Tag Archives: tumpahan

Kamar Sering Tercium Bau Tak Sedap? Bisa Jadi Ini Biang Keroknya!


Jakarta

Pernah nggak kamu merasa kamar kamu bau apek, bau keringat, atau terasa pengap? Biasanya kondisi kamar seperti ini karena sirkulasi udara yang kurang sehingga bau dan panas terperangkap di dalam.

Kondisi seperti tadi membuat suasana kamar tidak nyaman. Tanpa kamu sadari kondisi kamar yang bau dan pengap ini juga mempengaruhi kualitas tidur dan kondisi kesehatan kamu.

Untuk mengatasinya, kamu perlu mencari tahu apa penyebab kamar kamu sering tercium bau tak sedap karena kurangnya sirkulasi udara bukan satu-satunya alasan. Dilansir Love to Know, berikut beberapa penyebab kamar tidur berbau tak sedap.


1. Noda dan Bekas Tumpahan

Membawa makanan ke dalam kamar terutama hingga ke kasur memang harus hati-hati. Selama kamu tidak membuat kotor area kamar, sebenarnya kamar kamu tidak akan begitu berbau.

Beda halnya, jika kamu tidak hati-hati, makanan mudah tumpah hingga meninggalkan noda, bau, dan rasa. Cara mengatasinya tidak lain adalah membersihkan noda tersebut. Apabila tidak bisa diusap dengan kain, maka kamu harus menggantinya dengan yang baru. Bersihkan juga area karpet dan furniture kamar tidur secara rutin.

2. Debu

Debu adalah pemicu utama bau tak sedap muncul di rumah. Seberapa keras kamu membersihkannya, debu pasti muncul lagi. Maka dari itu, setidaknya sehari sekali kamu perlu membersihkan kamar agar tidak muncul bau tak sedap.

Kamu bisa gunakan kain mikrofiber untuk membersihkan debu terlebih dahulu. Jangan lupa untuk buka jendela dan biarkan udara segar masuk.

3. Ventilasi Udara yang Kotor

Jika di kamar kamu memiliki ventilasi, kamu perlu mengecek area ini. Letaknya yang berada di atas terkadang luput saat kamu bersih-bersih. Ventilasi udara yang kotor dapat menimbulkan banyak masalah, seperti bau tidak sedap. Bersihkan saluran udara secara rutin untuk mendapatkan kualitas udara yang segar.

4. Jamur atau Lumut

Apabila kamar tidur jarang dibersihkan, biasanya jamur mudah sekali muncul dan berkembang di sana. Pertumbuhan jamur biasanya menimbulkan bau. Bahkan kemunculan jamur seperti di plafon juga berbahaya bagi kesehatan. Selain karena kamar yang jarang dibersihkan, udara yang lembap juga mempercepat pertumbuhan lumut dan jamur di rumah.

5. Tanaman Hias

Sebenarnya tanaman memiliki banyak manfaat. Tetapi jika kamu salah memiliki jenis tanaman, justru jadi boomerang bagi kamu. Tanaman tersebut bukannya memberikan manfaat, justru membuat kamar jadi bau. Biasanya ini karena kamu salah merawatnya sehingga tanaman jadi busuk dan berbau.

6. Filter Pendingin Udara Tersumbat

Jika kamu memakai pendingin udara atau AC, coba cek apakah kondisi filter pendinginnya kotor atau tidak. Filter pendingin yang kotor ternyata bisa menimbulkan bau tak sedap di kamar karena penumpukan debu.

7. Pakaian dan Perlengkapan Tidur Kotor

Pemicu lainnya kamar jadi sering berbau adalah banyak pakaian kotor yang tidak disimpan di tempat khusus, justru diletakkan sembarangan di dalam kamar. Bau keringat, polusi, atau pasir yang menempel di baju tercium di seluruh kamar. Biasakan untuk meletakkan baju kotor di tempat yang benar bukan diletakkan di kamar begitu saja.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ini 4 Tempat di Rumah yang Jadi Sarang Lalat Bertelur



Jakarta

Lalat merupakan hama yang bisa muncul di rumah. Hewan ini dianggap hama karena bisa mengganggu kesehatan orang. Apalagi hewan ini mudah bertelur.

Lalat bisa bertelur di berbagai tempat di area rumah. Hal itu yang membuat populasi lalat bisa tumbuh dengan cepat di sekitar rumah.

Lalat biasanya bertelur di area yang mendukung keturunannya dengan persediaan makanan. Melansir Pest Pointers, berikut beberapa tempat yang diyakini menjadi tempat bertelurnya lalat di rumah.


Sisa-sisa Makanan di Rumah

Salah satu tempat yang paling sering dihinggapi lalat untuk bertelur adalah pada sisa makanan. Makanan yang ditaruh diluar dalam waktu yang lama, atau bahkan sisa-sisa kecil yang jatuh.

Saat lalat menemukan tempat berkembang biaknya, lalat akan memahami bahwa sisa makanan dapat mendukung keturunan barunya. Jika kamu membiarkan makanan di luar dalam waktu yang lama, hal ini akan memperbanyak lalat untuk menjadi tempat bertelur.

Selain memastikan makanan tidak tertinggal dalam waktu lama, membersihkan sisa-sisa dan membuangnya dapat membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

Dapur

Mirip dengan makanan yang berserakan, tumpahan di dapur juga dapat memungkinkan lalat untuk berkembang biak. Kekacauan seperti tumpahan makanan yang tidak dibersihkan, atau bahan-bahan sisa yang menjadi tempat untuk bertelurnya lalat.

Tumpahan yang berminyak, berlemak, atau membusuk akan menarik banyak lalat, karena zat-zat ini padat nutrisi dan kalori bagi keturunannya. Zat ini juga mengandung banyak protein, sehingga mendukung pertumbuhan dan reproduksi lalat baru.

Kompos Dalam Ruangan

Kompos menjadi tempat yang bagus untuk lalat bertelur. Kompos merupakan bahan yang sangat mirip dengan tempat lalat bertelur di alam. Di alam liar, lalat biasanya berkembang biak di bahan organik yang membusuk.

Selain menjadi sumber makanan yang penting, kompos juga menarik bagi lalat karena panas yang dihasilkan. Panas ini optimal untuk mendukung perkembangan telur dan lalat muda yang sensitif terhadap suhu.

Kotoran Hewan Peliharaan

Tempat lain yang disukai oleh lalat adalah kotoran hewan peliharaan. Terkadang hewan peliharaan kamu meninggalkan kotoran di halaman atau bahkan di dalam rumah tanpa kamu sadari.

Mirip dengan kompos, kotoran hewan peliharaan segar memiliki jumlah panas dan nutrisi yang tepat untuk mendukung telur lalat.

Untuk mengatasinya, kamu dapat lebih waspada tentang di mana hewan peliharaan kamu buang air. Jika tidak sengaja buang air di dalam rumah, bersihkan secara menyeluruh dengan beberapa jenis semprotan disinfektan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

5 Hal yang Harus Dibersihkan Setiap Hari Agar Rumah Tetap Nyaman


Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi memberikan kenyamanan bagi penghuni rumahnya. Nah, ada baiknya membersihkan rumah secara rutin kalau mau rumah selalu bersih.

Membersihkan seisi rumah setiap hari bisa cukup melelahkan. Namun, kamu sebenarnya tidak harus membersihkan semuanya setiap hari kok. Hanya ada beberapa hal yang sebaiknya kamu pastikan bersih setiap hari.

Dengan membersihkan bagian-bagian ini setiap hari, maka kamu bisa mengurangi beban bersih-bersih ke depannya. Yuk, simak apa saja yang perlu dibersihkan setiap hari, dikutip dari Good Housekeeping.


5 Hal yang Perlu Dibersihkan Setiap Hari di Rumah

Inilah beberapa hal yang harus sering kamu bersihkan supaya rumah selalu terlihat kinclong.

1. Meja Dapur

Meja dapur biasanya cepat kotor lantaran jadi tempat buat masak dan menyimpan makanan. Tak jarang ada tumpahan atau remah-remah makanan yang terjatuh ke meja dapur. Nah, sebaiknya bersihkan meja dapur setiap hari supaya bebas dari sisa makanan dan bahan masakann.

2. Piring Kotor

Jika kamu setiap hari makan di rumah, piring kotor bekas digunakan perlu segera dibersihkan. Sebab, sisa makanan yang menempel pada piring bisa mengundang serangga. Langsung mencuci piring kotor setelah digunakan akan mencegah pekerjaan menumpuk di kemudian hari.

3. Wastafel Dapur

Meski sering tersiram air dan sabun, wastafel dapur juga harus dibersihkan setiap hari lho. Sebenarnya ada kotoran yang tertinggal dan bakteri yang menempel pada dinding wastafel.

4. Lantai yang Cepat Kotor

Ada ruangan yang lebih cepat kotor dibandingkan ruangan lainnya, misalnya di dapur atau ruang makan. Saat memasak, mungkin kamu menjatuhkan atau meneteskan bahan makanan. Lalu, bisa kemungkinan kamu menjatuhkan makanan ketika makan malam di ruang makan.

Tak perlu repot, kamu bisa membersihkan lantai dengan cepat. Kamu cukup menyapu lantai setelah selesai makan atau memasak.

5. Dinding Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan ruangan yang sering digunakan oleh penghuni rumah. Oleh karena itu, sebaiknya membersihkan kamar mandi setiap hari, terutama pada area dinding.

Disarankan untuk membersihkan ubin dinding menggunakan alat pembersih kaca setiap kali selesai mandi. Langkah ini membantu mengeringkan dinding, sehingga mencegah timbulnya noda jamur serta mengurangi waktu bersih-bersih ke depannya.

Itulah hal yang perlu kamu bersihkan setiap hari supaya rumah selalu terlihat bersih. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Penting! Ini Lokasi Teraman untuk Meletakkan Oven Saat Bikin Kue Lebaran



Jakarta

Jelang Lebaran, beberapa di antara kalian pasti ada yang membuat kue lebaran sendiri. Salah satu alat yang pasti dibutuhkan saat membuat kue khas Lebaran adalah oven. Sebab, kebanyakan kue Lebaran adalah kue kering yang proses pembuatannya perlu dipanggang.

Saat memakai oven penggunanya harus berhati-hati karena oven menghasilkan panas. Saat memasukkan dan mengeluarkan kue, tangan harus terlindungi dari panas. Hati-hati pula jika kalian mengajak anak-anak membuat kue, jauhkan oven dari jangkauan mereka.

Untuk memastikan keamanan saat memanggang kue, dilansir Homes and Gardens, berikut tempat yang aman untuk meletakkan oven di dapur.


1. Meja yang Kokoh dan Datar

Konsultan dapur komersial Eva Lorena mengatakan saat adonan kue memiliki massa yang tidak ringan. Untuk menghindari kecelakaan saat memasukkan kue dan mengeluarkannya, pastikan oven diletakkan di tempat yang datar dan kokoh.

Selain itu, di dekat oven disarankan terdapat laci atau tempat khusus untuk menyimpan sarung tangan, loyang, atau hal-hal yang pasti dibutuhkan di dekat oven. Hal ini ditujukan agar proses pemanggangan tidak memakan waktu lama dan lebih aman bagi penghuni rumah karena tidak perlu banyak berpindah tempat.

“Kedekatan oven dengan area persiapan adalah hal terpenting. Ini akan memudahkan saat memindahkan piring ke dalam dan keluar oven, mengurangi risiko kecelakaan atau tumpahan,” jelasnya, seperti dikutip oleh detikcom, Senin (24/3/2025).

2. Sesuaikan Ukuran Oven dengan Dapur

Ini bisa menjadi panduan bagi yang baru ingin membeli oven. Jika dapur di rumah tidak begitu luas, jenis oven yang bisa digunakan adalah oven yang berada di bawah meja dapur yang menyatu dengan kitchen set. Model oven seperti ini lebih hemat tempat.

Sebaliknya, jika ukuran dapur cukup besar, kamu bisa menggunakan berbagai oven sesuai kebutuhan karena tempat yang memadai. Jika sudah membeli oven yang terpisah dengan kitchen set, sebaiknya letakkan pemanggang tersebut di kitchen island yang tempatnya luas.

“Oven yang berada di kitchen set dapat menjadi titik fokus yang mencolok, yang memadukan gaya dan fungsionalitas,” jelas Keely Smith pakar desain interior dan seniman di Home Stratosphere.

3. Letaknya Berada di antara Wastafel dan Kulkas

Dalam rancangan desain terkenal dengan konsep segitiga kerja di dapur yakni kompor atau oven berada di antaranya wastafel dan kulkas. Konsep ini bertujuan untuk mempermudah pergerakan penghuni rumah saat memasak di dapur sehingga tidak terlalu sempit atau terlalu jauh jika ingin ke kompor atau oven, wastafel, dan kulkas.

“Pengaturan ini mengurangi langkah-langkah yang tidak perlu saat memasak, sehingga seluruh proses menjadi lebih efisien dan lancar. Selain itu, pengaturan ini memastikan bahwa beberapa pengguna dapur tidak saling bertabrakan, terutama di lingkungan memasak yang banyak orang,” Kata Adam Crookes, seorang blogger.

4. Jauh dari Area yang Sering Dilalui Orang

Seperti yang dikatakan sebelumnya, oven harus jauh dari jangkauan anak-anak. Hal ini untuk mencegah kecelakaan saat memanggang.

5. Dekat dengan Ventilasi Udara

Oven perlu berada di dekat ventilasi udara. Tujuannya agar panas yang dihasilkan pada proses pemanggangan dapat dibuang keluar. Jika oven tidak bisa membuang panas bahayanya akan terjadi overheat yang membuat kerusakan pada oven hingga matinya aliran listrik di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Wajib Tahu! Benda Ini Seharusnya Tidak Dibersihkan Terlalu Sering



Jakarta

Membersihkan rumah dan isinya merupakan rutinitas yang dilakukan untuk menjaga agar tetap bersih dan tahan lama. Namun, ternyata ada beberapa benda di rumah yang tidak perlu dibersihkan secara rutin atau terlalu sering.

Membersihkan barang-barang di rumah memang bertujuan untuk menyingkirkan kuman dan bakteri. Akan tetapi, terdapat beberapa benda dengan bahan tertentu yang tidak bisa sering dibersihkan karena akan membuat kualitas benda tersebut menjadi lebih buruk.

Melansir dari situs Southern Living, berikut deretan benda di rumah yang tidak boleh dibersihkan terlalu sering.


Perabotan Kayu

Perabotan kayu yang harganya mahal membuat kamu rajin membersihkan untuk menjaga kualitasnya. Namun, ternyata menurut CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, membersihkan perabotan kayu secara berlebihan justru dapat merusak bahan tersebut.

“Kayu merupakan material alami yang memerlukan penanganan hati-hati agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Membersihkan perabotan kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia yang kuat mengakibatkan pengurangan minyak alami pada kayu sehingga kayu menjadi kering. Sebaiknya, bersihkan debu pada kayu menggunakan kain mikrofiber seminggu sekali sesuai kebutuhan.” kata Sokolowski.

Jendela

Sokolowski juga menyarankan tidak terlalu sering membersihkan jendela sebab dapat menimbulkan goresan, bercak, dan kerusakan pada lapisan jendela. Selain itu, bisa juga mengikis lapisan pelindung UV atau film yang dirancang untuk menghalangi panas dan silau.

Penggunaan air yang berlebihan atau pembersih kimia yang sifatnya terlalu keras dapat menyebabkan penumpukan kelembapan di jendela yang berpotensi tumbuhnya jamur dan kerusakan rangka. Sokolowski menyarankan bersihkan jendela setiap 3 sampai 6 bulan sekali.

Lantai Kayu

Hindari membersihkan lantai kayu terlalu sering terutama dengan air atau bahan kimia keras karena air dapat meresap ke dalam kayu dan menyebabkan pembengkakan. Pembersih juga dapat menghilangkan lapisan pada kayu sehingga lebih rentan rusak. Cukup disapu atau disedot debu nya dan pel setiap 1 – 2 bulan sekali menggunakan pembersih yang aman dan lembut untuk kayu.

Kipas Angin Gantung

Kipas angin gantung memang menyimpan tumpukan debu yang banyak. Akan tetapi, cukup bersihkan sebulan sekali. Mulailah sebulan sekali dulu untuk melihat seberapa parah debunya kemudian sesuaikan dengan kebutuhan.

Microwave dan Kulkas

Microwave adalah perabotan rumah yang cepat bau dan kotor akibat cipratan makanan. Namun, jika makanan ditutup selama dipanaskan, maka noda dapat cipratan dapat diminimalisir. Dengan demikian, pembersihan secara menyeluruh hanya perlu dilakukan setiap 1 sampai 3 bulan sekali.

Sama dengan kulkas yang cukup dibersihkan satu bulan sekali untuk menjaganya agar tetap higenis. Perhatikan wadah makanan saat disimpan di kulkas agar menghindari tumpahan yang membuat kulkas berjamur dan berbau.

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Rumah Agar Bebas Semut Selama Mudik



Jakarta

Sebelum pergi mudik ada banyak hal yang harus diperhatikan termasuk kebersihan rumah. Ketika rumah dibiarkan kosong berhari-hari, bukan tidak mungkin ada hewan yang masuk, seperti semut.

Semut menjadi serangga yang paling sering ada di rumah terutama dapur. Hal tersebut karena dapur menjadi tempat penyimpanan makanan yang diincar semut. Ketika tidak ada penghuni rumah, semut bisa semakin banyak karena tidak cepat dibasmi. Pulang mudik dengan keadaan rumah banyak semut menjadi mimpi yang menakutkan.

Namun, tentu saja tidak perlu khawatir berlebih. Sebab, kamu bisa lakukan antisipasi sebelum pergi mudik dengan membersihkan rumah yang menjadi sarang semut. Untuk itu, jangan lupa melakukan hal-hal berikut ini agar semut tidak masuk ke rumah selama mudik.


Tutup Celah

Melansir dari situs Better Homes & Garden, pada Kamis (27/03/2025), semut dapat masuk melalui celah atau retakan. Periksa jendela, pintu, dan bagian rumah yang terdapat celah atau retakan terbuka tempat semut dapat masuk. Kamu bisa menutup bagian celah atau retakan tersebut.

Simpan Makanan

Jika masih ada sisa makanan maka simpan dalam wadah kedap udara. Bungkus rapat dengan plastik atau alumunium foil lalu taruh di kulkas. Selain itu, makanan hewan peliharaan juga harus disimpan dengan rapat.

Bersihkan Dapur

Penting membersihkan dapur, seperti lantai dan meja dapur agar tidak meninggalkan kotoran yang mengundang semut masuk.

Buang Sampah

Pastikan tidak ada sampah yang tertinggal di dapur maupun setiap ruangan.

Jauhkan Tanaman

Mengutip dari situs The Spruce, semut menggunakan tanaman sebagai jembatan masuk ke rumah, sehingga beri jarak antara tanaman dengan rumah agar tidak terlalu dekat.

Periksa Kebocoran

Semut mencari kelembapan dan makanan, sehingga penting mengecek apakah ada kebocoran atau tumpahan kecil di rumah. Pastikan tidak ada dan rumah betul-betul kering.

Itulah hal-hal yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat mudik supaya rumah terbebas dari semut. Selamat mencoba!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Gampang! Ini Cara Bersihkan Kompor Gas biar Dapur Kinclong


Jakarta

Dapur adalah area yang cepat kotor karena aktivitas memasak. Sering kali ada cipratan atau tumpahan makanan, terutama di kompor.

Untuk menjaga kompor selalu bersih, kuncinya adalah bersihkan sesegera mungkin kalau menemukan kotoran setelah masak. Kalau dibiarkan terlalu lama, tumpahan bahan makanan itu bisa sulit dibersihkan.

Pastinya kamu mau dapur terlihat kinclong biar semangat masak bukan? Yuk, simak cara bersihkan kompor gas berikut ini.


Cara Bersihkan Kompor Gas

Inilah langkah membersihkan kompor gas dengan mudah, dilansir dari The Spruce.

1. Cuci Pan Support dan Knob

Pertama, pastikan kompor gas mati dan tidak panas. Lalu, lepaskan pan support dan knob.

Rendam pan support kompor ke dalam ember besar berisi air panas dan sabun cuci piring. Sementara knob cukup dicuci biasa dengan air dan sabun.

2. Bersihkan Sisa Makanan

Lap permukaan kompor menggunakan spons yang sudah dicelupkan ke air sabun yang hangat buat membersihkan minyak dan sisa makanan membandel. Kamu bisa menyemprotkan cuka suling dan menaburkan soda kue pada sisa makanan yang terbakar.

Kemudian, tutupi dengan kain basah selama 15 menit sebelum digosok dengan spons kasar. Gunakan sisi kasar spons untuk menggosok pan support dan bilas dengan air bersih.

3. Bilas dan Keringkan

Selanjutnya, bilas permukaan kompor gas dengan spons basah dengan seksama, terutama soda kue pada burner supaya bisa berfungsi dengan baik. Setelah itu, keringkan semua bagian kompor gas dengan kain mikrofiber.

4. Rangkai Kembali Kompor

Kalau semua bagian kompor kering, kamu sudah bisa merangkai kembali kompor. Pasang pan support dan knob kembali pada tempat asalnya.

5. Jaga Kebersihan Kompor

Jangan lupa untuk membersihkan kompor gas secara berkala. Jaga kebersihannya dengan membiasakan untuk lap tumpahan dan cipratan sesegera mungkin setelah memasak ketika kompor sudah dingin.

Itulah cara mudah membersihkan kompor gas agar dapur selalu terlihat bersih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jelang Lebaran, Pastikan Sofamu Bebas Kotoran dengan Cara Ini!



Jakarta

Sofa di ruang tamu merupakan salah satu barang di rumah yang mungkin jarang dibersihkan. Ukurannya besar dan sulit dibawa terkadang membuat kita bingung bagaimana cara membersihkannya.

Padahal, sofa juga sama seperti barang rumah tangga lainnya yang menyimpan kuman dan bakteri. Oleh karena itu, sebelum Lebaran ketika banyak tamu datang, sebaiknya sofa dibersihkan.

Walau kelihatannya bersih dan tidak ada kotoran apa-apa, sebetulnya sofa merupakan tempat berkumpulnya kotoran dan noda dari tumpahan makanan atau minuman, bahkan sampai kaki kita yang kotor menginjak sofa. Namun, kotoran tersebut menumpuk di sela-sela sofa sehingga kita sering tidak sadar jika sofa sebetulnya sudah kotor.


Namun, kamu tidak perlu khawatir sebab berikut melansir dari situs Good House Keeping, terdapat beberapa cara membersihkan sofa.

Cek Kode Label

Pada sofa terdapat kode label yang membantu kamu mengetahui bagaimana cara perawatannya. Berikut kodenya

  • W adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan dengan air.
  • S adalah kode bahwa sofa hanya dapat dibersihkan pakai bahan kimia atau pelarut pembersih jok (dry clean).
  • W/S adalah kode bahwa sofa dapat dibersihkan pakai air maupun pelarut bahan kimia.
  • X adalah kode bahwa sofa hanya bisa divakum, disedot debunya, dan jangan gunakan air.

Setelah mengecek kode pada label perawatan sofa, kemudian bersihkan sofa sesuai dengan bahannya yaitu ada bahan kain dan bahan kulit.

Bersihkan Sofa Bahan Kain

Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

  1. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan seluruh bagian sofa, seperti belakang, lengan, pinggiran, dan bawah. Bersihkan juga sepanjang pinggiran dan jahitan sofa.
  2. Gunakan alat uap seperti setrika uap untuk menembus kain. Hal ini berguna untuk membunuh tungau yang menyelinap di sofa.
  3. Bersihkan noda jika ada. Campur ΒΌ sendok teh sabun cuci piring dan satu cangkir air hangat. Tuang dan tepuk noda dengan hati-hati. Setelah noda hilang, tepuk area untuk menghilangkan kelembapannya.
  4. Semprotkan pewangi pada sofa.

Bersihkan Sofa Bahan Kulit

Untuk membersihkan sofa berbahan kain, perhatikan langkah-langkah berikut.

  1. Bersihkan menggunakan penyedot debu sedikit demi sedikit sampai celah sofa.
  2. Bilas pakai kain basah pada beberapa spot yang ada nodanya.
  3. Semprotkan pelindung kulit sofa agar lebih awet.
  4. Setelah dibersihkan, kamu perlu menghilangkan bau dari sofa yang mengganggu. Melansir dari situs The Spruce, bau sofa bisa hilang dengan menggosokkan soda kue dengan lembut terhadap kain sofa. Biarkan soda kue selama satu jam atau semalaman. Kemudian, sedot sisa-sisa soda kue tersebut.

Itulah beberapa tips untuk membersihkan sofa serta menjaga kesegarannya. Semoga bermanfaat ya!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tips Bersihkan Lantai Dapur dari Minyak dan Lemak Setelah Lebaran



Jakarta

Dapur adalah salah satu ruangan yang mudah kotor, apalagi setelah masak besar buat menyiapkan acara lebaran. Cipratan minyak ketika memasak bisa bikin lantai dapur terasa lengket dan berminyak.

Lantai seperti itu tentu bikin penghuni rumah nggak nyaman berjalan di dapur. Belum lagi penghuni rumah bisa tergelincir lantaran lantai lebih licin.

Lalu, bagaimana cara membersihkan lantai yang lengket dan berminyak ya? Simak penjelasan dan tipsnya berikut ini.

Penyebab Lantai Dapur Lengket Habis Lebaran

1. Menggoreng dan Menumis Makanan

Aktivitas memasak identik dengan menggoreng dan menumis makanan. Ternyata proses memasak seperti ini membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

Sangat wajar kalau penghuni rumah tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

3. Kurang Ventilasi

Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Padahal, dengan ventilasi yang cukup, uap tersebut dapat dikeluarkan dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

Tidak membersihkan lantai dapur secara rutin akan membuat lemak dan minyak lama-lama menumpuk. Lalu, metode yang kurang tepat juga membuat proses pembersihan kurang efektif, sehingga lantai selalu berminyak.

Cara Bersihkan Lantai Dapur

Kamu bisa membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak dengan cara berikut ini.

1. Larutan Cuka Putih

Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

Kamu bisa menggunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, kamu bisa bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

2. Pasta Soda Kue

Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

3. Larutan Sabun Cuci Piring

Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Kamu bisa menyikat atau mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

4. Larutan Jus Lemon

Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, kotor, dan licin. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

5 Kebiasaan yang Harus Dilakukan Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi


Jakarta

Membersihkan rumah memang diperlukan agar hunian tersebut tetap rapi dan bebas kotoran. Biasanya perlu waktu khusus untuk membersihkan seluruh rumah.

Agar rumah rapi dan bebas kotoran ternyata tak melulu perlu satu hari khusus untuk membersihkan ruangan, tapi bisa dicicil dengan beberapa kebiasaan berikut ini. Sebagai contoh, kebiasaan untuk merapikan bantal di kursi ruang keluarga saat ingin tidur bisa menjadi salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan.

Dengan merapikan bantal kursi di ruang keluarga sebelum tidur bisa membuat ruangan tampak rapi. Selain itu, setelah menggunakan remote TV bisa mengembalikannya ke tempat semula agar tidak berantakan.


Selain itu masih ada beberapa kebiasaan lainnya yang bisa dilakukan agar rumah tetap rapi dan bersih. Dilansir dari Southern Living berikut ini informasinya.

1. Bersihkan Meja Dapur

Membersihkan meja dapur setelah digunakan merupakan salah satu kebiasaan untuk menjaga rumah agar tetap bersih dan mencegah timbulnya bau tak sedap. Pastikan segera bersihkan meja jika ada tumpahan makanan, segera mencuci piring, serta simpan barang-barang yang tak terlalu diperlukan agar tidak berantakan.

2. Lipat Lap Handuk

Salah satu kebiasaan yang bisa membuat rumah rapi adalah melipat handuk atau lap untuk bersih-bersih. Hal ini agar meja dapur tak berantakan dan mencegah persepsi penghuni malas membersihkan rumah.

3. Buang Sampah

Membuang sampah setiap hari harus dilakukan agar rumah tidak bau. Selain itu, kebiasaan membuang sampah setiap hari juga bisa membuat hunian terasa segar dan bersih.

“Perawatan rutin bukan hanya tentang penampilan; tetapi tentang menciptakan ruangan yang terasa bersih, terawat, dan nyaman setiap hari,” kata cleaning expert di GermSmart, Taylor Riley.

4. Bersihkan Lantai

Menjaga lantai bersih merupakan salah satu kebiasaan agar rumah tampak rapi. Sebab, jika bagian lantai kotor akan menimbulkan penampilan rumah yang tidak diurus.

5. Pastikan Kamar Mandi Bersih

Ketika ada tamu datang dan harus menggunakan kamar mandi, tentunya pemilik rumah nggak mau dong ruangan tersebut kotor dan bau? Maka dari itu, menjaga kamar mandi tetap bersih perlu dilakukan.

Cara mudahnya, penghuni rumah bisa mengelap permukaan di kamar mandi serta bagian kloset agar tetap bersih.

Itulah beberapa kebiasaan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com