Semarang Utara, cobalah untuk ngabuburit di Jalan Roda Mas. Di kawasan ini, ada banyak penjual makanan yang menawarkan berbagai kuliner untuk berbuka puasa.

——–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Spot Ngabuburit Cantik di Pangandaran, Menunggu Buka Sambil Lihat Sunset



Pangandaran

Ngabuburit di Pangandaran, traveler bisa sambil berburu pemandangan sunset yang cantik. Berikut 5 tempat yang direkomendasikan:

Pangandaran menawarkan beragam pilihan tempat seru untuk mengisi waktu ngabuburit selama bulan Ramadan. Selain berburu takjil, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan indah dan berburu spot foto menarik di berbagai lokasi.

Berikut 5 Rekomendasi Spot Ngabuburit Terbaik di Pangandaran:

1. Taman Suarsih

Taman Suarsih menjadi salah satu destinasi favorit warga Pangandaran saat ngabuburit. Berlokasi di Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, taman ini hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Pantai Pangandaran.


Daya tarik utama Taman Suarsih adalah pemandangan langsung menghadap laut dan menjadi salah satu tempat terbaik menikmati sunset. Taman ini juga dilengkapi fasilitas lengkap, seperti tempat duduk nyaman, spot foto kekinian, sky walk, hingga jogging track.

Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk karena Taman Suarsih masih termasuk kawasan wisata Pantai Pangandaran. Selain bersantai, pengunjung bisa berburu foto instagramable dengan latar pantai yang memukau.

2. Cikembulan Pass

Cikembulan Pass yang berlokasi di Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, menjadi spot ngabuburit baru yang kian populer. Pengunjung bisa menikmati suasana pantai, bermain pasir, hingga berswafoto sembari menanti adzan Magrib.

Lokasi ini semakin menarik karena panorama sunset yang memukau bisa disaksikan langsung dari area ini. Ditambah lagi, deretan pedagang takjil mulai buka sejak sore hari, memudahkan pengunjung berburu hidangan berbuka.

“Paling ikonik di tempat ini yaitu patung bundaran Marlin dan tulisan Cikembulan Pass untuk swafoto,” kata seorang pengunjung. Menariknya, lokasi ini juga kerap digunakan untuk aktivitas senam atau zumba sore hari.

3. Alun-alun Paamprokan

Alun-alun Paamprokan yang terletak di Jalan Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, menjadi pusat aktivitas warga, khususnya saat Ramadan. Taman ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil.

Area alun-alun yang luas memungkinkan warga melakukan beragam aktivitas, mulai dari berfoto di menara, bermain di taman anak, menggunakan fasilitas gym outdoor, hingga bermain skateboard di area yang tersedia.

Bagi pengunjung yang ingin berburu takjil, di sekitar alun-alun sudah tersedia banyak penjual makanan yang mulai buka sejak sore hari. Waktu terbaik berkunjung ke Alun-alun Paamprokan biasanya antara pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB.

4. Jembatan Wiradinata Rangga Jipang

Jembatan Wiradinata Rangga Jipang di jalur lintas pesisir Pantai Pangandaran kini menjadi salah satu pusat keramaian baru. Lokasinya sangat cocok dijadikan tempat ngabuburit sambil menikmati pemandangan sekitar.

Di sekitar jembatan terdapat Danau Tanjung Cemara yang menghadirkan panorama indah saat sore hari. Bias cahaya matahari yang memantul di permukaan danau menciptakan pemandangan yang sangat instagramable dan cocok untuk berswafoto.

Jembatan ini juga dekat dengan pusat jajanan takjil di sekitar Masjid Cikembulan, tepat di perempatan Jalan Raya Cijulang-Pangandaran, di samping Cafe Amora. Berbagai pilihan hidangan pembuka puasa tersedia dengan harga terjangkau.

5. Taman Pesona Pangandaran (TPP)

Taman Pesona Pangandaran atau TPP menjadi pilihan ngabuburit ramah keluarga, khususnya bagi ibu-ibu muda yang membawa anak-anak. Taman ini menawarkan beragam wahana permainan anak yang bisa dicoba selama menunggu waktu berbuka.

Selain area bermain, TPP juga dikenal sebagai pusat kuliner dengan foodcourt yang menyediakan aneka makanan dan takjil. Pengunjung tidak perlu repot mencari makanan berbuka karena semua tersedia di satu tempat.

Lokasi TPP berada di samping Pasar Pananjung, hanya sekitar 1 kilometer dari Pantai Pangandaran. Foodcourt di TPP mulai beroperasi sekitar pukul 16.30 WIB hingga 01.00 WIB dini hari, sehingga cocok untuk ngabuburit hingga kulineran malam.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pantai Pererenan Bali, Spot Terbaik untuk Surfing hingga Nonton Sunset


Jakarta

Bali memiliki sejumlah pantai yang terkenal dan menjadi favorit banyak turis, sebut saja Pantai Kuta, Pantai Seminyak, hingga Pantai Jimbaran. Namun, ada satu pantai di Pulau Dewata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, yakni Pantai Pererenan.

Pantai yang satu ini terkenal memiliki ombak yang cukup besar dan konsisten, sehingga cocok untuk surfing. Maka dari itu, sejumlah turis asing lebih memilih datang ke Pantai Pererenan untuk berselancar.

Selain itu, masih ada daya tarik lainnya dari Pantai Pererenan. Penasaran? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Pantai Pererenan

Pantai Pererenan yang terletak di kawasan Canggu, Badung, ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup banyak dikunjungi turis. Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Badung, berikut sejumlah daya tarik dari Pantai Pererenan:

1. Spot Surfing Favorit para Bule

Daya tarik utama dari Pantai Pererenan yaitu sebagai tempat favorit para turis asing untuk berselancar. Sebab, ombaknya cukup besar dan konsisten sehingga mampu menarik para peselancar dari berbagai tingkatan, mulai dari pemula hingga yang sudah mahir.

Pantai Pererenan di BaliFoto: Bonauli/detikcom

Biasanya, para turis asing yang ingin berselancar di Pantai Pererenan datang secara berpasangan atau dalam kelompok. Beberapa di antaranya ada yang masih belajar sehingga didampingi pelatih surfing, tapi ada juga yang sudah jago sehingga langsung menuju ke laut.

Komunitas surfing di Pantai Pererenan juga terus berkembang luas. Hal ini yang membuat semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pererenan demi merasakan sensasi berselancar.

2. Menikmati Sunset yang Indah

Selain ombaknya yang konsisten, pantai Pererenan juga menawarkan pemandangan alam yang indah, terutama saat sore hari. Soalnya, travelers bisa menikmati sunset dari pinggir pantai.

Biasanya, peselancar yang datang ke Pantai Pererenan tiba sekitar pukul 16.00. Setelah seru-seruan bermain surfing, para turis akan duduk di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam.

Kombinasi antara suara ombak, langit senja berwarna oranye, dan suasana yang tenang membuat betah berlama-lama di Pantai Pererenan. Jangan lupa mengabadikan momen tersebut dengan kamera HP, lalu diunggah ke media sosial.

3. Menawarkan Pantai yang Tenang

Berbeda dengan pantai-pantai mainstream di Bali seperti Pantai Kuta atau Pantai Jimbaran, kamu akan merasakan ketenangan setibanya di Pantai Pererenan. Sebab, pantai ini terbilang lebih private, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang butuh ketenangan.

Maka dari itu, banyak wisatawan yang menyebut Pantai Pererenan sebagai hidden gem di Bali. Soalnya, tak semua turis tahu tentang lokasi pantai ini.

Tips Berlibur di Pantai Pererenan

Tertarik untuk berkunjung ke Pantai Pererenan? Nah, ada sejumlah tips yang perlu travelers ketahui sebelum pergi ke sana. Berikut beberapa tipsnya yang dirangkum detikTravel:

  1. Datang sejak pagi jika ingin menikmati suasana pantai yang sepi dan tenang.
  2. Kamu bisa membawa papan surfing sendiri dari rumah atau sewa langsung di Pantai Pererenan.
  3. Jika datang saat sore, disarankan agar tidak lewat dari pukul 16.00. Hal ini agar kamu masih bisa berkeliling pantai sebelum waktunya untuk menikmati sunset di tepi pantai.
  4. Tersedia kafe dan restoran di sekitar Pantai Pererenan. Jadi, tak perlu khawatir kalau perut sudah lapar.
  5. Meski pasir pantainya hitam, tapi tetap bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
  6. Kenakan pakaian yang nyaman dan terbaik versi kamu agar bisa berfoto-foto estetik di Pantai Pererenan.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke Pantai Pererenan, kamu bisa menjangkaunya dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Lokasinya yang berada di Canggu membuat pantai ini tak begitu jauh bila ditempuh dari pusat Kota Denpasar.

Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Kota Denpasar menuju Pantai Pererenan sekitar 15 km. Jika mengendarai mobil, butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan, sedangkan bila mengendarai motor waktu tempuhnya sekitar 40-50 menit.

Demikian ulasan singkat mengenai Pantai Pererenan yang menjadi pantai hidden gem di Bali. Jadi, tertarik untuk liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Menanti Waktu Berbuka Puasa di Gunung Bohong



Cimahi

Ngabuburit atau menanti waktu berbuka paling asyik sambil melihat pemandangan. Di Cimahi, traveler bisa ngabuburit di gunung Bohong sambil lihat kereta cepat.

Jam menunjukkan pukul 15.30 WIB, waktu menuju adzan maghrib tanda berbuka puasa masih cukup lama. Di sela menunggu waktu iftar, sejumlah muda-mudai Kota Cimahi memanfaatkan waktu dengan ngabuburit.

Langit sore itu juga cerah, tak nampak tanda-tanda mendung sebagai ciri bakal turunnya hujan. Maklum, sepekan belakangan hujan terus membasahi Bandung Raya, termasuk Cimahi.


Ada yang sibuk memilih jajanan yang mau dibeli, ada yang sabar bermacet-macetan menuju rumah, lalu sedikit orang memilih nangkring di daerah Jalan Tipar Barat, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cimahi Selatan.

Tak ada yang terlalu istimewa, cuma sebuah bukit tempat melihat lanskap Cimahi dari ketinggian. Bonusnya, mereka yang datang ke daerah Gunung Bohong Cimahi itu juga bisa melihat laju Kereta Cepat Whoosh.

Dari tepi jalan, duduk di atas pembatas jalan, sudah ramai orang-orang menunggu datangnya kereta cepat. Tempat melihat kereta cepat itu, sebetulnya telat di atas terowongan yang dinamai tunnel 11 oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

Tak cuma warga lokal, ternyata ada juga yang jauh-jauh datang dari luar Cimahi. Salah satunya Bagus Arisuta, pemuda asal Sukabumi yang kebetulan sedang bekerja di Kota Cimahi. Ia berkisah baru pertama kali datang ke spot ngabuburit di bukit Gunung Bohong itu.

“Kebetulan sore ini mau ngabuburit sambil hunting foto. Memang saya senang fotografi dan niat mau foto kereta cepat,” kata Bagus saat berbincang, Rabu (12/3/2025) sore.

Pengunjung ngabuburit di bukit Gunung Bohong CimahiPengunjung ngabuburit di Gunung Bohong Cimahi Foto: Whisnu Pradana/detikJabar

Ia menemukan lokasi tersebut setelah riset di media sosial serta mencari di Google Maps. Sampai akhirnya ia diarahkan ke lokasi tersebut yang di bagian kaki bukitnya terdapat warung tempat orang nongkrong bahkan membatalkan puasa.

“Saya cari di google maps, terus lihat di medsos juga dan diarahkan ke sini. Untungnya enggak terlalu jauh dan lumayan bagus buat ngonten,” kata Bagus.

Dari ketinggian itu, terlihat jelas trase kereta cepat dengan sudut berbelok di ujung pandangan mata. Di sisi kanan, ada pemandangan jalan tol yang menimbulkan perasaan seperti sedang di luar kota ketika mudik.

“Pemandangannya bagus, jarang juga ada yang seperti ini. Saya baru pertama kali ke sini, cocok juga buat ngonten dan cari foto. Kalau mau buka, di sini juga ada warung,” ujar Bagus.

Warga lainnya, Azis Rahmat, datang bersama teman-temannya. Ia sengaja datang ke lokasi tersebut setelah melihat spot itu ramai di media sosial.

“Ternyata bagus lokasinya, buat spot foto. Cuma sayang di bawahnya itu tanamannya tumbuh subur, jadi agak menghalangi pemandangan,” kata Azis.

Tak terlalu sulit untuk bisa menikmati pemandangan dari lokasi tersebut. Pengunjung hanya perlu menuju Jalan Ibu Ganirah, Cibeber. Sebelum gerbang belakang Unjani Cimahi, lalu belok kanan dengan patokan Gedung Serba Guna Arizka.

Dari situ pengunjung hanya perlu mengikuti jalan sampai akhirnya tiba di spot yang dituju. Alangkah baiknya datang pada pagi dan sore hari saat matahari tak terlalu panas menusuk kulit.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Lokasi, hingga Tiket Masuknya


Jakarta

Pantai Jetis Cilacap menjadi salah satu destinasi wisata di ujung timur Cilacap. Terutama bagi wisatawan yang mau mencari suasana tenang dan pemandangan alam yang indah.

Selain menawarkan keindahan alam, di sana traveler bisa melakukan berbagai aktivitas di sekitar pantai pasir hitam ini.

Letak Pantai Jetis Cilacap

Mengutip laman Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Pantai Jetis Cilacap berlokasi di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu.


Dari pusat kota Cilacap, jarak tempuh ke pantai ini berkisar sekitar 47 km atau dengan waktu tempuh 1 jam 15 menitan.

Daya Tarik Pantai Jetis Cilacap

Berikut adalah daya tarik dan aktivitas seru yang bisa dilakukan jika berwisata di Pantai Jetis Cilacap:

1. Panorama Alam yang Cantik

Pantai ini juga dihiasi dengan keberadaan perbukitan kapur memanjang yang ditutupi pepohonan hijau. Perpaduan antara air laut dan hijaunya pohon kelapa serta cemara di sekelilingnya tak boleh kamu lewatkan.

Karena ada banyak pohon cemara disana, Pantai Jetis juga sering disebut sebagai Pantai Cemara Sewu.

Kamu bisa menikmati panorama Pantai Jetis ini bisa dengan duduk santai, berjalan-jalan atau jogging saat menyusuri pantai. Tentunya akan ada suara ombak dan angin sepoi-sepoi yang menemanimu.

Pantai Jetis buka selama 24 jam sehingga kamu bisa mengunjungi pantai ini kapanpun. Namun sebaiknya untuk berkunjung pada pagi ataupun sore hari, agar bisa lebih puas menyaksikan keindahan pemandangan yang ada.

2. Berkeliling Pantai dengan Naik Kuda dan ATV

Bagi yang ingin berkeliling pantai, traveler juga bisa menemukan penyewaan kuda. Selain kuda, ada juga penyewaan ATV yang bisa disewakan untuk anak-anak hingga orang dewasa.

3. Kulineran

Bagi pecinta kuliner seafood kamu bakal suka ke pantai ini. Karena di sekitar area pantai, kamu akan denba mudah menemukan warung makan yang berjajar.

Mulai menu dari seafood, ketupat pecel, hingga mendoan Banyumas pun dijual di warung-warung si sana. Selain itu, traveler juga bisa milih langsung hasil tangkapan laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Congot.

4. Bangunan Pemecah Ombak yang Jadi Spot Foto Menarik

Beutiful wallpaper background of Jetis Beach Cilacap Central Java IndonesiaPantai Jetis Cilacap, Jawa Tengah (Getty Images/Ani Dwi Wahyuni)
Beautiful background of Jetis Beach Cilacap Central Java with green hill and blue sky for wallpaperPantai Jetis Cilacap (Getty Images/Ani Dwi Wahyuni)

Salah satu ciri khas di Pantai Jetis Cilacap adalah bangunan pemecah gelombang atau ombaknya (tetrapod). Meskipun berantakan, spot ini juga sering dijadikan spot foto para pengunjung yang datang.

Tiket Masuk Pantai Jetis Cilacap

Mengutip salah satu situs travel agency online, harga tiket masuk ke Pantai Jetis berkisar Rp 5.000 per orang. Sementara, untuk tarif parkir kendaraannya Rp 2.000 untuk motor dan mobil Rp 5.000. Jika traveler mau bersantai di pinggir pantai ada gazebo yang disewakan. Harga sewa gazebonya berkisar Rp 10.000.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Lokasi, Jam Buka, HTM, hingga Fasilitasnya


Jakarta

Curug Pelangi jadi salah satu destinasi wisata alam di kawasan Cimahi, Jawa Barat. Curug ini menawarkan keindahan air terjunnya atau curug dengan ketinggian 87 meter.

Selain itu, pemandangan hijau, kesejukan udara serta suara gemericik air juga menjadikannya tempat untuk healing. Ketahui alamat, daya tarik, hingga harga tiket masuknya (HTM).

Lokasi Curug Pelangi

Curug Pelangi beralamat di Jalan Kolonel Matsuri, Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.


Daya Tarik Curug Pelangi

Dengan tinggi sekitar 87 meter, Curug Pelangi menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat. Dinamakan pelangi, karena saat air terjun yang jatuh dari ketinggian dengan bias sinar matahari akan menciptakan efek pelangi yang indah.

Efek pelangi tersebut bisa kita lihat terutama saat pagi atau sore hari. Momen ini bertepatan saat sudut cahaya matahari ideal.

Wisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Air terjun atau curug yang memiliki ketinggian 87 meter dan menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan kunjungan pariwisata serta perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agrWisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Foto: ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

Spot curug juga menawarkan suasana alam yang asri karena dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi, hutan pinus, hingga aneka tumbuhan hijau. Suasana yang tenang membuat tempat ini cocok dijadikan pilihan untuk menikmati udara segar pegunungan.

Wisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Air terjun atau curug yang memiliki ketinggian 87 meter dan menjadi salah satu air terjun tertinggi di Jawa Barat tersebut berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan kunjungan pariwisata serta perekonomian masyarakat di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Abdan Syakura/agrWisatawan berfoto dengan latar belakang Curug Pelangi Cimahi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (27/10/2024). Foto: ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Curug Pelangi

  • Bermain air
  • Melihat pemandangan curug dan berfoto-foto
  • Trekking santai
  • Piknik di alam.

Jam Buka dan HTM Curug Pelangi

  • Jam operasional: Buka setiap hari setiap pukul pukul 08.00-17.00 WIB.
  • HTM: Rp 20 ribu per orang.
  • Parkir: Rp 3 ribu (motor) dan Rp 5 ribu (mobil).

Fasilitas Wisata Curug Pelangi

Mengutip salah satu laman travel agency, berikut adalah seputar fasilitas umum yang ada di wisata Curug Pelangi Cimahi:

  • Musala
  • Toilet umum
  • Tempat duduk dan gazebo
  • Area parkir
  • Warung makan
  • Area piknik.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Pantai Watukarung, Spot Selancar Kelas Dunia di Pacitan


Jakarta

Ada sebuah pantai di Jawa Timur yang tidak hanya punya panorama elok, tetapi juga dikenal sebagai spot selancar terbaik. Ialah Pantai Watukarung di Pacitan yang memiliki ombak istimewa.

Pantai ini juga disebut mirip Raja Ampat di Papua Barat. Bukan tanpa alasan, pesona pantainya memanjakan setiap mata yang memandang. Tempatnya asri dan punya kesan eksklusif karena belum terlalu ramai pengunjung.

Penasaran dengan destinasi satu ini? Simak uraian Pantai Watukarung berikut.


Pesona Pantai Watukarung

Mengutip laman Disparbudpora Kab. Pacitan, Pantai Watukarung di Pacitan menyuguhkan lautan dengan air jernih kebiruan. Gulungan ombak cukup besar di sini khas pantai selatan Jawa, dengan tinggi bisa mencapai 4 meter.

Karakter arah ombak di pantai ini unik yaitu ke sisi kanan dan kiri, dilansir pemberitaan detikJatim. Arah ombak seperti ini menawarkan tantangan besar. Karenanya, ombak ‘kelas dunia’ ini kerap menarik perhatian peselancar profesional lokal maupun mancanegara.

Tak jauh dari bibir pantai terlihat beberapa batuan karang besar yang ditumbuhi kehijauan mengelilingi pesisir. Hal inilah yang menjadikan Pantai Watukarung disebut-sebut sebagai ‘Raja Ampatnya Jawa Timur’.

panorama wisata alam Pantai Watukarung khas PacitanPanorama Pantai Watukarung di Pacitan Foto: Purwo Sumodiharjo

Pantainya yang luas dengan garis pantai panjang dilengkapi pasir putih halus dan bersih. Cocok banget buat traveler yang suka menyusuri pantai dari ujung ke ujung.

Di sebelah kanan pantai terdapat bukit dengan gardu pandang. Tersedia anak tangga jika tertarik menaiki dan menyaksikan pemandangan laut yang lebih menakjubkan dari ketinggian. Atas bukit juga menjadi spot yang oke untuk menikmati view matahari terbenam (sunset).

Bebatuan karang akan muncul saat air lautnya agak surut. Akan banyak ditemukan juga bintang laut, bulu babi, siput laut, hingga ikan-ikan kecil yang berenang di antara batuan.

Aktivitas di Pantai Watukarung

Sejumlah aktivitas seru dapat traveler lakukan di Pantai Watukarung, berikut di antaranya:

1. Berselancar

Pantai WatukarungBerselancar di Pantai Watukarung Foto: Purwoto Sumodiharjo

Jika hobi berselancar, kamu bisa mengendarai gulungan ombaknya dengan papan selancar. Pastikan sudah mahir berselancar atau ditemani profesional selama melakukan aktivitas ini. Sebab karakter ombak PantaiWatukarung yang unik menawarkan tantangan yang cukup berat.

2. Bermain Air dan Pasir

Ombaknya yang lumayan besar juga membuat pengunjung tidak cukup aman berenang di Pantai Watukarung. Disarankan untuk sekadar bermain air di tepian atau bermain pasir di pantai saja.

Perhatikan langkah saat bermain air karena di bawah bibir pantainya dipenuhi bebatuan karang.

3. Berfoto

Pantai Watukarung termasuk pantai cantik di Pacitan. Sangat disayangkan jika traveler tidak mengabadikan potret panoramanya. Semua titik di pantai ini bisa dijadikan spot berfoto.

4. Wisata Kuliner

Tidak usah khawatir kelaparan saat berkunjung ke pantai ini. Terdapat banyak tempat makan yang bisa disinggahi. Warung-warung ini menyediakan aneka olahan seafood lezat dengan harga terjangkau.

Pantai Watukarung pacitanView sunset di Pantai Watukarung, Pacitan Foto: Purwo Sumodiharjo

Pantai Watukarung terletak di Pringkuku, Ketro, Watukarung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Tempatnya cukup jauh dari pusat kota Pacitan, kurang lebih memakan waktu 1 jam untuk sampai di lokasi.

Jalan menuju Pantai Watukarung sudah beraspal mulus. Namun traveler masih perlu berhati-hati karena lebar jalan agak sempit serta aksesnya masih banyak tikungan tajam dan jalanan curam. Meski begitu, akan ada orang yang membantu agar pengunjung dapat melewati aman.

Pantai Watukarung hanya bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi. Belum ada transportasi umum yang menjangkau tempat ini.

Fasilitas Pantai Watukarung

Pantai Watukarung menyediakan fasilitas memadai untuk pengunjung. Sudah tersedia toilet, kamar bilas, tempat sampah, area parkir, warung makan, hingga mushola.

Ada banyak penginapan di sekeliling pantai jika tertarik bermalam di kawasan ini. Bisa pilih homestay, cottage, atau resort dengan harga sewa per malam yang bervariasi. Disarankan reservasi kamar jauh-jauh hari karena sering kali cepat penuh.

Biaya tiket masuk Pantai Watukarung masih sangat terjangkau, cukup merogoh kocek Rp 10.000 per orang untuk bisa menikmati panorama Raja Ampatnya Jawa Timur ini. Pengunjung juga perlu membayar sekitar Rp 15.000 untuk tarif parkir.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com