Tag Archives: sukarno – hatta

7 Wisata Rengasdengklok: Tempat Bersejarah hingga Waterpark


Jakarta

Daerah Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terkenal dengan sejarahnya yang berkaitan dengan kemerdekaan Indonesia. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin napak tilas sejarah Indonesia.

Buat detikers yang ingin ke Rengasdengklok, kalian tidak hanya bisa berwisata ke tempat-tempat bersejarah. Namun ada tempat wisata lain yang bisa dikunjungi, seperti taman dan waterpark.

Rekomendasi Wisata Rengasdengklok dan Sekitarnya

Berikut ini 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya yang bisa detikers kunjungi:


1. Rumah Djiaw Kie Siong

Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang.Rumah tempat Soekarno dan Hatta disembunyikan di Rengasdengklok, Karawang. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Rengasdengklok terkenal dengan peristiwa penculikan Sukarno-Hatta pada 16 Agustus 1945. Mereka dibawa para pemuda ke rumah Djiaw Kie Siong, seorang warga keturunan Tionghoa.

Di rumah ini, Sukarno-Hatta didesak untuk segera memproklamasikan kemerdekaan tanpa harus menunggu Jepang menyerahkan kemerdekaan. Traveler bisa mendengarkan kisah-kisah tersebut dari keluarga pemilik rumah ini.

Rumah Djiaw Kie Siong dibangun pada 1920. Namun karena terjadi abrasi karena banjir, rumah tersebut dipindahkan dari lokasi semula pada 1957.

“Dulu rumah ini ada di dekat sungai. Tapi tahun 1950 itu ada banjir, karena abrasi, rumah dipindah, dicopot satu per satu kayunya dan dibangun ulang di sini,” kata Yanto, selaku cucu Djiaw Kie Siong, yang dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

Lokasi rumah ini berada di pusat Kecamatan Rengasdengklok, tepatnya di Jalan Bung Karno, Dusun Bojong, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

2. Monumen Kebulatan Tekad

Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok.Tugu Kebulatan Tekad Rengasdengklok. Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Wisata sejarah lainnya adalah Monumen Kebulatan Tekad yang tak jauh dari rumah Djiaw Kie Siong. Jaraknya hanya sekitar 300 meter. Tempat ini adalah bekas markas tentara PETA (Pelindung Tanah Air).

Monumen ini didirikan setelah kemerdekaan, yakni diresmikan pada 17 Agustus 1950. Bentuk monumen ini memiliki arti simbolik, yaitu:

  • Tundangan tugu: simbol perjuangan seluruh masyarakat Indonesia untuk mencapai kemerdekaan
  • Badan tugu: bentuk segi empatnya menyimbolkan kesatuan perjuangan bangsa.
  • Bulatan tugu: bentuk bulatnya menyimbolkan kebulatan tekad dalam merebut kemerdekaan.
  • Kepalan tangan kiri: melambangkan perlawanan dan memegang teguh kemerdekaan.
  • Rantai dan tiang: berfungsi menjaga monumen, sekaligus simbol ikatan kokoh dan kuat dari seluruh rakyat Indonesia.

3. Taman Hud-hud

Wisata Taman Hud-hud KarawangWisata Taman Hud-hud Karawang Foto: Irvan Maulana/detikJabar

Selain napak tilas sejarah kemerdekaan, traveler juga bisa bersantai sejenak ke Taman Hud-hud. Dikutip dari detikJabar, tempat wisata ini memiliki fasilitas di antaranya kolam renang anak, outdoor dan semi indoor, perosotan, naik kuda, ATV, kolam ikan, danau kecil, dan taman burung.

Penamaan Taman Hud-hud ini terinspirasi dari kisah Nabi Sulaiman. Dalam kisah itu, burung Hud-hud adalah pembawa kabar.

“Kala itu ada seekor burung yang mengabarkan adanya seorang ratu cantik bernama Balqis penyembah matahari, pembawa kabar itu ialah burung Hud-hud,” kata pemilik Taman Hud-hud, Iqbal Jamalulail, dikutip dari detikJabar, Senin (22/1/2024).

Diharapkan agar taman ini selalu membawa kabar baik dan membahagiakan masyarakat. Taman yang memiliki luas sekitar 1,2 hektare ini berada di Jalan Proklamasi, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang.

Taman Hud-hud buka setiap Selasa-Minggu pukul 08.30-17.00 (khusus Jumat pukul 13.00-17.00 WIB). Harga tiketnya yakni Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 50 ribu (weekend).

4. Waterboom Elmujira

Di Rengasdengklok, traveler juga bisa mengajak anak-anak bermain di Waterboom Elmujira yang tak jauh dari Taman Hud-hud. Seperti waterboom lainnya, di sini terdapat sejumlah wahana menarik, seperti beberapa jenis perosotan, kolam beraneka kedalaman, dan ember tumpah.

Waterboom ini berada di Jalan Raya Rengasdengklok, Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang. Tempat ini buka setiap hari pukul 09.00-20.30 WIB. Harga tiketnya Rp 30 ribu per orang.

5. Kompleks Percandian Batujaya

Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang masih terendam banjir akibat intensitas hujan tinggi dan adanya luapan air irigasi Desa Segaran.Candi Blandongan dan Jiwa di Kawasan Percandian Batujaya Karawang. Foto: Yuda Febrian Silitonga

Di sekitar Rengasdengklok juga ada sejumlah tempat wisata yang bisa detikers kunjungi. Salah satunya Kompleks Percandian Batujaya.

Dikutip dari situs Kemdikbud, Kompleks Percandian Batujaya ini disebut sebagai candi tertua di Nusantara. Kompleks percandian ini dibangun pada zaman Kerajaan Tarumanagara yang bercorak Hindu.

Uniknya, candi-candi tersebut merupakan candi Buddha. Hal ini menunjukkan tingginya toleransi antar umat beragama pada masa itu. Terdapat 39 lokasi percandian di kompleks tersebut.

Letaknya berada di Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jabar. Dari Kecamatan Rengasdengklok, jaraknya sekitar 18 km atau ditempuh sekitar 30 menit.

6. Kawung Tilu Bojong

Jika mencari wisata alam di sekitar Rengasdengklok, detikers bisa mampir ke Kawung Tilu Bojong yang berada di selatan Rengasdengklok. Taman ini cukup hits karena penataan yang instagramable.

Dikutip dari situs Kemenparekraf, Kawung Tilu Bojong Rangkas Wisata ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 15 hektare. Selain menyajikan panorama alam pepohonan jati yang rindang, taman ini juga memiliki penangkaran hewan, aneka wahana, dan taman bermain anak.

Beberapa fasilitasnya antara lain penangkaran rusa, penangkaran domba Garut, wahana kicau burung, naik ATV, dan taman bermain anak.

Kawung Tilu Bojong Rangkas terletak di Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya sekitar 20 km atau ditempuh sekitar 40 menit.

7. Waterpark Megasari

Terakhir ada Waterpark Megasari yang juga berada di Kabupaten Bekasi. Waterpark ini khas dengan ornamen-ornamen berbentuk binatang raksasa, seperti dinosaurus, jerapah, hingga kupu-kupu.

Terdapat beberapa kolam untuk anak dan dewasa, kolam busa, kolam arus, dan mini zoo. Wahananya antara lain ember tumpah, beberapa jenis seluncuran. Traveler juga bisa berfoto-foto dengan nuansa Korea dan Jepang.

Waterpark Megasari berlokasi di Desa Sumbersari Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Dari Rengasdengklok, jaraknya cuma 3 km, atau sekitar 10 menit perjalanan. Harga tiket masuk Rp 35 ribu saat weekday dan Rp 45 ribu saat weekend dan liburan.

Nah, itulah tadi 7 rekomendasi wisata Rengasdengklok dan sekitarnya. Tidak cuma wisata sejarah, tetapi ada juga wisata alam dan waterpark.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

7 Daya Tarik Taman Kusuma Bangsa di IKN


Jakarta

Taman Kusuma Bangsa yang ada di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur menjadi destinasi baru yang ada di IKN. Tak lama usai diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (12/8/202) taman itu langsung banyak didatangi oleh warga sekitar.

Taman itu didirikan sebagai monumen penghormatan bagi jasa para pahlawan pendiri bangsa. Taman Kusuma Bangsa juga menjadi bagian infrastruktur di IKN yang sudah rampung menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 lalu.

Desain yang fenomenal karya seniman Bali I Nyoman Nuarta ini memiliki luas 1.915 meter persegi ini menjadi daya tarik lainnya yang ada di IKN. Lalu apa saja yang membuat Taman Kusuma Bangsa bisa menarik perhatian warga?


Berikut tujuh fakta Taman Kusuma Bangsa di IKN:

1. Menelan Biaya Rp 335 Miliar

Taman Kusuma Bangsa di IKN menghabiskan biaya mencapai sekitar Rp 335,2 miliar. Taman itu rampung dibangun pada Agustus, tepat sebelum upacara kemerdekaan HUT RI yang pertama kalinya digelar di IKN.

2. Sayap Pelindung Nusantara

Di kawasan taman ini juga terdapat beberapa bagian penting yang salah satunya adalah bangunan Sayap Pelindung Nusantara. Patung sayap ini merupakan simbol yang melambangkan perlindungan dan persatuan seluruh wilayah Indonesia.

3. Patung Sukarno-Hatta

Selain patung Sayap Pelindung Nusantara, di Taman Kusuma Bangsa juga terdapat patung dari dua tokoh besar Indonesia yakni Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta.

Kedua patung tokoh besar Indonesia itu merupakan rasa hormat bangsa atas jasa-jasa sang Dwi Tunggal. Patung itu sekaligus menjadi simbol kepemimpinan dan perjuangan bangsa.

4. Tempat Penghormatan Pahlawan

Taman Kusuma Bangsa ini merupakan monumen sementara sebelum makam pahlawan di IKN ibangun. SAat upacara kemerdekaan pun kawasan itu dipakai oleh Jokowi dalam memimpin renungan suci serta apel kehormatan untuk mengenang jasa para pahlawan.

5. Api Abadi

Di Taman Kusuma Bangsa ini juga terdapat kobaran api abadi yang diinisiasi oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Api itu berasal dari pengaliran gas bumi ini menggunakan dua tabung C-Cyl yang berkapasitas 24 meter kubik yang membuat api akan menyala salam 24 jam setiap harinya.

6. Taman yang Terintegrasi

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan Taman Kusuma Bangsa ini terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara. Letak taman itu sejajar lurus dengan Sumbu Kebangsaan, yakni Istana Negara dan Istana Garuda.

7. Indahnya Lanskap Sekeliling

Selain mementingkan fungsi dari Taman Kusuma Bangsa, kawasan ini juga menyuguhkan panorama yang indah dengan pemandangan yang memukau dari Taman Kusuma Bangsa ini juga mementingkan unsur keindahan.

Selain itu, terdapat pula tiang bendera yang menjulang tinggi 79 meter hingga mencetak rekor MURI sebagai tiang bendera tertinggi di Indonesia.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Taman Kusuma Bangsa yang jadi daya pikat warga saat berada di kawasan ini. Jika punya kesempatan ke IKN, tertarik kah untuk berkunjung ke Taman Kusuma Bangsa?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com