Tag Archives: toilet

Liburan Murah Meriah di Kaki Gunung Sawal



Ciamis

Menghabiskan libur panjang long weekend di bulan Mei 2025, traveler bisa mencoba wisata curug Jami yang murah meriah di kaki gunung Sawal, Ciamis.

Curug Jami menjadi salah satu tempat wisata yang cukup ramai dikunjungi di Kabupaten Ciamis. Destinasi ini menawarkan wisata alam yang murah meriah.

Curug Jami berada di Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Jarak dari pusat perkotaan Ciamis sekitar 27 kilometer atau 40 menit perjalanan menggunakan kendaraan pribadi.


Meski berada di Ciamis, namun wisata alam ini lebih dekat ke Kota Tasikmalaya yang jaraknya hanya sekitar 20-30 menit saja. Akses jalan hot mix yang mulus membuat tempat destinasi ini mudah dikunjungi.

Curug Jami menawarkan panorama alam Gunung Sawal yang hijau. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 30 meter tersebut berasal dari mata air gunung. Curug ini menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto ria.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

Di sekitar lokasi Curug terhadap fasilitas yang tersedia seperti tempat parkir sepeda motor, mobil, Musala, toilet, gazebo (sewa Rp 5 ribu) untuk makan dan bersantai serta sejumlah warung makanan.

Tidak ada tiket masuk alias gratis untuk menikmati keindahan air terjun ini, pengunjung hanya dikenakan tarif parkir Rp 3 ribu.

Pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di alam liar, bisa juga mengunjungi Sungai Cibaruyan yang lokasinya tak jauh dari Curug Jami. Pengunjung cukup berjalan kaki ke bawah sekitar 5-10 menit. Tiket menuju area Sungai Cibaruyan tersebut hanya Rp 2 ribu per orang.

Di tempat tersebut pengunjung bisa merasakan dingin dan segarnya mata air pegunungan asli. Arus airnya yang cukup deras serta jernih membuat aktivitas berenang di alam bersama keluarga menjadi lebih seru dan asyik.

Pengunjung juga dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang disediakan oleh warga setempat. Mulai dari saung-saung untuk bersantai, kamar bilas, warung jajanan, hingga tempat duduk untuk nongkrong.

Dari pantauan di lokasi, terlihat ratusan pengunjung dari Ciamis dan Tasikmalaya memadati destinasi Curug Jami dan Sungai Cibaruyan. Mereka mengisi liburan dengan menikmati suasana alam sambil makan bersama. Beberapa di antaranya bermain air dan berenang di Sungai.

Suasana di destinasi wisata Curug Jami, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis di hari terakhir long weekend, Selasa (13/5/2025).Suasana di destinasi wisata Curug Jami Foto: Dadang Hermansyah/detikJabar

“Tahu curug Jami dari medsos, lagi cari-cari tempat wisata di Ciamis untuk ngisi libur panjang Minggu ini. Ketemu Curug jami, penasaran di medsos tempatnya sepertinya bagus jadi didatangi bersama anak dan keluarga,” ujar Ratna, pengunjung asal Linggasari, Ciamis.

Menurutnya, destinasi Wisata Alam Curug Jami ini sangat cocok untuk healing. Lokasinya di bawah Gunung Sawal dengan pemandangan hijau membuat pikiran menjadi tenang, di tambah dengan suasana sejuk dan teduh.

“Lokasinya pas untuk healing, tidak jauh dari kota juga murah apalagi aksesnya mudah, murah dan jalannya mulus,” katanya.

——–

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Cara ke Hutan Kota GBK: Jam Buka dan Fasilitasnya


Jakarta

Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) adalah salah satu ruang hijau yang hits di Jakarta. Luas areanya sekitar 9 hektare, dengan view kontras gedung tinggi dan hijau pepohonan.

Taman Kota GBK berada di di Pintu Tujuh Senayan, Jl. Jenderal Sudirman, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat.

Akses dan Rute ke Taman Kota GBK

Hutan Kota GBK menjadi alternatif wisata selain ke mal. Biasanya hutan kota itu menjadi tempat untuk menghabiskan waktu sore.Hutan Kota GBK menjadi alternatif wisata selain ke mal. Biasanya hutan kota itu menjadi tempat untuk menghabiskan waktu sore. (Grandyos Zafna/detikcom)

Masuk ke Hutan Kota GBK gratis (tidak dipungut biaya). Letaknya sangat strategis karena berada di jantung Jakarta, sehingga akses menuju Taman Kota GBK cukup mudah.


Taman ini bisa dijangkau menggunakan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Mengutip laman Jakarta Tourism dan catatan detikTravel, berikut adalah panduan untuk ke Taman Kota GBK:

1. Cara ke Hutan Kota GBK Naik TransJakarta

Halte terdekat dari Taman Kota GBK adalah Halte Polda Metro Jaya di dekat pintu 7 GBK. Selain itu, traveler juga bisa berhenti di Halte Senayan Bank DKI (dulu halte GBK).

Traveler bisa naik Transjakarta koridor 1 Jurusan Blok M-Kota atau koridor 3F Kalideres – Halte Senayan Bank DKI. Dari halte itu, traveler bisa melanjutkan dengan berjalan kaki untuk sampai ke Hutan Kota GBK.

  • Dari Jakarta Timur: Naik Transjakarta koridor 7 (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) – turun di Halte Transjakarta Cawang UKI – naik koridor 9C (Pinang Ranti-Senayan).
  • Dari Jakarta Barat dan Jakarta Selatan: Naik Transjakarta koridor 9 (Pluit-Pinang Ranti) – transit di Kuningan Barat – naik koridor 9C (Pinang Ranti-Senayan).
  • Dari Jakarta Utara: Naik Transjakarta koridor 12 (Tanjung Priok-Pluit) – turun di Halte Transjakarta Kota – naik koridor 1 (Kota-Blok M) turun di Halte Senayan Bank DKI (GBK) – dari Halte GBK, bisa masuk lewat pintu 5 di samping Mal FX atau pintu 6.

2. Cara ke Hutan Kota GBK Naik MRT

Jika naik MRT ke Taman Kota GBK maka turunnya di Stasiun MRT Istora Mandiri. Traveler bisa keluar dari stasiun yang dekat dengan pintu 6 GBK. Dari stasiun MRT Istora mandiri ke Hutan Kota GBK bisa jalan kaki sekitar 9 menit.

3. Cara ke Hutan Kota GBK Naik KRL

Jika menggunakan KRL ke Hutan Kota GBK, traveler bisa turun di stasiun Palmerah. Dari stasiun, traveler bisa melanjutkan perjalanan dengan ojek online.

4. Cara ke Hutan Kota GBK dengan Kendaraan Pribadi

Jika menggunakan kendaraan pribadi, traveler bisa memasuki area kompleks GBK dan mencari area Parkir Selatan GBK. Sementara, sepeda motor bisa diparkir di area Stadion Akuatik dan Helipad.

Jam Buka Hutan Kota GBK

Cara ke Taman Kota GBK Naik MRTHutan Kota GBK. (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Hutan Kota GBK buka setiap Selasa-Minggu dengan dua shift dalam satu hari, yakni mulai pukul 06.00-10.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB. Jadwal itu tercantum pada papan informasi di depan Hutan Kota GBK.

Fasilitas Hutan Kota GBK

Tersedia banyak fasilitas di Hutan GBK, di antaranya:

  • Area kolam trembesi dengan konsep alas kayu di atasnya.
  • Jogging track
  • Bangku taman
  • Ruang ganti
  • Toilet
  • Foodcourt.

Pengunjung juga bisa bawa makanan ke Hutan Kota GBK. Namun, perlu diingat jika membawa makanan dan minuman selalu jaga kebersihan dan buang sampahnya ya.

(khq/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Toilet Transparan Keren ala Jepang di Jakarta, Ada Water Heaternya!



Jakarta

Toilet transparan serupa di Jepang ternyata ada juga di Jakarta. Kalian bisa mencobanya di dekat Stasiun BNI City (Sudirman). Ada water heaternya pula!

Pernah nonton film Perfect Days? Film garapan sutradara Wim Wenders ini mempertontonkan keindahan toilet-toilet umum di Jepang. Bukan cuma sekadar fungsi saja, tapi juga estetika.

Di Indonesia juga ada loh toilet keren ala-ala film itu, letaknya berada di dekat Stasiun BNI City (Sudirman), Jakarta Pusat.


Jika kamu sudah menonton film Perfect Days, di scene film tersebut ada salah satu toilet transparan yang unik juga keren. Banyak orang dalam film itu yang bingung ketika hendak menggunakannya karena takut terlihat oleh orang-orang di luar.

Namun tak perlu khawatir karena setelah masuk dan mengunci pintu, kaca yang awalnya tembus pandang akan langsung berubah dan tak terlihat dari luar.

Toilet Transparan di JakartaToilet Transparan di Jakarta Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Toilet di dekat Stasiun BNI City memiliki empat bilik dengan berbagai warna, yaitu biru, merah, dan kuning. Saat berkunjung ke toilet tersebut, Senin (24/6), tim detikTravel langsung teringat kepada film Perfect Days itu.

Toilet transparan ini menyuguhkan pengalaman yang berbeda dari toilet umum yang biasa ada di Indonesia. Tak ada kesan jorok seperti biasanya, bahkan sekilas jika dilihat dari jauh toilet ini seperti gerai-gerai ATM.

Untuk bisa menggunakan toilet ini pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 5.000, bisa bayar menggunakan melalui barcode atau cash. Rasa penasaran untuk mencobanya pun hadir.

Setelah ketika masuk ke dalam toilet, memang tembus pandang dan seperti tak ada privasi. Tapi ketika pintu sudah ditutup dan menguncinya, kaca pintu tersebut langsung berubah menjadi buram dan nggak tembus pandang lagi.

Di dalam toilet pun keadaannya bersih jadi nyaman untuk digunakan, yang paling the best dari fasilitas toilet ini adalah adanya water heater.

Ya, memang toilet ini juga bisa digunakan masyarakat umum untuk mandi. Petugas housekeeping toilet, Ade Saputra mengatakan kebanyakan masyarakat menggunakan toilet ini memang untuk mandi.

“Emang buat mandi kebanyakan pendatang yang ke sini buat mandi,” katanya.

Toilet transparan ini tak kalah dengan toilet-toilet premium layaknya di mall besar atau hotel bintang lima, fasilitas penunjang seperti shower hingga toilet duduk juga tersedia di toilet transparan ini.

Toilet Transparan di JakartaToilet Transparan di Jakarta Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Ade menerangkan toilet ini biasanya ramai digunakan pada saat weekend atau pada saat terdapat event.

“Pas weekend atau pas acara-acara event aja pasti ramai yang ke sini,” katanya.

Toilet transparan seperti di Jepang ini beroperasi sejak pagi hingga malam, mulai dari jam 06.00 sampai 22.00 WIB.

Toilet umum yang sudah ada sejak dua tahun lalu itu menurut Ade banyak yang penasaran dan ingin mencobanya, terlebih toilet transparan ini juga sempat viral di media sosial.

Jika kamu ingin mencoba pengalaman toilet transparan ini jika bermula dari Stasiun BNI City, kamu tinggal berjalan menaiki tangga ke arah jalan raya lalu ambil sebelah kanan untuk melewati tulisan creative zone. Setelah itu tinggal lurus dan akan menemukan toilet transparan ini yang terletak di sebelah kanan.

Sebagai informasi, toilet transparan ala Jepang ini digarap oleh Jakarta Experience Board (JXB) yang bekerja sama dengan Mister Loo sebuah perusahaan asal Swiss yang berfokus pada pembuatan toilet umum dengan kualitas premium.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Rasakan Pengalaman Jadi Warlok Desa Taro Bisa Menginap di Homestay Ini



Gianyar

Traveler memiliki kesempatan untuk merasakan menjadi warga lokal atau warlok di Desa Taro, Tegallalang, Gianyar, Bali. Caranya, menginap semalam di homestay yang satu ini.

Desa Wisata Taro merupakan desa tertua di Bali. Desa itu masih mempertahankan budaya dan tradisi lokalnya.

Berada di desa ini serasa melangkah mundur ke masa lalu, di mana kehidupan berjalan lebih lambat dan lebih dekat dengan alam.

Sebagai desa wisata, Desa Taro menyuguhkan beragam destinasi dan aktivitas menarik bagi wisatawan yang berkunjung. Namun, jika ingin mencoba pengalaman berbeda, traveler dapat mencoba menjadi warlok Desa Taro dalam semalam.

Desa Taro memiliki dua buat homestay yang dapat disewa oleh pengunjung untuk mendapatkan pengalaman berlibur yang berbeda. Lokasi homestay ini tak jauh dari konservasi Lembu Putih. Traveler bisa menikmati sensasi menginap sembari melihat hewan sakral dari Desa Taro.

“Kita di sini mengelola dua homestay milik desa. Terdapat dua kamar dengan jenis yang sama. Uniknya lokasi homestay ini berada di dalam kawasan konservasi Lembu Putih, jadi pengunjung bisa sambil menikmati kecantikan hewan sakral ini,” kata I Wayan Gede Ardika, pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Taro.

Homestay di Desa Taro dibangun dengan gaya arsitektur Bali yang khas, memberikan nuansa autentik yang memperkaya pengalaman menginap. Bangunan homestay berbentuk segitiga dengan ornamen kayu yang kental.

Karena terletak di kawasan konservasi Lembu Putih, homestay ini menawarkan pemandangan sawah yang menakjubkan dan suasana yang tenang, cocok untuk relaksasi. Beberapa fasilitas yang akan traveler dapatkan di kamar yakni, AC, kulkas, lemari pakaian, meja kerja, wifi, king bed, meja kursi teras, dapur, toilet, dan meja kursi balkon.


Traveler yang ingin bermalam di homestay ini akan dikenakan biaya mulai dari Rp 500.000 per malamnya. Untuk traveler yang menginap dapat melakukan check in pukul 14.00 WITA dan check out pukul 12.00 WITA.

Karena lokasinya yang strategis dan harganya yang ramah di kantung, menurut Ardika homestay Desa Taro memiliki tingkat okupansi hingga 100% loh. Bagi traveler yang ingin menginap, bisa melakukan reservasi terlebih dahulu ke Instagram @desawisatataro, jangan sampai kehabisan ya!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Pantai Marunda Masih Dilirik Wisatawan, meski Ada Sampah Berserakan



Jakarta

Pantai di Jakarta tak cuma Ancol, ada juga Marunda. Pantai itu masih dilirik oleh wisatawan, meski masih ada sampah yang berserakan.

Ternyata pantai Marunda di Jakarta Utara masih menjadi pilihan masyarakat sebagai tempat rekreasi keluarga. Bukan hanya karena tak perlu mengeluarkan kocek yang besar, lebih dari itu, bagi pengunjung pantai ini juga cukup nyaman dengan segala keterbatasan.

Bila berbicara tentang fasilitas, Pantai Marunda mungkin tak seperti pantai-pantai lain, sebut saja pantai Ancol. Perbandingannya sangat jauh.


Di Pantai Marunda tak ada wahana untuk bermain anak-anak. Bahkan untuk toilet pun masih terbatas. Namun dengan keterbatasan fasilitasnya, Pantai Marunda masih sangat dicintai oleh para pengunjung.

Liliana yang merupakan warga Tambun, Bekasi misalnya. Ia memutuskan pilihan untuk berkunjung ke pantai ini sehabis melancong ke Rumah Si Pitung yang tak jauh dari lokasi pantai.

Pantai MarundaPantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Bersama rombongan ia ingin menikmati sore yang nikmat di pinggiran pantai yang berbeda. Karena tak ada pasir yang indah di Pantai Marunda.

“Dalam rangka liburan awalnya buka-buka (internet) jalan-jalan ke mana ya, terus keluar lah Pantai Marunda ini jadi ‘Marunda aja yuk’ murah juga kan bayar cuma Rp 2.000,” ungkapnya kepada detikTravel, Selasa (2/7/2024).

Saat ditanyai, ia baru pertama kali datang ke Pantai Marunda. Kesan yang ia sebutkan cukup baik untuk pantai yang katanya kotor. Baginya dengan harga yang murah, rasanya setimpal juga dengan kualitas yang disuguhkan di pantai ini, namun masih dalam koridor yang nyaman.

“Sejujur-jujurnya kotornya cuma ke area sini aja sih, dari awal depan nggak kayaknya. Ya juga murahlah masuk Rp 2.000,” terangnya.

Dalam kesempatan di Pantai Marunda ini, detikTravel juga masih melihat sampah-sampah yang berserakan di beberapa titik pantai. Ada petugas kebersihan di pantai ini yang setiap hari membersihkan sampah-sampah bekas pengunjung ataupun yang terbawa dari laut.

Pantai MarundaWarung di pantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Di beberapa titik pantai pun, terutama di deretan warung terlihat ada beberapa tempat sampah baru. Karena masih memiliki warna yang cerah, hal ini pun dikonfirmasi oleh salah satu pedagang yang bernama Lina.

“Masalah sampah sih udah agak mendingan apalagi sekarang udah diadain tempat sampah, kalau waktu itu kan masih ada yang buang sembarangan,” ucap Lina sambil memperhatikan dagangannya.

Sedari kecil memang dirinya tinggal di wilayah Marunda dan telah melihat perubahan yang besar dari segi pengurangan sampah. Selain adanya petugas kebersihan, kesadaran pengunjung dan pedagang akan sampah ini juga sudah meningkat.

Jadi pengunjung pun bisa betah untuk berlama-lama saat berada di Pantai Marunda. Alhasil dagangannya pun banyak dibeli oleh pengunjung ketika pantai ramai.

Pantai MarundaAnak-anak berenang di pantai Marunda Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Lina serupa dengan pedagang lainnya yang menjual berbagai macam makanan dan minum seperti makanan laut, layaknya kerang ijo hingga mie instan ataupun minuman-minuman dingin.

“Ya lumayan dah cukup, Sabtu-Minggu meningkat lah lumayan. Apalagi pas libur sekolah ini lumayan lah dapet Rp 100.000 ya alhamdulilah,” pungkas Lina.

Pengunjung di Pantai Marunda ini banyak melakukan aktivitas yang berbeda. Ada yang tengah asyik berkaraoke, memancing, berenang di laut hingga duduk santai di beton-beton penyangga ombak sembari melihat matahari terbenam.

Udara di Pantai Marunda pun cukup sejuk, tak begitu panas atau lembab seperti pantai biasa, jadi membuat banyak pengunjung di sini betah untuk berlama-lama.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Gratis, Bebas Asap Rokok, Fasilitas Lengkap



Jakarta

Siapa bilang taman-taman keren hanya ada di Jakarta Pusat atau Jakarta Selatan, ternyata di Jakarta Utara juga terdapat taman yang keren dengan fasilitas lengkap. Taman Sungai Kendal.

Di taman itu terdapat taman bermain anak-anak, skatepark hingga area hijau yang luas. Asyiknya lagi semua fasilitas semua bisa dinikmati tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun.

Taman Sungai Kendal terletak di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, taman itu berdiri di area seluas kurang lebih 3,5 hektar. Sejak diresmikan pada 2019, taman itu langsung menjadi primadona warga untuk menghabiskan waktu luang mereka, mulai pagi, siang, hingga sore.


detikTravel datang untuk melihat secara langsung penampakan taman yang fasilitasnya lengkap itu. Di awal masuk, parkiran yang luas bisa untuk ditempat beberapa mobil dan juga puluhan motor dan untuk bisa mencapai ke area bermain, pengunjung perlu melewati jembatan-jembatan yang pas untuk dijadikan spot berfoto juga lari tipis-tipis.

Selagi berjalan di jembatan, pengunjung juga disuguhkan dengan kolam-kolam yang berada bawah jembatan tersebut, terlihat beberapa ikan yang muncul ke permukaan namun terdapat larangan untuk memancing ikan di Taman Sungai Kendal ini.

Setelah melewati jembatan-jembatan tersebut, barulah terlihat taman-taman bermainnya. Di buka dengan permainan-permainan jadul seperti ular tangga yang berukuran besar, namun sayang cat pada area bermain sudah sedikit memudar. Dari area ini, terdapat dua jembatan yang bisa pengunjung akses untuk menuju area bermain yang lebih besar.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di sana terdapat area bermain anak-anak yang sudah ramai didatangi oleh pengunjung, wahana perosotan jadi pilihan anak-anak yang bermain di sini. Mereka rela mengantre untuk bergiliran mencobanya, selain perosotan ada pula ayunan yang tak kalah ramainya dijajal oleh anak-anak.

Dan di ujung dekat area bermain ini terdapat lapang serbaguna dan juga skatepark yang bisa digunakan oleh pengunjung dengan gratis. Selagi anak-anak bermain dengan riang, para orang tua yang mengantar bisa duduk manis di bawah pohon-pohon yang rindang.

Suasana dan cuaca di taman ini pun begitu berbeda dengan image Jakarta Utara yang berdebu, Taman Sungai Kendal ini begitu tenang dan juga angin berhembus dengan sejuk. Hal-hal tersebutlah yang menjadi pilihan para warga sekitar untuk membawa anak-anak mereka berkunjung ke taman ini.

Ajeng yang merupakan warga Bakti Cilincing mengungkapkan sudah beberapa kali datang ke taman ini, sedari dulu ia senang untuk berkunjung ke taman ini. Terlebih saat memiliki buah hati, saat diajak ke taman ini sang anak begitu senang karena bisa eksplor kawasan ini dan bermain permainan.

“Sering udah beberapa kali ke sini dari sebelum nikah sampai sekarang punya anak sering beberapa kali karena lebih dekat aja dari rumah saya, nggak terlalu jauh gitu jadi gampang lah untuk ke sininya juga. Terus di sininya juga aman untuk anak-anak karena bebas rokok, fasilitasnya juga cukup sih untuk duduk, piknik, atau untuk main anak-anak tuh cukup cuma ya diperbaiki aja sih sedikit soalnya masih ada beberapa sampah,” kata Ajeng dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (1/7/2024).

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Di taman tersebut, Ajeng dan keluarganya tengah asyik menikmati udara yang sejuk. Sang anak yang bernama Naya pun yang sudah berkeringat sehabis bermain dan mencoba perosotan serta ayunan.

Senada dengan Ajeng, Neneng pun datang bersama keluarga ke Taman Sungai Kendal ini, dengan fasilitas lengkap dan area yang luas ini tak ada pungutan biaya untuk pengunjung yang ingin memasukinya.

“Udah beberapa kali sih datang ke sini, soalnya kan deket terus taman bermainnya juga enak buat anak-anak. Terus anak-anak juga bisa eksplor ke mana-mana gitu jadi ada banyak aktivitas sih di sini, selain gratis tempatnya juga nyaman dan bersih,” kata Neneng.

Bahkan ia menunjukkan salah satu anaknya yang hampir setiap hari datang ke taman ini, walaupun ia menyebut jarak rumah ke taman ini cukup jauh sekiranya tiga kilometer. Namun yang membuatnya dan keluarga kerap datang ke sini karena terdapat transportasi JakLinko.

“Ini nih sering hampir setiap hari, padahal lumayan jauh juga loh jaraknya sekitar tiga kiloan ya, daerah Cakung kita Jalan Baru. Udah gitu ada JakLinko gratis juga kan jadi mempermudah,” kata dia.

Neneng biasa menghabiskan waktu di taman ini sedari pukul 14.00 WIB atau pukul 15.00 WIB, dan akan kembali ke rumah saat menjelang adzan maghrib. Ya, jam operasional Taman Sungai Kendal ini dibuka pada pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Pengamanan Dalam (Pamdal) Wilayah Rorotan, Jakarta Utara, Susiarti mengatakan masyarakat yang datang ke taman di momen libur sekolah ini mengalami peningkatan. Walaupun peningkatannya tak signifikan tapi terlihat dari banyak yang datang di hari biasa.

“Untuk libur sekolah di hari biasa itu masih seperti biasa tapi agak meningkat sedikit ya. Kalau setiap weekend rame walaupun nggak ada libur sekolah tetap rame, biasanya kalau rame itu di sore di jam setengah empat sore sampai magrib itu rame,” ujar Susiarti.

Taman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta UtaraTaman Sungai Kendal, Cilincing, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikTravel)

Susiarti juga mengatakan banyak masyarakat yang datang ke sini membawa keluarganya sebagai tempat rekreasi. Karena dengan banyaknya fasilitas bermain untuk anak, jadi membuat anak merasa senang saat diajak ke Taman Sungai Kendal ini.

“Kalau keluarganya yang datang ke sini ya mereka mengajak putra dan putrinya ya untuk bertamasya, mengenal lingkungan ‘ini loh taman kita yang indah, yang kita kunjungi nggak harus berbayar di sini fasilitas semuanya gratis’. Jadi putra dan putri mereka itu cukup bahagia juga antusias, cukup memberikan semangat dan kebahagiaan bagi putra-putri mereka,” katanya.

Jadi buat kamu warga Cilincing dan sekitarnya nggak usah jauh-jauh cari taman yang lengkap dan sejuk, tinggal datang ke Taman Sungai Kendal saja. Di taman ini juga sudah disediakan toilet yang bersih dan juga mushola.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Wahana, Harga Tiket, serta Jam Bukanya


Jakarta

Lagi panas terik, sebagian traveler mungkin nggak mau berenang kan? Tapi ada lho kolam renang indoor yang kids friendly di sekitar Jakarta, yaitu Tropikana Waterpark Cibinong.

Tropikana Waterpark Cibinong ini berlokasi di dalam mall, jadi pengunjung tidak akan kepanasan selama berenang. Kolam renang ini ramah anak sehingga mesti didampingi oleh orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

Di sana ada beberapa kolam dan wahana seru serta aman tentunya. Selain itu, konsep waterpark-nya unik dan aesthetic. Traveler yang tidak berenang dapat berfoto-foto. Makin penasaran dengan Tropikana Waterpark Cibinong? Cari tahu info selengkapnya di bawah ini.


Daya Tarik Tropikana Waterpark Cibinong

Berikut daya tarik Tropikana Waterpark Cibinong yang membedakannya dengan kolam renang lain:

Nuansa Tropis

Waterpark ini memiliki konsep tropis yang Instagramable bak di pantai. Terlihat dari dekorasinya yang berhiaskan pohon kelapa, pohon palem, patung flamingo, hingga kursi pantai. Areanya pun didominasi berwarna pink, bagus banget untuk berfoto.

Tropikana Waterpark CibinongTropikana Waterpark Cibinong (Instagram @tropikana.waterpark)

Kolam Indoor Anak

Karena terletak di dalam mall, Tropikana Waterpark berkonsep kolam renang indoor sehingga tidak akan kepanasan. Kolamnya pun tidak dalam jadi aman untuk anak maupun balita. Tapi tetap ya, anak-anak perlu berada dalam pengawasan orang dewasa.

Selain itu, beberapa jenis kolam yang tersedia yakni Baby Pool, Kiddie, Wave Pool, serta Water Fountain.

Wahana

Di sini ada sejumlah wahana yang kids friendly, seperti papan seluncur dengan berbagai ukuran. Di samping itu, ada juga pancuran air, jembatan balon, serta area air mancur.

Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly. (Instagram @tropikana.waterpark)

Tropikana Waterpark Cibinong terletak di Robinson City Point Lt. Dasar, Jl. HR Lukman No. 29, Cibinong, Kabupaten Bogor. Lokasinya dari Jakarta tidak terlalu jauh dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit-1 jam.

Kalau mengendarai mobil, dari Jakarta dapat melewati jalan Tol Jagorawi dan exit di Citeureup atau Cibinong. Naik motor juga bisa ambil arah Jalan Raya Bogor tinggal lurus saja. Jika masih tidak tahu tempatnya, bisa lihat di online maps ya.

Waktu Operasional Tropikana Waterpark Cibinong

Tropikana Waterpark Cibinong buka setiap hari. Traveler dapat berkunjung dari pukul 09.00-18.00 pada Senin-Jumat. Serta pukul 08.00-18.00 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Harga Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

Harga tiket Tropikana Waterpark Cibinong yaitu Rp 59.000 per orang untuk weekday dan weekend. Untuk pendamping dikenakan tarif masuk Rp 29.000 per orang.

Tropikana Waterpark Cibinong merupakan area kolam renang untuk anak. Untuk berenang di sini, anak di bawah 12 tahun harus didampingi orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

Fasilitas Tropikana Waterpark Cibinong

Fasilitas umum di Tropikana Waterpark Cibinong cukup lengkap. Di dalam areanya terdapat food corner, snack corner, toilet, ruang bilas, serta tempat duduk. Ada loker dan ban yang dapat disewa.

Karena Tropikana Waterpark Cibinong berada di pusat perbelanjaan, pengunjung dapat makan atau belanja keperluan lain di gerai dalam mall.

Nah, itu tadi informasi mengenai Tropikana Waterpark Cibinong. Apakah kamu tertarik berenang di sana?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Namanya Karang Hantu, tapi Penampakannya Malah Mirip Sungai Amazon



Ciamis

Nama obyek wisata di Ciamis ini Karang Hantu, tapi penampakannya tak seseram namanya. Justru pemandangan di sini malah mirip sungai Amazon.

Setelah Bendungan Leuwikeris diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Kabupaten Ciamis kini memiliki destinasi wisata baru. Pesona keindahan bendungan Leuwikeris itu bisa dilihat dari obyek wisata Karang Hantu, Ciamis.

Genangan Bendungan Leuwikeris itu meliuk-liuk bak Sungai Amazon yang diapit dengan pepohonan hijau. Destinasi ini pun cocok untuk healing hingga kemping anak-anak muda.


Lokasi Karang Hantu

Obyek Wisata Karang Hantu berada di Lingkungan Sinar Mawar, Kelurahan Cigembor, Kecamatan Ciamis. Lokasinya memang cukup tersembunyi, namun cukup dekat dari pusat perkotaan Ciamis.

Untuk menuju lokasi, dari perkotaan Ciamis ambil jalur menuju Kelurahan Cigembor. Setelah di simpang Jalan Sinar Cigembor, masuk dan ikuti jalan tersebut hingga melihat petunjuk arah yang telah dipasang oleh warga.

Sayangnya, untuk menuju lokasi hanya bisa diakses menggunakan sepeda motor. Sedangkan yang menggunakan mobil harus berjalan kaki beberapa ratus meter untuk sampai di lokasi obyek wisata Karang Hantu.

Pihak Kelurahan Cigembor pun rencananya akan mengajukan pembangunan jalan beton untuk menuju akses obyek wisata Karang Hantu di tahun 2025 mendatang. Mengingat saat ini akses jalan ke lokasi tersebut masih tanah.

“Rencana akan diajukan untuk pembangunan jalan beton di tahun 2025. Warga juga sudah membentuk pokdarwis,” ujar Nandro, Lurah Cigembor.

Destinasi Ini Mulai Ditata Warga

10 Hari setelah penggenangan bendungan Leuwikeris dilakukan, destinasi ini langsung ditata oleh warga setempat. Masyarakat sekitar pun nampak antusias menata area wisata hingga memperbaiki akses jalan menuju lokasi secara gotong royong.

Bahkan warga juga kini telah membentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Sedikit demi sedikit sarana prasarana di obyek wisata tersebut mulai dibangun.

Mulai dari spot selfie, menara Selfie yang terbuat dari bambu dengan latarbelakang waduk Leuwikeris. Ada juga sarana lainnya seperti toilet, tempat duduk di sejumlah titik hingga warung-warung dan area parkir. Namun bangunan tersebut dibangun secara semi permanen.

Warung-warung di obyek wisata tersebut juga menyediakan paket nasi liwet dengan harga mulai dari Rp 100 ribu tergantung pesanan. Ada juga jajanan makanan ringan dan aneka minuman.

Tidak ada tarif tiket untuk masuk ke area wisata tersebut. Pengunjung cukup mengeluarkan uang parkir sebesar Rp 2 ribu atau memberikan sumbangan di kotak sumbangan yang tersedia di lokasi.

Nampak puluhan pengunjung sudah berada di lokasi tersebut untuk menikmati keindahan genangan dari bendungan terbesar di Ciamis itu.

Meski proses penggenangan baru berjalan setengahnya, keberadaan Bendungan Leuwikeris sudah menunjukan manfaatnya bagi masyarakat.

“Tau ada tempat wisata ini dari medsos. Tempatnya enak, adem banyak pohon-pohon. Pemandangan waduknya bagus seperti Sungai Amazon,” ujar Desi, warga Handapherang yang berkunjung bersama keluarganya.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Santai Dulu Kawan, Rileks di Hutan Kota Ciganjur Ditemani Kicau Burung



Jakarta

Kawasan Ciganjur di Jakarta Selatan ternyata punya hutan kota yang nyaman untuk disinggahi. Kalian bisa santai bersama kawan sambil ditemani kicauan burung.

Apalagi suasana di sini begitu tenang dan sejuk karena ada banyak pepohonan. Hutan Kota Ciganjur yang berada di Jalan Banda ini berada tepat di pinggir jalan dan dekat dengan pemukiman warga.

Hutan kota ini pun bisa jadi alternatif rekreasi murah bersama keluarga. Luas Hutan Kota Ciganjur kurang lebih sekitar 1,13 hektar.


Di area ini juga terdapat kolam ikan, trek pejalan kaki, tempat duduk hingga dek dermaga. Semua bisa dinikmati oleh para pengunjung tanpa mengeluarkan sepeser pun biaya.

Saat detikTravel berkunjung ke sini, Rabu (11/9/2024), suasana yang paling menarik adalah suara kicau burung-burung yang silih bersahutan.

Hutan Kota CiganjurHutan Kota Ciganjur Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Tak seperti kawasan Jakarta Selatan lainnya yang terkenal modern serta penuh dengan hiruk pikuk. Ketika bertandang ke Hutan Kota Ciganjur, perubahannya begitu terasa.

Walaupun tak seramai hutan kota atau kawasan hijau di tengah kota, Hutan Kota Ciganjur memberikan suasana sejuk seperti di pedesaan. Suara-suara binatang seperti tonggeret pun masih bisa didengar.

Untuk sekadar berolahraga pun tempat ini cocok sebagai arenanya, lari pagi atau sore bisa jadi pilihan sembari menikmati suasana Jakarta Selatan yang berbeda. Selain kolam ikan, di Hutan Kota Ciganjur ini juga terdapat kandang ayam.

Warga sekitar kerap menjadikan kawasan ini sebagai tempat untuk mengajak anak-anak mereka berjalan-jalan, sekaligus memberi makan ikan.

Hutan Kota CiganjurIbu-ibu mengajak main anaknya di Hutan Kota Ciganjur Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Diah misalnya, selepas menjemput anaknya sekolah sambil menunggu matahari redup dan lekas pulang. Anak-anaknya selalu meminta untuk berjalan-jalan di hutan kota ini.

“Iya ini kebetulan baru pulang jemput anak terus mereka pengen ke sini, ya sering juga ke sini mereka senang juga karena bisa ngasih makan ikan,” ujarnya saat dihampiri detikTravel.

Di Hutan Kota Ciganjur ini juga tersedia pakan ikan yang bisa dibeli oleh pengunjung dengan harga Rp 3.000. Fasilitas di Hutan Kota Ciganjur juga cukup lengkap.

Fasilitas umumnya seperti terdapat toilet hingga mushola. Hutan Kota Ciganjur buka setiap hari mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Mau Museum Date di Kebumen? Ini Hidden Gem yang Patut Didatangi



Kebumen

Traveler mau museum date di Kebumen? Tempat satu ini patut untuk didatangi karena bisa dibilang Hidden Gem. Penasaran?

Di Kebumen, ada Roemah Martha Tilaar yang cocok dijadikan sebagai lokasi museum date. Seperti namanya, Roemah Martha Tilaar diambil dari sosok bernama Martha Tilaar yang merupakan pengusaha di bidang kecantikan yang telah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Roemah Martha Tilaar merupakan sebuah bangunan yang berwujud museum dan berisikan galeri hingga ruang terbuka yang bisa diakses oleh para pengunjung. Tidak hanya itu saja, ada berbagai daya tarik yang dapat ditemukan oleh pengunjung.


Sejarah Roemah Martha Tilaar

Dikutip dari laman resmi Museum Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI, Roemah Martha Tilaar pertama kali diresmikan pada 6 Desember 2014.

Museum tersebut dimiliki oleh Martha Tilaar Group. Namun demikian, pengelolaan Roemah Martha Tilaar melibatkan Yayasan Warisan Budaya Gombong.

Sebelum dijadikan sebagai museum yang berisikan galeri hingga ruang terbuka, Roemah Martha Tilaar merupakan kediaman milik keluarga besar Liam Siaw Law yang telah dibangun sejak tahun 1920 silam.

Keluarga Liam Siaw Law atau yang lebih dikenal sebagai Baba Solam merupakan orang-orang yang menekuni bidang usaha. Bahkan keluarga tersebut dikenal sebagai pengusaha Tionghoa yang berhasil di wilayah Gombong, Kebumen.

Rumah ini pun menjadi saksi Martha Tilaar untuk tumbuh sebagai pengusaha yang bergerak di bidang kecantikan. Tidak hanya itu saja, pengunjung juga dapat melihat lebih dekat berbagai pernak-pernik dan benda antik yang dipajang dengan kondisi baik di dalam museum ini.

Memiliki Arsitektur Eropa

Roemah Martha Tilaar menampilkan arsitektur Eropa yang kental yang dipadukan dengan gaya Jawa sekaligus Tionghoa. Inilah yang membuat Roemah Martha Tilaar terlihat sangat artistik dan klasik yang sangat cocok untuk diabadikan di dalam sebuah jepretan foto.

Saat masuk ke dalam bangunan museum, mata pengunjung juga akan dimanjakan dengan berbagai pernak-pernik hingga barang antik yang masih terjaga dengan baik.

Sebut saja tempat tidur, lemari rias, toilet, hingga alat musik gramophone yang digunakan pada zaman dahulu. Tidak hanya itu saja, pada beberapa sudut ruangan juga dipajang beberapa foto keluarga Martha Tilaar dari masa ke masa.

Ingin menikmati keindahan Roemah Martha Tilaar sembari makan maupun minum? Pengunjung tidak perlu khawatir karena terdapat beberapa kafe yang dapat dijumpai di dalam bangunan ini.

Oleh karena itu, pengunjung dapat berlama-lama untuk menikmati berbagai daya tarik yang ditawarkan oleh Roemah Martha Tilaar sembari menikmati minuman maupun makanan yang dapat dipesan di kafe.

Harga Tiket dan Jam Buka Roemah Martha Tilaar

Untuk mengunjungi Roemah Martha Tilaar, pengunjung hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Roemah Martha Tilaar tidak buka setiap hari.

Museum ini buka pada hari Selasa hingga Minggu saja, sehingga hari Senin tutup. Jam buka Roemah Martha Tilaar mulai dari pukul 09.00 WIB dan tutup pada pukul 16.00 WIB.

——-

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com