Tag Archives: taman nasional gunung halimun salak

Air Terjun Lembah Tepus, Ini Harga Tiket Masuk dan Rutenya dari Stasiun Bogor


Bogor

Sejumlah destinasi yang menawarkan daya tarik air terjun atau curug mudah ditemukan di Bogor. Salah satunya yakni Air Terjun Lembah Tepus yang bisa dikunjungi saat masa liburan.

Selain air yang jernih, Curug Lembah Tepus menyajikan pemandangan alami dan suasana tenteram karena letaknya yang berada di tengah hutan. Gemercik air yang mengalir juga menambah ketenangan bagi para pengunjung yang datang.

Makin penasaran dengan wisata alam satu ini? Temukan informasi lebih lanjut mengenai Lembah Tepus pada artikel ini.


Lokasi Lembah Tepus

Air Terjun Lembah Tepus terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Lokasinya beralamatkan di Pasir Reungit, Gunung Sari, Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kawasan Lembah Tepus cukup mudah dijangkau. Traveler dapat berkendara mobil atau motor pribadi untuk menuju ke sana. Detikers yang menggunakan transportasi umum seperti KRL bisa turun di Stasiun Bogor dan melanjutkan perjalanan dengan motor atau mobil.

Jarak Lembah Tepus dari pusat Kota Bogor sekitar 30 km dengan waktu tempuh kurang lebih 90 menit.

Kalau traveler dari Stasiun Bogor bisa mulai perjalanan dari Jalan Raya Gunung Batu lalu belok ke Jalan RE Abdullah untuk menuju Jalan Aria Surialaga. Kemudian lurus lewati Jalan Kapten Yusuf untuk sampai di Jalan Raya Ciapus.

Dari Jalan Raya Ciapus, ambil Jalan Gunung Malang lalu ambil Jalan Curug Luhur Indah. Ikuti jalan sampai masuk ke Jalan Hegarmanah. Dari sini, jalanan akan banyak berbelok dan traveler bisa lalui jalan besar sampai di Jalan Curug Luhur-Pasir Reungit.

Kemudian ambil Jalan Kampung Rawa Desa menuju Jalan Gunung Bunder. Dari situ, detikers sudah memasuki area TNGHS. Di kawasan ini terdapat banyak spot air terjun, dan salah satunya Air Terjun Lembah Tepus.

Aktivitas Menarik di Lembah Tepus

Lembah Tepus memperoleh ulasan 4,6 di Google Maps, berikut kegiatan menarik yang dapat traveler lakukan di destinasi wisata alam ini.

1. Trekking

Kawasan Curug Lembah Tepus bisa dijangkau dengan trekking. Ketika sampai di area parkir tempat wisata ini, traveler dapat berjalan kaki menuju spot air terjunnya melewati jalan setapak. Trekking tipis-tipis ini bisa ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit.

Selama trekking, detikers tidak akan bosan apalagi merasa lelah. Karena kamu dapat menyaksikan panorama alam yang mempesona di lingkungan wisata Lembah Tepus.

2. Berenang

Setelah sampai di lokasi, traveler akan mendapati curug bertingkat yang aliran airnya jatuh ke kolam di sekitar. Di sekelilingnya bisa ditemukan pula tumpukan bebatuan yang menghiasi.

Dengan airnya yang jernih dan sejuk, tentunya pengunjung tidak akan tahan untuk coba berenang di area kolamnya. Kalau tidak terlalu mahir berenang, detikers bisa menyewa pelampung atau berenang di kolam yang dangkal saja.

Namun kamu tidak perlu khawatir, di kawasan wisata ini juga sudah ada petugas yang berjaga untuk memantau keamanan dan keselamatan di area air terjun.

3. Berburu Foto

Kalau berada di tempat wisata dengan pemandangan cantik, berfoto dan selfie tentunya tidak boleh terlewatkan. Traveler bisa berfoto dengan latar air terjunnya yang menawan atau di beberapa spot yang telah disediakan.

Jika ingin sekadar bersantai sambil menikmati kawasan Lembah Tepus yang asri, terdapat gazebo atau bale-bale yang bisa dimanfaatkan.

4. Berkemah

Nah, traveler juga bisa banget merasakan suasana malam yang sunyi di kawasan Air Terjun Lembah Tepus. Karena di sini, tersedia area camping untuk berkemah. Detikers dapat membawa sendiri perlengkapan camping atau bisa menyewanya di sana. Pastinya dikenakan biaya lebih ya untuk aktivitas satu ini.

Waktu Operasional Lembah Tepus

Kalau tertarik ke sini, wisata Curug Lembah Tepus buka setiap hari, kok. Jam bukanya mulai pukul 07.00-17.00 WIB. Untuk yang berkemah, tentu detikers bisa mengakses air terjunnya sesukamu.

Oh iya, disarankan mengunjungi Lembah Tepus saat weekday untuk menghindari pengunjung yang membludak sehingga traveler dapat berenang dan bermain air di sekitar curug dengan nyaman.

Harga Tiket Masuk Lembah Tepus

Untuk memasuki kawasan Lembah Tepus, detikers perlu mengeluarkan biaya untuk tiket masuk seharga Rp 10.000 per orang. Kalau membawa kendaraan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 5.000 untuk motor dan Rp 10.000 untuk mobil.

Jika ingin berkemah akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 30.000. Dan traveler dapat menyewa tenda camping sekitar Rp 150.000 per dua hari satu malamnya. Harga ini sudah termasuk penyewaan matras.

Fasilitas Lembah Tepus

Sebagai area wisata, Lembah Tepus sudah dilengkapi fasilitas penunjang yang cukup lengkap bagi pengunjung. Di sana terdapat fasilitas area parkir, toilet, gazebo atau saung, warung makan, mushola, serta ruang ganti.

Jadi gimana detikers, apakah kamu tertarik berkunjung ke Air Terjun Lembah Tepus di Bogor ini?

(fds/fds)



Sumber : travel.detik.com

3 Curug untuk Canyoning di Gunung Menir Bogor



Bogor

Gunung Menir di Kecamatan Pamijahan, Bogor menjadi surga bagi para pecinta olahraga ekstrem, khususnya canyoning. Tiga curug ikonis di kawasan ini, Curug Hordeng, Curug Tebing, dan Curug Saderi, menawarkan pengalaman seru dengan tingkat kesulitan yang bervariasi.

Muhammad Rian Fermana, seorang instruktur canyoning setempat, menjelaskan keunggulan masing-masing curug yang dapat memuaskan hasrat petualangan para wisatawan.

1. Curug Hordeng: Pilihan Aman untuk Pemula

Curug Hordeng, dengan ketinggian 8 meter, cocok bagi pemula yang ingin menjajal canyoning untuk pertama kalinya. Aliran airnya tidak terlalu deras, sehingga peserta dapat belajar teknik dasar canyoning tanpa terlalu khawatir.


“Curug ini ideal untuk pemula. Dengan ketinggian yang tidak terlalu ekstrem, peserta bisa beradaptasi dengan olahraga ini sambil menikmati keindahan alam,” ujar Rian saat diwawancarai detikTravel pada Minggu (22/12/2024).

2. Curug Tebing: Tantangan dengan Tebing Vertikal

Curug Tebing menjadi favorit para petualang berkat ketinggiannya. Ketinggian Curug mencapai 15-16 meter serta karakteristik tebing vertikal.

“Curug ini memiliki debit air yang stabil dan cocok untuk aktivitas canyoning sepanjang tahun,” ungkap Rian.

“Karakter vertikal dari Curug Tebing membuatnya lebih cocok untuk aktivitas canyoning. Stabilitas debit airnya juga menjadi alasan mengapa kami terus memasarkan destinasi ini,” tambah Rian.

3. Curug Saderi: Sensasi Ekstrem di Ketinggian 25 Meter

Bagi penggemar adrenalin sejati, Curug Saderi adalah pilihan utama. Dengan ketinggian hingga 25 meter dan debit air yang deras, curug ini memberikan tantangan ekstrem.

“Ini adalah curug tertinggi di kawasan Gunung Menir. Para peserta harus benar-benar siap fisik dan mental untuk menaklukkan curug ini,” ujar Rian.

Terdapat Curug baru yang akan dicanangkan oleh Riyan dan Timnya, Yaitu Curug Ciampea yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Selain ketiga curug utama di Gunung Menir, Rian juga memperkenalkan Curug Ciampea yang baru saja dibuka pada Desember 2024.

“Curug ini terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak dengan ketinggian sekitar 22 meter,” kata Riyan.

Namun, Curug Ciampea memiliki tantangan tersendiri. Debit air curug yang tidak stabil menjadi tantangan bagi pengelola aktivitas ekstream ini.

“Curug ini agak horizontal, sehingga aliran airnya bisa sangat deras saat musim hujan. Tetapi jika musim kemarau, debit airnya justru kecil,” tambah Rian.

Pada Januari 2025, Rian dan timnya telah merencanakan 20 trip canyoning. Masing-masing 10 trip di Curug Tebing dan Curug Ciampea.

Riyan juga memberikan pesan kepada wisatawan bahwa jangan pernah takut mencoba canyoning atau aktivitas ekstream lainnya. Karena aktivitas ekstrem biasanya mampu menghilangkan stress.

“Jangan bosan untuk berlibur, jangan takut untuk menikmati alam. Dalam kondisi apa pun, alam selalu bisa membantu kita menyegarkan diri dan memperbaiki jiwa setelah rutinitas yang melelahkan,” kata Rian.

Canyoning di Gunung Menir bukan hanya tentang petualangan ekstrem, tetapi juga cara menikmati keindahan alam Bogor yang memukau. Dengan karakter unik masing-masing curug, kawasan ini layak menjadi destinasi liburan traveler berikutnya.

Siapkah Anda menjelajahi Curug Hordeng, Curug Tebing, atau Curug Saderi? Jangan lewatkan juga kesempatan mencoba Curug Ciampea yang baru saja dibuka di tahun 2025!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com