Tag Archives: traveling

3 Rute Liburan ke Luwuk dan 5 Destinasi Alamnya


Jakarta

Kota Luwuk di Sulawesi Tengah menyimpan sejumlah potensi wisata yang mempesona. Kota kecil ini bisa menjadi pilihan liburan selain Bali, Lombok, dan Raja Ampat yang sudah terkenal sebelumnya.

Dijuluki sebagai kota air, Luwuk terletak sekitar 610 km dari Palu, Sulawesi Tengah. Pelancong tetap dapat berlibur ke kota Luwuk dengan menempuh jalur darat, laut, dan udara. Bagaimana aksesnya dan apa saja destinasi wisata alam yang ada di Luwuk? Yuk, simak di bawah ini.

Rute Liburan ke Luwuk

Luwuk merupakan ibukota dari Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Saat ini sudah tersedia alternatif transportasi laut, darat, dan udara yang memadai bagi wisatawan menuju Luwuk.


Dikutip dari situs traveling dan Dinas Pariwisata Sulawesi Tengah, berikut rute menuju Luwuk:

1. Jalur Darat

Ada dua arah utama yang bisa ditempuh wisatawan untuk menuju kota Luwuk via transportasi darat, yaitu dari arah Morowali Utara dan dari arah kota Palu. Untuk arah dari kota Palu, wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 16 jam melewati Kabupaten Parigi, Poso, Moutong, dan Ampana.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, alternatif transportasi darat lainnya yang bisa dipilih wisatawan ada jasa travel, bus, dan mobil rental dengan tarif sekitar Rp 250.000-350.000. Jika ingin opsi yang lebih murah, disarankan untuk menggunakan bus dengan titik keberangkatan dari terminal Mamboro.

2. Jalur Laut

Untuk perjalanan via jalur laut, pengunjung bisa memasuki wilayah kota Luwuk dengan kapal melalui Pelabuhan Luwuk dan Pelabuhan Pagimana. Kapal-kapal yang biasanya melayani untuk masuk ke kota Luwuk ada Kapal Pelni (KM Tilong Kabila) dan kapal penyeberangan ASDP.

3. Jalur Udara

Saat ini, ada banyak maskapai penerbangan yang menawarkan rute penerbangan reguler ke Luwuk dari Palu, Makassar, dan Manado. Beberapa maskapai yang bisa dipilih diantaranya ada Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, dan AirAsia, Citilink, dan Batik Air.

Dilihat dari situs pemesanan tiket pesawat, harga tiket pesawat Jakarta-Luwuk terbaru tahun 2024 berkisar mulai dari Rp 2.631.000-Rp 4.706.000 sekali jalan. Durasi penerbangan dari Jakarta ke Luwuk memakan waktu sekitar 4 jam 35 menit. Rute penerbangan mengharuskan wisatawan transit lebih dulu di Makassar, sebelum menuju Luwuk.

Ketersediaan rute, harga tiket, dan layanan transportasi ke Luwuk bisa berubah bergantung kondisi atau kebijakan pengelola. Pengunjung sebaiknya menjadwalkan perjalanan lebih dulu untuk memastikan adanya layanan transportasi.

Destinasi Wisata Alam di Luwuk

Kota Luwuk tidak hanya menyuguhkan wisata pantai saja, tetapi juga air terjun hingga pegunungan. Berikut beberapa destinasi wisata di Luwuk:

1. Air Terjun Salodik

Air Terjun Salodik merupakan spot rekreasi populer di kalangan masyarakat yang berjarak sekitar setengah jam dari kota Luwuk. Objek wisata ini menawarkan pemandangan air terjun bertingkat yang menyejukkan mata.

Kedalaman air terjun ini juga relatif aman buat berenang. Untuk masuk ke Air Terjun Salodik, pengunjung cukup membayar tiket seharga Rp 2.000 saja.

2. Bukit Kasih Sayang

Bukit Kasih Sayang merupakan cafe di atas perbukitan yang letaknya tak jauh dari pusat kota Luwuk. Menyaksikan pemandangan malam kota Luwuk sambil menikmati segelas kopi di cafe bisa banget jadi ide ngedate romantis bersama pasangan.

3. Bukit Teletubbies

Dari atas bukit ini, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan hamparan padang rumput hijau sejauh mata memandang. Pemandangan Bukit Teletubbies semakin elok jika dikunjungi di pagi dan sore hari bertepatan dengan momen sunrise dan sunset.

4. Pantai Kilo Lima

Bukan tanpa alasan Kota Luwuk disebut sebagai kota air. Pasalnya, kota ini dikelilingi oleh beragam pulau dengan lautannya yang masih jernih.
Salah satu pantai eksotis yang cocok dijadikan sebagai spot snorkeling adalah pantai Kilo Lima. Pantai satu ini memiliki air biru bening dan dipenuhi keindahan warna-warni terumbu karang.

5. Pulau Dua

Pulau Dua termasuk destinasi wisata hidden gem yang berlokasi di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Karena letaknya yang terpisah dari kota Luwuk, wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh 150 km dengan waktu tempuh 3 jam untuk bisa sampai ke Pulau Dua.

Dengan banyaknya destinasi wisata di Luwuk, tidak ada salahnya detikers memilih Luwuk saat liburan. Tentunya dengan memilih rute menuju Luwuk yang tepat sesuai kebutuhan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Rute Cibis Park dengan KRL, Busway, MRT, Tempat Healing Gratis di Jakarta


Jakarta

Lagi butuh healing sejenak dari hiruk-pikuk Jakarta? Cibis Park bisa banget jadi pilihan tempat healing yang cocok untuk kawula muda. Taman terbuka hijau seluas 12 hektar ini berlokasi strategis di tengah kawasan perkantoran TB Simatupang, Jakarta Selatan dan sangat mudah diakses masyarakat umum.

Sebagai taman terbuka yang luas dan asri, Cibis Park merupakan spot yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan berbagai aktivitas seru. Mulai dari nongkrong, bersepeda, jogging, skating, yoga, hingga menonton pertunjukan live music. Selain itu, tersedia pula berbagai tenant makanan hits buat kulineran.

Bagi Detikers yang tertarik mengunjungi Cibis Park, yuk simak lebih lanjut informasinya di bawah ini.


Jam Buka, Lokasi, dan Harga Tiket Cibis Park

Mengutip dari laman Instagram resmi Cibis Park, berikut informasi terkait jam buka, lokasi, dan harga tiket masuk Cibis Park yang perlu diketahui pengunjung:

  • Jam buka: 08.00-20.00 WIB
  • Lokasi: Jl. TB Simatupang No. 2, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
  • Pengunjung tidak dikenakan biaya untuk masuk ke Cibis Park alias gratis.

Lokasi Cibis Park cukup strategis, sehingga bisa diakses dengan mudah via transportasi umum seperti KRL, MRT, dan Transjakarta. Berikut rincian rutenya:

Akses Cibis Park via KRL

Jika ingin berkunjung ke Cibis Park via KRL, kamu bisa turun di stasiun Tanjung Barat yang berjarak sejauh 3,5 km saja dari Cibis Park. Setelah itu, bisa dilanjut menggunakan transportasi ojek online dengan ongkos sekitar Rp 16.000 dan waktu tempuh 9 menit tergantung kondisi lalu lintas.

Akses Cibis Park via Transjakarta

Alternatif selanjutnya untuk menjangkau Cibis Park yaitu menggunakan bus Transjakarta dengan halte pemberhentian terdekat di Halte Ampera 2. Setelah turun di halte Ampera 2, pengunjung cukup berjalan kaki sekitar 100 Meter hingga akhirnya sampai di Cibis Park.

Melihat dari aplikasi Moovit, beberapa pilihan rute Transjakarta yang melewati halte Ampera 2 diantaranya ada rute D21 (Universitas Indonesia – Lebak Bulus), 7A (Kampung Rambutan – Lebak Bulus ), dan 6H (Pasar Senen – Lebak Bulus).

Akses Cibis Park via MRT

Stasiun MRT terdekat yang disarankan jika ingin mengunjungi Cibis Park via MRT adalah Stasiun MRT Fatmawati, stasiun Cipete Raya, stasiun MRT Lebak Bulus, dan Stasiun MRT Haji Nawi. Apabila dilanjut dengan transportasi ojek online, stasiun-stasiun MRT tersebut diperkirakan hanya berjarak 10-14 menit saja dari Cibis Park.

Itu dia sekilas ulasan mengenai taman terbuka Cibis Park yang bisa dijadikan referensi tempat healing bersama teman dan keluarga di akhir pekan. Kalau detikers ingin sekalian menikmati suasana senja, disarankan untuk datang di waktu sore hari.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Lapangan Banteng, Landmark Bersejarah di Jakarta yang Nggak Ada Bantengnya


Jakarta

Lapangan Banteng adalah area landmark (penanda) yang terletak di lokasi strategis Jakarta. Meski punya nama Lapangan Banteng, tidak ada monumen atau penanda lain yang berwujud banteng.

Berlokasi tidak jauh dari Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan fasilitas strategis pemerintahan, Lapangan Banteng adalah area terbuka umum. Tempat ini menjadi spot rekreasi dan olahraga bagi warga Jabodetabek saat libur.

Sejak direvitalisasi pada 2018, tampilan dan fasilitas di Lapangan Banteng makin menarik minat masyarakat. Mau tahu selengkapnya tentang Lapangan Banteng? Berikut informasinya.


Jam Buka, Lokasi, dan Tiket Masuk Lapangan Banteng

Dikutip dari akun Instagram resmi Lapangan Banteng, berikut informasi terkait jam buka, lokasi, dan HTM Lapangan Banteng:

  • Jam buka: 06.00-20.00 WIB (weekday) dan 06.00-21.00 (weekend).
  • Lokasi: Jl. Banteng Barat, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
  • Harga tiket masuk: Pengunjung tidak dipungut biaya untuk masuk ke Taman Lapangan Banteng alias gratis.

Jadwal Pertunjukan Air Mancur di Lapangan Banteng

Salah satu daya tarik dari Taman Lapangan Banteng adalah pertunjukan air mancurnya. Sebagai tambahan informasi, pertunjukan air mancur ini hanya diadakan di hari Sabtu dan Minggu saja. Biar nggak kelewatan, pastikan Detikers datang di jam-jam berikut ini:

  • Sesi 1: 18.30 WIB.
  • Sesi 2: 19.30 WIB.

Fasilitas di Lapangan Banteng

Sebagai situs sejarah sekaligus ruang terbuka umum, Lapangan Banteng merupakan spot yang cocok untuk rekreasi dan wisata edukasi. Di area Lapangan Banteng yang luas, pengunjung bisa berolahraga, bermain, berkeliling melihat monumen pembebasan Irian Barat, atau sekadar nongkrong menikmati suasana taman.

Fasilitas di Lapangan Banteng cukup lengkap, mulai dari mushola, toilet, sentra umkm, sampai amphitheater. Taman ini juga kids friendly karena terdapat area bermain anak.

Bagi Detikers pengguna transportasi umum, berikut rute ke Lapangan Banteng yang bisa ditempuh via KRL, MRT, dan Transjakarta:

1. Rute KRL

Pengunjung yang menggunakan moda transportasi KRL bisa turun di Stasiun Juanda. Setelah itu, lanjut berjalan kaki sekitar 750 m dengan Waktu tempuh 10 menit atau bisa naik transportasi ojek online dengan Waktu tempuh kurang lebih 4 menit.

2. Rute MRT

Pengunjung yang menggunakan MRT bisa turun di Stasiun Bundaran HI. Kemudian, lanjut dengan menaiki transportasi ojek online sejauh 5 km dengan Waktu tempuh sekitar 13 menit.

3. Rute Transjakarta

Apabila menggunakan alternatif transportasi Transjakarta, pengunjung bisa menjajal Transjakarta koridor 6H (Senen-Lebak Bulus) atau koridor 1P (Blok M-Senen) dengan pemberhentian di halte Lapangan Banteng. Setelah itu, pengunjung tinggal berjalan kaki sampai ke Lapangan Banteng.

Sejarah Lapangan Banteng

Lapangan Banteng merupakan situs bersejarah yang telah ada sejak zaman kolonial. Seperti ditulis Detik News, lapangan ini adalah simbol kemenangan Belanda di pertempuran di Waterloo, Belgia, Sehingga awalnya dinamakan Waterlooplein.

Area ini juga pernah disebut lapangan singa karena ada patung hewan tersebut tepat di tengah lapangan. Memasuki era kemerdekaan Indonesia, Presiden Ir Soekarno mengganti nama lapangan singa menjadi lapangan banteng.

Hewan banteng dianggap lebih cocok dengan karakter masyarakat Indonesia. Bersamaan dengan pergantian nama, Ir Soekarno membangun tugu peringatan pembebasan Irian Barat menggantikan tugu singa yang sudah berdiri sebelumnya.

Detikers yang tertarik mengunjungi Lapangan Banteng, sebaiknya datang di akhir pekan saat sore hari. Kunjungan di waktu ini memungkinkan detikers menyaksikan pertunjukan air terjun.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Main Air di Bogor Aquagame, Ini Info Tiket dan Jam Buka


Jakarta

Bogor Aquagame adalah destinasi wisata yang menghadirkan wahana air di atas danau. Berbagai wahana di destinasi yang berdiri tahun 2023 ini, tadinya hanya bisa dinikmati di laut.

Pengunjung tak perlu risau saat keluarnya menikmati aneka permainan di Bogor Aquagame. Karena, terdapat lifeguard yang selalu menjaga dan mengingatkan wisatawan.

Dikutip dari laman resminya, pemesanan tiket Bogor Aquagame dapat dilakukan secara online maupun onsite. Tiket yang dipesan secara online akan dikirimkan via email setelah pembayaran lunas. Adapun harga yang ditawarkan yaitu sebagai berikut.


1. Harga Tiket Masuk Bogor Aquagame

  • Tiket Weekdays: Rp 120.000/ orang
  • Tiket Weekend: Rp 155.000/ orang
  • Tiket Anak-Anak (di bawah 85 cm): Gratis.

Bogor Aquagame biasanya juga memberi promo bersyarat pada periode tertentu. Misalnya diskon tiket masuk untuk pelajar, mahasiswa, pengguna BPJS Kesehatan, dan KTP dengan domisili Jabodetabek.

Tentunya, program promo dilakukan sesuai kebijakan pengelola. Jika ada promo, pengunjung dapat memperoleh harga tiket lebih murah atau hadiah menarik lainnya.

2. Jam Operasional Bogor Aquagame

  • Jam Buka: 09.00-17.00 WIB (setiap hari)
  • Lokasi: Perumahan Jl. Danau Bogor Raya, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor

Bagi masyarakat Jakarta, berkunjung ke Bogor bisa dilakukan dengan melewati tol luar kota atau Jagorawi menuju Bogor. Perjalanan dilanjutkan hingga Jalan Pajajaran sampai bertemu Tugu Kujang Bogor. Selanjutnya, masih ada jarak tempuh 3 km hingga tiba di Bogor Aquagame.

Beberapa objek wisata lain yang dekat dan sejalur dengan Bogor Aquagame adalah:

  • Bogor Botanical Garden (5 km)
  • Alun Alun Kota Bogor (7,8 km)
  • Kuntum Farmfield dan Nurseries (9,3 km)
  • Tirtania Waterpark (9,3 km)
  • Rivera Outbound & Edutainment Bogor (10,2 km).

Fasilitas dan Aktivitas Menguji Adrenalin di Bogor Aquagame

Wisata air yang diresmikan akhir tahun 2023 ini berdiri di atas lahan seluas 7,5 hektar dengan kolam seluas 1,5 hektar. Terdapat berbagai fasilitas dan wahana olahraga air mengasyikkan yang tidak dapat ditemukan di tempat lain, yaitu.

1. Arena Watersport

Arena watersport menjadi daya tarik utama Bogor Aquagame yang menyediakan balon besar di tengah danau. Balon tersebut membentuk kata “BOGOR” jika dilihat dari atas dan memiliki wahana yang berbeda. Macam-macam wahana yang tersedia adalah.

  • Seluncuran High Roller
  • Panjatan Spring Board
  • Monkey Bar
  • Springboard
  • Cliff
  • Balance Team
  • Action Tower XXL
  • Kayaking.

Dengan adanya wahana tersebut, wisatawan dapat berseluncur, melompat, merangkak, bergelantungan, dan tentunya berenang di danau tersebut. Olahraga ini dapat meningkatkan kemampuan olah napas dan otot gerak tangan maupun kaki.

2. Alat Pengaman dan Pelampung untuk Anak-Anak

Meskipun Bogor Aquagame telah memberikan batasan usia pada kolam anak, terdapat pengamanan ketat berupa persewaan pelampung bagi anak. Tidak perlu takut apabila belum terlalu lihai berenang, sebab mereka juga menyediakan pelampung untuk kalangan dewasa.

3. Lifeguard di Setiap Sudut

Selain menggunakan wahana berstandar internasional dari Jerman, Bogor Aquagame juga menempatkan sejumlah lifeguard bersertifikat untuk menjaga setiap sisi kolam. Lifeguard akan mengarahkan wisatawan untuk melakukan pemanasan agar tidak mengalami kram otot selama bermain.

4. Kids Circuit

Sebagai wahana air keluarga, Bogor Aquagame juga menyediakan kolam untuk anak-anak yang lebih dangkal dan permainan yang sesuai dengan usianya. Para lifeguard akan membantu mengawasi dan menawarkan alat pengaman seperti life jacket dan pelampung untuk anak-anak.

Selain itu, terdapat beberapa fasilitas umum pendukung lainnya seperti:

  • Toilet
  • Loker barang
  • Ruang bilas
  • Area parkir
  • Kursi dan meja di sekeliling kolam
  • Kafe dan restoran
  • Gazebo
  • Panggung
  • Lounge untuk bersantai dan makan
  • Nursery room.

Pastikan selalu membawa persiapan obat dan sunblock untuk melindungi kulit selama liburan di Bogor Aquagame. Tentunya lupa update harga tiket masuk, rute, dan ketersediaan layanan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

16 Wisata Solo Terbaik, Sensasi Seru Jelajah Budaya-Kuliner dengan Keluarga


Jakarta

Wisata Solo terkenal dengan destinasi budaya Jawa yang sangat kental. Namun tahukah kamu jika kota ini menyimpan banyak objek wisata menarik lainnya?

Selain objek wisata sejarah dan edukasi yang lengkap, ternyata Kota Solo mempunyai wisata kuliner dan religi. Berlibur disini disebut sebagai wisata lengkap dan hemat karena biayanya yang murah bahkan beberapa juga gratis.

Berikut rekomendasi wisata Solo dan sekitarnya yang wajib dikunjungi bareng keluarga dikutip dari laman Pariwisata Kota Solo dan laman media sosial tiap destinasi liburan.


Wisata Budaya di Kota Solo dan Sekitarnya

Bagi detikers dan keluarga yang memilih jelajah budaya kota Solo, spot wisata berikut bisa jadi pilihan:

1. Puro Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran adalah wisata favorit turis mancanegara karena sejarah dan budayanya. Terdapat koleksi benda bersejarah sejak tahun 1926 mulai dari topeng, perhiasan, wayang, alat musik, dan buku lama era Majapahit dan Mataram yang tersimpan di museum serta Rekso Pustoko Perpustakaan. Wisatawan juga bisa menikmati suguhan latihan tari Gaya Karawitan setiap Rabu dan karawitan setiap hari Sabtu.

Destinasi terbaru yang tidak boleh dilewatkan adalah pengalaman makan dengan nuansa kerajaan Jawa di Pracima Tuin. Pengunjung akan dimanjakan dengan menu yang telah diuji coba oleh KGPAA Mangkunegoro X dengan pemandangan air mancur, taman, dan kolam dengan arsitektur khas Puro Mangkunegaran.

Lokasi:

  • Jl. Ronggowarsito, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

a. Puro Mangkunegaran

  • Senin-Jumat: 08.30-14.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 09.00-13.00 WIB

b. Pracima Tuin

  • Setiap Hari: 10.00-21.00 WIB (4 sesi di 10.00 WIB, 12.00 WIB, 14.30 WIB, dan 19.00 WIB)

Harga Tiket:

  • Wisatawan lokal: Rp 20.000/ orang
  • Wisatawan mancanegara: Rp 40.000/ orang
  • Restoran Pracima Tuin: minimal memesan Rp 100.000 dengan reservasi di Instagram @pracima.mn.

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

Keraton Kasunanan Surakarta ini adalah pengganti Keraton Kartasura yang porak poranda di tahun 1743 akibat Geger Pecinan. Keraton Surakarta Hadiningrat didirikan tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwana II dan masih berfungsi sebagai tempat tinggal Sri Sunan hingga sekarang.

Bangunannya didominasi warna biru dan putih khas sentuhan istana tradisional Jawa. Pengunjung dapat melihat koleksi zaman dahulu berupa pusaka, gamelan, kereta kencana hingga pemberian raja Eropa di museumnya. Setiap malam 1 Suro terdapat arakan Kebo Bule oleh Kyai Slamet ke seluruh Kota Solo lengkap dengan ritual pembersihan pusaka.

Lokasi:

  • Jl. Kamandungan, Baluwarti, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 09.00-14.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 09.00-16.00 WIB

Harga Tiket:

  • Wisatawan lokal: Rp 10.000
  • Wisatawan mancanegara: Rp 15.000
  • Membawa kamera profesional: Rp 3.500.

3. Kampung Batik Kauman Solo

Kampung Batik Kauman Solo menjadi destinasi lengkap untuk mengenal dan melestarikan budaya Jawa. Terdapat spot estetik di sepanjang jalan desa yang dapat diabadikan saat tour kampung di pagi hari. Pengunjung dapat mengikuti workshop membatik dan melihat pameran batik karya 30 pengrajin disini.

Tersedia rumah batik, galeri batik, dan museum koleksi batik yang berpatokan pada motif keraton. Pengunjung juga bisa membeli oleh-oleh di toko suvenir, toko buku, dan kerajinan tangan lainnya yang hanya bisa dibeli dengan uang tunai.

  • Lokasi: Jalan Wijaya Kusuma no 17 Kampung Batik Kauman, Surakarta.
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-18.00 WIB)
  • Harga Tiket: gratis

4. Ndalem Hardjonegaran

Ndalem Hardjonegaran adalah kediaman Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Hardjonegaran atau Go Tik Swan. Rumah ini menjadi cagar budaya yang menyimpan 45 arca zaman Borobudur dari abad 8-15 yang didesain oleh presiden Soekarno.

Rumah ini dialihfungsikan sebagai rumah produksi batik dan galeri benda budaya koleksi Hardjonegaran. Batik disini adalah gabungan teknik batik Solo Jogja dari Sogan dan Pesisir. Sang Pemilik dari keturunan Tionghoa berhasil mendapatkan Satya Lencana Pejuang Budaya dan berperan juga dalam menghidupkan pembuatan keris di Indonesia.

  • Lokasi: Jl.Yos Sudarso no 176, Surakarta.
  • Jam Operasional: Setiap hari (09.00-18.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis dengan reservasi lewat WhatsApp 0878-3605-0077 (KRRA. H. Hardjosuwarno).

5. Ndalem Djojokoesoeman

Destinasi baru di Kota Solo ini adalah cagar budaya untuk menikmati arsitektur Jawa dan koleksi zaman kerajaan. Ndalem Djojokoesoeman ditujukan untuk kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Uniknya pada beberapa hari tertentu, pengunjung dapat memainkan gamelan guna melestarikan budaya Jawa. Bangunan ini memiliki nilai sejarah perkembangan Surakarta di masa Kerajaan Mataram Islam yang bisa disewa untuk pre wedding atau acara umum lainnya.

  • Lokasi: Jalan Gajahan, Gajahan, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari (08.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis kecuali untuk acara pre wedding atau keperluan komersial lainnya.

Wisata Sejarah

Kota Solo dikenal dengan sejarah panjang dengan jejaknya yang masih terjaga dengan baik. Bagi pengunjung yang ingin mengetahui atau mengenang kembali sejarah Solo, destinasi berikut bisa menjadi pilihan:

1. Benteng Vastenburg Solo

Benteng Vastenburg memiliki peranan penting bagi Belanda dalam mengawasi pergerakan di Keraton Surakarta. Terdapat parit di sekeliling benteng lengkap dengan jembatan di pintu depan dan belakang sebagai perlindungan wilayah.

Di sekitarnya masih terdapat puing bangunan pemukiman Eropa yang dominan dengan warna putih. Keberadaan barak dan bastion di sudut benteng menambah estetika ketika tertangkap di kamera. Selain sebagai spot foto yang estetik, Benteng Vastenburg juga digunakan untuk tempat upacara beberapa hari besar.

  • Lokasi: Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari selama 24 jam
  • Harga Tiket: Gratis.

2. De Tjolomadoe

De Tjolomadoe adalah kompleks pabrik gula tua yang saat ini digunakan sebagai objek wisata bersejarah dan pusat konvensi di Solo. Bangunannya telah ada sejak tahun 1861 dengan revitalisasi dan berhasil dibuka untuk umum tahun 2018.

Objek wisata ini terdiri dari museum, aula konser Tjolomadoe, aula serbaguna Sarkara, restoran, dan toko suvenir. Pengunjung dapat menjelajah waktu di masa Eropa melalui mesin-mesin jadul untuk produksi gula lengkap dengan bangunan vintage yang estetik.

Lokasi:

  • Jalan Adi Sucipto No. 1 Malangjiwan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Jam Operasional:

a. Besali Cafe

  • Selasa-Minggu: 09.00-14.00 WIB
  • Museum De Tjolomadoe: Selasa-Kamis: 10.00-17.00 WIB dan Jumat-Minggu: 10.00-17.00 WIB

Harga Tiket: Museum Rp 40.000.

3. Gedung Djoeang 45

Gedung Djoeang 45 adalah bangunan penuh perjuangan dalam merebut kemerdekaan RI tahun 1945. Pemerintah Hindia Belanda membangunnya di tahun 1876-1880 untuk kebutuhan kantin VIP tentara Belanda (cantienstraat). Gedung ini juga digunakan untuk klinik tentara Belanda sebelum direbut oleh Jepang.

Setelah merdeka, Gedung Djoeang 45 sempat dijadikan sebagai pusat kegiatan kemanusiaan, fasilitas pendidikan, dan markas militer Brigade Infanteri 6. Namun saat ini, bangunan tersebut digunakan untuk cagar budaya yang memiliki Monumen Laskar Putri Surakarta sebagai penanda keikutsertaan kaum wanita. Wisata Solo ini menyimpan banyak spot instagrammable yang cocok dipajang di media sosial.

Lokasi:

  • Jl. Kapten Mulyadi No.113, Kedung Lumbu, Kecamatan Ps. Kliwon, Kota Surakarta.

Jam Operasional:

  • Gedung Djoeang 45: 17.00-00.00 WIB
  • Kantinestraat_ : Sabtu-Kamis (12.00-21.00 WIB) dan Jumat (14.00-21.00 WIB)
  • Gelatokusolo_ : Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
  • Bobakusolo_ : Selasa-Minggu (13.00-21.00 WIB)

Harga Tiket: Rp 15.000.

Wisata Edukasi dan Instagramable Keluarga

Tentunya bagi detikers yang ingin memperkaya wawasan atau memori bersama keluarga, Solo menyediakan pilihan tempat wisata sebagai berikut:

1. Solo Safari

Kebun binatang ini adalah revitalisasi dari Taman Satwa Taru Jurug yang berdiri diatas lahan seluas 13,9 hektar. Anak-anak dapat memberi makan hewan jinak dan mendapatkan wawasan tentang hewan liar lainnya.

Wisatawan juga bisa berinteraksi langsung dengan hewan seperti berfoto atau menunggang kuda. Koleksi hewan endemik Indonesia terbilang sangat lengkap mulai dari hewan air, unggas, hingga mamalia raksasa dirawat dengan baik disini.

Lokasi:

  • Jl. Ir. Sutami No.109, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 08.30-16.30 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Hari Besar: 08.00-16.30 WIB

Harga Tiket:

a. Weekday Tiket Reguler

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 45.000
  • Dewasa: Rp 55.000

b. Weekday Tiket Premium

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 65.000
  • Dewasa: Rp 90.000

c. Weekend Tiket Reguler

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 60.000
  • Dewasa: Rp 75.000

d. Weekend Tiket Premium

  • Anak-anak (di bawah 2 tahun): gratis
  • Anak-anak (2-6 tahun): Rp 80.000
  • Dewasa: Rp 110.000.

2. Cepogo Cheese Park

Destinasi ini terletak diantara Gunung Merapi dan Merbabu yang menyediakan paket wisata edukasi dan kuliner untuk keluarga. Anak-anak dapat menikmati serunya membuat keju, melihat susu perah, dan mencoba menyusui anak sapi.

Tersedia kebun binatang mini dan berbagai spot estetik yang cocok bagi orang tua sembari menunggu anak beraktivitas. Tidak hanya itu, terdapat persewaan ATV dan wahana play ground yang dapat melatih ketangkasan anak.

Lokasi:

  • Cepogo Cheese Park, Dusun II, Genting, Kec. Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah

Jam Operasional:

a. Senin-Jumat

  • Wisata: 08.00-18.00 WIB
  • Toko suvenir: 09.00-18.00 WIB
  • Restoran: 10.00-18.00 WIB

b. Sabtu-Minggu

  • Wisata: 08.00-18.00 WIB
  • Toko suvenir:08.00-19.00 WIB
  • Restoran: 09.00-18.00 WIB

Harga Tiket:

a. Weekday

  • Cheese Park: Rp 20.000
  • De Windmills: Rp 20.000
  • Paket 2 Wahana: Rp 35.000

b. Weekend

  • Cheese Park: Rp 25.000
  • De Windmills: Rp 25.000
  • Paket 2 Wahana: Rp 40.000
  • Deposit: Rp 10.000/orang.

3. Wahana Soko Alas

Wahana Soko Alas adalah galeri seni kerajinan kayu dengan spot yang sangat instagrammable. Wisata Solo ini memiliki embung, taman, dan resto Joglo yang siap merefresh pikiran saat liburan.

Wisatawan dapat berenang dengan latar pemandangan indah khas pegunungan. Tersedia gazebo di beberapa titik untuk duduk santai yang berada di dekat kolam ikan.

Lokasi: Jl. Delanggu-Polanharjo, Area Kebun/Swah, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 09.00-17.00 WIB
  • Sabtu-Minggu: 08.00-18.00 WIB

Harga Tiket: Rp 10.000/ orang

Wisata Kuliner dan Belanja

Nah, rekomendasi berikut cocok buat detikers dan keluarga yang ingin makan-makan dan shopping barang-barang lucu di Solo.

1. Pasar Gede Hardjonagoro Solo

Pasar ini adalah pusat kuliner dan jajanan tradisional yang telah berdiri sejak tahun 1927. Pasar Gede menjadi salah satu pasar tertua di Solo yang tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Berbagai kuliner legendaris Solo mulai dari gempol pleret, tahok, cabuk rambak, hingga es dawet ada disini. Wisatawan juga bisa membeli oleh-oleh dan kerajinan lainnya disini.

  • Lokasi: Jl. Jend. Urip Sumoharjo, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Operasional: Setiap hari 24 jam
  • Harga Tiket: Gratis.

2. Pasar Antik Triwindu

Sesuai dengan namanya, Pasar Antik Triwindu menawarkan berbagai koleksi barang antik seperti guci, keramik, lampu antik, topeng, hingga uang kuno era 1800-an. Lokasinya terbilang strategis karena berada di tengah kota Solo dekat Candi Mangkunegaran.

Pasar ini sendiri dibangun untuk merayakan kenaikan tahta Adipati Sri Mangkunegara VII ke-24 yang disebut tiga windu (triwindu). Gen Z berbondong-bondong kesini untuk melakukan thrift kebaya untuk melengkapi outfit estetik saat di wisata budaya Solo.

  • Lokasi: Jl. Diponegoro, Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari jam 09.00-16.00 WIB
  • Harga Tiket: Gratis kecuali untuk pre wedding dikenakan sewa Rp 125.000 per 2 jam.

Wisata Alam dan Religi

Tentunya, Solo menyediakan beberapa lokasi bagi wisatawan yang memenuhi kebutuhan rohaninya. Lokasi wisata tentu dilengkapi berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan wisatawan.

1. Kemuning Sky Hills

Kemuning Sky Hills menjadi daya tarik wisata Solo untuk menikmati pemandangan teh yang sejuk. Terdapat jembatan kaca di atas kebun teh sepanjang 65 meter dan tinggi 60 meter yang estetik untuk diabadikan.

Tidak hanya itu, wisatawan juga dapat menjelajahi bukit teletubbies yang berada di area tersebut. Beberapa aktivitas mengasyikkan lain yang bisa dilakukan seperti menaiki Jeep, ATV, paralayang, flying fox, dan giant swing.

Lokasi:

  • Jl. Karangpandan-Ngargoyoso, Sumbersari, Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

Jam Operasional:

  • Setiap hari 09.00-18.30 WIB

Harga Tiket:

  • Tiket Masuk: Rp 10.000
  • Lewat Jembatan: Rp 30.000

2. Masjid Syeikh Zayed Solo

Masjid Raya Syeikh Zayed Solo adalah ikon baru wisata religi yang mirip seperti Masjid Sheikh Zayed Grand di Abu Dhabi. Fakta uniknya, masjid ini adalah hibah dari Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, putra mahkota UEA kepada presiden Joko Widodo.

Keindahan masjid tampak semakin megah ketika di malam hari dengan detail lampu biru di setiap kubah. Masjid Syeikh Zayed Solo dapat menampung 10.000 jamaah dengan berdiri di tanah seluas 8.000 meter persegi. Selain itu, terdapat wisata religi muslim lainnya seperti Masjid Agung Keraton Solo, Makam Ki Gede Sala, dan Makan Raden Ngabehi Yosodipuro.

  • Lokasi: Jl. Surya IV, Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah
  • Jam Operasional: Setiap hari (04.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis.

3. Candi Putih

Candi putih adalah kompleks Vihara Dhamma Sundara yang memiliki bangunan estetik dengan atap limasan. Di gerbang utama, wisatawan akan disambut dengan patung sepasang singa hitam di kanan dan kiri.

Sebagai tempat ibadah yang aktif digunakan saat ini, tersimpan berbagai Arca Buddha, stupa, dan patung Sang Pendiri, Sundara Husea. Uniknya kompleks candi putih memiliki arsitektur yang mirip seperti bangunan di Thailand.

  • Lokasi: Jl.Ir.H.Juanda Nomor 223B, Pucangsawit, Jebres
  • Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB)
  • Harga Tiket: Gratis.

Selain rekomendasi wisata Solo untuk liburan keluarga yang murah dan lengkap ini, tentu masih banyak lokasi lain untuk menghabiskan masa libur. Sebelum liburan pastikan telah update informasi terbaru tentang tujuan wisata, misal harga tiket dan rute, sehingga liburan bisa makin nyaman serta menyenangkan.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

25 Wisata Yogyakarta Terpopuler dan Direkomendasikan, Ada Kampung Wisata


Jakarta

Wisata Yogyakarta menyimpan kenangan indah yang membuat siapapun ingin kembali dan mengeksplor lebih banyak tempat. Tidak hanya warga lokal, wisatawan mancanegara juga ketagihan berkunjung di kota istimewa ini.

Terdapat berbagai pilihan destinasi di pusat Kota Yogyakarta mulai dari sejarah, budaya, religi, kuliner, hingga berbagai desa wisata. Desa wisata adalah wujud perhatian Dinas Pariwisata setempat untuk menjaga dan mengenalkan tradisi pada masyarakat luas.

Lantas apa saja wisata Yogyakarta terbaik dan populer yang wajib dikunjungi? Berikut rekomendasi yang dikutip dari laman resmi Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.


Rekomendasi Wisata Terbaik dan Populer Yogyakarta

Kota Yogyakarta tidak hanya terkenal sebagai kota pelajar, melainkan juga dengan destinasi yang menarik. Daftar wisata sejarah, budaya, dan edukasi tersedia lengkap sebagai berikut.

1. Keraton Yogyakarta

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah landmark penting dan bersejarah yang wajib dikunjungi di Yogyakarta. Meskipun sudah populer dan mainstream, banyak wawasan tradisi dan sejarah tentang keraton yang bisa dieksplor.

Wisatawan dapat mengetahui seluk beluk kerajaan, koleksi, hingga upacara adat yang masih dipertahankan hingga saat ini. Jika beruntung, detikers dapat melihat langsung pertunjukan seni asli yang tidak bisa ditemukan di tempat wisata lainnya.

Lokasi: Jl. Rotowijayan Blok No. 1, Panembahan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional:

  • Kedhaton: Selasa-Minggu (08.00-14.00 WIB)
  • Wahanarata atau Museum Kereta: Selasa-Minggu (09.00-15.00 WIB)
  • Tamansari: Setiap hari (09.00-15.00 WIB).

Harga Tiket:

a. Kedhaton

  • Anak-anak 0-2 tahun: gratis
  • Anak-anak 2-12 tahun (domestik): Rp 10.000
  • Dewasa (domestik): Rp 15.000
  • Anak-anak 2-12 tahun (mancanegara): Rp 20.000
  • Dewasa (mancanegara): Rp 25.000

b. Wahanarata (Museum Kereta)

  • Anak-anak 0-2 tahun: gratis
  • Anak-anak 2-12 tahun (domestik): Rp 15.000
  • Dewasa (domestik): Rp 20.000
  • Anak-anak 2-12 tahun (mancanegara): Rp 25.000
  • Dewasa (mancanegara): Rp 30.000

c. Tamansari

  • Anak-anak 0-2 tahun: gratis
  • Anak-anak 2-12 tahun (domestik): Rp 10.000
  • Dewasa (domestik): Rp 15.000
  • Anak-anak 2-12 tahun (mancanegara): Rp 20.000
  • Dewasa (mancanegara): Rp 25.000.

2. Museum Ulen Sentalu

Museum Ulen Sentalu adalah objek wisata bersejarah yang menawarkan koleksi budaya Jawa dari Kerajaan Mataram di Yogyakarta dan Solo. Museum ini menyimpan gamelan, lukisan, patung, batik, dan syair kuno dari masa lampau.

Wisatawan dapat memilih kategori tur yang akan diikuti selama 45 menit sesuai preferensi yang diinginkan. Tur Adiluhung Mataram mengisahkan seni dan budaya dari 4 keraton di Surakarta dan Yogyakarta. Sedangkan tur Vorstlanden menceritakan masa emas Kasultanan dan akulturasi yang terjadi melalui koleksi masterpiece Museum Ulen Sentalu.

Di sepanjang area ini juga terdapat beberapa destinasi lain seperti Kaliurang Park Botanical Garden, Lavatour Merapi Jogja, dan Taman Gardu Pandang Kaliurang.

Lokasi: Jl. Boyong No.KM 25, Kaliurang, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB).

Harga Tiket:

  • Tur Adiluhung Mataram: Rp 50.000
  • Tur Skriptorium: Rp 60.000
  • Tur Vorstenlanden: Rp 100.000
  • Sewa Tour Guide berbahasa Inggris: Rp 100.000.

3. Taman Pintar

Taman Pintar adalah wahana favorit bagi pelajar untuk bermain dan belajar dengan alat peraga yang ada. Lokasinya juga cukup strategis karena berada di dekat Benteng Vredeburg dan Jalan Malioboro.

Dikutip dari laman resminya, Taman Pintar dibangun dekat dengan Taman Budaya, Vredeburg, Gedung Agung, dan Societ Militer untuk memperkenalkan wawasan komplit kepada anak. Tidak hanya diedukasi dari sisi sains, wisata ini juga menjadi paket komplit untuk belajar sejarah dan melatih ketangkasan anak.

Lokasi: Jl. Panembahan Senopati No.1-3, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional:

  • Senin-Minggu (08.30-16.00)
  • Khusus Simulator Gempa: 10.00-11.00 WIB dan 14.00-15.00 WIB.

Harga Tiket:

  • Gedung Oval Otak (Wahana Peraga Sains dan Teknologi Interaktif): Anak Rp 14.000 dan dewasa Rp 24.000
  • Program Kreativitas Kreasi Gerabah: Rp 15.000
  • Program Kreativitas Lukis Gerabah: Rp 17.000
  • Program Kreativitas Kreasi Batik: Rp 20.000
  • Program Kreativitas Lukis Kaos: Rp 48.000
  • Zona Lalu Lintas: Rp 15.000
  • Planetarium: Rp 13.000
  • Wahana Bahari: Rp 8.000.

4. Jalan Malioboro

Jalan Malioboro adalah destinasi wajib sebelum kembali ke rumah. Pasalnya disini adalah pusat kota yang menyediakan berbagai oleh-oleh dan kuliner khas Jogja.

Wisatawan dapat melihat Kantor Gubernur dan Gedung DPRD DIY dan berkunjung ke Pasar Induk Beringharjo serta Teras Malioboro. Sejak tahun 2022, seluruh pedagang telah ditertibkan dengan rapi dan membuat suasana jalan-jalan detikers semakin nyaman.

Lokasi: Salah satu jalan yang membentang dari Tugu Yogyakarta sampai titik nol kota.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Gratis.

5. Museum Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg dalah saksi bisu terjadinya penjajahan kolonial Belanda untuk mengawasi area Keraton Yogyakarta. Mereka meletakkan tembak meriam dengan jarak dekat ke arah keraton untuk strategi penyerangan, intimidasi, dan blokade.

Museum ini sempat diambil alih oleh Jepang sebelum direbut instansi militer RI usai proklamasi kemerdekaan. Di dalamnya terdapat museum khusus perjuangan nasional yang menceritakan proses sebelum hingga setelah Indonesia merdeka.

Lokasi: Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional:

  • Selasa-Kamis dan Sabtu-Minggu: 08.00-15.30 WIB
  • Jumat: 08.00-16.30 WIB
  • Senin: Libur.

Harga Tiket:

  • Anak-anak Rp 2.000
  • Dewasa Rp 3.000.

6. Museum Sonobudoyo

Meskipun terletak di dekat keraton, Museum Sonobudoyo bukan bagian dari Keraton Yogyakarta. Museum untuk pengembangan dan edukasi budaya ini dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah, Dinas Kebudayaan Provinsi DIY.

Wisatawan dapat melihat koleksi geologi, biologi, arkeologi, hingga seni rupa yang berjumlah 62 ribu. Beberapa aktivitas menarik lainnya yang bisa dilakukan seperti menonton pagelaran wayang kulit, wayang orang, wayang topeng panji, dan film dokumenter di hari-hari tertentu.

Lokasi: Jl. Margo Mulyo No.6, Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional:

  • Museum: Selasa-Minggu (08.00-21.00 WIB)
  • Pagelaran Wayang Kulit: Selasa (20.00-21.30 WIB)
  • Pagelaran Wayang Orang: Rabu dan Kamis (20.00-21.15 WIB)
  • Pagelaran Wayang Topeng Panji: Jumat, Sabtu, Minggu (20.00-21.15 WIB)
  • Bioskop Sonobudoyo: Selasa-Minggu (16.00, 17.00, 19.00, dan 20.00 WIB)
  • Workshop Tatah Sungging Wayang: Selasa Wage (16.00-21.00 WIB)
  • Live Music Sonobudoyo: Selasa Wage (16.00-22.30 WIB)
  • Perpustakaan Sonobudoyo: Senin-Kamis (08.00-16.00 WIB) dan Jumat (08.00-14.30 WIB).

Harga Tiket:

  • Anak-anak: Rp 5.000/orang
  • Dewasa: Rp 10.000/orang
  • Wisatawan Mancanegara: Rp 20.000/orang
  • Pagelaran Wayang Kulit: wisatawan domestik Rp 20.000 dan mancanegara Rp 50.000
  • Pagelaran Wayang Orang: wisatawan domestik Rp 20.000 dan mancanegara Rp 50.000
  • Pagelaran Wayang Topeng: wisatawan domestik Rp 20.000 dan mancanegara Rp 50.000.

7. Alun-alun Kidul

Alun-alun kidul adalah surganya kuliner di Yogyakarta yang lengkap dengan tempat bermain anak. Sehingga wisata ini sangat ramah anak dan rombongan keluarga.

Terdapat puluhan penjual kaki lima yang berada di trotoar area Keraton. Konon dua pohon di tengah alun-alun dipercaya mampu mengabulkan keinginan wisatawan yang berhasil melewatinya tanpa melenceng dengan penutup mata.

Lokasi: Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Gratis.

8. Masjid Gede Kauman

Masjid Raya Yogyakarta atau Kagungan Dalem Masjid Gedhe Kauman adalah bagian dari perkembangan islam di masa Kesultanan Yogyakarta. Masjid ini dibangun 29 Mei 1773 Masehi oleh Sri Sultah Hamengku Buwono I dan Sang Penghulu Keraton, Kyai Fakih Ibrahim Diponingrat.

Arsitektur Masjid Gedhe Kauman mengadopsi gaya Masjid Demak dengan 4 pilar utama sebagai saka guru. Setiap elemen bangunan memiliki makna filosofis tentang ilmu tasawuf dan iman kepada Allah SWT. Hingga saat ini, masjid tersebut masih digunakan untuk beberapa acara islam yang diadakan keraton dan dibuka untuk jamaah umum.

Lokasi: Patehan, Kraton, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Gratis.

9. Jelajah Kota Baru (Nieuwe Wijk)

Jelajah Kota Baru adalah kawasan perkampungan Eropa yang telah bercampur dengan arsitektur lokal. Wisata ini berkembang di sebelah timur Benteng Vedreburg dan Bintaran yang awalnya merupakan hunian kolonial.

Di sini, terdapat tanaman buah dan pohon-pohon besar di ruas jalan yang membuatnya semakin asri. Beberapa bangunan otentik dan klasik disini dapat menjadi spot Instagrammable yang patut diabadikan. Mulai dari RS DKT Dr. Soetarto, RS Bethesda, SMK Bopkri 1 Yogyakarta, Gereja Katholik Santo Antonius Kotabaru, Gedung RRI Yogyakarta, dan masih banyak lainnya.

Lokasi: Kotabaru, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Gratis.

10. Kampung Wisata Yogyakarta

Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta mendirikan 24 Kampung Wisata untuk melestarikan budaya. Bahkan beberapa kegiatan dilakukan untuk memenuhi acara tahunan di kancah dunia.

Terdapat berbagai aktivitas menarik di bidang edukasi dan praktik tentang sosial dan budaya di Kota Yogyakarta. Beberapa kampung wisata lain juga menghadirkan wisata sejarah, religi, dan agrowisata dengan pengalaman luar biasa.

Umumnya paket wisata dibanderol mulai Rp 100.000-an dengan tiket reservasi via laman kampungwisata.jogjakarta.go.id. Berikut beberapa daftar Kampung Wisata di Yogyakarta.

11. Tebing Breksi

Tebing Breksi adalah wisata alam dan budaya yang estetik untuk dikunjungi. Bekas penambangan batu alam ini sempat ditutup tahun 2014 karena aktivitas vulkanis dari Gunung Api Nglanggeran.

Di puncak tebing ini, wisatawan dapat melihat keindahan Kota Yogyakarta dan relief indah dari seniman lokal. Jika beruntung, detikers juga berkesempatan menonton pertunjukan musik dan menyewa Jeep.

Lokasi: Jl. Desa Lengkong, RT.02/RW.17, Gn. Sari, Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Setiap hari (06.00-21.00 WIB).

Harga Tiket:

  • Wisatawan domestik: Rp 10.000
  • Wisatawan mancanegara: Rp 20.000.

12. Candi Ratu Boko

Candi Ratu Boko merupakan runtuhan kerajaan atau Keraton Boko yang berada di ketinggian 195,97 meter diatas permukaan laut. Bagian candi sangat cantik dengan menggabungkan aksen Hindu dan Budha.

Terdapat prasasti berusia 792 M bernama Prasasti Abhayagiriwihara. Candi Ratu Boko sangat menarik untuk dikunjungi karena terdiri dari Candi Batukapur, Candi PemBokoran, Paseban, Pendapa, Keputren, dan gua. Bahkan sejak di gerbang wisatawan telah dimanjakan dengan keindahannya.

Lokasi: Jl. Raya Piyungan-Prambanan No.2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Setiap hari (07.00-17.00 WIB).

Harga Tiket:

  • Anak-anak (3-10 tahun): Rp 20.000
  • Wisatawan domestik: Rp 40.000
  • Wisatawan mancanegara: 362.500.

13. Wisata Alam Pinus Pengger

Hutan alam Pinus Pengger cocok untuk seseorang yang sedang ingin menenangkan pikiran. Sejuknya pepohonan rindang menyediakan oksigen segar yang tidak bisa ditemukan di kota.

Wisata alam ini sangat cantik ketika malam hari karena wisatawan dapat melihat bintang secara jelas. Beberapa spot foto Instagramable tersedia seperti Panca Wara, jembatan, akar melingkar, dan lain-lain dengan membayar harga sewa. Objek wisata disini juga masih asri karena terdapat banyak jenis flora dan fauna di dalamnya.

Lokasi: Jl. Dlingo-Patuk, Sendangsari, Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Jam Operasional: Setiap hari (08.00-21.00 WIB).

Harga Tiket: Rp 3.000/orang.

14. Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah candi hindu terbesar di Indonesia yang cocok sebagai wisata edukasi anak. Banyak spot estetik dari candi yang bisa diabadikan di media sosial.

Pada hari tertentu, wisatawan dapat menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana dan Roro Jonggrang dengan membeli tiket tambahan. Tiket dapat dibeli secara online maupun offline dengan harga bervariasi tergantung kelas yang dipilih. Harga yang dipatok untuk sendratari sekitar Rp 200.000-Rp 450.000.

Lokasi: Jl. Raya Solo-Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Setiap hari (06.30-17.00 WIB).

Harga Tiket:

  • Anak-anak (domestik): Rp 25.000/orang
  • Dewasa (domestik berusia lebih dari 10 tahun): Rp 50.000/orang
  • Anak-anak (mancanegara): Rp 240.000/orang
  • Dewasa (mancanegara berusia lebih dari 10 tahun): Rp 400.000/orang.

15. Kebun Binatang Gembira Loka

Kebun Binatang Gembira Loka menjadi wisata edukasi untuk anak dan keluarga untuk mengenal flora dan fauna lebih dekat. Terdapat pengelompokan hewan di sini mulai dari zona burung, cakar, mamalia, petting zoo, primata, dan reptil.

Anak-anak dapat memberi makan hewan-hewan tertentu yang akan memberikan kesan dan pengalaman tersendiri saat dewasa. Tersedia juga toko suvenir, wahana edukasi mamalia dan aves, serta tracking untuk olahraga yang sejuk dan menyegarkan.

Lokasi: Jl. Kebun Raya No.2, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 08.30-16.00 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Libur Nasional: 08.00-16.00 WIB.

Harga Tiket:

  • Weekday: Rp 60.000/orang
  • Weekend: Rp 75.000/orang.

16. Pantai Krakal

Pantai pasir putih ini cocok untuk bersantai dan bermain pasir untuk anak-anak. Pantai Krakal memiliki pesona batu karang yang indah sebagai pembatas dengan pantai lainnya.

Wisatawan dilarang bermain air terlalu jauh karena ombaknya yang cukup kencang. Namun wisatawan masih bisa menikmati kuliner dan pemandangana matahari terbit serta tenggelam.

Lokasi: Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket:

  • Weekday: Rp 7.000/orang
  • Weekend: Rp 10.000/orang.

17. Pantai Kukup

Pantai Kukup cocok untuk wisatawan yang ingin bermain air karena daerah lautnya yang dangkal. Jernihnya air laut dan putihnya pasir pantai membuat biota laut seperti kerang terlihat jelas dari atas.

Wisatawan dapat menyebrangi jembatan untuk sampai di pulau karang bernama Jumino yang indah. Terdapat gua karang besar yang digunakan untuk berteduh di bawah teriknya matahari.

Lokasi: Ngepung, Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Rp 10.000/orang.

18. Pantai Baron

Pantai Baron terkenal dengan suasananya yang sejuk karena hembusan angin dan pohon tinggi di sekelilingnya. Uniknya, pantai ini diapit oleh dua bukit karang yang membuatnya estetik.

Daya tarik lain yang ada yaitu aliran sungai yang cukup deras di sisi barat pantai. Wisatawan dapat melihat seluruh pantai dari atas mercusuar hanya dengan membayar tiket Rp 5.000/orang.

Lokasi: Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

19. Heha Sky View

Heha Sky View menawarkan spot foto estetik atau sekadar kulineran dengan pemandangan cantik Kota Yogyakarta. Tempat wisata ini mmeiliki berbagai spot menarik seperti Sky Glass, Wall Climbing, Sky Baloon, Heha Aeroplane, Reflecting Pool, dan Selfie Garden. Wisatawan harus membayar biaya sewa untuk berfoto di spot tersebut mulai dari Ro 10.000-Rp 30.000/ orang.

Lokasi: Jl. Dlingo-Patuk No.2, Patuk, Bukit, Kec. Patuk, Kabupaten Gunung Kidul.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 10.00-21.00 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional: 08.00-21.00 WIB

Harga Tiket: Rp 20.000/orang.

20. Heha Ocean View

Heha Ocean View adalah spot untuk melihat keindahan laut Yogyakarta dengan spot tinggi di atas karang. Berbeda dengan akses Heha Sky View yang mudah, disini pengunjung harus mendaki cukup jauh untuk sampai puncak.

Namun pemandangan diatas tidak pernah gagal untuk memuaskan dan melepaskan penat para pengunjungnya. Tiket masuk akan lebih hemat ketika detikers membeli paket kunjungan untuk Heha Ocean View dan Heha Sky View yaitu Rp 25.000/orang. Spot foto disini juga terbilang lebih beragam dengan patokan harga yang masih sama.

Lokasi: Bolang, Girikarto, Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 10.00-21.00 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional: 08.00-21.00 WIB.

Harga Tiket: Rp 20.000/orang.

21. Tugu Jogja

Landmark Jogja lainnya ini tidak boleh terlewat untuk dikunjungi. Berada tepat di tengah kota, keindahan Tugu Jogja bisa dinikmati pada malam hari sambil ngopi di beberapa cafe sebrangnya. Detikers dapat mengambil foto dari atas gedung sehingga tampak keindahan Kota Yogyakarta secara menyeluruh.

Lokasi: Jl. Jend. Sudirman, Gowongan, Kecamatan Jetis, Kota Yogyakarta.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Gratis.

22. Obelix Hiils

Obelix Hills menjadi tempat nongkrong Gen Z yang estetik dan dapat menyegarkan pikiran. Pasalnya wisatawan dapat menikmati kuliner dengan pemandangan perbukitan yang hijau di sekelilingnya.

Terdapat live music setiap malam hari yang menambah suasana semakin syahdu. Terdapat beberapa spot foto berbayar mulai dari Rp 15.000-Rp 30.000 dengan menawarkan berbagai angle yang estetik. Misalnya Single Swing, Double Swing, Eagle Nest, dan Skywalk.

Lokasi: Dusun Klumprit I-II, Wukiharjo, Kapanewon, Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional:

  • Senin-Jumat: 10.00-21.00 WIB
  • Sabtu-Minggu dan Hari Libur Nasional: 07.00-21.00 WIB.

Harga Tiket:

  • Weekday: Rp 20.000/orang
  • Weekend: Rp 25.000/orang.

23. Pantai Parangtritis

Pantai Parangtritis menjadi destinasi terdekat dari Kota Yogyakarta yang dapat dikunjungi 24 jam. Wisatawan dapat menikmati sunrise, sunset, atau sejuknya deburan pantai di malam hari disini.

Aktivitas menarik di siang hari yang dapat dilakukan seperti naik andong, ATV, maupun bermain di gumuk pasir. Wisatawan juga bisa mengabadikan momen di setiap sudut yang cantik dan menikmati olahan seafood khas pantai di Bantul.

Lokasi: Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul.

Jam Operasional: Setiap hari 24 jam.

Harga Tiket: Rp 15.000/orang.

24. Taman Nasional Gunung Merapi

Taman Nasional Gunung Merapi adalah objek wisata alam sekaligus sejarah dengan keberadaan museum di dalamnya. Wisatawan yang hobi menjelajah dan memacu adrenalin dapat menikmati aktivitas seru di dalamnya.

Beberapa kegiatan yang bisa dilakukan seperti trekking, mengunjungi museum, maupun sekedar berfoto di area Bunker Kaliadem. Umumnya wisatawan akan membeli paket Lava Tour yang berada di kisaran Rp 450.000/orang untuk mengelilingi seluruh area.

Lokasi: Jl. Kaliurang KM 22,6, Hargobinangun, Pakem, Area Hutan, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Setiap hari (09.00-15.00 WIB).

Harga Tiket: Rp 5.000/orang.

25. Jogja Bay Waterpark

Jogja Bay Waterpark adalah wisata air terbesar di Asia Tenggara yang diresmikan langsung oleh Sri SUltan Hamengkubuwono X. Destinasi ini cocok untuk rekreasi keluarga karena memiliki 19 wahana di dalamnya.

Tidak hanya berenang dan bermain air, anak-anak juga bisa menikmati wahana lainnya yang tidak kalah asyik seperti roller coaster mini dan museum air. Berbagai fasilitas juga tersedia sehingga membuat siapapun yang berkunjung merasa puas.

Lokasi: Jl. Utara Stadion, Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman.

Jam Operasional: Setiap hari (09.00-16.00 WIB) .

Harga Tiket:

  • Dewasa (Senin-Jumat): Rp 90.000
  • Anak-anak (Senin-Jumat): Rp 60.000
  • Dewasa (Sabtu-Minggu): Rp 100.000
  • Anak-anak (Sabtu-Minggu): Rp 75.000
  • Anak usia 0-2 tahun: gratis
  • Orang tua berusia lebih dari 65 tahun: Rp 60.000.

Lokasi wisata Yogyakarta dalam tulisan ini tidak hanya meliputi kota, namun juga area provinsi. Tentunya masih banyak lokasi wisata lain di Yogyakarta yang bisa dikunjungi selama musim liburan.

Sebelum berkunjung, pastikan detikers telah update informasi destinasi wisata lebih dulu. Informasi terbaru membantu detikers bisa berwisata dengan aman dan nyaman.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Hotel dengan Bathtub di Jakarta, Bisa Berendam Saat Staycation

Daftar Isi


Jakarta

Tidak semua hotel menawarkan fasilitas bathtub di kamar mandinya. Kalau pun ada, tidak semua kamar dilengkapi dengan fasilitas tersebut.

Buat detikers yang mencari hotel dengan bathtub di Jakarta, simak dulu artikel ini. Kita akan ulas 10 hotel yang bisa buat berendam saat kamu staycation.

Hotel dengan Bathtub di Jakarta

Dirangkum dari sejumlah ulasan detikTravel, berikut ini 10 hotel dengan bathtub di Jakarta, lengkap dengan lokasi dan kisaran harga untuk kamar dengan bathtub.


1. The Jayakarta

  • Lokasi: Jalan Hayam Wuruk No.126 Glodok, Mangga Besar, Kecamatan Taman Sari, Kota Jakarta Barat.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 590 ribu per malam.

The Jayakarta merupakan hotel bintang empat dengan harga yang terjangkau. Pada tipe kamar Executive Deluxe, tamu mendapatkan fasilitas bathtub di kamar mandi. Beberapa fasilitas lainnya, restoran, wifi, TV kabel, shower, dan pusat kebugaran.

2. Kuretakeso Kemang Hotel

  • Lokasi: Jalan Bangka Raya No.7 A, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 600 ribu per malam.

Kuretakeso Kemang adalah hotel berbintang tiga yang menyediakan fasilitas bathtub. Konsep hotel ini membawa tamu serasa berada di Jepang dengan nuansa back to nature.

Selain bathtub, tamu bisa menikmati berbagai fasilitas seperti pusat kebugaran, sauna, kolam air panas (onsen), bar, manga corner hingga restoran di rooftop.

3. Harris Suites Puri Mansion

  • Lokasi: Kompleks apartemen Puri Mansion, Lingkar Luar Puri Mansion Estate, Kembangan Jakarta Barat.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 900 ribu per malam.

Harris Suites Puri Mansion menawarkan fasilitas layaknya resort, karena terintegrasi dengan kompleks apartemen. Fasilitas bathtub tersedia pada kamar tipe one bedroom.

Hotel ini juga menyediakan empat kolam renang dewasa dan anak, tennis court, basketball court, jogging track outdoor, area bermain anak indoor dan outdoor, gym, spa, hingga in house clinic. Fasilitas lainnya adalah pantry, personal coffee machine, amenities, dan wifi.

4. Sunlake Waterfront Resort & Convention

  • Lokasi: Jalan Danau Permai Raya Blok C1, Sunter, Jakarta Utara.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 960 ribu per malam.

Sunlake Waterfront Resort & Convention memiliki beberapa jenis kamar. Tamu yang menggunakan Executive Room bisa merasakan fasilitas bathtub. Adapun fasilitas lainnya seperti area parkir, restoran, fasilitas antar jemput bandara, wifi.

5. Ibis Styles BSD City

  • Lokasi: Kavling Taman Kota Barat Lot No II/9, BSD City, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 1,3 juta per malam.

Ibis Styles BSD City berada di dekat Jakarta, yaitu kawasan BSD City. Hotel memiliki interior berwarna-warni, stylish, muda, dan dinamis. Terdapat beberapa jenis kamar, tetapi fasilitas bathtub tersedia untuk kamar tipe Suite.

Ibis Styles BSD City juga menyediakan fasilitas ramah anak, seperti kolam renang untuk dewasa dan anak. Ada juga area playground untuk anak bermain, sehingga anak tidak bosan selama menginap.

6. The Gunawarman

  • Lokasi: Jalan Gunawarman No 36, Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 1,6 juta per malam.

The Gunawarman berada di dekat Gelora Bung Karno. Hotel ini juga menyediakan fasilitas bathtub di kamar mandi dengan pemandangan kota. Jika tamu ingin mencicipi makanan di luar hotel, ada beberapa pilihan tempat makan di dekat hotel.

7. Hotel Mulia Senayan

  • Lokasi: Jalan Asia Afrika Senayan, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 2,9 juta per malam.

Hotel Mulia Senayan termasuk hotel mewah berbintang lima di pusat kota yang menawarkan berbagai kenyamanan, termasuk fasilitas bathtub di kamar. Desain interior hotel ini terkesan mewah dengan warna keemasan dengan furnitur elegan. Fasilitas lainnya seperti kamar luas, kolam renang luas, dan wifi.

8. The Orient Jakarta

  • Lokasi: Jalan Jendral Sudirman, Nomor Kavling 36, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 3 juta per malam.

The Orient Jakarta menghadirkan nuansa kuno, mulai dari ornamen batu candi, interior kayu tradisional, gaya arsitektur Belanda, hingga galeri dinding bergambar era kolonial.

Dari kamar, tamu bisa melihat pemandangan Kota Jakarta. Uniknya, semua kamar memiliki desain dan penataan berbeda menyesuaikan bentuk bangunannya.

Mulai dari kamar tipe Grand Deluxe, tamu akan mendapatkan fasilitas bathtub dengan view kota. Fasilitas umum lainnya seperti sarapan untuk dua orang, minibar, free parking, dan wifi.

9. 25hours Hotel The Oddbird

  • Lokasi: District 8, SCBD Lot 28, Jalan Jenderal Sudirman kav 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 3 juta per malam.

Hotel di kawasan strategis ini mengusung tema nostalgia karena menampilkan interior khas zaman dulu. Desain kamarnya memadukan sejarah Jakarta dan seni kontemporer yang berkembang. Mulai dari tipe room Studio terdapat fasilitas bathtub.

10. The Langham, Jakarta

  • Lokasi: Sudirman Central Business District (SCBD) 8 Lot.28, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

  • Kisaran harga: Mulai dari Rp 4 juta per malam.

Hotel ini memiliki 223 kamar dengan enam tipe kamar yang ditawarkan, yakni deluxe, deluxe city skype, deluxe skyline, executive, executive cityskype, dan one bedroom suite.

Kamar-kamar ini dilengkapi dengan teknologi cerdas, kamar mandi marmer mewah, rain shower dan bathtub. Ada juga dua kolam renang, yakni indoor dan outdoor, serta ruang gym.

Tarif hotel dengan bathtub di Jakarta bisa berubah tiap saat bergantung kebijakan pengelola. Detikers jangan lupa untuk update harga dan ketersediaan layanan sebelum memilih hotel untuk liburan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

12 Curug Terdekat dari Jakarta, Cocok Buat Healing Sejenak


Jakarta

Air terjun atau curug menjadi salah satu objek wisata yang paling favorit untuk menyegarkan pikiran. Apalagi buat detikers yang bekerja di Jakarta, pasti sangat menyenangkan jika seminggu sekali healing ke curug.

Nah, di bawah ini ada rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang bisa detikers kunjungi di akhir pekan. Simak lokasi, harga tiket masuk, dan jam bukanya.

Rekomendasi Curug Terdekat dari Jakarta

Berikut ini rekomendasi 12 curug terdekat dari Jakarta yang dilansir dari sejumlah artikel detikTravel:


1. Curug Cibulao

Curug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, BogorCurug Cibulao di Kawasan Gunung Paseban, Bogor. (Muhammad Idris/d’Traveler)
  • Lokasi: Megamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Dilansir dari situs Desa Megamendung, nama Curug Cibulao berasal dari warna airnya yang kebiruan. Warna biru tersebut menyerupai blau yang berwarna biru. Sementara ci berarti air, maka disebut Cibulao.

Nama asli dari air terjun ini adalah Curug Hulu karena lokasinya berada di hulu atau paling atas dibandingkan air terjun lain di aliran sungai Cirangrang.

Curug ini memiliki dua leuwi atau kolam. Leuwi pertama sedalam 8 meter, dan yang kedua 5 meter. Jika ingin seru-seruan meloncat dari tebing, traveler bisa mencobanya di kolam pertama yang lebih dalam.

2. Curug Ciburial

Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya.Bogor juga punya banyak curug alias air terjun yang bisa disambangi traveler. Salah satunya ada curug Ciburial yang segar. Lokasinya tak jauh-jauh amat dari Jakarta lho! Nih penampakannya. (Rachman_punyaFOTO)
  • Lokasi: Jl. Gunung Wangun Kampung Cibereum, Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Ciburial cukup hits di Bogor. Ada tiga curug di kawasan ini, yaitu Curug Ciburial, Curug Hordeng, dan Curug Kembar Cibeureum. Sekali bayar tiket, traveler bisa menikmati ketiga curug itu.

Di sana, traveler akan menyusuri aliran sungai dan tracking melewati bebatuan besar. Selama perjalanan, tampak pemandangan pepohonan rindang. Sesampainya di air terjun, rasa capek akan ditukar dengan kesegaran air terjun ini.

3. Curug Rahong

Curug Rahong di BogorCurug Rahong di Bogor. (Bekti Yustiarti/d’Traveler)
  • Lokasi: Rengasjajar, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Rahong adalah air terjun yang tersembunyi di kawasan tambang pasir. Selama perjalanan, traveler akan melihat tambang pasir yang gersang. Tak jarang kalian menemui truk-truk pasir.

Dari parkiran, traveler harus berjalan sekitar 1,5 km melewati perkampungan, sawah, jembatan, dan jalan setapak. Tapi jika membawa sepeda, kalian bisa membawanya mendekat ke air terjun.

4. Curug Bidadari

air terjunCurug Bidadari. (Bekti/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu (weekday) dan Rp 40 ribu (weekend).
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Curug Bidadari merupakan tempat wisata hits yang menyenangkan. Selain karena tingginya air terjun yang mencapai 50 meter, aliran airnya menyenangkan untuk tempat bermain.

Terdapat kolam yang berkedalaman 30 cm untuk anak-anak dan kolam dewasa dengan kedalaman 1,5 cm. Traveler bisa menyewa ban untuk bermain-main di air.

5. Curug Cikaracak

Curug Cikaracak di BogorCurug Cikaracak di Bogor Foto: Muhammad Idris/d’Traveler
  • Lokasi: Jalan Cinagara, Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu (termasuk parkir).
  • Jam buka: 06.00-16.00 WIB.

Curug Cikaracak berada di bawah Gunung Gede. Air terjun ini menarik karena diapit dua tebing curam yang membuat pemandangannya menakjubkan. Ketinggiannya mencapai 40 meter dengan debit air yang besar, sehingga pengunjung tidak boleh berada di bawahnya.

6. Leuwi Hejo

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi HejoBermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo. (Luthfi hafidz/detikcom)
  • Lokasi: Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-17.00 WIB.

Nama Curug Leuwi Hejo berasal dari kata leuwi yang berarti relungan atau kolam, dan hejo yang berarti hijau. Sesuai namanya, air terjun ini memiliki warna jernih kehijauan.

Jika datang ke sini, traveler bisa mengunjungi 5 curug sekaligus. Yaitu Leuwi Hejo, Leuwi Liek, Leuwi Ciung, Leuwi Cepet, serta Baliung.

7. Curug Lembah Tepus

Curug Lembah Tepus yang Eksotis di BogorCurug Lembah Tepus yang Eksotis di Bogor. (Resa Noor Fauziah/d’Traveler)
  • Lokasi: Pasir Reungit, Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Lokasi Curug Lembah Tepus cukup mudah ditemukan, karena berada di kawasan wisata Gunung Halimun Salak. Infrastruktur jalannya pun sudah cukup baik. Traveler cukup berjalan sekitar 300 meter dengan kondisi jalan yang sudah baik, dari loket pembayaran tiket.

8. Curug Cigamea

Curug di Gunung SalakCurug Cigamea. (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)
  • Lokasi: Jalan Curug Cigamea, Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.30 WIB.

Curug Cigamea juga termasuk tempat wisata di kawasan Halimun Salak. Air terjun ini dilengkapi dengan kolam yang cukup luas untuk berendam atau bermain air. Untuk menuju ke air terjun, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 30 menit. Sampai di lokasi, traveler akan menyaksikan air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter.

9. Curug Love

Lokasi curug berada di tengah perkebunanCurug Love. (detik)
  • Lokasi: Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Curug Love memiliki keunikan tersendiri. Meski debit airnya kecil, terdapat spot foto yang sangat menarik, yakni seperti Grand Canyon tapi versi mini. Pengunjung bisa berjalan di air di antara dinding tebing yang tinggi.

10. Curug Mariuk

Kalau mau sepi datangnya harus lebih pagi yaCurug Mariuk. (detik)
  • Lokasi: Sukamakmur, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-16.00 WIB.

Curug Mariuk memiliki air terjun yang jernih dan memanjakan mata traveler. Tapi wisatawan harus berjalan sekitar 1 jam melewati bukit dengan pepohonan dan jalanan batu. Debit air curug ini tidak besar, namun memiliki leuwi yang bisa dipakai untuk terjun dari atas bebatuan.

11. Curug Lontar

Curug LontarCurug Lontar. (Cah Jetak/d’travelers)
  • Lokasi: kawasan Geopark Pongkor, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 08.00-16.00 WIB.

Curug Lontar memiliki air tenang, tetapi cukup dalam. Aliran sungai di sekitarnya juga bisa digunakan untuk bermain-main. Aksesnya cukup mudah dan bisa dilewati mobil. Dari tempat penitipan kendaraan, pengunjung hanya berjalan sebentar untuk sampai di curug.

12. Curug Putri Kencana

Curug Putri Kencana di BogorCurug Putri Kencana di Bogor. (idris_aje/d’Traveler)
  • Lokasi: Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Bogor.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.
  • Jam buka: 07.00-17.00 WIB.

Terakhir adalah Curug Putri Kencana yang sudah tertata, namun masih terasa alami. Wisatawan dapat menikmati keindahan Taman Gunung Pancar yang asri. Dari Taman Gunung Pancar, masih harus berjalan kaki.

Bagi detikers yang ingin berkunjung ke 12 curug terdekat dari Jakarta, jangan lupa update harga tiket dan ketersediaan layanan lebih dulu. Hal ini untuk memastikan liburan kamu berlangsung lancar dan menyenangkan.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

10 Destinasi Alam di Jawa Tengah yang Belum Ramai Turis


Jakarta

Kangen wisata alam yang belum ramai turis? Detikers bisa mengunjungi rekomendasi destinasi wisata ini yang berlokasi di Jawa Tengah. Wisata ini sangat cocok untuk pengunjung yang ingin relaksasi sendiri atau bersama keluarga, tanpa ribet dengan kunjungan turis lain.

10 Destinasi Alam di Jawa Tengah yang Belum Ramai

Berikut rekomendasinya dikutip dari situs destinasi wisata alam terkait

Pantai Menganti (Kebumen)

Suasana di Pantai Menganti, Kebumen.Suasana di Pantai Menganti, Kebumen. Foto: Rinto Heksantoro/detikJateng

Lanskap alam ini terkenal dengan pasir putih, air laut biru hijau, dan tebing kapur (karst) yang mengelilinginya. Pantai ini juga punya mercusuar peninggalan Belanda yang menjadi daya tarik utama. Lanskap ini sangat cocok buat kamu yang butuh relaksasi dan healing time melihat keindahan alam.


Talaga Sunyi (Banyumas)

telagaTalaga Sunyi Foto: (Brigida Emi Lilia/d’Traveler)

Dikelilingi hutan pinus yang sangat rindang dan pepohonan hijau Talaga Sunyi menawarkan ketenangan bagi pengunjung. Talaga ini juga dikelilingi dinding batu yang di dalamnya ada aliran sungai kecil menjadi sumber air danau. Pengunjung harus trekking lebih dulu menuju Talaga Sunyi, yang terbayarkan saat melihat indahnya lanskap alam ini.

Waduk Bade (Boyolali)

Waduk atau bendungan ini sebetulnya adalah sumber air bagi lahan pertanian di sekitarnya. Namun, destinasi wisata ini sangat cocok bagi yang ingin rekreasi bersama keluarga. Pengunjung bisa mancing atau sekadar melihat indahnya pemandangan danau buatan.

Bukit Rangkok (Tegal)

Destinasi berkonsep via ferrata ini menawarkan wisata yang memicu adrenalin dan keindahan alam. Pengunjung harus mendaki lewat tangga besi yang ditancapkan pada tebing sesuai konsep via ferrata. Di ketinggian 384 mdpl, pengunjung bisa melintas jembatan single sling wire rope yang hanya terdiri dari seutas tali. Pengunjung juga bisa melewati jembatan balok yang bergoyang jika keseimbangan tidak dijaga dengan baik.

Curug Sebrangan (Banyumas)

Lokasi air terjun di pedalaman Banyumas ini sangat cocok bagi pengunjung yang mencari ketenangan, suasana sejuk, dan alam yang rupawan. Karena letaknya yang agak nyempil, pengunjung harus mempersiapkan fisik, uang cash, pakaian, dan pastinya gadget untuk ambil foto agar bisa menikmati curug dengan paripurna.

Curug Lawe dan Benowo (Semarang)

Curug LaweCurug Lawe Foto: (Rivai Hidayat/d’Traveler)

Dua air terjun ini berdampingan dengan Curug Lawe setinggi kurang lebih 30 meter dan Benowo 40 meter. Selain keindahan air terjun, alam sekitar dengan keanekaragaman flora dan fauna juga tidak boleh dilewatkan. Jika beruntung, pengunjung bisa lihat luntung saat melintas Jembatan Romantis yang dibangun di atas saluran air sepanjang 20-30 meter.

Watu Ireng (Pekalongan)

Seperti namanya, Watu Ireng adalah destinasi wisata berupa batu hitam yang dikelilingi perkebunan seluas 2 hektar dan pohon hijau. Keindahan alam ini banyak dikunjungi wisawatan saat musim liburan bersama keluarga atau sendiri, bagi yang ingin berjalan-jalan santai.

Bukit Cinta (Ambarawa)

Bukit Cinta Rawa PeningBukit Cinta Rawa Pening Foto: (Nfadils/d’Traveler)

Area perbukitan yang sudah tertata dengan rapi ini sangat cocok untuk healing menikmati keindahan alam. Wisatawan bisa santai bersama keluarga menikmati area Rawa Pening dan pesona perairan. Berlatar pemandangan Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran, pengunjung bisa menikmati semua keindahan sambil piknik dengan perahu sewaan.

Telaga Bleder (Magelang)

Salah satu obyek wisata air Telaga Bleder di Kecamatan Grabag Kabupaten MagelangSalah satu obyek wisata air Telaga Bleder di Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang Foto: Pertiwi/detikcom

Berlokasi di area sejuk dengan udara bersih, wisatawan bisa menikmati keindahan Telaga Breder yang dikelilingi pohon rimbun. Telaga ini adalah cekungan berisi air dengan sumber dari mata air di sekelilingnya. Selain lanskap sangat indah, pengunjung bisa berenang di kolam yang disediakan pengelola dan memberi ikan dalam kolam di gazebo.

Curug Trocoh atau Curug Surodipo (Wonosobo)

Trocoh atau bocor dalam bahasa Indonesia, adalah nama yang tepat untuk menggambarkan aliran air terjun ini. Curug Trocoh kerap dikatakan punya tempat istimewa dalam perjuangan Pangeran Diponegoro, sebagai tempat persembunyian pasukan dan pemimpinnya meski belum terbukti. Air terjun lima tingkat dengan ketinggian 120 meter ini tentunya punya pemandangan yang sangat indah.

Nah, detikers yang perlu destinasi wisata alam tenang di Jawa Tengah kini tak perlu bingung lagi. Kamu bisa segera siap-siap piknik ke destinasi wisata alam pilihan lengkap dengan uang cash secukupnya, fisik prima, dan pakaian cadangan bagi yang ingin renang atau trekking.

(row/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker

Indahnya Wisata Alam di Wakatobi, Hidden Gem buat Healing & Nyantai



Jakarta

Kondisi kelelahan mental, fisik, dan emosional dapat terjadi akibat kelelahan yang tidak dirasakan sehingga dapat kehilangan motivasi dalam hidup. Keadaan seperti ini membuat sebagian Gen Z membutuhkan suasana baru untuk mengembalikan motivasi dalam hidupnya.

Tak heran jika tren traveling untuk reconnect dengan alam kian populer di kalangan anak muda. Berbagai kegiatan saat traveling seperti snorkeling, diving, hingga hiking pun banyak dilakoni Gen Z sebagai sarana healing.

Di antara sekian banyak destinasi, Wakatobi hadir sebagai hidden gem Indonesia yang menawarkan keindahan alam bawah laut, budaya lokal yang hangat, dan ketenangan yang sulit ditemukan di destinasi wisata mainstream.


Terletak di Sulawesi Tenggara, Wakatobi bukan hanya surga bagi para penyelam dunia, tapi juga tempat sempurna untuk Gen Z yang ingin menjauh sejenak dari hiruk pikuk kota dan menemukan kembali versi terbaik dirinya. Melalui eksplorasi alam yang autentik dan interaksi dengan budaya lokal yang masih lestari, perjalanan ke Wakatobi bisa menjadi pengalaman transformatif yang menyegarkan jiwa.

Keindahan alam Wakatobi akan dieksplor lebih jauh dalam serial mini 3 episode yang akan dikembangkan Tolak Angin. Kemegahan alam bawah laut, budaya, hingga alam Wakatobi akan disorot melalui mini series berjudul ‘Angin Angan’ yang akan hadir dengan gaya bercerita.

Mini series tersebut menceritakan seorang pembawa berita cuaca TV nasional berusia 28 tahun di Indonesia, Andi Wan Tyupaan, yang juga dikenal sebagai Awan yang tampan, cerdas, dan berasal dari keluarga kaya tetapi masih lajang.

Meskipun banyak wanita yang tertarik padanya, tidak ada yang bertahan lama. Alasannya? Setiap kali seseorang berbicara kepadanya untuk pertama kalinya, dia selalu membalas dengan ‘Hah?!’ bukan hanya sekali, tetapi tiga kali. Baru setelah itu, dia menjadi pria yang sangat normal. Itu adalah kebiasaan aneh yang membuat orang menjauh.

Suatu hari, Awan mendengar dari seorang teman bahwa dia mungkin dapat ‘menyembuhkan kebiasaan aneh ini’ di Wakatobi. Tetapi mengapa Wakatobi? Apa yang ada di tempat ini yang menjadi kunci perubahannya? Bisakah Awan akhirnya pulih dan menemukan cinta yang selama ini dicarinya?

[Gambas:Youtube]

Adapun, lokasi untuk pengambilan gambar dari mini series ini akan dilakukan di Pulau Wangiwangi, Underwater Pulau Tomia, Kampung Bajo Sampela, dan Desa Pajam.

Bagaimana tertarik untuk mengunjungi Wakatobi? Jangan lupa bawa Tolak Angin untuk menjaga kehangatan tubuh dan mencegah agar tidak masuk angin. Tolak Angin bisa kamu beli di mana saja mulai dari toko, minimarket serta secara online di www.sidomunculstore.com atau di Sido Muncul Official Store di berbagai marketplace.

Tonton juga “Tak Ada Pelangi di Jalan Andrea Hirata Selamatkan Bahasa Belitung” di sini:

(prf/ega)



Sumber : travel.detik.com