Tag Archives: tembus

Bisa Tembus Ratusan Meter, Ini Penjelasan Lengkap Sumur Bor



Jakarta

Pasti kamu pernah bertanya-tanya bagaimana proses yang dilakukan untuk mendapatkan air bersih dan segar. Sebagian dari kita mungkin sering menganggap sepele hal ini, padahal di balik semua keran, terdapat mekanisme menarik yang bekerja.

Penggalian sumur bor yang berhasil membutuhkan pengalaman, pelatihan, peralatan, dan perkakas khusus untuk hasil yang terbaik. Simak pembahasan berikut mengenai sumur bor, yang memainkan peran penting dalam penyediaan air bagi seluruh umat manusia di dunia.

Apa Itu Sumur Bor?

Melansir Water Well Owners, sumur merupakan jenis sumur air yang dibangun dengan cara pengeboran ke dalam tanah guna mengakses akuifer atau lapisan bawah tanah dari batuan yang mengandung air.


Berbeda dengan sumur tradisional yang seringkali digali hanya dengan tangan dan dangkal, sumur bor dapat menembus kedalaman beberapa meter.

Dengan memanfaatkan sumber air yang lebih dalam, pastinya akan lebih bersih dari sumur tradisional. Namun, terdapat hal lain yang lebih penting dibanding sekadar kedalaman, melainkan bahan, teknik, dan teknologi juga terkandung dalam proyek yang digunakan untuk membuat sumur bor menjadi sumber air yang efisien.

Dasar-dasar Sumur Bor

Pada dasarnya, sumur bor pada dasarnya merupakan lubang yang dibor ke dalam tanah dengan peralatan khusus. Setelah kedalaman yang diinginkan tercapai, bahan selubung, biasanya pipa baja atau plastik, dimasukkan guna mencegah lubang runtuh dan mencegah masuknya kontaminasi.

Saringan sumur juga diletakkan pada bagian bawah untuk menyaring lumpur dan endapan sedimen, guna memastikan air yang mengalir ke keran kamu adalah air yang sangat bersih.

Pentingnya Sumur Bor

Sumur bor sangat penting karena berbagai macam alasan, sumur bor menyediakan sumber air minum yang andal, terutama pada daerah yang airnya terkontaminasi. Sumur bor juga tidak mudah terkena kekeringan, karena dapat mengakses air tanah yang jauh lebih Dalam.

Jenis Sumur Bor

Terdapat beberapa jenis sumur bor, masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan kondisi geologis yang berbeda.

Sumur Dangkal

Sumur ini umumnya memiliki kedalaman kurang dari 15 meter, biasanya sumur ini dibor pada area yang airnya mudah diakses dan di dekat permukaan. Meskipun pemasangannya lebih murah, tetapi sumur dangkal lebih rentan terhadap kontaminan dari polutan permukaan.

Sumur Menengah

Sumur menengah mempunyai kedalaman antara 15 sampai 30 meter, sumur ini mampu menyeimbangkan antara aksesibilitas dan keamanan. Sumur ini sering dijumpai di daerah dengan air tanah yang dalam.

Sumur Dalam

Sumur dalam bisa mencapai kedalaman puluhan hingga ratusan meter ke dalam tanah, air yang didapatkan dari kedalaman ini biasanya memiliki kualitas air yang lebih tinggi. Meski biaya dan kompleksitas pengeboran sumur tersebut jauh lebih tinggi.

Sumur ini sering digunakan pada lingkungan industri atau kota, sumur dalam menawarkan ketahanan terhadap kontaminan permukaan dan kekeringan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Konon Pintu di Gua Ini Bisa Tembus Sampai ke Negeri Arab dan China



Cirebon

Cirebon punya banyak destinasi menarik. Salah satunya gua Sunyaragi yang konon punya pintu ‘ajaib’ yang bisa tembus sampai ke Arab dan China.

Di tengah Kota Cirebon, ada sebuah tempat yang dikenal bukan hanya karena keindahan dan sejarahnya, tetapi juga karena kisah mitosnya yang unik. Tempat itu ialah Gua Sunyaragi.

Gua Sunyaragi yang berlokasi di Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon merupakan kompleks cagar budaya yang menyimpan berbagai legenda.


Salah satu yang paling unik dari tempat ini yaitu tentang ‘pintu kemana saja’ yang dipercaya bisa menembus ruang dan waktu.

Masyarakat setempat menyebut bahwa gua ini memiliki lorong ajaib yang bisa membawa siapa saja ke negeri-negeri jauh, mulai dari Arab hingga China.

Bukan sekadar cerita kosong, mitos ini masih bertahan hingga kini dan terus melekat pada Gua Sunyaragi, serta dipercaya oleh warga Cirebon.

Alkisah, lorong menuju ke Arab dan China itu berlokasi di pelataran bangunan Argajumut, tepatnya di bagian barat Gua Sunyaragi. Di sana, terdapat dua pintu masuk.

Pintu sebelah kanan diyakini sebagai lorong menuju ke Mekah-Madinah. Sedangkan pintu sebelah kiri diyakini menuju ke China.

Meski disebut lorong, namun kedua pintu itu memiliki bentuk yang hanya sebuah ruangan berukuran 1×1 meter. Konon katanya, pintu itu sering digunakan oleh para wali untuk menuju ke Arab maupun China.

Mitos tentang keberadaan lorong menuju Arab dan China itu masih terus terjaga dan diyakini masyarakat Cirebon hingga sekarang. Namun pengelola Gua Sunyaragi sekaligus budayawan Cirebon, Jajar Sudrajat menyebut, lorong itu hanyalah filosofi tentang kehidupan.

“Lorong Mekah-Madinah dan Tiongkok itu penamaannya. Bentuknya cuma ruangan. Lorong ini memiliki filosofi bahwa kiblat pendidikan agama itu Mekah-Madinah, sedangkan ilmu itu ke Cina atau Tiongkok,” ucap Jajat saat ditemui pada Jumat 17 Agustus 2018 silam.

Lorong yang tembus langsung ke Arab Saudi dan China di Gua Sunyaragi CirebonLorong yang tembus langsung ke Arab Saudi dan China di Gua Sunyaragi Cirebon Foto: Sudirman Wamad/detikTravel

Jajat mengungkap filosofi tentang lorong tersebut. Menurut dia, tokoh pendiri Cirebon dulunya adalah orang-orang yang berasal dari Arab dan juga China. Hal itu diperkuat dengan banyaknya arsitektur bangunan di Cirebon bergaya Arab maupun Tiongkok.

“Ini juga merupakan filosofi bahwa yang meramaikan dan membangun Cirebon waktu dulu itu mereka-mereka (Arab dan Tiongkok),” kata Jajat.

Meski begitu, Jajat tidak memungkiri jika lorong menuju Arab-China itu benar-benar ada. Menurutnya, kesaktian para wali di zamannya dulu seperti Sunan Gunung Jati punya kemampuan di luar batas manusia biasa. Karenanya, mitos soal lorong itu masih terus terjaga sampai saat ini.

“Bisa juga itu benar. Namanya juga Wali Allah, bisa saja terjadi di luar dari batas kemampuan kita,” tandasnya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com