Tag Archives: transjakarta

Ngider dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Kereta Cepat Halim, Ada Apa Saja?



Jakarta

Bagi para pecinta perjalanan singkat di Jakarta, eksplorasi menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu rute menarik adalah perjalanan nongkrong dari Stasiun KRL Cawang menuju Stasiun Halim, pusat transportasi modern yang kini menjadi daya tarik baru di ibu kota.

Rute cocok untuk traveler yang sekadar ingin nongkrong atau mencari suasana baru. Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Cawang yang rutenya menghubungkan Bogor, Depok, Manggarai, Jakarta kota maupun wilayah sekitarnya.

Untuk menuju Stasiun Halim, traveler yang turun di Stasiun KRL Cawang hanya perlu pindah ke Stasiun LRT Cikoko dengan menaiki eskalator atau lift prioritas menuju lantai 2. Eits, jangan lupa tapping out ya traveler.


Setelah berada di lantai 2, cukup ikuti petunjuk arah menuju Stasiun LRT Cikoko untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di LRT Cikoko, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Peron 1 dengan naik satu lantai lagi untuk menuju kereta arah peron Jati Mulya dengan eskalator.

Stasiun Kereta Cepat WhooshStasiun LRT Halim (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Tak berselang lama kereta Jati Mulya kereta pun tiba, dan traveler duduk sambil menikmati perjalanan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar. Dalam perjalanan, kereta melewati dua stasiun, yaitu Ciliwung dan Cawang, sebelum akhirnya tiba di Stasiun LRT Halim. Perjalanan dari LRT Cikoko ke LRT Halim ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di LRT Halim, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki eskalator satu lantai, lalu mengikuti tanda panah yang tersedia. Tak jauh dari situ, traveler akan menemukan skybridge yang dipenuhi berbagai tenant makanan khas Indonesia serta area tempat duduk yang nyaman.

Di sini juga tersedia toilet, musala dan ruangan untuk ibu menyusui dan ganti popok pada anak.

Dari sini, traveler dapat menyaksikan aktivitas para penumpang yang bersiap bepergian menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Serta juga terlihat papan sejarah kereta api maupun layar jadwal kedatangan kereta, lengkap dengan waktu agar memudahkan penumpang.

Stasiun Kereta Cepat WhooshSuasana di stasiun Kereta Cepat Whoosh Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah memasuki pintu keberangkatan, terdapat area pemeriksaan bagasi yang menjadi batas akhir bagi para pengantar. Sambil menunggu di ruang tunggu, traveler dapat bersantai dan menikmati makanan di tenant seperti Bakso Afung, Hokben, Solaria, dan Kopi Kenangan yang tersedia di ruang tunggu keberangkatan penumpang. Traveler bisa menikmati berbagai pilihan makanan sambil melihat suasana stasiun yang sibuk dan ramai oleh para penumpang.

Stasiun Halim menawarkan lebih dari sekadar tempat perjalanan saja. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, stasiun ini menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong atau bersantai. Area ruang tunggu yang luas dan bersih dilengkapi dengan tempat duduk, pendingin ruangan, papan kedatangan kereta dan fasilitas charging station, menjadikan tempat ini ideal untuk menghabiskan waktu.

Setelah selesai bersantai melihat lalu lalang penumpang yang berpergian menggunakan kereta cepat Jakarta Bandung, kini saatnya pulang.

Traveler yang ingin menggunakan Transjakarta dapat memanfaatkan layanan bus dengan kode 7W rute Cawang – Stasiun KCJB Halim, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp 3.500 saja.

Bagi yang ingin naik ojek online, cukup keluar melalui pintu utara untuk memesan layanan tersebut, atau traveler juga bisa memilih taksi online yang tersedia. Jika ingin kembali menggunakan LRT, traveler dapat mengikuti arah yang sama seperti saat kedatangan sebelumnya.

Dengan perjalanan singkat ini, traveler tidak hanya merasakan kemudahan akses transportasi modern di Jakarta, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Jadi, tunggu apa lagi?

Yuk, coba eksplorasi rute dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Halim dan nikmati ‘me time’ yang berbeda.

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

1. Monas

Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

2. Museum Nasional

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

Siang (12.00-15.00 WIB)

3. Kota Tua

Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

Sore (15.00-18.00 WIB)

5. M Blok Space

Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

6. Berburu kuliner viral

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

7. Taman Literasi

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

Malam (19.00-20.00 WIB)

8. Makan gultik

Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Tempat Kencan Low Budget di Jakarta, Banyak yang Masuknya Gratis!


Jakarta

Bingung cari tempat kencan low budget? Nggak perlu ambil pusing, karena untuk ngisi liburan panjang di Jakarta, kamu bisa menemukan banyak pilihan spot romantis yang ramah di kantong.

Ada ruang publik yang bisa dinikmati bersama masyarakat gratis hingga kawasan bersejarah. Walaupun low budget, tempat-tempat ini juga bisa membuat momen berkesan dan manis bareng pasangan.

Tempat Ngedate Murah di Jakarta

Berikut adalah rekomendasi tempat untuk ngedate low budget untuk quality time bareng pacar atau pasangan versi detikTravel:


1. Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah)

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia. (Weka Kanaka/detikcom)

Museum Nasional Indonesia berlokasi di Jl. Medan Merdeka Barat No.12, Gambir, Jakarta Pusat. Harga masuk museum hanya sekitar Rp 25 ribuan untuk orang dewasa (lokal).

Enaknya museum date, kamu mungkin bakal nggak kehabisan topik. Soalnya, kamu bisa bangun obrolan dengan ngomongin topik seputar koleksi menarik atau karya seni di museum tersebut.

Mengutip laman resminya, museum ini memiliki koleksi sekitar 190.000an benda. Benda tersebut dari 7 jenis koleksi yakni prasejarah, arkeologi masa klasik, sejarah, numismatik dan heraldik, keramik, serta etnografi.

2. Kawasan Blok M

Suasana berwisata di Mbloc Space.Suasana berwisata di Mbloc Space. (Rengga Sancaya/detikcom)

Kawasan Blok M jadi salah satu tempat pacaran Jakarta di malam hari, yang cukup populer di kalangan para anak muda Jakarta. Lokasinya ada di Jakarta Selatan.

Ada apa aja di blok M? Kawasan Blok M terkenal menawarkan berbagai pilihan aktivitas seru untuk pasangan. Mulai dari berburu kuliner viral, nongkrong di cafe, di tambah akses transportasi di sini pun mudah karena dilewati MRT dan jalur TransJakarta.

3. Kota Tua

Warga berjalan di dekat bunga tabebuya yang bermekaran di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (30/9/2023). Bunga dari pohon Tabebuya yang berasal dari Brazil itu bermekaran dan menambah keindahan kota.Warga berjalan di dekat bunga tabebuya yang bermekaran di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Senin (30/9/2023). Bunga dari pohon Tabebuya yang berasal dari Brazil itu bermekaran dan menambah keindahan kota. (Ari Saputra)

Untuk membangun suasana sejarah yang romantis, Kota Tua bisa jadi pilihan tempat kencan low budget yang bisa kamu coba. Dari pagi hingga malam, kawasan ini cukup ramai orang terutama di hari libur.

Di sini, kamu dan pasangan kamu menikmati berbagai kegiatan seru tanpa perlu mengeluarkan banyak uang lho.

Pilihannya bisa ke Museum Fatahillah, Museum Wayang, hunting foto, berkeliling dengan sepeda, atau mengunjungi kafe/tenant makan, dan restoran yang ada di sana.

4. Hutan Kota GBK

Hutan Kota GBKHutan Kota GBK. (Tasya Khairally/detikcom)

Untuk edisi picnic date, Hutan Kota GBK bisa jadi pilihannya. Tempatnya ada di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan.

Untuk masuk ke hutan GBK, kamu tidak perlu mengeluarkan uang alias gratis. Ruang hijau di menawarkan suasana asri dan sejuk di tengah kota, yang menghadirkan pemandangan gedung-gedung tinggi Jakarta di sekelilingnya.

Di sini, kamu dan pasangan bisa bersantai sambil menikmati suasana atau sambil ngemil menu picnic yang simple, main board game, hingga ngobrol satu sama lain.

5. Perpustakaan Jakarta Cikini

Perpustakaan Jakarta Cikini telah resmi beroperasi. Perpustakaan tersebut diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Kamis (7/7/2022) lalu.Perpustakaan Jakarta Cikini. (Instagram @perpusjkt)

Perpustakaan Jakarta Cikini ada di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Tempat ini buka dari 09.00-17.00 WIB dan jika hari libur tutup sampai 20.00 WIB.

Untuk masuk perpustakaanya, kamu bisa masuk secara gratis kok. Selain itu, banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sini. Mulai dari nonton teater, foto-foto di spot yang Instagramable, ataupun melihat lukisan.

6. Taman Literasi

Imlekan di Taman LiterasiTaman Literasi Blok M. (Weka Kanaka/detikTravel)

Namanya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Taman Literasi ini lokasinya ada di kawasan Blok M, dan kamu bisa secara gratis masuk ke sini.

Pembangunan taman ini bertujuan untuk mengaktivasi ruang hijau dan publik kota Jakarta. Terdapat beragam fasilitas di sini, mulai dari healing garden, plaza anak, hingga amphitheater.

Di sini, kamu bisa baca-baca buku di perpustakaan atau sekedar ngobrol di area outdoor. Tenang saja, kalau kelaparan di sekitar lokasi banyak tempat makan yang bisa kamu kunjungi.

7. Pantai Ancol

Suasana Pantai Ancol pada Jumat (10/5/2024)-(Belia/detikcom)Suasana Pantai Ancol pada Jumat (10/5/2024). (Belia/detikcom)

Pantai Ancol lokasinya ada di Jakarta Utara. Dilansir laman website resmi Ancol (15/11/2024), harga tiket masuk Ancol sekitar Rp 30 ribu (motor) dan Rp 30 ribu (mobil).

Di sini, kamu bisa bermain di Pantai selama seharian penuh. Tidak hanya bisa memandangi laut dan pasir putih, di sini kamu juga bisa piknik di Ecopark Ancol, kulineran, melihat pameran seni di Pasar Seni, atau keliling Ancol gratis pakai bus Wara Wiri maupun kereta Sato Sato.

Itu tadi beberapa rekomendasi tempat kencan low budget di Jakarta yang bisa kamu kunjungi. Dengan memanfaatkan tempat-tempat tadi, kamu dan pasangan bisa menikmati quality time tanpa perlu membebani dompet.

(row/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Aktivitas Seru dan Jam Buka


Jakarta

Kota Tua termasuk wisata favorit di Jakarta. Kawasan ini kental dengan nilai sejarah, terlihat dari arsitektur sejumlah bangunannya. Di sisi lain, gedung-gedung bergaya vintage itu terbilang estetik dan kerap jadi spot foto para wisatawan.

Berbagai aktivitas seru lainnya yang dapat dilakukan di Kota Tua, mulai dari mengunjungi museum, berkeliling dengan sepeda, hingga nongkrong di tempat bersejarah. Penasaran? Simak panduan berwisata ke Kota Tua Jakarta di bawah ini.

Aktivitas Seru di Kota Tua Jakarta

Berikut sejumlah spot dan aktivitas seru yang dapat kamu lakukan di Kota Tua Jakarta:


1. Belajar Sejarah di Museum

Kawasan Kota Tua dikelilingi oleh sejumlah museum yang memperkenalkan banyak koleksi bersejarah. Kalau tertarik berwisata edukasi, maka museum-museum di kawasan ini boleh banget dikunjungi. Berikut beberapa museum di area Kota Tua Jakarta:

  • Museum Fatahillah (Museum Sejarah Jakarta)
Museum Sejarah Jakarta dikenal juga dengan nama Museum Fatahillah. Museum Sejarah Jakarta terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. (Tripa Ramadhan)

Dilansir situs Asosiasi Museum Indonesia (AMI), museum ini patut didatangi jika ingin mengetahui sejarah panjang Kota Jakarta sejak masa prasejarah, kolonial, hingga masa kini. Bangunan museumnya sendiri telah dibangun sedari 1707.

Jika ingin mengenal sejarah bank sentral di Tanah Air, maka dapat mengunjungi museum satu ini. Selain itu, traveler bisa mengetahui perkembangan ekonomi serta mata uang Indonesia dari masa ke masa di sini.

Di museum ini tersimpan berbagai koleksi kesenian wayang yang ada di Indonesia. Mulai wayang yang terbuat dari kayu, kulit, boneka, dan bahan lainnya. Kabarnya terdapat lebih dari 6.800 buah koleksi wayang di sini lho.

Museum BahariMuseum Bahari (Almadinah Putri Brilian/detikcom)

Museum ini menampilkan koleksi kebaharian dan kenelayanan seluruh bangsa Indonesia bisa dilihat di museum ini. Koleksi yang ada berupa berbagai perahu tradisional, miniatur kapal, perlengkapan pelayaran, hingga alat navigasi kapal. Terdapat juga koleksi biota laut sampai tokoh-tokoh maritim Nusantara.

Kalau mau tahu informasi dan melihat koleksi aktivitas perbankan tempo dulu dan perkembangannya, kamu bisa datang ke museum ini. Ditampilkan berbagai koleksi operasional bank, seperti peti uang, mesin hitung uang, surat berharga, hingga mata uang kuno.

2. Membuat Gerabah di Museum Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik JakartaMuseum Seni Rupa dan Keramik Jakarta (Weka Kanaka/detikcom)

Selain sejumlah museum sebelumnya, ada pula Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua. Sesuai namanya, museum ini menyimpan sejarah seni di Tanah Air hingga menampilkan berbagai koleksi keramik dan karya seni.

Menariknya, traveler dapat mengikuti pottery class di sana. Cukup mengeluarkan kocek Rp 50.000, kamu akan belajar membuat tembikar atau gerabah dengan bimbingan ahlinya. Nantinya, karya yang berhasil dibuat itu bisa traveler bawa pulang.

3. Nongkrong di Toko Merah

Ada kafe di Toko Merah Kota Tua JakartaToko Merah Kota Tua Jakarta (Weka Kanaka/detikcom)

Terdapat bangunan berbata merah di kawasan Kota Tua yang berusia hampir tiga abad, yaitu Toko Merah. Dilansir Historia, gedung ini dibangun pada 1730. Setelahnya bangunan ini berganti-ganti pemilik.

Pada 1998, Toko Merah ditetapkan sebagai cagar budaya. Gedung ini dimiliki oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sejak 2003. Usai sekian lama tidak difungsikan, Toko Merah kini menjadi kafe untuk nongkrong aesthetic bernuansa vintage bernama RODE Winkel.

RODE Winkel menawarkan aneka kopi dan menu makanan nusantara yang lezat. Kafe ini juga menyajikan berbagai pastry, camilan, dan minuman non kopi. Tempat nongkrong ini buka setiap hari dari jam 10.00-22.00 WIB pada Senin-Jumat dan 07.00-22.00 pada Sabtu-Minggu.

4. Berkeliling dengan Sepeda

Area Kota Tua Jakarta cukup luas, karena itu traveler dapat mengelilinginya dengan bersepeda. Pengunjung bisa menyewa sepeda ontel di sekitar kawasan tersebut dengan harga cukup terjangkau.

Kamu pun dapat berkeliling Kota Tua sesukamu tanpa lelah, bahkan ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi.

5. Hunting Foto

Objek wisata baru di Kota Tua JakartaKali Besar Kota Tua Jakarta (detikcom)

Berfoto merupakan aktivitas yang tidak boleh dilewatkan saat ke Kota Tua. Pasalnya, setiap sudut di kawasan ini bisa jadi spot foto Instagramable. Gedung-gedung kuno yang terawat memiliki vibes vintage yang estetik.

Jalan sedikit ke area Kali Besar Kota Tua terdapat bekas dermaga di masa lalu yang dominan berwarna putih jadi spot favorit berfoto pengunjung. Selain itu, bisa pergi ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang terkenal pada abad ke-5 untuk melihat kapal dan perahu-perahu bersandar. Atau ke Jembatan Kota Intan yang dulunya untuk lalu lintas perahu dan dibangun pada 1628.

6. Wisata Kuliner

Kalau lapar setelah seharian bermain di Kota Tua Jakarta, kamu dapat mengunjungi restoran, kafe, serta tenant makanan yang terdapat di sana.

Bisa mampir ke Cafe Batavia ikonik yang bangunannya masih berdiri kokoh sejak 1805. Menu yang disuguhkan otentik makanan nusantara seperti Rujak Kepiting, Nasi Goreng Roa, Putri Mandi, dan Ronde.

Terdapat Kedai Seni Djakarte yang gedungnya juga bergaya tempo dulu. Kamu dapat mencicipi aneka menu makanan berat, camilan, dan minuman. Kalau ingin mencoba berbagai pizza ala New York City, bisa datang ke NYPD Pizza.

Kawasan Kota Tua Jakarta terletak di Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. Dari pusat kota Jakarta, tempat ini berjarak dekat dan bisa ditempuh dalam waktu 15-20 menit.

Lokasi Kota Tua mudah diakses dengan kendaraan pribadi dan umum seperti KRL, Transjakarta, atau transportasi online. Bisa turun di Stasiun Jakarta Kota bagi pengguna KRL. Keluar dari stasiun maka traveler sudah berada di sekitar kawasan Kota Tua.

Jika naik Transjakarta maka kamu dapat berhenti di Halte Kota yang berlokasi di sebelah Stasiun Jakarta Kota. Bus Transjakarta yang melayani rute melewati atau ke kawasan ini, antara lain:

  • Koridor 1: Blok M – Kota
  • Koridor 1A: Pantai Maju – Balai Kota
  • Koridor 3H: Stasiun Pesing – Kota
  • Koridor 12: Pluit – Tanjung Priok
  • Koridor 12A: Kota – Kali Adem
  • Koridor 12B: Pluit – Senen

Kalau menggunakan transportasi online, kamu dapat memesan langsung menuju kawasan Kota Tua Jakarta. Sementara bila menaiki kendaraan pribadi, traveler bisa mengandalkan online maps jika tidak tahu rutenya ya.

Tiket Masuk Kota Tua Jakarta

Untuk masuk ke kawasan Kota Tua tidak dikenakan biaya alias gratis. Kamu barulah akan dikenakan tiket jika mengunjungi sejumlah museum. Tapi tenang saja, tiket masuk museum rata-rata sangat terjangkau, sekitar Rp 5.000-15.000 saja.

Jam Buka Kota Tua Jakarta

Kawasan Kota Tua, tepatnya Taman Fatahillah dapat diakses setiap hari mulai jam 06.00-22.00 WIB. Waktu operasional sejumlah museum lebih singkat lagi. Berikut jam buka beberapa museum di Kota Tua Jakarta:

  • Museum Fatahillah: Selasa-Minggu (09.00-15.00 WIB)
  • Museum Bank Indonesia: Selasa-Minggu (08.00-15.00 WIB)
  • Museum Bank Mandiri: Selasa-Minggu (09.00-15.00 WIB)
  • Museum Seni Rupa dan Keramik: Selasa-Minggu (09.00-15.00 WIB)
  • Museum Bahari: Selasa-Minggu (08.00-15.00 WIB)
  • Museum Wayang: Selasa-Minggu (09.00-15.00 WIB).

Tips Berkunjung ke Kota Tua Jakarta

Kota Tua JakartaKota Tua Jakarta (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Kalau tertarik mengunjungi kawasan Kota Tua, ada sejumlah tips yang bisa kamu ikuti nih. Dilansir Jakarta Tourism, berikut tips berkunjung ke Kota Tua Jakarta:

  • Pastikan kondisi badan fit
  • Tentukan tujuan wisata yang ingin dikunjungi sebelum berangkat
  • Kenakan pakaian yang nyaman
  • Datang di waktu pagi agar belum terlalu ramai
  • Tidak datang di waktu sore karena sejumlah museum sudah tutup
  • Gunakan sunblock karena cuaca panas menyengat di siang hari
  • Bawa payung dan alas duduk
  • Tidak buang sampah sembarangan.

Nah, itu tadi panduan lengkap berwisata ke Kota Tua Jakarta. Jadi, apakah kamu berminat mengunjungi kawasan wisata ini?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

9 Aktivitas Seru di Setu Babakan, Kampung Budaya Betawi di Jaksel


Jakarta

Ingin berwisata edukasi di area Jakarta? Bagaimana kalau menilik sejarah dan budaya tradisional suku Betawi?

Di Jakarta Selatan (Jaksel) terdapat sebuah kawasan yang disebut Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan. Singkatnya dikenal Setu Babakan. Di sini traveler dapat berwisata edukasi dengan mengenal lebih lanjut budaya suku Betawi.

Kamu akan menemukan Museum Betawi, menyaksikan pergelaran seni tradisional, hingga berwisata kuliner di sana. Penasaran dengan perkampungan budaya Betawi ini? Simak informasi lebih lengkapnya di bawah ini.


Ada Apa Saja di Setu Babakan?

Mengutip website resmi dan pemberitaan detikcom, berikut sejumlah spot dan aktivitas seru yang bisa dilakukan di Setu Babakan:

1. Belajar Budaya di Museum Betawi

Museum Betawi di Setu Babakan.Museum Betawi di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

Terdapat sebuah museum di perkampungan budaya Betawi satu ini. Di sana traveler dapat mengetahui kebudayaan Betawi secara lengkap dari berbagai koleksi yang diperkenalkan. Akan ditemukan informasi sejarah, kuliner khas, senjata tradisional, alat musik, tradisi budaya, hingga pakaian, dekorasi, dan rumah adat.

Untuk tujuan edukasi, beberapa tokoh legendaris Betawi juga menghibahkan memorabilia. Seperti topeng Bapak Jantuk yang kerap digunakan oleh seniman Haji Bokir.

2. Menonton Penampilan Kesenian Tradisional

Pergelaran kesenian tradisional rutin diadakan setiap pekannya di Setu Babakan. Kesenian yang ditampilkan meliputi tarian, teater, pertunjukan ondel-ondel, hingga rebana, gambus, dan musik gambang kromong.

Acara budaya lainnya juga biasa digelar pada momentum tertentu seperti hari ulang tahun Kota Jakarta. Penampilan dan acara-acara tersebut diselenggarakan dengan melibatkan pegiat seni dan warga setempat.

3. Workshop Pengenalan Budaya

Sejumlah pengrajin menyelesaikan pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan, Jakarta Selatan, Rabu (19/6/2024).Pembuatan ondel-ondel di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

Setu Babakan juga kerap menggelar workshop pengenalan budaya Betawi. Kegiatan yang diadakan mencakup produksi kuliner khas seperti bir pletok, belajar alat musik tradisional, hingga pembuatan ondel-ondel yang merupakan ikon Betawi. Dengan workshop ini diharapkan adat dan budaya tradisional Betawi kian dikenal.

4. Berwisata Agro

Traveler yang berkunjung ke sini dapat mencoba wisata agro di Setu Babakan. Kamu akan diajak mengeksplor pohon dan buah-buah khas Betawi yang ditanam di pelataran dan halaman rumah-rumah penduduk.

Jenis tanaman yang bisa ditemukan contohnya kecapi, jamblang, buni, cempedak, nangka, dan lainnya. Pepohonan buah yang di sini umumnya sudah jarang ditemui di pasar. Terkadang pengunjung juga berkesempatan mencicipi buah-buah tersebut.

5. Mengelilingi Danau

Sepeda air di Setu Babakan.Sepeda air di Setu Babakan. (Kirana Ratu Sekar Kedaton dan Fathia Ariana Salima/detik.com)

Di kawasan Setu Babakan terdapat dua setu atau danau yang dijadikan tempat wisata air. Di sana kamu dapat menjajal wahana sepeda air dan perahu naga untuk berkeliling danaunya. Untuk menaiki wahana air ini, traveler perlu mengeluarkan biaya ya.

6. Wisata Kuliner

Betawi memiliki sejumlah kuliner khas yang memanjakan lidah, antara lain kerak telor, dodol, kembang goyang, pucung gabus, soto, es selendang mayang, dan bir pletok. Di Setu Babakan, pengunjung bisa mencicipi makanan dan minuman tradisional yang dijajakan. Kamu dapat menyantapnya sembari duduk bersantai di pinggir danau.

7. Berfoto

Kawasan Setu Babakan dikelilingi oleh bangunan dan dekorasi ala Betawi, seperti rumah-rumah adat. Traveler dapat berfoto atau berpose dengan latar aesthetic yang menonjolkan khas kebudayaan Betawi tersebut. Terdapat pula jembatan kayu dan amfiteater yang jadi spot foto favorit.

8. Belanja Oleh-oleh Khas Betawi

Berburu Pusat Oleh-oleh Jakarta Terlengkap di Setu BabakanOleh-oleh khas Betawi di Setu Babakan. (Rifkianto Nugroho)

Usai berkeliling dan sebelum pulang, traveler boleh membeli buah tangan khas budaya Betawi yang dijajakan di sekitar kawasan Setu Babakan. Kamu bisa membeli miniatur ondel-ondel untuk hiasan atau membawa pulang kulinernya seperti bir pletok atau dodol.

9. Berolahraga

Setu Babakan memiliki area yang cukup luas. Karena itu, kawasan ini kerap dipilih sebagai tempat berolahraga oleh penduduk setempat. Biasanya orang-orang melakukan jogging, jalan santai, berlari, maupun bersepeda mengitari danau.

Tak jarang juga yang datang ke Setu Babakan untuk nongkrong atau sekadar bersantai menikmati suasana danau.

Setu Babakan terletak di Jl. Moch Kahfi II RT 13/RW 8, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Lokasinya tidak begitu jauh dari pusat kota Jakarta dan bisa ditempuh dalam waktu 1 jam perjalanan.

Perkampungan budaya Betawi satu ini dapat dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, atau transportasi online. Untuk menuju ke sana dengan motor dan mobil, kamu dapat mengandalkan online maps agar tidak salah jalan.

Kalau menggunakan KRL, traveler bisa turun di Stasiun Pancasila dan lanjut memesan moda transportasi online. Jika dengan Transjakarta dapat menaiki koridor D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus) atau 9H (Universitas Indonesia-Blok M) dan bisa turun di pemberhentian halte Universitas Pancasila. Setelahnya dapat lanjut memesan kendaraan online.

Jam Buka dan Tiket Masuk Setu Babakan

Belasan destinasi wisata di Ibu Kota terpaksa ditutup sementara imbas virus corona yang merebak. Perkampungan budaya Betawi Setu Babakan juga ditutup.Setu Babakan (Muhammad Ridho)

Setu Babakan dapat dikunjungi tanpa memerlukan tiket masuk alias gratis. Kamu bisa mendatangi kawasan ini pada hari Selasa-Minggu mulai jam 09.00-15.00 WIB. Begitu juga jika tertarik mengunjungi Museum Betawi. Sementara area danau di sini dibuka sampai pukul 18.00.

Nah, itu dia informasi aktivitas serta jam buka Setu Babakan sebagai dapurnya budaya Betawi. So, kamu tertarik mengunjungi perkampungan budaya Betawi ini nggak?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Jakarta Aquarium & Safari, Wisata Akuarium di Dalam Mall Neo Soho


Jakarta

Di Jakarta terdapat akuarium besar tempat tinggal ribuan hewan akuatik yang berada di dalam mall lho yaitu Jakarta Aquarium & Safari. Di sana kamu juga bisa menemukan satwa non akuatik seperti burung macaw, ular piton, hingga binturong.

Jakarta Aquarium merupakan akuarium indoor di bawah naungan Taman Safari Indonesia yang bekerja sama dengan Aquaria KLCC Malaysia. Tempat ini cocok banget buat traveler yang mau berwisata edukasi bersama anak dan keluarga di akhir pekan.

Tak sedikit juga pengunjung yang datang bersama pasangan untuk aquarium date, lho. Penasaran dengan destinasi wisata di Jakarta satu ini? Cek informasi selengkapnya mengenai Jakarta Aquarium di bawah ini.


Aktivitas Seru di Jakarta Aquarium

Ada banyak kegiatan seru yang dapat kamu lakukan di Jakarta Aquarium & Safari. Berikut penjelasan yang dikutip dari website resminya.

1. Melihat Koleksi Hewan

Traveler bisa menemukan sekitar 3.500 spesies satwa di Jakarta Aquarium. Hewan akuatik yang dapat kamu lihat seperti ikan pari, bintang laut, ubur-ubur, kuda laut, hiu, hingga penguin.

Tidak hanya itu, di area akuarium indoor seluas 1 hektare ini terdapat koleksi hewan eksotis (non akuatik) seperti ular piton, meerkat, lemur, burung makaw, sampai kapibara.

2. Menonton Pertunjukan (Show)

Jakarta Aquarium menjadi pilihan tepat untuk menikmati akhir pekan. Aquarium Mal pertama di ibukota ini pun memiliki beraneka biota laut yang unik dan menarik.Pertunjukan putri duyung (mermaid) di Jakarta Aquarium & Safari. (Agung Pambudhy)

Pengunjung dapat menyaksikan beberapa show menarik yang digelar setiap harinya di Jakarta Aquarium & Safari. Seperti pertunjukan Pearl of The South Sea yang menampilkan gabungan aksi panggung dan tari bawah air oleh putri duyung.

3. Menyaksikan Pemberian Makan Hewan

Kamu bisa melihat pemberian makan satwa harian pada waktu-waktu tertentu. Seperti feeding time di akuarium utama pada jam 16.30 setiap harinya, hewan berang-berang pada jam 11.10 dan 14.10 di zona 3, dan singa laut di zona 13 pada pukul 14.00 dan 16.00/17.00 WIB.

4. Berinteraksi dengan Hewan

Jakarta Aquarium & SafariPengunjung berinteraksi dengan hewan di Jakarta Aquarium & Safari. (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Menariknya lagi, pengunjung dapat berinteraksi lebih dengan para satwa di Jakarta Aquarium & Safari. Kamu bisa mengelus ular, menyentuh burung, sampai memegang dan memberi makan penguin. Tenang saja, akan ditemani petugas penjaganya kok jadi traveler tidak perlu takut.

5. Makan Ditemani Penguin

Di Jakarta Aquarium & Safari terdapat Pingoo Restaurant yang menyajikan berbagai menu seafood, Indonesia, dan western yang lezat. Di sini kamu dapat bersantap sembari ditemani penguin yang berada di dalam akuarium. Pastinya Si Kecil bakal makan dengan lahap. Lokasi restoran ini terletak di lantai LG Neo Soho ya.

6. Bersantap Romantis Bersama Pasangan

Acara Jakarta Aquarium di bulan Desember.Dinner romantis di Anemone Private Dining, Jakarta Aquarium. (dok Jakarta Aquarium)

Selain itu, kamu bisa bersantap romantis dengan pasangan di Anemone Private Dining. Makan malam di sini bakal ditemani ratusan ikan yang berenang-renang di akuarium. Suasana romantis yang tercipta pastinya membuat momen bersantap ini tidak akan terlupakan.

7. Berfoto

Pengunjung beraktivitas di Jakarta Aquarium & Safari, Jakarta, Sabtu (25/5/2024).Jakarta Aquarium & Safari (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Jakarta Aquarium & Safari memiliki banyak sekali spot Instagramable yang cocok banget untuk berfoto. Jadi jangan sampai melewatkannya ya!

Di sana traveler bisa berfoto dengan dengan latar sejumlah akuarium. Terdapat pula zona rainforest bak hutan betulan yang pas banget jadi spot foto. Kamu juga dapat mengabadikan momen saat sedang berinteraksi dengan hewan-hewan yang ada.

Lokasi dan Cara ke Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium & Safari terletak di dalam Neo Soho Mall Lt. LG-LGM 101. Lokasi mall berada di Jl. Letjen S. Parman, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kamu dapat menuju Jakarta Aquarium menggunakan kendaraan pribadi maupun umum seperti KRL, Transjakarta, dan transportasi online.

Bila menggunakan kereta, traveler bisa turun di Stasiun Grogol dan lanjut menaiki ojek atau taksi online menuju lokasi. Jika memakai Transjakarta, bisa naik bus koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) atau 9E (Kebayoran-Jelambar) lalu turun di halte Podomoro City Grogol.

Kalau menggunakan transportasi online, kamu dapat langsung memesan perjalanan dengan rute ke Mal Neo Soho saja.

Jam Buka Jakarta Aquarium

Jakarta Aquarium & Safari buka setiap hari dari jam 10.00-21.00 WIB. Jam terakhir masuk ke akuarium indoor ini yaitu pukul 19.00 WIB.

Pengunjung yang ingin menonton show, berikut jadwalnya:

  • Pearl of The South Sea: Selasa-Kamis (13.00), Jumat (13.30), Sabtu-Minggu dan libur nasional (13.00, 15.00, 17.00)
  • Guardian of The River: Senin-Jumat (15.00).

Berikut jadwal feeding animal harian yang bisa kamu saksikan:

  • Berang-berang (Zona 3): 11.10 dan 14.10 WIB
  • Binturong (Zona 5): 11.30 dan 14.30 WIB
  • Penguin (Pingoo): 12.00 dan 16.00 WIB
  • Parade Penguin (Pingoo): 13.40 WIB
  • Singa laut (Zona 13): 14.00 dan 17.00 (weekday), 14.00 dan 16.00 (weekend)
  • Piranha (Zona 10): 15.40 WIB
  • Akuarium utama (Zona 12): 16.30 WIB.

Tiket Masuk Jakarta Aquarium

Untuk masuk ke Jakarta Aquarium & Safari, kamu perlu membeli tiket terlebih dahulu. Tiket bisa dibeli langsung atau offline maupun secara online. Dilansir akun Instagram resinya, berikut opsi tiket Jakarta Aquarium yang dapat dibeli:

  • Tiket Jakarta Aquarium Weekday Regular: Rp 160.000 (dewasa), Rp 125.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekday Premium: Rp 200.000 (dewasa), Rp 150.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekend Regular: Rp 185.000 (dewasa), Rp 150.000 (anak-anak)
  • Tiket Jakarta Aquarium Weekend Premium: Rp 225.000 (dewasa), Rp 175.000 (anak-anak).

Sebagai informasi, kategori tiket anak berlaku untuk pengunjung usia 2-6 tahun dengan maksimal tinggi badan 120 cm. Anak di bawah 2 tahun tidak dikenakan tiket masuk alias gratis. Sementara kategori tiket dewasa berlaku bagi pengunjung berusia 6 tahun ke atas dengan tinggi badan di atas 120 cm.

Tiket masuk termasuk berinteraksi dengan hewan serta menyaksikan pertunjukan. Tiket premium mendapat keuntungan tambahan yaitu akses keluar masuk area selama 4 jam, bermain games interaktif, snack dan welcome drink di premium lounge, serta voucher promo sejumlah tenant makanan dan minuman di mall.

Jakarta Aquarium & Safari memiliki dua penghuni baru. Kedua satwa unik itu adalah Naga Laut (Sea Dragon) dan Gurita Raksasa (Giant Pacific Octopus).Jakarta Aquarium & Safari (Grandyos Zafna/detikcom)

Cara Beli Tiket Masuk Jakarta Aquarium

Tiket masuk Jakarta Aquarium & Safari bisa kamu beli secara online agar lebih praktis dan tanpa antre. Berikut langkah-langkahnya:

  • Akses website jakartaaquariumsafari.com di browser
  • Pada halaman utama klik Pesan Tiket Sekarang
  • Isi data diri di halaman Pembelian Tiket
  • Tentukan tanggal kunjungan
  • Pilih opsi tiket dan jumlah yang diinginkan
  • Klik Lanjutkan Pembayaran pada bagian bawah
  • Cek detail pemesanan tiket dan pilih metode pembayaran
  • Selesaikan pembayaran segera
  • Tiket masuk Jakarta Aquarium & Safari pun berhasil dipesan.

Nah, itu tadi informasi lokasi, jam buka, hingga harga tiket Jakarta Aquarium & Safari. Informasi tambahan, pengunjung tidak diperkenankan membawa masuk makanan dan minuman dari luar ke area Jakarta Aquarium & Safari ya.

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

Panduan ke Pasar Barang Bekas Jatinegara, Cari Apa Aja Ada


Jakarta

Pasar barang bekas Jatinegara lebih dikenal dengan sebutan Pasar Jembatan Item. Pasar loak ini adalah surga bagi para pencari barang lawas, mulai dari barang kebutuhan hingga sekadar koleksi.

Jika belum pernah ke sana, simak dulu panduannya sebelum datang ke sana, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, cara menuju ke sana, dan jam bukanya. Berikut ulasannya yang dirangkum dari catatan detikcom dan berbagai sumber.

Barang yang Dijual di Pasar Barang Bekas Jatinegara?

Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Pasar barang bekas. (Agung Pambudhy/detikcom)

Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item menyediakan berbagai jenis barang. Sebetulnya tidak hanya barang bekas, banyak barang baru yang dijual di sana.


Berikut ini beberapa macam barang yang bisa ditemukan di pasar barang bekas Jatinegara:

  • Barang elektronik: HP, speaker, earphone, vacuum cleaner
  • Peralatan rumah tangga: kompor gas, ember, alat memasak, jebakan tikus
  • Fashion: sepatu, pakaian, jam tangan, cincin akik
  • Pernak-pernik rumah: lukisan, lampu hias, guci, patung, jam dinding, barang antik
  • Barang koleksi: kaset, buku, uang kuno
  • Otomotif: spare part, jok, ban, aksesoris kendaraan
  • Mainan anak dan sebagainya.

Lokasi dan Jam Buka Pasar Barang Bekas Jatinegara

Barang bekas tak selalu identik dengan sesuatu yang tak terpakai. Di Jakarta ada beberapa pasar loak yang cukup populer. Berikut dua diantaranya.Di Pasar Jembatan Item Jatinegara dan Kebayoran Lama inilah lumayan sudah tersohor dan sellau jadi pilihan warga Ibu Kota berbelanja. Nggak semua barang bekas itu tak terpakai, ada juga kok barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomi.Barang-barang unik di Pasar Jatinegara (Agung Pambudhy/detikcom)

Lokasi Pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item adalah di Jalan Bekasi Barat III, Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Ada pedagang yang memiliki kios, tetapi ada juga pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan.

Jam buka Pasar barang bekas Jatinegara umumnya adalah mulai waktu subuh hingga pukul 17.00 WIB. Namun ada juga pedagang yang membuka lapak 24 jam. Pasar loak ini paling ramai dikunjungi di akhir pekan.

Untuk menuju ke pasar barang bekas Jatinegara, kalian bisa naik kendaraan pribadi maupun transportasi umum seperti kereta rel listrik (KRL) atau TransJakarta.

Naik Kendaraan Pribadi

Jika naik kendaraan pribadi dari arah selatan, traveler bisa melintasi Jalan Condet kemudian Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Otto Iskandar Dinata. Kemudian berlanjut ke Jalan Jatinegara Barat, Jalan Jatinegara Barat 2, Jalan Jatinegara Timur, dan Jalan Jatinegara Timur III ke utara hingga ke Jalan Bekasi Barat III.

Jika dari utara, kamu bisa melalui Jalan Gunung Sahari, Jalan Pasar Senen, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Matraman Raya, Jalan Jatinegara Timur, baru kemudian masuk ke Jalan Bekasi Barat III.

Naik Transportasi Umum

Jika naik KRL, traveler bisa turun di Stasiun Jatinegara. Keluar dari stasiun, kamu bisa menyeberang dan berjalan kaki ke arah selatan hingga sekitar 300 meter. Sampai di GOR Guna Bangsa, kamu bisa belok ke barat, ke Jalan Bekasi Barat III.

Jika naik bus TransJakarta dari arah utara, traveler bisa naik Koridor 5D jurusan Ancol-PGC1. Turunlah di Halte Jatinegara RS Premier, kemudian berjalan kaki ke utara sekitar 500 meter atau sekitar 10 menit.

Jika dari arah selatan, traveler bisa naik angkutan umum M06A dan turun di halte Stasiun Jatinegara 4. Atau kamu bisa naik Trans Jakarta Koridor 7 ke arah Kampung Melayu kemudian pindah angkutan umum JAK 42 dan turun di Halte Jatinegara Timur. Selanjutnya, kamu tinggal jalan kaki sekitar 350 meter atau sekitar 7 menit.

Nah, itulah tadi panduan ke pasar barang bekas Jatinegara atau Pasar Jembatan Item, mulai dari barang apa saja yang dijual, lokasi, jam buka, dan cara menuju ke sana.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com

Keliling Jakarta Naik Transjakarta Cuma Rp 3.500



Jakarta

Ingin mengajak si kecil keliling Jakarta tanpa menguras kantong? Transjakarta bisa jadi pilihan yang tepat!

Dengan hanya membayar 3.500, kamu dan si kecil bisa menjelajahi berbagai destinasi seru di ibu kota, dari tempat bersejarah, taman rekreasi, hingga pusat kuliner.

Kenapa Harus Transjakarta?

Transjakarta bukan cuma murah, tapi juga nyaman untuk keluarga. Dengan jalur khusus busway, traveler bisa bebas macet dan si kecil pun tidak perlu merasa bosan di jalan. Ditambah lagi, fasilitas AC di setiap bus akan membuat perjalanan jadi lebih menyenangkan, terutama saat cuaca Jakarta sedang panas.


Destinasi Seru untuk Si Kecil

1. Monumen Nasional (Monas)

Pesawat KT-1 Wong Bee yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU bermanuver dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). Sebanyak 30.206  personel pasukan, 521 Alutsista dan 145 unit kendaraan klasik dan moge memeriahkan  perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/nzPesawat KT-1 Wong Bee yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU bermanuver dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas)(Muhammad Ramdan/Antara)

Ajak si kecil menikmati pemandangan Jakarta dari puncak Monas! Traveler bisa sampai ke sini dengan mudah menggunakan Transjakarta Koridor 1 (Blok M-Kota) atau Koridor 2 (Pulogadung-Monas). Perjalanan singkat dan nyaman, plus si kecil pasti akan antusias melihat tugu ikonik ini.

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, jadi tempat warga berlibur saat Natal 2023. Pengunjung ramai datang ke TMII.Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta (Pradita Utama/detikcom)

Ingin mengenalkan budaya Indonesia ke si kecil? Naik Transjakarta ke TMII adalah pilihan yang tepat. Rute S15A dari Pinang Ranti atau JAK6 dari Kampung Rambutan akan mengantarmu ke taman ini. Di sini, si kecil bisa belajar sambil bermain, melihat anjungan-anjungan rumah adat dari seluruh Nusantara.

3. Sarinah & Kampung Kuliner Sabang

Produk outdoor asal Bandung Eiger menggelar pameran produk-produk outdoor ramah lingkungan di halaman Sarinah. Yuk, intip foto-fotonya.Sarinah (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Buat keluarga yang suka wisata kuliner, Sabang adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Naik Transjakarta Koridor 1 dan turun di Halte Sarinah, kamu bisa menikmati beragam kuliner dari jajanan hingga makanan berat di sepanjang Jalan Sabang. Si kecil pasti akan senang mencoba berbagai makanan yang menarik.

4. Bundaran HI

Bawa Balon Merah Putih-Spanduk, Pria Ini Ceburkan Diri ke Kolam Bundaran HIBundaran HI (Maulana Ilhami Fawdi/detikcom)

Bundaran HI adalah spot foto yang seru untuk si kecil. Naik Transjakarta Koridor 1, 6A, atau 9D, dan turun di Halte Bundaran HI. Kamu bisa mengajak si kecil berfoto dengan latar Monumen Selamat Datang yang ikonik, atau sekadar menikmati suasana kota dari halte yang Instagramable ini.

5. Gelora Bung Karno (GBK)

Setelah renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno rampung, kini masyarakat bisa kembali joging dan berolahraga lainnya di sekeliling stadion utama.GBK (Rengga Sancaya)

Jika si kecil suka olahraga, ajak dia mengunjungi Gelora Bung Karno (GBK). Naik Transjakarta Koridor 1 atau 3F yang langsung menuju Halte GBK, dan si kecil bisa melihat stadion megah serta area hijau yang luas, cocok untuk piknik singkat atau bermain di ruang terbuka.

Nikmati Perjalanan dengan Aman dan Nyaman

Bawa si kecil naik Transjakarta nggak perlu ribet! Fasilitas yang nyaman, halte yang bersih, serta akses yang mudah membuat perjalanan lebih menyenangkan. Jangan lupa bawa kartu elektronik dengan saldo yang cukup, dan pastikan si kecil selalu berada di dekatmu saat naik atau turun bus.

Dengan Transjakarta, si kecil bisa senang berkeliling kota, dan kamu tetap tenang karena biayanya sangat ramah di kantong. Jadi, yuk ajak si kecil keliling Jakarta hanya dengan 3.500!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cara ke Beach City International Stadium Naik Angkutan Umum


Jakarta

Beach City International Stadium sering dikunjungi ketika digunakan sebagai tempat konser atau event lainnya. Gedung ini berada di dalam kawasan Ancol dan dekat dengan berbagai tempat wisata seperti Pantai Ancol, Sea World, Dufan, dan Atlantis.

Saat diadakan konser, kawasan ini biasanya macet, sehingga lebih baik menggunakan angkutan umum, seperti TransJakarta, Kereta Rel Listrik (KRL), atau Mass Rapid Transit (MRT). Simak cara ke Beach City International Stadium naik angkutan umum berikut ini.

Cara ke Beach City International Stadium

Cara ke Beach City International Stadium paling mudah adalah mencari angkutan umum dengan tujuan Ancol. Berikut ini beberapa cara yang bisa dipilih:


1. Naik TransJakarta

Dilihat dari situs TransJakarta, bus yang bisa turun di Ancol adalah Koridor 5 (rute Kampung Melayu-Ancol) atau Koridor 5D (rute Cililitan-Ancol). Jika detikers dari arah lain, maka dapat naik koridor lain terlebih dahulu dan transit ke salah satu halte yang dilewati Koridor 5.

Koridor 5

Adapun halte yang dilewati TransJakarta Koridor 5 adalah Kampung Melayu – Jatinegara – Bali Mester – Matraman Baru – Kesatrian – Tegalan – Matraman – Paseban – Salemba – Kramat Sentiong – Pal Putih – Senen Sentral – Lapangan Banteng – Pasar Baru Timur – Jembatan Merah – Gunung Sahari – Pademangan – Ancol.

Koridor 5D

Sementara Koridor 5D adalah perpanjangan dari Koridor 5. Bedanya, Koridor 5D dimulai dari Cililitan, kemudian rutenya sama dengan Koridor 5 setelah sampai di Kampung Melayu. Rutenya adalah sebagai berikut: Cililitan – Cawang Cililitan – Cawang Sentral – BNN – Cawang – Cawang Baru – Gelanggang Remaja – Bidara Cina – Kampung Melayu – dan seterusnya sama dengan Koridor 5.

Koridor Lain

  • Koridor 7C (Cibubur – Cawang Sentral) transit di Halte Cawang Cililitan
  • Koridor 7P (Pondok Kelapa – Cawang Sentral) transit di Halte Cawang Sentral
  • Koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit) transit di Halte Cawang Sentral atau Cawang
  • Koridor 9A (Cililitan – Grogol) transit di Halte Cawang Sentral atau Cawang
  • Koridor 9C (Pinang Ranti – Bundaran Senayan) transit di Halte Cawang Sentral
  • Koridor 9N (Pinang Ranti – Simpang Cawang) transit di Halte Cawang Sentral
  • Koridor 10 (Tanjung Priok – Pgc) transit di Halte Cawang Sentral
  • Koridor 4 (Pulo Gadung – Galunggung) transit di Halte Matraman
  • Koridor 6H (Senen – Lebak Bulus) transit di Halte Senen Sentral
  • Koridor 12 (Pluit – Tanjung Priok) transit di Halte Jembatan Merah atau Gunung Sahari

2. Naik KRL

Dikutip dari situs resmi Ancol, cara ke Beach City International Stadium selanjutnya adalah dengan naik Commuter Line atau KRL dengan pemberhentian Stasiun Ancol. Berikut langkah-langkahnya:

Dari Bogor atau Depok

  • Naik KRL dari Stasiun Bogor/Depok dengan rute ke Stasiun Gondangdia.
  • Dari Gondangdia, pindah ke KRL jurusan Stasiun Kota.
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol.

Dari Bekasi atau Stasiun Jatinegara

  • Naik KRL dari Bekasi dengan rute ke Stasiun Jatinegara.
  • Di Jatinegara, pindah KRL jurusan Stasiun Kota.
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol.

Dari Tangerang atau Serpong

  • Naik KRL dari Tangerang/Serpong dengan rute Stasiun Tanah Abang.
  • Di Tanah Abang, pindah ke KRL jurusan Stasiun Kota.
  • Kemudian turun di Stasiun Ancol.

3. Cara ke Ancol Naik MRT

Cara terakhir, detikers bisa naik kereta MRT dengan pemberhentian di Stasiun Ancol. Berikut langkah-langkahnya:

Dari Lebak Bulus atau Stasiun Terdekat

  • Naik MRT dari Lebak Bulus atau stasiun terdekatnya sampai Stasiun Blok M.
  • Di Blok M, pindah jalur ke MRT jurusan Stasiun Kota dan turun di Stasiun Dukuh Atas.
  • Di Stasiun Dukuh Atas, lanjutkan perjalanan dengan KRL jurusan Stasiun Kota dan turun di Stasiun Ancol.

Dari Bundaran HI atau Stasiun Terdekat

  • Naik MRT dari Bundaran HI atau stasiun terdekatnya sampai Stasiun Dukuh Atas.
  • Di Stasiun Dukuh Atas, lanjutkan perjalanan dengan KRL jurusan Stasiun Kota dan turun di Stasiun Ancol.

4. Setelah Sampai di Halte dan Stasiun Ancol

Setelah sampai di Halte Ancol maupun Stasiun Ancol, detikers bisa menuju ke Beach City International Stadium menggunakan shuttle bus yang disediakan khusus untuk berkeliling di kawasan Ancol. Selain itu, ada beberapa mikrolet yang bisa kamu tumpangi.

Nah, itulah tadi berbagai cara ke Beach City International Stadium yang biasa digunakan sebagai tempat konser. Kamu bisa naik angkutan umum seperti TransJakarta, KRL, maupun MRT.

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Harga Tiket, dan Aneka Aktivitas Asyik di Faunaland



Jakarta

Destinasi wisata di Jakarta dengan konsep unik yang memadukan unsur satwa dan keindahan alam ada di Faunaland Ancol. Berikut daya tarik, harga tiket hingga aktivitas asyik di sana:

Faunaland Ancol menawarkan pengalaman wisata edukatif bagi segala usia. Berlokasi di Ecopark, Ancol, Jalan Lodan Timur no 7, Jakarta Utara, destinasi isata ini menjadi rumah bagi beragam satwa, zona edukasi, hingga penjelajahan naik sampan di perairan amazon Jakarta.

Faunaland merupakan sebuah kebun binatang di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektar, terdiri dari kombinasi daratan dan perairan. Dengan konsep yang mengangkat keindahan Papua, wisata ini dirancang untuk menciptakan keindahan flora, fauna serta seni dan budaya khususnya wilayah Indonesia.


Para pengunjung dapat menikmati pesona keragaman alam, satwa-satwa langka dan budaya dalam satu kawasan yang unik.

Saat berkunjung ke Faunaland Ancol, beberapa waktu lalu, detikTravel melihat antusiasme pengunjung yang menikmati beragam aktivitas seru yang membuat pengalaman wisata semakin berkesan.

Tertarik mengunjungi Faunaland? Yuk, simak informasi lengkapnya di Bawah ini.

Ada Apa Saja di Faunaland Ancol?

1. Koleksi Hewan Unik

Pengalaman wisata edukasi akan disuguhkan oleh pengunjung dengan pengalaman wisata mengenal hewan unik seperti kambing joget (nachi goat) yang berasal dari Pakistan, kura-kura Aldabra yang berumur 90 tahun, tapir, rusa putih, domba muka hitam yang memiliki ciri khas khusus, oriks arab satwa gurun dari Arab, binturong, kanguru pohon kelabu yang berasal dari Papua Indonesia, lemur ekor cincin, patagonian mara satwa mirip dengan capybara dan masih banyak lagi.

Selain belajar tentang satwa-satwa unik yang ada di Faunaland, traveller bisa memberikan makan untuk satwa. Traveller bisa memberi makan satwa dengan harga satuan wortel, kacang panjang, dan makanan ayam seharga Rp 7.000, untuk kuda, kura-kura, keledai, unta dan tapir.

Setiap zona dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai keunikan serta keanekaragaman fauna dari berbagai belahan dunia, sehingga selain berwisata, pengunjung juga dapat memperkaya pengetahuan tentang satwa-satwa yang jarang ditemui.

2. Primata Langka

Pengunjung dapat menemukan berbagai primata unik dan langka, seperti monyet ekor panjang, bekantan satwa berhidung panjang yang menjadi satwa langka sekaligus maskot taman hiburan Dufan, dan yang menjadi daya tarik utama lainnya adalah siamang putih, primata unik mirip sun go kong bernama Otong. Siamang putih ini satwa satu-satunya di dunia yang hanya ada di Faunaland.

Keberadaan primata-primata yang sangat jarang ditemui di habitatnya tidak hanya memberikan daya tarik yang memukau, tetapi juga menawarkan kesempatan bagi pengunjung untuk mempelajari lebih dalam tentang kehidupan serta karakteristik satwa-satwa yang terancam punah, sekaligus menekankan pentingnya pelestarian satwa.

3. Interaksi Secara Dekat dengan Singa Putih

Di Faunaland Ancol, pengunjung akan mendapatkan kesempatan unik untuk melihat singa putih dari jarak yang sangat dekat melalui kandang yang terbuat dari kaca tebal.

Dirancang dengan teknologi keamanan tinggi, kandang ini memungkinkan pengunjung untuk mengamati kekuatan hewan singa putih, tanpa halangan secara langsung dengan aman dan nyaman.

Tidak hanya itu, pengunjung juga diberikan pengalaman interaktif untuk memberi makan singa putih melalui corong kecil yang tersedia di bagian kandang kaca. Semua aktivitas ini dilakukan di bawah pengawasan oleh penjaga.

Selain itu, penjaga kandang singa putih juga akan memberikan edukasi tentang makanan dan pola perilaku dari satwa singa putih, sehingga pengunjung dapat memahami lebih mendalam tentang karakteristik, fisik, maupun kebiasaan satwa ini.

Pengalaman ini menawarkan pandangan lebih jelas dan detail tentang singa putih, membuat pengunjung merasa seolah-olah berada dalam habitat alami satwa kuat ini.

4. Menaiki Sampan Ramah Lingkungan di Amazon-nya Jakarta

Faunaland tidak hanya menawarkan pemandangan pohon yang asri dan sejuk, tetapi menghadirkan pengalaman perairan yang memukau melalui fasilitas ramah lingkungan seperti River Cruise di perairan Faunaland. Perairan yang dijuluki sebagai Amazon nya Jakarta.

River Cruise Fauland memiliki luas perairan sekitar 2 Hektar pengunjung dapat menikmati suasana eksotis, sambil mengelilingi perairan menggunakan sampan yang nyaman dan ramah lingkungan. Sampan dijalankan dengan menyerap sinar matahari untuk dorongan serapan menggunakan panel surya/solar sel.

Faunaland AncolFaunaland Ancol Foto: Amalia Novia Putri/detikcom

Pengunjung dapat mengelilingi Amazon Jakarta sekitar 15 menit, seharga Rp 30.000 untuk 1x naik dengan kapasitas, dewasa mix anak-anak 10 sampai 12 orang ditambah 1 driver.

Selama perjalanan, pengunjung akan disuguhkan pemandangan flora unik yaitu kunto bimo. Tanaman yang dikenal sebagai pengusir nyamuk alami, terdapat rainbow tree dengan warna batangnya yang berwarna dan tentunya juga ada tanaman bakau.

Tidak hanya itu saja, pengunjung akan disuguhkan pemandangan siamang putih, di pulau amang pengunjung dapat menyaksikan primata siamang putih yang langka bergelantungan di pepohonan, ada ular dan biawak sebagai tambahan edukasi ekosistem kehidupan satwa, dan melihat satwa dari kandang belakang contohnya kandang macan tutul.

Faunland menciptakan pengalaman yang mendekatkan mereka dengan keindahan alam sekaligus satwa-satwa unik. Dengan perpaduan antara daratan dan perairan yang harmonis, Faunaland memberikan pengalaman berwisata yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif dan penuh pesona alam.

5. Melihat Bird Show

Menyaksikan pertunjukan burung yang spektakuler pada pukul 11.00 dan 16.00 WIB, di mana berbagai jenis burung langka dari berbagai wilayah Indonesia diperkenalkan dengan atraksi memukau.

Salah satu burung utama dari pertunjukan ini adalah burung elang Papua, yang dikenal dengan keindahan dan kekuatannya sebagai pemangsa langit. Selain itu, burung juang dari Sulawesi, dengan ciri khas bulu matanya yang lentik, turut menjadi sorotan, memukau penonton dengan penampilannya yang anggun dan unik.

Tak ketinggalan, burung rajawali yang megah serta burung elang bondol, yang merupakan ikon dari Jakarta juga turut tampil dalam pertunjukan ini.

Melalui pertunjukan ini, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan kemampuan terbang menakjubkan dari burung-burung tersebut, tetapi juga mendapatkan pengetahuan lebih dalam mengenai karakteristik, habitat, serta pentingnya pelestarian spesies-spesies burung yang luar biasa ini.

6. Berfoto di Pulau Burung

Mengunjungi Pulau Burung di Faunaland, memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung yang ingin berinteraksi secara dekat dengan berbagai jenis burung.

Di pulau ini, pengunjung dapat melihat langsung burung-burung yang bertengger di batang pohon, seperti burung hantu dengan sorot matanya yang tajam dan misterius.

Selfie bareng kakatua di Faunaland, AncolSelfie bareng kakatua di Faunaland, Ancol Foto: Budiono/d’Traveler

Selain itu, mereka juga dapat berfoto bersama beberapa spesies burung yang menakjubkan, seperti kakatua raja yang megah dengan bulu hitam mengilapnya, kasuari gelambir tunggal, burung makau dengan warna-warninya yang mencolok, serta si nuri bayan, burung indah berwarna hijau dan merah yang menjadi daya tarik tersendiri.

Tidak hanya sekedar melihat, pengunjung juga diberikan kesempatan untuk memberikan makan burung-burung tersebut, menambah kedekatan dan interaksi yang menyenangkan.

Dengan latar belakang keindahan alam serta beragam burung yang dapat diajak berfoto, Pulau Burung menawarkan momen yang tidak hanya edukatif, tetapi juga penuh kenangan bagi setiap pengunjung.

7. Naik Kuda Pony

Aktivitas menunggangi kuda pony aktivitas kesukaan untuk anak-anak ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk melihat lebih dekat kehidupan kuda di sekitar kandang, sambil berkeliling dengan penuh keceriaan di bawah pengawasan ketat dari instruktur. Oh iya, untuk menunggangi kuda pony, traveller perlu membayar Rp 35.000 per orang.

Kegiatan ini tidak hanya dirancang untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia satwa, tetapi juga untuk melatih keberanian serta kepercayaan diri mereka dalam suasana yang aman dan nyaman, sehingga orang tua dapat merasa tenang karena keselamatan anak-anak mereka menjadi prioritas utama selama pengalaman berharga ini berlangsung

8. Kental dengan Seni Papua

Faunaland merupakan salah satu tempat wisata unik yang mengusung tema Papua, di mana pengunjung tidak hanya dapat menikmati keanekaragaman satwa endemik yang terinspirasi dari alam Papua, tetapi juga dapat belajar tentang seni dan budaya Papua melalui desain interior yang khas dan artistik.

Dengan adanya iringan lagu-lagu tradisional Papua yang diputar di berbagai sudut area, pengunjung akan semakin merasakan suasana alami dan eksotis yang mencerminkan kehidupan di tanah Papua, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang mendalam, edukatif, serta penuh dengan nuansa budaya lokal yang autentik.

9. Santai di Bawah Pohon

Menikmati momen bersantai yang menenangkan di bawah naungan rimbunnya pepohonan, pengunjung dapat merasakan kesejukan udara dan mendengarkan kicauan burung, menjadikan pengalaman berinteraksi dengan alam semakin mendalam dan memikat, serta menciptakan suasana yang teduh dan damai untuk bersantai bersama keluarga dan teman-teman.

Cara Menuju ke Faunaland Ancol

Lokasi Faunaland terletak sekitar 10 km dari pusat Kota Jakarta. Traveler perlu menempuh sekitar tiga puluh menit dari Pusat Kota Bundaran HI menggunakan roda dua maupun roda empat.

Jika traveler ingin mengunjungi Faunaland tanpa menggunakan kendaraan pribadi, bisa banget. Traveller bisa gunakan transportasi umum menuju Faunaland Ancol, diantaranya Jak Lingko, Krl turun di stasiun Ancol, ojek online, serta bus transjakarta. Di dalam, Ancol pun menyediakan bus wara wiri untuk memudahkan pengunjung untuk cepat sampai ke Faunaland.

Jam Buka Faunaland Ancol

Pengunjung yang ingin menikmati keindahan dan keanekaragaman satwa di Faunaland Ancol dapat mengunjungi tempat ini setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul Senin sampai Minggu pukul 09.00 hingga 16.30 WIB, sehingga traveller memiliki cukup waktu untuk mengeksplorasi berbagai kegiatan edukatif yang ditawarkan di dalamnya.

Harga Tiket Pengunjung

Sebelum Anda memasuki Faunaland, traveller harus terlebih dahulu membeli tiket masuk ke kawasan Ancol dengan harga:

Dewasa atau anak usia 2 tahun keatas dikenakan biaya : Rp. 30.000 per orang. Buka pukul 06.00 – 24.00 WIB.

Tiket kendaraan mobil Rp 35.000, tiket kendaraan motor Rp 20.000 dan free khusus kendaraan mobil dan motor listrik.

Setelah membeli tiket masuk Ancol, traveller dapat menikmati Faunaland dengan membeli tiket dengan harga:

Dewasa dikenakan biaya Rp 80.000 di hari Senin – Jumat

Dewasa dikenakan biaya Rp 90.000 di hari Sabtu – Minggu

Untuk Rombongan dikenakan biaya di hari Senin – Jumat Rp 72.000 dan Sabtu – Minggu Rp 82.000 dengan minimal 25orang.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com