Tag Archives: toilet

Penyebab Toilet Duduk Goyang dan Cara Memperbaikinya



Jakarta

Toilet yang goyang bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menyebabkan masalah lebih serius jika dibiarkan.

Jika kamu mengalami masalah ini, jangan khawatir, simak panduan ini yang akan membahas langkah-langkah mudah untuk memperbaiki toilet yang goyang. Dengan begitu kamu dapat kembali menikmati fasilitas kamar mandi kamu dengan aman dan nyaman.

Penyebab Umum

Melansir This Old House, terdapat berbagai faktor yang dapat menimbulkan masalah ini. Penting untuk mengidentifikasi penyebab ketidakstabilan tersebut agar kamu dapat menentukan metode perbaikan yang paling efektif dan mencegah terulangnya masalah di masa depan.


Baut Toilet

Baut toilet berfungsi untuk menahan toilet pada flens lantai. Seiring berjalannya waktu, baut ini dapat menjadi longgar, yang menyebabkan toilet menjadi goyang. Mengencangkan baut ini biasanya merupakan solusi yang paling sederhana dan seharusnya menjadi langkah pemeriksaan pertama kamu.

Permukaan yang Tidak Rata

Dalam beberapa situasi, lantai di bawah toilet bisa saja tidak rata, yang mengakibatkan toilet menjadi goyang. Hal ini sering terjadi pada rumah-rumah tua di mana lantainya mungkin telah mengalami penurunan seiring waktu.

Untuk mengatasi masalah ini, kamu mungkin perlu menambahkan ganjal di bawah toilet atau meratakan lantainya.

Flens yang Rusak

Flensa toilet adalah bagian yang menghubungkan toilet dengan sistem pipa pembuangan. Jika flens ini mengalami kerusakan atau korosi, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakstabilan pada toilet.

Oleh karena itu, perbaikan atau penggantian flensa mungkin diperlukan untuk mencegah toilet menjadi goyang.

Bahan dan Alat

Sebelum memulai proses perbaikan, pastikan kamu telah mengumpulkan alat dan bahan berikut seperti, kunci pas yang dapat disesuaikan, dempul opsional, tingkat, gergaji besi mini, baut dan tutup lemari baru, cincin lilin baru atau paking karet fleksibel, kape, serta ganjalan toilet.

Langkah-langkah Memperbaiki Toilet

Untuk memperbaiki toilet yang goyang, pertama-tama matikan pasokan air dan siram toilet untuk mengosongkan tangki dan mangkuk. Setelah itu, putuskan sambungan saluran pasokan air dan lepaskan tutup dekoratif yang menutupi baut lemari di dasar toilet.

Selanjutnya, kendurkan dan lepaskan mur serta ring dari baut lemari, kemudian angkat toilet dengan hati-hati dan letakkan di atas kain lap. Setelah itu, periksa cincin lilin dan flens untuk kerusakan atau keausan, serta bersihkan flens dan area sekitarnya.

Kemudian, pasang baut lemari baru ke flens dan pasang cincin lilin baru atau paking karet fleksibel pada flensa. Setelah semua terpasang, turunkan toilet kembali ke flens dengan sejajar pada baut lemari yang baru, lalu gunakan waterpass untuk memastikan toilet terpasang rata di lantai.

Jika diperlukan, masukkan ganjal toilet untuk meratakannya, dan amankan toilet dengan mengencangkan mur pada baut lemari secara bergantian agar tekanan merata.

Setelah itu, potong sisa panjang baut lemari menggunakan gergaji besi mini, ganti tutup dekoratif di atas baut lemari, sambungkan kembali saluran pasokan air, dan nyalakan air. Terakhir, siram toilet untuk memeriksa apakah ada kebocoran atau goyangan yang masih terjadi.

Mengatasi Bawah Toilet yang Tidak Rata

Dalam beberapa situasi, lantai di bawah toilet bisa jadi tidak rata. Kondisi ini memerlukan langkah-langkah tambahan agar pemasangan toilet menjadi stabil.

Memakai Shim

Shim adalah alat yang digunakan untuk menyesuaikan dan menstabilkan posisi toilet yang goyang, jika lantai sangat tidak rata, kamu mungkin perlu menggunakan beberapa ganjal untuk memastikan toilet terpasang dengan benar.

Tempatkan ganjal di berbagai titik di sekitar dasar toilet sampai posisinya rata dan tidak goyang.

Terapkan Dempul

Walaupun tidak selalu diperlukan, menerapkan sedikit dempul di sekitar dasar toilet dapat membantu menyamarkan ganjal dan memberikan lapisan stabilitas tambahan.

Namun, beberapa tukang ledeng lebih memilih untuk tidak menutup bagian belakang dengan dempul agar lebih mudah mendeteksi kebocoran.

Memeriksa Flens

Setelah toilet diangkat, periksa flens dengan teliti untuk mencari tanda-tanda kerusakan, seperti retakan atau korosi. Jika flens mengalami kerusakan, perlu dilakukan perbaikan atau penggantian agar pemasangan toilet tetap stabil.

Pilihan Perbaikan Flens

Untuk kerusakan flens yang kecil, terdapat perlengkapan perbaikan yang dapat memperkuat flens yang ada. Namun, jika kerusakannya parah, mungkin perlu mengganti seluruh flens, yang merupakan proses lebih kompleks dan mungkin memerlukan bantuan dari profesional.

Mencegah Goyang Kembali

Untuk menjaga toilet tetap stabil dan mencegah goyangan di masa mendatang, periksa dan kencangkan baut-baut lemari secara berkala, hindari penggunaan produk pembersih yang keras yang dapat merusak cincin lilin atau flensa, serta tangani segera tanda-tanda ketidakstabilan untuk mencegah masalah yang lebih serius.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Tisu, Air Sabun Juga Nggak Boleh Dibuang ke Toilet, Bisa Meledak!



Jakarta

Ketika kamu mandi atau buang air, pernah tidak membuang air sabun ke dalam closet? Mungkin kamu berpikir air sabun dapat membersihkan permukaan dan dalam closet, padahal cara ini justru dapat merusak saluran air. Lho, kenapa?

Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.


Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

“Kita semua pernah melihat kotoran yang ditinggalkan pelembut kain di laci mesin cuci. Lama kelamaan akan meninggalkan lapisan lengket yang dapat menggumpal dan menyumbat mesin cuci Kamu,” kata Izzy Shulman, Direktur Plumbers4U, dikutip Selasa (26/11/2024).

“Beberapa pelembut kain bahkan mungkin mengandung bahan beracun seperti benzil asetat dan etanol. Jadi dari sudut pandang lingkungan, memasukkannya langsung ke dalam tangki toilet tidak akan berdampak baik bagi ekosistem air,” lanjutnya.

Cairan yang Aman Dibuang ke Toilet

Setelah ini cairan yang boleh dibuang ke toilet terutama pada saat bersih-bersih hanya produk yang memang dibuat untuk membersihkan toilet. Kemudian, jika ada noda yang membandel atau timbul noda kerak yang sulit dibersihkan dengan air dan digosok, kamu boleh memakai bahan pembersih yang lebih ampuh. Sebagai contoh soda kue dan cuka putih.

Caranya dengan mencampurkan cuka putih dan soda kue. Kemudian tuang ke mangkuk toilet. Tunggu selama 10 menit, sikat, lalu bilas dengan air bersih. Pastikan tidak ada busa yang terlihat lagi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Mudah Hilangkan Bau Tak Sedap di Kamar Mandi, Pernah Coba?


Jakarta

Salah satu masalah yang sering ditemukan di kamar mandi adalah bau. Sebenarnya ini hal lumrah terjadi mengingat kamar mandi adalah ruangan untuk bersih-bersih dan buang air. Namun, kamu tetap perlu solusi untuk mengatasi bau tidak sedap yang sering tercium di kamar mandi.

Mencegah kamar mandi berbau juga bagian dari standar kebersihan kamar mandi. Apabila kamar mandi harus dan bersih baik kamu dan tamu yang akan menggunakan kamar mandi tidak akan terganggu dan mual selama di dalam sana.

Dikutip dari Apartment Therapy, begini tips membuat kamar mandi wangi.


1. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

Kunci kebersihan kamar mandi adalah dengan sering membersihkannya. Membersihkan kamar mandi dari kotoran secara rutin akan sangat membantu mencegah timbulnya bau. Mulai dari lantai, dinding, gayung, ember, shower, toilet, hingga saluran pembuangannya harus dibersihkan. Jika terdapat wastafel dan cermin di dalam kamar mandi, bagian ini juga tidak boleh dilewatkan.

2. Buat Sirkulasi Udara

Sirkulasi ruangan yang baik dapat menghilangkan bau tidak sedap. Meskipun kebanyakan kamar mandi ukurannya kecil, kamu tetap perlu membuat sirkulasi pada salah satu sisinya agar kamar mandi tidak lembap dan tidak pengap. Kamu juga bisa menambahkan kipas exhaust atau membuka jendela dan pintu sesering mungkin.

3. Hilangkan Bau di Toilet

Sebenarnya bau dari toilet bisa hilang setelah beberapa menit. Namun, apabila kamar mandi tersebut akan langsung dipakai setelah kamu keluar, pasti malu rasanya mereka mencium bau yang tidak sedap.

Kamu bisa menetralisir bau dengan bahan pembersih alami seperti soda kue dan cuka. Cukup tambahkan sekitar satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan, dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, tuangkan secangkir cuka putih, tunggu lima menit, dan bilas dengan air panas.

4. Beri Pengharum Ruangan

Pengharum ruangan juga penting diletakkan di kamar mandi. Kamu bisa memakai pengharum semprot atau yang hanya perlu diletakkan saja. Namun, pastikan bau yang kamu pilih tidak begitu mengganggu saat dihirup.

5. Tidak Meletakkan Handuk di Kamar Mandi

Terkadang sumber bau apek bisa berasal dari handuk yang lembap. Kalau kamu terbiasa meninggalkan handuk di kamar mandi, pastikan untuk sering menggantinya. Namun, sebaiknya handuk yang basah dijemur dahulu dan dibawa saat hendak digunakan.

6. Pajang Tanaman Hias

Tanaman hias bukan hanya untuk pajangan, melainkan bisa sebagai filter udara. Bahkan beberapa tanaman hias juga menguarkan bau yang wangi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Toilet Nggak Bisa Disiram Bikin Jengkel, Ini 5 Biang Keroknya



Jakarta

Salah satu masalah umum yang sering terjadi pada toilet adalah sistem penyiraman yang tidak berfungsi. Kejadian ini pastinya akan sangat menjengkelkan bagi penghuni rumah.

Penyiraman toilet tidak berfungsi karena alasan, seperti rantai yang terputus, penutup yang rusak, level air rendah, pelampung yang rusak, sumbatan pada tepi saluran, atau sekedar penyumbatan saluran pembuangan yang perlu dibersihkan dengan penyedot.

Dilansir dari The Spruce, berikut penjelasan beberapa penyebab toilet tidak bisa disiram yang membuat aktivitas kamu terganggu.


Tuas Terputus

Jika toilet memiliki sistem tuas penyiraman, ada kemungkinan tuas tersebut telah terlepas dari penutup. Tuas tersebut biasanya terpasang pada penutup dengan rantai yang longgar.

Untuk memperbaikinya, lepaskan tutup tangki toilet dan periksa apakah tuas serta penutup masih terhubung. Jika rantai terlepas, pasang kembali dan uji penyiraman toilet. Jika rantai rusak atau putus seluruhnya, kamu harus menggantinya.

Toilet Tersumbat

Sumbatan merupakan salah satu masalah paling umum yang menyebabkan toilet tidak dapat disiram. Kebanyakan penyumbatan toilet disebabkan oleh terlalu banyak tisu toilet yang menyumbat saluran pembuangan dan mencegah pembuangan limbah tambahan.

Kamu bisa mengatasinya menggunakan penyedot untuk mendorong udara dan air melalui saluran pembuangan, sehingga sumbatan dapat disingkirkan. Sebelum memulai, pastikan level air di mangkuk toilet cukup rendah sehingga penyedotan tidak akan meluap.

Pelampung Rusak atau Terhalang

Pelampung biasanya diletakkan di atas air dalam tangki toilet. Saat air mencapai level tertentu, pelampung akan menutup katup pengisian, sehingga air tidak dapat masuk ke tangki.

Kamu dapat menyelesaikan masalah ini dengan mengganti pelampung, membuang segala penghalang, atau mengatur ketinggian pelampung sehingga toilet terisi cukup banyak untuk menyiram toilet.

Penyumbatan Rim Jet

Rim jet adalah lubang kecil di bagian bawah tepi mangkuk toilet. Toilet akan kesulitan menyiram jika lubang ini tersumbat oleh endapan mineral atau kotoran.

Bersihkan jet dengan cuka dan sikat toilet atau sikat gigi bekas untuk memecah endapan mineral dan menghilangkan sumbatan pada rim jet.

Flapper yang Rusak

Pembilasan yang lemah dapat menjadi tanda katup yang rusak atau tidak berfungsi. Katup berfungsi untuk menutup celah antara tangki toilet dan mangkuk toilet, serta jika katup melengkung atau robek maka air akan mengalir dari tangki ke mangkuk toilet.

Toilet tidak dapat menyiram dengan baik jika tangki airnya tidak cukup. Untuk mengatasi masalah ini, belilah katup toilet baru yang kompatibel dengan rakitan katup pembilas yang ada.

Lepas dan ganti katup lama, lalu periksa apakah tangki toilet terisi dengan baik. Setelah penuh, siram toilet untuk memastikan semuanya berfungsi kembali.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Ternyata Ini Alasan Orang Barat Ogah Pakai Kloset Jongkok!



Jakarta

Terdapat dua jenis kloset yakni kloset jongkok dan duduk. Namun jika kamu perhatikan, jenis kloset yang banyak dipakai adalah kloset duduk, terutama di negara-negara di Eropa dan Amerika. Lantas, apa alasan kloset jongkok jarang ditemui di sana?

Dilansir situs Jialifu Cubicle, ada beberapa alasan mengapa orang barat jarang menggunakan kloset jongkok, begini penjelasannya.

1. Kloset Jongkok Dinilai Tak Higienis

Kloset jongkok yang tidak memiliki penutup di atasnya, membuat orang barat khawatir saat menyiram atau buang air, ada cipratan air yang mengenai pakaian atau lantai kamar mandi. Mereka melihat bentuk kloset jongkok tidak higienis.


Selain itu, mereka melihat postur jongkok tidak nyaman. Mereka takut tergelincir saat menggunakannya, apalagi tubuh orang-orang barat rata-rata lebih besar dari orang-orang Asia.

2. Khawatir Ada Barang Bawaan Jatuh

Alasan selanjutnya mengapa jarang ditemui kloset jongkok di negara-negara Eropa dan Amerika adalah keamanannya. Biasanya mereka menyimpan barang-barang di kantong celana, seperti ponsel dan dompet. Mereka khawatir barang bawaan mereka bisa terjatuh ke dalam kloset ketika mereka jongkok.

3. Sulit Berdiri Setelah Jongkok

Selain posisinya yang sulit bagi mereka, ketika berdiri juga mereka merasa kesulitan. Mereka khawatir setelah berjongkok lama, kaki terasa mati rasa (kesemutan). Dengan memakai kloset duduk, mereka bisa melakukan aktivitas lainnya seperti membaca buku, bermain ponsel, dan lainnya dengan lebih aman.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Pernah Lakukan 5 Hal Ini Kalau Nggak Mau Septic Tank Bermasalah!



Jakarta

Septic tank adalah tempat penampungan kotoran alias tinja sebelum airnya dikembalikan ke daerah resapan. Meski tak terlihat, septic tank perlu dirawat dan digunakan dengan baik agar tidak menimbulkan masalah.

Namun, masih banyak masyarakat yang awam soal cara merawat septic tank. Peneliti Utama Teknologi Lingkungan Kota Penelitian Teknologi Bersih LIPI Neni Sintawardani mengatakan septic tank yang sudah berbau, kepenuhan, dan mampet harus segera disedot karena dapat terjadinya kasus septic tank, misalnya terjadi ledakan.

Lantas, apa saja hal yang perlu dihindari agar septic tank tetap terawat dan tidak menimbulkan masalah? Berikut lima kelalaian yang harus kamu tahu.


5 Hal yang Bikin Septic Tank Bermasalah

Inilah beberapa hal yang bisa bikin septic tank kamu bermasalah.

1. Desain yang Asal

Menurut Neni, septic tank yang efektif adalah septic tank yang didesain dengan memperkirakan volume jumlah limbah yang akan diproduksi oleh penghuni. Dengan begitu air limbah yang keluar masuk setelah proses dekomposisi bisa seimbang.

Septic tank harus terbagi menjadi minimal dua bagian, sebagai ruang penampungan dan ruang kedap udara untuk penguraian limbah oleh bakteri.

“Jika volumenya sesuai dengan apa yang masuk dan desainnya tidak satu ruang, jadi minimal dua orang, itu biasanya lebih aman stabil. Tidak perlu dilakukan penyedotan terlalu sering,” kata Neni beberapa waktu lalu.

2. Ventilasi Tak Terawat

Neni mengatakan bahwa ada beberapa kasus sang penghuni rumah tidak mengetahui di mana letak septic tank mereka. Biasanya pada kasus seperti ini, ventilasi septic tank tidak terawat rawan terselimuti sampah akibatnya gas dari penguraian bakteri tertimbun di septic tank tidak adanya saluran keluar.

“Di mana ada lubang saluran gas? Beberapa kasus saya lihat beberapa rumah karena ketidaktahuan lubang gasnya tertutup. Tertutup tanah, atau terlalu rendah, enggak tahu di mana letaknya. Nah itu lama lama tekanan gas kuat itu juga bisa meledak,” ucap Neni.

3. Bakar Dekat Ventilasi

Karena tidak tahu di mana letak septic tank, beberapa penghuni adakalanya tidak sadar meletakkan sumber api dekat dengan ventilasi septic tank. Sumber api bisa menjadi penyebab gas di septic tank meledak.

“Kalau kita tahu terpelihara oh di situ ada saluran gas. Ya, kita hindari dong jangan bakar-bakar di dekat situ karena kita tahu ada biogas,” ucap Neni.

4. Sedot Habis

Kesalahan selanjutnya yang menyebabkan septic tank cepat penuh adalah cara yang salah menyedot septic tank sampai habis. Diterangkan oleh Neni hal ini membuat bakteri pengurai berkurang banyak yang menyebabkan buruh waktu lebih lama sampai bisa mengerjakannya seperti semula.

“Mana ada bibit (bakteri pengurai). Lama lagi bibitnya,” ucap Neni.

5. Membuang Pembersih atau Antiseptik ke Septic Tank

Kesalahan lain adalah membuang limbah yang masih ada cairan antiseptik atau pembersih ke septic tank. Neni mengatakan bahwa saat kita sedang membersihkan toilet, banyak orang memakai antiseptik agar bersih tapi akibatnya hal ini bisa mematikan bakteri pengurai di septic tank.

“Kalau pakai sebulan sekali ya enggak apa-apa mungkin mati sedikit. tapi saya sendiri enggak pakai,” ucap Neni untuk cukup membersihkan toilet dengan air dan sikat saja.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Tak Perlu Pengharum Mahal, 6 Bahan Alami Ini Bisa Usir Bau Kamar Mandi!


Jakarta

Bau tak sedap terkadang sering terjadi di kamar mandi. Jika kondisi ini terjadi tentu membuat penghuni rumah maupun tamu yang berkunjung tidak nyaman.

Meski kamar mandi sudah dibersihkan, kadang-kadang bau tak sedap masih muncul juga. Nah, buat kamu yang punya masalah bau tak sedap di kamar mandi, bisa coba lawan dengan bahan alami berikut.

Mengutip dari Germany Brilliant, Homebliss, dan Livspace, berikut bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi.


1. Soda Kue

Untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam kamar mandi, kamu dapat meletakkan semangkuk kecil soda kue atau baking soda di dalam kamar mandi. Soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap bau tak sedap yang berada di dalam kamar mandi. Namun, jangan lupa menggantinya setiap bulan untuk memastikan kesegarannya. kamu bahkan bisa mengubahnya menjadi solusi alami.

2. Cuka

Cuka juga ampuh untuk menghilangkan bau kamar mandi. Kamu bisa campurkan sendok makan cuka putih, dengan campuran garam. Lalu, gosokkan campuran tadi pada area yang bau. Siram setelahnya menggunakan air untuk membersihkan sisa-sisa pembersihan.

Sementara itu, cuka putih juga dapat menghilangkan bau sekaligus membersihkan endapan toilet atau saluran air. Taruh cuka putih dalam mangkuk di kamar mandi dan gantilah setiap dua minggu sekali.

Atau kalian juga bisa menggosok permukaan yang kotor dengan cuka. Caranya adalah dengan mencampurkan cuka dengan garam dengan perbandingan 4:1.

3. Lemon

Trik lain untuk menjaga kamar mandi tetap segar adalah meletakkan irisan lemon di wastafel atau dekat toilet. Lemon bagus untuk menetralkan bau, bahkan akan membuat kamar mandi terasa segar dan nyaman. Ingatlah untuk mengganti irisan lemon seminggu sekali.

4. Minyak Esensial

Minyak esensial seperti lavender dan serai sangat bagus untuk menutupi bau kamar mandi yang paling kuat sekali pun. Jika kamu tidak memiliki diffuser untuk meletakkannya, cukup oleskan beberapa tetes di bola kapas dan letakkan di wadah sehingga aromanya dapat menyebar. Kamu harus mengganti bola kapas beraroma setiap minggu.

5. Kayu Manis

Siapa sangka? Jika bumbu dapur satu ini mampu mengusir bau tak sedap di kamar mandi. Dengan aroma yang kuat, kamu bisa taruh beberapa batang kayu manis di dalam wadah kemudian taruh di pojok kamar mandi.

6. Bubuk Kopi

Bubuk kopi memiliki bau yang khas dan bisa dengan efektif menghilangkan bau WC yang menguap. Caranya adalah dengan menaburkan bubuk kopi di lantai kamar mandi, diamkan sekitar 30 menit, kemudian bersihkan.

Namun cara tersebut mungkin bisa menghambat saluran air. Atau cara lain yang lebih aman adalah dengan meletakkan bubuk kopi di mangkuk dan biarkan dia bekerja.

Demikian 6 bahan alami yang ampuh lawan bau kamar mandi. Perlu dicatat, selain menggunakan bahan alami tersebut, kamu juga perlu memiliki sirkulasi udara yang baik di kamar mandi agar tidak bau. Sebagai contoh, kamu bisa membuka jendela kamar mandi atau menggunakan exhaust fan. Sebab, jika tidak memiliki sirkulasi udara yang baik maka bau tak sedap akan tetap terperangkap di dalam kamar mandi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Jurus Jitu Bersihkan Lumut di Kamar Mandi, Cukup Pakai Bahan Ini


Jakarta

Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang harus sering dibersihkan. Ruangan ini memiliki hawa udara yang lembap, sehingga menjadi tempat yang ideal buat ditumbuhi berbagai organisme termasuk lumut.

Tak hanya mengganggu estetika, lantai kamar mandi yang berlumut bisa membuat permukaan lebih licin. Hal ini tentunya bisa membahayakan penghuni rumah, apalagi lansia dan anak-anak yang rawan jatuh.

Lantas, bagaimana kalau kamar mandi sudah terlanjur berlumut? Tenang, kamu bisa membersihkannya dengan bahan-bahan yang biasa ada di rumah.


Bahan Pembersih Lumut di Kamar Mandi

Inilah beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi, dilansir dari Better Homes and Garden.

1. Cuka Putih

Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

2. Cairan Pemutih

Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

3. Boraks

Boraks yang dikenal sering disalahgunakan buat masak sebenarnya untuk pembersih, lho. Salah satunya, bisa kamu gunakan untuk membersihkan lumut di kamar mandi.

Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

Itulah cara membersihkan lumut di kamar mandi menggunakan bahan-bahan di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Ampuh! Ini Jurus Jitu Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset



Jakarta

Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang mudah kotor di rumah. Selain sering terkena air, ruangan ini juga terpapar kotoran, terutama pada lubang kosetnya.

Oleh karena itu, kamar mandi harus sering dibersihkan. Namun, lubang kloset bisa muncul kerak yang sulit dibersihkan. Kerak ini tidak dapat kalau sekadar disiram air dari flush.

Dilansir dari Simply Spotless, kerak tersebut bisa disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan kloset. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban kloset yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


Kerak pada kloset memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika kamu menemui kloset muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkannya, dikutip dari Real Simple.

Cara Membersihkan Kerak pada Lubang Kloset

Inilah cara membersihkan noda kerak yang membandel pada permukaan kloset.

1. Baking Soda dan Cuka

Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

2. Pasta Boraks

Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

Tips Mencegah WC Berkerak

Kloset kamu pastinya tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat.

Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Anjuran Posisi WC di Rumah dalam Islam, Benarkah Tak Boleh Hadap Kiblat?



Jakarta

Ajaran Islam mengatur cara hidup umatnya, termasuk soal buang hajat. Posisi WC di rumah pun ada anjurannya menurut ajaran Islam.

Disebutkan bahwa sebaiknya WC tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Apabila engkau ke WC, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya ketika kencing atau buang air besar.” (HR. Muslim).


Jika seseorang tidak punya pilihan selain menggunakan WC yang menghadap atau memunggungi kiblat, sebaiknya posisi badan agak sedikit menyamping. Dengan begitu, posisi tubuh saat buang air tidak benar-benar menghadap atau membelakangi kiblat.

Sementara itu, mayoritas ulama menilai kasus-kasus tersebut berlaku di area yang tidak memiliki dinding atau sekat tetap, dilansir dari islamcity.org. Selama ada tembok, WC yang menghadap atau membelakangi kiblat diperbolehkan ketika buang air besar maupun kecil.

Dikutip dari jatim.nu.or.id, tidak masalah memiliki kamar mandi yang WC-nya menghadap atau membelakangi kiblat. Pasalnya, kamar mandi dikelilingi tembok dan bangunan, sehingga WC boleh menghadap atau membelakangi kiblat.

Imam An-Nawawi pentarjih utama dalam Mazhab Syafi’i menguraikan panjang lebar khilafiyah dalam permasalahan ini. Disampaikan:

ﻣﺬﻫﺐ اﻟﺸﺎﻓﻊ ﺃﻥ ﺫﻟﻚ ﺣﺮاﻡ ﻓﻲ اﻟﺼﺤﺮاء ﺟﺎﺋﺰ ﻓﻲ اﻟﺒﻨﻴﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺳﺒﻖ ﻭﻫﺬا ﻗﻮﻝ اﻟﻌﺒﺎﺱ اﺑﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻤﻄﻠﺐ ﻭﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮ ﻭاﻟﺸﻌﺒﻲ ﻭﻣﺎﻟﻚ ﻭﺇﺳﺤﺎﻕ ﻭﺭﻭاﻳﺔ ﻋﻦ ﺃﺣﻤﺪ

Artinya: Mazhab Syafi’i mengatakan bahwa kencing menghadap kiblat adalah haram saat di tanah lapang dan boleh di dalam bangunan (kamar mandi, toilet). Ini adalah pendapat Abbas bin Abdul Muthalib, Ibnu Umar, Syu’bi, Malik, Ishaq dan satu riwayat Ahmad (Al-Majmu’ 2/81-82)

Selain itu, tempat WC disarankan agar berukuran cukup luas, sehingga penggunanya tidak bersentuhan dengan kotoran. Lalu, tersedia air yang cukup dan air mengalir untuk membersihkan tubuh serta WC.

Walaupun posisi WC yang menghadap atau membelakangi kiblat bukanlah dosa, ada baiknya memasang WC mengarah ke sisi lain saja.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com