Tag Archives: tolak

Biang Kerok WC Berkerak dan 3 Bahan Ampuh buat Atasinya



Jakarta

WC menjadi salah satu tolak ukur dari kebersihan area kamar mandi. WC memang cepat kotor karena fungsinya sebagai tempat membuang kotoran.

Munculnya kerak merupakan salah satu tanda WC di kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini biasanya bandel, sulit dibersihkan jika hanya disiram air dari flush karena sudah menempel.

Menurut Simply Spotless, kerak di dalam lubang WC disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


Kerak pada WC memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Apabila kamu menemui WC muncul kerak kuning, melansir dari Real Sample, Sabtu (25/4/2024) berikut cara menghilangkan kerak pada WC.

1. Pakai Baking Soda dan Cuka

Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan WC yang berkerak. Lalu sikat dan bilas. Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

2. Pakai Pasta Boraks

Cara menghilangkan kerak di WC menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir Boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya. Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

Tips Mencegah WC Berkerak

WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Saudara Tolak Tanda Tangan, Bagaimana Status Balik Nama Sertifikat Warisan?


Jakarta

Saat orang tua wafat, pembagian harta warisan sering menjadi pembahasan yang sensitif dalam keluarga. Namun warisan tetap harus dibahas untuk memastikan semua mendapat hak sesuai aturan dan amanat orang tua.

Salah satu hal yang harus menuai kesepakatan adalah pembagian sertifikat tanah. Semua yang terlibat harus sepakat untuk memastikan proses pembagian tetap berjalan sah sesuai aturan.

Saudara Tolak Tanda Tangan, Bagaimana Status Balik Nama Sertifikat Warisan?

Proses balik nama sertifikat warisan tanah bisa berlanjut dan sah di mata hukum, meski ada ahli waris yang menolak menandatangani pengajuan balik dokumen tersebut. Penolakan tanda tangan tidak memengaruhi proses balik nama sertifikat tanah.


“Bisa dilakukan balik nama itu, tentunya kalau dia sudah mendaftarkan dirinya sebagai ahlli waris ya,” kata pengacara dan pakar hukum properti, Muhammad Rizal, saat dihubungi detikProperti pada Senin (25/3/2024).

Penolakan tanda tangan untuk proses balik nama juga tidak berpengaruh pada pembagian tanah. Ahli waris tersebut tetap memperoleh haknya sesuai keterangan dalam sertifikat tanah. Tentunya ahli waris tersebut sudah terdaftar dalam dokumen legal pembagian tanah.

Tahapan yang Perlu Dilalui sebelum Balik Nama

Sebelum melakukan balik nama sertifikat tanah, ahli waris perlu melalui 2 proses berikut ini:

1. Membuat Fatwa Waris

Fatwa waris bertujuan untuk memastikan seseorang adalah ahli waris yang sah. Meski seseorang tidak mau menandatangani balik nama sertifikat tanah, dia tetap perlu mengajukan fatwa waris bersama saudara yang lain.

Untuk masyarakat Islam bisa membuat fatwa waris di Pengadilan Agama. Sementara iu, untuk masyarakat dengan agama Kristen bisa melakukannya di Pengadilan Negeri.

2. Pengecekan Pengadilan

Selanjutnya adalah mendaftarkan hak sebagai ahli waris kepada pengadilan. Dalam proses ini, pengadilan akan meminta tanda tangan ahli waris.

Apabila ada salah satu ahli waris tidak mau menandatangani, maka pengadilan akan menanyakan alasannya. JIka alasan ketidaksetujuan karena merasa pembagian haknya tidak sesuai, maka pembagian mengacu pada dasar kompilasi hukum Islam. Dalam aturan tersebut pihak laki-laki mendapat setengah bagian, sementara perempuan sepertiga bagian.

Ada pula kasus di mana seseorang tidak ikut menandatangani dokumen sebab tidak dimasukkan ke daftar ahli waris. Biasanya, ini terjadi karena yang bersangkutan memberikan ancaman kepada ahli waris lain dan orang terdekatnya. Jika hal tersebut benar terjadi, maka pengadilan akan memutuskan bahwa dia tidak berhak menerima bagian dari warisan.

Bagaimana Cara Balik Nama Sertifikat Tanah?

Cara balik nama sertifikat tanah tercantum dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah Pasal 42. Berikut rinciannya

  1. Serahkan sertifikat tanah, surat kematian orang yang meninggal, dan surat tanda bukti ahli waris ke kantor pertanahan atau Badan Pertanahan Nasional (BPN)
  2. Lakukan pembayaran pajak atau Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan karena pewarisan (BPHTB Waris) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun berjalan
  3. Lakukan registrasi hak balik nama sertifikat tanah kepada kantor pertanahan kabupaten/kota setempat dengan melengkapi dokumen yang diminta
  4. Buat Akta Pembagian Harta Bersama (APHB) di hadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Detikers yang sedang melakukan proses balik nama sertifikat tanah atau pembagian warisan, jangan segan segera menghubungi PPAT atau ahli hukum yang kompeten.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com