Tag Archives: taman menteng

Dulu Stadion Sepakbola, Kini Taman Hits di Jakarta


Jakarta

Memiliki sejarah yang panjang Stadion Menteng di Jakarta Pusat menjelma menjadi Taman Menteng, sebuah kawasan ruang terbuka hijau yang jadi destinasi masyarakat untuk menikmati hari dan berolahraga.

detikTravel menyambangi taman itu pada Selasa (27/8/2024). Taman Menteng merupakan sebuah stadion sepakbola di era kolonial Belanda dan pernah menjadi stadion klub sepakbola Persija Jakarta.

Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Pada 19601, Stadion Menteng menjadi markas Persija. Kendati menjadi kandang tim sepakbola ibu kota, Stadion Menteng bahkan telah dikenal pula sebagai Stadion Persija, pada 1975 stadion itu dialihfungsikan menjadi taman untuk resapan air.


Pemda DKI juga memasukkannya ke dalam cagar budaya yang tidak boleh diubah. Hingga kemudian pada 2006 menjadi Taman Menteng.

Melansir Jakarta Tourism, alih fungsi stadion tersebut karena saat itu Kota Jakarta kekurangan kawasan resapan sehingga harus mengubah stadion menjadi taman. Kini Taman Menteng memiliki kurang lebih 44 sumur resapan.

Kandang Persija

Merujuk sejumlah sumber disebutkan Stadion Menteng berdiri pada 1921 dengan nama Stadion Voetbalbond Indische Omstreken Sport (VIOS). Pembangunannya diarsiteki dua orang dari Belanda, yakni F.J. Kubatz dan P.A.J. Moojen.

Memasuki era kemerdekaan Indonesia, Stadion Menteng kemudian digunakan sebagai kandang Persija. Sebelumnya, Persija bermarkas di Stadion IKADA. Presiden Sukarno memberikan Stadion Menteng kepada Persija pada awal 1960-an setelah Stadion IKADA disulap menjadi Monas.

Tetapi, Persija juga harus tergusur lagi pada 26 Juli 2006 saat Jakarta dipimpin oleh Gubernur Sutiyoso. Pemprov DKI Jakarta berencana menjadikan Stadion Menteng sebagai taman dan tempat parkir.

Kendati keberatan dan membawanya ke ranah hukum, Persija kalah. Persija pindah markas ke Stadion Lebak Bulus.

Kondisi Terkini

Terletak di Jalan HOS. Cokroaminoto, Taman Menteng jadi tempat bersantai dengan fasilitas yang lengkap. Taman itu memiliki tiga lapangan yakni futsal, basket, area alat kebugaran. Adapun wahana permainan anak seperti perosotan-ayunan, dua rumah kaca, hingga toilet.

Masyarakat banyak menggunakan taman ini berbagai kegiatan, Taman Menteng ini juga banyak dikelilingi oleh perdagangan makanan dan minum. Jadi tak perlu khawatir jika berkunjung ke sini perut keroncongan atau dahaga kering.

Salah satu pedagang yang sudah berjualan lama di taman ini adalah Erwin, pedagang es kelapa muda ini menyebut sudah 20 tahun berjualan di kawasan ini.

Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Dari yang masih kecil sampe sekarang ada yang udah anak dua, jadi polisi, jadi tentara. Banyak lah dan rata-rata bilang ‘masih aja jualan di sini bang’,” sebut Erwin sembari bersantai di atas motor.

Erwin juga mengatakan hari-hari ramai taman ini adalah Sabtu dan Minggu, pada pagi hari juga sore hari. Jika di hari kerja Senin hingga Jumat, taman ini biasa didatangi oleh para pelajar yang berolahraga ataupun karyawan yang hendak santap siang.

“Kalau hari-hari kaya begini ya cuma segini-segini aja, banyaknya anak-anak sekolah Obama (SDN 01 Menteng) yang olahraga di sini,” tambahnya.

Taman Menteng ini bisa dinikmati masyarakat tanpa adanya pungutan biaya, buka setiap hari dari jam 05.00 hingga 22.00 WIB. Untuk parkir pun tak perlu khawatir karena taman ini terdapat tempat parkir bertingkat atau juga bisa parkir di antara Taman Menteng dan Taman Kodok.

Tugu Trirura 66

Di Taman Menteng tersimpan Tugu Tritura 66. Sebelumnya, tugu itu berdiri kokoh di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan monumen bersejarah itu dipindahkan dari Jalan Rasuna Said ke Taman Menteng pada acara peresmian relokasi Tugu 66 pada Rabu (5/10/2022). Selain Anies, acara itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya tokoh pergerakan mahasiswa angkatan 66, seperti Akbar Tandjung, Laskar Ampera, anggota DPD RI Fahira Idris, BEM Nusantara, serta unsur organisasi perangkat daerah terkait.

Anies mengatakan kehadiran Monumen Tugu 66 menjadi peringatan perjalanan sejarah Indonesia. Namun, visual patung itu menjadi terhalang lantaran adanya proyek pembangunan LRT di kawasan Rasuna Said.

“Sebetulnya ini dibahas agak panjang, ketemuan dengan senior kita semua para pejuang 66 yang ceritakan tentang kondisi monumen di kawasan Rasuna Said yang saat itu ada proses konstruksi dan lain-lain sehingga kehadirannya sebagai monumen berkurang efektivitasnya,” kata Anies.

“Monumen itu kan salah satu tugasnya memberikan kepada kita peringatan, ada sebuah bangunan yang bisa bisa lihat lalu kita teringat. Nah, itu bermasalah dan kita sampaikan insyaallah dan akan kami lakukan prosesnya,” ujar Anies.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Historis di Menteng, dari Taman Suropati sampai Sekolah Obama



Jakarta

Menteng menjadi tempat tinggal para pejabat penting, baik dalam hingga luar negeri sejak zaman dulu. Berikut tujuh jejaknya.

Karena itu pula hingga kini kawasan Menteng sering disebut sebagai kawasan elit. Terletak di jantung Jakarta, kini Menteng menjadi tempat tinggal para petinggi perusahaan di Indonesia, kedutaan luar negeri, hingga para artis.

Cindy, pemandu dari Jakarta Good Guide, menyebut dulu kawasan Menteng adalah sebuah hutan yang dikelilingi oleh perbukitan cantik. Tanah yang subur membuat banyak pepohonan tumbuh di sana.


Salah satu pohon yang banyak tumbuh di kawasan ini adalah Pohon Buah Menteng. Pohon itulah yang menjadi asal-muasal nama daerah tersebut. Sayangnya, saat ini buah mirip duku itu semakin langka.

Hanya dalam musim tertentu buah menteng bisa ditemukan di sekitar Stasiun Bogor dengan harga Rp 25 ribu per kilo.

Pembangunan di Jakarta semakin masif dijalankan, namun tidak membuat Menteng kehilangan banyak sejaha yang menarik untuk ditelusuri.

Mulai dari Sukarno hingga Barack Obama pernah mengukir cerita di kawasan ini. Bersama Jakarta Good Guide, detikTravel menjelajahi Menteng pada Rabu (13/3/24) petang.

Berikut tempat-tempat bersejarah di Menteng:

1. Taman Suropati

Sejak diambil alih oleh Belanda pada 1912, Belanda banyak membangun rumah-rumah yang dikhususkan untuk menjadi tempat tinggal pegawai pemerintahan Belanda di Menteng.

Saat itu, Netherlanders selalu membuat satu taman besar di bagian tengah-tengah suatu cluster untuk bersosialisasi dan melakukan piknik. Akhirnya pada masa pemerintahan GJ Bisschop terciptalah taman yang saat itu bernama Burgemeester Bisschopplein.

Setelah Indonesia merdeka, taman tersebut berganti nama menjadi Taman Suropati yang diambil dari nama seorang pahlawan yang berjasa menentang VOC, Untung Suropati.

Kini, taman tersebut telah direvitalisasi menjadi semakin cantik dan asri lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang. Taman Suropati juga terpilih menjadi tempat peletakan 6 monumen persahabatan ASEAN. Taman ini masih menjadi taman kota favorit warga Jakarta untuk beraktivitas di akhir pekan.

2. Taman Diponegoro

Tepat di depan Taman Suropati, terdapat sebuah taman warna warni yang mencuri perhatian. Taman ini dirancang sebagai penghias Jalan Diponegoro, sehingga tidak ditemukan tempat duduk untuk bersantai di sana.

Meskipun begitu, tak sedikit orang yang mampir untuk memotret beberapa gambar disana. Taman tematik dengan tumbuhan warna-warni yang disusun berpola ini memiliki ciri khas Patung Diponegoro dan kudanya yang dikelilingi air mancur.

Patung tersebut merupakan karya seniman ternama Edhi Sunarso yang dipesan langsung oleh Duta Besar Italia. Ia memberikan patung tersebut sebagai hadiah sebelum kembali ke Italia pada tahun 1960-an.

3. Gedung Bappenas

Gedung ini dulu digunakan sebagai tempat pertemuan Freemasonry. Freemasonry adalah suatu asosiasi perkumpulan orang kaya yang sangat tertutup.

Sangat sulit mencari info pasti terkait asosiasi tersebut, hingga banyak orang menganggap asosiasi tersebut sangat misterius. Konon saat pertama berdiri asosiasi tersebut beranggotakan para pekerja di bidang developer, hal tersebut yang membuat adanya unsur Jangka dan Busur pada logo Freemasonry.

Saint Jonathan merupakan pelindung dari Freemasonry. Pengucapannya yang menyerupai kata syaitan dan keanggotaannya yang misterius membuat asosiasi ini sering disebut sebagai ‘Loji Setan’. Meskipun begitu, freemasonry memiliki banyak kegiatan sosial yang bertujuan menyejahterakan sesama.

Menurut informasi yang didapatkan, Raden Saleh dan Suwiryo adalah orang Indonesia yang pernah tergabung dalam asosiasi tersebut. Freemasonry akhirnya dibubarkan oleh Sukarno saat masa pemerintahannya. Akhirnya gedung tersebut dialihfungsikan menjadi Gedung Bappenas.

4. GPIB Jemaat Paulus

Dulu gereja ini adalah salah satu gereja yang melayani umat-umat Belanda dengan Bahasa Belanda.

Bangunan gereja ini cukup unik dengan atap tinggi dan satu buah menara lengkap dengan simbol ayam pada bagian atasnya. Itu menceritakan salah satu kisah di Alkitab, yang bermakna bahwa setiap manusia bisa berbuat salah, dan tidak ada manusia yang sempurna.

5. Museum Perumusan Naskah Proklamasi

Sebelum difungsikan menjadi museum, bangunan ini merupakan tempat tinggal dari Laksamana Maeda salah satu personel militer Jepang yang meminjamkan rumahnya sebagai tempat perumusan naskah proklamasi. Hal itu bisa terjadi berkat negosiasi Ahmad Subarjo yang merupakan translator Laksamana Maeda sekaligus Menteri Luar Negeri pertama Indonesia.

Pada museum ini lengkap tersimpan bukti sejarah dilengkapi diorama proses perumusan naskah proklamasi yang dapat traveler kunjungi secara gratis.

6. SDN Menteng 01

Sekilas tak ada yang spesial dari sekolah negeri ini. Bangunannya pun tak jauh berbeda dengan sekolah negeri lainnya. Namun ternyata sekolah dasar negeri ini merupakan tempat Barry Soetoro atau biasa dikenal dengan Barack Obama menuntut ilmu.

Presiden ke-44 Amerika Serikat ini pernah menetap selama 4 tahun di Indonesia saat Endunham sang Ibu menikah dengan Lolo Soetoro seorang topograf yang merupakan warga negara Indonesia.

7. Taman Menteng

Taman ini merupakan tempat cikal bakal terbentuknya klub bola Jakarta, Persija. Saat zaman penjajahan Belanda, terdapat suatu stadion yang kerap digunakan untuk olahraga sepak bola. Namun saat itu pribumi tidak diperkenankan bergabung di lapangan tersebut.

Melihat kejadian itu M.H Thamrin tergerak dan akhirnya Taman Menteng ini diubah menjadi Stadion Menteng sebagai tempat pelatihan sepak bola khusus pribumi hingga akhirnya pindah ke Lapangan Petojo yang saat ini dikenal dengan Stadion Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ).

Pada tahun 2004 terciptalah rencana untuk mengubah Stadion Menteng menjadi sebuah taman karena kurangnya lahan terbuka hijau. Hingga kini Taman Menteng masih menjadi sarana berolahraga masyarakat Jakarta.

Di taman ini juga disimpan Monumen Tugu 66. Tugu itu direlokasi pada 5 Oktober 1922 karena visual tugu itu terhalang setelah proyek pembangunan LRT di kawasan Rasuna Said selesai dibangun. Proses pemindahan sendiri dilakukan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta sesuai prosedur berlaku.

Pada pengamatan detikTravel Rabu (13/3) pukul 16.00 WIB terlihat beberapa anak-anak bermain basket dan sepatu roda di sana. Bahkan, ada beberapa bule dan anaknya sedang beraktivitas di Taman Menteng sore itu.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Jam Buka dan Harga Tiket


Jakarta

Buat detikers yang sedang berada di Jakarta saat liburan, ada banyak pilihan tempat wisata kekinian yang menarik dikunjungi. Ada tempat nongkrong, taman, hingga wisata alam.

Simak 25 tempat wisata Jakarta berikut ini, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiketnya.

Rekomendasi Wisata Jakarta Kekinian

Berikut ini rekomendasi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa kalian kunjungi:


1. Pos Bloc

Usai diresmikan, Pos Bloc fase 2 makin nyaman untuk nongkrong lho. Nih foto-fotonya.Pos Bloc. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Pos No. 2, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
  • Jam buka: Senin-Jumat 10.00-21.00 WIB dan Sabtu-Minggu 07.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Pos Bloc memiliki tempat yang estetik dan cocok buat nongkrong. Tempat ini memanfaatkan Gedung Filateli Jakarta yang diubah fungsinya menjadi ruang kreatif publik. Pos Bloc juga menjadi pusat UMKM dari berbagai bidang, mulai dari kuliner, musik, film, fashion, hingga kriya.

2. M Bloc Space

M Bloc MarketM Bloc. (Putu Intan/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Panglima Polim Nomor 37, RW 1, Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.
  • Jam buka: 10.00-23.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

M Bloc memanfaatkan bangunan bekas pabrik uang kertas dan percetakan uang di area Blok M yang terbengkalai. Kini M Bloc menjadi destinasi hits Jakarta yang keren.

Kawasan ini dipenuhi dengan mural dan karya seni lainnya. Di sini juga terdapat toko, kafe, restoran, hingga toko pernak-pernik. Event-event besar sering diadakan di sini, seperti pameran, talk show hingga live music.

3. SKYE Bar

SKYE bar.SKYE bar. (dok. Instagram @skye_56)
  • Lokasi: Menara BCA Thamrin, Jalan MH Thamrin No 1, RT. 1 / RW.5, Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 17.00-01.00 WIB
  • Harga makanan: mulai dari Rp 65 ribu

Jika mencari tempat makan malam di ketinggian, traveler bisa datang ke SKYE Bar yang berada di atap gedung Menara BCA Thamrin. Jadi kalian bisa makan malam sambil menikmati pemandangan ibu kota.

4. Trans Studio Cibubur

Sudah punya rekomendasi tempat berlibur di saat libur sekolah ini. Trans Studio Cibubur bisa jadi tujuan untuk memanjakan anak anda.Trans Studio Cibubur. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: Lantai 3 Trans Studio Mall Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur No 230 A, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
  • Jam buka: 11.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai Rp 195 ribu

Tak jauh dari Jakarta, ada Trans Studio Cibubur yang merupakan tempat seru untuk dikunjungi bersama keluarga, terutama anak-anak. Berdasarkan situs Trans Entertainment, Trans Studio Cibubur dibagi dalam beberapa zona, yaitu Adventure Zone, Sci-fi City, Lagoon, Trans Central Studio dan Beach Walk.

Selain berbagai zona dengan beraneka wahana permainan, Trans Studio Cibubur juga memiliki wahana indoor skydiving pertama di Indonesia. Kalau di sini, traveler tak perlu takut hujan, karena lokasinya indoor.

5. Aloha PIK 2

Aloha PIKAloha PIK (Dadan Kuswaraharja/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten
  • Jam buka: 10.00-22.00 WIB (weekday), 07.00-24.00 WIB (weekend)
  • Harga tiket masuk: gratis

Tempat wisata hits lainnya ada di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), salah satunya Aloha yang merupakan tempat jajan kekinian. Ada banyak tenant makanan dan minuman, seperti aneka seafood, pizza, steak, aneka sate, es krim, croissant, dan kopi.

Tempat ini berkonsep ala Hawaii. Pengunjung dapat menikmati pemandangan pasir putih di pantai utara. Dekorasi bangunannya juga serasa di pantai tropis, dengan elemen kayu, jerami, bambu, rotan, dan juga open space balcony.

Meski masuknya gratis, terdapat arena playground anak yang berbayar. Harga tiketnya Rp 158 ribu per anak dan Rp 80 ribu untuk pendamping.

6. La Riviera

Mau menikmati suasana ala Eropa, tapi tak ingin jauh-jauh? Coba ke La Riviera di PIK2.La Riviera di PIK2. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: kawasan Teluknaga, Jalan Otista, Kabupaten Tangerang, Banten
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket masuk: gratis

Tempat wisata hits lainnya adalah La Riviera yang juga berada di PIK 2. Tempat ini menarik karena bangunan-bangunannya bernuansa Amsterdam. Terdapat sungai kecil yang seakan-akan melintasi tengah kota. Lampu-lampu kuning di malam hari semakin membuat suasana serasa di Eropa.

7. TWA Mangrove Angke Kapuk

mangroveTWA Mangrove Angke Kapuk. (Wahyu/detikTravel)
  • Lokasi: Kamal Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara
  • Jam buka: 08.00-17.30 WIB (weekday) dan 07.00-17.30 WIB (weekend)
  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 35 ribu (weekend)

Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk memiliki luas 99,82 hektare. Mulai direstorasi pada 1998, tempat ini diresmikan 25 Januari 2010. Bukan sekadar tempat wisata, tempat ini adalah cagar alam yang melestarikan ekosistem mangrove yang kaya.

Traveler bisa menikmati keindahan alam seperti pohon api-api (Avicennia marina), bakau (Rhizophora mucronata), 73 spesies burung, 19 reptilia, dan mamalia penghuni kawasan ini.

8. Taman Ismail Marzuki (TIM)

Pameran Seni 'Memoar Para Perupa TIM'Pameran Seni di TIM. (Tia Agnes/ detikcom)
  • Lokasi: di Jalan Cikini Raya Nomor 73, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, DKI Jakarta
  • Jam buka: 09.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis (kecuali event tertentu)

Taman Ismail Marzuki (TIM) adalah salah satu pusat kesenian dan kebudayaan di Jakarta. Tempat ini sering menjadi lokasi penyelenggaraan acara kesenian dan kebudayaan. Terdapat berbagai fasilitas yang menarik untuk dikunjungi saat kalian berada di TIM.

9. Taman Suropati

Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta, Sabtu (8/1/2022). Jakarta ditetapkan sebagai 'City of Literature' atau Kota Sastra Dunia dari 49 kota lain di dunia yang tergabung dalam jaringan kota kreatif jaringan kota kreatif dunia atau 'UNESCO's Creative City Network tahun 2021' oleh Badan Pendidikan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.Dua orang pengunjung membaca buku di perpustakaan mini Taman Suropati, Jakarta. (M Risyal Hidayat/Antara)
  • Lokasi: Jalan Taman Suropati No. 5, RT.5/RW.5, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman Suropati awalnya bernama Burgemeester Bisschopplein (lapangan wali kota Bishop) pada saat dibangun di awal abad ke-20. Saat itu Wali Kota Jakarta bernama GJ Bisschop.

Nama Suropati diambil dari salah satu pahlawan nasional bernama Untung Suropati. Ia turut berjasa melawan pemberontakan melawan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC).

Di taman ini terdapat Monumen ASEAN yang merupakan tanda persahabatan dengan negara anggota ASEAN. Ada juga air mancur dengan pepohonan hijau yang menambah keindahan taman ini. Kalian juga bisa berolahraga, memberi makan burung, dan berfoto-foto.

10. Taman Menteng

Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
  • Lokasi: Jalan HOS Cokroaminoto, RT 03 RW 05, Menteng, Kecamatan Menteng, Kota Jakarta Pusat,
  • Jam buka: 05.00-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman Menteng didesain oleh arsitek Belanda bernama Thomas Karsten dengan konsep ‘kota taman’ yang modern. Terdapat 23 taman kecil di area ini yang bisa digunakan warga bersantai.

Tempat ini memiliki jogging track, rumah kaca, playground anak, perpustakaan anak, lapangan olahraga, spot mural, kolam air mancur, dan area street food. Taman Menteng juga sering dipakai berbagai acara, seperti acara musik, pameran seni, dan ngabuburit.

11. Tebet Eco Park

Tebet Eco ParkTebet Eco Park. (dok. Tebet Eco Park)
  • Lokasi: Jl. Tebet Timur Raya No.19, Tebet, Jakarta Selatan.
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Tebet Eco Park baru diresmikan pada 2022. Di sini traveler bisa bersantai di bawah pepohonan rindang, mengajak anak bermain di playground, atau duduk di sekitar danau buatan.

Terdapat Infinity Link Bridge atau jembatan setinggi 6 meter yang menghubungkan taman utara dan selatan. Jembatan ini sering digunakan sebagai spot foto favorit di Tebet Eco Park.

12. Taman Cattleya

Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Taman Cattleya. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman Nomor 99, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat
  • Jam buka: 24 jam
  • Harga tiket masuk: gratis

Selanjutnya ada Taman Cattleya yang berhadapan dengan Mall Taman Anggrek. Sebelum atau setelah berbelanja di mall, traveler bisa mampir ke taman ini. Taman Cattleya cukup luas dan memiliki banyak pohon rindang, sehingga cocok untuk menyegarkan pikiran.

13. Hutan Kota GBK

Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023) di hari terakhir cuti bersama.Warga mengunjungi Hutan Kota GBK, Jakarta, Selasa (25/4/2023). (Andhika Prasetia/detikcom)
  • Lokasi: Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: sesi pagi 06.00-10.00 WIB, sesi sore 15.00-18.00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: gratis

Taman lain yang bisa dikunjungi adalah Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) yang merupakan area hijau multifungsi. Setelah berolahraga, traveler bisa mampir ke hutan kota ini untuk beristirahat dan menghirup udara sejuk di tengah-tengah kota yang padat ini.

14. Moja Museum

Museum MOJA di GBK.Museum MOJA di GBK. (dok Instagram @mojamuseum)
  • Lokasi: Kompleks Gelora Bung Karno, Jalan Pintu Satu Senayan, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 11.00 – 19.30 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai dari Rp 125 ribu.

Masih di kompleks GBK, terdapat Moja Museum yang merupakan salah satu wisata di Jakarta Pusat. Museum ini berkonsep kekinian dengan 14 ruangan yang bisa dijelajahi dengan menggunakan sepatu roda.

15. Museum MACAN

Pameran Seni Present Continous di Museum MACANPameran Seni Present Continous di Museum MACAN. (dok. Museum MACAN)
  • Lokasi: AKR Tower Level M, Jl. Panjang No.5, Kb. Jeruk, Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat
  • Jam buka: 10.00-18.00 WIB (Senin tutup)
  • Harga tiket masuk: Rp 70 ribu – Rp 90 ribu

Museum Macan bukan museum binatang. Nama ini berasal dari akronim Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara. Di dalamnya terdapat berbagai karya seni modern dan kontemporer yang enak dipandang.

16. Museum Bahari

Museum Bahari di Jakarta Utara sedang menggelar pameran miniatur kapal-kapal monumental yang bersejarah. Pameran ini diserbu para pelajar.Museum Bahari di Jakarta Utara. (Pradita Utama/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Ps. Ikan No.1, RT.11/RW.4, Penjaringan, Kec. Penjaringan, Jakarta Utara
  • Jam buka: 08.00-15.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu (pelajar/mahasiswa), Rp 10 ribu (umum weekday), Rp 15 ribu (umum weekend), Rp 50 ribu (mancanegara)

Berdasarkan situs Dinas Kebudayaan Jakarta, Museum Bahari sebelumnya adalah gudang untuk menyimpan rempah-rempah. Pemerintah lalu menetapkan bangunan tersebut menjadi Museum Bahari pada 7 Juli 1977. Di museum ini, traveler bisa mengenal lautan dan melihat berbagai benda kelautan dari masa kolonial.

17. Wisata Kota Tua

Pada hari kedua libur Idulfitri 1445 Hijriah, Kamis (11/4/2024), Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Jakarta mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Tua hingga pukul 12.00 WIB mencapai 1.463 orang.Kota Tua Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Kota Tua, Mangga Besar, Taman Sari, Kota Jakarta Barat.
  • Jam buka: objek wisata memiliki jam operasional berbeda-beda

Kota Tua termasuk salah satu tempat wisata favorit di Jakarta. Tempat ini menyimpan banyak sejarah berdirinya Jakarta atau yang dulunya bernama Batavia.

Peninggalannya antara lain Stasiun Kota dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Di kawasan ini, banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, seperti Museum Fatahillah, Toko Merah, Museum Bank Indonesia, serta Museum Seni Rupa dan Keramik.

18. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur
  • Jam buka: 06.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 25 ribu

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah menjadi tempat wisata terkenal sejak lama. Kini TMII telah direvitalisasi sehingga menjadi lebih rapi dan cocok untuk segala umur.

Sesuai namanya, tempat ini merupakan gambaran kecil dari Indonesia yang begitu luas. Hal ini digambarkan dengan ragam rumah adat, flora, dan faunanya. Ada juga pertunjukan Air Mancur Menari di Danau Archipelago, Teater Keong Mas dengan film animasi bertema Tanah Air.

19. Taman Impian Jaya Ancol

Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Memasuki musim libur anak sekolah seperti yang terjadi pada saat ini, kawasan Pantai Ancol diserbu pengunjung.Sejumlah pengunjung memadati Pantai Lagoon Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). (Grandyos Zafna/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Lodan Timur No. 7, Pademangan, Jakarta Utara
  • Jam buka: Senin-Jumat 06.00-20.00 WIB, Sabtu-Minggu 06.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: mulai Rp 30 ribu

Kawasan Ancol selalu menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi. Di kawasan ini terdapat beraneka tempat wisata, mulai dari pantai berpasir, naik perahu untuk mengelilingi Pantai Ancol.

Tempat wisata lainnya seperti Dufan, Sea World, Atlantis, Jakarta Birdland, Ocean Dream Samudra, dan Faunaland. Traveler dapat menikmati pemandangan Ancol dari ketinggian dengan naik wahana gondola.

20. Pulau Tidung

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu.Pulau Tidung di Kepulauan Seribu. (Johanes Randy/detikcom)
  • Lokasi: Kepulauan Seribu Selatan
  • Jam buka: 24 jam

Pulau Tidung berada di Kepulauan Seribu Selatan. Terdapat dua pulau di tempat ini, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Pulau Tidung Besar adalah pulau berpenduduk, sedangkan Pulau Tidung Kecil menjadi kawasan konservasi alam.

Di pulau ini, traveler bisa menikmati pesona alam yang indah, melewati Jembatan Cinta yang menghubungkan dua pulau. Di pulau ini juga telah tersedia banyak penginapan, sarana kesehatan, tempat makan, serta wahana permainan air.

21. Setu Babakan

Area danau Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah kembali dibukauntuk umum sejak Sabtu, 23 Oktober lalu. Wisata kedaerahan budaya Betawi yang berlokasidi Jl. RM. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel, ini sudah kembali ramai pengunjung.Area danau Perkampungan Budaya Betawi, Jaksel. (Tiara Rosana/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Moch Kahfi II, RT 13/RW 08, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Berada tak jauh dari Ragunan, terdapat tempat wisata favorit, yaitu Setu Babakan. Traveler bisa menikmati pemandangan danau yang luas sambil bersantai. Kalian juga bisa sambil mempelajari kebudayaan Betawi, serta berwisata kuliner khas Betawi.

22. Jakarta Aquarium Safari

Menyambut Tahun Baru Imlek 2573 yang jatuh pada 1 Februari mendatang, Jakarta Aquarium dan Safari menggelar atraksi liong bawah air. Penasaran?Atraksi di Jakarta Aquarium dan Safari. (Agung Pambudhy/detikcom)
  • Lokasi: Jalan Letjen S. Parman No.106, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat
  • Jam buka: 09.00-21.00 WIB
  • Harga tiket masuk: antara Rp 125 ribu hingga Rp 225 ribu

Tempat wisata hits lainnya adalah Jakarta Aquarium Safari yang memiliki koleksi lebih dari 3.500 spesies satwa akuatik dan nonakuatik. Traveler juga bisa menikmati berbagai hiburan seperti pertunjukan mermaid, edukasi satwa, dan 5D simulator.

23. Senayan Park

Senayan Park Mall atau SPARK MallSenayan Park Mall atau SPARK Mall (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Gerbang Pemuda, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat
  • Jam buka: 15.00-20.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Salah satu mal yang bisa dikunjungi adalah Senayan Park yang berada di pusat Jakarta. Mal ini cocok buat kalian yang suka berbelanja dan kuliner. Senayan Park memiliki skywalk yang estetik sehingga membuatnya hits.

24. Mal Sarinah

Plaza Sarinah kembali dibuka untuk umum mulai hari ini, Senin (21/3). Pusat perbelanjaan pertama di Indonesia ini sebelumnya ditutup lantaran direnovasi sejak Juni 2020.Plaza Sarinah. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
  • Lokasi: Jalan MH Thamrin 11, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
  • Jam buka: 08.00-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Mal Sarinah adalah mal tertua di Indonesia yang didirikan di era Sukarno. Sarinah direstorasi menjadi mal kekinian yang berada di jalan utama Jakarta, yaitu Jl MH Thamrin. Sejak dibuka kembali pada 22 Maret 2022, Sarinah menjadi tempat nongkrong favorit anak muda, terutama saat akhir pekan.

25. Masjid Istiqlal

Masjid IstiqlalMasjid Istiqlal. (dok. Waskita Karya)
  • Lokasi: Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat.
  • Jam buka: 03.30-22.00 WIB
  • Harga tiket masuk: gratis

Terakhir, buat traveler yang beragama Islam bisa mampir ke Masjid Istiqlal yang merupakan masjid nasional. Tempat ibadah ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Selain melaksanakan shalat, traveler bisa sambil berfoto-foto di spot yang menarik.

Itulah tadi 25 tempat wisata Jakarta kekinian yang bisa dikunjungi saat liburan. Jangan lupa cek lagi waktu operasional dan harga tiket terbarunya lewat situs atau akun Instagram resminya.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

9 Taman yang Tersebar di Jakarta, Bisa Buat Piknik sampai Olahraga


Jakarta

Siapa bilang Jakarta hanya penuh dengan kemacetan dan gedung-gedung tinggi? Di antara padatnya aktivitas kota, Jakarta punya banyak taman yang bisa jadi tempat istirahat sejenak dari kesibukan.

Entah untuk sekadar duduk santai di bawah pohon rindang, piknik bersama keluarga, atau berolahraga di pagi dan sore hari, taman-taman ini siap menyambut siapa saja yang ingin menikmati udara segar di tengah kota.

9 Taman yang Tersebar di Jakarta

Sebagai kota metropolitan, Jakarta tentu membutuhkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berfungsi sebagai ‘paru-paru’ kota, sekaligus ruang untuk beraktivitas masyarakat. Disadur dari laman resmi Provinsi DKI Jakarta, pemerintah menghadirkan berbagai ruang terbuka seperti Taman Kota, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), dan Hutan Kota.


Taman Kota menjadi salah satu ruang publik yang dibangun secara masif oleh Pemprov DKI Jakarta. Taman ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Taman Maju Bersama (TMB) dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

TMB merupakan bagian dari pengembangan RPTRA yang sudah ada sebelumnya. Sementara itu, RTPRA dirancang sebagai taman atau area terbuka yang dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari permainan anak, kamera pengawas (CCTV), hingga ruangan pendukung seperti perpustakaan, PKK Mart, ruang laktasi, dan area komunitas lainnya.

Berikut beberapa taman terbaik yang tersebar di Jakarta, bisa jadi tempat wisata menghabiskan waktu akhir pekanmu untuk piknik, sampai olahraga:

1. Taman Suropati (Menteng, Jakarta Pusat)

Taman Suropati, Menteng, JakartaFoto: Natasha Kayla Ananta/detikcom

Taman Suropati berlokasi di Jl Taman Suropati No.5, RT 5/RW 5, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Taman ini sudah lama menjadi salah satu ruang hijau favorit warga Jakarta. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuat taman ini mudah dijangkau.

Suasana yang teduh berkat deretan pepohonan besar, area jogging track, bangku taman, dan kehadiran komunitas yang sering berkumpul, membuat Taman Suropati cocok untuk sekadar piknik santai atau berolahraga ringan di pagi dan sore hari.

Dengan fasilitas yang lengkap, Taman Suropati adalah salah satu taman yang sangat direkomendasikan di Jakarta. Selain suasana yang nyaman, taman ini punya fasilitas internet gratis, banyak spot kuliner, dan buka 24 jam.

2. Taman Menteng (Menteng, Jakarta Pusat)

Taman Menteng, Jakarta PusatFoto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

Tak jauh dari Taman Suropati, ada Taman Menteng yang tak kalah menarik. Taman Menteng berlokasi di Jl HOS. Cokroaminoto, RT.3/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Taman Menteng merupakan ruang terbuka hijau yang sebelum diubah menjadi taman, area ini sebelumnya adalah lokasi Stadion Menteng. Taman ini berdiri di atas lahan seluas 2,9 hektar dan dihiasi oleh beragam jenis tanaman, setidaknya ada sekitar 30 spesies yang tumbuh.

Taman Menteng juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari area olahraga, jogging track, lapangan basket, hingga rumah kaca yang kerap dijadikan tempat pameran seni. Salah satu keunikan taman ini adalah adanya 44 sumur resapan yang berfungsi untuk membantu menyerap air hujan ke dalam tanah.

3. Taman Tabebuya (Jagakarsa, Jakarta Selatan)

Taman Tabebuya di JakselFoto: Fitraya Ramadhanny

Taman Tabebuya merupakan salah satu taman yang wajib untuk dikunjungi karena di momen-momen tertentu, bisa muncul pohon tabebuya yang cantik. Pohon tersebut jika tengah berbunga memiliki beragam keindahan warna seperti merah, merah muda, hingga kuning.

Taman ini terletak di Jalan Moh. Kahfi No. 1 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan dengan luas 9.626 meter persegi. Area rerumputan yang cukup luas di sana digunakan masyarakat sebagai tempat untuk piknik dan bersantai.

Taman ini punya danau buatan dan jalur pejalan kaki yang asri, sangat cocok untuk piknik santai atau sekadar berfoto-foto dengan latar pohon tabebuya yang bermekaran di musim tertentu.

4. Taman Langsat (Kebayoran Baru, Jakarta Selatan)

Taman Langsat di Jalan Barito, Jaksel, bakal dibuka 24 jam. Yuk lihat kondisi terkini taman yang menawarkan suasana asri tersebut.Foto: Pradita Utama

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menggulirkan wacana empat taman yang direncanakan beroperasi 24 jam. Di antaranya Taman Langsat, Taman Ayodya, Taman Lapangan Banteng, Taman Menteng, dan Taman Literasi Martha Tiahahu.

Taman Langsat menjadi salah satu yang letaknya berdekatan dengan Sekretariat ASEAN bakal jadi ikon baru ruang terbuka ibu kota. Lokasinya ada di Jl Barito, RT.1/RW.1, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

Taman Langsat kerap menjadi daya tarik bagi warga Jakarta berkat area lahannya yang luas serta nuansa hijau yang sejuk dan rindang. Berbagai kegiatan sering dilakukan di taman ini, mulai dari berolahraga, berkumpul sambil menikmati hidangan, hingga sekadar bersantai dan meresapi suasana tenang di sekitarnya.

Taman yang bakal dibuka 24 jam ini memiliki luas 3,6 hektare, dilengkapi dengan fasilitas jogging track sepanjang 750 meter, lapangan tenis, area koleksi tanaman dan pembibitan pohon palem raja, kolam teratai dan sungai buatan, arena bermain anak (ayunan & perosotan), danau mungil dengan taman teratai, toilet umum, mushola, dan area parkir.

Taman Langsat cocok untuk yang ingin lari pagi, yoga, atau sekadar duduk menikmati suasana hijau. Jalur setapak yang luas memudahkan pengunjung berolahraga atau membawa anak-anak berjalan-jalan santai.

5. Taman Ayodia (Barito, Jakarta Selatan)

Taman ini terletak di Jl Lamandau III No.RT.4, RT.4/RW.7, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan dengan luas sekitar 8.000 meter persegi. Taman ini memiliki sebuah kolam di bagian tengah, lengkap dengan air mancur yang menyala setiap dua jam sekali.

Area di sekitar kolam sering dimanfaatkan oleh anak-anak untuk memberi makan ikan. Berbeda dengan taman lain yang biasanya dipadati pengunjung di pagi dan sore hari, Taman Ayodia justru mulai ramai saat sore menjelang malam.

Meski jam operasional resminya dimulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, tak jarang pengunjung betah bersantai hingga pukul 21.00 WIB. Tak heran jika taman ini menjadi salah satu taman yang diwacanakan akan beroperasi 24 jam.

Salah satu alasan taman ini cukup diminati adalah lokasinya yang berdekatan dengan pusat keramaian dan tempat nongkrong anak muda. Tersedianya banyak bangku membuat taman ini nyaman untuk bersantai, bahkan beberapa pengunjung memilih duduk di area rerumputan atau di tepi beton di pinggiran kolam.

Meski tak dilengkapi wahana bermain anak, taman ini menyediakan beberapa fasilitas kebugaran. Selain itu, Taman Ayodia juga menjadi tempat yang pas untuk berolahraga, baik pagi maupun sore, karena tersedia alat-alat kebugaran dan jalur jogging yang bisa digunakan untuk berjalan santai.

6. Taman Lapangan Banteng (Jakarta Pusat)

Para pegiat literasi dari komunitas 'Kumpul Baca' membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca.Para pegiat literasi dari komunitas ‘Kumpul Baca’ membaca buku bersama di taman kota Lapangan Banteng, Jakarta. Kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca. Foto: Ari Saputra

Lapangan Banteng berlokasi di kawasan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Dirangkum dari laporan detikTravel dan laman resmi DPRD DKI Jakarta, alun-alun bersejarah ini punya Monumen Pembebasan Irian Barat, yang dibangun pada tahun 1963.

Di sisi utara lapangan, tersedia fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola dan lintasan atletik. Sedangkan di bagian selatan, pengunjung bisa menikmati taman yang dilengkapi kolam setengah lingkaran, air mancur dengan pertunjukan cahaya, serta area teater terbuka.

Lapangan Banteng juga dikelilingi oleh sejumlah bangunan penting, antara lain bekas Istana Daendels atau yang dikenal sebagai Witte Huis (Gedung Putih) yang kini menjadi kantor Kementerian Keuangan RI di sisi timur. Di bagian utara berdiri Kantor Pos Pusat Jakarta, sementara Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal berada di sudut barat laut.

Di sudut barat daya terdapat gedung Kementerian Agama RI, dan sisi selatannya diisi oleh Hotel Borobudur. Akses menuju taman ini juga sangat mudah, karena bisa dijangkau dengan berbagai moda transportasi umum, mulai dari bus TransJakarta, Stasiun KRL Juanda, hingga MRT dari arah Bundaran HI.

7. Taman Literasi Martha Tiahahu (Melawai, Jakarta Selatan)

Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025).Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), Minggu (2/2/2025). Foto: (Adrial Akbar/detikcom)

Taman ini terletak di Jl Sisingamangaraja, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman Literasi terletak di kawasan Blok M, yang selalu ramai dengan pengunjung karena banyaknya tempat kuliner yang sedang viral.

Di sini, kamu dapat membaca buku atau mengerjakan tugas di perpustakaan yang ada. Bisa juga sekadar duduk di pinggir kolam atau area atasnya sambil nongkrong bersama teman serta menikmati night vibesnya yang ramai.

Ada banyak tenant makanan dan minuman hingga photobooth yang dapat dijajal di sini. Kolam Taman Literasi menjadi daya tarik bagi anak-anak.

8. Taman Leuser (Jakarta Selatan)

Taman Leuser berada di Jl Lauser No.4 8, RT.8/RW.4, Gunung, Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan. Taman ini memiliki luas sekitar 12.000 m² dan menawarkan berbagai fasilitas, seperti jogging track, area bermain anak, serta taman dengan berbagai jenis tanaman.

9. Taman Cattleya (Tanjung Duren, Jakarta Barat)

Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Foto: Rifkianto Nugroho

Lokasinya berada di Jalan Letjen S. Parman, RT.15/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Taman yang satu ini berada tak jauh dari jalur tol Jakarta-Merak.

Meski lokasinya dekat dengan jalan besar, begitu melewati gerbang masuk, suasana asri dan ruang terbuka yang luas langsung terasa. Area dalam taman ini cukup nyaman bagi siapa pun yang ingin berolahraga, terutama jogging, karena tersedia jalur jogging yang dikelilingi oleh pepohonan rindang sehingga pengunjung bisa berlari dengan aman dan teduh.

Taman ini dirancang dengan pembagian area yang jelas, mulai dari zona khusus jogging, area untuk bersantai, hingga tempat bermain bagi anak-anak. Fasilitas di taman ini juga cukup lengkap, tersedia lahan parkir untuk sepeda, motor, maupun mobil, sehingga pengunjung tak perlu khawatir soal tempat parkir.

Bagi yang datang menggunakan transportasi umum, taman ini mudah diakses dan jaraknya cukup dekat dari beberapa titik pemberhentian. Hanya sekitar tujuh menit berjalan kaki dari halte TransJakarta Kota Bambu Arah Utara, atau sekitar 14 menit berjalan kaki dari Wisma Rimadi Kemanggisan yang dilintasi JakLingko.

Itulah beberapa taman menarik yang bisa ditemukan di Jakarta. Jadi, kalau ingin cari tempat santai atau olahraga tanpa keluar biaya, taman-taman ini bisa jadi pilihan.

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

15 Rekomendasi Tempat Jalan-jalan di Jakarta, Biar Nggak Melulu ke Mal


Jakarta

Meski dikenal sebagai kota metropolitan yang sibuk, ternyata Jakarta menyimpan banyak destinasi menarik yang bisa dijelajahi tanpa harus masuk mal. Banyak pilihan tempat seru yang bisa dieksplorasi dari taman kota yang adem, kawasan bersejarah yang penuh cerita, sampai spot-spot unik yang Instagramable.

Kalau kamu juga suka kulineran, beberapa destinasi jalan-jalan berikut juga bisa jadi pilihan. Jakarta punya banyak pilihan kuliner yang menarik untuk dikunjungi.

15 Rekomendasi Tempat Jalan-jalan di Jakarta

Berikut ada daftar 15 rekomendasi tempat jalan-jalan kekinian di Jakarta yang sayang dilewatkan, lengkap dengan informasi lokasi, jam operasional, dan harga tiket masuknya.


1. M Bloc Space

Ruang publik M Bloc Space telah kembali dibuka untuk umum. Salah satu tempat nongkrong milenial ini sebelumnya ditutup imbas pandemi COVID-19.Ruang publik M Bloc Space telah kembali dibuka untuk umum. Salah satu tempat nongkrong milenial ini sebelumnya ditutup imbas pandemi COVID-19. Foto: Grandyos Zafna

Tempat nongkrong anak gaul paling kekinian ini, ada di Jalan Panglima Polim No. 37, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Buka setiap hari pukul 10.00-23.00 WIB, di dalamnya ada banyak tempat kulineran dan fashion yang menarik.

Dulu tempat ini merupakan bekas pabrik uang, sekarang jadi pusat kegiatan anak muda. Di sini kamu bisa menemukan galeri seni, kafe, toko pernak-pernik, hingga panggung live music. M Bloc Space juga rutin jadi lokasi berbagai event seru, dan masih di sekitar Blok M ada banyak destinasi kuliner yang lagi viral.

2. Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta

Sejumlah warga tengah mengisi waktu libur Idul Fitri 1446 H di kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (2/4/2025).Sejumlah warga tengah mengisi waktu libur Idul Fitri 1446 H di kawasan Kota Tua, Jakarta, Rabu (2/4/2025). Foto: Grandyos Zafna

Kota Tua menjadi salah satu destinasi favorit di Jakarta yang bisa dinikmati tanpa biaya masuk. Letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau dengan transportasi umum, membuatnya cocok untuk dikunjungi siapa saja.

Lokasi Wisata Kota Tua ada di Jl Taman Fatahillah No.1, RT.7/RW.7, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat dengan jam operasional buka setiap hari, pukul 08.00-21.00 WIB. Tanpa biaya masuk, wisatawan bisa jalan-jalan, berfoto, atau masuk ke Museum Sejarah Jakarta dengan harga tiket Rp 15 ribu.

Pengunjung dapat berjalan kaki menyusuri area Kota Tua sambil menikmati suasana tempo dulu dan mampir ke berbagai museum bersejarah yang berada di sekitarnya. Beberapa museum yang menarik antara lain Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

3. Pos Bloc

Pos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta PusatPos Bloc Gedung Filateli Jakarta di Pasar Baru, Jakarta Pusat Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

Terletak di Jalan Pos No. 2, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Gedung Filateli ini sudah disulap jadi ruang kreatif untuk publik. Nuansa tempatnya sangat estetik dan cocok buat hangout.

Ada UMKM dari berbagai bidang seperti makanan, musik, fashion, film, sampai kerajinan tangan. Pos Bloc buka setiap hari Senin-Jumat pukul 10.00-21.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 07.00-0000 WIB. Masuknya tidak dipungut biaya, lho!

4. Monas

Suasana kawasan Monas pada Sabtu (5/4/2025)-(Fawdi/detikcom)Suasana kawasan Monas pada Sabtu (5/4/2025)-(Fawdi/detikcom) Foto: Suasana kawasan Monas pada Sabtu (5/4/2025)-(Fawdi/detikcom)

Sebagai salah satu simbol kebanggaan Jakarta, Monumen Nasional atau yang dikenal dengan Monas adalah tempat wisata yang wajib dikunjungi. Pengunjung dapat naik ke puncaknya untuk menikmati panorama Kota Jakarta dari ketinggian.

Selain itu, di dalam area Monas juga terdapat museum yang menyimpan berbagai koleksi bersejarah, cocok untuk mengenal lebih dalam perjalanan sejarah bangsa. Area di sekitar Monas yang luas dan terbuka juga menjadi tempat favorit untuk berfoto dan bersantai.

Monas terletak di Lapangan Merdeka, Jl. Lapangan Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Jam Operasionalnya setiap hari, pukul 06.00-16.00 WIB. Dikutip dari instagram resminya, berikut harga tiket terkini Monas:

– Tiket Pelataran Puncak (Museum, Ruang Kemerdekaan dan pelataran puncak)

  • Dewasa: Rp 24 ribu
  • Anak-anak/Pelajar: Rp 6 ribu
  • Mahasiswa: Rp 13 ribu.

– Tiket Museum (Ruang Museum, Ruang Kemederdekaan dan Pelataran Cawan)

  • Dewasa: Rp 8 ribu
  • Anak-anak/Pelajar: Rp 3 ribu
  • Mahasiswa: Rp 13 ribu.

5. Trans Studio Cibubur

Pengunjung menyaksikan pertunjukan World Of Imagination di Trans Studio Cibubur, Selasa (28/1/2025).Pengunjung menyaksikan pertunjukan World Of Imagination di Trans Studio Cibubur, Selasa (28/1/2025). Foto: Rifkianto Nugroho

Tempat bermain indoor yang cocok untuk keluarga, ya ada di Trans Studio. Memiliki zona permainan tematik, termasuk skydiving dalam ruangan pertama di Indonesia.

Trans Studio Cibubur terletak di Lantai 3 Trans Studio Mall Cibubur, Jl. Alternatif Cibubur No. 230 A. Jam buka pukul 11.00-17.00 WIB, dengan tiket masuk mulai Rp 195 ribu.

6. Hutan Mangrove PIK

Libur Lebaran kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Di PIK, kawasan ekowisata berbasis hutan mangrove ini cocok untuk libur Lebaran. Foto: Pradita Utama

Hutan ini terletak di Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Buka setiap hari pukul 08.00-17.30 WIB, dengan harga tiket Rp 15 ribu untuk anak dan Rp 30 ribu orang dewasa. Sementara untuk weekend naik Rp 5 ribu.

Tak jauh dari Pantai Indah Kapuk 2, kamu juga bisa mengunjungi Hutan Mangrove. Destinasi ini sangat cocok bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus merilekskan pikiran dari kesibukan kota.

7. Pantai Ancol

Kawasan Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara jadi salah satu pilihan destinasi wisata dalam momen hari pertama lebaran Idul Fitri. (ANTARA/Fitra Ashari)Foto: Kawasan Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara jadi salah satu pilihan destinasi wisata dalam momen hari pertama lebaran Idul Fitri. (ANTARA/Fitra Ashari)

Pantai Ancol juga bisa menjadi pilihan utama kamu. Objek wisata Jakarta satu ini cocok dijadikan tempat melepas penat.

Terletak di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Pantai Ancol buka pukul 06.00-14.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp 25 ribu. Waktu terbaik untuk datang ke Pantai Ancol adalah di sore hari karena kita bisa melihat pemandangan matahari terbenam yang indah.

8. Taman Ismail Marzuki (TIM)

Tempat Nongkrong di Taman Ismail MarzukiFoto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Taman ini beralamat di JAlan Cikini Raya No. 73, Menteng, Jakarta Pusat. Buka setiap hari pukul 09.00-20.00 WIB, dan masuknya tanpa dipungut biaya (tergantung acara). Pusat kesenian dan budaya Jakarta ini memang sering menjadi tempat gelar pertunjukan seni, pameran, hingga diskusi budaya.

Tempat wisata di Jakarta ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai seni. Di dalamnya, terdapat berbagai fasilitas seperti teater modern, galeri seni, bioskop, balai pameran, gedung arsip, serta Perpustakaan Jakarta yang modern.

9. Taman Suropati

Taman Suropati, Menteng, JakartaFoto: Natasha Kayla Ananta/detikcom

Taman bersejarah dengan monumen ASEAN dan pepohonan rindang, cocok untuk jogging ringan atau bersantai. Taman Suropati berlokasi di Jl Taman Suropati No.5, RT 5/RW 5, Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Taman ini sudah lama menjadi salah satu ruang hijau favorit warga Jakarta. Lokasinya yang strategis di tengah kota membuat taman ini mudah dijangkau.

Suasana yang teduh berkat deretan pepohonan besar, area jogging track, bangku taman, dan kehadiran komunitas yang sering berkumpul, membuat Taman Suropati cocok untuk sekadar piknik santai atau berolahraga ringan di pagi dan sore hari.

Dengan fasilitas yang lengkap, Taman Suropati adalah salah satu taman yang sangat direkomendasikan di Jakarta. Selain suasana yang nyaman, taman ini punya fasilitas internet gratis, banyak spot kuliner, dan buka 24 jam.

10. Taman Menteng

Taman Menteng, Jakarta PusatFoto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom

Taman modern dengan fasilitas lengkap, termasuk rumah kaca, playground, dan area street food ini wajib dikunjungi. Taman Menteng juga kerap jadi tempat acara komunitas.

Taman Menteng merupakan ruang terbuka hijau yang sebelum diubah menjadi taman, area ini sebelumnya adalah lokasi Stadion Menteng. Taman Menteng berlokasi di Jl HOS. Cokroaminoto, RT.3/RW.5, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Taman Menteng juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari area olahraga, jogging track, lapangan basket, hingga rumah kaca yang kerap dijadikan tempat pameran seni.

11. Tebet Eco Park

Ruang terbuka hijau (RTH) Tebet Eco Park di Jakarta Selatan menjadi salah satu destinasi rekreasi warga Jakarta untuk berlibur Lebaran 2025. Warga memboyong keluarga mereka karena bisa piknik murah di Tebet Eco Park, Rabu (2/4/2025).Warga memboyong keluarga mereka karena bisa piknik murah di Tebet Eco Park, Rabu (2/4/2025). Foto: (Mulia Budi/detikcom)

Taman dengan desain kekinian, lengkap dengan jembatan ikonik Infinity Link Bridge dan area hijau yang cocok untuk keluarga. Letaknya pun strategis, ada di Jakarta Selatan yakni tepatnya Jalan Tebet Timur Raya No.19. Taman ini buka setiap hari pukul 06.00-18.00 WIB, dengan tanpa dipungut biaya.

12. Taman Cattleya

Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya.Salah satu Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Jakarta terletak di kawasan Tomang. Ruang terbuka hijau itu bernama Taman Cattleya. Foto: Rifkianto Nugroho

Lokasinya berada di Jalan Letjen S. Parman, RT.15/RW.1, Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. Ruang hijau yang sejuk di tengah kota, pas untuk relaksasi setelah belanja di mal sekitar.

Meski lokasinya dekat dengan jalan besar, begitu melewati gerbang masuk, suasana asri dan ruang terbuka yang luas langsung terasa. Area dalam taman ini cukup nyaman bagi siapa pun yang ingin berolahraga, terutama jogging, karena tersedia jalur jogging yang dikelilingi oleh pepohonan rindang sehingga pengunjung bisa berlari dengan aman dan teduh.

13. Hutan Kota GBK

Ngabuburit jadi waktu melepas penat menjelang buka puasa. Hutan Kota GBK di Jakarta bisa jadi salah satu pilihan lokasi ngabuburit.Hutan Kota GBK di Jakarta bisa jadi salah satu pilihan lokasi ngabuburit. Foto: Andhika Prasetia

Area terbuka hijau di tengah kota ini, cocok untuk olahraga pagi atau sore sambil menikmati udara segar. Hutan Kota GBK menjadi Area Taman Outdoor Multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai macam kegiatan dengan lokasi yang strategis.

Luas areanya sekitar 9 hektare, dengan view kontras gedung tinggi dan hijau pepohonan. Taman Kota GBK berada di di Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat. Masuk ke Hutan Kota GBK gratis, buka setiap Selasa-Minggu dengan dua shift dalam satu hari, yakni mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB.

14. Moja Museum

Libur panjang membuat warga beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan bermain sepatu roda di Moja Museum.Libur panjang membuat warga beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan bermain sepatu roda di Moja Museum. Foto: Rifkianto Nugroho

Museum interaktif penuh warna dengan sepatu roda sebagai alat keliling utama. Spot Instagramable banget! Moja Museum menjadi salah satu tempat jalan yang sedang populer di Jakarta.

Moja Museum menawarkan konsep modern dan kekinian, memadukan berbagai karya seni yang sangat instagramable. Dikutip dari laman Kementerian Pariwisata, instalasi seni di Moja Museum diperbarui setiap tiga bulan sekali. Museum ini terletak di Gelora Bung Karno (GBK), tepatnya di Pintu Biru Zona 8, Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat. Buka setiap hari pukul 11.00-19.30 WIB dengan harga tiket masuk mulai dari Rp 125 ribu.

15. Museum MACAN

Museum MACAN JakartaFoto: Dok.Museum MACAN

Museum seni modern dan kontemporer kelas dunia ini memamerkan karya dari seniman lokal dan internasional. Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) adalah destinasi estetis yang terletak di Jakarta Barat.

Masih dikutip dari laman Kemenpar, pendirian museum ini untuk menyelenggarakan program edukasi yang dapat dinikmati oleh pelajar, pendidik, keluarga, dan masyarakat umum. Di museum ini, pengunjung dapat menemukan berbagai instalasi seni modern dan kontemporer, baik yang berasal dari Indonesia maupun luar negeri.

Museum ini berlokasi di AKR Tower, Jl. Panjang No. 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Buka setiap Selasa-Minggu pukul 10.00-18.00 WIB (Senin tutup), dengan harga tiket masuk Rp 70-90 ribu.

Nah itulah tadi 15 tempat jalan-jalan di Jakarta yang bisa dikunjungi. Jadi, ada destinasi yang mau coba kamu datangi?

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi 10 Destinasi yang Punya Trek Lari dan Walking Instagramable



Jakarta

Olahraga lari sedang ramai diminati, bahkan traveler bela-belain ke luar kota demi mengikuti ragam event lari yang menawarkan keindahan destinasi tertentu. Nah, banyak lho destinasi wisata Indonesia yang punya rute lari atau dinikmati sembari jalan yang bisa kamu kunjungi tanpa harus menunggu event lari.

detikTravel telah merangkum, Jumat (14/11/2025) tempat-tempat yang menawarkan rute lari dan walking yang bisa kamu jajal sembari liburan.

1. Yogyakarta

Selain menikmati budaya dan kulinernya, traveler bisa nih tetap berolahraga dengan lari atau jalan kaki di beberapa destinasi wisata di Yogyakarta. Seperti di Alun-Alun Kidul – Malioboro – Titik Nol, Pantai Parangtritis, jalan kaki keliling kawasan candi-candi, dan lainnya.


Perhatikan juga, jangan sampai aktivitas olahraga kamu mengganggu ketenangan wisatawan lain ya. Tetap patuhi aturan destinasi wisata.

2. Lombok

Menikmati Lombok sembari berlari atau berjalan di sepanjang pantainya saat pagi atau sore, sepertinya seru. Traveler bisa ke Pantai Senggigi atau Kuta Lombok – Mandalika Track Area. pastikan memakai pakaian dan alas kaki yang nyaman ya.

3. Bandung

Weekend ke Bandung, coba juga nih nikmat kotanya sembari jalan kaki ataupun lari di Gasibu – Gedung Sate Loop. Kamu juga bisa menjajali rute Dago – Taman Hutan Raya (Tahura) untuk trail run.

4. Bali

Traveler bisa nih menjajali rute sembari lari atau jalan kaki di beberapa spot di Bali, seperti Sanur Beach Walk, Campuhan Ridge Walk – Ubud, Nusa Dua ITDC Loop dan lainnya. Berkunjung ke pantai-pantai Bali dan berjalan kaki di sepanjagn rute pantai bisa juga jadi pilihan kamu menikmati pagi atau sore saat liburan.

5. Sawahlunto

Sawahlunto, Sumatera Barat punya pesona yang tidak dimiliki daerah lain, yaitu bekas tambang kunonya. Traveler bisa nih menyusuri Kota Tua Sawahlunto, Batu Runciang, dan keliling daerah sekitarnya.

6. Jakarta

Salah satu spot favorit di Jakarta yang selalu ramai adalah kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Selain GBK, traveler juga bisa berolahraga di Kota Tua, PIK 2, Pantai Ancol, menyusuri taman-taman Jakarta (Lapangan Banteng, Taman Menteng, Tebet Eco Park, dan lainnya).

7. Solo

Liburan ke Solo, sempatkan juga lari atau jalan saat CFD di Slamet Riyadi. Traveler juga bisa nih olahraga di Stadion Manahan Loop, Taman Balekambang Track, Bendungan Tirtonadi – Jembatan Jurug (Bengawan Solo Riverside), dan Keraton – Alun-Alun Kidul – Ngarsopuro Heritage Run.

8. Labuan Bajo

Labuan Bajo juga cocok nih untuk traveler yang hobi berolahraga lari. Terdapat beberapa rute menarik, di antaranya Waterfront – Marina – Puncak Waringin, Bukit Sylvia Loop, Bandara Komodo – Kampung Ujung – Pantai dan Bukit Amelia Sea View. Rata-rata semua rute cocok untuk menikmati sunset lho.

9. Surabaya

Banyak rute populer untuk lari atau berjalan kaki di Surabaya nih, yang menawarkan suasana yang berbeda-beda. Ada Taman Bungkul – Raya Darmo, Jalan Tunjungan – Alun-Alun Surabaya – Siola, Jembatan Suramadu, Pantai Kenjeran – Suroboyo Bridgem, hingga Hutan Kota Pakal – Taman Harmoni – Benowo.

Traveler tinggal pilih saja, apakah ingin menikmati keindahan pantai atau pedestarian kota.

10. Bogor

Nikmati paginya Bogor dengan berjalan kaki atau berlari di rute-rute seperti Kebun Raya Bogor, Sempur – Taman Kencana – SSA, IPB Dramaga Loop, area The Jungle, dan Lapangan Sempur Track. Bila traveler staycation di villa dan hotel berbintang, nikmati juga fasilitas sekitar kawasan hotel untuk berlari dan berjalan.

(sym/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Taman Menteng Bintaro, Tempat Ngadem Cantik dan Gratis Dekat Jakarta


Jakarta

Traveler mungkin sempat terkecoh dengan namanya. Meski bernama Taman Menteng, taman yang satu ini bukan berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melainkan di Bintaro, Tangerang Selatan. Berada di Kecamatan Pondok Aren, taman ini jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi sebagai tempat rekreasi sekaligus ruang publik bagi warga sekitar.

Taman Menteng Bintaro memiliki luas sekitar 1,3 hektare, dengan lanskap cantik yang mampu membantu pengunjung melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Taman ini dialiri kanal kecil yang menambah kesejukan suasana, lengkap dengan jalur jogging, area pedestrian, playground anak, serta jembatan oranye yang menghubungkan taman dengan restoran di sekitarnya.

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Gratis dan Strategis

Untuk masuk ke taman ini, detikers nggak perlu bayar alias gratis. Lokasinya pun sangat strategis, tepat di Jalan Cut Mutia 1, Sektor 7 Bintaro Jaya, dekat pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa datang menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Jurangmangu, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sekitar 10-15 menit.


Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, area parkir tersedia di samping taman. Pengunjung harus membayar tarif parkir jika menitipkan kendaraannya di area tersebut. Besar tarif berbeda sesuai kendaraan yang digunakan pengunjung dan tujuannya.

“Untuk motor buat orang yang ke taman itu Rp 3.000, kalau buat orang kantor Rp 5.000, tapi kalau mobil seikhlasnya karena kita kan nggak tahu mereka mau ke mana,” ujar Rozi, juru parkir kepada detikTravel, Minggu (26/10/2025).

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Suasana Asri dan Ramah Keluarga

Taman Menteng Bintaro memiliki suasana yang rindang dan asri dengan deretan pepohonan tinggi serta aneka bunga seperti kamboja, bunga kencana ungu, hingga pucuk merah. Di dalamnya terdapat 24 kursi taman berbentuk melingkar, area bermain anak, serta ruang terbuka luas yang kerap digunakan warga untuk bermain bola atau bulu tangkis.

Keunikan taman ini ada pada jalur pedestrian berkelok yang mengitari hampir seluruh area taman. Jalur tersebut berfungsi ganda sebagai jogging track ber-paving block yang nyaman untuk berjalan kaki santai. Tak hanya itu, di taman juga terdapat instalasi arsitektur unik dengan tujuh lubang estetik, menjadikannya spot foto menarik bagi pengunjung.

“Biasanya ke sini buat jogging, karena disini sudah ada jogging tracknya jadi kita tinggal ikuti tracknya itu, dan kita nggak perlu repot nentuin track jogging kemana aja. Adem juga suasananya, walau tepi jalan aku bisa ngerasain sejuknya dari taman ini,” kata Bela, salah satu pengunjung Taman, asal Pondok Aren.

Mudah Diakses dan Dekat Wisata Kuliner

Taman ini buka setiap hari, dan paling ramai dikunjungi pada pagi serta sore hari. Letaknya yang berada di pertigaan Jalan Cut Mutia dan Jalan Menteng Raya membuatnya mudah diakses dari berbagai arah, baik oleh warga lokal maupun luar kota.

Kalau traveler lapar setelah berolahraga, tinggal melangkah sedikit ke restoran sushi yang bisa dicapai lewat jembatan oranye di sisi taman. Di sekitarnya juga terdapat deretan kafe, tempat makan, perkantoran, dan kompleks perumahan.

Dengan segala fasilitas dan keasriannya, Taman Menteng Bintaro jadi salah satu spot rekreasi gratis yang wajib traveler kunjungi di wilayah Tangerang Selatan. Cocok banget buat yang ingin melepaskan penat, olahraga ringan, atau sekadar duduk santai menikmati udara segar.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com