Tag Archives: tuntang

5 Wisata Alam Semarang yang Terkenal, Enak untuk Liburan!


Semarang menawarkan berbagai destinasi wisata alam yang memukau Ibukota Jawa Tengah, ini memiliki daya tarik yang beragam, mulai dari pegunungan, curug, hingga pantai.

Dengan udara yang segar dan pemandangan yang memukau, wisata alam di Semarang memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Wisata Alam Semarang

1. Curug Gending Asmoro

Curug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di SemarangCurug Gending Asmoro, air terjun yang lagi ngehits di Semarang (Eko Susanto/detikTravel)

Curug Gending Asmoro berlokasi di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.


Untuk bisa menuju wisata alam Semarang, wisatawan perlu melewati rimbunan pohon bambu, sengon dan lainnya. Tak perlu khawatir, karena akses jalan di sana sudah dibeton jadi lumayan aman untuk dilewati.

2. Rawa Pening

Jalan Lingkar AmbarawaJalan Lingkar Ambarawa. (Aji Kusuma Admaja/detikTravel)

Katanya Rawa berlokasi di tengah antara Semarang dan Yogyakarta dan di cekungan antara Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran.

Ketika memasuki kawasan ini, kita disuguhkan dengan pemandangan padi dan danau yang membentang luas. Rawa Pening adalah danau alami seluas 2.670 hektar, yang hampir setengahnya dipenuhi dengan tumbuhan enceng gondhok.

Dilansir laman Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, rawa ini menempati 4 kecamatan di Kabupaten Semarang, yakni Bawen, Ambarawa, Tuntang, dan Banyubiru.

Selain melihat keindahan alam dengan perahu, di tempat ini kita juga bisa menikmati tempat makan apung dengan sajian seafood.

Masuk ke Rawa Pening dikenakan biaya Rp 30.000. Dengan biaya segitu, pengunjung akan dibawa mengelilingi Rawa Pening selama 40 menit.

3. Brown Canyon

Brown Canyon di SemarangBrown Canyon di Semarang. (Aisa Marisa/d’Traveler)

Brown Canyon adalah wisata alam Semarang menarik yang kerap disebut mirip Grand Canyon di Amerika Serikat. Ini adalah bekas kawasan pertambangan, yang menghasilkan batuan dan pasir bekas material bangunan.

Brown Canyon beralamat di Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

4. Curug 7 Bidadari

Salah satu destinasi wisata alam yang menakjubkan di Semarang selanjutnya ada Curug 7 Bidadari. Curug ini ada di kaki Gunung Ungaran, di Desa Keseneng, Semarang.

Air terjun menawarkan aliran air yang memukau dan segar. Dikelilingi oleh hutan yang hijau dan alami, memberikan suasana yang sejuk dan damai bagi para pengunjung.

5. Pantai Marina

Pantai Marina Semarang.Pantai Marina Semarang. (dok. situs kemenparekraf.go.id)

Pantai Marina berlokasi di Tawangsari, Kota Semarang, Jawa Tengah. Dilansir dari situs Kemenparekraf, ombak di Pantai Marina sangatlah tenang. Pas banget, buat healing dan nongkrong sambil memandang laut.

Selain menikmati pantai, ada banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini. Mulai dari naik perahu menikmati pemandangan hutan bakau, bermain jetski, joging di jalur, paving tepi pantai, melihat sunset hingga sunrise.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Unik! Wisata Kali Odo Gedangan, Sungai yang Mengalir saat Kemarau



Semarang

Kali Odo merupakan salah satu destinasi wisata air yang menawarkan pengalaman unik dan menyegarkan, yang ada di Semarang. Sungai ini mengalirkan air jernih langsung dari mata air alami, memberikan nuansa alami yang khas dan menenangkan.

Letaknya di Desa Gedangan, Kabupaten Semarang, Kali Odo dikenal bukan hanya sebagai tempat wisata. Tetapi juga sebagai bagian penting dari ekosistem dan kehidupan masyarakat setempat.

Keunikan Aliran Air Kali Odo

Mengutip informasi dari situs resmi Desa Gedangan, aliran air di Kali Odo berasal dari sumber mata air bawah tanah. Menariknya, aliran sungai tersebut justru muncul di musim kemarau, sementara saat musim hujan airnya menghilang.


Fenomena itu menjadikan Kali Odo berbeda dari kebanyakan sungai lainnya. Air dari mata air ini tidak hanya dimanfaatkan untuk wisata, tetapi juga menjadi sumber air bersih yang sangat vital bagi warga.

Selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, air Kali Odo juga mengairi lahan pertanian dan sawah di beberapa desa, termasuk Gedangan, Sraten, dan Rowosari. Totalnya, lebih dari 50 hektare lahan pertanian bergantung pada aliran air ini.

Nilai Sejarah dan Budaya yang Melekat

Desa Gedangan sendiri merupakan desa wisata yang memiliki dua jenis lahan pertanian, yaitu area perkebunan dan sawah. Di wilayah barat desa, terdapat beberapa sumber mata air lain yang diduga memiliki nilai sejarah tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan adanya susunan batu bata kuno yang ditemukan di sekitar sumber tersebut, meski hingga kini belum dilakukan penggalian lebih lanjut untuk menelusuri peninggalan tersebut.

Selain kekayaan alam dan sejarahnya, Kali Odo juga menyimpan nilai budaya yang tinggi. Salah satu tradisi masyarakat yang masih lestari hingga kini adalah ritual sadranan. Dalam tradisi ini, warga berkumpul di sekitar sungai untuk melakukan kegiatan keceh atau mandi bersama di aliran air.

Acara tersebut disertai dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan air yang menghidupi mereka. Setiap kali musim kemarau tiba dan air dari mata air mulai mengalir, masyarakat mengadakan selamatan dengan menyajikan puluhan nasi tumpeng.

Tradisi ini menjadi simbol penghormatan terhadap alam dan bentuk kebersamaan warga dalam menjaga warisan leluhur.

Lokasi

Kali Odo ini lokasinya berada di Desa Gedangan, Kecamata Tuntang, Kabupaten Semarang.

Harga Tiket Masuk

Untuk tiket masuknya, traveler dikenakan biaya Rp 5 ribu per orang. Dan jika ingin menyewa pelampung dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 5 ribu.

Jam Operasional

Wisata Kali Odo ini dibuka setiap hari mulai dari jam 07.00 sampai 18.00 WIB

(upd/wsw)



Sumber : travel.detik.com