Tag Archives: ular

Jangan Panik! Lakukan Hal Ini Kalau Ada Ular Masuk Rumah


Jakarta

Ular terkadang bisa menyelinap masuk rumah dan bersembunyi di kamar mandi, plafon, hingga lemari pakaian. Reptil ini patut diwaspadai karena bisa mengancam keselamatan penghuni rumah.

Meski tak semua akan menyerang manusia, beberapa jenis ular dapat menggigit, melilit, bahkan memakan penghuni rumah. Bahkan, ada ular yang berbisa sehingga satu kali patok saja dapat membunuh penghuni rumah.

Oleh karena itu, penghuni perlu tahu cara mengatasi ular ketika masuk rumah. Jangan panik dan asal lari kalau melihat ular. Simak cara aman menghadapi ular berikut ini.


Cara Menghadapi Ular Masuk Rumah

Ketua Sioux Snake, Sioux One, mengatakan hal pertama yang harus dilakukan saat bertemu ular di rumah adalah tenang dan waspada. Ular tersebut belum tentu akan menyerang penghuni rumah.

Namun, ular mudah terprovokasi ketika melihat gerakan-gerakan yang mengagetkan. Jadi penghuni dianjurkan untuk meminimalisir gerakan.

“Kalo sudah terlanjur ular masuk ke dalam rumah, tenang. Gunakan metode STOP, pantau ular geraknya ke mana, jika ke dalam kamar, lebih baik ditutup agar tidak keluar. Jika terlihat tidak masuk ruangan, usahakan ruangan yang bisa di jangkau tutup pintu nya. Call Sioux Snake Rescue atau Damkar terdekat,” kata Sioux kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Selain itu, Sioux menyarankan untuk mengusir ular dari rumah menggunakan sapu bergagang, kain pel bergagang, dorongan air bergagang, semprotan obat nyamuk, atau pewangi ruangan.

Sempat disebutkan untuk melakukan metode STOP kalau ada ular. Metode STOP adalah singkatan dari Silent, Thinking, Observe, dan Prepare. Berikut ini cara melakukannya.

Metode STOP

1. Silent

Diam sejenak saat bertemu dengan ular. Diam yang dimaksud adalah dari pergerakan. Penghuni boleh bersuara untuk memanggil orang lain asalkan tidak bergerak.

2. Thinking

Selanjutnya, penghuni berpikir ular apa yang dilihat dan di mana lokasinya.

3. Observe

Perhatikan dan lihat lingkungan sekitar untuk menemukan alat atau lokasi yang aman untuk menghindar.

4. Prepare

Terakhir, persiapkan diri untuk langkah berikutnya yang akan dilakukan, seperti menjauh atau lainnya. Sebaiknya menjauh sambil memantau ular itu pergi ke mana.

Itulah sederet hal yang harus dilakukan ketika melihat ular di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ini 5 Tempat Favorit Ular buat Sembunyi di Sekitar Rumah


Jakarta

Ular bisa masuk rumah untuk mencari sumber makanan dan tempat berlindung. Mereka biasanya mencari tempat yang sepi, gelap, dan hangat buat bersembunyi.

Walau tak selalu menyerang manusia, sebaiknya hati-hati dengan kehadiran ular. Sebab, sebagian ular dapat mematuk orang ketika merasa terancam.

Jika menemukan ular dekat rumah atau khawatir dengan lubang yang bisa jadi celah masuk ular, sebaiknya penghuni melakukan pemeriksaan. Periksa tempat-tempat yang berpotensi didatangi ular.


Di mana tempat persembunyian ular di rumah? Simak penjelasannya berikut ini.

Tempat Persembunyian Ular di Rumah

Inilah beberapa tempat yang disukai ular di dalam rumah, dikutip dari Better Homes and Gardens.

1. Tempat Hangat

Ular menyukai tempat yang hangat sehingga akan mencari sumber kehangatan. Mereka bisa bersembunyi di balik kulkas atau bergelantungan di perlengkapan lampu.

2. Celah Perabotan

Hewan melata ini mencari tempat yang tersembunyi pada celah perabotan, misalnya bawah tempat tidur, belakang meja, TV, rak buku, dan lemari. Tempat tersebut dirasa aman dan nyaman seperti sarang bagi ular.

3. Sumber Makanan

Ular suka masuk rumah untuk mencari sumber makanan. Mereka bisa menelusuri lemari, pantry, bahkan kamar mandi.

Biasanya area dapur menjadi incaran karena ada makanan manusia serta potensi tikus dan hewan lain yang disukai ular. Lalu, kamar mandi adalah tempat yang cocok untuk mencari air minum.

4. Celah dan Lubang Sekitar Rumah

Reptil tersebut juga dapat bersembunyi di lubang-lubang di sekitar rumah. Mereka bisa masuk celah tembok atau garasi.

5. Tempat Tinggi

Ular dapat bersembunyi di tempat-tempat tinggi di rumah seperti rooftop, atap, dan talang air. Mereka menghuni area atap karena lebih mungkin menemukan mangsa untuk dimakan di sana.

Itulah tempat persembunyian ular di sekitar rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ini 5 Cara Ampuh Bikin Ular Ogah Masuk Rumah


Jakarta

Berbagai hewan bisa masuk ke dalam rumah, termasuk ular. Kehadiran ular bikin penghuni rumah ngeri karena bentuknya menyeramkan serta berpotensi membahayakan manusia.

Nah, sebaiknya penghuni rumah melindungi rumah agar tidak dimasuki ular. Caranya dengan menutup akses masuk dan menyingkirkan hal-hal yang menarik ular masuk rumah.

Bagaimana cara bikin ular ogah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.


Cara Cegah Ular Masuk Rumah

Inilah beberapa langkah untuk melindungi rumah dari ular, dikutip dari Critter Guard.

1. Tutup Pintu dan Jendela

Ular bisa masuk rumah melalui bukaan seperti pintu dan jendela yang terbuka. Untuk itu, perhatikan bukaan tersebut supaya nggak dimasuki ular. Jika suka membuka jendela dan pintu untuk sirkulasi udara, penghuni bisa memasang kasa sebagai penghalang ular.

2. Tutup Retakan dan Lubang

Selain itu, terkadang ada retakan, celah, atau lubang pada bangunan rumah. Ular dapat menyelinap masuk melalui celah pintu, lubang saluran air, hingga atap. Sebaiknya segera tutup celah-celah tersebut agar tidak ada akses masuk bagi ular.

3. Basmi Tikus dan Serangga

Ular biasanya mencari sumber makanan di dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan rumah bebas dari hama dan serangga yang merupakan mangsa ular. Salah satu makanan favorit ular adalah tikus.

4. Rapikan Halaman Rumah

Kemudian, ular kerap bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan di pekarangan rumah. Penghuni perlu merapikan dan memotong rumput halaman agar tidak ada tempat persembunyian ular di sekitar rumah.

5. Pakai Produk Pengusir Ular

Manfaatkan produk pencegah dan penghalang ular dengan mengaplikasikannya di sekitar rumah. Penghuni dapat mencari pengusir ular berupa obat yang tersedia di toko perkakas.

Itulah beberapa cara untuk mencegah ular dekati rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Panik! Ini Penyebab Ular Masuk Rumah dan Cara Cegahnya


Jakarta

Keberadaan ular cukup ditakuti dan diwaspadai karena dapat mengancam keselamatan manusia. Apalagi kalau jenis ular itu berbisa, gigitannya bisa mematikan.

Reptil ini dapat ditemukan di pekarangan, bahkan masuk ke dalam rumah. Kemunculan ular bukan tanpa alasan, ada hal yang menarik mereka untuk datang.

Supaya bisa mengamankan rumah, penghuni perlu mengetahui penyebab ular masuk. Kemudian, ambil langkah pencegahan agar ular enggan mendekati rumah.


Namun, kenapa ular masuk pekarangan dan rumah ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Penyebab Ular Masuk Lingkungan Rumah

Inilah beberapa alasan ular masuk ke rumah, dikutip dari Herping Thailand.

1. Ada Mangsa Ular

Ular datang ke rumah karena menemukan sumber makanan. Biasanya mereka memakan kodok, kadal, serangga, tikus, serta hewan pengerat lain. Jauhkan sumber makanan mereka dari jangkauan agar rumah tidak dihampiri ular.

2. Lingkungan Cocok buat Ular

Selain itu, ular menemukan tempat yang cocok untuk bereproduksi dan berlindung. Hewan melata ini menyukai tempat yang lembap, terutama saat ingin ganti kulit.

Sebaiknya penghuni rumah menjaga halaman rumah selalu bersih terutama bagian rumput. Lalu, jauhkan sumber air dari area yang mudah dijangkau oleh ular. Meski tak banyak minum, ular tetap bisa datang karena air.

Cara Cegah Ular Masuk Lingkungan Rumah

Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah ular mendekati rumah.

1. Rajin Buang Sampah

Sampah adalah sumber makanan bagi tikus yang juga mangsa ular. Pastikan untuk rajin membuang sampah keluar buat mencegah ular masuk rumah.

2. Bersihkan Halaman Rumah

Ular senang tinggal di lingkungan yang lembap dan banyak benda di halaman rumah. Penghuni dapat mencegah ular dengan memangkas pendek rumput, menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan.

3. Tutup Lubang di Rumah

Ular lebih suka mencari tempat persembunyian yang aman daripada berkeliaran dan menyerang manusia. Mereka bisa memanfaatkan lubang-lubang di sekitar rumah seperti di tanah, dinding, atap, kloset, hingga saluran air. Oleh karena itu, pastikan untuk menutup lubang-lubang di rumah.

4. Tinggikan Rumah

Selain itu, pemilik dapat membuat semacam rumah panggung buat mencegah ular masuk. Jika memungkinkan, buatlah rumah yang tidak menempel pada tanah dengan celah 30-50 cm.

5. Buat Jalur di Halaman

Jika memiliki halaman yang luas, ada baiknya membuat jalur setapak untuk berjalan. Jalur ini mempermudah penghuni rumah lebih waspada dengan kehadiran ular serta menghindari kaki diserang oleh ular.

6. Buat Pagar Beton

Terakhir, pemilik dapat membangun pagar beton yang mengelilingi rumah. Sebab, banyak ular tidak bisa memanjat pagar tersebut.

Itulah penyebab dan cara cegah ular masuk rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Lindungi Rumah Agar Tak Didatangi Ular Tiba-tiba


Jakarta

Ular adalah reptil yang dihindari karena bentuknya yang mengerikan serta berpotensi menyakiti manusia. Penghuni rumah pun harus waspada karena ular bisa saja muncul di sekitar tempat tinggal.

Reptil ini bisa ditemukan di halaman maupun dalam rumah. Bukan tanpa alasan, ular datang ke rumah karena ada hal-hal yang menarik.

Dikutip dari Herping Thailand, ular mendekati rumah karena mencari sumber makanan. Hewan melata itu biasanya memakan serangga, kadal, kodok, dan tikus.


Selain itu, ular merasa kawasan rumah punya lingkungan yang cocok buat ular berlindung dan bereproduksi. Ular cenderung menyukai tempat yang lembap, terutama ketika mau ganti kulit.

Nah, supaya rumah aman dari serangan ular, penghuni perlu ambil langkah pencegahan. Buatlah lingkungan rumah tidak menarik dan sulit didekati ular. Simak caranya berikut ini.

Cara Cegah Ular Datang ke Rumah

Inilah beberapa tips untuk mencegah ular datang ke rumah.

1. Bersihkan Halaman Rumah

Ular senang tinggal di tempat yang banyak benda seperti di halaman rumah. Penghuni bisa menghindari kedatangan ular dengan memotong pendek rumput serta menyingkirkan batu, batang kayu, dan puing bangunan di pekarangan.

2. Rajin Buang Sampah

Penghuni juga dapat menangkal ular dengan mengatasi dari sumber makanannya. Caranya dengan membuang sampah secara rutin. Langkah ini mencegah adanya tikus yang dapat menarik perhatian ular buat datang.

3. Tutup Lubang di Rumah

Selain itu, penghuni perlu memastikan lubang-lubang di sekitar rumah tertutup. Sebab, ular biasanya mencari tempat persembunyian yang aman dibandingkan berkeliaran dan menggigit manusia.

4. Tinggikan Bangunan

Selain itu, penghuni dapat meninggikan bangunan seperti rumah panggung agar tidak mudah dijangkau oleh ular. Jika memungkinkan, buat rumah dengan celah 30-50 cm dari lantai.

5. Buat pagar Beton

Kemudian, penghuni juga bisa membangun pagar beton di sekeliling rumah. Sebab, banyak ular tidak tahu cara memanjat pagar tersebut.

6. Buat Jalur di Halaman

Kalau punya halaman rumah yang luas, sebaiknya buat jalur setapak buat berjalan. Jalur itu memudahkan penghuni lebih waspada terhadap kehadiran ular.

Itulah cara mencegah ular mendekati rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Waspada! Ketahui 5 Tanda Ular Bersarang di Rumah


Jakarta

Ular merupakan salah satu hewan yang berbahaya karena dapat menggigit dan mengeluarkan bisa. Bahkan, sudah banyak korban yang meninggal dunia akibat diserang reptil tersebut.

Meski hidup di alam liar, tapi terkadang ular juga bisa masuk ke rumah penduduk. Sudah banyak kejadian seekor ular ditemukan bersembunyi di plafon, kamar mandi, hingga atap rumah.

Maka dari itu, bukan tidak mungkin rumah kamu menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersarang dan berkembang biak. Jika dibiarkan, hal itu sangat berbahaya karena berisiko menyerang penghuni rumah.


Sebagai pemilik rumah, penting untuk mengetahui tanda-tanda ada sarang ular di rumah. Seperti apa ciri-cirinya? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

Dilansir situs Revoke Snake Repellent dan Accurate Pest Control, berikut tanda-tanda ada sarang ular di rumah:

1. Ada Jejak Ular

Ular merupakan reptil yang bergerak menggunakan kontraksi otot tubuh. Walau tidak memiliki kaki, tapi ular dapat meninggalkan jejak di tanah atau lantai yang berdebu.

Jejak ular umumnya berbentuk pola ‘S’ tapi juga bisa berbeda tergantung dari gerakan ular. Ada juga pola jejak ular yang berbentuk seperti coretan menyamping.

Jika kamu curiga ada aktivitas ular di dalam rumah, coba taburkan tepung ke area yang diyakini bakal dilalui ular. Kalau muncul jejak ular, segera panggil petugas pemadam kebakaran (Damkar) agar hewan tersebut dapat ditangkap.

2. Muncul Suara Desis

Ular dapat mengeluarkan suara desis yang khas. Apabila suara desis terdengar dari dalam ruangan yang gelap atau sempit, maka bisa menandakan ada sarang ular di rumah.

Sebagai informasi, ular adalah hewan yang senang tinggal di tempat kecil, gelap, dan lembap. Kondisi tersebut sangat cocok bagi ular untuk membuat sarang dan berkembang biak.

Dalam banyak kasus, sarang ular bisa berada di ruang bawah tanah, loteng, atau bahkan kamar mandi. Jika terdengar suara desis ular, segera hubungi petugas Damkar untuk menangkap reptil tersebut.

3. Ada Sisa Kulit Ular yang Mengelupas

Ular termasuk hewan yang dapat berganti kulit lewat proses yang disebut ecdysis. Jika kamu melihat ada sisa kulit ular di sekitar rumah atau halaman, maka jadi pertanda nyata kalau ada sarang ular di kediaman kamu.

4. Ada Kotoran Ular

Tanda-tanda berikutnya adalah muncul kotoran ular yang tersebar di beberapa sudut rumah. Kotoran ular umumnya punya wujud seperti kotoran burung, yaitu cairan berwarna kuning dan putih serta mengandung urea.

Sebagai pengingat, jangan menyentuh kotoran ular dengan tangan kosong. Untuk membersihkannya, gunakan sarung tangan tebal sebagai bentuk pencegahan agar tidak tertular penyakit.

5. Muncul Bau yang Menyengat

Jika kamu mencium bau tidak sedap dan menyengat hidung, bisa jadi itu merupakan kotoran ular. Jika kamu mencium bau tersebut dari tempat gelap, lembap, dan sempit, maka sebaiknya segera diperiksa untuk memastikan apakah ada sarang ular atau tidak.

Pastikan kamu hati-hati saat mengecek area yang gelap dan lembap. Gunakan senter yang terang untuk melihat area di sekitar dan pakai masker untuk menghalau bau tidak sedap.

Demikian lima tanda-tanda jika ada sarang ular di dalam rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 5 Kebiasaan Ini Dapat Mengundang Ular Datang ke Rumah


Jakarta

Ular merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di rumah. Meski habitat aslinya berada di alam liar, tapi terkadang ular bisa masuk ke permukiman penduduk.

Sudah banyak kasus ditemukan ular yang bersembunyi di plafon, atap rumah, atau kamar mandi. Bahkan, sudah beberapa kali muncul korban jiwa akibat serangan ular terhadap manusia.

Ular ternyata bisa masuk ke rumah karena penghuninya masih melakukan sejumlah kebiasaan buruk. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Kebiasaan Ini Bikin Ular Tertarik Datang ke Rumah

Ada beberapa kebiasaan buruk yang dapat mengundang ular datang ke rumah. Sayangnya, hal tersebut sering tidak disadari oleh banyak orang. Dilansir situs Times of India, berikut penjelasannya:

1. Tidak Merawat Kolam Air

Membuat kolam air atau air mancur di rumah memang dapat mempercantik hunian. Namun, adanya kolam air justru dapat mengundang ular untuk datang ke rumah.

Sebab, kolam air menjadi tempat yang cocok bagi hewan seperti kodok, siput, keong, dan serangga untuk berkembang biak. Nah, hewan-hewan itu juga menjadi sumber makanan bagi ular.

Sebenarnya tidak masalah untuk membuat kolam air, asalkan perlu dibersihkan secara berkala agar tidak ada serangga dan hama. Kolam air yang bersih juga semakin mempercantik hunian.

2. Rumput Lebat

Apabila halaman rumah tidak pernah dirawat hingga tumbuh rumput yang lebat dan tinggi, maka bisa menjadi penyebab ular datang. Sebab, tumput yang lebat merupakan tempat yang cocok bagi hewan untuk membuat sarang, terutama tikus.

Kehadiran tikus di halaman rumah dapat memancing ular untuk datang karena mereka telah menemukan sumber makanan. Maka dari itu, sebaiknya rawat halaman rumah dengan cara memotong rumput secara rutin.

Setelah membersihkan halaman rumah, pastikan daun-daun yang berguguran segera dibuang ke tempat sampah. Jangan sampai daun tersebut dibiarkan menumpuk di halaman rumah karena bisa memancing ular untuk datang.

Daun yang terus menumpuk dan tidak dibuang akan membusuk, lalu menghasilkan panas dan kelembapan yang ideal bagi serangga dan tikus untuk berkembang biak. Kondisi ini dapat menarik ular untuk datang karena telah menemukan sumber makanan.

4. Jarang Merawat Tanaman Penutup Tanah

Tanaman penutup tanah atau cover crop merupakan jenis tanaman yang berfungsi untuk melindungi tanah dari erosi, mencegah gulma, dan memperbaiki kualitas tanah.

Beberapa tanaman penutup tanah seperti rumput gajah mini atau daun tapak mampu menciptakan suasana asri di halaman, tetapi juga bisa memancing ular untuk datang ke rumah.

Soalnya, tanaman penutup tanah cenderung lembap dan teduh sehingga menjadi tempat yang aman bagi ular untuk bersembunyi. Sebagai bentuk pencegahan, sebaiknya kamu rutin memangkas tanaman jika sudah lebat guna mencegah ular bersembunyi.

5. Menanam Tanaman yang Harum

Banyak pemilik rumah yang sengaja menanam tanaman yang indah dan wangi agar mempercantik hunian. Namun, hobi ini justru bisa menarik ular untuk datang ke rumah.

Tanaman hias seperti melati dan krisan memiliki aroma wangi yang sangat kuat. Tanaman ini dapat menarik serangga dan hewan kecil untuk datang, yang mana bikin ular ikut terpancing karena menemukan sumber makanan.

Jika ingin menanam tanaman hias tersebut, sebaiknya diimbangi juga dengan menanam tanaman yang dapat mencegah ular seperti marigold, sereh, atau lavender. Tanaman itu juga mengeluarkan aroma yang wangi, tapi tidak disukai oleh ular.

Itulah lima kebiasaan buruk yang dapat mengundang ular datang ke rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com