Tag Archives: suasana pantai

4 Destinasi Wisata di Marunda, Jakarta Utara


Jakarta

Selain Ancol, Marunda bisa menjadi pilihan liburan traveler saat berada di Jakarta Utara. Berikut empat spot wisata di Marunda yang bisa dikunjungi.

Saat berkunjung dan berlibur ke Jakarta Utara, destinasi mana saja sih yang akan jadi tujuannya? Mungkin beberapa akan menjawab kawasan Ancol karena banyaknya pilihan dan wahana yang menarik di sana. Tapi selain kawasan Ancol, ada juga nih tempat menarik dan tentunya harganya lebih terjangkau.

Coba deh untuk sesekali berkunjung ke beberapa tempat tentunya selain hemat di kantong juga bakalan ngasih informasi sejarah yang seru. Atau menikmati suasana pantai yang tenang sambil menyaksikan matahari terbenam.


Kesampingkan terlebih dahulu pikiran tentang Jakarta Utara bikin penat jalanannya karena banyak truk-truk besar yang lewat hingga debu jalanan yang tebal. Anggap saja hal-hal tersebut sebagai proses untuk menikmati destinasi ini.

Berikut empat tempat di Marunda, Jakarta Utara:

1. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama/detikcom)

Mungkin yang terbersit dalam pikiran dan ingatan tentang pantai ini adalah kotor dan banyak sampah. Ya, jika beberapa tahun lalu pantai tersebut memang memperlihatkan sisi yang seperti itu namun keadaannya sekarang telah berangsur membaik.

detikTravel berkunjung beberapa kali ke kawasan Pantai Marunda belakangan ini dan melihat tumpukan sampah itu mulai menghilang. Keadaan pantai cukup bersih tak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Saat ini, petugas PPSU dan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pulau Seribu rutin membersihkan area pantai tersebut. Pantai Marunda pun nyaman untuk dikunjungi.

Waktu tepat untuk menikmati Pantai Marunda ini adalah saat sore hari dan biasanya pantai ini akan mulai ramai dikunjungi sedari pukul 14.00 WIB. Jangan khawatir jika perutmu lapar karena di sini juga banyak tersedia warung cemilan hingga rumah makan masakan khas pantai yang menggiurkan.

Harga tiket masuk: cukup membayar parkir, Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil. Jika datang di weekend akan ada biaya tambahan di pintu masuk sebesar Rp 2.000.

Jam buka: tak ada waktu tentu, biasanya pengunjung mulai meninggalkan pantai setelah matahari terbenam.

2. Rumah Si Pitung

Rumah Si Pitung di Marunda, Jakarta UtaraRumah Si Pitung di Marunda, Jakarta Utara (Pradita Utama/detikcom)

Situs cagar budaya ini perlu kamu datengin ketika berada di wilayah Marunda karena biar mengetahui informasi-informasi menarik di bangunan tersebut. Rumah Si Pitung bukan sejatinya rumah yang ditinggali oleh yang bernama Pitung tapi rumah tersebut dahulu milik Haji Marsani yang dijadikan tempat pelarian Pitung.

Naman Pitung sendiri terdapat banyak versi ada yang menyebut nama seseorang dan ada juga yang menyebut nama sebuah kelompok. Tama, yang merupakan pemandu di Rumah Si Pitung, menceritakan versi Pitung yang paling masuk akal adalah versi sebagai kelompok.

“Tujuh orang itu ada nama-namanya lagi tapi yang paling orang kenal itu tuh nama pemimpinnya tuh Radin Muhammad Ali Nitikusuma,” kata Tama saat ditemui detikTravel, Jumat (5/7/2024).

Cerita berbagai versi Pitung ini bakalan kamu dengar langsung jika berkunjung ke Rumah Si Pitung yang terletak di Jalan Kampung Marunda Pulo 2, Cilincing, Jakarta Utara.

Harga tiket masuk: Selasa – Jumat untuk dewasa Rp 10.000, mahasiswa dan anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 7.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.500, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Untuk Sabtu dan Minggu, dewasa Rp 15.000, mahasiswa Rp 5.000, anak-anak/pelajar Rp 5.000, rombongan dewasa Rp 11.500, rombongan pelajar/mahasiswa/anak-anak Rp 3.750, dan wisatawan mancanegara Rp 50.000

Jam buka: 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari kecuali hari Senin dan libur nasional.

3. Masjid Al Alam

Masjid Al Alam, Marunda, Jakarta UtaraMasjid Al Alam, Marunda, Jakarta Utara Foto: Pradita Utama/detikcom

Destinasi berikutnya di Marunda masih terdapat kaitannya dengan cerita Pitung. Konon, Pitung pernah singgah ke masjid yang dibangun pada abad ke-17 dan didirikan oleh Pasukan Fatahillah saat akan menyerang Sunda Kelapa.

Di Masjid yang tak terlalu jauh dari Rumah Si Pitung dan Pantai Marunda itu menyimpan segudang cerita yang menarik, juga bangunannya tak berubah sejak dulu. Masjid itu berada di Jalan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Hanya beberapa bagian sudah diperbaiki karena faktor usia, salah satu pengurus masjid Al Alam atau disebut juga Masjid Al Marunda, Kusnadi, mengatakan kalau masjid ini hanya dibangun dalam satu malam saja.

“Masjid Aulia Al Marunda ini dalam waktu semalam saja, itu cerita dari orang tua kita bahwa Masjid Aulia Al Marunda didirikan dalam waktu semalam oleh para aulia,” kata Kusnadi.

Selain sarat dengan cerita sejarahnya, masjid itu juga memiliki sumur yang dikenal dengan sumur tiga rasa. Dari rasa air biasa, asin hingga manis dan setiap orang yang mengangkut air tersebut akan berbeda rasanya,

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: untuk area bangunan Masih Al Alam lama dibuka hanya hingga jam 21.00 WIB, namun untuk area pendoponya dibuka 24 jam dan bisa digunakan untuk beristirahat.

4. Batik Marunda

Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi.Warga Rusunawa Marunda terus berkarya dengan memproduksi batik. DI Hari Batik Nasional ini, batik Marunda jadi babak baru batik Betawi. (Pradita Utama/detikcom)

Jakarta Utara memiliki salah satu produksi batik yang menarik yaitu Batik Marunda, batik ini memiliki ciri khas motif flora dan fauna serta motif lainnya yang mencakup bangun Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas) dan Museum Fatahillah.

Koordinator Produksi Batik Marunda, Mulyadi menjelaskan kalau Batik Marunda ini memiliki perbedaan dengan Batik Betawi. Jika Batik Betawi memakai warna cerah, maka Batik Marunda menggunakan warna yang lebih gelap.

“Yang membedakan batik kita dengan Batik Betawi dia kan cerah, kalau Batik Marunda lebih ke warna-warna gelap kayak merahnya maroon, orangenya agak tua gitu, birunya biru dongker,” kata dia.

Batik Marunda juga dibuat oleh ibu-ibu sekitar di Rusun Marunda, untuk masyarakat yang ingin melihat pembuatan Batik Marunda juga bisa datang ke Rusun Marunda blok A 10 dan untuk tempatnya pun berada di lantai dasar.

Harga tiket masuk: gratis

Jam buka: 10.00 – 17.00 WIB dari Senin – Sabtu

Jadi buat yang bingung untuk mencari destinasi wisata di Jakarta Utara bisa banget nih berkunjung ke beberapa tempat di atas. Silahkan jajal pengalaman menarik wisata di Jakarta Utara ini.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Pantai di Sekitar Jakarta, Cocok Jadi Tempat Liburan bersama Keluarga


Jakarta

Daerah sekitar Jakarta memiliki berbagai tempat wisata alam yang menarik, termasuk pantai-pantai indah yang menarik untuk dikunjungi. Meski tak sepopuler Bali atau Lombok, pantai-pantai di Jakarta menawarkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Dari pantai-pantai di Kepulauan Seribu hingga di Banten menawarkan panorama yang memukau. Sehingga, banyak wisatawan yang memilih berbagai pantai tersebut untuk melepas penat dari rutinitas perkotaan. Berikut 10 pantai di sekitar Jakarta

Pantai di Sekitar Jakarta

Ada banyak pantai-pantai di Jakarta dan sekitarnya yang menyuguhkan pesona alam yang begitu indah. Berikut di antaranya


1. Aloha Pasir Putih PIK 2

Aloha PIKAloha PIK. (Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Salah satu kawasan wisata hits di PIK 2 adalah pantai pasir putihnya. Menurut arsip detikTravel, pantai ini cocok menjadi tempat berolahraga maupun bermain bersama keluarga. Wisatawan bisa menikmati pantai pasir putih yang syahdu, apalagi saat sore hari.

Aloha menyuguhkan nuansa tropis ala Hawaii. Dekorasi bangunannya dibuat dengan arsitektur tropis dengan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan open space balcony. Pantai ini sudah dilengkapi dengan area playground anak, kawasan kuliner, dan kelas olahraga.

  • Lokasi: Jalan Pantai Indah Kapuk, RT 07 RW 02, Kamal Muara, Jakarta Utara, DKI Jakarta.
  • Harga tiket masuk: Gratis, tidak termasuk tarif parkir dan wahana bermain.

2. Pantai Marunda

Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih.Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara diminati pengunjung pada momen libur sekolah kali ini. Biaya masuk terjangkau, pantai pun kian bersih. (Pradita Utama)

Pantai Marunda masih berada dalam satu garis pantai dengan Pantai Ancol. Jika ingin menuju Pantai Marunda, traveler akan melewati gang pemukiman warga.

Saat sampai di pantai kamu bisa menikmati keindahannya dengan duduk di atas tanggul beton. Kamu bisa melihat perahu nelayan di sana.

Beberapa perahu disewakan jika traveler mau berkeliling pantai. Menariknya, terdapat area mangrove, meskipun tidak luas.

  • Lokasi: Cilincing, Jakarta Utara.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000, belum termasuk parkir.

3. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy)

Pulau Tidung cukup dekat dengan ibukota Jakarta. Menurut laman Indonesia Travel dari Kemenparekraf, pulau ini memiliki hamparan pantai berpasir putih dan air biru yang jernih.

Perairan di Tidung cukup dangkal dan hampir semua ditumbuhi terumbu karang dengan kondisi yang sangat baik dengan ikan tropis berwarna-warni. Dari Muara Angke, perjalanan ke Pulau Tidung sekitar 3 jam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 20.000-Rp 50.000 bergantung dari fasilitas yang dipilih dan belum termasuk parkir.

4. Pulau Macan

Pulau Macan Kecil atau Pulau Macan GundulPulau Macan Kecil atau Pulau Macan Gundul. (Putu Intan/detikcom)

Pulau Macan juga merupakan salh satu pulau di kawasan Kepulauan Seribu. Berkonsep eco resort village, wisatawan bisa serasa berada di lingkungan konservasi alam yang indah dan nyaman.

Terbentang pantai pasir putih dengan laut turquise yang jernih di pulau ini. Wisatawan bisa menyaksikan sunset ataupun sunrise, sunbathing, berenang, snorkeling, diving, dan berbagai watersport lainnya.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Mulai dari satu jutaan rupiah bergantung dari paket wisata yang dipilih.

5. Pantai Ancol

Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga.Kawasan Ancol selalu menjadi primadona kala libur Lebaran tiba. Salah satunya di Pantai Karnaval yang terlihat ramai warga. (Grandyos Zafna)

Berbicara soal pantai di Jakarta, tentu pantai di Ancol menjadi salah satu yang paling populer. Menurut lama Ancol, kawasan ini mempunyai beberapa bagian pantai yang bisa dinikmati wisatawan.

Berikut beberapa pantai di Ancol:

– Beach Lagoon: Pantai ini dilengkapi area untuk berenang. Area pantainya aman dikunjungi anak-anak hingga orang dewasa

– Pantai Festival: Sering diadakan festival di sini. Ada dermaga kayu yang melintang di bibir pantai, tempat wisatawan menikmati keindahan laut.

– Pantai Marina: Pantai yang dilengkapi dengan pelabuhan kecil untuk bersandarnya kapal pribadi maupun kapal pesiar. Biasanya, wisatawan yang mau menyebrang ke area Kepulauan Seribu memulai perjalanan dari sini

– Pantai Indah Ancol: Pantai ini memiliki lokasi strategis dengan wisata kuliner, bahari, dan lain sebagainya

– Pantai Ria: Didominasi pohon kelapa tinggi menjulang dan hamparan pasir putih yang menawan

– Pantai Bende: Memiliki pemandangan sebuah bahari kecil yang dilengkapi jembatan kayu. Jembatan tersebut terlihat mengapung megah di tengah laut.

– Pantai Karnaval: Pantai di mana pengunjung bisa bersantai sambil menikmati udara segar.

  • Lokasi: Taman Impian Jaya Ancol, Jl. Lodan Timur No.7, RT.14/RW.10, Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • Harga tiket masuk: Rp 30.000, belum termasuk tarif parkir dan tiket masuk per wahana.

6. Pulau Bidadari

Pulau Bidadari merupakan salah satu di Kepulauan Seribu yang mempunyai pantai . Di sini terdapat pantai 3 warna di mana wisatawan bisa menikmati keindahan sunrise. Tak hanya itu, pengunjung bisa merasakan serunya bermain ayunan di tepi pantai.

Wisatawan juga bisa bersepeda mengelilingi pulau dan mencoba berbagai macam olahraga air, seperti banana boat dan donat boat. Adapun aktivitas menarik lainnya yang bisa dilakukan adalah berenang bersama lumba-lumba.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu.
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

7. Pulau Pari

Jasa Sewa Kano di Pulau PariJasa Sewa Kano di Pulau Pari. (Ilyas Fadilah/detikcom)

Salah satu pantai yang di Pulau Pari adalah Pantai Pasir Perawan. Pantai ini dikenal dengan pasir putihnya yang halus serta airnya yang jernih. Menurut laman salah satu resor di Pulau Tidung, pemandangan matahari terbenamnya begitu memukau, sehingga menjadi tempat yang cocok untuk bersantai di sore hari.

Selain menikmati keindahan pantai, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa dilakukan di pantai ini, yaitu snorkeling, bermain pasir, dan menyewa perahu kano. Di sini terdapat homestay dan penginapan untuk wisatawan yang mau bermalam.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

8. Pulau Untung Jawa

Penampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan SeribuPenampakan dari atas Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. (Kemenparekraf)

Pada tahun 2021, Pulau Untung Jawa menerima penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Salah satu pantai yang menjadi pilihan wisatawan adalah Pantai Arsa.

Wisatawan bisa menikmati suasana pantai di gazebo yang tersedia, bermain aneka wisata air atau sekedar menikmati dinginnya air laut di bibir pantai.

  • Lokasi: Kepulauan Seribu
  • Harga tiket masuk: Rp 50.000, belum termasuk tarif parkir dan akomodasi lainnya.

9. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak.Pantai Sawarna salah satu objek wisata di Geopark Bayah Dome, Lebak. (Bahtiar/Detikcom)

Sawarna memiliki pantai pasir putih yang membentang luas. Menurut salah satu situs agen travel, Pantai ini mempunyai ombak yang kuat dan konsisten dengan durasi yang panjang, sehingga cocok untuk kegiatan surfing.

Wisatawan juga bisa menikmati suasana alam tanpa terganggu hiruk pikuk keramaian kota. Untuk kamu yang suka snorkeling, wisatawan bisa berenang untuk melihat keindahan terumbu karang di pantai ini.

  • Lokasi: Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 di hari biasa dan Rp 10.000 pada akhir pekan, belum termasuk tarif parkir.

10. Pantai Tanjung Lesung

Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (19/11/2023). Wisata KEK Tanjung Lesung terus bangkit pasca bencana Tsunami 2018 dan COVID19, serta telah siap menjelang liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/Spt.Wisatawan lokal menikmati Pantai Lalassa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten. (Muhammad Iqbal/Antara)

Tanjung Lesung bisa dicapai dalam waktu sekitar 3 jam dari ibukota Jakarta. Tak hanya menikmati keindahan alam, ada sejumlah aktivitas menarik di pantai ini.

Salah satu daya tarik utama dari Pantai Tanjung Lesung yaitu snorkeling dan diving. Tanjung Lesung mempunyai terumbu karang yang masih sangat alami dan minim terpengaruh oleh pencemaran.

  • Lokasi: Desa Tanjung Jawa, Kecamatan Panimbung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 25.000 di hari biasa dan Rp 40.000 pada akhir pekan belum termasuk tarif parkir.

Bagi detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa untuk update harga tiket masuk lebih dulu dan ketersediaan layanan. Info terbaru memudahkan detikers menyusun rencana liburan sendiri atau bersama orang terdekat, berikut rancangan pembiayaan.

Detikers juga bisa mengambil paket liburan, terutama bagi yang ingin menikmati pantai di sekitar Kepulauan Seribu. Paket liburan lengkap dengan transportasi, penginapan, beragam aktivitas menarik akan memudahkan detikers menikmati suasana pantai di sekitar Jakarta.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

3 Wisata Pantai Pasir Putih PIK 2 Dekat Jakarta Buat Liburan Akhir Tahun


Jakarta

Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 merupakan kawasan yang seringkali menjadi tujuan bagi wisatawan yang ingin berlibur bersama teman atau keluarga. Dekat dengan Jakarta, kawasan ini mempunyai pantai pasir putih yang menarik untuk jadi tempat healing.

Dengan kawasan yang begitu estetik, pemandangan tepi laut yang mempesona, serta fasilitasnya yang cukup lengkap, pantai ini menawarkan ketenangan dan kesegaran di tengah-tengah kesibukan dan hiruk-pikuk ibukota.

3 Wisata Pantai Pasir Putih PIK 2 Dekat Jakarta

Ada 3 kawasan pantai pasir putih di PIK dekat Jakarta. Ketiganya menyuguhkan konsep yang berbeda-beda. Berikut informasinya:


1. Land’s End

Wisata Land's End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land's End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung.Wisata Land’s End PIK 2 baru saja di buka, Selasa (12/12) lalu. Jadi destinasi baru, kini Land’s End jadi tempat wisata yang menarik perhatian pengunjung. Foto: dok detikcom

Land’s End merupakan pantai dengan konsep rustic coastal dan bangunan mercusuar yang menjulang. Kawasan ini memiliki pantai berpasir putih yang begitu estetik.

Mengutip laman instagramnya, ada banyak kursi pantai, sofa, bean bag dan tempat duduk yang bisa jadi spot nongkrong di pinggir laut, kamu bisa menikmati vibes laut sambil menyaksikan pesawat melintas.

Selain itu, aktivitas menarik lainnya adalah bermain pasir untuk membuat istana atau berbagai bentuk lainnya. Jika kamu datang bersama teman-teman, main voli di pantai ini juga bisa menjadi kegiatan yang seru.

Land’s End juga dilengkapi dengan aneka restoran dan tenant kuliner dengan berbagai menu makanan dan minuman. Jadi, kamu tak perlu khawatir kelaparan.

  • Jam operasional: 08.00-23.00 WIB
  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Jl. Yos Sudarso, Pasir Putih, Kabupaten Tangerang, Banten.

2. Aloha PIK

Aloha PIKAloha PIK Foto: (‘Dadan Kuswaraharja/detikcom)

Aloha PIK menjadi wisata hits lainnya di kawasan PIK. Destinasi ini menawarkan pantai bernuansa tropis ala Hawaii.

Pada area outdoornya, wisatawan dapat menikmati suasana pantai pasir putihnya yang syahdu. Ketika melewati lobi utama, wisatawan akan melihat foyer luas dengan tempat duduk untuk bersantai. Selain itu, ada kolam-kolam kecil seperti oasis berhiaskan lampu warna-warni dan tanaman hijau.

Untuk kawasan anak-anak ada playground yang menyediakan kolam renang, perosotan, kolam bola, dan playhouse. Jadi, destinasi ini cocok untuk traveler yang mau berlibur bersama keluarga.

Aloha juga dilengkapi dengan aneka kulinernya. Ada restoran sunda, sushi, ice cream, smoothie, pizza, dan seafood. Mengutip laman instagramnya, untuk yang mau berolahraga, Aloha Pasir Putih juga menyediakan kelas olahraga, baik yang hanya ada pada event tertentu maupun yang rutin.

Senin-Kamis: 10.00-22.00 WIB
Jumat: 10.00-00.00 WIB
Sabtu-Minggu: 07.00-00.00 WIB

  • Harga tiket : Gratis
  • Harga tiket playground anak-anak: Rp 158.000
  • Harga tiket playground pendamping: Rp 80.000
  • Lokasi: Jl. Laksamana Yos Sudarso PIK 2, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

3. Pantai Pasir Putih PIK 2

Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa.Pengunjung memadati kawasan wisata Pantai Pasir Putih di PIK 2, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (2/7/2022). Objek wisata alternatif tersebut kembali dibuka setelah sempat tutup sementara akibat COVID-19. ANTARA FOTO/Fauzan/rwa. Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN

Sesuai dengan namanya, Pantai Pasir Putih PIK 2 memiliki hamparan pasir putih dan pemandangan laut yang menenangkan. Wisatawan bisa menikmati aktivitas seperti berjemur, berfoto-foto di spot instagramable yang tersedia, serta bermain voli pantai.

Pasir putih di pantai yang merupakan area reklamasi ini terhampar seluas 4 km. Kawasan pasir putih PIK 2 juga sudah dilengkapi dengan food street, sehingga kamu tak usah repot-repot membawa makanan dari rumah.

Traveler disarankan datang sore hari agar bisa menikmati udara yang sejuk dan menyaksikan sunset yang cantik. Sebab lokasinya berada di dalam kawasan perumahan dan perkantoran dengan akses yang lumayan jauh, sebaiknya kamu membawa kendaraan pribadi untuk menghemat waktu

  • Jam operasional: 07.00-19.00 WIB
  • Harga tiket: Gratis
  • Lokasi: Kecamatan Kosambi, masuk ke Dadap, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Itulah beberapa wisata pasir putih yang berada di PIK. Sebelum datang ke sini, pastikan kamu sudah update informasi mengenai jam operasional dan tiket masuknya ya,

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Spot Ngabuburit Cantik di Pangandaran, Menunggu Buka Sambil Lihat Sunset



Pangandaran

Ngabuburit di Pangandaran, traveler bisa sambil berburu pemandangan sunset yang cantik. Berikut 5 tempat yang direkomendasikan:

Pangandaran menawarkan beragam pilihan tempat seru untuk mengisi waktu ngabuburit selama bulan Ramadan. Selain berburu takjil, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan indah dan berburu spot foto menarik di berbagai lokasi.

Berikut 5 Rekomendasi Spot Ngabuburit Terbaik di Pangandaran:

1. Taman Suarsih

Taman Suarsih menjadi salah satu destinasi favorit warga Pangandaran saat ngabuburit. Berlokasi di Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, taman ini hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Pantai Pangandaran.


Daya tarik utama Taman Suarsih adalah pemandangan langsung menghadap laut dan menjadi salah satu tempat terbaik menikmati sunset. Taman ini juga dilengkapi fasilitas lengkap, seperti tempat duduk nyaman, spot foto kekinian, sky walk, hingga jogging track.

Menariknya, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk karena Taman Suarsih masih termasuk kawasan wisata Pantai Pangandaran. Selain bersantai, pengunjung bisa berburu foto instagramable dengan latar pantai yang memukau.

2. Cikembulan Pass

Cikembulan Pass yang berlokasi di Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, menjadi spot ngabuburit baru yang kian populer. Pengunjung bisa menikmati suasana pantai, bermain pasir, hingga berswafoto sembari menanti adzan Magrib.

Lokasi ini semakin menarik karena panorama sunset yang memukau bisa disaksikan langsung dari area ini. Ditambah lagi, deretan pedagang takjil mulai buka sejak sore hari, memudahkan pengunjung berburu hidangan berbuka.

“Paling ikonik di tempat ini yaitu patung bundaran Marlin dan tulisan Cikembulan Pass untuk swafoto,” kata seorang pengunjung. Menariknya, lokasi ini juga kerap digunakan untuk aktivitas senam atau zumba sore hari.

3. Alun-alun Paamprokan

Alun-alun Paamprokan yang terletak di Jalan Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, menjadi pusat aktivitas warga, khususnya saat Ramadan. Taman ini diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil.

Area alun-alun yang luas memungkinkan warga melakukan beragam aktivitas, mulai dari berfoto di menara, bermain di taman anak, menggunakan fasilitas gym outdoor, hingga bermain skateboard di area yang tersedia.

Bagi pengunjung yang ingin berburu takjil, di sekitar alun-alun sudah tersedia banyak penjual makanan yang mulai buka sejak sore hari. Waktu terbaik berkunjung ke Alun-alun Paamprokan biasanya antara pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB.

4. Jembatan Wiradinata Rangga Jipang

Jembatan Wiradinata Rangga Jipang di jalur lintas pesisir Pantai Pangandaran kini menjadi salah satu pusat keramaian baru. Lokasinya sangat cocok dijadikan tempat ngabuburit sambil menikmati pemandangan sekitar.

Di sekitar jembatan terdapat Danau Tanjung Cemara yang menghadirkan panorama indah saat sore hari. Bias cahaya matahari yang memantul di permukaan danau menciptakan pemandangan yang sangat instagramable dan cocok untuk berswafoto.

Jembatan ini juga dekat dengan pusat jajanan takjil di sekitar Masjid Cikembulan, tepat di perempatan Jalan Raya Cijulang-Pangandaran, di samping Cafe Amora. Berbagai pilihan hidangan pembuka puasa tersedia dengan harga terjangkau.

5. Taman Pesona Pangandaran (TPP)

Taman Pesona Pangandaran atau TPP menjadi pilihan ngabuburit ramah keluarga, khususnya bagi ibu-ibu muda yang membawa anak-anak. Taman ini menawarkan beragam wahana permainan anak yang bisa dicoba selama menunggu waktu berbuka.

Selain area bermain, TPP juga dikenal sebagai pusat kuliner dengan foodcourt yang menyediakan aneka makanan dan takjil. Pengunjung tidak perlu repot mencari makanan berbuka karena semua tersedia di satu tempat.

Lokasi TPP berada di samping Pasar Pananjung, hanya sekitar 1 kilometer dari Pantai Pangandaran. Foodcourt di TPP mulai beroperasi sekitar pukul 16.30 WIB hingga 01.00 WIB dini hari, sehingga cocok untuk ngabuburit hingga kulineran malam.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pantai Pererenan Bali, Spot Terbaik untuk Surfing hingga Nonton Sunset


Jakarta

Bali memiliki sejumlah pantai yang terkenal dan menjadi favorit banyak turis, sebut saja Pantai Kuta, Pantai Seminyak, hingga Pantai Jimbaran. Namun, ada satu pantai di Pulau Dewata yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, yakni Pantai Pererenan.

Pantai yang satu ini terkenal memiliki ombak yang cukup besar dan konsisten, sehingga cocok untuk surfing. Maka dari itu, sejumlah turis asing lebih memilih datang ke Pantai Pererenan untuk berselancar.

Selain itu, masih ada daya tarik lainnya dari Pantai Pererenan. Penasaran? Simak ulasan singkatnya dalam artikel ini.


Daya Tarik Pantai Pererenan

Pantai Pererenan yang terletak di kawasan Canggu, Badung, ini menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup banyak dikunjungi turis. Mengutip laman resmi Pemerintah Kabupaten Badung, berikut sejumlah daya tarik dari Pantai Pererenan:

1. Spot Surfing Favorit para Bule

Daya tarik utama dari Pantai Pererenan yaitu sebagai tempat favorit para turis asing untuk berselancar. Sebab, ombaknya cukup besar dan konsisten sehingga mampu menarik para peselancar dari berbagai tingkatan, mulai dari pemula hingga yang sudah mahir.

Pantai Pererenan di BaliFoto: Bonauli/detikcom

Biasanya, para turis asing yang ingin berselancar di Pantai Pererenan datang secara berpasangan atau dalam kelompok. Beberapa di antaranya ada yang masih belajar sehingga didampingi pelatih surfing, tapi ada juga yang sudah jago sehingga langsung menuju ke laut.

Komunitas surfing di Pantai Pererenan juga terus berkembang luas. Hal ini yang membuat semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Pantai Pererenan demi merasakan sensasi berselancar.

2. Menikmati Sunset yang Indah

Selain ombaknya yang konsisten, pantai Pererenan juga menawarkan pemandangan alam yang indah, terutama saat sore hari. Soalnya, travelers bisa menikmati sunset dari pinggir pantai.

Biasanya, peselancar yang datang ke Pantai Pererenan tiba sekitar pukul 16.00. Setelah seru-seruan bermain surfing, para turis akan duduk di pantai sambil menyaksikan matahari terbenam.

Kombinasi antara suara ombak, langit senja berwarna oranye, dan suasana yang tenang membuat betah berlama-lama di Pantai Pererenan. Jangan lupa mengabadikan momen tersebut dengan kamera HP, lalu diunggah ke media sosial.

3. Menawarkan Pantai yang Tenang

Berbeda dengan pantai-pantai mainstream di Bali seperti Pantai Kuta atau Pantai Jimbaran, kamu akan merasakan ketenangan setibanya di Pantai Pererenan. Sebab, pantai ini terbilang lebih private, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang butuh ketenangan.

Maka dari itu, banyak wisatawan yang menyebut Pantai Pererenan sebagai hidden gem di Bali. Soalnya, tak semua turis tahu tentang lokasi pantai ini.

Tips Berlibur di Pantai Pererenan

Tertarik untuk berkunjung ke Pantai Pererenan? Nah, ada sejumlah tips yang perlu travelers ketahui sebelum pergi ke sana. Berikut beberapa tipsnya yang dirangkum detikTravel:

  1. Datang sejak pagi jika ingin menikmati suasana pantai yang sepi dan tenang.
  2. Kamu bisa membawa papan surfing sendiri dari rumah atau sewa langsung di Pantai Pererenan.
  3. Jika datang saat sore, disarankan agar tidak lewat dari pukul 16.00. Hal ini agar kamu masih bisa berkeliling pantai sebelum waktunya untuk menikmati sunset di tepi pantai.
  4. Tersedia kafe dan restoran di sekitar Pantai Pererenan. Jadi, tak perlu khawatir kalau perut sudah lapar.
  5. Meski pasir pantainya hitam, tapi tetap bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
  6. Kenakan pakaian yang nyaman dan terbaik versi kamu agar bisa berfoto-foto estetik di Pantai Pererenan.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke Pantai Pererenan, kamu bisa menjangkaunya dengan mengendarai sepeda motor atau mobil. Lokasinya yang berada di Canggu membuat pantai ini tak begitu jauh bila ditempuh dari pusat Kota Denpasar.

Dari pantauan di Google Maps, jarak dari Kota Denpasar menuju Pantai Pererenan sekitar 15 km. Jika mengendarai mobil, butuh waktu sekitar 1 jam perjalanan, sedangkan bila mengendarai motor waktu tempuhnya sekitar 40-50 menit.

Demikian ulasan singkat mengenai Pantai Pererenan yang menjadi pantai hidden gem di Bali. Jadi, tertarik untuk liburan ke sana?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

5 Pantai Tersembunyi di Jawa Barat yang Bisa Disambangi Seharian


Jakarta

Jawa Barat mempunyai banyak pantai yang bisa menjadi pilihan untuk liburan. Beragam aktivitas yang bisa dilakukan, mulai berenang hingga naik ragam wahana seru. Yuk jelajahi.

Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan keindahan pegunungan, tetapi juga menyimpan deretan pantai menawan yang tersebar dari pesisir utara hingga selatan.

Setiap pantai menawarkan daya tarik tersendiri, mulai dari ombak besar yang cocok untuk berselancar hingga pantai berpasir putih yang tenang dan nyaman untuk bersantai. Tak hanya pemandangan, beragam aktivitas seru bisa dilakukan, seperti berenang, bermain pasir, naik banana boat, hingga menikmati kuliner laut segar yang menggoda selera.


Pantai-pantai seperti Pangandaran, Santolo, dan Ujung Genteng sudah lama menjadi favorit wisatawan, tetapi masih banyak surga tersembunyi seperti Pantai Karang Tawulan di Tasikmalaya atau Pantai Rancabuaya di Garut yang belum banyak dijelajahi.

Dengan akses yang kini semakin mudah dan fasilitas wisata yang terus berkembang, pantai-pantai di Jawa Barat menjadi pilihan ideal untuk melepas penat dan menikmati keindahan alam tropis tanpa harus jauh-jauh keluar pulau. Yuk, rencanakan liburanmu dan jelajahi pesona pantai Jawa Barat yang memikat!

5 pantai di Jawa Barat pas buat liburan

1. Pantai Pangandaran

Walaupun menuju Pangandaran membutuhkan waktu yang cukup panjang, namun bagi traveler yang pecinta pantai pasti akan senang saat sampai di sana.

Pantai Pangandaran terletak di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Lokasinya sekitar 92 km dari Kota Ciamis ke arah selatan. Rute menuju Pantai Pangandaran juga terbilang cukup mudah karena dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Untuk tiket masuk, terdapat beberapa kriteria di Pantai Pangandaran, mulai dari pengunjung pejalan kaki, hingga mobil berpenumpang. Bagi yang berjalan kaki Rp 6.000, sepeda motor Rp 15.000, kendaraan model sedan atau jeep Rp 35.000, kendaraan model carry Rp 65.000 dan mobil berpenumpang besar Rp 93.000.

Beragam kegiatan menarik yang bisa kamu lakukan di sana, diantaranya menikmati pemandangan, mencoba ragam wahana bermain seperti ATV hingga surfing, belanja oleh-oleh hingga mencicipi racikan kuliner laut,

2. Pantai Batu Karas

Lokasi pantai ini tidak jauh dari Pangandaran dan menawarkan suasana yang lebih tenang dan cocok untuk berselancar, terutama bagi pemula. Tentu saja traveler bisa belajar selancar di sini.

Pantai Batukaras berada di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. Lokasinya bisa ditempuh sekitar 1 jam 14 menit menggunakan kendaraan dari Bunderan Marlin Pangandaran.

Harga tiket masuk Pantai Batukaras tergolong ramah di kantong. Berikut ini daftar harga tiketnya:

1. Orang Rp10.000
2. Sepeda Motor Rp20.000
3. Jeep/Sedan dan sejenisnya Rp60.000
4. Minibus kecil dan sejenisnya Rp95.000
5. Minibus Besar dan sejenisnya Rp135.000
6. Bus Kecil dan sejenisnya Rp205.000
7. Bus sedang dan sejenisnya Rp295.000
8. Bus besar dan sejenisnya Rp 515.000

3. Pantai Sawarna

Pantai ini terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri dan formasi batuan karangnya yang eksotis, seperti Goa Langir dan Tanjung Layar. Para pecinta fotografi harus banget sih ke sini.

Pantai Sawarna berada di Desa Wisata Sawarna yang memiliki berbagai objek wisata. Pantai Sawarna terdiri dari beberapa pantai dengan panorama yang berbeda satu sama lain. Mulai dari Pantai Karang Taraje Sawarna, Pantai Tanjung Layar Sawarna, Pantai Karang Seupang Sawarna. Pantai Ciantir Sawarna. Pantai Teluk Legon Pari Sawarna, hingga Pantai Karang Bokor Sawarna.

Tiket masuk Pantai Sawarna adalah Rp 5.000 untuk weekdays dan Rp 15.000 untuk weekend.

4. Pantai Santolo

Pantai Santolo terletak di sebelah selatan pusat kota Garut. Berjarak sekitar 88 km dan dapat ditempuh dalam waktu 3,5 jam.

Pantai ini dikenal dengan garis pantai yang panjang, memiliki pasir putih yang halus dan bersih. Serta pantai juga dikelilingi perbukitan hijau serta pemandangan tumpukan batu karang.

Air di kawasan bibir pantai Santolo termasuk dangkal dan tenang jadi cukup aman untuk kamu yang ingin berenang. Meskipun dangkal, pantai selatan ini tetap berarus dan kamu harus hati-hati.

Adapun kegiatan yang bisa kamu lakukan di Pantai Santolo diantaranya, berenang dan bermain air di pantai, kuliner, elajahi Pulau Santolo, menaiki banana boat, menikmati sunset dan sunrise, camping di pinggir pantai dan enikmati fenomena Cilauteureun.

5. Pantai Rancabuaya

Pantai Rancabuaya terletak di Kabupaten Garut. Pantai ini merupakan salah satu pantai paling dekat dari Kota Bandung, dengan durasi perjalanan kurang lebih 3 jam 50 menit via Jalur Ciwidey-Cidaun atau 4 jam via Jalur Pangalengan.

Pantai Rancabuaya memiliki ciri khas batuan karang yang unik dan ombak yang besar. Cocok untuk menikmati deburan ombak, berfoto, atau sekadar bersantai menikmati suasana pantai.

6. Pantai Ujung Genteng

Terletak di ujung selatan Kabupaten Sukabumi, Pantai Ujung Genteng menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang masih alami.

Pantai ini memiliki pembeda dengan garis pantainya yang panjang, air laut jernih, serta kombinasi pasir putih dan batu karang yang menawan. Meski akses ke lokasi memerlukan perjalanan cukup jauh dari pusat kota, rasa lelah akan terbayar tuntas saat mata disuguhi panorama laut lepas yang memukau.

Pantai Ujung Genteng cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian dan menikmati suasana tenang. Ombaknya relatif tenang di beberapa titik, membuatnya aman untuk bermain air atau berenang.

Di sisi lain, ada juga bagian pantai yang berbatu dan cocok untuk menikmati matahari terbenam dari balik karang. Salah satu daya tarik utama di kawasan ini adalah penangkaran penyu, tempat wisatawan bisa melihat proses pelepasan tukik ke laut-pengalaman unik yang jarang ditemukan di pantai lain di Jawa Barat.

Selain itu, kawasan sekitar Ujung Genteng juga menyimpan pesona lain seperti Air Terjun Cikaso, Pantai Pangumbahan, dan spot-spot snorkeling yang belum banyak tersentuh wisata massal. Fasilitas penginapan dan warung makan tersedia dengan harga terjangkau, cocok untuk backpacker maupun wisatawan keluarga.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Wisatawan Dipalak di Pantai Air Manis, Pokdarwis Langsung Dibekukan



Padang

Beberapa waktu lalu viral aksi pungutan liar terhadap wisatawan Malaysia dan wisatawan lokal di Pantai Air Manis, Padang, Sumatra Barat. Dinas Pariwisata Kota Padang langsung membekukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Air Manis.

Pembekuan itu karena Pokdarwis melakukan pungutan liar terhadap wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Batu Malin Kundang tersebut.

“Pengumuman..!. Pokdarwis Air Manis Banned dari segala aktivitas dan dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Stop Pungli,” demikian terpampang dalam akun resmi Dispar Padang, dilihat detikSumut, Senin (16/6/2025) malam.


Kepala Dinas Pariwisata Padang, Yudi Indra Sani membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut, langkah banned atau pembekuan terpaksa dilakukan, karena banyaknya laporan yang masuk berkaitan dengan aktivitas illegal di tempat wisata tersebut yang dilakukan Pokdarwis.

“Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan dan ketentuan yang berlaku demi menjaga tata kelola pariwisata yang tertib, aman, dan berkualitas di Kota Padang. Sudah cukup banyak laporan yang masuk. Melakukan pungutan ilegal (kepada wisatawan),” kata Yudi.

Menurut Yudi, banyak berita viral di media sosial berisi keluhan wisatawan tentang praktik pungutan liar (pungli) dan premanisme di Pantai Air Manis.

Pihaknya kemudian menggelar operasi gabungan di kawasan wisata tersebut pada Sabtu (14/6/2025) bersama satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polresta Padang serta Perumda PSM.

“Operasi ini bukan sekadar penindakan. Tujuannya lebih besar, yakni menciptakan rasa aman dan nyaman bagi semua pengunjung Pantai Air Manis. Dengan kehadiran tim gabungan secara rutin, diharapkan suasana pantai semakin kondusif, sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan alam tanpa khawatir akan gangguan atau pungutan tidak resmi,” katanya sambil menekankan obyek wisata Pantai Air Manis tetap buka meski pokdarwis dibekukan.

Artikel ini sudah tayang di detikSumut, baca di sini untuk selengkapnya.

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com