Tag Archives: ujung barat

Libur Long Weekend ke Pulau Peucang TN Ujung Kulon, Begitu Memikat



Pandeglang

Pulau Peucang bisa menjadi pilihan untuk mengisi hari libur atau akhir pekan. Pasalnya, di Pulau Peucang menyajikan keindahan alam yang sangat alami.

Pulau Peucang terletak di ujung barat pulau Jawa atau di kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Kawasan ini sudah ditetapkan sebagai Geopark Nasional Ujung Kulon.

Hal itu tertuang dalam SK Menteri ESDM RI Nomor: 393.K/GL.01/MEM.G/2023 tentang Penetapan Taman Bumi (Geopark) Nasional Ujung Kulon pada 10 November 2023. Di kawasan itu terdapat 14 situs warisan geologi (geosite), enam situs keanekaragaman hayati atau biodiversity, dan dua situs keragaman budaya (cultural sites).


Untuk menuju ke pulau, membutuhkan waktu perjalanan laut sekitar dua sampai tiga jam, dari Pelabuhan Sumur, Pandeglang. Begitu tiba di lokasi, kita akan disambut pasir putih, air laut biru dan tenang.

Di sana, kita bisa melihat ragam penghuni air dengan melakukan snorkeling atau diving. Ombak yang tenang, cocok untuk bermain air. Gerombolan ikan akan ikuti menemani saat bermain.

Pulau Peucang TN Ujung KulonPulau Peucang TN Ujung Kulon (Foto: Aris Rivaldo/detikcom)

Tak hanya itu, di kawasan Pulau Peucang bisa ditemukan satwa darat yang hidup bebas, seperti rusa, monyet, banteng, burung merak. Hewan-hewan itu tak akan mengganggu waktu liburan kita.

Pemandangan sunset atau mata hari tenggelam juga bisa dinikmati saat senja. Keindahan langit itu, bisa membuat kita ingin bertahan lebih lama.

Wajar saja jika Pulau Peucang dikunjungi wisatawan setiap liburan, atau pada saat akhir pekan. Mereka sengaja datang untuk menikmati semua jejak keindahan yang ditawarkan.

Untuk menuju Pulau Peucang, kita bisa mengikuti open trip yang dibuka oleh warga lokal. Jika mengikuti open trip ongkos perjalanan akan lebih murah. Untuk harga, sekitar Rp 600 sampai 750 ribu. Tarif tersebut sudah dapat makan, dan penginapan selama kegiatan.

Sudah saatnya luangkan waktu liburan ke Pulau Peucang. Ajak keluarga atau teman dekat untuk diajak berlibur.

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com

Labuan Bajo, Pesona Surga Tersembunyi di Indonesia



Manggarai Barat

Terletak di ujung barat pulau besar Flores di Nusa Tenggara Timur, Labuan Bajo adalah permata tersembunyi yang mendapat banyak puji.

Labuan Bajo berawal dari desa nelayan kecil, alam dan budaya yang indah membuat kawasan ini menjadi pusat wisata NTB yang mulai mendapat banyak perhatian.

Yang membuat desa ini begitu menonjol adalah reptil purba komodo yang tinggal di Pulau Komodo. Sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, Pulau Komodo terus bersolek untuk mempertahankan statusnya.


Kamu yang mau liburan ke Labuan Bajo, bisa intip destinasinya berikut ini:

1. Wisata Perahu Pulau Komodo

komodo di Loh Liangkomodo di Loh Liang (Bonauli/detikcom)

Perjalanan ke Pulau Komodo adalah daya tarik utama kawasan ini. Pulau ini merupakan taman nasional yang terletak di sebelah barat Labuan Bajo. Komodo adalah reptil terbesar di dunia dan melihat salah satu makhluk luar biasa ini dari dekat adalah pengalaman yang istimewa dan mengesankan.

Yang paling populer adalah Live on Board Phinisi, wisatawan bisa staycation di kapal sambil berlayaar ke beberapa pulau di sekitar taman nasional.

Turun dari perahu di Loh Liang di Taman Nasional Komodo seperti melakukan perjalanan kembali ke masa lalu, ke zaman ketika kadal purba menguasai planet ini. Pemandu lokal dalam safari berjalan kaki akan mengajak kamu untuk melihat langsung kehidupan rusa, babi hutan, dan banyak spesies burung di alam liar.

Destinasi populer lainnya adalah Pink Beach. Pantai ini memiliki pasir pink dan sangat cantik. Airnya jenih, terumbu karangnya sangat indah. Kamu bisa melakukan beberapa kegiatan seperti snorkeling, berjemur atau banana boat.

2. Gua Pangkat

Gua di Labuan Bajo.Gua di Labuan Bajo. (eko_tarnando/d’Traveler)

Sekitar 10-15 km timur laut Labuan Bajo terdapat Gua Rangko yang menakjubkan. Gua ini terkenal dengan perairan biru kehijauan yang mencolok, diterangi oleh sinar matahari yang menembus langit-langit gua. Di dalam gua bisa menjadi sangat hangat, membuat berenang yang menyegarkan di air yang jernih dan sejuk menjadi lebih menarik.

Saat berada di dalam air, pastikan untuk mengagumi formasi batu kapur yang rumit dan menikmati permainan cahaya dan bayangan yang mempesona. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat matahari tengah hari ketika efeknya paling kuat.

Gua Rangko dapat diakses dengan naik perahu singkat menuju pantai di depan gua. Titik keberangkatan kapal ditandai di Google Maps sebagai “Mulai Kapal ke Gua Rangko” (pada koordinat: -8.455861, 119.951083). Biaya perahunya adalah Rp 100.000 per orang dan ada biaya masuk sebesar Rp 50k (sekitar $3,25) per orang untuk gua.

Untuk opsi bebas repot, kamu juga dapat memesan kombinasi Perjalanan Gua Rangko dan Snorkeling dengan penjemputan dan pengantaran ke hotel.

3. Batu Cermin Cave – Mirror Stone Cave

Gua di Labuan BajoGua di Labuan Bajo (Johanes Randy)

Sebuah keajaiban geologis, Gua Batu Cermin (atau Batu Cermin) mendapatkan namanya dari kilauan dinding kalsit di bawah sinar matahari pagi. Pertunjukan cahaya menawan ini memberikan ilusi cermin besar yang memantulkan sinarnya.

Gua ini ditutupi pola rumit yang terbentuk dari fosilisasi karang dan makhluk laut lainnya. Tiket masuknya seharga Rp 50 ribu per orang dan tur berpemandu dikenakan biaya tambahan Rp 50 ribu per grup, yang sangat kami rekomendasikan. Sebagai permulaan, informasi tambahan meningkatkan pengalaman gua, dan kedua, banyak hal menarik yang mudah terlewatkan oleh mata yang tidak terlatih.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com