Tag Archives: tangsel

7 Tempat Wisata Tangsel yang Wajib Dicoba


Tangerang Selatan

Siapa bilang Tangerang Selatan cuma kota penyangga Jakarta? Jangan salah, Tangsel punya banyak tempat wisata seru yang cocok banget buat ngisi waktu luang.

Healing tipis-tipis di sela kepadatan aktivitas adalah jalan keluar yang tepat buat tetap pikiran tetap fresh. Kalau traveler ingin coba sesuatu yang berbeda dan melipir dari Kota Jakarta, beberapa tempat wisata di Tangsel ini bisa menjadi opsi-opsinya.

1. Taman Kota 2 BSD

Lokasi dari Taman Kota 2 BSD ini sangat strategis, banyak pohon tinggi, ada jalan setapak yang asik buat jogging atau jalan santai, dan suasananya tenang banget. Cocok buat nyari inspirasi atau sekadar duduk bengong sambil ngopi.


Taman seluas 7,2 hektar ini banyak selain suasananya yang menenangkan, tentunya yang jadi primadona pengunjung adalah aliran sungai dan ornamen di pinggirannya. Jika traveler berfoto di sana, rasanya seperti berada di Korea Selatan.

2. Scientia Square Park

Di Scientia Square Park ini, merupakan destinasi wisata keluarga yang seru di Tangsel. Traveler bisa lihat sawah kecil, bermain dengan kupu-kupu, kasih makan ikan koi, atau nongkrong di kafe lucu yang ada di dalamnya.

Selain itu aktivitas yang bisa dilakukan saat berada di kawasan ini adalah berolahraga, terdapat jogging track, area panjat tebing, dan juga arena air yang seru dijajal bersama keluarga.

3. Kandank Jurank Doank

Kandank Jurank DoankKandank Jurank Doank. (Instagram/kandankjurank)

Kalau traveler pengen suasana pedesaan yang nggak terlalu jauh dari kota, tempat ini harus masuk list. Di sini traveler bisa main lumpur, flying fox, atau belajar soal pertanian dan lingkungan.

Kandank Jurank memang cocok untuk traveler yang ingin wisata alam bersama keluarga. Sebagai informasinya, Kandak Jurank ini pemiliknya adalah artis Dik Doank, yang awalnya memiliki harapan untuk bisa membuat anak-anak kurang mampu mengeyam pendidikan.

4. The Breeze BSD

The Breeze ini bisa dibilang mall, tapi beda. Konsepnya semi-outdoor, banyak spot ijo, danau buatan, dan resto yang estetik banget. Mau nongkrong, kerja remote atau dinner bareng pasangan, semuanya bisa. Sering juga ada event komunitas yang seru.

5. Taman Wisata Situ Gintung

Taman Wisata Situ GintungTaman Wisata Situ Gintung. (Instagram/pulausitugintung)

Tempat ini cocok buat traveler yang pengen suasana chill. Banyak pepohonan, tempat duduk santai, dan kadang ada event komunitas juga.

Atau buat traveler yang ingin jajal aktivitas lainnya, di sana juga terdapat kolam renang anak dan dewasa, arena outbond, paintball. Dan di Taman Wisata Situ Gintung, jika traveler ingin merasakan suasana berbeda bareng keluarga, kawasan itu juga terdapat area campingnya loh.

6. Kampung Konservasi RIMBUN

Buat traveler yang masih bingung ngajak keluarga liburan ke mana, Tangsel punya salah satu wisata alam yang seru buat ajak anak-anak bermain sekaligus belajar. Kampung Konservasi RIMBUN ini pengunjung bisa belajar tentang menanam dan merawat tanaman sayuran.

Selain itu, nantinya pengunjung juga bisa membeli bibit tanaman untuk dibawa dan ditanam di rumah. Dulunya, tempat ini adalah hamparan kebun cabe dan kini diubah menjadi kawasan wisata alam favorit.

7. Trans Snow World Bintaro

Buat traveler yang ingin merasakan salju, tapi tinggal di Jakarta, nggak perlu khawatir. Karena tinggal melipir ke Tangsel untuk datang ke Trans Snow World Bintaro, di sana traveler akan merasakan sensasi seru beraktivitas di tengah salju.

Terdapat wahana seperti seluncuran hingga kereta gantung atau sky lift, zorb ball, hingga seluncuran yang menarik. Jika traveler pergi dan bermain di sini, yakin deh rasanya seperti lagi benar-benar main salju di luar negeri.

Jadi udah nggak perlu jauh-jauh lagi ke luar kota buat healing dan quality time bareng keluarga. Karena Tangsel udah punya semuanya, jadi, minggu ini traveler mau ke mana dulu nih?

(upd/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Kuliner Ramah Keluarga untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2024


Jakarta

Libur akhir tahun merupakan waktu yang tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Selain di rumah, kamu bisa mengajak keluarga untuk berkumpul sambil makan bersama di rumah makan yang nyaman.

Buat kalian yang berada di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, coba kunjungi 7 tempat kuliner ramah keluarga untuk libur Natal dan Tahun Baru 2024 berikut ini.

Rekomendasi Tempat Kuliner Keluarga di Tangsel

Berikut ini 7 rekomendasi tempat kuliner ramah keluarga untuk libur Natal dan Tahun Baru 2024:


1. Warung Tuman

Warung Tuman adalah tempat kuliner yang unik karena bernuansa hutan. Jalan menuju ke warungnya pun unik. Dari parkiran, kamu akan melewati area pemakaman terlebih dahulu sebelum sampai ke warung. Tapi ada juga jalur lain yang lebih dekat dengan warung.

Banyaknya pohon membuat tempat ini sangat rindang dan nyaman meski memilih tempat outdoor. Tempat duduk outdoor pun lebih banyak ketimbang di dalam bangunan. Tempat memasaknya pun terasa seperti di pedesaan.

Menu makanannya antara lain mangut ikan pari asap, dendeng batokok, gulai bareh, nila calabatuik, dan telur dadar gaek. Harga makanan tersebut di kisaran Rp 17 ribu hingga Rp 40 ribu.

Lokasinya di Jalan Ciater Tengah, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan. Warung ini buka pukul 09.00-17.00 WIB.

2. Gubug Berkah Resto

Gubug Berkah Resto sangat cocok untuk keluarga. Sebab menu makanan di sini dibuat porsi besar. Satu porsi bisa untuk 3 orang, bahkan lebih.

Menunya antara lain berbagai olahan ikan, sapi, bebek, ayam, seafood, sayur, dan sup. Harganya mulai dari Rp 30 ribuan hingga Rp 200 ribuan.

Sambil menyantap makanan, kalian bisa menikmati suasana yang nyaman karena tempatnya dibuat seperti gubuk atau saung-saung. Ada kursi dan tempat lesehan di atas rumput.

Ada tempat untuk bermain anak sehingga tak perlu khawatir anak rewel. Yang menjadi ikon di sini adalah miniatur Tugu Jogja untuk berfoto-foto.

Gubug Berkah Resto berada di Jalan Ciater Barat No.54. Rumah makan ini buka pukul 10.00-22.00 WIB.

3. RM Kepala Kakap Ibu Panjang

Selanjutnya adalah RM Kepala Kakap Ibu Panjang di Jalan H. Madi No.20, Pondok Kacang, Tangerang Selatan. Selain menu kepala kakap yang unggulan, ada banyak menu yang tak kalah enak, misalnya tumis, soto, sate, pepes, dan berbagai olahan ikan dan ayam.

Harga makanan ini mulai dari Rp 20 ribuan, sedangkan harga kepala kakap adalah Rp 55 ribu. Jam buka rumah makan ini yaitu 08.00-18.00 WIB.

4. Calicoffice

Jika mencari suasana kafe, kamu bisa coba ke Calicoffice. Kafe bernuansa kantor ini unik karena pengunjung bisa bermain dengan kucing-kucing yang menggemaskan. Setiap orang yang datang wajib pesan makanan dan minuman.

Harga makanan besar rata-rata di atas Rp 50 ribu. Bagi pecinta kucing, harga ini masih bersahabat karena biaya perawatan kucing memang tidak murah.

Lokasinya berada di TreePark Apartment Serpong, BSD City, Tangerang Selatan. Jam buka pada Senin-Jumat adalah pukul 11.00-18.00 WIB, sedangkan Sabtu-Minggu pukul 11.00-21.00 WIB.

5. RM Saung Babeh

RM Saung Babeh menyediakan menu khas Betawi dan Sunda seperti olahan ayam dan ikan. Ada juga karedok, gado-gado, urap, semur jengkol, dan berbagai tumisan. Suasana di sini nyaman karena tempatnya di saung dan ada danau buatannya.

Menu di sini dimasak dengan cara tradisional. Harga tumisan sekitar belasan ribu, ayam dan ikan mulai dari Rp 20 ribuan.

Lokasi RM Saung Babeh berada di Jalan Puspitek No.65, Setu, Tangerang Selatan. Jam bukanya 09.00-17.00 WIB.

6. Lubana Sengkol

Lubana Sengkol adalah tempat kuliner yang awalnya adalah tempat pemancingan. Tak hanya tempat makan dan pemancingan, kamu bisa melakukan outbond bersama keluarga.

Anak-anak juga bisa bermain di waterpark atau playground. Ada berbagai wahana yang bisa dimainkan anak-anak, seperti istana balon, pasir magnet, dan melukis.

Menu makanan di sini antara lain berbagai olahan ayam, ikan, dan seafood. Harganya mulai dari Rp 20 ribu.

Lubana Sengkol berada di Jalan Lingkar Selatan No.km 1, RW.5, Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Jam bukanya dari pukul 09.00-18.00 WIB.

7. Bupe Resto

Yang terakhir, tempat makan ramah keluarga di Tangsel adalah Bupe Resto. Restoran ini bernuansa alam dengan bangunan berdinding bata dan terdapat kolam ikan.

Menu makanan di sini antara lain olahan ikan, ayam, dan seafood. Harganya mulai dari Rp 50 ribuan. Ada juga menu soto, gado-gado, dan karedok seharga Rp 20 ribuan.

Bupe Resto berada di Jalan Cilenggang I No. 53 BSD, Tangerang Selatan. Jam bukanya mulai pukul 10.00-20.00 WIB

Nah, itulah tadi 7 tempat kuliner ramah keluarga di Tangsel yang cocok untuk berkumpul saat libur Natal dan Tahun Baru 2024.

(bai/inf)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Menjajal Akuarium Indoor Pertama di Tangerang Selatan, Ada Apa Saja?



Jakarta

Traveler yang sedang mencari tempat wisata yang cocok untuk keluarga, bisa nih datang ke BXC Mall 2 di Tangsel. Di sana ada akuarium indoor dengan tunnel terbesar di Asia Tenggara lho.

detikTravel berkesempatan menelusuri BXsea, akuarium indoor yang baru saja melakukan soft opening di BXC Mall 2, Jumat (15/12/2023). Area seluas 7.354 meter persegi yang terdiri dari dua lantai ini nantinya akan menjadi rumah bagi 25.000 biota air dari 140 spesies. Namun di tahap pertama ini, belum semua biota bisa dijumpai dan belum semua akuarium yang terisi.

BXsea bukanlah akuarium indoor pertama di Indonesia. Namun mereka yakin memiliki daya tarik yang berbeda dengan para pendahulunya. Salah satunya adalah adanya area Exotic Rain Forest dan tunnel terbesar di Asia Tenggara.


“Akuarium kita memiliki berbagai keunikan. Pertama memiliki tunnel terbesar di Asia Tenggara, sangat luas, visible dan orang bisa keluar masuk dengan leluasa. Kedua kami juga akan ada Amphitheater dan kita juga punya Exotic Rain Forest, hutan bernuansa Kalimantan,” ungkap Sri Agung Agus Putranto, Manager Unit BXsea.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2Area Exotic Rain Forest di BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall 2 Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah melakukan pembelian tiket, traveler harus scan barcode tiket dahulu sebelum masuk. Baru beberapa langkah, pengunjung disambut dengan video mapping berupa ombak, yang membuat seolah sedang berada di pantai.

Selanjutnya traveler akan melihat dengan ragam akuarium mini dengan ikan-ikan warna-warni, kepiting dan kuda laut. Terus menelusuri akuarium, traveler nantinya akan bertemu dengan video mapping yang menunjukkan biota air seperti hiu hingga ikan pari. Nah di bagian ini terdapat panel kaca, dimana kita bisa melihat ikan yang berenang di bawah kita. Namun saat ini, belum dibuka dan ikannya juga belum dimasukkan.

Selanjutnya sampailah kita ke area Exotic Rain Forest, salah satu pembeda BXsea dengan akuarium indoor lainnya. Di sini traveler akan merasakan nuansa berada di dalam hutan Kalimantan. Selain dilengkapi replika tumbuhan dan pepohonan, juga ada suara-suara jangkrik yang mendukung suasana. Selama menelusuri hutan mini ini, terdengar juga gemericik air dari air terjun mini yang mengalir langsung ke kolam ikan.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall 2 Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Dalam hutan mini ini, pengunjung juga bisa melihat replika ular melingkar di ranting pohon besar, harimau hingga serangga yang menghiasi suasana. Juga terdapat beberapa display serangga dan kura-kura air tawar yang biasanya juga hidup di hutan.

Selanjutnya kita akan masuk ke dalam dunia ubur-ubur. Di sini sangat Instagramable! Akuarium yang berisi ubur-ubur disusun sedemikian rupa dengan latar kaca yang membuat display begitu epik untuk difoto.

Nah, karena masih soft opening jadi masih ada sebagian akuarium yang belum ada penghuninya. Begitu juga dengan tunnel yang diklaim terbesar di Asia Tenggara ini, masih berupa air saja. Para biota laut ini akan dimasukkan secara bertahap menjelang grand opening di bulan Maret 2024 nanti.

Akhir petualangan, traveler akan berakhir di toko merchandise yang menjual aneka pernak-pernik mulai dari boneka, gantungan kunci, tas, kaus yang semuanya berbentuk biota laut yang menghuni BXsea.

BXsea di dalam Bintaro Jaya Exchange Mall tahap 2Area display ubur-ubur di BXsea Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Tiket dan jadwal operasional

Harga tiket untuk untuk weekday Rp 150 ribu dan weekend Rp 175 ribu. Tiket bisa didapatkan secara online melalui website BXsea atau bisa juga membeli langsung di lokasi. Untuk jam operasional, menyesuaikan dengan pembukaan mall yaitu pukul 10.00 WIB- 22.00 WIB.

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Long Weekend, Piknik Tipis-tipis di ‘Cheonggyecheon’ ala Tangsel



Tangerang Selatan

Salah satu destinasi gratis yang bisa dinikmati di Tangerang Selatan adalah Jaletreng River Park yang berada di kawasan Hutan Kota 2 BSD. Konsepnya mirip dengan sungai hits yang ada di Seoul, Korea Selatan yaitu Cheonggyecheon.

Bagi traveler yang belum punya rencana liburan, bisa nih datang ke sini. Lokasinya berada di Jalan Letnan Sutopo, Ciater, Kecamatan Serpong. Mudah kok menemukan taman ini karena gerbangnya berada di pinggir jalan besar.

Saat cuaca cerah, suasana di Jaletreng River Park sangat indah. Pemandangan hijaunya pepohonan yang berjejer di sisi sungai berpadu dengan pedestrian yang cukup lebar dan nyaman. Tak heran, mau pagi atau sore, taman selalu ramai oleh pengunjung.


Oh iya, sekarang Jaletreng River Park ada dua ya, yaitu Jaletreng River Park 1 dan Jaletreng River Park 2. Lokasinya berdekatan kok, hanya dipisahkan oleh jalan raya saja.

Jaletreng River Park di TangselPengunjung berfoto di mural yang berada di dinding kawasan Jaletreng River Park di Tangsel Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Beragam aktivitas yang bisa traveler lakukan di Cheonggyecheon versi Tangerang Selatan ini. Mulai dari bersantai di bangku-bangku yang berada di pedestrian, jogging, foto-foto dengan aneka mural, bersepeda hingga bisa kuliner santai.

Taman ini ramah untuk semua umur kok. Jadi, traveler yang ingin mengajak anak-anak bisa banget, karena ada wahana bermain juga yang bisa disewa. Diantaranya mobil-mobilan, ATV, hingga sepeda.

Setelah menelusuri kawasan pedestrian, traveler nanti akan bertemu dengan danau buatan yang berada di ujung jalan. Di dekat danau terdapat pendopo dan juga amphitheatre.

Tidak perlu khawatir kelaparan atau haus saat bermain di sini. Karena banyak warung yang menjual aneka makanan dan minuman.

Jaletreng River Park di TangselJaletreng River Park di Tangsel Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
Jaletreng River Park di TangselJaletreng River Park di Tangsel Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Fasilitas di Taman Kota 2 BSD bisa dibilang lengkap. Ada papan informasi yang menunjukkan detail dari kawasan Taman Kota. Dari papan informasi ini kamu bisa dengan mudah menemukan musala, toilet, foodcourt, pendopo, skate park area, lake view deck, jembatan tematik, dermaga, tempat bermain anak dan lainnya.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (8/2/2024) saat sore hari cukup ramai pengunjung yang menikmati waktunya di sini. Beragam, mulai dari muda-mudi, pengunjung keluarga hingga yang datang sendiri untuk sekedar jogging. Beberapa titik juga ada warga lokal yang memancing di sungai taman.

Hal yang paling umum dilakukan di sini adalah duduk-duduk menghadap ke sungai. Sambil bercengkerama, menikmati cemilan dan minuman, foto-foto menjadi momen istimewa mengisi waktu di long weekend ini.

Bagi traveler pecinta kucing, bila beruntung bisa bertemu dengan kucing-kucing liar yang bersantai di sini.

Taman Kota 2 BSDMobil-mobilan yang bisa disewa untuk bermain anak-anak (Syanti/detikcom)

(sym/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Fakta Perpustakaan Kerucut Mirip Rumah Adat Wae Rebo di Tangsel



Ciputat

Di balik riuhnya kehidupan perkotaan Tangerang Selatan, terselip sebuah perpustakaan unik berbentuk kerucut yang bikin kepincut banyak orang. Perpustakaan itu Pustaka Pahala.

Perpustakaan Pahala ternyata bukan sekadar perpustakaan biasa namun menyimpan banyak fakta menarik mulai dari sejarah sampai filosofi arsitekturnya.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Pustaka Pahala:

1. Dibangun oleh seorang arsitek perancang Gedung Rektorat Universitas Indonesia

Prof. Gunawan Tjahjono merupakan salah satu arsitektur pendidik Indonesia. Ia sempat menjadi guru besar Jurusan Arsitektur Universitas Indonesia ke-2 pada tahun 2002. Ia juga merupakan Rektor Universitas Pembangunan Jaya yang pertama.


Karirnya dalam arsitektur yang sudah berjalan sangat panjang tentu melahirkan banyak karya besar. Salah satu karya rancangannya adalah Gedung Rektorat Universitas Indonesia yang menjadi ikon dari Universitas Indonesia.

2. Awalnya dirancang berbentuk seperti telur

Tak langsung berbentuk kerucut, Pustaka Pahala awalnya dirancang Prof. Gunawan dengan bentuk telur dengan maksud melambangkan “kelahiran”.

“Jadi tadinya saya mau membuat seperti telor dengan pikiran bahwa telor itu kan nanti melahirkan sesuatu gitu ya,” kata Gunawan.

Namun, ide tersebut tidak jadi ia realisasikan karena ternyata ia menemukan bentuk bangunan serupa di majalah yang dimilikinya.

“Tapi saat saya buka majalah sudah ada majalah yang memuat bentuk telur di suatu bangunan. Walaupun bukan perpustakaan tapi saya gak mau mengulangi lah. Jadi lebih baik saya ambil inspirasi dari bangunan yang ada di Indonesia (Wae Rebo),” kata dia.

Argumen itu juga diperkuat dengan pernyataan rekan arsiteknya, Yori Antar, yang mengatakan bahwa bangunan Pustaka Pahala ini sangat mirip dengan Wae Rebo di Nusa Tenggara Timur.

3. Dibangun atas dasar kegemaran keluarganya dalam membaca buku

Saat ditemui oleh detikTravel pada Kamis (2/5/24), Gunawan menceritakan bahwa awalnya perpustakaan ini dibangun guna menyimpan koleksi pribadi keluarganya yang gemar membaca buku. Selama kuliah di luar negeri ia senang sekali membeli berbagai jenis buku di bazar perpustakaan untuk ia simpan sebagai bacaan dan koleksi.

“Saya sejak mahasiswa sudah mulai kumpulkan buku senang membaca, lalu saat diberi kesempatan belajar ke luar bukunya makin banyak,” kata Gunawan.

“Karena di sana ada library sale, biasanya kami datang pada hari ke empat karena pada hari keempat satu box (bebas pilih) itu harganya 1 dollar. Jadi buku saya makin banyak dan bidangnya macam-macam dari filsafat sampai masakan tapi yang paling banyak tentu bidang saya Arsitektur dan Kota dia menambahkan.

Kegemarannya membaca buku ternyata juga turun kepada anaknya, Puspa. Bahkan 500 buku yang ada di Pustaka Pahala ternyata milik pribadi Puspa. Bahkan semasa sekolah di luar negeri Puspa berhasil mendapat penghargaan ‘Young Writer Award’ dari sekolahnya.

4. Nama Pustaka Pahala punya makna khusus

Terdapat makna dibalik nama Pustaka Pahala. Pahala ini diambil dari bahasa Sansekerta yang bermakna buah. Harapannya pustaka sebagai bibit ini dapat menghasilkan buah-buah yang berkualitas.

Selain itu, ia juga memilih nama pahala sebagai salah satu bentuk dari latar belakangnya membentuk perpustakaan ini sebagai wadah berbagi pengetahuan yang dimilikinya kepada masyarakat luas. Sehingga, dapat menjadi ladang pahala baginya saat sudah tiada.

Jika mengambil akronim dari Pustaka Pahala akan ditemukan PusPa, yang merupakan nama anak Gunawan.

5. Ada filosofi khusus di bangunannya

Sebagai seorang arsitek kondang, Gunawan memang senang membuat bangunan dengan makna khusus. Salah satunya tangga di rumahnya yang menghadap ke timur, ini mengisyaratkan menyambut matahari.

Jika diperhatikan secara detail, pengunjung akan menemukan bagian berwarna kuning yang mengarahkan bagian timur sebagai tempat matahari terbit sekaligus lambang harapan.

Bagian koleksi buku anak di lantai 1 melambangkan pendidikan dasar untuk anak anak, ketika menaiki tangga pengunjung akan menemukan berbagai buku yang dianggap lebih berat dan membutuhkan pemahaman mendalam. Ini mengisyaratkan perjalanan pertumbuhan manusia dari anak anak menuju dewasa.

6. Menanamkan aspek pendidikan perilaku bagi anak-anak

Gunawan pemilik sekaligus perancang Pustaka Pahala menganggap bahwa anak-anak masih sangat lentur untuk dibina agar dapat memiliki kepribadian dan kebiasaan yang baik. Oleh karena itu, ia sangat tertarik dengan pendidikan perilaku anak-anak di Pustaka Pahala.

Selain menanamkan sifat gemar membaca, Gunawan juga ingin tanamkan sifat ramah kepada anak-anak melalui contoh langsung dari pustakawan yang selalu menyambut ramah para pengunjung.

Kemudian, ditanamkan juga sifat disiplin dalam berperilaku melalui kebiasaan mencopot sepatu saat memasuki ruangan dan menggantinya dengan sanda khusus.

Menurut Gunawan, upaya itu merupakan kelanjutan dari kebiasaan orang zaman dahulu yang menyimpan kendi sebagai tempat cuci tangan dan kaki sebelum masuk ke rumah.

Bangunan Pustaka Pahala tidak menggunakan AC dan menggunakan cahaya matahari sebagai penerangannya saat siang hari. Ini sebagai wujud pembelajaran agar anak-anak dapat mencintai lingkungan dengan menghemat penggunaan listrik.

7. Dibangun menggunakan dana pribadi

Sebagai wujud sumbang ilmu yang dimilikinya, Gunawan juga ternyata merancang dan membangun Pustaka Pahala dengan dana pribadi yang dimilikinya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Baru Dibuka di Tangsel, Restoran dengan Playground yang Ada Mini Zoonya



Jakarta

Traveler yang sedang mencari tempat bermain anak dengan fasilitas lengkap di Tangerang Selatan bisa ke sini. Lokasinya juga gampang digapai dengan transportasi umum.

Nama tempat wisata baru di Tangsel ini adalah The Nice Garden Serpong. Lokasinya berada di Jl. Raya Serpong, Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. Lokasinya persis berada di tepi jalan raya.

Tempat ini itu tidak hanya menawarkan lokasi bermain anak-anak saja lho, namun juga terdapat restoran dua lantai dengan sajian kuliner nusantara.


“Kita kan memang pionernya tempat makan yang menyediakan playgroud ya dan kita ada beberapa cabang. Nah untuk di Serpong ini kita lebih menonjolkan restorannya tapi tetap ada tempat bemain dengan ragam pilihan untuk anak,” kata Muhammad Yusuf Mulyo Utomo, Kepala Cabang The Nice Garden Serpong, Selasa (16/7/2024).

Baru beroperasional semenjak Desember 2023, Yusuf mengatakan bahwa animo masyarakat sangat tinggi. Apalagi saat momen liburan sekolah kemarin.

“Selama 2 bulan terakhir kemarin animonya luar biasa, bahkan sampai jam makan malam itu masih ramai. Enggak hanya di restoran, tapi juga di area bermain juga masih ramai. Mungkin karena memang masyarakat mau memanfaatkan waktunya di momen liburan sekolah,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan. (Syanti Mustika/detikcom)

Harga tiket dan jam operasional

Harga tiket masuk untuk anak-anak adalah Rp 30 ribu per orang, baik untuk weekend maupun weekday. Sedangkan harga tiket untuk pendampingnya (orang dewasa) Rp 20 ribu per orang.

“Harga tiket kita itu sudah mencakup bermain di playground dan mini zoo. Jadi anak-anak bebas bermain sepuasnya di playground kita,” kata Yusuf.

Banyak permainan yang bisa dicoba oleh anak-anak di sini, mulai dari perosotan, jungkit-jungkitan, ayunan, sepeda roda tiga hingga area bermain pasir. Juga ada area memanjat untuk memacu adrenalin si buah hati.

Di sini juga ada rainbow slide, yang bisa juga dimainkan oleh orang dewasa lho. Tenang saja, ada pemandu dan penjaga yang mengawasi kamu bermain. Ikuti saja arahannya dan berseluncur!

Puas bermain, anak-anak juga bisa bertemu dan berinteraksi dengan beragam hewan-hewan lucu dan unik lho. Di sini ada monyet albino, monyet tupai, domba Merino, Burung Makaw, Marmoset, Kura-kura Sulcata, Ikan Koi, Marmut, dan Cincila.

Untuk jam operasional, The Nice Garden Serpong buka setiap hari. Saat weekday mulai pukul 09.00-21.00 WIB dan weekend 08.00-21.00 WIB.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)
The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Menikmati kuliner secara prasmanan

Setelah puas bermain, traveler bisa bersantai di restoran dengan menikmati sajian masakan nusantara yang disajikan prasmanan. Ada ayam goreng, sup iga, cumi hijau, olahan ikan, dan lainnnya.

“Kita penyajiannya menu nusantara, konsepnya kita pakai prasmanan. Salah satu andalan kita ada sop iga, daging sapi lada hitam dan untuk sayurnya kita ada daun singkong. Kita juga ada ikan nila dan ayam goreng. Sejauh ini yang jadi best seller kita ayam goreng dan ikan gurame,” ujar Yusuf.

Untuk harga makanan dan minuman di sini bervariasi, mulai dari Rp 5.000. Dan cara pemesanannya, traveler memilih nasi dan lauk di bagian prasmanan, lalu menuju kasir untuk melakukan pembayaran.

Setelah pembayaran, traveler bisa memilih meja yang berada di area outdoor atau indoor (ruang ber-AC).

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Fasilitas

Teruntuk menunjang kenyamanan pengunjung, di sini terdapat musala, toilet, lahan parkir yang luas, area playground, area bermain indoor, restoran, dan minizoo.

“Waktu terbaik untuk datang ke sini adalah pagi, saat kita baru buka pada pukul 09.00 WIB (weekdays) dan 08.00 WIB (weekend). Kalau mau kumpul santai bersama keluarga bagusnya datang sore karena tidak terlalu panas. Jadi suasana sudah mulai agak sejuk,” kata Yusuf.

“Kita juga ada jual kopi dan aneka minuman. Walau segmen kita adalah keluarga, namun bagi anak muda yang ingin nongkrong bisa kok. Ngadem saja di ruangan yang ber-AC dan seruput minumnya sembari menikmati view area playground,” dia menambahkan.

The Nice Garden Serpong di Tangerang SelatanThe Nice Garden Serpong di Tangerang Selatan Foto: (Syanti Mustika/detikcom)

Tips dan himbauan bermain

Traveler yang ingin membawa anak-anak bermain ke The Nice Serpong perlu memperhatikan kenyamanan dan keamanan anaknya. Mulai dari pakaian hingga diawasi saat bermain.

“Teruntuk para orang tua, mungkin dikondisikan anaknya untuk pakai pakaian yang nyaman untuk beraktivitas. Kalau memang mau datang di waktu siang, bisa menggunakan topi. Juga disarankan karena memang di beberapa area outdoor kita kan berundak, jadi memang harus selalu dalam pengawasan orang tua,” kata Yusuf.

“Kita memang menyediakan tim buat pengawasan, namun tetap kita selalu himbau buat orang tua juga ikut mendampingi dan mengawasi,” ujar dia.

Cara menuju ke lokasi dengan transportasi umum

Bagi traveler yang ingin menuju The Nice Garden Serpong dengan kendaraan umum, gampang kok. Traveler bisa naik KRL dengan titik pemberhentian di Stasiun Serpong. Dari stasiun lalu sambung dengan naik angkot sekitar 5 menit saja. Bilang saja ke supir angkotnya jika traveler ingin menuju ke playground ini.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ngopi Asri di Rummah GoA


Jakarta

Masuk kafe Rummah GoA, detikers akan langsung merasakan suasana ala negeri dongeng yang tenang, rimbun, dan penuh sentuhan seni. Kafe ini dikelilingi pepohonan besar dan bangunan bernuansa kayu, bikin betah duduk lama sambil menyeruput kopi dan melihat kereta komuter line lalu lalang di kejauhan.

Tempat duduk di Rummah Go’A tersebar di beberapa area, yang bikin suasananya makin menenangkan. Ada meja dan kursi yang berada di atas, dan ada juga yang di bawah tepat di tepi sungai. Menariknya, Rummah Go’A bukan sekadar kafe biasa. Tempat ini awalnya merupakan rumah dari seniman Dik Doank, yang kemudian disulap menjadi ruang nongkrong ramah lingkungan.

“Om Dik (pendiri dan pemilik Rummah Go’A) percaya kalau barang-barang rongsokan bisa jadi karya seni dan membantu mengurangi limbah,” ujar Ayu, supervisor Rummah Go’A.


Rummah Go'A hidden gem di Stasiun JurangmanguRummah Go’A hidden gem di Stasiun Jurangmangu (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Benar saja, hampir seluruh bangunan kafe ini terbuat dari barang bekas mulai dari kayu, besi tua, hingga jendela dan pintu yang diselamatkan dari tempat rongsokan. Tangan kreatif Dik Doank menyulap benda-benda itu jadi perangkat dan ruang artistik yang terasa hangat plus otentik.

Salah satu pengunjung, Shandrina, mengaku jatuh cinta dengan suasana di Rummah Go’A. Menurutnya Rummah Go’A membantunya menyatu dengan alam dan benar-benar bisa menikmati seni dan suasana sekitar.

“Tempatnya autentik banget, bisa bikin kita menyatu sama alam dan menikmati seni kontemporer,” ujar Shandrina.

Tak cuma tempatnya yang unik, makanan dan minumannya juga spesial. Menu di Rummah Go’A dibuat oleh pelaku UMKM lokal, mulai dari kopi, camilan, hingga makanan berat. Untuk pemesanan makanan, pengunjung cukup scan barcode di setiap meja praktis dan modern.

Lokasi dan Jam Operasional Rummah Go’A

Rummah Go’A terletak di belakang Stasiun Jurangmangu, Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatan, belakang Stasiun Jurangmangu. Jam buka Rummah Go’A, Seni-Kamis 12.00-21.00 WIB, Sabtu & Minggu 10.00 22.00 WIB, dan setiap Jumat tutup.

Rummah Go'A hidden gem di Stasiun JurangmanguRummah Go’A hidden gem di Stasiun Jurangmangu (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Jadi, kalau detikers ingin menepi sejenak dari hiruk pikuk kota sambil ngopi di tepi sungai dengan nuansa alam yang menenangkan, Rummah Go’A bisa jadi pilihan sempurna untuk mengisi akhir pekan.

Fasilitas di Rummah Go’A juga lengkap, mulai dari toilet, musala, hingga live music. Yang paling mencuri perhatian, deretan televisi antik dan lukisan karya Dik Doank yang menghiasi hampir setiap sudut kafe. Semua elemen itu menambah kesan magis, seolah kamu benar-benar berada di dunia dongeng.

Soal parkir, tak perlu khawatir. Pengunjung bisa menitipkan mobil di Universitas Pembangunan Jaya di Jalan Cendrawasih Raya Bintaro Jaya, atau parkir motor di Stasiun Jurangmangu, lalu berjalan sekitar 7 menit menuju lokasi.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Rute Menuju Kampung Dongeng Tangsel dengan KRL dan Kendaraan Pribadi


Jakarta

Kampung Dongeng Tangsel bisa jadi alternatif liburan keluarga warga Jabodetabel dan sekitarnya. Di sini, anak dan orang tua bisa ikut berbagai kegiatan yang diselenggarakan komunitas dongeng, Tak hanya mendengarkan, anak juga bisa bebas bercerita sesuai imajinasinya.

Kampung Dongeng Tangerang Selatan berlokasi di Jalan Musyawarah nomor 99, RT 04/RW 01, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan. detikTravel sempat mengunjungi destinasi liburan ini pada Kamis (9/10/2025) ketika suasana Kampung Dongeng tidak terlalu ramai.


Kampung Dongeng TangselPapan penunjuk arah menuju Kampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Lokasi dan lingkungan sekitar Kampung Dongeng Tangsel tentunya sangat sejuk, asri, dan menyenangkan. Berikut pilihan transportasi dan akses menuju Kampung Dongeng Tangsel

1. KRL

Pengguna KRL bisa turun di Stasiun Cisauk atau Rawa Buntu lalu transportasi online menuju Kampung Dongeng Tangsel. Lokasi Kampung Dongeng Tangsel agak jauh dari jalan utama, sehingga anak dikhawatirkan capai atau rewel jika harus jalan jauh.

2. Kendaraan pribadi

Pengunjung dari arah Kecamatan Ciputat Timur bisa mengarahkan kendaraannya menuju Jl. WR Supratman, lalu belok kiri menuju Jl. Menjangan Raya

Selanjutnya, pengunjung bisa lurus terus menuju pertigaan dan Jl. Merpati Raya kemudian Jl. Elang Raya lalu Jl. Elang IV. Di sini, pengunjung akan menemukan petunjuk jalan menuju Kampung Dongeng Tangsel.

3. Angkutan kota (angkot)

Pengunjung bisa naik angkot D 08 jurusan BSD dan turun di seberang Jalan Cici. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 850 meter menuju Kampung Dongeng. Angkot yang sama bisa diakses dari Stasiun Pondok Ranji.

Saat detikTravel berkunjung, suasana Kampung Dongeng Tangsel sangat tenang dan rindang. Sangat berbeda dengan kondisi Ciputat yang sangat panas dan riuh dengan berbagai kegiatan manusia.

Kondisi ini mungkin sedikit berbeda pada akhir pekan saat ramai pengunjung. Perbedaan ini tak mengurangi pesona Kampung Dongeng Tangsel sebagai pilihan liburan akhir pekan bersama keluarga.

Konsep dan Program Kampung Dongeng Tangsel

Konsep utama Kampung Dongeng Tangsel adalah pembangunan karakter anak melalui kegiatan storytelling. Awam Prakoso selaku Founder Kampung Dongeng Indonesia berharap perkembangan sifat dan hubungan anak-orang tua dapat diperkuat melalui dongeng.

Kegiatan mendongeng yang jadi bagian dari keseharian selanjutnya bisa terus lestari antar generasi. Di Kampung Dongeng Tangsel, berbagai kegiatan terus dilakukan untuk memasyarakatkan dongeng. Salah satunya program Kampung Dongeng Keliling di seluruh Indonesia.

Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

“Program Kampung Dongeng Keliling ini tersebar di beberapa titik, baik dari program sendiri atau dengan undangan. Kegiatan kelilingnya bisa lintas pulau, seperti ke Gorontalo, Kalimantan, bahkan Papua, juga ke daerah-daerah sekitar dengan menggunakan mobil Kampung Dongeng Keliling,” kata Awam.

Berdiri sejak 18 Mei 2009, Kampung Dongeng Indonesia telah menjadi alternatif anak mengembangkan imajinasi dan kreativitasnya. Proses ini tentu akan lebih menyenangkan jika ditemani orang tua di lingkungan yang teduh, tenang, dan nyaman seperti Kampung Dongeng Indonesia.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Kampung Dongeng Tangsel, Wisata Keluarga Tempat Anak Bebas Berimajinasi


Jakarta

Kampung Dongeng Tangsel di Ciputat adalah pilihan liburan bagi keluarga Jabodetabek dan sekitarnya. Di sini, anak bisa berimajinasi melalui dongeng dan beragam kegiatan seru. Keluarga tentunya bisa ikut serta dalam dunia fantasi anak yang penuh warna dan cerita.

Seperti namanya, Kampung Dongeng menghidupkan kembali tradisi mendongeng dalam keluarga. Tradisi dihidupkan dalam berbagai kegiatan misal Kampung Dongeng Pekan Ceria, Kampung Dongeng Keliling, Kemah Dongeng, dan aktivitas menarik lainnya.

Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Di Kampung Dongeng, anak tak hanya mendengarkan tapi juga belajar menuturkan dongeng sesuai imajinasinya. Seluruh kegiatan di Kampung Dongeng dilakukan di tengah alam yang asri dan hijau. Lingkungan sejuk dan terbuka membebaskan anak serta keluarganya bebas beraktivitas.


Kampung Dongeng juga punya banyak koleksi buku yang bisa dibaca tiap saat. Buku-buku ini tersusun rapi dalam tiap rak yang terdapat di sanggar Kampung Dongeng. Kegiatan di tiap sanggar dan Kampung Dongeng bisa diupdate di media sosial Instagram kampungdongeng, Pengunjung juga bisa menghubungi nomor admin yang tercantum di medsos.

Lokasi dan Tiket Masuk Kampung Dongeng Tangsel

Kampung Dongeng Tangsel beralamat di Jl. Musyawarah nomor 99 RT 04/RW 01, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Ciputat. Pengunjung tak perlu membayar tiket masuk, namun sebaiknya daftar lebih dulu sebelum mengikuti program dan kegiatan Kampung Dongeng.

Jam buka Kampung Dongeng adalah pukul 07.00-17.00 WIB saat hari libur dan kerja, sehingga pengunjung bisa datang bersama anak dan keluarga setiap saat. Bangunan Kampung Dongeng terdiri dari dua lantai dengan bagian bawah terdiri dari sanggar dan ruang terbuka, sementara ruang atas adalah editorial serta operasional.

Kampung Dongeng TangselKampung Dongeng Tangsel (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Menurut Sekretaris Umum Komunitas Kampung Dongeng Indonesia, Meta, Kampung Dongeng Tangsel bisa menampung 50 anak saat ada kegiatan. Biasanya, kegiatan dilakukan pada Sabtu dan Minggu sehingga pengunjung bisa datang dab menikmati kegiatan bersama keluarga.

“Usia yang sering datang mulai dari TK usia 5 tahun, bahkan anak SMP usia 13 tahun pun masih banyak yang ikut,” kata Meta.

Dengan berbagai programnya, Kampung Dongeng Tangsel patut dipertimbangkan sebagai alternatif liburan keluarga bagi warga Jabodetabek. Apalagi wisata edukatif ini tersebar di banyak tempat seluruh Indonesia yang dibangun bersama komunitas dongeng.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Taman Menteng Bintaro, Tempat Ngadem Cantik dan Gratis Dekat Jakarta


Jakarta

Traveler mungkin sempat terkecoh dengan namanya. Meski bernama Taman Menteng, taman yang satu ini bukan berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, melainkan di Bintaro, Tangerang Selatan. Berada di Kecamatan Pondok Aren, taman ini jadi ruang terbuka hijau (RTH) yang berfungsi sebagai tempat rekreasi sekaligus ruang publik bagi warga sekitar.

Taman Menteng Bintaro memiliki luas sekitar 1,3 hektare, dengan lanskap cantik yang mampu membantu pengunjung melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan. Taman ini dialiri kanal kecil yang menambah kesejukan suasana, lengkap dengan jalur jogging, area pedestrian, playground anak, serta jembatan oranye yang menghubungkan taman dengan restoran di sekitarnya.

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Gratis dan Strategis

Untuk masuk ke taman ini, detikers nggak perlu bayar alias gratis. Lokasinya pun sangat strategis, tepat di Jalan Cut Mutia 1, Sektor 7 Bintaro Jaya, dekat pusat perbelanjaan. Pengunjung bisa datang menggunakan KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Jurangmangu, lalu melanjutkan perjalanan dengan ojek online atau berjalan kaki sekitar 10-15 menit.


Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, area parkir tersedia di samping taman. Pengunjung harus membayar tarif parkir jika menitipkan kendaraannya di area tersebut. Besar tarif berbeda sesuai kendaraan yang digunakan pengunjung dan tujuannya.

“Untuk motor buat orang yang ke taman itu Rp 3.000, kalau buat orang kantor Rp 5.000, tapi kalau mobil seikhlasnya karena kita kan nggak tahu mereka mau ke mana,” ujar Rozi, juru parkir kepada detikTravel, Minggu (26/10/2025).

Menteng Park di BintaroMenteng Park di Bintaro (dok. Qonita Hamidah/detik travel)

Suasana Asri dan Ramah Keluarga

Taman Menteng Bintaro memiliki suasana yang rindang dan asri dengan deretan pepohonan tinggi serta aneka bunga seperti kamboja, bunga kencana ungu, hingga pucuk merah. Di dalamnya terdapat 24 kursi taman berbentuk melingkar, area bermain anak, serta ruang terbuka luas yang kerap digunakan warga untuk bermain bola atau bulu tangkis.

Keunikan taman ini ada pada jalur pedestrian berkelok yang mengitari hampir seluruh area taman. Jalur tersebut berfungsi ganda sebagai jogging track ber-paving block yang nyaman untuk berjalan kaki santai. Tak hanya itu, di taman juga terdapat instalasi arsitektur unik dengan tujuh lubang estetik, menjadikannya spot foto menarik bagi pengunjung.

“Biasanya ke sini buat jogging, karena disini sudah ada jogging tracknya jadi kita tinggal ikuti tracknya itu, dan kita nggak perlu repot nentuin track jogging kemana aja. Adem juga suasananya, walau tepi jalan aku bisa ngerasain sejuknya dari taman ini,” kata Bela, salah satu pengunjung Taman, asal Pondok Aren.

Mudah Diakses dan Dekat Wisata Kuliner

Taman ini buka setiap hari, dan paling ramai dikunjungi pada pagi serta sore hari. Letaknya yang berada di pertigaan Jalan Cut Mutia dan Jalan Menteng Raya membuatnya mudah diakses dari berbagai arah, baik oleh warga lokal maupun luar kota.

Kalau traveler lapar setelah berolahraga, tinggal melangkah sedikit ke restoran sushi yang bisa dicapai lewat jembatan oranye di sisi taman. Di sekitarnya juga terdapat deretan kafe, tempat makan, perkantoran, dan kompleks perumahan.

Dengan segala fasilitas dan keasriannya, Taman Menteng Bintaro jadi salah satu spot rekreasi gratis yang wajib traveler kunjungi di wilayah Tangerang Selatan. Cocok banget buat yang ingin melepaskan penat, olahraga ringan, atau sekadar duduk santai menikmati udara segar.

(row/wsw)



Sumber : travel.detik.com