Tag Archives: susu kambing

Asyiknya Jelajahi Perbukitan Menoreh: Minum Susu Kambing-Belah Durian



Purworejo

Akhir pekan, saatnya menjajal aktivitas menantang. Cobalah sensasi naik mobil jeep menjelajahi Perbukitan Menoreh, sambil minum susu kambing dan makan durian.

Konten kreator yang tergabung dalam berbagai komunitas seperti Generasi Pesona Indonesia (GenPI), pegiat medsos dan Paguyuban Bagus Roro Purworejo, diajak menjelajahi Perbukitan Menoreh di Kecamatan Kaligesing, Purworejo pada Sabtu (9/12) akhir pekan lalu, dari pagi hingga petang.

Mereka berangkat dari alun-alun kota Purworejo, kemudian meluncur menggunakan mobil jeep menuju sisi timur kota Purworejo selama satu jam perjalanan.


Jalanan berliku, naik turun dan tikungan tajam dilibas dengan mudah oleh barisan jeep yang meraung-raung membelah kesunyian.

Setibanya di puncak Perbukitan Menoreh, tepatnya di Desa Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing, puluhan peserta dari berbagai komunitas itu langsung singgah di Kampung Cantik untuk berdiskusi sambil menikmati makanan unik ‘Jancuk’ atau jajanan pincuk.

Menjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durianMenjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durian Foto: (dok. GenPI Purworejo)

Tak lengkap rasanya jika menjelajah Kaligesing dan sekitarnya yang menjadi sentra buah durian tanpa mencicipinya. Apalagi, saat ini sedang musim panen buah durian.

Usai menyantap durian, para peserta diajak ke peternakan kambing ras Kaligesing. Tak hanya melihat, peserta juga bisa memerah susu dari induk kambing dan langsung meminumnya.

Menikmati legitnya buah durian dan segarnya susu kambing ras Kaligesing sudah, saatnya rombongan Jeep kembali membawa peserta ke beberapa destinasi wisata lainnya yakni Hutan Pinus Kalilo.

Menjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durianMenjelajahi Perbukitan Menoreh naik jeep, bisa minum susu kambing dan makan durian Foto: (dok. GenPI Purworejo)

Puas berfoto-foto di lokasi tersebut, mereka kemudian kembali menaiki jeep diajak membelah hutan pinus dengan medan yang cukup ekstrem hingga berhenti sejenak untuk menyeruput Kopi Seplawan, setelah lelah berteriak menghadapi ekstremnya lintasan.

Tak berhenti di situ saja, perjalanan dilanjutkan menuju ke Goa Seplawan. Obyek wisata yang terletak di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing itu menjadi salah satu destinasi andalan Purworejo.

Keindahan alam di sekitar goa juga tak luput dari bidikan kamera para konten kreator. Menikmati teh hangat sembari menikmati ‘Gembel’, camilan khas Kaligesing, menjadi agenda penutup setelah seharian penuh menjelajah Perbukitan Menoreh.

Salah satu peserta, Aviva Mauza (23) mengaku terkesan dengan perjalanan ini. Ia pun tak menolak jika suatu saat diajak bergabung lagi untuk mengeksplor destinasi wisata lainnya di Purworejo.

“Jalan-jalan naik jeep ini pengalaman pertama saya dan ternyata asyik juga bisa jelajah Purworejo di bagian timur yang tadinya belum pernah ke wisata tersebut karena acara ini saya bisa ke tempat tersebut,” ucapnya.

“Tadi juga pada belajar merah susu kambing dan nyoba susunya ternyata enak juga. Kalau ada acara semacam ini lagi mau ikut karena nambah ilmu dan dapat pengalaman yang sangat menyenangkan,” sambungnya.

Acara yang digagas oleh GenPI Purworejo dan didukung oleh Badan Otorita Borobudur itu rencananya tak hanya berhenti sampai di situ dan akan kembali dilaksanakan di lain kesempatan.

Direktur Keuangan, Umum dan Komunikasi Publik BOB Ramlan Kamarullah menjelaskan, dengan diajaknya para konten kreator, promosi wisata akan lebih efektif.

“Mereka punya kemampuan membuat konten-konten yang bisa jadi alat promosi pariwisata. Dengan hasil karya mereka, kerja kami jadi semakin ringan karena teman-teman ini bisa membantu pemerintah ikut mempromosikan pariwisata,” tutup Ramlan.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Beternak Hingga Panen Salak, Ini Beragam Aktivitas Seru di Desa Wisata Nganggring



Sleman

Desa Wisata Nganggring menawarkan pengalaman unik dan seru buat traveler. Di sini, pengunjung bisa wisata beternak kambing dan bertani salak.

Desa Wisata Nganggring berada di bawah kaki Gunung Merapi di Desa Nganggring Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kawasan Desa wisata itu memiliki pemandangan yang indah dengan suasana yang asri dan sejuk.

Desa Wisata Nganggring dikembangkan oleh masyarakat setempat sejak 2005. Tidak disangka, pada 2007, Desa Wisata Nganggring berhasil mendapatkan penghargaan Kalpataru, yaitu penghargaan tertinggi dari pemerintah atas jasa melestarikan lingkungan hidup.


Destinasi yang paling menonjol dari desa ini adalah peternakan kambing peranakan etawa (PE) dan perkebunan salak, karena mayoritas masyarakat disana bekerja sebagai peternak kambing dan petani salak.

Kegiatan Seru di Desa Wisata Nganggring

Berada sekitar 11 km dari puncak Gunung Merapi, Desa Wisata Nganggring memiliki luas 2,75 Ha dan dikelola oleh masyarakat sebagai destinasi wisata.

Melansir situs Jejaring Desa Wisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan laman Instagram Desa Wisata Nganggring, berikut beberapa kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Desa Wisata Nganggring.

1. Pengelolaan Hutan Rakyat

Dalam tur ini wisatawan akan diberikan edukasi pengelolaan hutan rakyat dengan tanaman tegakan HMT. Wisatawan akan diberikan materi dan modul pembelajaran, disertai dengan narasumber yang berpengalaman. Wisatawan juga akan diajak praktik menanam secara langsung untuk mendapatkan pengalaman menarik.

Benefit yang didapat dari tur ini adalah pengalaman menarik, ilmu tentang pengelolaan hutan, dan sertifikat kegiatan. Untuk paket tur ini, wisatawan perlu membayar Rp 150 ribu per orang.

2. Budidaya Kambing Peranakan Etawa (PE)

Dalam tur ini wisatawan akan diberikan edukasi tentang budidaya kambing PE. Wisatawan akan mendapatkan materi dari narasumber profesional dan modul pembelajaran. Selain itu, wisatawan diajak untuk praktik lapangan terkait proses budidaya kambing peranakan etawa.

Benefit yang didapat dari tur ini adalah pengalaman menarik, ilmu tentang budidaya kambing peranakan etawa, dan sertifikat kegiatan. Wisatawan hanya perlu membayar Rp 195 ribu.

3. Paket Edukasi Kambing

Dalam paket wisata ini wisatawan akan diajak untuk lebih berkeliling area wisata dan melihat lebih dekat peternakan kambing peranakan etawa.

Kegiatan yang dilakukan mulai dari melihat langsung kandang Kambing, cara pemeliharaan, memberi pakan kambing, memberi susu untuk cempe (anak kambing), dan edukasi terkait budidaya kambing hingga produk-produk turunan kambing.

Harga untuk paket tur ini mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 100 ribu, tergantung paket tur yang dipilih.

4. Memerah Susu Kambing PE

Selain mengenal budidaya kambing secara langsung, wisatawan juga bisa mendapatkan pengalaman unik untuk belajar cara memerah susu kambing PE. Selain mendapatkan pengalaman baru, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan terkait proses higienis dalam pengambilan susu segar.

Untuk paket tur ini, wisatawan perlu membayar seharga Rp 35 ribu

5. Mengelola Pakan dan Pupuk Organik

Dalam paket tur ini, wisatawan diajak melihat proses limbah ternak diolah menjadi pupuk organik, baik produk pupuk organik cari maupun padat. Selain itu, wisatawan juga bisa melihat proses pembuatan pakan kambing yang dibuat dengan bahan-bahan alami.

Untuk paket wisata ini wisatawan hanya perlu membayar dengan harga Rp 35 ribu.

6. Mengolah Susu Kambing PE

Setelah mengetahui cara memerah susu kambing PE, wisatawan juga diajak untuk mengetahui proses mengolah susu Kambing. Dalam kegiatan ini, pengunjung belajar cara mengolah susu Kambing menjadi berbagai produk seperti yogurt, keju, hingga susu bubuk.

Untuk mengikuti paket tur menarik satu ini, wisatawan hanya perlu membayar Rp 145 ribu.

7. Mengelola Lotion dan Sabun dari Susu Kambing

Ternyata selain menjadi yogurt atau keju, susu kambing juga bisa diolah menjadi lotion dan sabun loh! Dalam tur ini pengunjung akan diajak untuk mengelola susu kambing PE menjadi lotion yang memiliki manfaat bagi kulit karena dibuat dari bahan alami.

Wisatawan hanya perlu membayar RP 35 ribu untuk paket tur membuat lotion dan Rp 25 ribu untuk paket tur membuat sabun.

8. Panen Salak

Nah selain melakukan kegiatan yang berhubungan dengan peternakan kambing PE, wisatawan juga ditawarkan pengalaman keliling perkebunan salak. Dalam tur ini, wisatawan diajak untuk melihat langsung kebun salak di Desa Wisata Nganggring.

Dalam tur ini, wisatawan akan diajak memetik dan menikmati buah salak yang dibudidayakan di desa tersebut, wisatawan juga akan diberikan edukasi terkait proses perkawinan pohon salak. Untuk mengikuti paket tur ini, wisatawan hanya perlu membayar Rp 25 ribu.

Selain kegiatan yang menarik Desa Wisata Nganggring menyediakan berbagai fasilitas untuk mengutamakan kenyamanan wisatawan seperti, toilet, mushola, lahan parkir, aula pertemuan, wi-fi area, kios makanan dan minum, hingga kios souvenir.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com