Tag Archives: the spruce

Macam-macam Nat Keramik Beserta Fungsinya



Jakarta

Nat keramik merupakan sebuah material pengisi celah antara keramik. Umumnya, nat ini digunakan pada dinding maupun lantai rumah.

Nat keramik adalah campuran semen, pasir, serta pewarna yang ditambahkan air. Nat akan mengeras secara perlahan dalam jangka waktu tertentu.

Nat ubin keramik tersedia dalam berbagai macam warna. Hal ini bisa memudahkan kita untuk memilih rona yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan.


Fungsi Nat

Dilansir Ceramic Arts Network, dalam pemasangan ubin konvensional, nat keramik digunakan untuk berbagai macam hal, contohnya seperti mengisi ruang antara potongan-potongan keramik, menciptakan permukaan yang halus dan tahan lama, serta mencegah penetrasi kelembapan dan kotoran.

Jenis Nat Keramik

Dikutip dari The Spruce, berikut adalah jenis-jenis nat utama yang bisa digunakan untuk proyek pemasangan keramik:

1. Nat yang Diamplas

Nat ini baik digunakan untuk sambungan ubin besar, proyek lantai interior, serta area dengan lalu lintas tinggi.

Nat berpasir ini merupakan jenis nat semen yang umum digunakan dalam aplikasi lantai, karena tahan lama. Nay ini mengandung sedikit pasir yang bisa meningkatkan kekuatan sambungan nat.

2. Nat Tanpa Pasir

Nat tanpa pasir terbaik dipakai untuk sambungan ubin tipis, lantai kamar mandi, dan dinding pancuran. Sesuai namanya, nat jenis ini tidak mengandung partikel pasir.

Oleh sebab itu, nat tanpa pasir lebih cocok untuk sambungan keramik tipis daripada nat berpasir. Komposisi nat ini tahan terhadap kelembapan dan pertumbuhan jamur, sehingga ideal untuk dinding lantai kamar mandi, lantai dapur, atau backsplash dapur.

3. Nat Epoksi

Nat epoksi adalah nat terbaik untuk proyek pemasangan ubin DIY karena tidak berpori, sangat tahan lama, tahan terhadap bahan kimia, dan memiliki masa pakai yang panjang dengan perawatan minimal.

Lokasi industri seringnya menggunakan nat ini untuk lantai ubin, dinding, dan fasilitas manufaktur. Sebab, nat epoksi cukup fleksibel.

Sementara itu, dilansir dari Instagram Kementerian PUPR, nat epoksi yang terdiri dari campuran resin, hardener, dan pewarna ini sangat cocok untuk mengisi celah keramik kamar mandi dan kolam karena tahan di ruangan yang lembab maupun basah.

Nat keramik juga cenderung mudah kering, sehingga jika sudah melekat akan sulit dikoreksi dan keramik akan terlihat kotor.

4. Nat Resin Furan

Nat jenis ini biasa digunakan untuk lokasi industri, seperti pabrik. Nat resin furan merupakan jenis nat khusus yang dibuat menggunakan polimer alkohol furfuril.

Komposisi kimia tersebut membuat nat bisa lebih tahan terhadap kerusakan akibat asam, abrasi, noda, kelembapan dan bahan kimia lainnya.

Kelebihan nat yaitu mampu menahan paparan suhu hingga 176 derajat Celcius secara terus-menerus.

5. Nat Semen Polimer

Nat semen polimer berkinerja tinggi adalah produk khusus yang menambahkan polimer lateks ke dalam formula nat. Penambahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan ketahanan terhadap kelembapan.

Nat semen polimer berkinerja tinggi sangat baik untuk kamar mandi, memperbarui pancuran, memasang backsplash, hingga mengganti keramik lantai dapur.

6. Nat Resin Polimer Pra-Campur

Nat resin polimer pracampur adalah produk nat siap pakai yang bisa diaplikasikan di sambungan ubin, tanpa perlu khawatir nat tercampur dengan air.

Mirip dengan nat komponen tunggal, nat ini mudah diaplikasikan dan relatif terjangkau. Penggunaanya cocok untuk kamar mandi dan dapur.

7. Nat Komponen Tunggal

Nat komponen adalah nat uretan atau resin akrilik-silikon yang cepat mengeras setelah nat terkena udara. Jenis nat ini baik untuk konsistensi warna, ketahanan terhadap bahan kimia, sera ketahanan terhadap noda.

Jenis nat ini juga tahan terhadap retak, bahan kimia, dan hancur. Pemakaiannya cocok untuk di kamar mandi , dapur, dan area lain yang berkelembapan tinggi.

Itu tadi penjelasan seputar nat keramik berperan penting dalam memperkuat struktur serta estetika lantai dan dinding (yang dipasangi keramik).

Pemilihan jenis nat akan tergantung pada apa yang penting bagi pengguna. Berbagai jenis nat yang tersedia, seperti nat semen, nat epoksi, dan nat furan, memungkinkan pengguna untuk memilih sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Penyebab Kloset Mengeluarkan Suara Berisik dan Gelembung Usai Disiram


Jakarta

Usai digunakan dan disiram, apakah kloset di rumahmu mengeluarkan suara mendesis atau bunyi gemericik? Dan apakah bunyi tersebut disertai keluarnya gelembung?

Sebagian orang mengeluhkan toilet di kediamannya mengeluarkan suara berisik setelah disiram. Hal ini tak jarang membuat mereka khawatir bakal terjadi sesuatu dengan kloset beserta sistem pembuangannya.

Kira-kira apa ya penyebab toilet mengeluarkan bunyi? Lantas, adakah cara untuk mengatasinya?


5 Penyebab Kloset Mengeluarkan Suara dan Cara Mengatasinya

Dilansir situs Paschal Air, Plumbing, & Electrics dan The Spruce, berikut beberapa kemungkinan penyebab kloset mengeluarkan suara dan cara mengatasinya:

1. Saluran Pembuangan Mampet

Saluran pembuangan tersumbat bisa dibilang penyebab paling umum keluarnya suara berisik dari toilet. Saluran yang tersumbat membuat air tidak mengalir lancar sehingga menggenang di dalam pipa. Saat air menggenang, gelembung udara bisa muncul dan suara bluk-bluk juga terdengar.

Penyumbatan saluran dapat disebabkan banyak hal, di antaranya karena penumpukan sampah di pipa seperti tisu toilet, barang atau mainan yang jatuh, dan kotoran lain. Pada beberapa kasus, saluran pembuangan yang mampet bisa mengakibatkan kloset meluap.

Masalah saluran toilet yang mampet perlu segera diatasi. Kamu bisa coba menggunakan penyedot toilet untuk menyedot sampah atau kotoran yang menyumbat. Dengan begitu, salurannya dapat lancar kembali.

2. Pipa Kloset Rusak

Penyebab lain toilet mengeluarkan suara berisik dan bergelembung yaitu pipa pembuangan yang pecah akibat akar pohon yang tumbuh mengenai saluran atau karena faktor usia. Saluran pembuangan toilet bisa-bisa bocor dan menimbulkan masalah yang lebih serius.

Kalau kondisinya seperti ini, maka pipa perlu segera diperbaiki. Kamu dapat memanggil tukang ledeng untuk memeriksa dan membereskannya.

3. Septic Tank Penuh

Air dan kotoran yang disiram melalui kloset akan mengalir ke septic tank. Seiring penggunaannya, tangki limbah ini bisa kelebihan muatan alias kepenuhan. Kondisi ini yang bisa menimbulkan gelembung dan bunyi gemericik dari kloset. Jika septic tank penuh maka kamu bisa menghubungi jasa sedot WC.

4. Tekanan Air Terlalu Tinggi

Pada kloset duduk, pasokan air bisa menyebabkan toilet bergelembung dan mengeluarkan suara. Bila tekanan airnya terlalu tinggi, aliran air mengalir dengan cepat melewati pipa sehingga menimbulkan gelembung udara dan bunyi desisan yang bergetar. Nantinya, gelembung akan naik ke permukaan mangkuk toilet dan kamu bisa melihat kloset bergelembung.

Di sisi lain, tekanan air yang terlalu rendah bisa pula membuat toilet muncul gelembung. Tekanan ini membuat air mengalir terlalu lambat di pipa sehingga air di mangkuk toilet menjadi stagnan. Dan kondisi ini juga dapat menyebabkan gelembung muncul di kloset.

Kalau ahli memperbaiki masalah seperti ini, kamu dapat memperbaikinya secara mandiri. Namun jika tidak, tidak apa memanggil tukang ledek untuk membetulkannya.

5. Katup Pengisian Rusak

Katup pengisi di kloset umumnya terdapat pelampung yang naik turun tergantung level air di dalamnya. Fungsinya untuk mengatur air yang masuk ke tangki toilet setelah tiap kali menyiram.

Saat pelampung turun, katup terbuka sehingga memungkinkan tangki mengisi ulang air. Usai air mencapai level tertentu, katup tertutup rapat agar mencegah air meluap dari tangki.

Sama seperti barang lain, katup pengisi ini bisa rusak seiring berjalannya waktu. Akibatnya, kloset mengeluarkan suara mendesis. Semakin keras suara yang terdengar, umumnya katup akan rusak kian parah. Maka dari itu, segera perbaiki katup pengisian kloset agar tidak menyebabkan banjir gara-gara pasokan air yang meluap.

Nah, itu tadi sederet penyebab kloset mengeluarkan suara dan cara mengatasinya. Semoga jadi informasi yang membantu!

(row/dna)



Sumber : www.detik.com

Begini Cara Ampuh Cegah Semut Masuk Dapur Biar Makanan Nggak Diserbu


Jakarta

Setiap rumah tentu tidak luput dari kehadiran semut. Serangga yang satu ini bisa cepat menyerbu makanan dan minuman di rumah, terutama di dapur.

Keberadaan semut tidak hanya mengganggu, tetapi juga dapat menyebarkan bakteri, bahkan merusak fondasi rumah, lho.

Lalu, bagaimana cara ampuh mencegah semut masuk dapur? Yuk, simak tipsnya berikut ini yang dilansir dari The Spruce, Senin (12/8/2024).


Cara Cegah Semut Masuk Dapur

1. Bersihkan Dapur secara Menyeluruh

Semut umumnya tertarik pada makanan manis dan berminyak. Nah, cara paling efektif untuk membasminya adalah dengan menjaga kebersihan ruangan, khususnya dapur yang menjadi tempat memasak hingga menyimpan makanan.

Segera bersihkan dapur yang kotor akibat remah-remah, tumpahan, atau sisa makanan. Meskipun jumlahnya kecil, remah-remah makanan di sudut atau di bawah lemari tetap bisa mengundang semut ke dalam rumah, lho!

2. Simpan Makanan dengan Benar

Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya. Hal ini juga berlaku untuk makanan hewan peliharaanmu.

3. Singkirkan Sumber Kelembapan

Selain makanan, semut juga tertarik pada air. Jika kamu mendapati keran atau pipa airmu bocor, segera perbaiki untuk mencegah datangnya semut.

Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja maupun lantai.

4. Gunakan Pengusir Semut Alami

Beberapa bahan di dapur ternyata bisa dimanfaatkan sebagai pengusir semut alami. Semut masuk ke rumah karena mengikuti aroma makanan, namun mereka tidak menyukai aroma tertentu.

Kamu bisa coba gunakan minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, cuka, atau soda kue.

Semut dapat masuk ke dalam rumah melalui celah tertentu. Coba cari titik masuk semut tersebut dengan cara mengikuti arah pergerakan semut. Jika memungkinkan, tutup titik masuk semut tersebut dengan dempul.

Itulah cara mencegah semut masuk ke dalam rumah, khususnya dapur. Semoga bermanfaat!

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati, Begini Cara Aman Hilangkan Sarang Tawon di Rumah


Jakarta

Tawon adalah serangga seperti lebah yang menyengat bila merasa terancam. Tawon juga mempunyai sarang yang terbuat dari material seperti kertas berwarna kecoklatan.

Terkadang kamu bisa menemukan sarang tawon di dalam atau sekitar rumah. Jika ada sarang tawon di rumah kamu dan mulai mengganggu, kamu harus segera menyingkirkannya.

Lalu, bagaimana cara aman menghilangkan sarang tawon di rumah? Berikut ini caranya, dikutip dari The Spruce (14/8/2024).


Cara Menghilangkan Sarang Tawon

1. Dengan Cara Alami

Lakukan cara ini pada malam hari ketika tawon sedang tidak aktif. Gunakan pelindung tambahan seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Kemudian siapkan ramuannya, yaitu campur air mendidih dengan ΒΌ cangkir sabun cuci lalu masukkan ke dalam sprayer. Setelah siap semprotkan ke sarang tawon hingga basah.

2. Langsung Dibuang

Ketika kamu melihat sarang tawon yang masih kecil kamu bisa langsung menyingkirkan secepatnya. Tetapi jika sudah besar kamu bisa harus lebih hati-hati dan ikuti langkah-langkah berikut.

– Gunakan pakaian pelindung seperti sarung tangan, sepatu boots, dan lengan panjang.

– Temukan sarang di bagian bawah atap kamu

– Pastikan sarang terbuka dan bukan tertutup

– Gunakan alat untuk mengusir seperti sapu atau alat pengeruk

– Goyangkan sarang tawon hingga terlepas dan jatuh ke tanah kemudian langsung injak dengan boot tebal

– Gunakan spray pembunuh tawon untuk perlindungan

3. Menjauhkan Sarang Tawon dari Rumah

Jika kamu melihat tawon beterbangan di sekitar rumah kamu tapi nggak yakin kalo ada sarang. Kamu bisa lakukan cara berikut ini.

– Taruh genangan air seperti menaruh baskom penuh air

– Taruh cairan lengket di sekitar tempat sarang tawon

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Simak! 5 Tanaman Ini Bisa Usir Lalat dari Rumah


Jakarta

Lalat merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Kehadirannya membuat resah penghuni rumah karena bisa menyebarkan penyakit.

Lalat kerap hinggap di sembarang tempat sehingga memungkinkan untuk membawa bakteri yang menyebabkan berbagai penyakit. Belum lagi kalau mereka bertelur dan meninggalkan larva di makanan yang dihinggapinya.

Maka dari itu, perlu mengusir atau membasmi lalat yang ada di rumah. Selain menggunakan insektisida, kamu juga bisa mengusir lalat dengan bahan alami.


Dilansir dari The Spruce, Senin (26/8/2024), berikut ini beberapa tanaman yang bisa mengusir lalat atau bahkan membasminya dari rumah.

Lavender

Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

Lavender disebut dapat mengusir lalat dari rumah. Hal itu karena lalat tidak menyukai aromanya. Selain lalat, lavender juga bisa mengusir nyamuk dan ngengat.

Catnip

Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

Tanaman ini memang disukai dan aman untuk kucing. Di sisi lain, tanaman ini juga bisa mengusir lalat. Aroma dan minyak yang dihasilkan oleh catnip bisa mengusir serangga, termasuk lalat.

Marigold

Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldVibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers Field Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

Bunga Marigold tidak hanya cantik dan cerah tetapi juga bisa mengusir serangga dari rumah, tak terkecuali lalat. Senyawa pyrethrum yang ada di Marigold kerap digunakan sebagai pengusir serangga.

Venus

Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes.Detailed image of Venus flytrap (Dionaea muscipula). When an insect or spider enters the trap, the trap closes. Foto: Getty Images/iStockphoto/Meindert van der Haven

Tanaman venus merupakan salah satu tanaman pemakan serangga. Dilansir dari Healthline, saat lalat hinggap di tanaman tersebut, kedua sisi tanaman Venus akan menutup di sekitar lalat. Selanjutnya, tanaman itu akan mengeluarkan cairan yang dapat mencerna bagian dalam lalat. Tanaman Venus mencerna lalat sekitar 5-12 hari, lalu mengeluarkan bagian exoskeleton atau rangka luar yang melindungi serangga.

Mint

A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

Tanaman ini kerap dipakai sebagai salah satu bahan masakan. Namun, siapa sangka tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengusir lalat. Aromanya yang segar memang disukai manusia, namun tidak disukai oleh lalat sehingga tanaman ini cocok untuk diletakkan di rumah.

Itulah beberapa tanaman di rumah yang bisa mengusir lalat. Semoga bermanfaat!

(abr/dna)



Sumber : www.detik.com

Tips Buat Ruang Kedap Suara dan Pilihan Materialnya Biar Nggak Ganggu Tetangga


Jakarta

Rumah seharusnya menjadi tempat bagi penghuninya mendapatkan ketenangan, beristirahat, dan bersenang-senang. Namun, apabila hidup bertetangga, jangan sampai cara kamu bersenang-senang mengganggu tetangga, begitu pun sebaliknya.

Apabila kamu senang karaoke, menyetel lagu yang cukup keras, atau mengadakan pesta di rumah, jangan sampai suara tersebut terdengar ke luar hingga mengganggu tetangga. Bagaimana bisa?

Tentu memungkinkan. Saat ini sudah ada banyak cara untuk meredam suara agar tidak terdengar hingga ke luar ruangan. Sama seperti konsep ruang bioskop, di rumah pun bisa dibuat ruangan kedap suara.


Dengan cara ini, kamu dan tetangga akan sama-sama nyaman karena kamu dapat bersenang-senang, tetangga kamu juga tidak akan terganggu kegiatan dan istirahatnya. Lantas, bagaimana cara membuat ruangan kedap suara?

Mengutip dari The Spruce, Sabtu (31/8/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

Ketika ingin mendekorasi ruangan agar kedap suara, kamu memerlukan material yang menghalau suara tersebut keluar. Benda berbahan keras, tidak menjamin suara tidak keluar ruangan. Mulai dari dinding, kamu bisa meletakkan rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

Selain itu, tambahkan perabotan berbahan lembut seperti sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

Material yang Bisa Meredam Suara

Ada beberapa jenis material yang dapat digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, berikut di antaranya:

1. Mass-loaded vinyl (MLV)

MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

2. Panel Akustik

Material satu ini adalah sebuah papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Panel akustik memiliki 2 jenis, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

3. Acoustic Foam

Jika tadi seperti kayu atau kain, acoustic foam terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori. Fungsinya dapat menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara.

4. Drywall Konvensional dan Soundproofing

Jika kamu menginginkan material yang lebih bagus kinerjanya untuk menghalau suara, kamu bisa memilih drywall konvensional Soundproofing Drywall.

Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall tidak jauh berbeda dengan drywall konvensional hanya saja harganya lebih mahal.

Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

Membuat Lantai Kedap Suara

Tidak cukup pada dinding, kamu juga bisa melapisi lantai dengan karpet agar suara hanya terdengar di dalam ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

Membuat Jendela Kedap Suara

Apabila di ruangan tersebut terdapat jendela, kamu perlu menambahkan menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Pilihan lainnya adalah dengan memakai weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

10 Cara Ampuh Usir Semut di Rumah dengan Bahan Alami, Dijamin Hilang!


Jakarta

Serangga seperti semut umum ditemukan di rumah. Ketika berkerumun dalam jumlah banyak saat menemukan makanan, koloni semut membuat penghuni rumah risih dan menjadikan hunian tampak kotor.

Bahkan terdapat spesies semut yang dapat membawa bakteri sehingga berpotensi menyebarkan penyakit atau infeksi. Sebab itu, penghuni rumah ingin menyingkirkannya dari sekitar rumah.

Meski keberadaannya di rumah sulit untuk benar-benar dihilangkan, setidaknya semut tidak mengganggu dan membuat jengkel penghuni hunian. Lantas, bagaimana cara mengusir semut di rumah?


10 Cara Usir Semut dengan Bahan Alami

Terdapat sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk membasmi semut di rumah. Dilansir The Spruce dan Better Homes & Gardens, berikut sederet cara alami mengusir semut di rumah dan mencegahnya untuk kembali:

1. Bersihkan Sisa Makanan

Semut tertarik dengan makanan, terutama yang manis dan bertepung. Karena itu, cara terbaik untuk mengusir semut adalah dengan memastikan sumber makanan pengundang hama kecil itu tidak ada.

Jika memiliki makanan, simpan dalam wadah atau kantong plastik yang tertutup rapat. Selanjutnya, masukkan ke dalam kulkas atau tempat yang aman dari semut.

Setelah makan atau ngemil, segera bersihkan remah-remah yang mungkin jatuh dan tersebar di area makan, sofa, atau tempat lainnya. Sebaiknya juga cuci semua piring, peralatan makan, dan bersihkan area dapur secara keseluruhan setelah selesai masak.

Selain itu, jangan lupa rutin buang tumpukan sampah di dalam rumah ke tempat pembuangan di halaman luar. Dengan begitu, sampah sisa makanan tidak menarik perhatian koloni semut untuk datang.

2. Sebarkan Ampas Kopi

Kalau kamu rutin minum kopi hitam pahit setiap hari, jangan buang ampasnya. Lebih baik taburkan ampas atau bubuk kopi di sekitar area yang sering banyak semut. Hal ini karena semut tidak suka bau kopi dan akan menjauhi area tempat bubuk itu diletakkan.

Metode ini ampuh untuk mengusir semut sementara. Karena itu, ampas kopi bisa ditaburkan kembali jika telah mengering dan aromanya menghilang.

3. Taburkan Bubuk Lada atau Cabai

Bumbu dapur seperti lada dan cabai bubuk bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah. Aroma kuat yang dimiliki kedua bahan tersebut mampu mengganggu dan mencegah semut datang kembali.

Detikers dapat menaburkan lada atau cabai bubuk di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Cara lainnya dengan membuat larutan air dan bubuk lada atau cabai. Setelahnya, semprotkan larutan tersebut ke koloni semut.

4. Letakkan Kayu Manis

Menurut penelitian, kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir semut. Senyawa ini memberi aroma kuat pada kayu manis yang tidak disukai hama kecil itu.

Kamu bisa meletakkan batang kayu manis utuh di lokasi tempat semut biasa berkumpul. Namun jika hanya punya bubuk kayu manis, itu juga bisa disebarkan di area tersebut.

5. Taburkan Tepung Maizena

Tepung maizena bisa digunakan untuk menghilangkan semut di rumah. Caranya dengan menaburkannya ke kawanan semut lalu tambahkan air ke atasnya. Nantinya tepung akan mengental dan semut-semut akan terperangkap. Setelah itu, barulah detikers bisa membersihkannya.

6. Semprotkan Air Cengkeh

Cengkeh seperti bumbu dapur lain yang punya aroma kuat untuk mengusir semut. Kamu dapat menyebarkan beberapa cengkeh utuh ke area berkumpulnya semut.

Selain itu, bahan alami ini dapat dibuat larutan untuk membasmi semut. Caranya dengan mencampurkan sejumlah cengkeh utuh ke dalam air hangat. Setelah mendingin, larutan yang tercipta bisa disemprotkan ke lokasi yang sering dilalui semut.

7. Sebarkan Kulit Jeruk

Usai makan jeruk atau lemon, kulitnya jangan langsung dibuang. Kulit kedua buah itu bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan koloni semut di rumah.

Kulit jeruk dan lemon mengandung senyawa d-limonene yang bertanggung jawab atas aroma khas buah tersebut. Dengan meletakkan kulit jeruk di area semut berkumpul, jejak atau bau sisa makan yang menarik perhatian mereka akan tertutupi. Dengan begitu, kawanan hama kecil itu akan pergi dan tak datang kembali.

8. Taburkan Soda Kue dan Gula Bubuk

Soda kue dapat dikombinasikan dengan gula bubuk untuk mengusir semut. Campuran keduanya kemudian bisa ditaburkan ke kawanan semut.

Semut akan tertarik dengan aroma manis dari gula bubuk dan berusaha mengumpulkannya. Namun, asam dalam soda kue akan mengendap di tubuh mereka dan menyebabkan semut mati dalam hitungan menit saja.

9. Semprotkan Larutan Cuka

Larutan cuka dapat digunakan sebagai pembasmi semut. Lantaran hama kecil itu diketahui tidak suka dengan bau cuka. Selain itu, larutan tersebut juga akan menghilangkan jejak feromon yang ditinggalkan semut untuk memberikan sinyal kepada koloninya.

Cuka dapat dicampurkan dengan air dan dimasukkan ke dalam botol semprot. Kamu bisa menyemprotkan larutan ini di mana pun kawanan semut terlihat maupun titik masuk serangga itu ke rumah.

10. Sebarkan Bedak Bayi

Bedak bayi bisa disebarkan untuk mengusir semut lho. Caranya dengan menyebarkan bedak di tiap titik masuk serangga itu ke rumah.

Aroma bedak bayi sudah cukup kuat untuk mengganggu semut. Di samping itu, bahan utama bedak yaitu talc dapat membuat hama kecil itu lemas jika ditaburkan ke tubuhnya. Talc akan meresap ke tubuh semut melalui lubang pernapasannya dan menyebabkan mereka mati.

Nah, itu tadi sejumlah cara ampuh mengusir semut di rumah dan mencegah mereka untuk datang kembali. Jadi, jangan lupa praktikkan sederet cara di atas ya!

(row/dna)



Sumber : www.detik.com

9 Cara Merawat Rumah agar Berdiri Kokoh Tahan Lama


Jakarta

Memiliki rumah adalah impian banyak orang. Bukan hanya sebagai tempat tinggal, hunian termasuk properti yang kerap dijadikan investasi lantaran nilainya yang berkembang setiap tahunnya.

Sebab itu, orang yang telah mempunyai rumah hendaknya merawat baik-baik hunian mereka dan pastikan kondisinya tetap bagus ke depannya. Dengan begitu, nilai rumah bisa meningkat.

Akan tetapi, bagaimana cara merawat rumah agar tetap kokoh tahan lama? Simak di bawah ini.


Cara Merawat Rumah agar Tahan Lama

Dilansir The Spruce dan Amazing Architecture, berikut trik merawat rumah agar berdiri kokoh tahan lama:

1. Rutin Membersihkan Rumah

Membersihkan rumah adalah cara terbaik untuk menjaga keawetan hunian. Pembersihan pun tidak hanya dilakukan sekali atau dua kali, melainkan rutin. Tidak hanya bagian dalam rumah atau interior saja yang dibersihkan, tetapi juga eksterior hunian.

Contohnya, kotoran, debu, dan sampah yang menumpuk dapat merusak sejumlah permukaan atau bagian-bagian rumah seperti berbagai furnitur, jendela, teras, serta pekarangan. Karena itu, perlu dibersihkan secara berkala, baik harian, bulanan, dan tahunan.

2. Periksa Seluruh Bagian Rumah Secara Berkala

Atap, dinding, hingga fondasi termasuk bagian-bagian rumah yang vital dan perlu juga diperiksa rutin. Melalui pemeriksaan, sejumlah kerusakan ringan dapat diketahui sedari awal seperti atap bocor dan retak rambut pada tembok.

Apabila bagian-bagian rumah jarang dicek, kerusakan ringan bisa menjadi serius seiring berjalannya waktu. Sebab itu, jangan tunggu sampai kerusakan besar nantinya membahayakan penghuni rumah ya.

3. Perbaiki Bagian Rumah yang Rusak

Setelah menemukan kerusakan pada area rumah, perbaikan bisa dilakukan jika ingin rumah dalam kondisi kokoh selama bertahun-tahun ke depan. Kerusakan ringan dapat diperbaiki dan umumnya tidak sampai mengeluarkan biaya tinggi.

Beda hal jika kerusakan sudah menjadi besar. Maka ini harus segera diperbaiki dan biasanya membutuhkan biaya restorasi yang cukup tinggi.

4. Jadwalkan Pemeliharaan Sistem Rutin

Terdapat sejumlah sistem utama pada sebuah rumah, di antaranya kelistrikan dan perpipaan. Persisteman ini perlu dipelihara rutin guna mengetahui potensi bahaya dan masalah.

Misalnya, sekring listrik yang terus-menerus putus mungkin disebabkan suatu masalah yang lebih besar. Tindakan perbaikan bisa dilakukan sebelum kerusakan serius yang membutuhkan biaya lebih besar terjadi.

5. Hindari Menanam Pohon Terlalu Dekat

Sebaiknya tidak menanam pohon terlalu dekat dengan bangunan utama rumah maupun properti lainnya. Hal ini lantaran akar pohon tertentu dapat tumbuh agresif hingga menghancurkan jalan dan menembus pipa. Bahkan akar pohon dapat merusak fondasi rumah dan mampu membahayakan penghuninya.

Ini bukan berarti bahwa penghuni rumah tidak boleh menanam pohon di pekarangan sama sekali. Tapi pastikan menjaga jarak aman saat menanam pohon. Pastikan juga untuk mengetahui karakteristik pohon sebelum menanamnya.

6. Ganti Peralatan Lama yang Usang

Kabel listrik yang usang maupun pipa ledeng sudah berlumut pun dapat diganti agar tidak menyebabkan bahaya. Selain itu, peralatan atau barang yang sudah tidak berfungsi sebaik dulu dapat pula diganti.

Hal itu tidak hanya mempengaruhi umur rumah, tetapi juga akan menghemat pengeluaran untuk tagihan listrik. Barang lama tidak menggunakan teknologi secanggih peralatan masa kini, sehingga daya listrik yang digunakan belum sehemat sekarang. Di samping itu, barang lama rentan mengalami kerusakan.

7. Merapikan Barang-barang

Penting merapikan barang-barang setiap harinya untuk mencegah tumpukan di area rumah. Detikers dapat meluangkan sedikit waktu, setidaknya sebelum tidur atau setelah bangun untuk membereskan dan membersihkan hunian. Dengan begitu, rumah akan terawat, bersih, dan rapi.

Di samping itu, kamu bisa menyisihkan satu waktu untuk menyortir semua barang yang ada di rumah. Buat daftar atau pisahkan antara barang masih digunakan maupun yang tidak. Sebaiknya buang barang yang tak lagi dipakai dan tidak menumpuknya di suatu area, karena dapat membuat rumah terlihat berantakan.

8. Memelihara Rumah dengan Baik

Selain rutin beres-beres, sejumlah kebiasaan harus diperhatikan supaya rumah dapat awet tahan lama. Kebiasaan di sini seperti tidak membuang sampah seenaknya di sekitar rumah, tidak merokok di dalam hunian, tidak sering menyandarkan kaki ke tembok, maupun membanting pintu.

9. Menyewa Jasa Profesional

Perawatan rumah secara mandiri saja tidak cukup, pemeliharaan beberapa bagian rumah dan perbaikan kerusakan tertentu perlu ditangani oleh jasa profesional. Misalnya, retakan serius di dinding yang membutuhkan tukang bangunan dan septic tank penuh perlu ditangani oleh jasa sedot WC.

Nah, itu tadi sederet cara merawat rumah agar bertahan lama dan berdiri kokoh selama puluhan tahun. Jangan segan menyewa jasa profesional untuk membersihkan dan memperbaiki rumah demi hasil terbaik.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Nggak Bisa Asal, Ini 4 Alasan Pintu Rumah Harus Dibuka ke Arah Dalam!


Jakarta

Pernahkah kamu memperhatikan, kenapa pintu di rumah ada yang hanya bisa didorong atau ditarik? Berbeda dengan pintu-pintu di area pertokoan yang bisa didorong dan ditarik. Ternyata arah pintu terbuka ini tergantung pada letak engsel pintu. Kira-kira lebih baik dan aman yang mana ya untuk arah pintu terbuka?

Dalam konsep Feng Shui, pintu adalah akses utama rezeki masuk ke dalam rumah sehingga arah terbukanya pintu dipercaya dapat mempengaruhi keberuntungan penghuninya.

Sebagai informasi, menurut The Spruce Feng Shui adalah praktik Tiongkok Kuno dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Dalam Feng Shui banyak dibahas mengenai aturan penempatan perabotan dan tata aturan seputar rumah.


Melansir dari Vivid Doors, Rabu (4/9/2024), berikut penjelasan mengenai aturan arah terbukanya pintu menurut Feng Shui.

Arah Terbukanya Pintu Rumah

Feng Shui menyarankan terbukanya pintu sebaiknya ke arah ke dalam. Banyak alasan yang mendasarinya, berikut di antaranya

1. Keamanan

Dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Pintu yang terbuka ke dalam memiliki engsel di bagian dalam sehingga tidak mudah dijangkau dari luar.

2. Cuaca

Pintu yang terbuka ke dalam akan terlindungi dari tempias air saat hujan. Selain itu, saat ada angin kencang saat kamu membuka pintu tidak akan sulit karena mengikuti arah angin.

3. Keselamatan

Dengan menggunakan pintu yang terbuka ke arah ke dalam, penyelamatan akan lebih mudah apabila terjadi hal darurat. Misalnya kebakaran, ada hewan berbahaya di dalam rumah, atau penyerangan. Polisi atau pemadam kebakaran bisa dengan cepat membuka pintu apabila arah bukanya ke dalam.

4. Kepercayaan

Dalam ilmu Feng Shui, seperti yang dilansir dari situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

Bolehkah Pintu Dibuka ke Luar?

Dari beberapa kelebihan posisi pintu rumah terbuka ke dalam, sebenarnya apakah boleh posisi pintu terbuka ke arah luar?

Rumah di beberapa negara seperti di Swedia menggunakan pintu yang dapat terbuka ke luar. Alasannya ada suatu peristiwa di mana, sekelompok orang mati dalam sebuah kebakaran karena tidak dapat melarikan diri. Alasan lainnya rumah Skandinavia bentuknya kecil dan penuh perabotan di dalamnya. Apabila pintu terbuka ke arah dalam, hanya akan memakan tempat.

Teori selanjutnya berkaitan dengan iklim di Swedia yang dingin dan sering turun salju. Dengan pintu terbuka keluar, mereka yang membuka pintu akan sekaligus mendorong salju ke luar sehingga membersihkan depan rumah dari tumpukan salju.

Selain apa yang terjadi di Swedia, pintu mengarah ke arah luar juga cocok dipakai untuk kebutuhan berikut.

1. Pintu Darurat

Pintu darurat sebaiknya dibuat dapat didorong keluar untuk mempermudah saat menyelamatkan diri. Dalam situasi darurat, orang hanya memiliki waktu singkat untuk melarikan diri. Dengan pintu bisa terbuka keluar dapat searah dengan arah tempat melarikan diri.

Selain itu, pintu darurat juga harus bisa terbuka penuh tanpa terhalang sehingga orang bisa lewat dengan lebih mudah. Termasuk di rumah, jika kamu memiliki pintu darurat, buatlah pintu tersebut terbuka ke luar.

2. Pintu Bangunan Publik

Bangunan publik seperti di supermarket, kantor pemerintahan, dan tempat wisata biasanya menggunakan pintu yang dapat terbuka ke arah luar. Alasannya untuk mempermudah pergerakan dan mudah terbuka tanpa penghalang.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Sering Taruh Gelas Terbalik di Rumah? Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Menaruh gelas secara terbalik sering dilakukan setelah mencucinya. Terkadang, gelas yang sudah kering juga disimpan dengan cara terbalik juga.

Menyimpan gelas secara terbalik masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dan kekurangannya itu mencakup segala hal, mulai dari kebersihan, kemudahan, hingga keindahannya.

Dilansir dari The Spruce, Sabtu (7/9/2024), berikut ini kelebihan dan kekurangan menaruh gelas secara terbalik di rumah.


Kelebihan Menaruh Gelas Terbalik

Mencegah Penumpukan Debu

Menaruh gelas secara terbalik bisa mencegah terjadinya penumpukan debu. Menurut ahli kebersihan dan supervisor Fantastic Services, Petya Holevich, menaruh gelas secara terbalik merupakan yang paling praktis dan terbaik untuk dilakukan.

“Saya secara khusus merekomendasikan penataan gelas terbalik untuk barang-barang seperti gelas minum sehari-hari dan gelas khusus. Jika tidak, kamu harus membersihkan debu setiap kali ingin minum segelas air, misalnya,” katanya, dikutip dari The Spruce.

Sebagai catatan, jika lemari dapur dapat ditutup, maka menyimpan gelas berdiri tidak masalah. Namun, jika menyimpannya di rak terbuka sebaiknya menaruhnya secara terbalik.

Lebih Enak Dipandang

Selain mencegah penumpukan debu, menaruh gelas terbalik juga dinilai lebih enak dipandang. Apalagi, jika pintu lemari dapur terbuat dari kaca.

Mencegah Gelas Terjatuh

Pemilik perusahaan pembersih Tidy Casa, Ryan Knoll mengatakan tak hanya mencegah penumpukan debu, menaruh gelas secara terbalik juga bisa mencegahnya mudah terjatuh. Terlebih lagi jika bagian atasnya berat.

Kekurangan Menaruh Gelas Secara Terbalik

Menimbulkan Bau Apak

Founder MaidForYou, Delah Gomasi menilai menaruh gelas secara terbalik memiliki kekurangannya tersendiri, yaitu menyebabkan bau apak. Sebelum gelas ditaruh secara terbalik, pastikan sudah kering terlebih dahulu.

Sebab, jika menaruhnya saat masih basah maka bisa menyebabkan terperangkapnya kelembapan yang dapat menyebabkan bau apek atau jamur. Hal itu bisa terjadi terlebih jika kamu tinggal di iklim yang lembap.

Pinggiran Gelas Rusak

Menaruh gelas secara terbalik juga bisa membuat pinggirannya rusak. Maka dari itu, kamu harus menyimpannya dengan hati-hati apalagi jika gelas itu barang antik.

Terkait penyimpanan peralatan gelas yang lebih mahal atau rapuh secara keseluruhan, ada tindakan pencegahan lain yang dapat dilakukan.

“Pertimbangkan untuk membeli pelapis rak untuk perlindungan tambahan pada bahan yang rapuh,” kata Holevich.

Pada akhirnya, cara kamu menyimpan gelas merupakan preferensi pribadi. Jadi, sesuaikan saja dengan keadaan dan kebutuhan kamu.

Itulah kelebihan dan kekurangan menyimpan gelas secara terbalik di rumah.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com