Tag Archives: tidur

5 Penyebab Bantal Menguning dan Cara Mencegahnya


Jakarta

Pernah mengalami warna bantal berubah menjadi kuning? Hal ini kerap terjadi apalagi jika bantal sudah digunakan dalam waktu yang lama.

Lama pemakaian bukan menjadi satu-satunya faktor penyebab bantal menguning. Masih ada beberapa penyebab lainnya yang bisa membuat hal itu terjadi, seperti keringat, air liur, dan lainnya.

Dilansir dari Sleep Foundation, berikut ini penyebab dan cara mencegah bantal menguning.


Penyebab Bantal Menguning

1. Keringat

Keringat dalam jumlah tertentu saat kamu tertidur adalah cara normal tubuh mengatur suhu. Namun, keringat yang merembes ke sarung bantal bisa menimbulkan noda kuning.

Untuk meminimalisir hal ini, kamu bisa memakai piyama yang lebih ringan dan tidur di ruangan yang lebih sejuk guna mencegah bantal menguning dan mengurangi keringat malam.

2. Air Liur

Ketika tidur, seseorang bisa saja mengeluarkan air liur alias ngiler. Disarankan untuk tidur telentang agar tidak mudah ngiler saat tidur, hal ini guna membantu mengurangi kelembaban berlebih pada bantal.

3. Rambut Basah

Jangan langsung tiduran di bantal ketika rambut masih basah. Hal itu karena air bisa meresap ke dalam sarung bantal dan menyebabkan perubahan warna.

Kamu bisa menghindari hal ini dengan cara memberi jeda waktu mandi dan waktu tidur, serta pastikan rambutmu sudah kering agar mengurangi kelembapan pada bantal.

4. Minyak Rambut dan Kulit

Kelenjar sebasea adalah bagian tubuh yang bertanggung jawab memproduksi minyak rambut dan kulit. Kelenjar ini menghasilkan zat yang disebut sebum yang berperan penting untuk kesehatan kulit.

Walau demikian, kelenjar sebasea yang terlalu aktif membuat rambut dan kulit berminyak. Minyak berlebih ini kemungkinan akan menyerap ke dalam bantal dan mengubah warna bantal.

5. Krim Wajah, Lotion, dan Produk Kecantikan

Setiap orang punya rutinitas perawatan kulit di malam hari, seperti mencuci muka atau mengoleskan bermacam krim atau lotion. Saat mengoleskan produk kecantikan sebelum tidur, pastikan produk tersebut punya waktu untuk menyerap ke dalam kulit. Hal ini bertujuan agar produk perawatannya tidak meresap ke dalam bantal dan menimbulkan noda serta perubahan warna.

Cara Mencegah Bantal Menguning

1. Gunakan Pelindung Bantal

Pelindung bantal adalah lapisan kain yang berada di antara sarung bantal dan bantal. Pelindung bantal berfungsi sebagai satu lapisan yang mencegah kelembaban mengubah warna bantal.

2. Gunakan Sarung Bantal Berkualitas

Sarung bantal dengan kualitas tinggi cenderung mencegah bantal lembap dan memperlambat proses bantal menguning.

Itulah penyebab dan cara mencegah bantal menguning. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Panduan Menata Kamar Tidur Sesuai Ajaran Islam, Simak Anjurannya!



Jakarta

Kamar tidur merupakan salah satu ruangan penting dalam sebuah rumah. Ruangan ini digunakan untuk penghuninya beristirahat. Oleh karena itu kamar tidur perlu dibuat senyaman mungkin.

Bagi umat muslim, sebenarnya ada anjuran dalam menata kamar tidur. Seperti misalnya meletakkan kasur menghadap ke arah kiblat.

Nabi Muhammad SAW juga menyarankan posisi tidur sebaiknya tubuh menghadap ke arah kanan dan kaki menghadap berlawanan dari kiblat.


“Jika engkau hendak menuju tempat tidurmu (untuk tidur), maka berwudhulah seperti engkau berwudhu untuk shalat, kemudian berbaringlahlah di rusukmu (bagian tubuhmu) sebelah kanan.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Posisi geografis Indonesia yang berada di bagian timur Ka`bah atau Mekah, maka arah kiblat Salat menghadap ke arah barat. Namun, bukan berarti tempat tidur dihadapkan ke arah barat, melainkan arahkan tempat tidur ke arah sebaliknya agar kaki tidak menghadap kiblat.

Posisi tempat tidur yang baik menurut Islam pertama adalah dengan mengarah ke selatan. Jangan letakkan posisi tempat tidur tepat menghadap pintu kamar yang langsung mengarah ke ruang tamu atau ruang keluarga.

Kriteria kamar tidur lainnya menurut Islam adalah tidak boleh memiliki perabotan yang terlalu mewah dan nyaman yang dapat menyebabkan tidur berlebihan dan membuat penghuninya menjadi malas.

“Keadaan kamar tidur di rumah (umat) Muslim dan perabotannya harus mendorong dan memfasilitasi tradisi Islam untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal dalam keadaan segar dan segar untuk salat Subuh, dan bahkan lebih awal untuk salat malam sunnah,” tulis Islami City seperti yang dikutip pada Selasa (19/3/2024).

Hindari melengkapi Kamar tidur dengan gaya perabotan atau aksesori yang memperlihatkan elemen hiburan. Hal ini dikhawatirkan dapat menghambat penghuninya untuk lebih produktif dan beribadah.

Buat kamar tidur yang dapat membantu penghuninya lebih cepat beristirahat dan merasa aman ketika beribadah.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Meski Nyaman, Menaruh TV di Kamar Bisa Ganggu Kesehatan



Jakarta

Menonton TV di kamar tidur memang menyenangkan, apalagi setelah lelah seharian beraktivitas dan ingin bersantai menonton TV sebelum tidur. Oleh karena itu, banyak orang yang sengaja meletakkan TV di kamar tidur.

Namun, ternyata memasang TV di kamar tidur kurang baik bagi kesehatan. Menurut ahli pengobatan alternatif dari Tiongkok Tsao Lin Moy, seperti dikutip dari situs Homes and Gardens, beberapa barang elektronik justru tidak boleh disimpan di kamar tidur, termasuk televisi.

“TV di kamar tidur dianggap sebagai feng shui yang buruk. Layar TV atau komputer tidak boleh berada di kamar tidur, keduanya merupakan portal ke dunia luar dan secara energetik keduanya mengundang orang asing ke kamar tidur anda,” ujar Moy.


TV memiliki energi yang kuat karena merupakan objek yang merangsang dan ketika dinyalakan terdapat suara serta cahaya terang. Bahkan, ketika TV dimatikan, TV masih menyimpan energi aktif. Hal ini yang tidak boleh ada di kamar tidur.

Adanya TV di kamar membuat suasana kamar menjadi tidak nyaman atau tidak sehat. Menurut Moy, saat memasuki kamar yang ada TV nya dapat membuat perasaan menjadi gelisah, kacau, dan lelah. Hal ini karena menurut feng shui, semua perangkat elektronik seperti TV, komputer, dan ponsel memiliki cahaya biru yang memengaruhi kualitas tidur.

“Cahaya biru dari layar dapat mengganggu ritme sirkadian, jam biologis, dan pada akhirnya mengganggu kesehatan kita secara keseluruhan. Layar juga dapat memicu kecemasan,” tambah Moy.

Juru bicara Simple Shui Amanda Gibby Peters juga menyatakan persetujuannya bahwa TV dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

“TV mengeluarkan gelombang elektromagnetik yang kuat yang dapat mengganggu tidur. Hal ini dapat bermanifestasi sebagai ketidakmampuan untuk tertidur. Selain itu, bisa membuat merasa gelisah dan merasa pikiran menjadi lebih intens di malam hari,” kata Peters.

Lantas, apakah TV benar-benar tidak boleh diletakkan di kamar tidur?

Hal ini bergantung pada preferensi pribadi masing-masing pemilik kamar. Sebab, sebagian orang merasa kamar tidur adalah tempat yang multifungsi sehingga tetap perlu berkoneksi dengan dunia luar melalui TV atau ponsel.

Dikutip dari Ideal Home, pakar perabotan kamar tidur Ashley Hainsworth, menyarankan sebaiknya untuk kamar anak tidak perlu dipasang TV untuk kenyamanan tidur mereka.

“Anak-anak khususnya harus menghindari meletakkan TV di kamar tidur mereka, karena dapat berdampak negatif pada kesehatan, rentang perhatian, dan kemampuan mereka untuk tidur nyenyak,” ujar Ashley.

Bahkan, studi pada tahun 2019 membuktikan bahwa anak-anak yang memiliki TV di kamar tidur mereka rata-rata memiliki durasi tidur lebih pendek dibandingkan dengan anak-anak yang tidak memiliki TV di kamar tidurnya.

Akan tetapi, jangan khawatir, bagi pemilik rumah yang memang sengaja meletakkan TV di kamar tidur terdapat solusi yang bisa dilakukan untuk tetap menjaga kualitas tidur.

“Saya menyarankan untuk mencabut kabel TV di malam hari untuk mengurangi medan elektromagnetik di sekitar saat tidur. Jika kamar tidur cukup besar, maka cobalah membatasi TV agar dapat ditonton dari tempat duduk yang terpisah dari tempat tidur,” kata Dr. Yang, praktisi Feng Shui.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Hal yang Bikin Kamar Tidur Terasa Lebih Nyaman


Jakarta

Kamar tidur merupakan salah satu ruangan yang penting di dalam rumah. Sayangnya, masih ada beberapa orang yang kurang peduli dalam merawat kamar tidurnya.

Padahal, kamar tidur yang bersih dan nyaman dapat membantumu istirahat lebih nyenyak dan bangun tidur terasa lebih segar. Selain itu, kamar tidur juga dapat memengaruhi mood karena kondisi kamar yang berantakan bisa bikin stres dan kesal.

Lantas, bagaimana cara membuat kamar tidur terasa nyaman kembali? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Cara Ini Bisa Bikin Kamar Tidur Terasa Nyaman

Kamar tidur sudah seharusnya menjadi tempat yang nyaman karena digunakan untuk tidur. Namun, kalau kondisi kamar tidak mendukung maka bikin kamu jadi kesulitan untuk beristirahat.

Dilansir situs Kitchens by Emma Reed, Kamis (15/5/2025), berikut sejumlah cara yang bikin kamar tidur terasa nyaman:

1. Pilih Warna Cat Putih

Cara yang pertama adalah dengan memilih warna cat putih untuk kamar tidur. Warna ini dinilai mampu menciptakan kamar tidur yang nyaman untuk ditempati.

Kamu bisa menambahkan beberapa dekorasi seperti selimut rajut tebal, tirai, atau bantal agar kamar tidur tidak terlihat kaku dan membosankan. Pilih warna-warna yang sedikit kontras untuk dekorasi kamar tidur, seperti abu-abu, hitam, atau cokelat.

2. Tambah Material yang Hangat dan Alami

Kamar tidur bisa terasa nyaman jika ditambahkan berbagai tekstur hangat dan material alami, seperti kayu, linen, rotan, anyaman, atau batu-batuan. Misalnya, kamu bisa menempatkan dekorasi anyaman yang ditempel di dinding kamar atau memasang ornamen kayu di dekat pintu kamar.

3. Memasang Karpet

Beberapa orang memilih tidak memasang karpet di kamar tidur. Padahal, benda ini dapat memberikan kesan nyaman dan hangat, terutama bagi kamu yang tinggal di udara sejuk atau dingin.

Namun, pastikan kamu membersihkan karpet secara rutin dengan memakai vacuum cleaner. Sebab, karpet bisa menjadi sarang debu dan kotoran yang dapat menempel di kaki.

4. Pilih Lampu Kamar yang Hangat

Pemilihan warna lampu yang tepat juga membantu menambah suasana nyaman pada kamar tidur. Sebaiknya pilih lampu dengan warna hangat agar tidak terlalu silau ketika baru bangun tidur.

Jika punya dana lebih, kamu bisa memasang lampu pintar (smart lamp) di kamar tidur. Lampu ini memiliki berbagai fitur, salah satunya dapat diatur warna dan tingkat kecerahannya.

5. Pilih Seprai Berkualitas

Tak hanya soal penampilan interiornya, kamar tidur juga terasa nyaman jika kamu membeli seprai yang berkualitas. Adapun beberapa jenis bahan seprai yang cocok untuk kasur, mulai dari katun, linen, hingga sutra.

Meski harganya memang jauh lebih mahal, tapi pemilihan bahan seprai yang tepat dapat memberikan kenyamanan sehingga tidur jadi lebih nyenyak.

6. Pasang Tanaman Hias Kecil

Hadirnya tanaman di dalam kamar tidur dapat memberikan nuansa alami dan menenangkan. Namun, detikers tak perlu membeli tanaman yang berukuran besar, cukup tanaman hias kecil seperti lavender atau kaktus agar bisa mempercantik ruangan.

Demikian enam hal yang bikin kamar tidur jadi terasa lebih nyaman. Semoga bermanfaat!

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

3 Trik Dekorasi Agar Ruangan Kecil Terasa Lega


Jakarta

Ruangan kecil di dalam rumah bisa dibuat terasa lebih lega. Penghuni rumah bisa melakukannya tanpa harus merombak bangunan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membuat ruangan kecil terasa lega. Salah satu caranya adalah dengan pencahayaan.

Cahaya merupakan kunci untuk membantu ruangan terasa dan tampak lebih besar. Pemilik rumah bisa pertimbangkan untuk menggunakan lampu di plafon dengan lampu dinding atau lampu meja.


Jika di ruangan tersebut ada jendela, jangan pakai gorden yang tebal. Cukup pakai yang tipis agar memungkinkan banyak cahaya yang masuk.

Selain itu masih ada beberapa cara lainnya untuk membuat ruangan terasa lebih besar. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

Pertimbangkan Permukaan yang Memantulkan Cahaya

Agar ruangan kecil terasa luas bisa dengan memainkan peran cahaya. Kalau hanya ada jendela kecil di ruangan tersebut, penghuni rumah bisa mempertimbangkan permukaan yang memantulkan cahaya untuk menerangi ruangan, misalnya cermin.

Posisi cermin bisa digantung di dinding, ditaruh di lantai, dan posisikan menghadap jendela atau lampu agar efeknya lebih maksimal. Selain itu, bisa juga dengan mengecat dinding dan langit-langit ruangan dengan warna putih untuk membantu memantulkan cahaya.

Simpan Barang-barang

Penghuni rumah bisa menyimpan barang-barang agar tidak terlihat berantakan, misalnya ditaruh di kursi yang memiliki ruang penyimpanan atau di laci meja.

Pakai Perabotan yang Bisa Disimpan

Hal ini tentunya bisa menghemat ruang karena perabotan yang ada bisa disimpan untuk menghemat ruang. Misalnya pada sebuah ruangan, tempat tidur yang ada bisa dinaik-turunkan dari dinding. Jadi ketika ada tamu, pemilik rumah bisa langsung menurunkan kasur yang disandarkan ke dinding.

Bisa juga dengan menggunakan sofabed. Sofa bisa digunakan untuk duduk-duduk santai tapi bisa juga digunakan sebagai kasur apabila dibutuhkan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar ruangan kecil terasa lega. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Warna Cahaya Lampu Kamar yang Dianjurkan biar Tidur Makin Nyenyak


Jakarta

Umumnya warna lampu di kamar adalah putih. Warna ini dipercaya sebagai warna cahaya paling terang dan memiliki jangkauan yang lebih luas ketika menyala. Ternyata putih bukanlah warna cahaya terbaik untuk dipakai di kamar tidur.

Bagi yang masih merasa semua warna cahaya lampu sama saja bagi kesehatan, faktanya tidak lho. Dilansir dari Healthline, jenis cahaya tertentu dapat memengaruhi suasana hati dan kualitas tidur. Hal ini yang mendasari adanya nasihat sebelum tidur kita harus menghindari cahaya terang.

Melatonin adalah hormon yang sebagian besar mengendalikan siklus tidur-bangun alami tubuh. Fotoreseptor khusus di mata akan mengirimkan informasi kembali ke otak dan memengaruhi produksi melatonin. Reseptor ini paling sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang sekitar 450 hingga 480 nanometer (nm). Menurut kebanyakan orang, cahaya ini tampak biru.


Untuk mengetahui jenis cahaya lampu yang baik di kamar tidur, dilansir Sleep Foundation berikut beberapa warna cahaya yang baik dan warna cahaya yang buruk untuk tidur.

Warna Cahaya Lampu Terbaik untuk Tidur

Cahaya Merah

Lampu dengan warna cahaya merah tidak mempengaruhi ritme sirkadian, warna cahaya ini bagus digunakan di malam hari. Paparannya dapat meningkatkan kualitas tidur dan meningkatkan produksi melatonin. Saat bangun tidur, tubuh tidak merasa lelah dan linglung.

Cahaya Kuning dan Oranye

Cahaya berwarna kuning dan oranye redup memiliki dampak kecil pada ritme sirkadian dan merupakan pilihan yang baik untuk digunakan di malam hari. Sama seperti warna merah, paparan cahaya kuning dan oranye dapat meningkatkan produksi melatonin, terutama jika dibandingkan dengan warna yang lebih dingin.

Warna Cahaya Lampu Terburuk untuk Tidur

Cahaya Biru

Seperti yang disebutkan sebelumnya reseptor cahaya di mata sensitif terhadap cahaya dengan panjang gelombang sekitar 450 hingga 480 nanometer (nm). Cahaya tersebut merupakan biru. Warna cahaya ini mempengaruhi ritme sirkadian, menekan melatonin, dan mengaktifkan ritme sirkadian untuk membantu tubuh tetap waspada.

Cahaya biru jika digunakan terus menerus dapat memberikan efek pada tubuh jika kamar tersebut masih siang. Hal ini mengganggu ritme sirkadian dan mengurangi kualitas tidur.

Cahaya biru juga bisa muncul dari paparan perangkat elektronik, seperti ponsel, laptop, TV, hingga komputer.

Cahaya Hijau

Meskipun tidak begitu berpengaruh seperti cahaya biru, warna satu ini juga dapat mengurangi produksi melatonin. Jadi sebaiknya menghindari pemakaian cahaya lampu hijau pada kamar.

Itulah aturan jenis warna cahaya lampu di kamar yang dianjurkan dan dilarang, semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com