Tag Archives: tuang

2 Cara Ampuh Bersihkan Wastafel Keramik yang Berkerak


Jakarta

Bagi detikers yang punya wastafel keramik di rumah, tentu harus dibersihkan secara rutin. Sebab, wastafel yang jarang dibersihkan bisa berubah warna menjadi kekuningan.

Selain itu, wastafel yang tak pernah dirawat bisa memicu timbulnya kerak. Jika sudah terjadi, maka detikers harus segera membersihkannya sebelum kerak makin menyebar ke seluruh permukaan wastafel.

Nah, ada sejumlah cara yang diklaim ampuh dan mudah untuk membersihkan wastafel keramik. Bagaimana caranya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Membersihkan Wastafel Keramik dengan Mudah

Ada beberapa cara yang dinilai ampuh untuk membersihkan wastafel keramik. Bahan yang digunakan untuk membersihkan wastafel juga mudah didapat. Dikutip dari The Spruce, Senin (19/5), berikut sejumlah tipsnya:

1. Baking Soda

Tips yang pertama adalah dengan menggunakan baking soda atau soda kue. Bahan ini diklaim ampuh mengangkat kerak dan membersihkan noda kuning yang menempel di wastafel keramik.

Untuk cara penggunaannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Siapkan air panas sekitar 500 Ml atau 2 gelas
  • Tuang air panas tersebut ke seluruh wastafel keramik
  • Lalu tambahkan 1/2 cangkir soda kue dan biarkan selama 3-5 menit
  • Setelah itu, campur 1 cangkir cuka dengan 2 gelas air yang sangat panas, kemudian siram ke seluruh permukaan wastafel
  • Biarkan larutan tersebut selama 5-10 menit
  • Kemudian bersihkan dengan spons secara perlahan dan menyeluruh
  • Jika sudah, siram air panas ke wastafel untuk membersihkan dan menghilangkan bau cuka.

2. Sabun Cuci Piring dan Air Panas

Apabila tidak ada baking soda di rumah, kamu bisa menggunakan bahan lainnya yakni sabun cuci piring. Zat yang terkandung di dalam sabun itu dapat membersihkan kotoran dan kerak yang menempel di wastafel.

Agar tidak salah, simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Siapkan 2 gelas air panas, lalu tuang ke permukaan wastafel
  • Tambahkan 1/4 cangkir sabun cuci piring ke wastafel, lalu biarkan selama minimal 10 menit. Lebih idealnya sekitar 30 menit
  • Kemudian bersihkan dengan spons secara perlahan dan menyeluruh
  • Jika sudah, siram wastafel dengan air panas.

Seberapa Sering Harus Mencuci Wastafel?

Sama seperti perabotan di kamar mandi lainnya, wastafel juga harus dirawat dan dibersihkan secara rutin. Dianjurkan untuk membersihkan wastafel sebulan sekali agar tetap terawat dengan baik.

Untuk mencegah saluran air di wastafel mampet karena rambut dan lain sebagainya, kamu bisa menggunakan 1 cangkir soda kue, 1 cangkir cuka, dan segelas air hangat. Campurkan cairan tersebut ke dalam wadah, lalu tuang ke saluran pembuangan di wastafel.

Demikian tips ampuh membersihkan wastafel kamar mandi yang berkerak dengan mudah. Semoga bermanfaat!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

3 Cara Ampuh Basmi Ulat Bulu Pakai Bahan yang Ada di Rumah


Jakarta

Adanya ulat bulu di rumah bisa bikin penghuni bergidik ngeri dan bisa membuat badan gatal-gatal jika menyentuhnya. Maka dari itu, tak ayal banyak penghuni rumah yang ingin membasminya dan mencegahnya masuk ke dalam.

Selain itu, keberadaannya di taman rumah juga bisa menghabiskan banyak dedaunan. Tentunya penghuni rumah nggak mau dong tamannya jadi rusak?

Nah, berikut ini cara membasmi ulat bulu masuk rumah dilansir dari The Spruce.


Pakai Semprotan Cabai

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan semprotan cabai untuk membasmi ulat bulu. Caranya, bisa dengan haluskan cabai habanero sebanyak 1/2 cup, dua cup air, enam siung bawang putih, satu sendok makan minyak sayur, dan satu sendok teh sabun cuci piring ke dalam blender.

Setelah itu, tuang campuran ke dalam toples kaca dan tutup rapat. Letakkan di bawah sinar matahari langsung selama dua hari. Selanjutnya, saring campuran tersebut ke dalam botol semprot dan semprotkan yang banyak pada ulat bulu.

Semprotan Cuka

Membasmi ulat bulu dengan campuran cuka dengan air juga bisa lho. Caranya campurkan dua sendok makan cuka dan sekitar 3,7 liter air dan semprotkan ke ulat bulu.

Semprotan Minyak

Untuk membuat semprotan minyak, bisa dengan mencampurkan dua sendok makan minyak sayur, satu sendok makan sabun cuci piring, dan dua cup air hangat. Tuangkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke ulat bulu. Ingat, jangan disemprotkan ke tanaman seperti anggrek, labu, atau tanaman dengan daun berbulu.

Itulah beberapa cara membasmi ulat bulu pakai bahan yang ada di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi dan Cara Atasinya


Jakarta

Kamar mandi merupakan salah satu area di dalam rumah yang perlu dibersihkan secara rutin. Jika tidak, maka bisa muncul noda kuning yang menempel di dinding dan ubin kamar mandi.

Noda tersebut dapat mengganggu pemandangan dan bikin tidak nyaman. Apalagi jika ada tamu yang menggunakan kamar mandi tersebut, tentu mereka akan menilai kamu sebagai pemilik rumah yang jorok.

Sebenarnya, noda kuning di kamar mandi bisa dihilangkan dengan beberapa cara. Namun, penting juga untuk mengetahui penyebab muncul noda tersebut. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.


Penyebab Muncul Noda Kuning di Kamar Mandi

Noda kuning yang muncul di kamar mandi biasanya terdapat di area dinding dan ubin. Warna noda semakin terlihat jelas jika kamu menggunakan keramik berwarna cerah, seperti putih atau biru.

Dilansir situs Merry Maids, Selasa (20/5/2025), ada beberapa hal yang menyebabkan muncul noda kuning di kamar mandi, yaitu:

1. Kondensasi

Kondensasi merupakan perubahan uap air atau benda gas menjadi benda cair pada suhu udara di bawah titik embun. Hal ini biasanya terjadi setelah kamu mandi air panas.

Ketika uap lembap yang panas bersentuhan dengan dinding kamar mandi yang lebih kering dan dingin, maka dapat terbentuk kondensasi. Seiring waktu, kondensasi yang cukup banyak di dinding akan menyebabkan terbentuknya noda kuning.

2. Kandungan Mineral pada Air

Kandungan mineral pada air ternyata bisa menyebabkan noda kuning di kamar mandi. Saat kondensasi mengering maka endapan mineral dapat tertinggal dan menumpuk seiring waktu.

Biasanya, endapan tersebut membentuk garis-garis putih atau kuning di dinding dan lantai. Jika tidak segera dibersihkan maka dapat membentuk kerak. Namun, setiap wilayah mungkin mengandung kadar mineral yang berbeda-beda, sehingga dampaknya tidak selalu sama.

3. Sisa Sabun atau Sampo yang Menempel

Terkadang, noda kuning yang muncul di kamar mandi bisa disebabkan oleh sisa cairan sabun, sampo, atau pasta gigi yang menempel di dinding. Maka dari itu, bersihkan dinding dari sisa sabun agar tidak menimbulkan noda kuning serta mencegah lantai licin.

Cara Mengatasi Noda Kuning di Kamar Mandi

Jika muncul noda kuning di kamar mandi, jangan bingung dan khawatir. Dikutip dari laman PMA Imperio Ceramic, berikut langkah-langkahnya:

1. Baking Soda

Baking soda dinilai efektif untuk menghilangkan noda kuning di kamar mandi. Berikut cara penggunaannya:

  • Taburkan baking soda secukupnya ke area yang terdapat noda kuning di kamar mandi
  • Biarkan baking soda meresap dan kering. Selama proses ini, kamar mandi sebaiknya tidak digunakan dahulu
  • Jika sudah, bersihkan noda kuning dengan sikat sampai benar-benar hilang
  • Setelah itu, siram dengan air.

2. Cuka dan Lemon

Kombinasi antara cuka dan lemon bisa menjadi solusi alternatif untuk membersihkan noda kuning. Agar tidak salah, simak cara-caranya di bawah ini:

  • Campur 2 sendok makan cuka ke dalam wadah
  • Peras 1 buah jeruk lemon ke dalam wadah, lalu aduk hingga merata
  • Setelah itu, tuang campuran tadi ke dalam botol semprot
  • Bersihkan noda kuning di kamar mandi dengan menyemprotkan cuka dan lemon
  • Gosok menggunakan sikat berbulu hingga bersih
  • Kemudian siram dengan air.

3. Garam Laut

Selain digunakan sebagai bumbu masak, garam laut juga dapat dipakai untuk membersihkan noda kuning. Cara pakainya juga mudah, cukup dengan menaburkan garam laut secukupnya ke area yang terdapat noda, lalu gosok menggunakan sikat sampai bersih. Setelah itu siram dengan air.

4. Cairan Pembersih

Jika noda kuning sulit dihilangkan, maka solusi terakhir adalah dengan menggunakan cairan pembersih yang banyak dijual di pasaran. Sebelum digunakan, pastikan kamu membaca petunjuk pemakaian dan cara penggunaannya. Sebab, zat yang terkandung di dalam cairan pembersih bisa merusak lapisan keramik jika digunakan terlalu banyak.

Itulah penyebab muncul noda kuning di kamar mandi dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Atap Rumah Bisa Berlumut Seiring Waktu, Ini Cara Atasinya


Jakarta

Atap berfungsi untuk melindungi para penghuni dari air hujan dan panas matahari yang menyengat. Namun seiring waktu, atap bisa berlumut karena kondisi udara yang lembap.

Atap rumah yang berlumut dapat mengganggu penampilan sehingga terlihat jelek dan kotor. Jika dibiarkan terus menerus maka lumut bisa merusak material atap itu sendiri.

Salah satu solusi untuk mengatasi atap rumah yang berlumut adalah dengan cara dibersihkan. Namun, ada cara khusus agar lumut di atap rumah bisa hilang dengan efektif.


Lantas, bagaimana cara membersihkan atap yang berlumut? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Penyebab Atap Rumah Berlumut

Selain karena kondisi udara yang lembap, ada sejumlah faktor lain yang menyebabkan lumut bisa tumbuh di atap rumah. Dilansir situs Guardian Roofing, Selasa (20/5/2025) berikut beberapa penyebabnya:

1. Kurang Terpapar Sinar Matahari

Atap rumah yang tidak menghadap ke sinar matahari membuat lumut bisa tumbuh dengan mudah. Apalagi jika kondisi cuaca yang lebih sering hujan, maka lumut bisa menyebar ke seluruh permukaan atap.

2. Debu dan Kotoran

Debu dan kotoran yang menumpuk di atap rumah bisa menjadi tempat bagi lumut untuk tumbuh. Soalnya, debu dan kotoran dapat menjadi sumber yang menyediakan nutrisi yang dibutuhkan lumut untuk berkembang biak.

3. Material Atap Rumah

Material atap rumah yang digunakan juga dapat memengaruhi pertumbuhan lumut. Untuk material atap yang berpori seperti genting tanah liat dapat menyerap dan menahan kelembapan, sehingga lebih rentan terhadap lumut.

4. Drainase yang Buruk

Apabila drainase tidak berfungsi dengan baik, maka lumut dapat dengan mudah tumbuh di atap rumah. Hal ini bisa terjadi karena talang air tersumbat oleh sampah dedaunan atau ranting pohon.

Cara Mengatasi Atap Rumah yang Berlumut

Atap rumah yang berlumut bisa diatasi dengan cara dibersihkan. Namun, detikers perlu hati-hati karena atap rumah akan lebih licin akibat terdapat lumut yang tebal.

Dikutip dari laman Roof Pro, berikut cara membersihkan atap rumah yang berlumut secara mandiri:

1. Siapkan Alat-alat

Sebelum membersihkan lumut di atap rumah, pastikan kamu telah menyiapkan alat-alatnya terlebih dahulu, mulai dari tangga, selang air, dan cairan pembersih.

Langkah yang pertama adalah memasang tangga terlebih dahulu agar kamu bisa mencapai atap rumah. Pastikan tangga dipasang di tanah yang datar agar kamu tidak goyah.

2. Tuang Cairan Pembersih ke Atap

Setelah berada di atap rumah, kamu bisa mencampur cairan pembersih dengan air ke dalam wadah. Setelah itu, siram ke bagian atap yang terdapat lumut secara menyeluruh.

3. Biarkan Cairan Pembersih Menyerap

Setelah menyiram bagian atap rumah yang berlumut, diamkan selama 30 menit agar cairan dapat bekerja mengangkat lumut secara menyeluruh. Kemudian, bersihkan atap dari lumut menggunakan sikat secara perlahan.

4. Bilas Atap dengan Air

Langkah berikutnya adalah dengan membilas atap rumah dengan air. Siapkan selang yang panjang agar bisa menjangkau sudut-sudut atap rumah.

Sebaiknya, bilas bagian atas atap rumah terlebih dulu dan dilanjutkan ke bagian bawah. Biarkan air mengalir secara perlahan dan masuk ke talang air. Sebagai catatan, hindari menggunakan air bertekanan tinggi karena berisiko merusak genteng.

Itulah empat penyebab dan cara mengatasi atap rumah yang berlumut. Semoga bermanfaat!

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Begini Cara Usir Semut Pakai Baking Soda


Jakarta

Semut merupakan serangga yang sangat sering dijumpai di rumah. Keberadaannya seringkali membuat penghuni rumah merasa risih dan melakukan berbagai cara untuk mengusirnya.

Salah satu cara membasminya adalah dengan menggunakan baking soda. Namun, pakai baking soda saja masih belum cukup, harus ada tambahan bahan lainnya agar bisa membasmi semut.

Dilansir dari The Spruce, seorang entomolog dan profesor jurusan lingkungan dan kesehatan kerja University of Nevada Dr. Louisa Messenger mengatakan bahwa semut tidak terlalu tertarik pada baking soda saja tanpa ada bahan yang membuatnya tertarik, misalnya seperti gula.


Nah, berikut ini beberapa cara membasmi semut menggunakan baking soda.

Baking Soda dengan Gula

Baking soda yang dicampur dengan gula bisa membantu menarik dan membunuh semut. Nantinya, semut akan membawa campuran tersebut ke koloni mereka dan berpotensi memengaruhi seluruh koloni.

Berikut ini caranya.
– Campurkan baking soda dan gula bubuk dengan perbandingan yang sama
– Tempatkan campuran tersebut, masing-masing satu sendok makan, dalam tutup botol atau penutup yang dangkal
– Tempatkan tutup botol itu di dekat atau sepanjang jalur semut

Baking Soda dan Cuka

Selain dengan tambahan gula, mengusir semut juga bisa menggunakan tambahan cuka. Bau dari cuka bisa mengganggu semut. Berikut ini caranya.

– Aduk cuka, sabun cuci piring, dan baking soda dalam mangkuk
– Tambahkan air dan tuang campuran ke dalam botol semprot
– Semprotkan larutan di dekat dan di sepanjang jalur semut. Bisa juga disemprotkan di dekat pintu maupun jendela

Selain dengan baking soda, penghuni rumah juga bisa mengusir dengan bahan-bahan dengan aroma yang kuat, misalnya seperti kayu manis, kulit jeruk atau perasan lemon, hingga minyak esensial. Penghuni rumah bisa menempatkan kayu manis di depan pintu masuk sementara untuk minyak esensial bisa dicampur air dan semprotkan di sepanjang jalur semut.

Itulah beberapa cara basmi semut di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Lintah Bisa Masuk ke Rumah? Ini Penyebab dan Cara Usirnya


Jakarta

Lintah merupakan hewan parasit yang sering muncul di halaman rumah. Hewan pengisap darah ini juga menyukai tempat yang lembap agar bisa bertahan hidup, misalnya di kamar mandi.

Beberapa orang merasa takut dan khawatir ketika ada lintah di rumah. Sebenarnya, detikers tak perlu panik karena ada sejumlah cara mudah mengusir lintah.

Selain itu, penting juga untuk mengetahui apa penyebab lintah bisa muncul di rumah. Agar lebih jelas, simak pembahasannya dalam artikel ini.


Penyebab Lintah Muncul di Rumah

Meski ukurannya kecil dan bergerak lambat, banyak orang yang takut dan jijik ketika melihat lintah. Sayangnya, hewan ini kerap masuk ke rumah-rumah penduduk tanpa disadari penghuninya.

Dilansir situs We Are Explorers, Jumat (23/5/2025) berikut penyebab lintah bisa muncul di rumah:

1. Rumah Berlokasi di Dekat Tempat Lembap

Penyebab yang pertama karena lokasi rumah yang berdekatan dengan tempat lembap, seperti di dekat sungai, rawa, atau selokan. Lintah memang suka berada di tempat lembap agar bisa hidup dan berkembang biak.

2. Setelah Hujan dan Banjir

Setelah turun hujan, biasanya lintah muncul di pekarangan rumah atau menempel di dinding. Selain itu, lintah juga bisa muncul saat banjir melanda. Hal ini dapat terjadi karena lintah terbawa arus banjir sehingga bisa menempel di kendaraan, dinding rumah, atau bahkan tubuh manusia.

3. Kamar Mandi Sangat Lembap

Selain di halaman rumah, lintah juga bisa tiba-tiba muncul di kamar mandi khususnya yang sangat lembap. Hewan parasit ini bisa muncul di toilet dengan dua cara, melalui saluran air atau sela-sela kamar mandi.

Cara Ampuh Mengusir Lintah di Rumah

Kalau ada lintah di rumah, detikers tak perlu khawatir dan panik berlebihan. Sebenarnya lintah dapat diusir dengan mudah dan cepat. Dikutip dari How To Repel, berikut cara ampuh mengusir lintah di rumah:

1. Garam

Garam jadi salah satu cara yang paling ampuh dan efektif untuk mengusir lintah di rumah. Kamu bisa menabur garam secukupnya ke area yang sering dilalui lintah. Namun, jika lintah sudah mengisap darah kamu jangan sekali-kali menaburkan garam di bekas luka gigitannya, ya.

2. Bawang Putih dan Cengkeh

Selain digunakan untuk bumbu masak, bawang putih dan cengkeh ternyata bisa digunakan untuk mengusir lintah. Untuk cara pakainya, hancurkan 2-3 siung bawang putih dan 1-2 batang cengkeh. Setelah itu, sebarkan di ruangan yang lembap atau kerap dilalui lintah.

3. Jus Lemon

Tak hanya menyegarkan badan, jus lemon juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir lintah di rumah. Cara penggunaannya cukup peras 2 buah lemon, lalu campurkan dengan air dan tuang ke dalam wadah semprot. Setelah itu, semprot lemon pada area dinding dan tanaman agar lintah tak datang lagi ke rumah.

4. Minyak Atsiri

Minyak atsiri atau essential oil bisa jadi pilihan alternatif untuk mengusir lintah karena aromanya yang menyengat. Untuk cara pakainya cukup dengan semprotkan ke lintah atau tempat yang kerap dilalui lintah.

Itulah penyebab lintah bisa masuk ke rumah dan cara mengusirnya. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior, atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Bersihkan Kerak di Keran Air agar Kinclong Lagi


Jakarta

Keran air di kamar mandi wajib dibersihkan secara rutin. Sebab, cipratan air dan sabun yang mengenai keran air bisa menimbulkan kerak dan noda ketika sudah kering.

Kondisi itu menyebabkan keran air jadi terlihat kotor dan kusam. Jika dibiarkan maka lama-lama kerak makin sulit dihilangkan. Satu-satunya cara adalah dengan mengganti keran air dengan yang baru, tapi itu bikin detikers harus merogoh kocek lagi.

Nah, ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air dari kerak yang membandel. Bahkan, kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.


Lantas, bagaimana cara membersihkan kerak di keran air agar kinclong lagi? Simak sejumlah tipsnya dalam artikel ini.

Penyebab Muncul Kerak di Keran Air

Dilansir SFGATE, Minggu (25/5/2025) munculnya kerak atau noda putih yang menempel pada keran merupakan sisa air sadah yang kaya akan mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah sebenarnya tidak berbahaya, tetapi bagi yang memiliki kulit sensitif bisa menimbulkan efek samping.

Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan filter pada keran dan pancuran air mandi (shower) agar dapat menyaring mineral tinggi, sehingga tidak merusak peralatan di kamar mandi seperti keran dan wastafel.

Penyebab lainnya karena sisa sabun atau shampo yang menempel di keran air dan tidak langsung dibersihkan. Kandungan mineral dan bahan kimia pada cairan tersebut bisa menimbulkan noda saat kondisinya sudah kering. Maka dari itu, penting untuk mengelap shower dan keran air setelah digunakan agar kondisinya tetap kering.

Cara Membersihkan Kerak Membandel di Keran

Apabila muncul kerak di keran kamar mandi, sudah saatnya untuk dibersihkan segera agar tidak semakin banyak. Bagaimana caranya? Simak di bawah ini:

1. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

Cara yang pertama adalah menggunakan baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan.

Dilansir laman Tile Cloud, berikut cara penggunaannya:

  • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah
  • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata
  • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit
  • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

Selain menggunakan baking soda, kamu juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

  • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah
  • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata
  • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam
  • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

3. Pemutih dan Air Panas

Cara lain untuk menghilangkan kerak adalah dengan pemutih. Sebagai catatan, kamu wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah
  • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh
  • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan
  • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

4. Air Lemon

Selain memakai cuka, kamu juga bisa menggunakan air lemon untuk mengangkat kerak di keran. Kandungan asam nitrat dan antibakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

  • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran
  • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh
  • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

5. Baking Soda dan Sabun Cair

Kombinasi baking soda dan sabun cair ternyata juga bisa menghilangkan kerak yang menempel di keran. Berikut cara penggunaannya:

  • Siapkan baking soda dan sabun cair dengan perbandingan 2:1, lalu tuang ke wadah
  • Aduk hingga kedua bahan tercampur rata
  • Oleskan cairan ke keran yang berkerak secara menyeluruh
  • Lalu gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat
  • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

Itulah lima cara membersihkan kerak dan bercak air yang menempel di keran kamar mandi. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Jamur di Dinding Rumah Berbahaya, Ini Cara Mengatasinya



Jakarta

Musim hujan bisa memicu timbulnya jamur pada dinding rumah. Kondisi yang lembap bisa mempercepat tumbuhnya jamur.

Apalagi jika terdapat kebocoran di dalam rumah, maka jamur dengan bisa tumbuh di sudut-sudut ruangan yang lembap.

Nah jamur di dinding sebenarnya bukan hanya mengganggu estetika rumah, tapi juga berbahaya buat kesehatan. Oleh karena itu, jika ada jamur di rumah maka secepatnya harus ditangani.


Cara Membersihkan Jamur dari Dinding Rumah

Dilansir dari The Spruce, berikut cara membersihkan jamur di dinding rumah.

1. Campuran Larutan Pembersih Jamur

Jamur tidak dapat hilang dengan air biasa atau sabun, melainkan harus memakai campuran larutan pembersih diantaranya cairan klorin dan sabun cucian piring. Tuang dua larutan tersebut ke dalam air.

Klorin merupakan produk pembersih rumah yang paling efektif untuk membunuh spora jamur. Pilihan lain pengganti klorin bisa menggunakan cuka putih jika jamur di dinding tidak banyak.

Takarannya untuk membersihkan jamur pada area dinding yang tidak begitu luas, campurkan satu sendok makan cairan pencuci piring, setengah cangkir pemutih klorin, dan satu cangkir air hangat dalam botol semprot.

Cairan pencuci piring membantu larutan melekat lebih lama pada dinding untuk membunuh spora jamur. Jangan lupa menggunakan sarung tangan saat menuangkan larutan.

2. Cuka Putih

Cuka putih memiliki kandungan asam yang bisa merusak struktur jamur. Kamu bisa menyemprotkan cuka putih ke permukaan dinding yang berjamur, lalu lap dengan kain mikrofiber atau spons, dan biarkan area itu mengering.

Namun, jika ada noda gelap yang tersisa, kamu perlu melakukan pembersihan tambahan dengan pembersih noda khusus dinding.

3. Buat Ventilasi di Ruangan

Saat membersihkan jamur pastikan ventilasi seperti jendela atau pintu di rumah dalam keadaan terbuka. Jika tidak ada ventilasi di dekat dinding tersebut kamu bisa menyalakan kipas angin.

4. Larutan Pembersih

Larutan pembersih bisa digunakan dengan memakai botol semprot atau spons. Bersihkan jamur mulai dari bawah dan naik ke atas. Ini akan mencegah spora menyebar dan noda bercak di dinding rumahmu.

Permukaan dinding harus benar-benar basah, tetapi tidak terlalu lembab untuk mencegah kerusakan pada dinding kering. Jika jamur berada di dekat langit-langit gunakan tangga.

5. Tunggu Mengering dan Periksa Noda yang Tersisa

Dinding yang sudah diberikan larutan pembersih harus dibiarkan mengering terlebih dahulu. Setelah itu kamu baru bisa melihat hasilnya apakah bersih dari jamur atau ada noda yang tersisa seperti noda gelap. Jika masih ada, ulangi langkah-langkah dengan larutan pembersih pemutih yang segar.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Ampuh Usir Lalat di Rumah, Bisa Pakai Cuka Apel


Jakarta

Lalat merupakan salah satu serangga yang dapat mengganggu kenyamanan. Soalnya, lalat sering dianggap hewan kotor dan bisa membawa penyakit kepada manusia.

Lalat biasanya tertarik pada makanan dan minuman yang dihidangkan di meja makan. Selain itu, serangga ini juga banyak ditemukan di tempat sampah ataupun saluran pembuangan.

Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengusir lalat di rumah adalah dengan semprotan serangga. Namun, zat yang terkandung di dalamnya bisa membahayakan manusia jika dihirup dalam waktu lama.


Nah, ada sejumlah cara alami dan ampuh untuk mengusir lalat di rumah. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Cara Ampuh Mengusir Lalat di Rumah

Apabila ada banyak lalat berterbangan di dalam rumah, jangan khawatir. Dilansir situs Real Simple, Selasa (27/5/2025) berikut cara ampuh mengusir lalat di rumah:

1. Cuka Apel dan Sabun Cuci Piring

Cara yang pertama adalah menggunakan dua bahan, yakni cuka apel dan sabun cuci piring. Cuka apel berfungsi untuk menarik lalat, sedangkan sabun cuci piring bertugas untuk membasminya.

Simak cara pembuatan cairan cuka apel dan sabun cuci piring di bawah ini:

  • Tuang sabun cuci piring dan cuka apel dengan perbandingan 50:50 ke dalam wadah
  • Aduk kedua bahan sampai merata
  • Lalu, tuang cairan ke dalam mangkuk atau toples bekas
  • Taburkan gula di atas wadah untuk menarik lalat.

Apabila tidak punya cuka apel di rumah, kamu bisa menggunakan anggur atau bir kedaluwarsa di rumah.

2. Minyak Atsiri

Minyak atsiri atau dikenal juga sebagai minyak esensial bisa digunakan untuk mengusir lalat dan berbagai serangga di rumah. Sejumlah minyak atsiri yang dinilai ampuh membasmi lalat ada lavender, peppermint, eucalyptus, dan serai.

Berikut cara pakai minyak atsiri untuk mengusir lalat:

  • Tuang minyak esensial ke dalam diffuser
  • Tempatkan diffuser di area yang terdapat banyak lalat atau rawan didatangi berbagai serangga.

Apabila tidak memiliki diffuser, kamu bisa mencampurkan minyak atsiri dengan air, lalu tuang ke wadah semprot. Setelah itu, semprotkan cairan tadi ke area yang banyak didatangi lalat.

3. Lem Kertas Lalat

Cara lain untuk membasmi lalat di rumah dengan ampuh adalah menggunakan lem kertas. Cara pakainya cukup mudah, yakni letakkan lem kertas di area yang sering dilalui lalat, seperti dapur dan meja makan.

Ketika lalat terperangkap di lem kertas, maka ia tak bisa terbang ke mana-mana. Jika sudah menangkap cukup banyak serangga kecil itu, kini tinggal dibuang ke tempat yang jauh dari hunian detikers.

4. Lavender

Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukFoto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

Selain digunakan untuk hiasan rumah, tanaman lavender juga bisa dipakai untuk mengusir lalat atau serangga lain. Hal ini berkat konsentrasi tinggi linalool pada minyak alami di dalam lavender. Zat tersebut mengeluarkan aroma kuat yang dapat mengganggu indra penciuman lalat, nyamuk, hingga kutu.

Agar tumbuh subur, pastikan kamu meletakkan lavender di bawah sinar matahari. Selain itu, jangan tempatkan tanaman ini di area yang terlalu lembap.

5. Rosemary

Cara berikutnya adalah menggunakan tanaman rosemary. Tanaman ini diklaim ampuh untuk mengusir lalat maupun serangga lain di dalam rumah.

Merawat rosemary juga tidak sulit, cukup ditanam di bawah sinar matahari langsung dan siram dengan air secara rutin. Memberikan pupuk secara teratur juga membantu tanaman ini tumbuh subur.

6. Daun Mint

A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Foto: iStock

Selain digunakan untuk bahan masakan, daun mint juga efektif mengusir lalat di rumah. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis tanaman mint yang punya aroma paling kuat, sehingga cocok untuk membasmi lalat.

Pastikan kamu meletakkan daun mint di tempat yang cukup sinar matahari. Tanaman ini juga perlu dipangkas secara rutin agar membantu merangsang pertumbuhan daun yang baru.

Demikian enam cara ampuh mengusir lalat di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Ampuh Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing di Kulkas


Jakarta

Saat Idul Adha, banyak masyarakat yang menyimpan sisa daging kambing di dalam kulkas. Cara ini dilakukan agar daging tetap awet dan bisa dimasak di kemudian hari.

Meski begitu, daging kambing yang disimpan di lemari es bisa mengeluarkan aroma tak sedap atau disebut juga bau prengus. Bau tersebut bikin sebagian orang merasa tidak nyaman bahkan mual.

Jika kulkas di rumah tercemar bau prengus dari daging kambing, jangan khawatir. Soalnya, ada sejumlah cara untuk menghilangkan bau prengus di lemari es. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Cara Hilangkan Bau Prengus di Kulkas

Ada sejumlah cara ampuh untuk menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas. Dikutip dari laman Whirlpool, Rabu (4/6/2025), berikut beberapa tipsnya:

1. Ampas Kopi

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan ampas kopi. Bahan ini mengandung nitrogen yang dinilai sangat baik untuk menghilangkan bau di kulkas.

Untuk cara pakainya, tuang ampas kopi ke dalam mangkuk kecil dan letakkan di dalam lemari es selama seharian. Selain mampu menyerap bau prengus, kulkas detikers turut mengeluarkan aroma kopi yang nikmat.

2. Jeruk Lemon

Selain diolah menjadi minuman menyegarkan, jeruk lemon juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Caranya mudah, pakai handuk yang sudah dibasahi air lemon dan lap seluruh rak yang digunakan untuk menyimpan daging kambing.

Agar bau prengus dapat hilang secara maksimal, kamu juga bisa meletakkan irisan jeruk lemon ke dalam mangkuk, lalu letakkan di lemari es selama 1-2 hari.

3. Arang Bekas

Arang bekas bakar-bakar daging kurban sebaiknya jangan langsung dibuang. Sebab, arang tersebut masih bisa dipakai untuk menghilangkan aroma prengus di lemari es.

Cara pakainya juga mudah, ambil sejumlah arang bekas dan tuang ke dalam wadah, lalu masukkan ke dalam lemari es. Diamkan selama seharian agar bau prengus bisa menghilang.

4. Soda Kue

Soda kue atau disebut baking soda dapat digunakan untuk menyerap dan menghilangkan bau tak sedap di lemari es. Caranya adalah dengan meletakkan soda kue ke dalam beberapa wadah kecil, lalu masukkan ke setiap rak kulkas yang mengeluarkan bau prengus.

5. Cuka

Apabila bau prengus cukup menyengat, kamu bisa menggunakan cuka untuk menghilangkannya. Untuk cara pakainya, bersihkan bagian dalam kulkas dengan campuran air dan cuka. Setelah itu, lap menggunakan kain microfiber agar cepat kering.

6. Koran

Apabila ada koran bekas di rumah, kamu bisa manfaatkan untuk menghilangkan bau prengus di kulkas. Buat bola-bola kertas dari koran bekas, lalu letakkan di atas piring.

Setelah itu, tambahkan 1-2 tetes ekstrak vanili ke setiap bola kertas dan letakkan di setiap rak kompartemen lemari es dan freezer selama seminggu. Kandungan karbon dalam tinta koran dianggap mampu menyerap bau prengus di kulkas.

7. Minyak Atsiri

Cara yang terakhir untuk membasmi bau prengus di kulkas adalah dengan minyak atsiri. Beberapa contoh minyak atsiri yang populer di antaranya ada lavender, lemon, serai, dan peppermint.

Untuk cara pakainya, buat sejumlah bola-bola kapas kecil dan tuangkan minyak esensial di atasnya. Setelah itu, masukkan bola kapas ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam.

Demikian tujuh cara ampuh menghilangkan bau prengus daging kambing di kulkas dengan mudah. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com