Tag Archives: tapalbatas

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan



Konawe Kepulauan

Terletak jauh dari pusat kota, Konawe Kepulauan atau yang dikenal dengan Pulau Wawonii menyimpan segudang keindahan alam. Pantai Kampa, menjadi salah satu surga tersembunyi yang dapat ditemui di pulau ini.

Beberapa waktu lalu, tim detikcom berkesempatan mengunjungi langsung Pantai Kampa. Sesampainya di sana, kami disambut dengan pesona hamparan pasir putih dan air laut yang jernih. Barisan pohon kelapa serta tebing batuan karst yang berada di pinggir pantai menambah kecantikan pantai ini.

Pantai Kampa memang merupakan salah satu tempat terpopuler di Pulau Wawonii. Di sini, kamu bisa berjalan di sepanjang bibir pantai, bermain air atau bahkan berenang.


Selain menjadi wisata andalan warga setempat, Pantai Kampa juga seakan menjadi tempat beristirahat dari hiruk pikuk dunia. Di sepanjang bibir pantai, terlihat beberapa pengunjung yang duduk menikmati ketenangan deburan ombak ditemani hembusan angin yang lembut. Namun, tak sedikit pula dari pengunjung yang asyik bersenang-senang sambil selfi di berbagai sudut pantai.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Fasilitas Pantai Kampa

Tak jauh dari Pantai Kampa, kamu bisa menemukan homestay dengan berbagai fasilitas. Di sana, tersedia 6 villa yang dapat kamu sewa dengan harga Rp 300 ribu per malam.

“Di destinasi Pantai Kampa, kami juga menyediakan homestay atau villa yang menyediakan berbagai fasilitas di antaranya ada homestay itu sendiri, kemudian ada aula pertemuan. Lalu ada gazebo, MCK, musala dan tempat foto, serta berbagai fasilitas lainnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisparmudora) Konawe Kepulauan Zakaria Rasjid kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Meski letak homestay Pantai Kampa cukup jauh dari pusat kota, kamu tak perlu takut soal jaringan internet. Pasalnya, lokasi Pantai Kampa telah terjamah dengan akses internet. Homestay Pantai Kampa juga telah dilengkapi dengan BAKTI Aksi (Akses Internet) dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan kecepatan 4-10 Mbps. Jadi, kamu bisa membagikan momen traveling kamu ke media sosial.

Hadirnya fasilitas internet di Pantai Kampa diakui Zakaria turut mendorong peningkatan jumlah wisatawan. Berdasarkan dari data kunjungan wisata Dispora Konawe Kepulauan, angkanya mengalami peningkatan sekitar 2-3 persen dari tahun-tahun sebelumnya sebelum ada fasilitas internet.

“Sebelum adanya akses internet tentu menghambat jumlah kunjungan wisata karena pengunjung merasa kesulitan untuk berkomunikasi dengan keluarganya dan kami dinas pariwisata juga merasakan kesulitan untuk melakukan promosi dan pemasaran terhadap potensi di Pantai Kampa karena,” katanya.

“Tapi di dua tahun terakhir setelah adanya akses internet dari BAKTI Komdigi memberikan kontribusi besar terhadap jumlah pengunjung. Dan bahkan pengunjung sudah merasa nyaman berada di sana karena mereka bisa berkomunikasi dengan keluarganya secara lancar,” imbuhnya.

Jelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe KepulauanJelajahi Daya Tarik Pantai Kampa, Surga Tersembunyi di Konawe Kepulauan (Foto: Rafida Fauzia/detikcom)

Akses Pantai Kampa

Buat kamu yang tertarik menikmati pesona alam Pantai Kampa, jaraknya hanya sekitar 20 menitan saja. Terdapat dua akses yang bisa kamu pilih, yakni lewat Desa Langara atau Desa Wawobili.

“Aksesnya ini dua jalur lewat Barat dari Desa Langara juga bisa, kemudian lewat atas dari Desa Wawobili atas juga bisa. Hanya akses jalan lewat atas ini masih agak ekstrim, tapi masih bisa dilalui. Tapi kebanyakan dari arah Langara karena akses jalannya bagus, lebih mending dari arah atas,” pungkas Pengelola Homestay Villa Pantai Kampa Heryanto.

detikcom bersama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengadakan program Tapal Batas untuk mengulas perkembangan ekonomi, wisata, infrastruktur, dan pemerataan akses internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ikuti terus berita informatif, inspiratif, unik dan menarik dari program Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

(akd/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Menikmati Keindahan Bawah Laut Natuna, Lihat Karang Cantik-Ikan Nemo



Natuna

Menjadi salah satu pulau terluar di Indonesia, Natuna di Kepulauan Riau menyimpan banyak keindahan alam. Bagi para pecinta snorkeling dan diving, Natuna seakan menjadi surga tersembunyi yang menyimpan keindahan bawah laut.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna Kardiman mengatakan Natuna memiliki potensi wisata yang luar biasa, terutama wisata bahari. Dari 120 objek dan daya tarik wisata di Natuna, 84 persennya merupakan wisata bahari.

“Nah wisata bahari itu sangat berpotensi apabila kita kembangkan ataupun bagi yang hobi untuk diving atau snorkeling itu merupakan surga yang tak terlupakan,” ujar Kardiman kepada detikcom belum lama ini.


“Kita juga memiliki 36 spot diving khusus untuk kapal-kapal tenggelam,” imbuhnya.

Saat mengunjungi Natuna, tim detikcom bersama Natuna Dive Resorts berkesempatan untuk mencoba langsung melihat keindahan bawah laut Natuna di Pulau Senua. Dari Ranai Kota, perjalanan ke Pulau Senua ditempuh sekitar 15-20 menit dengan kapal pompong dari Pelabuhan Sepempang.

Pulau Senua memang menjadi salah satu spot snorkeling dan diving terfavorit di Natuna. Pulau tak berpenghuni ini menawarkan keindahan laut yang masih asri dan jernih. Hamparan pasir putih dan deretan pohon kelapa menambah kecantikan dari pulau ini.

Pengelola Natuna Dive Resort Bobby Rozano wisata laut Natuna memang menjadi unggulan. Di Pulau Senua misalnya, pengunjung bisa melihat ikan dan karang yang cantik. Jika beruntung, pengunjung bahkan bisa bertemu dengan ikan nemo.

Bawah Laut NatunaFoto: Natuna Dive Resort

“Setelah beberapa tahun kita ada di sini kita melihat bahwa faktor wisata yang benar-benar bisa diandalkan, yaitu wisata laut karena memang di Natuna ini lautnya memang dominan. Misalnya kita buat wisata diving ternyata waktu di survey memang bawah laut Natuna sangat indah,” jelas Bobby.

“Kalau lagi cuaca bagus, kita bisa lihat dari atas ke bawah karang-karangnya hidup, indah ikan-ikannya, jadi untuk para diver itu pasti sangat senang bisa menemukan spot-spot yang menarik di Natuna dengan berbagai tantangannya. Misalnya di sebelah sana (Pulau Senua) ada spot ikan nemo, ada spot karang-karang yang bagus,” lanjutnya.

Bobby menambahkan, keindahan bawah laut Natuna bahkan sudah bisa terlihat dari permukaan saja. Jadi, untuk yang tak bisa diving, pengunjung bisa menikmati bawah laut Natuna dengan snorkeling.

“Buat yang nggak bisa diving, snorkeling itu kita main di permukaan juga sudah sangat bagus, sudah sangat indah karena dari atas permukaan kita bisa lihat keindahan bawah lautnya,” jelasnya.

Bawah Laut NatunaFoto: Natuna Dive Resort

Keindahan alam Natuna memang banyak menghipnotis para pencinta snorkeling dan diving. Bobby mengatakan sejak berkembangnya infrastruktur di Natuna, sudah banyak wisatawan yang berkunjung ke sini. Apalagi semenjak akses internet mudah diakses, promosi wisata bawah laut Natuna pun makin gencar dilakukan.

“Ya akses internet sangat diperlukan dan sangat berpengaruh terhadap bisnis kita. Jadi alhamdulillah kita bersyukur bahwa kita sudah ada akses internet yang cukup baik di Natuna yang bisa mensupport seluruh aktivitas kita di sini. Bagus akses internet di Natuna,” lanjutnya.

Seperti diketahui, Natuna menjadi salah satu dari 57 kabupaten yang terdampak dari hadirnya Proyek Palapa Ring yang dibangun pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kementerian Kominfo.

PM Palapa Ring Eksisting Bakti Kominfo Ahmad Aliyul mengungkapkan Natuna berada pada Proyek 2 Palapa Ring Paket Barat. Jaringan serat Optik Palapa Ring Barat yang di dalamnya terdapat Natuna, dibangun dengan jaringan Passive Fiber Optik standar ITU G654B sepanjang 2.124 Km dan dihubungkan dengan Perangkat Transmisi DWDM.

Hadirnya Palapa Ring Barat menstimulus operator telekomunikasi berbasis bisnis untuk mengembangkan jaringan pita lebar di area 3T.

“Palapa Ring mendukung pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata. Dengan adanya Palapa Ring penetrasi dan penggunaan internet bertumbuh, internet menunjang pembelajaran pada sektor pendidikan dan kegiatan kesehatan, serta internet menjadikan Natuna dan sektor pariwisatanya menjadi lebih mudah untuk di-expose dan dikenal hingga dunia,” tutupnya.

detikcom bersama Bakti Kominfo mengadakan program Tapal Batas mengulas perkembangan ekonomi, wisata, infrastruktur, wisata, dan teknologi di wilayah 3T setelah adanya jaringan internet di beberapa wilayah terdepan Indonesia. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

(ncm/ega)



Sumber : travel.detik.com