Tag Archives: toko roti

Toko Roti Jakarta, tapi Lokasinya di Jogja, Umurnya Nyaris 1 Abad



Jogja

Ada sebuah toko roti legendaris yang bisa dikunjungi traveler di Yogyakarta. Namanya Toko Roti Jakarta. Usianya nyaris 100 tahun. Bagaimana kisahnya?

Toko Roti Jakarta adalah salah satu toko roti legendaris di Yogyakarta. Toko ini sudah buka sejak tahun 1924 atau hampir 100 tahun. Terhitung sudah empat generasi lamanya, toko roti ini mampu bertahan.

General Manager Toko Roti Jakarta, Andreas Purwanto (30) mengatakan, Toko Roti Jakarta saat ini dikelola oleh generasi keempat.


“Saya generasi keempat di toko ini. Toko ini sudah ada dari 1924,” katanya saat ditemui detikJogja di tokonya di daerah Poncowinatan, Jetis, Yogyakarta.

Sebelum Toko Roti Jakarta, Toko Ini Bernama Weltevreden

Toko Roti Jakarta dahulu bernama Weltevreden, yang merujuk pada nama sebuah kota di Jatinegara, Jakarta Timur. Namun, sejak Indonesia merdeka berganti nama menjadi Toko Roti Jakarta, karena pada saat itu terdapat larangan memakai nama dengan unsur Belanda.

Alasan mengambil nama yang mengandung unsur Jakarta ini karena dulu pemilik generasi pertama, yaitu Nio sempat belajar membuat roti di Jakarta.

“Yang buka pertama kan eyang buyut ya, berarti generasi pertama. Eyang buyut dulu namanya masih pake ejaan lama ya, Ibu Nio. Karena waktu itu di Jogja kan belum banyak toko roti tahun itu. Eyang buyut belajarnya di Jakarta, belajar roti di Jakarta terus pindah balik ke Jogja,” jelas Andreas.

Sepanjang berdiri. Toko Roti Jakarta telah berpindah lokasi selama beberapa kali. Lokasi pertama toko ini dulu berada di daerah Dagen, Malioboro.

Kemudian di tahun 1970-an berpindah ke Poncowinatan. Alasannya saat itu toko sedang direnovasi, maka toko pindah lagi ke daerah Jlagran, yang saat ini menjadi pusat Toko Roti Jakarta.

Meski usianya sudah nyaris 1 abad, tapi Toko Roti Jakarta sudah tidak mempertahankan cara maupun alat jadul. Mereka sudah menggunakan cara-cara modern.

Salah satu produk legend dari Toko Roti Jakarta adalah Roti Ontbijtkoek pernah menjuarai kejuaraan nasional yang diselenggarakan oleh Blue Band di tahun 2017. Roti ini bersaing dengan lebih dari 5.000 bakery pada waktu itu.

“Itu yang juara nasional (tahun) 2017 Blue Band Master, (setiap roti) ada keunikan sendiri-sendiri. Kalau ini luarnya ada asinnya karena kita pakai butter dalamnya manis, tapi bolu nggak terlalu yang enek. Namanya Roti Ontbijtkoek,” ucap Andreas.

Ontbijtkoek merupakan roti khas Belanda yang umum dikonsumsi sebagai sarapan. Secara literal, roti ini berarti breakfast cake atau kue sarapan.

Roti ini sendiri dibuat dengan rempah-rempah seperti kayu manis, bunga lawang, kapulaga, jahe, pala cengkeh, dan vanili. Roti ini pun menjadi ciri khas dari Toko Roti Jakarta.

——

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Tempat Nongkrong Baru Sambil Jajan Roti di Kemang



Jakarta

Kawasan Kemang di Jakarta Selatan tak kekurangan tempat nongkrong baru. Ada satu tempat dimana traveler bisa ngopi dengan suasana homey sambil makan roti.

Tempat itu bernama Roti Keset Condet. Sesuai namanya, toko roti ini memang berasal dari Condet, Jakarta Timur. Namun, mereka baru saja membuka cabang barunya di Kemang, tepatnya di Jl. Kemang Selatan VIII No 56a.

Tak dapat dipungkiri, kawasan Kemang masih jadi magnet bagi anak muda kekinian untuk nongkrong dan bergaul. Tak heran jika Kemang masih jadi magnet yang kuat bagi industri FnB untuk berekspansi ke sana.


“Dari insight dan polling followers di sosmed, kita di Jakarta Selatan memang kenceng. Kemang buat saya ini legend, tempat legend. Kedua, memang di Jakarta Selatan ini kita nggak bisa pungkiri daya belinya kuat. Itu salah satu indikatornya,” ujar Fahmi Zaki Basalamah, owner Roti Keset Condet kepada detikTravel, Rabu (1/5/2024).

Cabang di Kemang ini merupakan cabang ke-7 Roti Keset Condet, setelah sebelumnya mereka sudah mendirikan outlet di Condet, TSM Cibubur, Kota Kasablanka, SMB Bekasi, PIM 1, dan Gandaria City.

Yang membedakan cabang Kemang dengan cabang lain, di sini traveler bisa makan roti sambil nongkrong dan minum kopi. Suasana di Kemang yang homey akan membuat traveler betah lama-lama nongkrong di sini.

“Di Kemang ini, outlet pertama dengan kita punya kopi. Kopinya ada macem-macem rasanya. Kalian bisa duduk sambil makan roti dan minum kopi dengan suasana yang enak,” imbuh Savira Elly, salah satu owner kedai roti ini.

Roti Keset CondetRoti Keset Condet Foto: (dok. Istimewa)

Untuk jenis rotinya, traveler bisa memilih antara varian roti manis atau roti asin gurih. Selain itu, untuk basicnya roti keset juga ada dua varian, yaitu polos atau keju.

Sedangkan untuk ukurannya, traveler bisa memilih apakah mau size yang original atau yang mini. Setiap roti akan diberi topping sesuai dengan pilihan.

Untuk roti asin, yang paling favorit adalah rasa smoked beef dan pizza. Sementara untuk varian manisnya, yang jado favorit adalah rasa chocomaltine cheese hingga nutella cheese.

Roti Keset CondetRoti Keset Condet Foto: (dok. Istimewa)

Ada juga menu baru yaitu Roti Keset Condet Bakar dengan berbagai macam varian seperti Egg Floss Toast, Breakfast Toast, Brulee Toast, hingga Sweet Toast.

“Kalau yang original itu range harganya dari Rp 50 ribu sampai Rp 80 ribuan. Kalau untuk yang mini, dari Rp 30 ribuan sampai Rp 40 ribuan. Kita juga ada yang Rp 100 ribuan dapat 3 juga ada,” jelas Fahmi.

Karena tidak menggunakan bahan pengawet, roti keset ini punya kadaluarsa. Untuk varian roti manis, biasanya bertahan di masa 4 hari. Sedangkan untuk varian roti asin, biasanya cuma bertahan selama 2 hari saja.

“Tapi kamu harus taruh kulkas ya, biar nggak disemutin. Nanti baru bisa diangetin, bisa pakai microwave, bisa diteflon lagi atau dikukus di rice cooker,” tutupnya.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com