Tag Archives: umbul kapilaler

Cuma di Klaten, Ada Kolam Segar Alami di Bawah Pohon Beringin Ratusan Tahun



Klaten

Klaten memang ‘surganya’ Umbul alias kolam renang mata air alami. Salah satu yang paling menarik adalah Umbul Kapilaler yang berada di bawah pohon beringin berusia ratusan tahun.

Dari puluhan umbul yang ada di Klaten, Umbul Kapilaler mungkin yang paling adem. Ya, karena mata air itu dinaungi pohon beringin berukuran besar yang usianya konon sudah ratusan tahun.

Umbul Kapilaler terletak di di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Mata air tersebut lebih menyerupai sendang karena cenderung bundar dengan diameter sekitar 20 meter.


Dindingnya terbuat dari tatanan batu fondasi berbahan andesit. Di tepian dan lantainya tidak ada porselen atau keramik warna-warni, hanya pasir dan batu andesit berlumut.

Di sisi utara, tumpukan batu andesit ukuran besar seperti menjadi pagarnya. Dinaungi dua pohon beringin besar yang rimbun membuat umbul Kapilaler hampir tak tersengat teriknya sinar matahari kala siang.

Umbul Kapilaler di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten.Umbul Kapilaler Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng

Sinar matahari hanya menyentuh sisi timur umbul yang tidak terdapat pohon. Di sisi barat daya umbul, akar dan sulur pohon beringin yang rumpunnya seukuran truk, biasa digunakan wisatawan untuk selfie.

Letaknya yang lebih rendah dari daratan di sekelilingnya membuat umbul itu tampak seperti cermin, karena airnya yang bening. Mata air itu juga terkesan alami, karena tidak ditemukan arsitektur modern di sekitarnya.

Cara Menuju ke Umbul Kapilaler

Untuk sampai ke Umbul Kapilaler tidak sulit. Traveler bisa lewat jalan Jogja-Solo. Dari simpang empat Nglajur, Kecamatan Delanggu, kalian bisa ambil jalur jalan Delanggu-Polanharjo.

Traveler bisa mengambil lurus sekitar 5 kilometer ke arah Umbul Ponggok, kemudian ada simpang empat Karanglo atau Water Gong. Lalu, setelah lewat depan Water Gong, lurus sekitar 200 meter maka traveler akan sampai di Umbul Kapilaler.

Ketua Pokdarwis Wanua Tirta, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Triyono menjelaskan Umbul Kapilaler dan Sigedang itu dulunya menjadi mata air utama untuk pabrik gula (PG) Ceper, Kecamatan Ceper di masa penjajahan Belanda. Nama Kapilaler diambil dari bahasa Capillair.

“Bahasa Belanda saluran itu Capillair, tapi orang Jawa berubah menjadi Kapilaler. Saat PG masih ada dulunya sepanjang hilir dirawat, iya ini untuk mengaliri PG Ceper,” tutur Triyono beberapa waktu lalu.

Saking alaminya Umbul Kapilaler, dulu airnya bisa langsung diminum masyarakat. Umbul ini juga tidak pernah kering sepanjang tahun meskipun ada musim kemarau.

Harga Tiket Masuk Umbul Kapilaler

Harga tiket masuk ke umbul ini dipatok Rp 10.000 per orang, sudah termasuk air mineral kemasan dan asuransi. Pengunjung tidak hanya bisa menikmati kolam Umbul Kapilaler, tapi juga Umbul Sigedang, karena dua objek itu satu paket.

Umbul Kapilaler buka mulai pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. Untuk mengisi perut, pengunjung tidak perlu khawatir karena ada warung UKM dengan berbagai menu dan gazebo untuk istirahat.

—–

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Umbul Kapilaler, Kolam Alami di Bawah Beringin Berusia Ratusan Tahun


Jakarta

Umbul Kapilaler di Klaten berada di bawah pohon beringin berukuran besar. Kolam alami dengan beringin yang dikatakan berusia ratusan tahun ini sangat sejuk dan tidak angker.

Mata airnya lebih menyerupai sendang karena cenderung bundar dengan diameter sekitar 20 meter. Terletak lebih rendah dari daratan di sekelilingnya, umbul tersebut tampak seperti cermin karena airnya bening. Di mana lokasinya?

Lokasi Umbul Kapilaler

Umbul Kapilaler berada di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Untuk menuju destinasi wisata ini. kamu bisa memilih jalan Jogja Solo. Dari simpang empat Nglajur, Kecamatan Delanggu, ambil jalan Delanggu-Polanharjo.


Jalan lurus sekitar 5 km ke arah Umbul Ponggok, lalu ada simpang empat Karanglo atau Water Gong. Kemudian, setelah lewat depan Water Gong, lurus sekitar 200 meter. Traveler akan sampai di Umbul Kapilaler.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Umbul Kapilaler

Mengutip laman instagram Umbul Kapilaler, harga tiket masuk Umbul Kapilaler adalah Rp 10.000 per orang. Tiket masuk sudah termasuk air minum gratis. Wisata ini buka dari pukul 07.00-17.00 WIB.

Untuk parkir motor dikenakan Rp 2.000, sedangkan mobil Rp 5.000. Mengutip laman Desa Sidowayah Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, di dalam destinasi, wisatawan bisa menggunakan gazebo secara gratis, namun harus reservasi terlebih dahulu sebelum hari H.

Aktivitas Seru di Umbul Sigedang

Ada beragam aktivitas seru yang bisa dilakukan di Umbul Sigedang. Berikut beberapa di antaranya:

1. Berenang di Air Jernih Bersama Ikan

Mata air Umbul Kapilaler begitu bening dan terkesan alami. Traveler bisa berenang sambil ditemani ikan-ikan. Ada kolam yang aman untuk anak-anak dan orang dewasa.

2. Terapi Ikan

Selain berenang, traveler juga bisa terapi ikan. Kamu cukup duduk di tepi kplam dan ikan-ikan yang kecil kan menggigiti kakimu.

3. Hunting Foto

Ada banyak spot instagramable di Umbul Sigedang. Pada sisi barat daya umbul, akar dan sulur pohon beringin yang rumpunnya seukuran truk, biasanya dijadikan tempat selfie wisatawan.

4. Snorkeling

Umbul Sigedang juga cocok menjadi tempat snorkeling. Kamu bisa mendapat pengalaman snorkeling berbeda dengan suasananya yang tenang.

Sebagai informasi, menurut Ketua Pokdarwis Wanua Tirta, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Triyono, pada saat zaman penjajahan Belanda, Umbul ini dijadikan mata air utama untuk pabrik gula Ceper. Nama Kapilaler sendie berasal dari kata “Capillaer”. Namun, lama kelamaan, orang Jawa menyebutnya “Kapilaler”.

Ingin datang ke Umbul Kapilaler? Jangan lupa untuk update mengenai informasi terkait destinasi ini ya, seperti harga tiket dan jam buka terbaru.

(elk/row)



Sumber : travel.detik.com