Tag Archives: the spruce

Jangan Dilakukan! 5 Hal yang Membuat Ruang Tamu Terlihat Buruk



Jakarta

Semua orang pastinya ingin memiliki rumah yang terlihat bergaya dan nyaman, dengan ruangan-ruangan yang terlihat mewah dan besar. Salah satunya ruang tamu yang akan selalu diperhatikan orang saat memasuki rumah kamu.

Memilih desain untuk suatu ruangan menjadi hal yang penting untuk dipertimbangkan. Seringkali tanpa sadar, banyak orang membuat pilihan desain yang justru membuat ruangan terlihat lebih kecil.

Melansir The Spruce, berikut beberapa kesalahan yang membuat ruang tamu di rumah terlihat tidak bergaya.


Sebagian Dinding Beraksen

Saat kamu memutuskan pilihan untuk dinding kamu, perlu pertimbangan untuk memilih dinding aksen. Memutuskan untuk memberikan aksen pada sebagian dinding merupakan hal yang akan berdampak negatif pada tampilan ruangan.

Apabila ingin menambahkan hiasan, cat, atau wallpaper dinding, disarankan untuk mengaplikasikan ke semua dinding agar tampilannya lebih lengkap dan akan terlihat lebih mewah.

Menggunakan Karpet yang Terlalu Kecil

Memilih karpet yang terlalu kecil akan membuat ruangan terasa sempit, sebaiknya memposisikan furniture setidaknya semua kaki depan berada di atas karpet, sehingga disarankan untuk memilih karpet yang lebih besar.

Jika sudah memiliki karpet yang ukurannya kecil, pertimbangkan untuk melapisinya di atas alas yang lebih besar. Hal ini juga menjadi cara untuk menambahkan lebih banyak warna dan tekstur ke ruang tamu kamu.

Pencahayaan Standar

Banyak orang yang berpikir bahwa pencahayaan ruang tamu cukup pada pencahayaan yang standar, hal ini akan membuat ruang tamu terasa membosankan.

Disarankan untuk menggunakan pencahayaan berlapis yang akan membuat ruangan terlihat estetik dan akan menambah kesan artistik pada ruangan.

Dinding Kosong

Mungkin akan sulit untuk menemukan karya seni yang cocok untuk rumah kamu, tetapi jangan sampai membuat dinding di ruang tamu terlihat kosong terlalu lama.

“Bila dinding ruang tamu kosong, tampilannya akan terlihat belum selesai dan murahan,” kata Emily Sturgess, pendiri Emily Sturgess Design.

Disarankan untuk mencari foto yang kamu sukai atau lukisan dan barang-barang antik yang bisa menjadi pilihan untuk ditempel di setiap dinding ruang tamu kamu. Menggantung cermin juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dilakukan.

Tidak Berlapis

Ruangan yang terlihat murah akan terlihat tidak berlapis. Memadukan berbagai jenis tekstil untuk hasil yang lebih mewah bisa menjadi pilihan yang menarik.

“Saat memilih bantal, cobalah untuk memadukan kain bertekstur (seperti boucle) dengan kain lain (seperti linen atau beludru) untuk menambah irama pada ruangan,” kata Anais Chaumien, pendiri Design by Anais.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Pilih Warna Ini buat Ruang Tamu, Ketinggalan Zaman



Jakarta

Ruang tamu menjadi tempat yang akan menjadi kesan awal saat kamu menyambut tamu ke rumah kamu. Ruang tamu yang cantik dan menarik akan membuat tamu merasa nyaman saat berada di ruangan itu.

Jika sudah waktunya mengecat ulang ruang tamu, sebaiknya pilih warna yang modern dan tahan lama. Menghindari warna cat yang ketinggalan zaman akan membantu terhindar dari pengecatan ulang yang tidak tepat waktu.

Melansir The Spruce, berikut beberapa warna yang sudah ketinggalan zaman sehingga membuat ruangan terasa bosan.


Putih Dingin

Saat mencoba cat putih, perubahan warna yang paling halus sekalipun akan memberikan efek dramatis pada tampilan keseluruhannya. Selama bertahun-tahun, warna putih dingin menjadi latar estetika modern dan minimalis yang memberikan tampilan segar.

Namun saat ini, warna putih dingin dapat terasa klinis, terutama di tempat yang dimaksudkan untuk berkumpul dan bersantai sehingga terasa terlalu kaku.

Cat hangat berwarna putih pucat dengan nuansa krem dapat menjadi alternatif yang bagus untuk menjadi pilihan.

“Nada-nada bernuansa ini mempertahankan kesan terang dan lapang dari warna putih, namun menambahkan kehangatan, kelembutan, dan kualitas yang lebih ramah pada ruang tamu,” Philip Thomas Vanderford, kepala desainer interior Studio Thomas James.

Biru Tua

Biru tua sebagai salah satu warna yang ketinggalan zaman untuk dinding ruang tamu. Sifat gelap dan warna dingin biru tua tidak membuat ruangan terasa nyaman.

Biru tua juga jarang terlihat cocok dengan hitam, yang merupakan warna aksen yang sulit dihindari.

Abu-abu Arang

Dulu abu abu arang adalah pilihan utama untuk mendapatkan tampilan dramatis dan berkelas. Namun, warna ini menjadi sangat umum dalam beberapa tahun terakhir sehingga sekarang terasa biasa saja.

Warna arang sebagai warna cat ruang tamu dapat membuat ruangan terasa terlalu berat dan satu dimensi. Hal ini menimbulkan suasana yang terasa tertutup dan menyesakkan. Hijau zaitun tua dan terakota bisa menjadi alternatif pilihan.

“Kedua warna tersebut menciptakan suasana yang nyaman dan canggih dengan kehangatan yang lebih besar dan sentuhan pada elemen alami, memberikan kedalaman dan daya tarik tanpa kesan berat,” kata Vanderford.

Biru Kehijauan

Warna biru kehijauan pernah menjadi warna yang mendominasi, karena menambahkan semburat warna yang tidak terlalu berani atau terlalu aman. Namun, kini warna ini sering dikaitkan dengan tren interior di awal tahun 2010-an.

JIka kamu masih ingin menggunakan ini, disarankan untuk mencoba warna yang terinspirasi laut lainnya untuk dinding ruang tamu kamu.

“Warna hijau laut yang kalem akan memberikan kedalaman dan kecanggihan tanpa kesan tren khusus suatu era,” ujar Vanderford.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

4 Langkah Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibongkar


Jakarta

Saat udara panas menerjang di dalam rumah, pastinya kamu menginginkan udara yang segar yang membuat rumah adem. Kipas angin dapat membantu hal itu, namun kamu harus membersihkannya secara teratur.

Dengan semua pergerakan di udara, motor penggerak dapat menarik kotoran dan debu yang mengganggu performa kipas angin. Kotoran dan debu dapat menempel pada bilah dan rangka kipas serta mengumpulkan debu.

Membersihkan kipas sebaiknya dilakukan seminggu sekali. Frekuensi pembersihan sangat bergantung pada tingkat debu di rumah, dengan pembersihan seminggu atau dua minggu sekali merupakan kebiasaan yang bagus.


Melansir The Spruce, berikut langkah mudah membersihkan kipas dengan benar.

Cara Bersihkan Kipas Angin

Inilah cara membersihkan kipas angin agar bekerja dengan baik dan menghasilkan udara sejuk.

1. Pastikan Keselamatan

Sebelum membersihkan kipas jenis apapun, pastikan unit telah dicabut dari stopkontak di dinding atau pastikan kipas dalam posisi mati.

2. Singkirkan Debu dengan Cepat

Untuk pembersihan rutin, kamu tidak perlu membongkar kipas untuk membersihkan bilahnya. Gunakan pengering rambut atau udara bertekanan untuk meniup debu dari permukaan bilahnya.

Gunakan pengaturan udara paling dingin pada pengering rambut dan jaga jarak dari bilahnya. Pastikan untuk memutar kipas untuk membersihkan bagian belakang bilah dengan cara yang sama.

3. Menyedot Debu dengan Vakum

Gunakan penyedot debu genggam atau berukuran besar dengan sikat debu, bersihkan semua permukaan kipas dengan hati-hati. Mulailah dari bagian atas kipas dan bersihkan bagian padat.

Berikan perhatian ekstra pada debu yang terkumpul pada ventilasi pembuangan motor penggerak dan kabel listrik.

4. Bersihkan Noda

Basahi kain microfiber sedikit dan bersihkan noda pada casing kipas, terutama di sekitar kontrol. Jika kamu memiliki kipas angin dengan dudukan, bersihkan tiang dan alas kipas sehingga bersih secara menyeluruh.

Tips agar Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

Membersihkan kipas angin seminggu sekali secara teratur akan membantu mengurangi debu seminimal mungkin. Dengan begitu, kamu tidak perlu membersihkan kipas angin secara menyeluruh terlalu mungkin.

Jika kipas angin kamu memiliki penyaring udara, jangan lupa untuk memeriksanya secara berkala untuk memastikan bersih agar kipas angin dapat bekerja secara efisien dan efektif.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Nggak Boleh Asal, Ini 5 Tips Bersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi


Jakarta

Marmer adalah salah satu batuan alam yang bisa dipasang di kamar mandi karena marmer tahan terhadap kelembapan, air, dan tahan lama. Namun, perlu diingat marmer juga bisa ditumbuhi jamur atau noda hitam sehingga perlu rajin dibersihkan.

Cara membersihkan marmer berbeda dengan keramik atau bahan lantai lainnya. Untuk lebih jelasnya, melansir dari The Spruce begini tips membersihkan lantai marmer di kamar mandi.

Tips Membersihkan Lantai Marmer di Kamar Mandi

1. Hati-hati Memilih Bahan Pembersih

Mengingat batuan ini cukup mahal, kamu perlu berhati-hati jika ingin menggunakan cairan pembersih yang mengandung bahan kimia. Bahan-bahan pembersih yang tidak cocok untuk membersihkan marmer adalah pemutih, cuka, pembersih untuk kaca, dan pembersih yang mengandung asam (seperti asam sitrat).


2. Gunakan Kain Mikrofiber atau Alat Pembersih dari Plastik

Alat pembersihAlat pembersih Foto: The Spruce

Agar marmer tidak banyak goresan, kamu bisa menggunakan kain mikrofiber sebagai gantinya. Usap lantai marmer atau alat penyeka air yang terbuat dari plastik lentur yang memiliki gagang panjang.

Keringkan lantai kamar mandi setiap setelah mandi. Cara ini untuk menghilangkan kelembapan dari udara dan membersihkan sisa sabun atau kotoran dari tubuh.

3. Pakai Campuran Air Hangat dan Sabun Cuci Piring

Sabun cuci piring memiliki pH yang aman untuk membersihkan noda di marmer. Kamu bisa membuat cairan pembersih dengan sabun cuci piring yang dicampur air hangat. Kemudian masukkan ke dalam botol spray. Semprotkan cairan tersebut pada area yang akan dibersihkan.

4. Hindari Alat Pembersih yang Berbulu Keras

Alat pembersih dengan bulu yang kaku dan keras dapat karena menggores marmer. Bahkan spons yang permukaannya kasar juga sebaiknya tidak digunakan saat membersihkan marmer.

5. Minta Pasang Lapisan Anti Jamur dan Pelindung Goresan

Sebenarnya ini bisa kamu lakukan sejak awal memasang marmer. Namun, kamu tetap bisa meminta marmer di kamar mandi dipasang lapisan penghambat jamur dan lumut. Kamu juga bisa menambahkan lapisan anti gores agar perawatannya lebih mudah.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Mudah! 7 Langkah Perbaiki Kipas Gantung yang Goyang



Jakarta

Mempunyai kipas langit-langit atau kipas gantung memang cukup sulit untuk merawatnya. Kipas langit-langit yang goyang tidak efektif dan mengganggu, serta dapat berbahaya jika jatuh dari langit-langit.

Mengetahui cara memperbaiki kipas langit-langit yang goyang memastikan kipas tersebut tahan lama, beroperasi dengan aman, dan penanganan udara yang efisien.

Melansir The Spruce, berikut langkah-langkah mudah memperbaiki kipas langit-langit yang goyang sehingga tidak membahayakan penghuni rumah.


1. Matikan Daya ke Kipas Langit-Langit

Matikan aliran listrik ke kipas langit-langit dengan mematikan pemutus arus pada panel layanan listrik.

2. Tutupi Lantai

Tutupi lantai tepat di bawah kipas langit-langit dengan kain penutup atau lembaran plastik.

3. Bersihkan Bilah Kipas

Bersihkan bilah kipas dengan kemoceng yang dapat diperpanjang, Pegang bilah kipas yang bebas dengan satu tangan untuk menstabilkan kipas. Mulailah dari bagian tengah dan tarik kemoceng ke luar hingga debu jatuh dair bilah kipas.

4. Lepaskan Kanopi

Lepaskan kanopi dengan terlebih dahulu melepas cincin penutup kanopi. Kanopi adalah bagian logam berbentuk kubah yang menempel pada langit-langit yang menutupi braket pemasangan dan bola gantung.

5. Periksa Stabilitas Braket Pemasangan

Pegang braket pemasangan dan goyangkan untuk memeriksa kestabilannya. Jika kamu dapat mengakses loteng dengan senter, hal ini adalah cara alternatif untuk memeriksa kekuatan benda-benda ini.

6. Periksa Bola Gantung

Angkat kipas langit-langit dengan batang penurun untuk memastikan bola gantungan terpasang dengan benar di braket. Bola gantung dirancang agar fleksibel di dalam braket pemasangan, sehingga kipas dapat digantung dengan rata.

7. Ganti Komponen dan Uji Kipas

Pasang kembali kanopi dan cincin kanopi. Nyalakan kembali daya pada panel listrik, dan pastikan kipas langit-langit tidak goyang sehingga aman saat digunakan.

Jika kipas langit-langit masih tidak bisa digunakan atau berbahaya bagi penghuni rumah, mintalah layanan perbaikan atau teknisi untuk memeriksa kerusakan yang lebih dalam.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah, Dijamin Ampuh!


Jakarta

Hewan kaki seribu (millipede) dan kelabang (centipede) termasuk serangga yang kerap muncul di rumah. Keberadaannya mampu membuat risi, apalagi jika sampai merayap ke tempat tidur.

Pada dasarnya kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya meski memiliki racun karena jarang menggigit manusia. Namun racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang jika gigitannya menembus kulit. Cari tahu cara mengusir kedua hama dari rumah di bawah ini.

Cara Membasmi Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah

Ada sejumlah cara rumahan untuk memberantas kaki seribu dan kelabang di rumah. Sederet cara ini disarankan dicoba berulang agar efektif memberantas kedua hama. Mengutip Better Homes & Gardens dan The Spruce, berikut caranya:


1. Semprotkan Cuka Putih

Cuka pada dasarnya terdiri dari air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

Untuk menumpaskan kaki seribu dan kelabang, semprotkan cuka langsung ke serangga tersebut agar efektif. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

2. Sebarkan Daun Pandan

Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

3. Semprotkan Essential Oil

Essential oil seperti tea tree dan peppermint juga punya aroma menyengat yang dihindari hama rumah. Untuk mengusir kaki seribu dan kelabang, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka.

4. Taburkan Garam

Kaki seribu dan kelabang suka kawasan lembap dan bisa berkembang biak di sana. Jika ada area tertentu di rumah dengan kelembapan tinggi maka perlu waspada akan datangnya hama tersebut.

Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

5. Siram dengan Pemutih

Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kaki seribu dan kelabang saat terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

Penting diperhatikan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah

Binatang kaki seribu dan kelabang tertarik dengan tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan serangga tersebut di rumah, kemungkinan hunianmu memiliki kondisi demikian.

Keberadaan hama itu juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Bisa jadi terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, serta rayap di hunianmu yang merupakan sumber makanan mereka.

Memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap, serta menjaganya tetap kering menjadi beberapa cara untuk mencegah datangnya kaki seribu dan kelabang. Pastikan juga menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding agar hama tersebut tidak dapat masuk ke rumah.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Cara Mencuci Bantal Biar Nggak Jadi Sarang Tungau


Jakarta

Mencuci bantal ternyata diperlukan. Hal itu dilakukan agar bantal bersih dan bebas dari tungau debu.

Tungau merupakan hewan yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan memicu alergi. Biasanya, hewan ini ditemukan di peralatan tidur, seperti kasur hingga bantal.

Bantal merupakan alas kepala yang sering digunakan untuk tidur. Bantal bisa menjadi kotor dan bernoda karena keringat tubuh, debu, jamur, hingga adanya tungau debu.


Maka dari itu bantal perlu dicuci agar bersih dan tidur jadi lebih berkualitas. Dilansir dari Healthline, mencuci sarung bantal memang bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat tempat tidur bersih, namun akan lebih baik lagi jika bantal juga dicuci.

Seberapa Sering Bantal Harus Dicuci?

Mencuci bantal sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam setahun, tergantung dari bahannya. Ada tiga jenis bantal yang umumnya digunakan, yaitu bantal bulu atau kapas, bantal polyester, dan bantal busa lateks.

Bantal bulu atau kapas sebaiknya dicuci setiap tiga hingga enam bulan sekali. Bantal polyester sebaiknya dicuci setahun sekali. Sementara itu, bantal busa lateks sebaiknya dicuci dua hingga tiga tahun sekali.

Cara Mencuci Bantal Berdasarkan Bahan Pengisinya

Melansir The Spruce, berikut cara mencuci bantal berdasarkan bahan pengisinya.

1. Mencuci Bantal Berisi Bulu atau Kapas dan Polyester

Pembersihan Noda

– Gunakan pemutih atau sedikit detergen untuk menghilangkan noda.

– Gosok noda dengan sikat berbulu lembut dan biarkan selama minimal 10 menit sebelum mencuci.

Pengaturan Mesin Cuci

– Pilih siklus cuci lembut dan air dingin untuk bantal berisi bulu.

– Bantal berisi polyester dapat dicuci dengan air dingin atau hangat.

Penggunaan Detergen yang Tepat

– Gunakan detergen rendah busa dan tinggi efisiensi untuk menghindari penggumpalan bulu.

Siklus Bilas Tambahan

– Tambahkan siklus bilas kedua jika diperlukan untuk memastikan semua detergen terbilas.

Mengeringkan Bantal

– Ratakan bantal, keringkan dengan suhu sedang, dan tambahkan bola pengering wol untuk memisahkan gumpalan bulu.

2. Mencuci Bantal Berisi Busa Lateks atau Memory Foam

Pembersihan Noda

– Gunakan campuran detergen dan air hangat untuk membersihkan noda.

– Teteskan campuran pada area kotor dan biarkan selama minimal 10 menit.

Merendam Bantal

– Gunakan bak atau wadah besar dengan air hangat dan sedikit detergen.

– Rendam bantal selama tidak lebih dari 10 menit, hindari meremas busa.

– Bilas bantal dengan air bersih beberapa kali hingga tidak ada busa yang muncul.

Menyerap Kelebihan Kelembapan dan Mengeringkan

– Letakkan bantal di antara handuk katun untuk menyerap kelebihan kelembapan.

– Keringkan bantal di rak dengan sirkulasi udara, hindari mesin pengering otomatis.

Hal yang Perlu Diingat

– Jangan mencuci bantal berisi busa dalam mesin cuci.

– Pastikan bantal benar-benar kering sebelum digunakan kembali untuk mencegah pertumbuhan jamur dan kelembaban.

– Ikuti petunjuk perawatan pada label bantal untuk hasil optimal.

Itulah cara mencuci bantal berdasarkan bahannya. Dengan mengikuti cara-cara ini, kamu bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan bantal hingga memastikan tidur yang berkualitas setiap malam. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

3 Pemicu Kelelawar Datang ke Rumah dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Kelelawar adalah hewan nokturnal atau aktif di malam hari. Pada pagi hingga siang hari, mereka akan bertengger di pohon, celah batu, atau bangunan. Selama beristirahat, mereka memang tidak mengganggu karena biasanya hanya diam. Namun, keberadaan kelelawar sebenarnya berbahaya lho.

Hewan bersayap ini dapat membawa penyakit di antara SARS, Ebola, virus nipah, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya kelelawar jangan sampai bertengger di suatu bangunan yang diisi manusia di dalamnya terutama di rumah.

Untuk dapat mencegah kelelawar datang, kamu perlu tahu apa pemicu mereka datang ke suatu bangunan. Melansir dari The Spruce berikut beberapa alasannya.


1. Sumber Panas

Kelelawar menyukai tempat yang hangat sebagai tempat tinggal dan bersalin. Cara mereka menemukan tempat yang hangat dengan melihat petunjuk rasa hangat yang keluar dari celah rumah. Apabila fasad atau atap rumah terdapat celah, mereka bisa memanfaatkan spot tersebut.

2. Sumber Makanan

Sama seperti hewan lainnya, saat mencari tempat tinggal, kelelawar pasti mencari lokasi yang dekat dengan sumber makanannya yakni serangga dan buah-buahan.

3. Air

Kelelawar juga membutuhkan air sama seperti makhluk hidup lainnya. Rumah pasti memiliki sumber air yang cukup, terutama yang rumahnya terawat. Biasanya kelelawar suka minum di kolam, air mancur, kolam renang, dan sumber air lainnya.

Cara Usir Kelelawar dari Rumah

1. Jauhkan Sumber Makanan Kelelawar

Makanan kelelawar adalah buah-buahan dan serangga. Jika kamu tidak ingin kelalawar datang ke rumah apalagi tinggal di sana, kamu perlu tahu alasan kedatangan mereka. Apabila karena buah-buahan, kamu bisa membungkus buah di pohon agar tidak dimakan kelelawar. Dengan cara ini serangga juga tidak berdatangan. Lalu jaga kebersihan bagian depan rumah atau di dekat celah-celah rumah agar serangga tidak muncul di sekitar rumah.

2. Tutup Akses Masuk Kelelawar

Cara paling efektif adalah menutup akses masuk kelelawar. Sebagai contoh celah di atap, fasad, atau jendela.

3. Letakkan Bahan Alami yang Dibenci Kelelawar

Apabila kamu tidak bisa memperbaiki akses masuk kelelawar, kamu bisa menggunakan wewangian dari bahan alami seperti peppermint, kayu manis, atau kayu putih. Wewangian ini dibenci oleh kelelawar dan membuat mereka tidak mau mendekat.

Jika ingin menggunakan peppermint atau kayu putih, kamu bisa menggunakan minyak esensial tersebut yang dicampurkan dengan secangkir air hangat dan setengah cangkir gula. Semprotkan campuran ini ke sarang kelelawar atau tempat yang sering ditemukan kelelawar untuk mencegahnya menetap di sana.

4. Pasang Lampu Terang di Kebun

Sebagai hewan yang hidup di malam hari, kelelawar sensitif terhadap cahaya. Memasang lampu yang terang di kebun atau area yang berpotensi jadi spot favorit mereka dapat membuat kelelawar enggan mendekat.

5. Panggil Jasa Profesional

Langkah ini apabila kelelawar sudah tidak bisa diusir dan mulai mengotori rumah. Dengan jasa profesional, kamu bisa terhindar dari penularan penyakit dan masalah akan lebih cepat selesai.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! 5 Kesalahan Umum saat Bersihkan Barang dari Debu



Jakarta

Membersihkan barang-barang di rumah dari debu merupakan tugas penting. Hal ini bermanfaat juga untuk membantu meminimalkan jumlah kuman, tungau, dan alergi yang beterbangan di seluruh rumah.

Namun, jika kamu merasa sudah membersihkan secara teratur tetapi masih saja menghadapi banyak debu, kemungkinan kamu melakukan beberapa kesalahan umum dalam membersihkan debu.

Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa kesalahan umum saat membersihkan debu di rumah.


Membersihkan Debu di Akhir

Jika kamu menunda membersihkan debu hingga akhir rutinitas pembersihan, hal ini merupakan kesalahan.

Pastikan kamu membersihkan debu dari langit-langit, dinding, meja dapur, dan terakhir furniture serta lantai. Ini akan membantu kamu menghindari pembersihan area yang berbeda di rumah dalam dua kali pekerjaan.

Membersihkan Debu Terlalu Cepat

Bila membersihkan debu terlalu cepat, kemungkinan besar kamu hanya menyebarkan debu ke seluruh rumah. Dalam pekerjaan ini, kesabaran sangat penting untuk pembersih yang efektif.

“Yang benar-benar berhasil adalah meluangkan waktu. Kamu mungkin menggeser dengan cepat, tetapi kamu tidak akan mendapatkan debu yang mengendap dalam,” kata Jade Piper, manajer operasi di Batter Cleans.

Lupa Membersihkan Ventilasi

Jika merasa debu adalah masalah yang tidak kunjung usai di rumah kamu, mungkin secara tidak sengaja memperburuknya. Pembersih udara mengalirkan udara bersih dan sejuk ke seluruh rumah, tetapi hanya jika dibersihkan secara berkala.

Pastikan untuk membersihkan ventilasi pada pembersih udara secara teratur untuk meminimalkan debu di rumah kamu.

Menggunakan Alat yang Salah

Kesalahan umum lain adalah menggunakan kemoceng atau kain lap kering untuk membersihkan permukaan di seluruh rumah. Saat membersihkan debu dengan alat ini tidak dapat membersihkan debu dengan baik.

Jika sungguh-sungguh ingin menghilangkan debu di rumah, kain yang sedikit lembap sangat penting agar kamu dapat membersihkan kotoran dan serpihan.

Membersihkan dengan Kurangnya Pencahayaan

Membersihkan debu bukanlah metode pembersih yang paling rumit. Membersihkan debu dalam cahaya yang redup menjadi kesalahan yang sering dilakukan. Karena ingin cepat membersihkan debu, kamu lupa menyalakan lampu.

Hal ini bisa melewatkan sebagian besar debu dalam proses membersihkannya, sehingga membuat debu tidak dibersihkan secara maksimal.

“Tanpa pencahayaan yang tepat, kamu hanya bisa menebak dimana debu mungkin tersembunyi. Pencahayaan yang baik membuat semua perbedaan,” kata Piper.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Barang yang Haram Diletakkan di Teras Rumah



Jakarta

Memiliki teras yang berada di depan rumah bisa dipakai untuk bersantai. Agar semakin nyaman, taman bisa didekorasi sesuai dengan selera dan keinginan kita.

Namun, dalam mendekorasi teras depan rumah, harus memperhatikan nilai estetika dan fungsionalitas. Ada juga beberapa barang yang tidak boleh diletakkan di teras.

Dilansir dari The Spruce, berikut barang-barang yang tak boleh ditaruh di teras rumah.


1. Furniture Berlapis Kain

Furniture yang dilapisi kain pelapis lebih baik digunakan di ruang berjemur, bukan teras. Saat mendekorasi teras, sebaiknya gunakan furniture dengan bantal yang dapat dilepas untuk dibersihkan.

Disarankan untuk memilih tekstil dengan peringkat kinerja luar ruangan yang tahan terhadap jamur dan pudar.

2. Furniture Ringan

Saat memilih furniture untuk diletakkan di teras rumah, sebaiknya hindari memilih furniture yang terlalu ringan.

“Meskipun lebih mudah untuk ditata ulang, barang-barang yang ringan tidak cocok untuk kondisi berangin dan dapat membuat ruangan tampak tidak teratur atau lebih buruk lagi, merusak barang-barang dan properti,” kata Margie Kaercher, pendiri Hearth & Honey Homes.

Carilah furniture yang cukup mudah dipindahkan sesuai kebutuhan, namun tidak akan tertiup angin.

3. Tanaman Berlebihan

Tanaman dapat membuat suatu ruangan tampak cantik, tetapi terlalu banyak justru dapat menimbulkan masalah di teras. Jangan gunakan semua jenis tanaman sehingga menciptakan suasana seperti hutan.

Saat memajang tanaman di teras, kamu bisa memajang tanaman dengan memanfaatkan seluruh ruang. Coba dengan beberapa tanaman pot di tanah serta beberapa tanaman gantung untuk menarik perhatian ke atas dan memanfaatkan ketinggian teras.

4. Lampu Dalam Ruangan

Area yang memiliki pencahayaan yang baik memang menjadi terlihat menarik, namun tidak semua lampu cocok untuk teras. Ada beberapa jenis lampu yang tidak dirancang khusus untuk kondisi luar ruangan.

“Perangkat ini rentan terhadap kerusakan akibat kelembapan, yang seiring waktu dapat menyebabkan korsleting atau karat,” kata Kaercher.

Pendekatan yang bisa dilakukan adalah memilih lampu tanpa kabel yang dapat digunakan di dalam ruangan, tetapi mudah dibawa ke teras sesuai kebutuhan tanpa perlu colokan.

5. Elektronik

Menyimpan barang elektronik di teras bukanlah ide yang bijak, karena faktor-faktor seperti kelembapan, hujan, dan matahari. Simpan speaker portabel di dalam rumah saat kamu tidak berada di teras, jangan meletakkannya secara permanen.

(zlf/zlf)



Sumber : www.detik.com