Tag Archives: tegal

Hati-hati! Ini Tanda Ada Gas Saat Gali Sumur Bor



Jakarta

Sumur bor adalah salah satu cara mendapatkan sumber air bersih dengan menggali tanah. Siapa sangka, mengebor air ternyata bisa sampai memicu munculnya api alias sumur bor terbakar.

Ahli Geologi dan Pemerhati Lingkungan Asep Mulyana mengatakan kejadian seperti itu sebenarnya sesuatu yang wajar terjadi ketika mengebor sumur. Menurutnya, api muncul lantaran ada gas metana atau gas rawa yang keluar dari lubang.

“Kemungkinan besar ini gas alam yang tidak migrasi dari sumbernya di kedalaman tertentu, dia berpindah tempat ke daerah permukaan shallow. Bagi kami orang geologi ya (kedalaman) 30-50 (meter). Pada saat masyarakat itu mengebor air terus pada saat mereka ketemu di zona yang ada gas ‘alam liar’ terus dibor keluarlah (gas) dengan air,” ujar Asep kepada detikProperti, Minggu (24/11/2024).


Menurutnya, gas yang keluar dari sumur bor sebenarnya tidak berbahaya dan tidak akan mencemari air. Munculnya gas dapat ditandai bunyi berdesis serta bau tidak sedap dari campuran gas sulfida.

Selain itu, gas juga bisa mendorong air keluar dari lubang sumur, sehingga orang mengira mendapatkan air artesis yang mengalir tanpa pompa. Justru air keluar dengan sendirinya bisa menjadi indikasi keluarnya gas alam.

“Kalau orang awam ngebor yang penting bolongi berapa meter dapat air artesis nggak perlu dipompa, (padahal air) terbawa (gas yang) ingin keluar. (Air yang keluar) Seakan artesis mancar. Biasanya artesis keluar (orang) senang sambil ngerokok, (malah) tersambar (api),” jelasnya.

Asep mengatakan gas tersebut bisa dibiarkan keluar dan akan habis dengan sendirinya dalam kurun waktu 1-2 minggu. Salah satu tandanya adalah air berhenti keluar karena tidak ada tekanan dari gas. Namun, ia menegaskan agar pekerja maupun warga tidak boleh menyalakan api di sekitar sumur selama masa pengeboran dan masa tunggu memastikan gas keluar.

“Itu salah satu standar operasional prosedur baik ngebor air atau minyak nggak boleh ada yang ngerokok atau sundutan api,” katanya.

Apabila sumur bor terbakar karena tersulut api, sebenarnya dapat dibiarkan sampai gasnya habis. Apabila ada kandungan air di dalam sumurnya pun masih bisa dipakai dengan mengeluarkannya menggunakan pompa.

Akan tetapi api yang muncul dapat merusak lingkungan dan bisa membahayakan warga sekitar. Oleh karena itu, demi keamanan, sumur bor tersebut dapat ditutup dengan cara grouting, yakni menumpahkan campuran pasir dan semen ke dalam sumur. Ia pun menyarankan mencari titik sumur bor lain minimal 500 meter dari lokasi awal untuk mencegah kejadian serupa.

Sebelumnya, ada insiden sumur bor yang terbakar di Sumenep. Fenomena ini terjadi di tanah tegal milik Maulidi (50) di Desa Batuputih Kenek, Kecamatan Batuputih. Sumur bor tersebut memiliki kedalaman sekitar 53 meter.

Kejadian ini bermula saat pemilik alat bor gantung, Astoni hendak membuka besi bor untuk pelebaran casing pada Rabu (20/11). Ia mendengar suara seperti angin dari dalam sumur yang telah digali selama sekitar lima hari. Ia pun mencium aroma gas, sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan pekerjaannya.

Sumur bor tersebut kemudian diberi paralon sepanjang 120 cm untuk mencegah air hujan masuk ke dalamnya pada Kamis (21/11). Lalu, Maulidi berniat membuka paralon yang dipasang sebelumnya sambil merokok sekitar pukul 17.00 WIB.

“Tiba-tiba gas yang keluar dari lubang paralon menyambar rokok Maulidi, sehingga mengeluarkan api dengan ketinggian sekitar 1 meter,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dikutip dari detikJatim.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Nemu Gas Saat Gali Sumur Bor? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini



Jakarta

Sumber air bersih bisa didapat dengan membuat menggali sumur bor menggunakan mesin. Bukan cuma air, terkadang gas alam bisa keluar dari lubang sumur bor, lho

Bahkan, gas ini bisa berubah menjadi api kalau sampai tersulut. Namun, jangan terlalu khawatir kalau menemukan gas dari sumur bor ya.

Menurut Ahli Geologi dan Pemerhati Lingkungan Asep Mulyana, ada gas keluar ketika mengebor sumur sebenarnya fenomena yang wajar. Ia mengungkapkan gas yang muncul adalah metana atau gas rawa yang bermigrasi ke dekat permukaan.


“Bagi kami orang geologi ya (kedalaman) 30-50 (meter). Pada saat masyarakat itu mengebor air terus pada saat mereka ketemu di zona yang ada gas alam ‘liar’ terus dibor keluarlah (gas) dengan air,” ujar Asep kepada detikProperti, Minggu (24/11/2024).

Kalau kamu merasa ada gas keluar, tak perlu sampai panik. Cukup biarkan gasnya habis dengan sendirinya selama sekitar 1-2 minggu. Salah satu tandanya adalah air berhenti keluar karena tidak ada tekanan dari gas. Selain itu, pastikan pekerja dan warga tidak menyalakan api, bahkan merokok di sekitar sumur selama masa pengeboran maupun masa tunggu.

“Itu salah satu standar operasional prosedur baik ngebor air atau minyak, nggak boleh ada yang ngerokok atau sundutan api,” katanya.

Meskipun sumur mengeluarkan gas, biarkan sampai gasnya habis. Kandungan airnya pun masih bisa dipakai asalkan tidak asin. Kamu bisa mengeluarkan air menggunakan pompa.

Adapun tanda ada gas keluar bisa dari bunyi berdesis dan bau tidak sedap akibat campuran gas sulfida. Kemudian, ada pancaran air dari lubang karena terdorong gas.

“Kalau orang awam ngebor yang penting bolongi berapa meter dapat air artesis nggak perlu dipompa, (padahal air) terbawa (gas yang) ingin keluar. (Air yang keluar) Seakan artesis mancar. Biasanya artesis keluar seneng (orang senang) sambil ngerokok, (malah) tersambar (api),” jelasnya.

Nah, kalau sampai gas tersebut tersulut api, kamu bisa saja membiarkannya sampai padam. Namun, api yang terus menyala tidak ramah lingkungan dan dapat membahayakan warga sekitar. Oleh karena itu, kamu bisa menutup sumur bor tersebut dengan cara grouting, yaitu menumpahkan campuran pasir dan semen ke dalam sumur. Lalu, sebaiknya mencari titik sumur bor lain.

Sebelumnya, pengeboran sumur bor di Sumenep mengagetkan warga karena mengeluarkan api. Sumur bor dengan kedalaman sekitar 53 meter itu diduga mengeluarkan gas.

Fenomena ini terjadi di tanah tegal milik Maulidi (50) di Desa Batuputih Kenek, Kecamatan Batuputih. Kejadian itu berawal saat pemilik alat bor gantung, Astoni hendak membuka besi bor untuk pelebaran casing pada Rabu (20/11).

Ia mendengar suara seperti angin dari dalam sumur yang telah digali selama sekitar lima hari. Lalu, ia juga mencium aroma gas, sehingga memilih untuk tidak melanjutkan pekerjaannya.

Sumur bor tersebut kemudian diberi paralon sepanjang 120 cm untuk mencegah air hujan masuk ke dalamnya pada Kamis (21/11). Kemudian, Maulidi berniat membuka paralon yang dipasang sebelumnya sambil merokok sekitar pukul 17.00 WIB

“Tiba-tiba gas yang keluar dari lubang paralon menyambar rokok Maulidi, sehingga mengeluarkan api dengan ketinggian sekitar 1 meter,” kata Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dikutip dari detikJatim.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci Tegal dari Jakarta


Jakarta

Tegal terkenal dengan kawasan wisata Guci di lereng Gunung Slamet. Salah satu objek yang perlu dicoba adalah pemandian air panas alaminya. Selain menyegarkan, air panas ini diyakini bisa menyembuhkan masalah kulit.

Buat traveler yang ingin mencobanya, berikut rute menuju pemandian air panas Guci, baik rute dari Jakarta, dari pusat Kabupaten Tegal, maupun dari Kota Tegal. Simak juga beberapa objek wisata lain yang ada di Guci.

Rute Menuju Pemandian Air Panas Guci

Rute menuju pemandian air panas Guci adalah sebagai berikut:


Dari Jakarta

Rute dari Jakarta harus melewati jalan tol Trans Jawa. Jika dihitung dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 330 km. Perjalanan bisa membutuhkan waktu 4-7 jam tergantung kecepatan dan kemacetan.

  1. Dari Jakarta Pusat, masuk ke jalan tol dalam kota hingga tol Trans Jawa.
  2. Keluar di Exit Tol Tegal KM 279.
  3. Masuk ke Jalan Banjaranyar-Tegal/Jalan Tegal-Slawi, lurus ke selatan.
  4. Setelah menemui bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kabupaten Tegal

Rute kali ini kita mulai dari pusat Kabupaten Tegal, yakni di Alun-alun Hanggawana Slawi atau Kantor Bupati Tegal. Jaraknya sekitar 27 km atau bisa ditempuh sekitar 50 menit.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan Merapi yang berada di selatan Kantor Bupati Tegal.
  2. Terus ke selatan hingga masuk ke Jalan Raya Lebakgowah.
  3. Belok kiri di Jalan Tegal-Purwokerto.
  4. Setelah 350 meter, di simpang Terminal Yomani, belok kanan ke Jalan Bojong.
  5. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  6. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  7. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Dari Kota Tegal

Rute kedua dimulai dari pusat Kota Tegal, yakni di Alun-alun Kota Tegal. Jaraknya sekitar 43 km atau ditempuh sekitar 1,5 jam.

  1. Mulai perjalanan dari Jalan P Diponegoro yang berada di barat Alun-alun Kota Tegal.
  2. Terus ke selatan untuk masuk ke Jalan Tegal-Slawi.
  3. Sampai Tugu Teh Botol Sosro Banjaran, terus ke selatan (serong ke kanan).
  4. Masih terus ke selatan sampai melewati bundaran Tugu Poci Slawi Ayu, terus ke selatan.
  5. Bertemu Tugu GBN Lebaksiu, ikut jalan ke arah kanan.
  6. Di simpang Terminal Yomani, belok kiri ke Jalan Bojong.
  7. Lurus terus di Jalan Bojong sekitar 15 km hingga menemui Tugu Bawang Putih.
  8. Belok kiri ke Jalan Tuwel, hingga sekitar 700 meter.
  9. Masuk ke kawasan wisata Guci, cari pemandian air panas yang kalian inginkan.

Tempat Wisata di Guci

Sampai di kawasan wisata Guci, traveler bisa mendatangi beberapa tempat wisata sekaligus, di antaranya sebagai berikut:

1. Pemandian Air Panas

Dikutip dari situs Pemprov Jateng, pemandian air panas ini berada di kawasan Desa Rembul, Kecamatan Bojong dan Desa Guci Kecamatan Bumijawa. Air panas Guci selain diyakini berkhasiat, airnya tidak bau belerang, warnanya jernih, tidak berasa, dan mengalir terus-menerus.

Ada beberapa pemandian air panas di Guci. Ada pemandian umum yang terbuka untuk banyak orang, dan ada fasilitas pemandian tertutup.

2. Jembatan Kaca The Baron Hill

Tempat wisata lainnya adalah Jembatan Kaca Baron Hill yang cocok untuk dijadikan spot foto para wisatawan. Traveler bisa melintasi jembatan kaca setinggi 400 meter dan sepanjang 43 meter.

3. Curug Sigeong

Ada juga Curug Sigeong yang tak jauh dari pemandian air panas. Air terjun ini juga berair hangat. Tingginya sekitar 6 meter. Selain menikmati air terjun, terdapat kolam air hangat yang bisa digunakan untuk bermain air.

4. Camping Ground Guci Forest

Buat traveler yang ingin benar-benar menikmati alam, kalian bisa berkemah di camping ground Guci Forest dengan pemandangan hutan pinus. Lokasinya di Desa Rembul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal.

Itulah rute menuju pemandian air panas Guci dari pusat Kabupaten Tegal dan Kota Tegal. Selain pemandian air panas, ada beberapa objek wisata yang juga bisa kalian kunjungi.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Daya Tarik, HTM, dan Jam Buka


Jakarta

Kebun Teh Kaligua adalah destinasi agrowisata yang berada di Brebes, Jawa Tengah. Kebun Teh Kaligua termasuk perkebunan peninggalan kolonial Belandha lho.

Agrowisata ini menawarkan udara segar dan pemandangan memukau hamparan teh hijau yang memanjakan mata. Selain menikmati kebun teh, berbagai aktivitas menarik juga bisa pengunjung lakukan.

Kebun Teh Kaligua beralamat di di Desa Pandansari, tepatnya di Jl. Kaligua No. 6, Sawah, Ladang, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Letaknya berada pada 20 km sebelah timur kota Kecamatan Bumiayu, atau 15 km dari pertigaan Kaligua (dekat Flyover Kretek). Setelah sampai di Bumiayu, traveler bisa menuju lokasi Kaligua lewat panduan Google Maps.

Dari catatan perjalanan detikTravel, jika traveler dari arah utara (Tegal), maka bisa memilih jalur Tegal – Purwokerto. Sesampai pertigaan Kaligua, belok ke kanan dengan menempuh jarak sekitar 15 km.

Untuk rute ke sini, traveler juga bisa memakai panduan dari Google Maps. Jika dari Jakarta Pusat, traveler bisa berkendara melalui tol Jakarta – Cikampek, lanjut tol Cikopo – Palimanan, lalu ke Jl. Tol Palimanan – Kanci, terus lanjut ke Jalan Tol Trans Jawa, ambil jalan keluar menuju Pajegan. Kemudian, traveler ambil Jl. Pejagan – Bumiayu ke Jl. Pandansari di Sawah, Gunung, Ladang dan ikuti rute hingga sampai titik lokasinya.

Daya Tarik Wisata Kebun Teh Kaligua

1. Menikmati Pemandangan dan Menjelajah Kebun Teh

Agrowisata Kebun Teh KaliguaAgrowisata Kebun Teh Kaligua. (Imam Suripto/detikcom)

Kebun Teh Kaligua terletak di lereng Gunung Slamet, oleh karena itu pengunjung yang datang akan dimanjakan dengan latar Gunung Slamet dan panorama alam di sekitarnya.

2. Melihat Produksi Teh

Traveler juga berkesempatan melihat proses pembuatan teh khas Kaligua. Mulai dari proses pelayuan daun, penggilingan, hingga proses akhir. Jangan lupa untuk mencoba menikmati kesegaran teh hitam khas Kaligua langsung di tempatnya.

3. Melihat Sunrise

Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin.Kawasan Kebun Teh Kaligua Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah, memiliki spot yang indah untuk berswafoto. Tempat itu adalah puncak Sakub yang memiliki ketinggian 2050 mdpl dan berhawa dingin. (Imam Suripto/detikcom)

Wisata Kaligua berada di ketinggian antara 1.500 – 2.050 mdpl, dengan suhu udara berkisar antara 4-20 derajat celcius. Di kawasan ini traveler bisa berburu sunrise di pagi hari dari puncak sakub di ketinggian 2.050 mdpl (titik tertinggi di kawasan kebun teh Kaligua).

Dari catatan detikTravel, traveler yang akan menuju puncak Sakub, disarankan berangkat dari vila sekitar pukul 04.30. Supaya setiba di lokasi bisa menikmati sunrise di ufuk timur.

Perjalanan dari tempat penginapan (vila) di sana, menempuh waktu sekitar 55 menit. Selama menempuh perjalanan, traveler bisa menikmati pemandangan indah hamparan kebun teh dan segarnya udara alam pegunungan.

4. Spot Foto

Kebun teh di BrebesSalah satu spot foto di Kebun Teh Kaligua, Brebes. (Imam Suripto/detikcom)

Aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini yaitu hunting foto. Kamu bisa sepuasnya mengabadikan momen di sini, karena setiap sudut di kebun teh akan menawarkan pemandangan yang Instagramable.

5. Camping

Di sana juga tersedia area berkemah. Dengan begitu, traveler bisa ajak keluarga atau kerabat berpiknik dan berkemah di sana.

Harga Tiket Masuk Kebun Teh Kaligua 2024

Dari Informasi yang disampaikan akun Instagram @wisataagrokaligua, harga tiket masuk kawasan Kebun Teh Kaligua adalah Rp 20.000 per orang. Tarif ini berlaku di weekday dan weekend.

Jam Operasional Kebun Teh Kaligua

Agrowisata Kebuh Teh Kaligua buka setiap hari mulai dari jam 08.00 – 16.30 WIB.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Mengenal Prabanlintang, Negeri Dongeng dari Tegal



Tegal

Kabupaten Tegal di Jawa Tengah menyimpan sebuah destinasi menawan bernama Prabanlintang yang kecantikannya disebut-sebut bak Negeri Dongeng.

Prabanlintang di Kabupaten Tegal merupakan sebuah destinasi wisata yang menawarkan berbagai pesona dan sayang untuk dilewatkan oleh wisatawan di akhir pekan.

Sebagai salah satu wisata alam andalan di Kabupaten Tegal, Prabanlintang dijuluki sebagai negeri dongeng. Alasannya karena terdapat beberapa spot foto yang menampilkan bangunan-bangunan estetik hingga jembatan yang dapat dilewati oleh pengunjung.


Tidak hanya itu, ada sebuah danau kecil di sekitar area tersebut. Inilah yang membuat lokasi wisata ini cocok dijuluki sebagai negeri dongeng dari Kabupaten Tegal.

Alam yang terbentang begitu indah sepanjang mata memandang tersaji di Prabanlintang. Lokasi wisata yang satu ini dipenuhi dengan tanaman hijau yang tumbuh dengan asri.

Bukan hanya itu saja, Prabanlintang juga ditumbuhi dengan pohon-pohon pinus yang begitu tinggi, sehingga dapat membuat area di sekitarnya rindang dan sejuk.

Pengunjung dapat berfoto di sekitaran pohon-pohon pinus yang tumbuh di sana. Bukan hanya itu, ada beberapa bangunan dan jembatan kayu yang sengaja dibangun oleh pihak pengelola untuk dapat digunakan oleh pengunjung sebagai spot foto.

Selain ditumbuhi dengan pohon dan rumput yang begitu hijau, Prabanlintang juga memiliki banyak area kosong yang dapat dijadikan sebagai tempat piknik bagi para pengunjung.

Fasilitas Prabanlintang

Pengunjung diperkenankan untuk membawa tikar atau makanan sekaligus minuman dari luar. Oleh sebab itu, objek wisata yang satu ini tergolong ramah untuk dijadikan sebagai pilihan wisata piknik bersama keluarga.

Selain menawarkan pesona alam yang mampu membuat pengunjung betah untuk berlama-lama, Prabalintang juga dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap. Misalnya saja disediakannya tempat untuk membuang sampah di sejumlah titik lokasi.

Kemudian, terdapat toilet dan mushola yang dapat digunakan oleh para pengunjung. Inilah yang membuat pengunjung dapat menghabiskan waktu luangnya dengan penuh rasa nyaman di objek wisata ini.

Jam Buka dan Harga Tiket Prabanlintang

Merujuk dari Instagram resmi @prabanlintangtegal, destinasi wisata ini dibuka mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Tidak hanya itu, ada harga tiket berbeda yang diberlakukan pada hari-hari tertentu.

Harga tiket masuk ke Prabanlintang berkisar Rp 7.500 sampai Rp 10.000 untuk dewasa. Kemudian bagi anak-anak yang telah berusia 5 tahun di atas, akan tetap dihitung 1 tiket penuh.

Berikut harga tiket Prabanlintang:

1. Senin sampai Jumat: Rp 7.500/orang
2. Akhir pekan, libur panjang, atau libur nasional: Rp 10.000/orang.

Cara Menuju ke Prabanlintang

Prabanlintang berada di Jalan Raya Danasari, Desa Danasari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Untuk menuju ke sini bila melihat Google Maps, diperlukan waktu lebih dari 1 jam lamanya dari Alun-Alun Tegal.

Pengunjung dapat melewati Jalan Banjaranyar-Tegal menuju Jalan Raya Utara Adiwerna. Lalu ambil ke arah kanan menuju Jalan Anoa. Lanjutkan perjalanan dengan belok kiri ke arah Jalan Ir H Juanda dan tetap di jalan tersebut. Saat menjumpai Patung Obor, ambil ke arah lurus menuju Jalan Gajah Mada.

Selanjutnya ambil ke arah kiri menuju Jalan DR Soetomo dan belok kanan saat berada dekat Gedung Korpri Kabupaten Tegal. Setelah itu ambil arah menuju Jalan Merapi dan ambil ke arah kanan di wilayah Lebakgowah.

Kemudian, ke arah kiri Jalan Tegal-Cilacap dan belok kanan menuju Jalan Bojong. Tetap berada di jalan ini lalu ambil ke arah Karang Jambu. Saat sudah sampai di Jalan Raya Danasari, berarti tujuan sudah dekat. Ikuti jalan tersebut hingga nantinya sampai di Prabanlintang.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pemandian Air Panas Guci Tegal: Destinasi Favorit Keluarga



Tegal

Wisata Guci di Tegal, Jawa Tengah menjadi favorit untuk berakhir pekan. Destinasi ini mengandalkan wisata alam, yang menjadi magnet adalah wisata air panas.

Guci memiliki hawa sejuk dengan berada di lereng Gunung Slamet. Pada 2024, Pemerintah Kabupaten Tegal memprioritaskan kawasan pariwisata Guci dan Cacaban untuk dimasukkan dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Artinya, ada rencana pengembangan yang lebih terstruktur di wilayah tersebut.

Saat ini, ada beberapa tempat wisata di kawasan tersebut. Pengunjung bisa puas menikmati berbagai atraksi, namun yang paling populer adalah Pemandian Air Panas Guci.


Sejumlah pengunjung menikmati air panas pancuran 13 di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (2/3/2025). Menurut Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Obyek Wisata Guci pada H+1 Lebaran pengunjung dari luar kota untuk berlibur di Guci mengalami peningkatan mencapai 20 persen dari 800 menjadi 1.200 pengunjung dibandingkan pada H1 dan H2 Lebaran. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/foc.Sejumlah pengunjung menikmati air panas pancuran 13 di Obyek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Oky Lukmansyah/Antara)

Airnya mengandung mineral alami yang dipercaya baik untuk kesehatan kulit dan membantu meredakan pegal-pegal. Traveler bisa memilih untuk berendam di kolam umum atau menyewa pemandian pribadi untuk pengalaman yang lebih nyaman. Suhu airnya yang hangat sangat cocok untuk relaksasi, terutama di pagi atau malam hari ketika udara terasa lebih sejuk.

Tempat paling favorit untuk wisatawan mandi-mandi ada di 10 air terjun, tujuh pancuran, tiga belas pancuran dan lima pancuran. Nama-nama itu disesuaikan dengan jumlah pancuran. Misalnya, pancuran tiga belas artinya di area itu terdapat 13 buah pancuran, pancuran lima memiliki jumlah pancuran sebanyak 5, begitu pula pancuran tujuh memiliki jumlah pancuran sebanyak 7 buah.

Buat traveler introvert jangan khawatir, pemandian air panas tersedia juga di vila-vila yang ada di Guci. Ada pula bath up dengan air panas alami yang terpisah dalam masing-masing ruangan di sana.

Tiket masuk di objek wisata Guci Tegal bervariasi tergantung tempat wisatanya. Di Pemandian Air Panas Guci (Pancuran 5, 7, 13) sekitar Rp 10.000, sementara di Guci Forest (Guci Forest Tegal) tarif masuknya Rp28.000 per orang untuk fasilitas umumnya. Ada juga tarif untuk fasilitas tambahan seperti ATV di Guci Forest seharga Rp 50.000 per orang, atau paket camping mulai Rp 100.000 per tenda.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Harga Tiket Kereta Ekonomi Jakarta-Banyuwangi Sekali Jalan, Nggak Perlu Transit



Jakarta

Perjalanan jauh dari Jakarta-Banyuwangi pp bisa ditembuh dengan praktis dan biaya yang ramah kantong. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan Kereta Api (KA) Blambangan Ekpres untuk memberi layanan perjalanan kelas ekonomi dengan berbagai rute yang dapat ditempuh dari Pasar Senen-Ketapang (Banyuwangi).

KA Blambangan Ekspres menjadi rute terpanjang dari ujung barat ke ujung timur Pulau Jawa. Kereta itu melaju selama 16 jam dan 30 menit.

Perjalanan dengan KA Blambangan Express dijanjikan nyaman untuk penumpang kendati dengan kereta api ekonomi. KAI menyebut KA Blambangan Express memiliki fasilitas standar kelas ekonomi, termasuk AC, reclining seat, dan toilet di dalam kereta.


Penumpang juga bisa menikmati layanan pembelian tiket online melalui aplikasi KAI Access atau loket stasiun, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan efisien.

Selain itu, jadwal keberangkatan kereta ini cukup fleksibel, dengan beberapa pilihan keberangkatan setiap harinya. Pilihan itu diyakini bisa memudahkan penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan, baik untuk keperluan liburan maupun urusan bisnis, tanpa harus khawatir soal ketersediaan tiket.

Harga Tiket Kereta Api Blambangan Ekspres Kelas Ekonomi

Melansir situs detikJatim, harga tiket Kereta Api Blambangan Ekspress kelas ekonomi rute Jakarta-Banyuwangi adalah Rp 505 ribu. Kereta itu melaju dengan waktu tempuh sekitar 16 jam 30 menit.

Bagi detikers yang ingin memesan tiket, sekarang lebih praktis melalui aplikasi Access by KAI.

Fasilitas KA Blambangan Ekspres

Kereta api Blambangan Ekspres menyediakan rute pulang-pergi untuk Jakarta-Banyuwangi. Mengutip informasi dari detikJatim, fasilitas yang ditawarkan KA Blambangan Ekspres merupakan kereta kelas ekonomi adalah rangkaian eksekutif dan ekonomi new generation.

Pada kelas ekonomi terdiri dari 19 baris dan 72 kursi dalam satu gerbong. Kereta itu dimodifikasi dengan leg room yang lebih luas, memiliki tipe captain seat atau kursi terpisah, terdapat sandaran di kedua sisi, dan bisa diatur posisinya searah laju kereta atau berhadapan.

Untuk merespons keluhan penumpang dengan kursi yang membelakangi laju kereta, PT KAI mereduksinya. PT KAI menjamin saat ini tidak ada lagi keluhan kursi menghadap belakang atau drama adu dengkul antar penumpang di dalam kereta.

Interior kereta juga dimodifikasi dengan warna yang lebih cerah, bagian bagasi didesain mirip dengan kereta eksekutif. Selain itu, toilet dibuat senyaman mungkin dan terdapat mushola di kereta restorasi.

Jadwal Keberangkatan Kereta Api Blambangan Ekspres

PT KAI meresmikan kereta api Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi-Semarang. Hal ini dapar memudahkan masyarakat yang ingin berpergian ke daerah tersebut.PT KAI meresmikan kereta api Blambangan Ekspres relasi Banyuwangi-Semarang. (Budi Candra Setya/Antara)

Jadwal keberangkatan Kereta Api Blambangan Ekspres rute Jakarta-Banyuwangi adalah sebagai berikut:

· Pasar Senen-Ketapang:

Berangkat : 12.10 WIB

Tiba : 04.40 WIB

· Ketapang-Pasar Senen:

Berangkat : 15.45 WIB

Tiba : 08.16 WIB

Rute Kereta api Blambangan Ekspres

Melansir dari situs detikJatim, rute Kereta Api Blambangan Ekspres mulai dari Pasarsenen, Bekasi, Karawang, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Lamongan, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalibaru, Kalisetail, Temuguruh, Rogojampi, Banyuwangi Kota, Ketapang.

Tempat Wisata Seru di Banyuwangi

Nah, detikers yang tertarik untuk berlibur ke Banyuwangi dengan Kereta Api Blambangan Ekspres bisa mengunjungi tempat-tempat seru di Banyuwangi, berikut beberapa tempat wisata di Banyuwangi melansir situs detikJatim.

1. De Djawatan, hutan magis Ala “Lord of the Rings”

2. Green Bay (Teluk Ijo)

3. Pulau Tabuhan

4. Air Terjun Telunjuk Raung

5. Air Terjun Kembar Arum

6. Pantai Pulau Merah

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com