Tag Archives: sutoyo

Hari Pahlawan 10 November, Ini 6 Objek Wisata Sejarah di Jakarta



Jakarta

Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November sejak tahun 1961. Berikut objek wisata di Jakarta yang lekat dengan perjuangan pahlawan.

Pada peringatan Hari Pahlawan itu menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan.

Salah satu cara terbaik untuk memperdalam makna perjuangan tersebut adalah dengan mengunjungi berbagai objek wisata sejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan mereka.


Di Jakarta, terdapat sejumlah tempat yang memiliki nilai sejarah tinggi dan menyimpan banyak cerita dari masa-masa perjuangan para pahlawan.

Dirangkum oleh detikTravel, berikut beberapa destinasi bersejarah di Jakarta yang layak dikunjungi untuk meresapi semangat heroisme dan mengenang jasa para pahlawan.

1. Museum Sumpah Pemuda

Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024). Museum tersebut menyelenggarakan Sumpah Pemuda Youth Fest dalam rangka peringatan 96 tahun Sumpah Pemuda yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan, termasuk pertunjukan seni, serta atraksi budaya yang melibatkan sekitar 700 peserta dari berbagai kalangan. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/aww.Pengunjung berfoto bersama saat mengunjungi Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Senin (28/10/2024).

Museum Sumpah Pemuda adalah tempat bersejarah yang terkait erat dengan peristiwa bersejarah Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, sebuah momentum penting yang menjadi dasar persatuan dan identitas nasional Indonesia.

Berdirinya Museum Sumpah Pemuda merupakan hasil gagasan dari para pelaku Kongres Pemuda Kedua berikrar. Dalam ikrar tersebut, para pemuda berjanji untuk bertumpah darah satu, tanah air Indonesia, berbangsa satu, bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Sumpah ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, karena menegaskan semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat yang beragam, yang ingin menjaga semangat persatuan itu tetap hidup di kalangan generasi muda. Museum ini dulunya adalah rumah milik Sie Kong Lian, seorang tokoh Tionghoa pada abad ke-20, yang kini dialihfungsikan menjadi tempat wisata sejarah.

Destinasi ini sangat cocok untuk menumbuhkan semangat persatuan dan nasionalisme abadi di hati pemuda Indonesia,berlokasi di Jl. Kramat Raya No. 106 Jakarta Pusat menjadi ruang untuk mengenang serta menghargai komitmen para pemuda bangsa, dalam memperjuangkan kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

2. Monumen Nasional

Manuver Tim Jupiter TNi AU bentuk love sign di langit MonasMonas (Wildan Noviansah/detikcom)

Sebagai ikon Jakarta, Monumen Nasional (Monas) tidak hanya menjadi simbol perjuangan bangsa, tetapi juga menyimpan berbagai diorama yang menggambarkan perjalanan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan.

Di dalam Monas, terdapat ruang pameran sejarah yang menampilkan peristiwa-peristiwa penting dalam perjalanan menuju kemerdekaan, menjadikannya sebagai destinasi edukatif yang sarat makna bagi para pengunjung.

Salah satu spot menarik yang bisa dijelajahi adalah ruang museum yang berada di bawah Monas, sekitar 3 meter di bawah permukaan tugu, dengan 51 jendela peragaan (diorama) yang mengabadikan sejarah perjuangan bangsa Indonesia dari berbagai zaman.

Selain itu, terdapat Ruang Kemerdekaan yang menampilkan peta kepulauan Indonesia, bendera Sang Saka Merah Putih, lambang negara Bhineka Tunggal Ika, dan pintu gapura dengan naskah Proklamasi.

Di sekeliling monumen, relief sejarah Indonesia menggambarkan perjalanan bangsa mulai dari masa penjajahan Belanda, perjuangan rakyat Indonesia, hingga era pembangunan modern.

Pada bagian pelataran puncak Monas yang berada di ketinggian 115 meter, dengan luas 11 x 11 meter dan mampu menampung hingga 50 orang, pengunjung dapat menikmati pemandangan Jakarta dari ketinggian, lengkap dengan fasilitas teropong untuk melihat lebih jelas sejauh mata memandang Ibu Kota Jakarta. Untuk harga tiket masuk Monas, pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp 24.000, mahasiswa Rp 13.000, dan anak-anak Rp 6.000.

3. Taman Makam Pahlawan Kalibata

Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya.Sejarah Taman Makam Pahlawan Kalibata dikenal sebagai lokasi peristirahatan terakhir para pahlawan maupun tokoh-tokoh penting di Indonesia. Ini ulasannya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Tempat ini memiliki luas mencapai 247.423 meter persegi (24,7 hektare) dan meskipun bukan museum, ia memiliki peran yang sangat penting untuk mengenang para pahlawan yang telah gugur lebih dari 7.000 orang korban militer dan veteran, termasuk deretan tokoh-tokoh penting, mulai dari pejabat tinggi negara hingga anggota militer bersemayam disini.

Didirikan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa mereka bagi bangsa dan negara, tempat ini juga berfungsi sebagai sarana pelestarian nilai-nilai yang diwariskan oleh para pahlawan dan perintis bangsa, serta menanamkan semangat kesetiakawanan sosial bagi masyarakat.

Selain menjadi objek studi dan tempat ziarah wisata, tempat ini dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 06.00 hingga 18.00 dan berlokasi di Jalan Raya Kalibata No. 14, RT 14/RW 1, Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.

4. Monumen Pancasila Sakti

Hari Kesaktian Pancasila 2021: Tema dan Pedoman UpacaraMonumen Pancasila Sakti (Agung Pambudhy/detikcom)

Tempat ini sangat cocok bagi para traveler yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah pahlawan bangsa, berlokasi di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur, dan dibangun untuk mengenang tujuh pahlawan revolusi yang gugur dalam tragedi Gerakan 30 September (G30S) sebagai upaya pemberontakan yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Monumen ini mulai dibangun pada Agustus 1967 dan diresmikan pada 1 Oktober 1969 oleh Presiden Soekarno. Di area ini terdapat sebuah sumur tua yang menyimpan sejarah kelam bangsa Indonesia, menjadi saksi bisu dari kejadian tragis yang menimpa para pahlawan revolusi.

Dikutip dari buku ‘Mengenal Lebih Dekat: Bangunan Bersejarah Indonesia karya Nunung Marzuki,’ terdapat tujuh pahlawan yang gugur dalam peristiwa ini, yaitu Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani, Mayjen TNI R. Suprapto, Mayjen TNI M.T. Haryono, Mayjen TNI Siswondo Parman, Brigjen TNI D.I. Panjaitan, Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Tendean. Bagi traveler yang berminat bisa mengeluarkan sebesar Rp 5.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk pelajar dan mahasiswa buka dari pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.

5. Museum Kebangkitan Nasional

Pameran bertajuk 'Kita Serumpun' digelar di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (13/8/2024).Museum Kebangkitan Nasional. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Berlokasi di Jalan Abdul Rachman Saleh No. 26, Jakarta, museum ini menampilkan sejarah pergerakan Budi Utomo yang diprakarsai oleh delapan pelajar STOVIA (School Tot Opleiding Van Inlandsche Artsen) yang belajar ilmu kedokteran pada tanggal 20 Mei 1908, yang kemudian menjadi tonggak awal pergerakan nasional Indonesia.

Di dalam museum ini, pengunjung dapat menemukan beberapa spot menarik yang menggambarkan kehidupan dan perjuangan para pelajar STOVIA, seperti ruang yang memamerkan alat-alat kedokteran, alat racikan untuk ramuan obat, ruang belajar, ruang asrama STOVIA, serta Memorial Hall Budi Utomo yang penuh dengan informasi mengenai sejarah berdirinya organisasi ini.

Museum itu buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dengan tiket masuk sebesar Rp 5.000 untuk dewasa, Rp 3.000 untuk anak-anak, dan Rp 25.000 untuk turis.

6. Museum Nasional

Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A.Museum Nasional di Jakarta resmi dibuka kembali untuk pengunjung pada Selasa (15/10/2024) setelah penutupan sementara akibat kebakaran yang melanda Gedung A. (Hilalia Kani Juliana)

Museum Nasional Indonesia kembali dibuka untuk umum pada tanggal 15 Oktober 2024, setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran yang terjadi pada 16 September 2023.

Dikenal juga sebagai Museum Gajah, museum ini kini menampilkan penataan koleksi yang lebih rapi serta beberapa area baru, seperti pameran khusus pasca kebakaran dan area repatriasi melihat benda-benda warisan budaya hasil diplomasi dari 1949 hingga saat ini.

Pengunjung juga dapat menikmati pameran menarik yang memungkinkan mereka melihat kemiripan wajah pribadi dengan karakteristik paras suku dan daerah di Indonesia.

Museum Nasional buka setiap hari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, dengan harga tiket masuk Rp 25.000 untuk dewasa, Rp 15.000 untuk anak-anak, dan Rp 50.000 untuk wisatawan asing (WNA).

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Tempat Staycation Cozy Buat Libur Lebaran 2025, Mulai Rp 300 Ribuan


Jakarta

Libur panjang Lebaran 2025 sangat disayangkan jika traveler tidak berencana mudik maupun pergi ke mana-mana. Staycation bisa jadi opsi kegiatan untuk menghabiskan waktu kosong libur Lebaran bersama keluarga.

Sejumlah hotel dan penginapan di Jakarta dapat dipilih sebagai tempat staycation seru. Kamar hotel nyaman dengan tarif terjangkau bakal memanjakan dirimu selama berlibur di sana. Lokasinya pun strategis, jadi traveler dapat merencanakan bepergian ke tempat-tempat di sekitar penginapan.

Tempat Staycation Murah di Jakarta

Merangkum Google, berikut rekomendasi hotel dan penginapan nyaman di Jakarta dengan tarif murah untuk staycation selama libur Lebaran 2025:


1. Harper MT Haryono

Kamar dan suite yang luas serta bersih ditawarkan oleh Harper MT Haryono. Fasilitasnya terhitung lengkap dengan pelayanan yang memuaskan.

Terdapat restoran fusion dengan berbagai hidangan lezat yang cocok di lidah. Tersedia juga bar, kolam renang indoor, gym, hingga spa yang dapat diakses tamu.

Alamat: Jl. Letjen M.T. Haryono, Cawang, Jakarta Timur
Tarif per malam: Mulai Rp 400 ribu.

2. The Mango Suites by FLAT06

The Mango Suites by FLAT06The Mango Suites by FLAT06 (The Mango Suites by FLAT06 via Google Photo)

Datangi The Mango Suites by FLAT06 jika ingin bermalam nyaman di hotel trendi berlokasi strategis. Jaraknya hanya 2 kilometer dari Pondok Indah Mall dan 7 km dari kebun binatang Ragunan.

Kamarnya elegan dengan fasilitas kulkas mini, WiFi, sarapan hingga smart TV yang dilengkapi Netflix. Ada kolam renang rooftop dengan view perkotaan, bar koktail, dan kafe dengan teras.

Alamat: Jl. Mangga, Gandaria, Cilandak, Jakarta Selatan
Tarif per malam: Mulai Rp 390 ribu.

3. Hotel Alia Cikini

Pilih Hotel Alia Cikini kalau mencari penginapan berkonsep islami. Tidak diperkenankan bermalam bagi pria dan atau wanita yang tidak punya hubungan suami istri sah atau keluarga, maupun sesama jenis yang memiliki orientasi menyimpang.

Lokasinya cukup strategis dan dekat ke mana-mana. Pelayanan ramah dengan fasilitas cukup lengkap. Jika ingin berenang mesti booking jam agar diberikan akses private pool.

Alamat: Jl. Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 360 ribu.

4. La Boheme Rooms and Coffee

La Boheme Rooms and CoffeeLa Boheme Rooms and Coffee (dok. Instagram @labohemejkt)

La Boheme Rooms and Coffee punya nuansa bohemian yang kental. Kamarnya cozy, fasilitasnya nyaman, dan setiap sudutnya aesthetic.

Penginapan ini dilengkapi kafe rooftop yang menyajikan pemandangan city light indah, asik banget buat nongkrong. Semua makanannya enak dengan harga terjangkau.

Alamat: Jl. Setia Budi Barat, Kuningan, Jakarta Selatan
Tarif per malam: Mulai Rp 370 ribu.

5. Asyana Kemayoran

Kamar luas dengan harga terjangkau ditawarkan Asyana Kemayoran. Lokasinya dengan dengan stasiun KRL dan terminal bus.

Fasilitas di hotel ini oke, tersedia restoran dengan berbagai pilihan makanan lezat, WiFi, dan kolam renang outdoor yang bersih. Asyana Kemayoran punya view kota dan Monas.

Alamat: Jl. Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 320 ribu.

6. Choska Residence

Kunjungi Choska Residence jika mencari penginapan nyaman di jantung Jakarta. Lokasinya dekat dengan sejumlah pusat perbelanjaan seperti Grand Indonesia, Plaza Indonesia, Thamrin City, dan Pasaraya Tanah Abang.

Desain penginapannya kekinian dengan kamar yang nyaman bersih meski tidak terlalu luas. Fasilitasnya lumayan dengan sarapan, dapur, laundry, hingga tempat kerja yang disuguhkan city view.

Alamat: Jl. Kebon Kacang 29, Kebon Kacang, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 340 ribu.

7. W Home Benhil

W Home BenhilW Home Benhil (W Home Benhil via Google Photo)

Staycation nyaman seperti di rumah dapat dirasakan di W Home Benhil. Kamar dan setiap sudut penginapannya punya nuansa cozy dengan interior aesthetic.

Fasilitas cukup lengkap dengan pelayanan ramah. Terdapat restoran dengan sejumlah hidangan nikmat yang dapat diakses tamu. Lokasi W Home Benhil pun strategis, dekat ke mana-mana.

Alamat: Jl. Bendungan Jatiluhur, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 430 ribu.

8. favehotel PGC

Berlokasi di area Pusat Grosir Cililitan (PGC), favehotel menawarkan kamar minimalis modern yang nyaman dan bersih. Kamarnya dilengkapi WiFi, TV, hingga ruang keluarga untuk tipe lebih tinggi.

Sarapan disajikan prasmanan dengan pilihan makanan sedap yang banyak. Tersedia layanan pijat kamar dan room service. Lokasinya juga dekat dengan bandara Halim Perdanakusuma, cocok singgah di sini jika traveler kelelahan setelah penerbangan.

Alamat: Jl. Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur
Tarif per malam: Mulai Rp 400 ribu.

9. Heef Hotel

Heef Hotel bisa jadi opsi jika mencari penginapan berlokasi strategis. Dekat dengan sejumlah pusat perbelanjaan, tempat kuliner dan wisata, hingga Jakarta International Stadium (JIS) yang kerap dijadikan venue acara. Akses ke berbagai tempat juga mudah.

Hotel ini punya kamar bersih dengan pelayanan sigap. Terdapat kafe santai dan restoran outdoor bagi para tamu. Tersedia sarapan dengan sajian hidangan lezat yang bervariasi.

Alamat: Jl. Samanhudi, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 330 ribu.

10. Yellow Bee Tanah Abang

Yellow Bee Tanah AbangYellow Bee Tanah Abang (Yellow Bee Tanah Abang via Google Photo)

Bisa ke Yellow Bee Hotel kalau ingin staycation di tengah kota dengan akses mudah ke berbagai tempatnya. Lokasinya dekat dengan Pasaraya Tanah Abang, Mal Sarinah, maupun Monas.

Kamarnya bersih wangi walau berdekorasi minimalis. Tersedia kafe atau lounge dan terus outdoor.

Alamat: Jl. K.H. Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Tarif per malam: Mulai Rp 380 ribu.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com