Tag Archives: tuang

Cukup Pakai Satu Bahan, Begini Cara Bersihkan Noda Membandel di Sofa


Jakarta

Sofa yang terkena noda membandel pasti akan sulit dibersihkan. Selain itu, kamu tidak bisa asal sikat atau tuang cairan kimia ke permukaan sofa karena bahannya yang berbeda. Ukurannya pun besar tidak seperti baju yang mudah direndam air panas.

Noda membandel seperti tinta, minyak, atau cat hanya bisa dibersihkan dengan cairan tertentu saja. Salah pakai cairan pembersih, bisa-bisa bukan bikin bersih, tapi nodanya melebar dan membuat sofa makin kotor.

Namun, tenang, dilansir The Spruce, cara menghilangkan noda membandel pada sofa cukup menggunakan satu jenis cairan saja yakni sabun cuci piring. Berikut caranya.


1. Bersihkan Kotoran dan Rambut

Sebelum menghilangkan noda membandel, singkirkan dulu kotoran padat seperti pulpen apabila nodanya dari tinta, makanan jika nodanya muncul dari saus. Jika kotoran padat bisa dibuang, noda tidak akan banyak terserap. Caranya membersihkannya pun jangan diusap atau ditarik ke sisi lain. Cukup di usap-usap lembut di permukaannya.

2. Campurkan Larutan Sabun Cuci Piring

Siapkan mangkuk kecil berisi air hangat. Lalu tambahkan sabun cuci piring cair dengan perbandingan 2:1. Aduk hingga muncul busa.

3. Bersihkan Noda

Celupkan kain mikrofiber ke dalam larutan pembersih. Lalu, peras air sampai tidak ada yang menetes. Setelah itu, usap-usap lembut noda hingga menghilang.

4. Bersihkan Sisa Sabun

Ambil kain microfiber lain yang masih bersih. Basahkan dengan air hangat, lalu tepuk-tepuk area yang terkena noda untuk menghilangkan sisa sabun.

5. Tunggu Hingga Kering

Pastikan sofa tidak basah terlalu lama atau lembap. Area lembap tersebut bisa memicu munculnya jamur. Apabila jamur muncul, akan tercium bau apek dan muncul noda hitam di permukaannya. Untuk sementara jauhkan bantal dan penutup sofa apabila ada.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Buat Masak, Garam Juga Ampuh Bersihkan Noda!


Jakarta

Garam adalah bumbu yang pasti selalu tersedia di setiap dapur dan peran penting untuk memperkaya cita rasa masakan. Namun, tahukah kamu jika garam juga ampuh untuk membersihkan berbagai hal di rumah?

Dilansir Better Homes and Gardens, garam merupakan bahan abrasif alami yang dapat membersihkan noda dan menyerap bau tak sedap. Selain itu, garam adalah bahan alami, tentu ramah lingkungan dan dapat menghemat pengeluaran kamu karena tak perlu beli cairan pembersih instan.

Jenis garam yang dapat dipakai untuk membersihkan beberapa benda di rumah adalah garam kosher. Garam in tidak mengandung mineral apa pun, melainkan hanya natrium klorida.


Garam kosher ini berbeda dengan garam laut. Pembeda yang paling mencolok adalah garam kosher teksturnya lebih kasar dari garam laut. Keduanya sama-sama berwarna putih dan berbentuk butiran, serta sama-sama bisa dimakan.

Barang yang Bisa Dibersihkan dengan Garam

1. Mug Kopi

Siapa di antara detikers yang sering minum kopi? Coba cek cangkir bagian dalamnya bersih atau tidak. Biasanya cangkir yang dipakai sebagai wadah kopi atau minuman berwarna, bagian dalamnya terdapat sisa warna. Noda tersebut sulit hilang jika hanya memakai sabun cuci piring.

Ternyata trik untuk menghilangkan noda tersebut adalah memakai garam. Caranya dengan menambahkan garam ke dasar cangkir dan taruh sedikit es serut di atasnya. Tutupi bagian atas cangkir kopi dengan lapisan plastik pembungkus.

Lalu letakkan tangan di atas plastik tersebut dan putar cangkir agak cepat. Apabila dirasa sudah lama diputar, coba bilas cangkir dengan air hangat. Lihat apakah warnanya berkurang.

2. Talenan

Talenan adalah salah satu barang dapur yang mudah rusak. Bekas potongan pisau kerap berbekas. Permukaannya yang tidak mulus itu sering kotor dari sisa-sisa makanan yang masuk ke sela-selanya. Tidak jarang, talenan jadi mudah berbau karena cara membersihkannya yang salah.

Coba dengan menaburkan garam dan ratakan seperti dipijat. Diamkan selama 10 menit. Setelah itu gosok permukaan dengan lemon yang telah dipotong menjadi dua. Saat menggosok, kamu boleh sambil memeras lemon. Terakhir, bilas dengan air panas. Pastikan tidak ada sisa garam yang tertinggal.

3. Setrika

Jika besi setrika kotor karena ada yang menempel atau berubah warna menjadi hitam, kamu bisa lho menghilangkannya.

Caranya atur setrika sampai terasa hangat. Sembari menunggu, siapkan selembar kertas atau koran yang atasnya telah ditaburkan garam. Setelah setrika panas, setrika dengan melingkar di atas garam dan kertas tadi. Matikan setrika dan biarkan dingin. Lalu, bersihkan permukaan besi dari bekas garam dengan menggunakan kain lembap.

4. Panci

Cara mencuci panci berminyak, kotor, atau berminyak bisa dengan garam. Caranya tutupi panci dengan garam dan biarkan selama 10 menit. Lalu, gosok bagian tepi panci yang kotor dengan spons. Terakhir, bilas dengan air hangat.

5. Pipa Tersumbat

Pipa tersumbat dapat diatasi dengan bahan yang ada di dapur. Caranya tuang setengah cangkir soda kue dan setengah cangkir garam ke dalam saluran pembuangan dan biarkan semalaman. Setelah itu, tuangkan air mendidih ke dalam saluran pembuangan untuk membilas campuran tersebut.

6. Jamur dan Noda Bekas Air

Jika di rumah ada barang yang berjamur atau permukaannya terdapat sisa air, coba pakai garam sebagai pemutih alami. Cara bersihkannya dengan menaburkan garam pada area yang terkena noda, lalu tuangkan soda kue. Diamkan beberapa jam atau semalaman.

Cara kedua bisa dengan mencampurkan air lemon dan garam. Lalu gosokkan pada noda. Namun, kamu harus menjemur barang tersebut di bawah sinar matahari.

Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan garam. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Langkah Merawat Kain Pel Agar Selalu Bersih, Lantai Jadi Kinclong dan Wangi


Jakarta

Penggunaan kain pel yang bersih dilakukan saat mengepel lantai. Jangan sampai sudah susah-susah mengepel tapi lantai tetap kotor dan bau karena menggunakan kain pel yang sudah usang.

Oleh karena itu, penting untuk merawat kain pel secara teratur supaya bersih, sehingga mengepel lantai jadi lebih efektif. Sebaiknya kamu segera membersihkan kain pel setelah selesai digunakan.

Lantas, bagaimana cara merawat kain pel? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple.


Persiapkan Alat dan Bahan

Sebelum membersihkan kain pel, kamu perlu menyiapkan alat dan bahan berikut ini.

  • Ember
  • Mesin cuci
  • Jemuran
  • Sarung tangan pelindung
  • Pembersih serba guna
  • Detergen
  • Cuka Pembersih cucian
  • Pemutih

Cara Merawat Kain Pel

Inilah tips merawat kain pel yang bisa kamu lakukan biar kain pel selalu bersih.

1. Bersihkan Kain Pel Setelah Digunakan

Setelah mengepel lantai, kamu bisa merendam kain pel ke dalam bak cuci atau ember berisi air hangat dan biarkan selama tiga menit. Jangan lupa gunakan sarung tangan pelindung untuk menghindari iritasi kulit.

Lalu, peras kain pel hingga cukup kering. Celupkan dan peras beberapa kali untuk menghilangkan semua sisa sabun.

Untuk kepala kain pel yang dapat dilepas, kamu bisa masukkan ke mesin cuci dan tambahkan detergen. Setelah dibersihkan, jemur kain pel hingga kering.

2. Bersihkan Kepala Pel Secara Mendalam

Isi penuh ember dengan air panas dan pembersih serbaguna. Ikuti petunjuk pemakaian tentang berapa banyak bahan pembersih yang harus digunakan.

Rendam kain pel dalam larutan pembersih dan biarkan terendam setidaknya selama 10 menit agar pembersih dapat menghilangkan penumpukan kotoran. Isi ulang ember dengan air hangat segar dan bilas kain pel

3. Sanitasi Kepala Pel

Kamu perlu menyiapkan dua cangkir cuka, dua cangkir air panas, air dingin, dan campuran air panas dengan pemutih (hanya untuk kepala pel kapas). Rendam kain pel selama 10 menit, lalu tuang larutan pembersih, dan isi ulang ember dengan air hangat.

Gosok kain pel agar noda hilang, kemudian bilas kepala pel hingga bersih. Peras kain pel dengan baik dan biarkan mengering dalam posisi tegak.

4. Cara Menyimpan Kain Pel dengan Benar

Setelah kain pel bersih dan kering, kamu perlu menyimpannya dengan benar. Setiap jenis kain pel memiliki cara penyimpanan yang berbeda.

  • Pel Spons : Selalu simpan spons pel dengan kepala menghadap ke atas untuk mencegahnya berubah bentuk. Jika spons mulai rusak, berbau, atau berubah warna.
  • Kepala Pel Kapas: Kepala pel kapas harus benar-benar kering sebelum menyimpannya dalam posisi tegak di tempat yang tidak berventilasi.
  • Kepala Pel Microfiber: Kepala pel microfiber melingkar atau tali harus disimpan tegak di ruang yang berventilasi baik. Kebanyakan kepala pel mikrofiber dapat bertahan hingga 200 kali penggunaan.

Itulah cara merawat kain pel agar tetap bersih dan awet. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Bukan Diinjak, Begini Cara Aman dan Ampuh Usir Kecoak Biar Nggak Balik Lagi


Jakarta

Banyak orang tidak tahu cara mengusir kecoak. Sebab, kecoak berbeda dengan serangga lainnya. Ketika dikejar atau didekati, mereka justru bergerak ke arah kita. Hal ini yang membuat beberapa orang justru takut saat melihat kecoak.

Padahal kamu bisa lho mengusir kecoak tanpa perlu mendekatinya. Asal kamu tahu kelemahan dari hewan kecil ini. Tanpa perlu menunggu kemunculannya, kecoak bisa dibasmi dan tak balik lagi.

Namun, yang paling penting adalah kamu harus mengatasi dahulu penyebab mereka masuk ke rumah. Misalnya karena ada lubang di rumah atau karena rumah kamu kotor. Apabila penyebabnya sudah diatasi, akan lebih mudah untuk memerangi kecoak di rumah.


Cara mengusir kecoak yang ampuh dan aman adalah dengan menggunakan bahan alami di rumah yang kamu persiapkan sendiri. Kira-kira apa saja? Berikut daftarnya.

Cara Mengusir Kecoak dengan Bahan Alami

1. Ampas Kopi

Siapa di sini pecinta kopi bubuk? Ampas kopi yang biasanya langsung dibuang, bisa lho kamu manfaatkan untuk perangkap pengusir kecoak. Hal ini dikarenakan di dalam kopi tersebut terdapat kandungan asam yang tidak disukai oleh kecoak.

Cara penggunaannya juga mudah, cukup taburkan bubuk ampas kopi di sudut-sudut kamar mandi. Selain itu, kamu juga bisa memakai bubuk kopi baru. Namun perlu diingat, ampas kopi hanya berfungsi untuk mengusir kecoak sehingga tidak efektif untuk membunuhnya.

2. Bawang Putih

Kamu pasti tahu kalau bawang putih memiliki aroma yang kuat. Maka dari itu, bumbu dapur ini kerap dipakai pada masakan. Ternyata bau yang dikeluarkan bawang putih ini juga bisa untuk mengusir kecoak.

Dilansir situs The Spruce, aroma bawang putih terlalu kuat sehingga tidak disukai kecoak. Cara pasang perangkapnya dengan geprek beberapa siung bawang putih, lalu sebarkan ke sudut-sudut rumah yang diyakini sebagai sarang kecoak.

3. Air Lemon

Air lemon biasanya digunakan untuk membersihkan noda, tetapi ada salah satu sifat antipatogen alami dari lemon yang bisa mencegah kecoak datang ke rumah. Jika bahan sebelumnya dengan diletakkan, untuk mengusir kecoak dengan air lemon, kamu bisa menyemprotkan perasan air lemon yang dimasukkan ke dalam botol semprot. Waktu semprotnya bisa dilakukan secara teratur bukan hanya saat melihat mereka datang.

4. Air Sabun

Jika kamu hanya ada sabun, kamu bisa membuatnya menjadi bahan untuk mengusir kecoak. Untuk cara membuatnya, cukup tuangkan sabun cuci piring secukupnya ke dalam botol semprot, lalu campur dengan sedikit air dan kocok hingga merata. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut jika menemukan kecoak di rumah.

5. Baking Soda dan Cuka

Dua bahan ini biasa dipakai untuk membersihkan noda membandel. Ternyata, perpaduan kedua bahan ini cukup untuk membasmi kecoak. Sebab, di dalam baking soda terdapat senyawa natrium bikarbonat atau asam borat yang memang ampuh membasmi serangga apa pun termasuk kecoak.

Caranya dengan mencampurkan menuangkan 2 sendok makan baking soda ke dalam wadah, lalu tuang sedikit cuka dan aduk sampai merata. Setelah itu, taburkan ke sudut-sudut kamar mandi atau tempat yang dilalui kecoak.

6. Cairan Pemutih

Cairan pemutih biasanya untuk membersihkan pakaian atau kain. Ternyata cairan ini juga ampuh untuk mengusir kecoak. Hal ini dikarenakan di dalam cairan pemutih juga memiliki senyawa natrium bikarbonat atau asam borat yang ampuh membasmi serangga.

Caranya dengan menuangkan cairan pemutih ke dalam botol semprot dan campur dengan sedikit air, lalu semprotkan ke sudut-sudut rumah yang dilalui kecoak. Namun sebagai catatan, penggunaan cairan pemutih terlalu sering dapat menyebabkan korosi pada material seperti plastik dan logam. Lalu, cairan pemutih juga dapat merusak pipa saluran air.

7. Daun Salam

Daun salam yang dicincang dan ditumbuk dapat mengeluarkan zat beracun bagi hewan. Bahkan daun salam sebaiknya dijauhkan dari anjing atau kucing. Jika ingin digunakan untuk mengusir kecoak, setelah daun salam hancur, rebus dan ambil airnya untuk disemprot ke area yang kerap ada kecoak.

8. Kayu Manis

Dilansir Pest Control Weekly, kayu manis bisa digunakan untuk membasmi kecoak di rumah. Caranya dengan meletakkan batang kayu manis di tempat yang sering dilalui atau sarang kecoak. Bentuknya bisa dengan menyebar kayu manis atau direbus dan airnya yang dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Atasi Saluran Air Mampet di Rumah yang Bikin Pusing!



Jakarta

Saluran air mampet bisa menjadi masalah yang bikin pusing pemilik rumah. Bagaimana tidak, jika saluran air yang berfungsi mengalirkan air kotor mampet, bisa menggenangi rumah. Belum lagi air kotor juga mengandung penyakit.

Sebenarnya saluran air mampet disebabkan berbagai hal, mulai dari dari kotoran yang menggumpal, lumut, rambut hingga residu makanan. Berbagai kotoran tersebut menghambat aliran air, sehingga perlu dibersihkan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi saluran air mampet di rumah. Melansir Forbes, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan biar saluran air kembali lancar.


Cara Atasi Saluran Air Mampet

1. Tuang Air Mendidih ke Saluran Air Mampet

Kamu bisa membersihkan saluran yang agak tersumbat (atau tersumbat) adalah dengan menuangkan air mendidih ke saluran tersebut. Air yang sangat panas akan memecah sumbatan hingga mengalir ke saluran pembuangan.

Rebus delapan hingga 12 gelas air dalam panci. Bawa ke wastafel dan tuangkan ke saluran air pembuangan, kira-kira dua atau tiga cangkir sekaligus. Diamkan air panas selama satu menit sebelum menuangkan lebih banyak ke saluran pembuangan.

Mungkin perlu mengulangi proses ini beberapa kali sebelum sumbatan hilang.

Perhatikan bahwa metode ini sama sekali bukan cara yang pasti untuk menghentikan sumbatan saluran air sepenuhnya. Air yang sudah ada di wastafel akan langsung mendinginkan air mendidih hingga mencapai titik yang mungkin tidak cukup panas untuk membersihkan sumbatan.
Namun, ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk langkah awal membersihkan saluran air yang mengalir lambat.

2. Tuang Resep ‘Rahasia’ ke Saluran Air Mampet

Terkadang saluran pembuangan yang tersumbat, misalkan wastafel dapur, mungkin disebabkan oleh penumpukan lemak. Sabun cuci piring dirancang untuk menghilangkan lemak, dan sabun cuci piring juga dapat memberikan perbedaan besar jika saluran air tersumbat.

Peras beberapa sendok makan sabun cuci piring ke saluran pembuangan dan diamkan. Jika sabun cuci piring berhasil mencapai sumbatan, sabun cuci piring akan mulai memecah lemak dan ikatannya pada pipa.

Setelah beberapa menit, tuangkan air mendidih pada wastafel, tuangkan beberapa cangkir air mendidih ke saluran pembuangan sekaligus. Hal ini dapat menghilangkan sumbatan atau setidaknya membuat saluran air mengalir kembali.

Dimungkinkan untuk memecahkan penyumbatan wastafel kamar mandi dengan metode serupa, bisa memakai soda kue, lemon, dan cuka daripada sabun cuci piring.

Cukup tuangkan ½ cangkir soda kue ke saluran pembuangan diikuti dengan ½ cangkir cuka putih, lalu satu cangkir jus lemon. Ikuti resep campuran bahan ini dengan lima atau enam cangkir air mendidih dan diamkan kombinasi tersebut selama beberapa jam sebelum diperiksa.

3. Gunakan Alat Penyedot

Apabila metode di atas tidak berhasil, mungkin perlu menggunakan penyedot untuk membersihkan sumbatan. Pastikan untuk menggunakan penyedot wastafel untuk wastafel dan penyedot toilet untuk toilet.

Penyedot toilet memiliki flensa panjang yang masuk ke dalam saluran pembuangan toilet, sedangkan penyedot wastafel hanya berada di atas saluran pembuangan wastafel.

Tempatkan penyedot di atas saluran pembuangan. Jika ini adalah wastafel, pastikan untuk menutup lubang luapan (biasanya di dekat tepi wastafel) dengan jari atau lap basah. Selain itu, isi wastafel sedikit dengan air.

Tekan perlahan pegangan penyedot untuk memaksa air melewati saluran pembuangan. Lepaskan lubang pelimpah, biarkan penyedot naik kembali, tutup lubang dan ulangi sampai bak cuci bersih.

Tidak ada saluran air yang meluap untuk toilet, jadi tukang ledeng DIY tidak perlu khawatir untuk menutup lubang di dalam mangkuk dengan tangan mereka.

Pastikan flensa toilet keluar dari dasar penyedot sebelum memasukkannya ke dalam toilet. Pegang penyedot secara miring untuk mengisi bel dengan air sebanyak mungkin. Selanjutnya, letakkan penyedot di saluran pembuangan toilet dan mulailah terjun.

Hentikan setiap beberapa kali terjun (10 atau lebih) untuk mengisi ulang bel pendorong, lalu lanjutkan. Mudah-mudahan, ini akan mendorong sumbatan melalui toilet dan membersihkan saluran pembuangan.

4. Ular untuk Saluran Air Mampet

Jika penyedot tidak mampu memecah sumbatan, kemungkinan besar ramuan sabun cuci piring atau soda kue juga nggak akan ampuh. Dalam hal ini, mungkin perlu untuk mengeringkan selokan.

Gunakan ular pembuangan plastik untuk bak cuci. Ular yang dimaksud tentu bukan benar-benar hewan ular melainkan tongkat elastis yang bentuknya bisa mengikuti lekukan pipa saluran air. Tongkat ini bisa digunakan untuk mendorong atau bahkan menarik sumbatan di saluran air mampet.

Ular kloset , juga dikenal sebagai kloset auger. Alat bergagang panjang ini masuk ke saluran pembuangan toilet, dan pengguna mendorong ular melewati toilet sambil memutar pegangannya. Ini biasanya akan menghilangkan sebagian besar sumbatan di dalam toilet.

5. Hubungi Profesional buat Atasi Saluran Air Mampet

Kalau semua jurus sudah kamu kerahkan tapi hasilnya nihil, langkah selanjutnya adalah memanggil seorang profesional.

Saluran pembuangan mungkin perlu dililitkan dengan ular kloset berukuran penuh untuk menghilangkan sumbatannya, dan profesional tersebut akan sangat senang mendengar bahwa tidak ada cairan pembersih saluran yang menunggu mereka di dalam saluran air mampet tersebut.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jelang Lebaran, Pastikan Sofamu Bebas Kotoran dengan Cara Ini!



Jakarta

Sofa di ruang tamu merupakan salah satu barang di rumah yang mungkin jarang dibersihkan. Ukurannya besar dan sulit dibawa terkadang membuat kita bingung bagaimana cara membersihkannya.

Padahal, sofa juga sama seperti barang rumah tangga lainnya yang menyimpan kuman dan bakteri. Oleh karena itu, sebelum Lebaran ketika banyak tamu datang, sebaiknya sofa dibersihkan.

Walau kelihatannya bersih dan tidak ada kotoran apa-apa, sebetulnya sofa merupakan tempat berkumpulnya kotoran dan noda dari tumpahan makanan atau minuman, bahkan sampai kaki kita yang kotor menginjak sofa. Namun, kotoran tersebut menumpuk di sela-sela sofa sehingga kita sering tidak sadar jika sofa sebetulnya sudah kotor.


Namun, kamu tidak perlu khawatir sebab berikut melansir dari situs Good House Keeping, terdapat beberapa cara membersihkan sofa.

Cek Kode Label

Pada sofa terdapat kode label yang membantu kamu mengetahui bagaimana cara perawatannya. Berikut kodenya

  • W adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan dengan air.
  • S adalah kode bahwa sofa hanya dapat dibersihkan pakai bahan kimia atau pelarut pembersih jok (dry clean).
  • W/S adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan pakai air maupun pelarut bahan kimia.
  • X adalah kode bahwa sofa hanya bisa divakum, disedot debunya, dan jangan gunakan air.

Setelah mengecek kode pada label perawatan sofa, kemudian bersihkan sofa sesuai dengan bahannya yaitu ada bahan kain dan bahan kulit.

Bersihkan Sofa Bahan Kain

Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

  1. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan seluruh bagian sofa, seperti belakang, lengan, pinggiran, dan bawah. Bersihkan juga sepanjang pinggiran dan jahitan sofa.
  2. Gunakan alat uap seperti setrika uap untuk menembus kain. Hal ini berguna untuk membunuh tungau yang menyelinap di sofa.
  3. Bersihkan noda jika ada. Campur ¼ sendok teh sabun cuci piring dan satu cangkir air hangat. Tuang dan tepuk noda dengan hati-hati. Setelah noda hilang, tepuk area untuk menghilangkan kelembapannya.
  4. Semprotkan pewangi pada sofa.

Bersihkan Sofa Bahan Kulit

Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

  1. Bersihkan menggunakan penyedot debu sedikit demi sedikit sampai celah sofa.
  2. Bilas pakai kain basah pada beberapa spot yang ada nodanya.
  3. Semprotkan pelindung kulit sofa agar lebih awet.
  4. Setelah dibersihkan, kamu perlu menghilangkan bau dari sofa yang mengganggu. Melansir dari situs The Spruce, bau sofa bisa hilang dengan menggosokkan soda kue dengan lembut terhadap kain sofa. Biarkan soda kue selama satu jam atau semalaman. Kemudian, sedot sisa-sisa soda kue tersebut.

Itulah beberapa tips untuk membersihkan sofa serta menjaga kesegarannya. Semoga bermanfaat ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Hilangkan Noda Bekas Teh dan Kopi pada Cangkir, Bikin Auto Kinclong



Jakarta

Gelas keramik memiliki banyak kelebihan daripada jenis gelas lainnya. Mulai dari tanah panas, bisa menampung lebih banyak, dan lebih tanah lama. Namun, gelas jenis ini juga memiliki kekurangan yakni apabila terlalu sering dipakai untuk menyeduh minuman berwarna, di bagian dalamnya akan meninggalkan noda sulit hilang.

Noda tersebut biasanya berwarna abu-abu atau coklat, tergantung pada jenis minuman berwarna yang pernah dituang di dalamnya. Noda ini tidak dapat hilang hanya dengan mencucinya menggunakan sabun cuci piring.

Melansir dari Express, jika gelas tersebut sering digunakan untuk menyeduh kopi dan teh, tentu akan ada noda membandel yang akan tertinggal di dalam gelas. Sebab, kopi dan teh mengandung zat pewarna alami bernama tannin atau asam tanat. Zat pewarna ini juga bisa menimbulkan noda kekuningan pada gigi bagi seseorang yang mengonsumsi terlalu sering.


Untuk menghilangkan noda di cangkir karena kopi dan teh, dilansir The Spruce berikut cara membersihkannya.

1. Taburkan Baking Soda

Noda tersebut tidak akan hilang dengan sabun cuci piring, kamu perlu memakai bahan tambahan yakni baking soda. Taburkan seperempat gelas, lalu tambahkan seperempat sendok air panas. Aduk hingga teksturnya seperti bubur bayi menggunakan sendok atau garpu. Pastikan larutan tersebut tidak terlalu encer.

Kemudian gosok permukaannya menggunakan spons. Bilas gelas dengan air mengalir dan noda warna akan hilang.

2. Pakai Spons Melamin

Cara paling instan adalah memakai spons melamin atau juga dikenal sebagai spons ajaib. Barang ini bukan hanya dapat menghilangkan noda bekas kopi dan teh, melainkan noda-noda membandel lainnya di berbagai jenis bahan.

Spons ini tidak membutuhkan sabun atau bahan lainnya untuk membersihkan. Cukup basahi permukaannya, kemudian gosok bagian yang kotor. Setelah beberapa gosokan, akan terlihat perbedaannya.

3. Tuang Cuka Putih

Bahan ketiga yang bisa digunakan adalah cuka putih. Tuang cuka putih sebanyak gelar tersebut. Tunggu hingga 30 menit. Setelah itu gosok dengan sikat hingga noda memudar. Jangan lupa pakai sarung tangan agar tangan tidak terkena langsung dengan cairan cuka. Setelah itu bilas dengan air mengalir.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! Sering Buang Sabun ke Kloset Bisa Bikin Septic Tank Meledak



Jakarta

Dalam sebuah bangunan, terdapat banyak sekali saluran pembuangan yang pemasangannya cukup rumit. Salah satunya adalah saluran pembuangan dari kloset dan kamar mandi.

Sistem pemasangannya yang rumit membuat banyak benda tidak bisa sembarangan dibuang melalui pipa di kamar mandi apalagi kloset. Sebab, selain air biasa dan kotoran manusia, dapat menyebabkan saluran macet atau masalah septic tank.

Sering kali ditemui larangan membuang tisu, rokok, dan benda padat lainnya ke dalam lubang kloset. Ternyata membuang sabun ke dalam kloset juga tidak diperbolehkan lho. Padahal ketika kita membersihkan kloset atau membersihkan diri setelah buang air kerap memakai sabun dan terbuang ke dalam kloset. Kira-kira apa ya alasannya?


Dilansir Ideal Home, di dalam sabun terdapat zat kimia yang dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusukan di septic tank. Keberadaan zat ini sangat merugikan karena apabila tidak ada makhluk pengurai atau bakteri pembusukan, septic tank akan cepat penuh.

Kotoran-kotoran yang menumpuk tersebut pasti mengalami pembusukan. Dalam proses tersebut akan muncul zat-zat baru yang menimbulkan bau busuk, gas, dan massa yang dapat menekan sekelilingnya. Apabila tidak ada makhluk pengurai, septic tank akan cepat penuh penuh dan bisa meledak.

Masalah lainnya jika sering membuang sabun ke kloset adalah kerusakan pada karet di pipa saluran air. Bahaya ini sama seperti membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

“Kita semua pernah melihat kotoran yang ditinggalkan pelembut kain di laci mesin cuci. Lama kelamaan akan meninggalkan lapisan lengket yang dapat menggumpal dan menyumbat mesin cuci Kamu,” kata Izzy Shulman, Direktur Plumbers4U, dikutip Selasa (2/4/2025).

“Beberapa pelembut kain bahkan mungkin mengandung bahan beracun seperti benzil asetat dan etanol. Jadi dari sudut pandang lingkungan, memasukkannya langsung ke dalam tangki toilet tidak akan berdampak baik bagi ekosistem air,” lanjutnya.

Cairan yang Aman Dibuang ke Toilet

Cairan yang boleh dibuang ke toilet terutama pada saat bersih-bersih hanya produk yang memang dibuat untuk membersihkan toilet. Kemudian, jika ada noda yang membandel atau timbul noda kerak yang sulit dibersihkan dengan air dan digosok, pengguna kamar mandi boleh memakai bahan pembersih yang lebih ampuh, contohnya soda kue dan cuka putih.

Caranya dengan mencampurkan cuka putih dan soda kue. Kemudian tuang ke mangkuk toilet. Tunggu selama 10 menit, sikat, lalu bilas dengan air bersih. Pastikan tidak ada busa yang terlihat lagi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Ampuh Membersihkan Noda di Dinding Putih agar Selalu Terlihat Baru



Jakarta

Putih sering menjadi pilihan untuk cat tembok rumah. Warna putih menjadi salah satu pilihan karena bisa memberi kesan bersih dan luas di dalam rumah. Namun, dinding berwarna putih lebih mudah kotor karena terkena noda.

Nah untuk membersihkan noda di dinding putih perlu siasat tersendiri. Melansir dari The Spruce, berikut ini cara membersihkan noda pada dinding putih agar terlihat bersih seperti sedia kala.

1. Bersihkan area langit-langit hingga ke lantai

Kamu bisa memulainya dari membersihkan langit-langit dari debu yang ada. Gunakan kemoceng panjang atau bisa juga gunakan lap basah untuk menghilangkan debu. Agar lebih mudah, kamu bisa menggunakan alat yang dapat diatur panjang-pendeknya untuk membersihkan sudut-sudut atas pada dinding.


2. Gunakan pembersih serba guna

Kamu bisa menggunakan pembersih serba guna dengan kain mikrofiber atau lap, maupun tisu dapur. Biasanya, hal ini dilakukan untuk membsihkan noda makanan atau coret-coretan yang sulit hilang.

3. Pakai sabun cuci piring dan spons

Walaupun namanya sabun cuci piring, ternyata sabun tersebut juga berguna untuk hal lain. Salah satunya membersihkan dinding.

Jika ada noda yang tidak membandel, kalian bisa gunakan spons basah dan teteskan sabun cuci piring, lalu lap noda tersebut. Setelah itu, diamkan selama beberapa saat dan lap dengan kain mikrofiber basah hingga bersih. Kamu mungkin perlu mengulangi proses tersebut sebanyak 2-3 kali.

4. Gunakan soda kue

Jika ada noda membandel, kamu bisa gunakan pasta soda kue untuk menghapusnya.

Caranya, tuang soda kue dan air ke dalam mangkuk dengan perbandingan 3:1. Lalu, oleskan pasta tersebut ke noda yang ada di dinding menggunakan spons basah dan diamkan beberapa saat.

Jika sudah agak menyerap, lap noda tersebut dengan lap basah atau kain mikrofiber atau tisu dapur basah.

Cara Menjaga Dinding Putih Bersih Lebih Lama

Untuk menjaga dinding putih agar bersih lebih lama, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan. Di antaranya:

1. Bersihkan noda secara teratur agar tidak menempel di dinding
2. Bersihkan kotoran di lantai dengan hati-hati agar tidak menempel ke dinding
3. Bersihkan langit-langit dan bagian atas dinding, terutama jika ada kipas angin gantung

Demikian informasi terkait tips membersihkan dinding putih di rumah. Semoga bermanfaat ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Noda Bekas Semen yang Menempel di Lantai Keramik


Jakarta

Rumah yang baru selesai dibangun atau melakukan renovasi biasanya akan banyak noda tertinggal di lantai keramiknya. Noda tersebut adalah noda semen yang jatuh saat mengerjakan bagian rumah yang lain.

Semen yang sudah mengeras akan sulit hilang meskipun dipakai air panas sekalipun. Memakai sabun pun terkadang tidak mampu untuk menghilangkan noda semen tersebut.

Lantas, bagaimana cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik?


Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.

1. Cuka

Cuka merupakan larutan asam yang ampuh menghilangkan noda-noda membandel, salah satunya dalah semen. Caranya dengan mencampurkan cuka dengan air hangat. Lalu tuang ke atas noda semen. Biarkan larutan tersebut menyerap, lalu gosok atau bilas dengan air bersih.

Namun, jika noda semen menempel pada marmer dapat menyebabkan kerusakan pada permukaannya karena marmer tidak bisa terkena asam. Selain cuka, perasan lemon juga tidak bisa dipakai untuk membersihkan noda semen di marmer.

2. Amplas

Apabila di rumah tidak punya amplas, kamu bisa menggunakan amplas. Namun, membersihkannya membutuhkan tenaga yang banyak terutama jika lokasi noda menyebar dan banyak. Amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

Selain di permukaan keramik, semen juga bisa menempel pada bagian nat. Dilansir Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk membersihkannya.

1. Baking Soda

Siapkan air dan masukkan soda kue dengan perbandingan yang sama. Kemudian, tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

2. Cuka

Cara membersihkan noda keramik pada nat sama dengan yang dilakukan pada permukaan keramik. Bahan yang digunakan pun sama yakni cuka dan air. Setelah itu tuang ke noda dan nat yang kotor. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok hingga noda menghilang. Bilas jika sudah bersih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com