Tag Archives: sukarno

Dulu Stadion Sepakbola, Kini Taman Hits di Jakarta


Jakarta

Memiliki sejarah yang panjang Stadion Menteng di Jakarta Pusat menjelma menjadi Taman Menteng, sebuah kawasan ruang terbuka hijau yang jadi destinasi masyarakat untuk menikmati hari dan berolahraga.

detikTravel menyambangi taman itu pada Selasa (27/8/2024). Taman Menteng merupakan sebuah stadion sepakbola di era kolonial Belanda dan pernah menjadi stadion klub sepakbola Persija Jakarta.

Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Pada 19601, Stadion Menteng menjadi markas Persija. Kendati menjadi kandang tim sepakbola ibu kota, Stadion Menteng bahkan telah dikenal pula sebagai Stadion Persija, pada 1975 stadion itu dialihfungsikan menjadi taman untuk resapan air.


Pemda DKI juga memasukkannya ke dalam cagar budaya yang tidak boleh diubah. Hingga kemudian pada 2006 menjadi Taman Menteng.

Melansir Jakarta Tourism, alih fungsi stadion tersebut karena saat itu Kota Jakarta kekurangan kawasan resapan sehingga harus mengubah stadion menjadi taman. Kini Taman Menteng memiliki kurang lebih 44 sumur resapan.

Kandang Persija

Merujuk sejumlah sumber disebutkan Stadion Menteng berdiri pada 1921 dengan nama Stadion Voetbalbond Indische Omstreken Sport (VIOS). Pembangunannya diarsiteki dua orang dari Belanda, yakni F.J. Kubatz dan P.A.J. Moojen.

Memasuki era kemerdekaan Indonesia, Stadion Menteng kemudian digunakan sebagai kandang Persija. Sebelumnya, Persija bermarkas di Stadion IKADA. Presiden Sukarno memberikan Stadion Menteng kepada Persija pada awal 1960-an setelah Stadion IKADA disulap menjadi Monas.

Tetapi, Persija juga harus tergusur lagi pada 26 Juli 2006 saat Jakarta dipimpin oleh Gubernur Sutiyoso. Pemprov DKI Jakarta berencana menjadikan Stadion Menteng sebagai taman dan tempat parkir.

Kendati keberatan dan membawanya ke ranah hukum, Persija kalah. Persija pindah markas ke Stadion Lebak Bulus.

Kondisi Terkini

Terletak di Jalan HOS. Cokroaminoto, Taman Menteng jadi tempat bersantai dengan fasilitas yang lengkap. Taman itu memiliki tiga lapangan yakni futsal, basket, area alat kebugaran. Adapun wahana permainan anak seperti perosotan-ayunan, dua rumah kaca, hingga toilet.

Masyarakat banyak menggunakan taman ini berbagai kegiatan, Taman Menteng ini juga banyak dikelilingi oleh perdagangan makanan dan minum. Jadi tak perlu khawatir jika berkunjung ke sini perut keroncongan atau dahaga kering.

Salah satu pedagang yang sudah berjualan lama di taman ini adalah Erwin, pedagang es kelapa muda ini menyebut sudah 20 tahun berjualan di kawasan ini.

Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Dari yang masih kecil sampe sekarang ada yang udah anak dua, jadi polisi, jadi tentara. Banyak lah dan rata-rata bilang ‘masih aja jualan di sini bang’,” sebut Erwin sembari bersantai di atas motor.

Erwin juga mengatakan hari-hari ramai taman ini adalah Sabtu dan Minggu, pada pagi hari juga sore hari. Jika di hari kerja Senin hingga Jumat, taman ini biasa didatangi oleh para pelajar yang berolahraga ataupun karyawan yang hendak santap siang.

“Kalau hari-hari kaya begini ya cuma segini-segini aja, banyaknya anak-anak sekolah Obama (SDN 01 Menteng) yang olahraga di sini,” tambahnya.

Taman Menteng ini bisa dinikmati masyarakat tanpa adanya pungutan biaya, buka setiap hari dari jam 05.00 hingga 22.00 WIB. Untuk parkir pun tak perlu khawatir karena taman ini terdapat tempat parkir bertingkat atau juga bisa parkir di antara Taman Menteng dan Taman Kodok.

Tugu Trirura 66

Di Taman Menteng tersimpan Tugu Tritura 66. Sebelumnya, tugu itu berdiri kokoh di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan monumen bersejarah itu dipindahkan dari Jalan Rasuna Said ke Taman Menteng pada acara peresmian relokasi Tugu 66 pada Rabu (5/10/2022). Selain Anies, acara itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya tokoh pergerakan mahasiswa angkatan 66, seperti Akbar Tandjung, Laskar Ampera, anggota DPD RI Fahira Idris, BEM Nusantara, serta unsur organisasi perangkat daerah terkait.

Anies mengatakan kehadiran Monumen Tugu 66 menjadi peringatan perjalanan sejarah Indonesia. Namun, visual patung itu menjadi terhalang lantaran adanya proyek pembangunan LRT di kawasan Rasuna Said.

“Sebetulnya ini dibahas agak panjang, ketemuan dengan senior kita semua para pejuang 66 yang ceritakan tentang kondisi monumen di kawasan Rasuna Said yang saat itu ada proses konstruksi dan lain-lain sehingga kehadirannya sebagai monumen berkurang efektivitasnya,” kata Anies.

“Monumen itu kan salah satu tugasnya memberikan kepada kita peringatan, ada sebuah bangunan yang bisa bisa lihat lalu kita teringat. Nah, itu bermasalah dan kita sampaikan insyaallah dan akan kami lakukan prosesnya,” ujar Anies.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

12 Wisata Surabaya Terkenal 2024 yang Ramah di Kantong


Surabaya adalah salah satu kota terbesar di Indonesia, yang memiliki berbagai destinasi wisata terkenal dan menarik untuk dikunjungi.

Mulai dari kekayaan budaya, situs bersejarah, hingga keindahan alam pun ada di sini. Menjadikannya tujuan liburan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Wisata Surabaya Terkenal

Berikut adalah rekomendasi objek wisata Surabaya yang wajib dikunjungi:


1. Taman Hiburan Pantai Kenjeran

Taman Hiburan Pantai (THP) KenjeranTaman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. (Aprilia Devi)

Dilansir Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya,Taman Hiburan Pantai Kenjeran adalah destinasi wisata Surabaya, yang menyuguhkan pengalaman pesisir pantai di utara Kota Surabaya.

Keindahan pantai dengan pemandangan Jembatan Suramadu, merupakan salah satu daya tarik di tempat ini.

Selain menikmati pemandangan, traveler juga bisa bersantai sambil kulineran di foodcourt yang ada di sana. Tersedia juga playground, gazebo, anjungan, hingga tempat yang menjual souvenir produk UMKM.

  • Alamat: Jalan Pantai Lama Kenjeran No. 1, Kecamatan Bulak, Surabaya.
  • Jam buka: 07:00-16:30 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10.000 untuk weekdays, dan Rp 15.000 per orang di weekend.

2. Kota Lama Surabaya

Wisata Surabaya Kora LamaWisata Surabaya Kota Lama. (Deny Prastyo)

Kota Lama Surabaya adalah kawasan di sekitar Jalan Rajawali yang bangunannya didominasi oleh berarsitektur kolonial.

Dikutip dari situs Surabaya Tourism, ini adalah salah satu dari tiga “kampung lama” atau dikenal juga dengan “pertigaan”.

Daya tarik objek wisata Surabaya ini di antaranya gedung Cerutu, Taman Sejarah, Hotel Arcadia, De Javasche Bank, Bank BNI, Kantor Pos Besar Kebonrojo, Jembatan Merah, Pabrik Siropen, Misoa, dan masih banyak lagi.

Tidak hanya menjadi tujuan wisata Surabaya bagi wisatawan lokal, kawasan Jalan Rajawali juga banyak dikunjungi wisatawan asing.

  • Alamat: Jalan Rajawali, Krembangan, Surabaya.
  • Jam buka: 15:00-21:00 Tersedia sesi sore dan malam.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Monumen Tugu Pahlawan

Monumen Tugu PahlawanMonumen Tugu Pahlawan. (Deny Prastyo Utomo)

Monumen Tugu Pahlawan adalah salah satu landmark atau ikon kota Surabaya. Bentuk monumen ini mirip seperti “paku terbalik”, yang tingginya sekitar 40,50 meter.

Monumen ini dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan pahlawan dalam peristiwa pertempuran 10 November 1945.

  • Alamat: Jalan Pahlawan Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa-Minggu 07:00-15:00 WIB. Senin dan hari libur nasional tutup.
  • Harga tiket masuk: Rp 2.000 per orang.

4. Museum Sepuluh Nopember

Museum Sepuluh Nopember adalah salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi di Surabaya. Meski demikianMuseum Sepuluh Nopember adalah salah satu wisata yang menarik untuk dikunjungi di Surabaya. (Nabila Meidy Sugita)

Museum 10 Nopember adalah tempat bagi ratusan koleksi foto, senjata rampasan, dan artefak dari peninggalan pertempuran di Surabaya. Asyiknya, di sini ada fasilitas pendukung lain yakni diorama elektronik dan diorama statis.

Museum ini dibangun untuk melengkapi Monumen Tugu Pahlawan, yang dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan Pahlawan Kemerdekaan RI.

  • Alamat: Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: 08:00- 15:00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: Rp 8.000 per orang. Untuk pelajar biaya masuknya gratis.

5. Ekowisata Mangrove Wonorejo

Hutan Mangrove Wonorejo SurabayaHutan Mangrove Wonorejo Surabaya. (Dhianna Puspitasari/d’Traveler)

Ekowisata Mangrove Wonorejo adalah konservasi Hutan Bakau seluas 200 hektar. Di sini, pengunjung bisa menikmati keberadaan hutan mangrove, yang juga menjadi rumah bagi ratusan spesies burung migrasi.

Lokasinya ada di Surabaya Timur. Fungsi kawasan ini berguna untuk mencegah ancaman intrusi air laut.

  • Alamat: Jalan Raya Wonorejo No.1, Kecamatan Rungkut, Surabaya.
  • Jam buka: buka setiap hari mulai dari 08:00 – 16:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

6. Alun-alun Surabaya

Basement Alun-alun Surabaya dibuka untuk umum mulai hari ini. Area itu pun bisa jadi destinasi wisata alternatif bagi warga dan wisatawan yang kunjungi SurabayaAlun-alun Surabaya. (Deny Prastyo Utomo/detikcom)

Dulunya, Alun-alun Surabaya dikenal juga sebagai Gedung Balai Pemuda Surabaya. Sekarang, Balai Pemuda digunakan pusat kegiatan seni dan budaya.

Di kawasan ini, ada area basement dan area outdoor yang terbuka untuk publik.

Di basement, pengunjung bisa melihat area pameran dan arena skateboarding yang dibuka untuk umum. Kamu juga bisa mengisi perut di fasilitas food court di sekitar alun-alun.

  • Alamat: Jalan Gubernur Suryo No.15, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya,
  • Jam buka: Selasa-Minggu mulai dari jam 07.00 – 22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Gratis.

7. Rumah Kelahiran Bung Karno

Rumah Kelahiran Bung Karno di SurabayaRumah Kelahiran Bung Karno di Surabaya. (Zainal Effendi)

Rumah ini adalah rumah dari orang tua Bung Karno, yakni Bapak Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ibu Nyoman Rai Srimben.

Rumah Kelahiran Bung Karno menjadi objek wisata sejarah yang menyimpan koleksi perjalanan keluarga Bapak R. Soekami dan Ibu Nyoman Rai Srimben sekaligus Sukarno. Koleksi tersebut bisa dinikmati dalam bentuk video mapping dan teknologi Augmented Reality.

  • Alamat: Jalan Pandean IV No.40, Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa-Minggu dari jam 08:00-15:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

Bagi kamu pecinta seni, kamu bisa mengunjungi Visma Art & Design Gallery. Lokasinya strategis, karena ada di pusat kota Surabaya.

Visma Arts adalah galeri ikonik seni rupa dan desain di Indonesia yang banyak memamerkan kreasi para desainer Indonesia.Selain pameran, di sini juga ada workshop seni (berbayar), coworking space, hingga coffee shop.

  • Alamat: Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Kecamatan Bubutan, Surabaya.
  • Jam buka: Senin – Sabtu mulai dari jam 08:00 – 20:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

9. Museum W.R. Soepratman

Museum Museum W.R. Soepratman di Surabaya Wajib DikunjungiMuseum Museum W.R. Soepratman. (Dok situs tiketwisata.surabaya.go.id)

Museum ini menyimpan koleksi barang-barang yang berkaitan dengan W.R Soepratman, Sang pencipta lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya.

Tempat ini menjadi dokumentasi sejarah berkaitan dengan perjuangannya, dalam dunia musik dan pergerakan kemerdekaan. Di sana juga ada replika biola milik Sang Maestro.

Bangunan museum ini dulunya adalah rumah milik kakak pertama W.R. Soepratman. Ia penang tinggal di rumah tersebut pada tahun 1937.

  • Alamat: Jalan Mangga No. 21 Tambaksari, Gedang Sewu, Surabaya.
  • Jam buka: Selasa – Minggu : 08.00 – 15.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

10. Romokalisari Adventure Land

Objek wisata ini baru diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Cak Eri) pada September 2022 lalu. Lokasinya, berada di pesisir pantai utara Surabaya.

Romokalisari Adventure Land adalah destinasi wisata menawarkan sejumlah wahana sekaligus pemandangan yang berhadapan langsung dengan laut.

Di sini, traveler bisa menikmati wahana yang terdiri dari ATV, playground, Mini Zoo, Arena Berkuda, hingga Kano dan Sekoci di mangrove dan Jetski.

  • Alamat: Jalan Romokalisari I, Kecamatan Benowo, Surabaya.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08:00 – 17:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

11. Taman Hutan Raya (Tahura) Lempung

Objek wisata alam Surabaya lainnya adalah Taman Hutan Raya (Tahura). Hutan kota ini cocok dijadikan destinasi untuk mengisi waktu weekend.

Di lahan seluas 1,9 heltak ini, kamu bisa melihat aneka jenis pepohonan dan juga dilengkapi dengan tambak-tambak tempat budidaya ikan.

Dari catatan detikJatim, ada beberapa pilihan Tahura di Surabaya mulai dari Tahura Balas Klumprik, Tahura Pakal I & II, Tahura Lempung, dan Sentra Pertanian Terpadu Jeruk.

  • Alamat: Jalan Lempung Perdana IV, Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.
  • Jam buka: Sabtu-Minggu dari jam 8.00- 14.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: gratis.

12. Taman Suroboyo

Taman Suroboyo ramai dikunjungi sejumlah keluarga saat akhir pekan.Taman Suroboyo ramai dikunjungi sejumlah keluarga saat akhir pekan. (Aprilia Devi/detikJatim)

Taman Suroboyo adalah objek wisata terkenal yang berada di depan Sentra Ikan Bulak (SIB). Kawasan ini menempati lahan seluas 11.000 meter persegi.

Salah satu yang membuat Taman Suroboyo terkenal adalah karena di sini ada ikon Surabaya yaitu Patung Suro Boyo setinggi 25 m.

Selain itu, di area tengah tamam juga ada ruang terbuka yang bisa dipakai untuk tempat olahraga, playground, bermain sepatu roda, ataupun nongkrong menikmati suasana.

  • Alamat: Jalan Pantai Kenjeran, Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 06:00 – 21:00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

(khq/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Sekitar Candi Prambanan, Cocok Buat Anak dan Keluarga


Jakarta

Candi Prambanan menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung ke Yogyakarta. Meski secara administrasi berada di Sleman, Yogyakarta, lokasi Prambanan berada juga berbatasan dengan Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Klaten.

Candi ini tak kalah terkenal dari Candi Borobudur. Legenda tentang Candi Prambanan juga sudah dikenal sebagai cerita rakyat Nusantara, yakni dongeng Roro Jonggrang dan seribu candi.

Selain jalan-jalan di Candi Prambanan, ada banyak tempat wisata menarik yang lokasinya tak begitu jauh. Simak artikel ini untuk mengenal daya tarik Candi Prambanan dan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga.


Sejarah Wisata Candi Prambanan

Dikutip dari situs Pemkab Sleman, Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Dibangun pada abad ke-9 Masehi, Prambanan awalnya digunakan sebagai tempat persembahan tiga dewa Hindu (Trimurti) yaitu Brahma, Wishnu, dan Siwa.

Candi dibangun pertama kali oleh Rakai Pikatan dari keluarga Sanjaya. Hal ini dilakukan untuk menandingi Candi Borobudur dan Candi Sewu yang merupakan candi Buddha.

Sekitar tahun 930-an, candi ini ditinggalkan karena pusat pemerintahan berpindah ke Jawa Timur. Candi menjadi rusak karena tak terawat, dan runtuh diduga karena faktor alam seperti erupsi Gunung Merapi hingga gempa bumi hebat pada abad ke-16.

Penduduk sekitar meskipun tahu keberadaan candi ini, tetapi tidak mengetahui latar belakang sejarahnya. Maka muncul cerita rakyat tentang Roro Jonggrang, bahwa pembuatan candi tersebut dilakukan oleh makhluk halus.

Di masa penjajahan, sekitar 1700-an, candi ini ditemukan dan mulai dilakukan penelitian. Namun justru marak penyalahgunaan batu-batu ini yang dipakai hiasan rumah orang Belanda atau menjadi fondasi rumah warga lokal.

Pemugaran baru dimulai pada 1918 dan dirampungkan pada era Sukarno tahun 1953. Sejak 1991, Prambanan termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Di dalam kompleks prambanan terdapat berbagai candi, antara lain Candi Siwa, Candi Brahma, Candi Wishnu, Candi Nandi, Candi Garuda (Candi A), Candi Angsa (Candi B), Cand Apit, Candi Kelir, dan Candi Sudut.

Lokasi dan Harga Tiket

Lokasi Candi Prambanan berada di Dusun Karangasem, Desa Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika traveler melewati Jalan Jogja-Solo pasti akan melihat kemegahan Candi Prambanan dari kejauhan.

Dikutip dari akun Instagram Taman Wisata Candi Prambanan, harga tiketnya adalah sebagai berikut:

  • Tiket WNI atau warga dengan KITAS
    Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 50 ribu per orang
    Anak-anak (3-10 tahun): Rp 25 ribu per anak
  • Tiket WNA
    Dewasa (usia 10 tahun ke atas): Rp 400 ribu per orang
    Anak-anak (3-10 tahun): Rp 240 ribu per anak

Wisata Sekitar Candi Prambanan

Traveler mungkin tak cuma ingin berwisata di satu lokasi. Dari Candi Prambanan, kalian bisa berkunjung ke 10 tempat wisata lainnya, mulai dari tempat wisata pertunjukan, pemandangan asyik, hingga wisata dengan wahana seru.

Berikut ini 10 tempat wisata sekitar Candi Prambanan yang cocok buat anak dan keluarga:

1. Sendratari Ramayana

Pertunjukan Sendratari Ramayana BalletPertunjukan Sendratari Ramayana Ballet (Niken Pratiwi)

Lokasi: Jalan Taman Prambanan Kulon, Klurak, Tamanmartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY (sisi selatan kompleks Candi Prambanan).
Jam buka: 19.30 WIB
Harga tiket masuk: Rp 100 ribu hingga Rp 450 ribu

Kalau sudah sampai di Candi Prambanan, tampaknya kurang lengkap jika nggak nonton Sendratari Ramayana atau Sendratari Roro Jonggrang. Traveler tinggal pilih mau nonton cerita Rama dan Sinta (Ramayana) atau dongeng 1.000 candi (Roro Jonggrang).

Sendratari Ramayana digelar setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Sementara Sendratari Roro Jonggrang digelar setiap Jumat. Keduanya dapat disaksikan pukul 19.30 WIB dengan durasi sekitar 1 jam.

2. Candi Ratu Boko

Ratu BokoRatu Boko (Putu Intan/detikcom)

Lokasi: Jalan Raya Piyungan-Prambanan No 2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 07.00 – 17.00 WIB.
Harga tiket masuk:

  • Tiket dewasa (10 tahun ke atas): Rp 40 ribu.
  • Tiket anak (3-10 tahun): Rp 20 ribu.
  • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan dewasa: Rp 85 ribu.
  • Tiket terusan Ratu Boko-Prambanan anak: Rp 40 ribu.

Dilansir dari situs borobudurpark.com, Candi Ratu Boko tidak berwujud seperti Prambanan atau Borobudur. Ratu Boko adalah reruntuhan sebuah kerajaan, maka juga sering disebut sebagai Kraton Ratu Boko.

Situs Ratu Boko diperkirakan dibangun oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha pada abad ke-8, namun diambil alih kerajaan Mataram Hindu, sehingga situs ini dipengaruhi Hindu-Buddha.

Dari sini, detikers bisa melihat pemandangan beberapa tempat sekaligus. Menghadap ke selatan, kamu bisa melihat pemandangan Yogyakarta, jika ke arah barat maka akan terlihat Gunung Merapi dan Candi Prambanan.

3. Candi Sewu

Candi SewuCandi Sewu (Rudi Chandra/d’Traveler)

Lokasi: Jalan Candi Sewu, Bener, Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Jam buka: 06.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk: sudah termasuk dalam tiket Candi Prambanan

Satu lagi wisata sejarah di sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi, yaitu Candi Sewu yang berada di utara Prambanan. Dilansir dari situs Pemprov DIY, candi Buddha ini lebih tua dari Candi Prambanan karena dibangun sejak abad ke-8. Ada 249 candi di kompleks Candi Sewu ini.

4. Tebing Breksi

Sandiaga awalnya meninjau lokasi di Tebing Breksi yang memajang beberapa produk UMKM dari BUMDes Sambi Mulyo.Tebing Breksi. (Kemenparekraf)

Lokasi: Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
Jam buka: 08.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 10.000

Tebing Breksi dahulunya adalah perbukitan dari batuan breksi yang ditutup dari aktivitas tambang. Namun daripada tidak dimanfaatkan, masyarakat menyulapnya menjadi tempat wisata.

Selain menyaksikan pemandangan menarik dari ketinggian, detikers juga bisa merasakan sensasi naik jip untuk menjelajahi bukit breksi.

5. Kids Fun Park

Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman No 99-101, Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY.
Jam buka: 10.00-17.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai dari Rp 100.000

Jika mengajak anak-anak, Kids Fun menjadi salah satu pilihan agar mereka tidak bosan. Di sini, anak-anak bisa bermain seharian hingga puas dengan menjajal aneka permainan, seperti komidi putar, mobil-mobilan, kereta mini, berkeliling di taman dinosaurus, naik pesawat mainan, perahu mainan, hingga menyaksikan pertunjukan seru di kastil.

6. Waterboom Jogja

Keseruan para pengunjung yang sedang berenang di Waterboom Jogjga.Waterboom Jogja. (Instagram @waterboomjogja)

Lokasi: Jalan Utara Stadion Maguwoharjo, Jenengan, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam operasional: 09.00-16.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai Rp 45 ribu

Masih di Kabupaten Sleman, traveler juga bisa seru-seruan bermain di Waterboom Jogja. Ada berbagai wahana air seru yang bisa dimainkan, misalnya brando boomeranggo, volcano coaster, donte wild river, dan kolam ombak.

7. Obelix Hills

Obelix HillsObelix Hills (dok. Obelix Hills)

Lokasi: Dusun Klumprit I, II, Kelurahan Wukirharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.
Jam buka: 07.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 30 ribu.

Obelix Hills menawarkan banyak spot foto instagramable. Beberapa spot foto menarik ayunan langit, Eagle Nest, dan Sky Deck. Salah satu yang wajib dicoba adalah Pottery Cave, yang berkonsep warna-warni estetik dan cantik.

Dari ketinggian, detikers juga bisa menikmati pemandangan Kota Yogyakarta sambil menikmati makanan.

8. HeHa Skyview

Objek wisata di Gunungkidul.HeHa Skyview Foto: (Instagram)

Lokasi: Jalan Dlingo-Patuk No 2, Bukit, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 08.00-21.00 WIB
Harga tiket masuk: Rp 35 ribu.

HeHa Sky View adalah objek wisata di perbukitan yang menawarkan pemandangan Kota Yogyakarta. Pemandangan ini lebih indah ketika malam hari. Kamu juga bisa menyaksikan eloknya matahari terbenam dari sini.

Ada juga sejumlah spot menarik seperti Sky Glass, Sky Balloon, serta tempat panjat tebing yang aman untuk anak-anak.

9. Bukit Bintang

Lokasi: Jalan Jogja-Wonosari, Kecamatan Piyungan, Bantul.
Jam buka: 24 jam
Harga tiket masuk: gratis

Bukit Bintang menjadi salah satu tempat favorit untuk nongkrong di malam hari. Dari ketinggian, traveler bisa menyaksikan pemandangan lampu kota wilayah Yogyakarta yang berkelap-kelip seperti bintang.

Traveler juga bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu, serta aktivitas pesawat di Bandara Internasional Yogyakarta.

10. Gembira Loka Zoo

Gembira Loka ZooGembira Loka Zoo Foto: dok Humas GL Zoo

Lokasi: Jalan Kebun Raya No 2, Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jam buka: 08.00-16.00 WIB
Harga tiket masuk: mulai Rp 60 ribu.

Gembira Loka Zoo adalah kebun binatang di Yogyakarta yang menarik untuk dikunjungi. Tempat ini cocok untuk mengedukasi anak tentang jenis-jenis hewan.

Tempatnya sangat luas, tetapi ada kereta yang berkeliling sehingga detikers tidak perlu capek-capek. Pada waktu tertentu, ada pertunjukan satwa seperti beruang madu, burung merak dan orang utan.

Nah, itulah tadi informasi mengenai Candi Prambanan, lengkap dengan 10 wisata sekitar Candi Prambanan yang bisa detikers kunjungi.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Jam Buka dan Harga Tiket


Jakarta

Buat detikers yang sedang berada di Jakarta saat liburan, ada banyak pilihan tempat wisata kekinian yang menarik dikunjungi. Ada tempat nongkrong, taman, hingga wisata alam.

Simak 25 tempat wisata Jakarta berikut ini, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiketnya.

Rekomendasi Wisata Jakarta Kekinian

Berikut ini rekomendasi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa kalian kunjungi:


1. Pos Bloc

Usai diresmikan, Pos Bloc fase 2 makin nyaman untuk nongkrong lho. Nih foto-fotonya.Pos Bloc. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
  • Jam buka: Senin-Jumat 10.00-21.00 WIB dan Sabtu-Minggu 07.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Pos Bloc memiliki tempat yang estetik dan cocok buat nongkrong. Tempat ini memanfaatkan Gedung Filateli Jakarta yang diubah fungsinya menjadi ruang kreatif publik. Pos Bloc juga menjadi pusat UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.

2. M Bloc Space

M Bloc MarketM Bloc. (Putu Intan/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
  • Jam buka: 10.00-23.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

M Bloc memanfaatkan bangunan bekas pabrik uang kertas dan percetakan uang di area Blok M yang terbengkalai. Kini M Bloc menjadi destinasi hits Jakarta yang keren.

Kawasan ini dipenuhi dengan mural dan karya seni lainnya. Di sini juga terdapat toko, kafe, restoran, hingga toko pernak-pernik. Event-event besar sering diadakan di sini, seperti pameran, talk show hingga live music.

3. SKYE Bar

SKYE bar.SKYE bar. (dok. Instagram @skye_56)
  • Lokasi: Menara BCA Thamrin, Jalan MH Thamrin No 1, RT. 1 / RW.5, Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 17.00-01.00 WIB
  • Harga makanan: mulai dari Rp 65 ribu

Jika mencari tempat makan malam di ketinggian, traveler bisa datang ke SKYE Bar yang berada di atap gedung Menara BCA Thamrin. Jadi kalian bisa makan malam sambil menikmati pemandangan ibu kota.

4. Trans Studio Cibubur

Sudah punya rekomendasi tempat berlibur di saat libur sekolah ini. Trans Studio Cibubur bisa jadi tujuan untuk memanjakan anak anda.Trans Studio Cibubur. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: Lantai 3 Trans Studio Mall Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur No 230 A, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
  • Jam buka: 11.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai Rp 195 ribu

Tak jauh dari Jakarta, ada Trans Studio Cibubur yang merupakan tempat seru untuk dikunjungi bersama keluarga, terutama anak-anak. Berdasarkan situs Trans Entertainment, Trans Studio Cibubur dibagi dalam beberapa zona, yaitu Adventure Zone, Sci-fi City, Lagoon, Trans Central Studio dan Beach Walk.

Selain berbagai zona dengan beraneka wahana permainan, Trans Studio Cibubur juga memiliki wahana indoor skydiving pertama di Indonesia. Kalau di sini, traveler tak perlu takut hujan, karena lokasinya indoor.

5. Aloha PIK 2

Aloha PIKAloha PIK (Dadan Kuswaraharja/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB (weekday), 07.00-24.00 WIB (weekend)
  • Harga tiket masuk: gratis

Tempat wisata hits lainnya ada di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), salah satunya Aloha yang merupakan tempat jajan kekinian. Ada banyak tenant makanan dan minuman, seperti aneka seafood, pizza, steak, aneka sate, es krim, croissant, dan kopi.

Tempat ini berkonsep ala Hawaii. Pengunjung dapat menikmati pemandangan pasir putih di pantai utara. Dekorasi bangunannya juga serasa di pantai tropis, dengan elemen kayu, jerami, bambu, rotan, dan juga open space balcony.

Meski masuknya gratis, terdapat arena playground anak yang berbayar. Harga tiketnya Rp 158 ribu per anak dan Rp 80 ribu untuk pendamping.

6. La Riviera

Mau menikmati suasana ala Eropa, tapi tak ingin jauh-jauh? Coba ke La Riviera di PIK2.La Riviera di PIK2. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: kawasan Teluknaga, Jalan Otista, Kabupaten Tangerang, Banten
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket masuk: gratis

Tempat wisata hits lainnya adalah La Riviera yang juga berada di PIK 2. Tempat ini menarik karena bangunan-bangunannya bernuansa Amsterdam. Terdapat sungai kecil yang seakan-akan melintasi tengah kota. Lampu-lampu kuning di malam hari semakin membuat suasana serasa di Eropa.

7. TWA Mangrove Angke Kapuk

mangroveTWA Mangrove Angke Kapuk. (Wahyu/detikTravel)
  • Lokasi: Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
  • Jam buka: 08.00-17.30 WIB (weekday) dan 07.00-17.30 WIB (weekend)
  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 35 ribu (weekend)

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk memiliki luas 99,82 hektare. Mulai direstorasi pada 1998, tempat ini diresmikan 25 Januari 2010. Bukan sekadar tempat wisata, tempat ini adalah cagar alam yang melestarikan ekosistem mangrove yang kaya.

Traveler bisa menikmati keindahan alam seperti pohon api-api (Avicennia marina), bakau (Rhizophora mucronata), 73 spesies burung, 19 reptilia, dan mamalia penghuni kawasan ini.

8. Taman Ismail Marzuki (TIM)

Pameran Seni 'Memoar Para Perupa TIM'Pameran Seni di TIM. (Tia Agnes/ detikcom)
  • Lokasi: di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
  • Jam buka: 09.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis (kecuali event tertentu)

Taman Ismail Marzuki (TIM) adalah salah satu pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Tempat ini sering menjadi lokasi penyelenggaraan acara kesenian dan kebudayaan. Terdapat berbagai fasilitas yang menarik untuk dikunjungi saat kalian berada di TIM.

9. Taman Suropati

Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta, Sabtu (8/1/2022). Jakarta ditetapkan sebagai 'City of Literature' atau Kota Sastra Dunia dari 49 kota lain di dunia yang tergabung dalam jaringan kota kreatif jaringan kota kreatif dunia atau 'UNESCO's Creative City Network tahun 2021' oleh Badan Pendidikan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta. (M Risyal Hidayat/Antara)
  • Lokasi: Jalan Taman Suropati No. 5, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman Suropati awalnya bernama Burgemeester Bisschopplein (lapangan wali kota Bishop) pada saat dibangun di awal abad ke-20. Saat itu Wali Kota Jakarta bernama GJ Bisschop.

Nama Suropati diambil dari salah satu pahlawan nasional bernama Untung Suropati. Ia turut berjasa melawan pemberontakan melawan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Di taman ini terdapat Monumen ASEAN yang merupakan tanda persahabatan dengan negara anggota ASEAN. Ada juga air mancur dengan pepohonan hijau yang menambah keindahan taman ini. Kalian juga bisa berolahraga, memberi makan burung, dan berfoto-foto.

10. Taman Menteng

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
  • Lokasi: Jalan HOS Cokroaminoto, RT 03 RW 05, Menteng, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat,
  • Jam buka: 05.00-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman Menteng didesain oleh arsitek Belanda bernama Thomas Karsten dengan konsep ‘kota taman’ yang modern. Terdapat 23 taman kecil di area ini yang bisa digunakan warga bersantai.

Tempat ini memiliki jogging track, rumah kaca, playground anak, perpustakaan anak, lapangan olahraga, spot mural, kolam air mancur, dan area street food. Taman Menteng juga sering dipakai berbagai acara, seperti acara musik, pameran seni, dan ngabuburit.

11. Tebet Eco Park

Tebet Eco ParkTebet Eco Park. (dok. Tebet Eco Park)
  • Lokasi: Jl. Tebet Timur Raya No.19, Tebet, Jakarta Selatan.
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Tebet Eco Park baru diresmikan pada 2022. Di sini traveler bisa bersantai di bawah pepohonan rindang, mengajak anak bermain di playground, atau duduk di sekitar danau buatan.

Terdapat Infinity Link Bridge atau jembatan setinggi 6 meter yang menghubungkan taman utara dan selatan. Jembatan ini sering digunakan sebagai spot foto favorit di Tebet Eco Park.

12. Taman Cattleya

Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Taman Cattleya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman Nomor 99, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket masuk: gratis

Selanjutnya ada Taman Cattleya yang berhadapan dengan Mall Taman Anggrek. Sebelum atau setelah berbelanja di mall, traveler bisa mampir ke taman ini. Taman Cattleya cukup luas dan memiliki banyak pohon rindang, sehingga cocok untuk menyegarkan pikiran.

13. Hutan Kota GBK

Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023) di hari terakhir cuti bersama.Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023). (Andhika Prasetia/detikcom)
  • Lokasi: Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: sesi pagi 06.00-10.00 WIB, sesi sore 15.00-18.00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman lain yang bisa dikunjungi adalah Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) yang merupakan area hijau multifungsi. Setelah berolahraga, traveler bisa mampir ke hutan kota ini untuk beristirahat dan menghirup udara sejuk di tengah-tengah kota yang padat ini.

14. Moja Museum

Museum MOJA di GBK.Museum MOJA di GBK. (dok Instagram @mojamuseum)
  • Lokasi: Kompleks Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 11.00 – 19.30 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 125 ribu.

Masih di kompleks GBK, terdapat Moja Museum yang merupakan salah satu wisata di Jakarta Pusat. Museum ini berkonsep kekinian dengan 14 ruangan yang bisa dijelajahi dengan menggunakan sepatu roda.

15. Museum MACAN

Pameran Seni Present Continous di Museum MACANPameran Seni Present Continous di Museum MACAN. (dok. Museum MACAN)
  • Lokasi: AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat
  • Jam buka: 10.00-18.00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: Rp 70 ribu – Rp 90 ribu

Museum Macan bukan museum binatang. Nama ini berasal dari akronim Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Di dalamnya terdapat berbagai karya seni modern dan kontemporer yang enak dipandang.

16. Museum Bahari

Museum Bahari di Jakarta Utara sedang menggelar pameran miniatur kapal-kapal monumental yang bersejarah. Pameran ini diserbu para pelajar.Museum Bahari di Jakarta Utara. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Ps. Ikan No.1, RT.11/RW.4, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara
  • Jam buka: 08.00-15.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu (pelajar/mahasiswa), Rp 10 ribu (umum weekday), Rp 15 ribu (umum weekend), Rp 50 ribu (mancanegara)

Berdasarkan situs Dinas Kebudayaan Jakarta, Museum Bahari sebelumnya adalah gudang untuk menyimpan rempah-rempah. Pemerintah lalu menetapkan bangunan tersebut menjadi Museum Bahari pada 7 Juli 1977. Di museum ini, traveler bisa mengenal lautan dan melihat berbagai benda kelautan dari masa kolonial.

17. Wisata Kota Tua

Pada hari kedua libur Idulfitri 1445 Hijriah, Kamis (11/4/2024), Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Jakarta mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua hingga pukul 12.00 WIB mencapai 1.463 orang.Kota Tua Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Kota Tua, Mangga Besar, Taman Sari, Kota Jakarta Barat.
  • Jam buka: objek wisata memiliki jam operasional berbeda-beda

Kota Tua termasuk salah satu tempat wisata favorit di Jakarta. Tempat ini menyimpan banyak sejarah berdirinya Jakarta atau yang dulunya bernama Batavia.

Peninggalannya antara lain Stasiun Kota dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di kawasan ini, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, seperti Museum Fatahillah, Toko Merah, Museum Bank Indonesia, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

18. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur
  • Jam buka: 06.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah menjadi tempat wisata terkenal sejak lama. Kini TMII telah direvitalisasi sehingga menjadi lebih rapi dan cocok untuk segala umur.

Sesuai namanya, tempat ini merupakan gambaran kecil dari Indonesia yang begitu luas. Hal ini digambarkan dengan ragam rumah adat, flora, dan faunanya. Ada juga pertunjukan Air Mancur Menari di Danau Archipelago, Teater Keong Mas dengan film animasi bertema Tanah Air.

19. Taman Impian Jaya Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Lodan Timur No. 7, Pademangan, Jakarta Utara
  • Jam buka: Senin-Jumat 06.00-20.00 WIB, Sabtu-Minggu 06.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai Rp 30 ribu

Kawasan Ancol selalu menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi. Di kawasan ini terdapat beraneka tempat wisata, mulai dari pantai berpasir, naik perahu untuk mengelilingi Pantai Ancol.

Tempat wisata lainnya seperti Dufan, Sea World, Atlantis, Jakarta Birdland, Ocean Dream Samudra, dan Faunaland. Traveler dapat menikmati pemandangan Ancol dari ketinggian dengan naik wahana gondola.

20. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy/detikcom)
  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan
  • Jam buka: 24 jam

Pulau Tidung berada di Kepulauan Seribu Selatan. Terdapat dua pulau di tempat ini, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar adalah pulau berpenduduk, sedangkan Pulau Tidung Kecil menjadi kawasan konservasi alam.

Di pulau ini, traveler bisa menikmati pesona alam yang indah, melewati Jembatan Cinta yang menghubungkan dua pulau. Di pulau ini juga telah tersedia banyak penginapan, sarana kesehatan, tempat makan, serta wahana permainan air.

21. Setu Babakan

Area danau Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah kembali dibukauntuk umum sejak Sabtu, 23 Oktober lalu. Wisata kedaerahan budaya Betawi yang berlokasidi Jl. RM. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel, ini sudah kembali ramai pengunjung.Area danau Perkampungan Budaya Betawi, Jaksel. (Tiara Rosana/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Moch Kahfi II, RT 13/RW 08, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Berada tak jauh dari Ragunan, terdapat tempat wisata favorit, yaitu Setu Babakan. Traveler bisa menikmati pemandangan danau yang luas sambil bersantai. Kalian juga bisa sambil mempelajari kebudayaan Betawi, serta berwisata kuliner khas Betawi.

22. Jakarta Aquarium Safari

Menyambut Tahun Baru Imlek 2573 yang jatuh pada 1 Februari mendatang, Jakarta Aquarium dan Safari menggelar atraksi liong bawah air. Penasaran?Atraksi di Jakarta Aquarium dan Safari. (Agung Pambudhy/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman No.106, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat
  • Jam buka: 09.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: antara Rp 125 ribu hingga Rp 225 ribu

Tempat wisata hits lainnya adalah Jakarta Aquarium Safari yang memiliki koleksi lebih dari 3.500 spesies satwa akuatik dan nonakuatik. Traveler juga bisa menikmati berbagai hiburan seperti pertunjukan mermaid, edukasi satwa, dan 5D simulator.

23. Senayan Park

Senayan Park Mall atau SPARK MallSenayan Park Mall atau SPARK Mall (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Gerbang Pemuda, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 15.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Salah satu mal yang bisa dikunjungi adalah Senayan Park yang berada di pusat Jakarta. Mal ini cocok buat kalian yang suka berbelanja dan kuliner. Senayan Park memiliki skywalk yang estetik sehingga membuatnya hits.

24. Mal Sarinah

Plaza Sarinah kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Senin (21/3). Pusat perbelanjaan pertama di Indonesia ini sebelumnya ditutup lantaran direnovasi sejak Juni 2020.Plaza Sarinah. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jalan MH Thamrin 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
  • Jam buka: 08.00-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Mal Sarinah adalah mal tertua di Indonesia yang didirikan di era Sukarno. Sarinah direstorasi menjadi mal kekinian yang berada di jalan utama Jakarta, yaitu Jl MH Thamrin. Sejak dibuka kembali pada 22 Maret 2022, Sarinah menjadi tempat nongkrong favorit anak muda, terutama saat akhir pekan.

25. Masjid Istiqlal

Masjid IstiqlalMasjid Istiqlal. (dok. Waskita Karya)
  • Lokasi: Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.
  • Jam buka: 03.30-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Terakhir, buat traveler yang beragama Islam bisa mampir ke Masjid Istiqlal yang merupakan masjid nasional. Tempat ibadah ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Selain melaksanakan shalat, traveler bisa sambil berfoto-foto di spot yang menarik.

Itulah tadi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa dikunjungi saat liburan. Jangan lupa cek lagi waktu operasional dan harga tiket terbarunya lewat situs atau akun Instagram resminya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Penampakan Sawah Seribu Bendera di Kulon Progo



Kulon Progo

Menyambut HUT RI ke-80, warga Kulon Progo mengibarkan seribu bendera sang merah putih di area persawahan. Sawah Seribu Bendera itu pun menyita perhatian warga.

Berbagai cara dilakukan masyarakat untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan ke-80 RI. Salah satunya menciptakan Sawah seribu bendera di Kulon Progo.

Area persawahan yang dipenuhi dengan ribuan bendera merah putih itu terletak di Dusun Dobangsan, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates, Kulon Progo.


Julukan ini muncul karena banyaknya bendera merah putih yang berkibar di lokasi tersebut. Bendera itu terpasang rapi di sepanjang jalan kampung yang membelah persawahan dari Jalan Pahlawan menuju permukiman penduduk Dobangsan.

Saat melintasi jalan sepanjang 500 meter ini menggunakan kendaraan bermotor, kita seakan berada di dalam lorong yang sekelilingnya terbungkus warna merah dan putih.

Ilusi ini terjadi karena pemasangan bendera berdekatan dengan jarak antar tiang kurang dari 1,5 meter. Hal ini membuat area persawahan Dobangsan jadi daya tarik wisata baru.

Setiap sore hari, area persawahan ini ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin mengabadikan gambar. Mereka asyik foto-foto dengan latar Sawah Seribu Bendera.

Suasana area sawah yang terpasang ribuan bendera merah putih di Dobangsan, Giripeni, Wates, Kulon Progo, Kamis (7/8/2025)Sawah Seribu Bendera di Kulon Progo Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja

Dukuh Dobangsan, Teguh Supriyono, mengatakan pemasangan bendera di area persawahan Dobangsan merupakan program rutin yang diinisiasi oleh warganya sendiri. Program yang diberi nama memasang 1.000 bendera ini sudah dilakukan sejak awal Agustus 2025 lalu.

“Untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80 di Dobangsan, rutinitas tiap tahun itu ada program memasang 1.000 bendera, utamanya di jalan turi (lokasi pemasangan bendera),” ucapnya saat ditemui wartawan di lokasi, Kamis (7/8).

Tujuan Membuat Sawah Seribu Bendera

Teguh mengatakan program 1.000 bendera di Dobangsan bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Di samping itu juga jadi ajang penguat nasionalisme dan solidaritas antarwarga.

“Tujuan pertama buat mengenang jasa pahlawan yang telah membela dan membuat bangsa Indonesia merdeka. Sekaligus menanamkan cinta nasionalisme kepada semua warga yang ada di Dobangsan. Dengan menanamkan rasa nasionalisme itu nantinya untuk kegotongroyongan dan kerukunan warga di Dobangsan terjaga, jadi program apa pun yang akan dilakukan di Dobangsan warga akan mendukung,” ujarnya.

Teguh mengatakan anggaran pemasangan 1.000 bendera mencapai lebih dari Rp 5 juta. Uang tersebut diperoleh dari swadaya masyarakat dan iuran rutin setiap RT.

“Anggarannya dari swadaya masyarakat. Jadi setiap tahunnya di Dobangsan, per RT menyetorkan uang. Kemudian untuk bendera dan lain-lainnya itu bisa sampai Rp 5-7 jutaan. Sedangkan bambu swadaya dari warga,” jelasnya.

Selain memasang bendera, warga Dobangsan khususnya yang tinggal di wilayah RT 20 juga punya kreativitas lain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI tahun ini. Mereka memasang sejumlah maskot bergambar tokoh pahlawan di sepanjang jalan kampung.

“Kalau di sepanjang jalan RT 20 sudah terpasang 100 bendera disertai dengan tokoh-tokoh pahlawan yang telah berjuang menegakkan kemerdekaan RI, ada Sukarno, Hatta, Imam Bonjol yang dipasang di sepanjang jalan,” ucap Ketua RT 20 Dobangsan, Ariyanton.

Ariyanton berharap kegiatan ini bisa memacu jiwa nasionalisme masyarakat terutama bagi warga Dobangsan. Di samping itu juga jadi media pemersatu warga karena proses pemasangannya dilakukan secara gotong royong.

“Dengan cara ini kami ingin agar jiwa nasionalisme warga semakin kuat sehingga momen kemerdekaan bisa benar-benar terasa,” ujarnya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

5 Penginapan Bersejarah di Indonesia, Saksi Bisu Masa Kolonial-Kemerdekaan



Jakarta

Indonesia ternyata punya banyak penginapan atau hotel yang bernilai sejarah, terutama terkait masa Kolonial dan Kemerdekaan. Berikut 5 di antaranya:

Bangunan bersejarah tidak hanya gedung-gedung pemerintahan, hotel-hotel atau penginapan juga banyak yang dibangun sejak ratusan tahun silam. Buktinya ada di beberapa hotel berikut ini.

Hotel-hotel ini tersebar di berbagai kota di Indonesia. Masing-masing punya kisah dan perannya sendiri dalam sejarah.


Berikut 5 Penginapan Bersejarah di Indonesia:

1. Hotel Majapahit

Teatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit SurabayaTeatrikal Perobekan Bendera di Hotel Majapahit Surabaya Foto: Aprilia Devi

Menyebut hotel atau penginapan bersejarah, tentu tidak bisa dilepaskan dari Hotel Majapahit di Surabaya. Hotel ini sudah ada sejak tahun 1910 dan dibangun oleh Lucas Martin Sarkies.

Awalnya, hotel ini bernama Oranje Hotel. Ketika Indonesia dikuasai Jepang, hotel ini berubah nama menjadi Yamato Hoteru atau Hotel Yamato.

Hotel ini pun menjadi saksi bisu peristiwa sejarah, yaitu perobekan bendera Belanda yang berwarna Merah-Putih-Biru menjadi Merah-Putih saja.

Kala itu, tepatnya pada 19 September 1945, Mastiff Carbolic mengibarkan bendera Belanda di puncak hotel ini. Namun, hal itu malah memicu kemarahan Arek-arek Suroboyo. Dengan gagah berani, mereka memanjat tiang bendera di hotel ini dan merobek bendera Belanda itu hingga menjadi bendera merah putih.

2. Hotel Savoy Homann

Hotel Savoy HomannHotel Savoy Homann Foto: (Siti Fatimah/detikcom)

Beranjak ke Bandung, ada hotel Savoy Homann yang tak kalah bersejarah. Hotel ini menjadi saksi bisu peristiwa sejarah, yaitu Konferensi Asia Afrika.

Pada tahun 1955, hotel ini menjadi tempat peristirahatan Presiden Sukarno dan kepala negara peserta Konferensi Asia Afrika lainnya.

Hotel Savoy Homann dibangun pada tahun 1937 oleh arsitek A.F Albers. Namun bangunan hotel sebenarnya sudah ada sejak tahun 1871. Hotel ini dibangun dengan gaya art deco dan menghadap langsung ke Jalan Asia Afrika Bandung.

3. Hotel Indonesia Kempinski

Meski tidak setua hotel-hotel lainnya, tapi Hotel Indonesia Kempinski layak untuk disebut bersejarah. Keberadaan hotel ini awalnya diprakarsai langsung oleh Presiden Sukarno.

Presiden Sukarno bahkan sangat menyukai restoran Signatures yang ada di hotel ini. Hotel Indonesia pertama kali diresmikan pada tahun 1962 untuk menyambut ajang Asian Games IV.

Pada tahun 2004, hotel ini dikelola oleh Kempinski Group, sehingga namanya menjadi Hotel Indonesia Kempinski. Hotel ini pun menjadi tempat menginap favorit pejabat tinggi negara dan tamu-tamu penting kenegaraan lainnya.

4. Hotel Salak The Heritage, Bogor

Napak tilas jejak Eduard Douwes Dekker di Hotel Salak, Bogor.Napak tilas jejak Eduard Douwes Dekker di Hotel Salak, Bogor. Foto: Sudrajat/detikcom

Di Bogor, juga ada hotel bersejarah, yaitu Hotel Salak the Heritage. Hotel yang usianya sudah ratusan tahun ini dibangun pada tahun 1856 pada masa kolonial Belanda.

Awalnya, hotel ini bernama Bellevue-Dibbets Hotel milik keluarga Gubernur Jenderal VOC kala itu. Hotel ini pun digunakan sebagai tempat menginap pejabat-pejabat VOC kala itu.

Saat Indonesia diduduki Jepang, bangunan hotel ini difungsikan sebagai markas militer. Setelah Indonesia merdeka, baru hotel ini berubah nama menjadi Salak the Heritage.

5. Hotel Hermitage

Terakhir, ada hotel Hermitage di Jakarta yang bangunannya juga bersejarah. Hotel ini menjadi saksi bisu masa kolonial Belanda karena sudah dibangun pada tahun 1920-an.

Awalnya, bangunan hotel ini merupakan kantor pusat telekomunikasi pemerintah Hindia Belanda. Namun pada tahun 2008, bangunan itu akhirnya diubah menjadi The Hermitage Hotel dan difungsikan sebagai tempat menginap.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Di Istana Cipanas Bung Karno Menikah hingga Memotong Nilai Rupiah



Cianjur

“Ibu-ibu, Bapak-bapak ada yang masih ingat apa itu sanering?,” tanya Lena, pemandu wisata sejarah Istana Cipanas, Rabu (20/8/2025) lalu. Para ibu dan bapak anggota Komunitas Japas (Jalan Pagi Sejarah) Bogor sebagian menggelengkan kepala dan saling pandang kebingungan.

Namun ada juga yang dengan lantang menyebut sanering sebagai pemotongan rupiah. Lena membenarkan dan hadirin pun bertepuk tangan.

Semula ia menjelaskan riwayat bangunan yang kini dikenal sebagai Istana Cipanas. Bangunan utama di kompleks tersebut dibangun di masa pemerintahan kolonialis Belanda Gustav W. Baron Van Imhoff pada 1740 sebagai tempat peristirahatan. Oleh Sukarno kemudian ditetapkan menjadi salah satu Istana Kepresidenan.


Salah satu koleksi yang kerap membuat penasaran para pengunjung Istana Cipanas adalah lukisan bertajuk ‘Jalan Seribu Pandang’. Lukisan karya Soejono D.S. pada 1958 itu menggambarkan pohon yang di tengahnya terdapat jalanan lurus. Berbeda dengan lukisan lainnya, jalan tersebut tetap terlihat lurus seolah mengikuti arah dimana kita melihatnya jika dilihat dari berbagai arah.

Lukisan yang bernama lain ‘Lukisan Menuju Kaliurang’ itu merupakan salah satu dari 10 lukisan favorit Presiden Joko Widodo pada saat dipamerkan di Pameran Lukisan Galeri Nasional pada Agustus 2016. Namun dalam kunjungan di Istana Cipanas Rabu kemarin kami harus cukup puas mengintipnya dari teras.

Kembali ke soal sanering, pada 13 Desember 1965 Presiden Sukarno memimpin sidang cabinet bidang ekonomi di Istana Cipanas. Salah satu keputusan yang dibuat adalah menetapkan perubahan nilai mata uang rupiah dari Rp 1.000 menjadi Rp 1 atau dikenal dengan istilah sanering.

Jauh sebelum itu, tepatnya pada 7 Juli 1953, Sukarno menikah dengan Hartini secara sederhana dan tertutup di Istana Cipanas. Akibatnya, tak cuma menerima kecaman dari berbagai kelompok masyarakat dan media massa kala itu, Sukarno pun harus kehilangan ‘Ibu Negara’ Fatmawati. Ibunda dari Megawati itu memilih pergi dari Istana Merdeka karena tak sudi dimadu lalu tinggal di rumah pribadinya di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan.

Sementara Hartini oleh Sukarno ditempatkan di salah satu pavilion Istana Bogor. Di sana Hartini ikut mendampingi berbagai acara kenegaraan Presiden Soekarno, seperti menerima kunjungan Presiden Vietnam Utara Ho Chi Minh, Norodom Sihanouk (Kamboja) dan Kaisar Hirohito dari Jepang.

Khusus Ho Chi Minh, Sukarno pernah menerimanya secara khusus di Gedung Bentol pada Maret 1959. Gedung tempat dia tetirah itu dibangun pada 1954. Di sana masih terdapat meja kerja berbentuk L, kursi, dan tempat tidur kecil. Di atas meja terpajang beberapa bingkai foto antara lain Sukarno bersama Fatmawati, dan seorang bidan. Juga foto Ho Chi Minh dan Sukarno.

Kenapa dinamai gedung bentol? Menurut Kepala Subbagian Protokol dan Layanan Cecep Koswara penamaan itu karena di sekitar dinding bangunan terpasang batu-batu yang sengaja dibuat menonjol seperti bentol di kulit.

Di bangunan karya arsitek kenamaan F. Silaban itu, kata Cecep, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah beberapa kali memanfaatkannya untuk membuat lagu dan lukisan.

(jat/ddn)



Sumber : travel.detik.com