Tag Archives: unggulan

Berburu Rumah di Pameran, Apa Saja Untungnya?



Jakarta

Rumah merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi setiap orang. Sebagai sebuah produk, rumah harganya sangat mahal sehingga bagi mayoritas masyarakat harus mempersiapkan dengan baik untuk bisa memenuhi kebutuhan papannya tersebut dan dibutuhkan informasi yang detail supaya produk yang dibeli tepat dan sesuai.

Event pameran merupakan salah satu yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan informasi yang lengkap itu.

Bukan hanya itu, pameran properti biasa akhirnya juga dibuat dengan konsep festival untuk memberikan informasi dan layanan satu atap sehingga para property seeker bisa mendapatkan jawaban dan solusi di satu tempat.


Konsep festival itu kembali dioptimalkan oleh 99 Group Indonesia (Rumah123). Setelah sukses menghelat peringatan Hari Properti Nasional (Harpropnas) berkonsep festival properti tahun lalu, kembali digelar Harpropnas Fest 2024 hingga 15 September 2024 di Main Atrium Gandaria City, Jakarta Selatan.

Menurut Senior VP Marketing 88 Group Indonesia Bharat Buxani, konsep festival dihadirkan untuk merangkul semua kalangan khususnya milenial first time home buyer dengan tema festival ‘Rumah untuk Semua’ untuk memberikan one stop service produk properti di satu tempat.

“Kepemilikan rumah menjadi hal krusial khususnya bagi generasi muda yang menghadapi tantangan dalam mewujudkan hunian impiannya. Melalui event ini kami kembali menegaskan komitmen untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan edukasi terkait hunian sebagai kebutuhan jangka panjang serta menawarkan solusinya melalui event ini,” katanya.

Rumah123 memiliki listing lebih dari 2 juta produk properti baru maupun seken dengan kunjungan mencapai 5 juta setiap bulannya. Pada semester pertama tahun ini, ada peningkatan permintaan (enquiries) untuk rumah yang dijual tumbuh 81,7 persen sementara rumah yang disewa 44,2 persen.

Segmen para pencari produk propertinya juga kian muda dari rentang usia yaitu 25-34 tahun (32,6 persen) diikuti usia 18-24 tahun (27,1 persen), kelompok usia 45-54 tahun (18,4 persen), 35-44 tahun (15,2 persen), dan 55-64 tahun (6,2 persen). Harpropnas Fest 2024 bukan hanya menampilkan proyek properti tapi juga furnitur, elektronik, agen properti, lembaga pembiayaan, talkshow, games, doorprize, dan lainnya.

Ada puluhan perusahaan developer yang menampilkan proyek-proyek unggulan. Misalnya, Agung Sedayu Group (LongIsland PIK 2), Sinarmas Land (Aerium, Southgate, Kebayoran Apartment), Jaya Real Property (Vista at Discovery Aluvia), Alam Sutera (Elevee, Silkwood Residences, Paddington Heights, Sutera Sawangan).

Kemudian ada BSA Land (de Lora Parung Panjang), Akasialand (The Ayase Kemang Bogor, The Saitama Avenue), Intiland Development (The Hamilton, Serenia Hills, 1 Park Homes, Brezza, Regatta), Progress Group (Elysian Residences), The Veranda, Paradise Indonesia (Antasari Place), Perumnas, True Land (District East), Samara Land (The Shizen), Savyavasa, Metland (Metland Transyogi Cibubur), Graha Laras Sentul (Cluster Kopenhagen, Hamburg, Munich, London), Cipta Harmoni Lestari (Newton Springs & Orchard Riviera), Adhi Commuter Properti (LRT City), PP Properti (Evenciio), Harvest City, dan Mitra Bangun Prasada (Cimanggis Golf Estate).

Untuk pembiayaan ada lembaga finansiial Danasyariah, perusahaan agen properti Brighton, Century 21, dan GadingPro serta penyedia home appliances dan santiari Wasser-homestory, KDK Indonesia, dan Winn Gas. Ada juga booth untuk membantu masyarakat yang ingin menjual propertinya supaya lebih cepat laku.

Event Manager 99 Group Indonesia Rury Yudhiawati menambahkan, konsep festival bukan hanya memfasilitasi transaksi jual-beli properti tapi juga menghadirkan lebih banyak kejutan dan aktivitas menarik untuk dinikmati bersama seluruh keluarga maupun kerabat dan mendapatkan solusi yang lebih menyenangkan.

“Jadi peserta yang datang bisa mencari hunian, membeli produk pendukung rumah tangga, mendapatkan edukasi terkait konsep hunian, dan sebagainya di satu tempat. Kami juga memberikan banyak kemudahan seperti diskon khusus hingga Rp400 juta, bebas PPN, gratis biaya KPA, BPHTB, AJB, hingga kesempatan memenangkan mobil-motor listrik dan banyak lagi,” bebernya.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Disparekraf Gelar Jakarta Illumination Island Festival di Pulau Pramuka



Jakarta

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Festival ini menjadi salah satu rangkaian acara unggulan yang mengangkat tema keindahan alam bawah laut Jakarta dalam bentuk instalasi cahaya yang memukau.

Melalui dekorasi lampu tematik berbentuk biota laut dan ornamen bawah laut lainnya, pengunjung akan diajak merasakan suasana magis seolah-olah berada di dalam laut DKI Jakarta, yang kaya akan keanekaragaman hayati dan keindahan alam bahari.

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 - 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta menghadirkan pengalaman unik dan memikat melalui event Jakarta Illumination Island Festival yang akan digelar pada 2 – 8 Juni 2025 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Foto: Disparekraf DKI

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan Jakarta Illumination Island Festival merupakan sebuah inovasi baru Pemprov Jakarta dalam mempromosikan wisata unggulan Kepulauan Seribu.


“Festival ini bukan hanya menjadi atraksi wisata malam hari, tetapi juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menghadirkan inovasi dalam mempromosikan destinasi unggulan Jakarta, khususnya Kepulauan Seribu,” ujar Andhika dalam keterangannya, Rabu (4/6/2025).

Selama satu pekan penyelenggaraan, pengunjung akan diajak menikmati instalasi seni cahaya di berbagai titik Pulau Pramuka, diiringi pertunjukan musik, aktivitas budaya, kuliner lokal, serta edukasi lingkungan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut Jakarta.

Diharapkan Jakarta Illumination Island Festival ini dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Seribu dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Jakarta.

Jakarta Illumination Island Festival bukan hanya sekadar tontonan visual, melainkan sebuah langkah konkret dalam mempromosikan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan di Jakarta. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku industri kreatif, komunitas lokal, dan masyarakat Pulau Pramuka dalam menyemarakkan ulang tahun Kota Jakarta dengan penuh makna.

(ega/ega)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Thai Lion Air Terbang Langsung Surabaya-Bangkok, Liburan Makin Mudah!



Jakarta

Kabar bagus buat traveler di Surabaya dan sekitarnya, Thai Lion Air resmi membuka layanan penerbangan langsung dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya (SUB) ke Bandar Udara Internasional Don Mueang, Bangkok (DMK).

“Penerbangan dimulai 30 Mei 2025, memberikan akses cepat dan nyaman menuju salah satu destinasi favorit di Asia Tenggara. Rute ini menawarkan pengalaman perjalanan yang praktis dan efisien. Pelanggan akan terbang menggunakan pesawat generasi modern Boeing 737-800NG atau Boeing 737-900ER yang nyaman dan andal,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro.

Jadwal Terbang
Mulai 30 Mei 2025


Rute No Terbang Jadwal Berangkat Jadwal Tiba Frekuensi
Bangkok Don Mueang (DMK) –
Surabaya (SUB)
SL-268 11.20 ICT 15.20 WIB Senin, Rabu, Jumat
Surabaya (SUB) – Bangkok Don
Mueang (DMK)
SL-269 16.20 WIB 20.35 ICT Senin, Rabu, Jumat

Note: Waktu di Surabaya (WIB) dan Bangkok (Indochina Time) berada pada zona waktu yang sama, yaitu UTC+7, sehingga tidak ada perbedaan
waktu antara Indonesia bagian barat dan Thailand. Hal ini membuat perjalanan semakin praktis tanpa perlu menyesuaikan jam.

Rute langsung ini memberikan kemudahan luar biasa bagi para pelaku bisnis, khususnya dalam menjalin kemitraan, ekspansi usaha, serta penguatan jaringan perdagangan antara Indonesia dan Thailand. “Mobilitas jadi lebih cepat dan efisien, mempersingkat waktu perjalanan dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Bagi wisatawan, rute ini membuka peluang eksplorasi ke berbagai destinasi unggulan Thailand seperti Bangkok, Chiang Mai, Phuket, Krabi dan masih banyak lagi – tanpa perlu transit. Sebaliknya, rute ini juga menjadi pintu masuk wisatawan Thailand dan mancanegara untuk menjelajahi Surabaya serta destinasi wisata di Jawa Timur dan Indonesia bagian timur.

Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia – Thailand

Pembukaan rute ini turut berkontribusi pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Thailand, tidak hanya dalam sektor pariwisata dan perdagangan, tetapi juga dalam kerja sama ekonomi kreatif, pendidikan, serta pertukaran budaya antarbangsa. Koneksi udara yang lancar adalah fondasi penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antarnegara.

“Pelanggan kini bisa menikmati kemudahan pemesanan tiket dan check-in online melalui aplikasi BookCabin. Nilai lebih dengan menjadi anggota CabinClub, traveler bisa mendapatkan berbagai penawaran menarik dan eksklusif seperti promo khusus, prioritas layanan dan benefit tambahan lainnya,” ujarnya.

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Tahukah Kamu, Ternyata Ada 2 Museum Kartini di Indonesia



Jepara

Tahukah kamu, ternyata ada dua Museum R.A. Kartini di Indonesia. Keduanya ada di Jawa Tengah. Satu museum di Jepara. Sedangkan museum lainnya ada di Rembang.

Tak hanya perbedaan lokasi saja, kedua Museum R.A. Kartini tersebut merupakan dua jenis museum yang berbeda. Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan jenis museum umum.

Sementara Museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus. Berikut perbedaan antara kedua museum tersebut:


1. Museum R.A. Kartini di Jepara

Dikutip dari situs resmi Kemdikbudristek, Museum R.A. Kartini di Jepara merupakan di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Jepara yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jepara. Museum yang satu ini merupakan jenis museum umum dengan Tipe C.

Museum R.A. Kartini di Jepara didirikan untuk mengenang jasa-jasa R.A. Kartini sebagai perintis emansipasi wanita Indonesia. Museum ini terletak di Jalan Kartini, Panggang I, Panggang, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Museum KartiniMuseum Kartini Foto: Dok. Museum Kartini

Museum R.A. Kartini di Jepara dibangun pada 30 Maret 1975, di masa pemerintahan Bupati Soewarno Djojomardowo, dan diresmikan pada 21 April 1977 oleh Bupati Soedikto.

Museum ini memamerkan benda-benda peninggalan R.A. Kartini semasa hidupnya, benda peninggalan kakaknya yaitu RMP Sosrokartono serta benda-benda kuno hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara.

2. Museum R.A. Kartini di Rembang

Sedangkan museum R.A. Kartini di Rembang merupakan museum khusus dengan Tipe B. Museum ini berada di bawah kepemilikan Pemerintah Kabupaten Rembang yang dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rembang.

Museum R.A. Kartini di Rembang didirikan pada 21 April 1967. Museum R.A. Kartini Rembang terletak di Jl. Gatot Subroto No 8, Rembang.

museum kartini rembangMuseum Kartini di R embang Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Museum ini menyimpan koleksi barang pribadi milik R.A. Kartini, seperti tempat tidur, bathtub pribadi, tempat jamu, meja makan, mesin jahit, lesung, cermin rias dan juga meja untuk merawat bayi.

Di dalam Museum R.A. Kartini Rembang juga terdapat ruang yang berisi berbagai karya dari pahlawan nasional itu, di antaranya adalah buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, tulisan tangan surat-surat R.A. Kartini yang dikirimkan ke teman-temannya di luar negeri.

Ada juga lukisan karyanya serta foto-foto dirinya beserta keluarga semasa ia hidup. Koleksi unggulan museum ini adalah tulisan Kartini “Kongso Adu Jago”.

———

Artikel ini telah naik di detikNews.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Lokasi dan Harga Tiket Masuk


Jakarta

Umbul Cokro adalah salah satu tempat wisata unggulan di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Namun tahukah kalian, Klaten memiliki banyak umbul atau kolam mata air alami yang tak kalah menarik.

Simak artikel ini untuk mengetahui daya tarik wisata Umbul Cokro dan 7 wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

Wisata Umbul Cokro

Umbul Cokro KlatenUmbul Cokro Klaten Foto: (Achmad Syauqi/detikcom)

Dilansir dari situs Pemprov Jawa Tengah, Umbul Cokro dahulunya bernama Umbul Ingas karena berada di antara pohon ingas besar. Umbul ini lalu dikenal dengan Cokro karena berada di Desa Cokro.


Di sini, pengunjung tak hanya bisa berenang dan berendam, tetapi banyak aktivitas seru yang bisa dilakukan, seperti main di Waterboom Cokro Tulung, water slide, snorkeling, river tubing, rafting, ATV, dan sebagainya.

Lokasi, Jam Buka, Harga Tiket

Umbul Cokro berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dari pusat kota Klaten, jaraknya sekitar 16 km atau ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit.

Jam buka Umbul Cokro adalah pukul 07.30 hingga 17.00 WIB setiap hari. Sementara harga tiket masuknya Rp 15 ribu per orang.

Wisata Alternatif Umbul Cokro

Jika traveler sudah bosan berwisata ke Umbul Cokro, ada beberapa wisata alternatif Umbul Cokro yang bisa kalian pilih, seperti dikutip dari situs Desa Sidowayah dan laman detikJateng.

1. Umbul Manten

Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto diunggah pada Senin (11/12/2023).Objek wisata air Umbul Manten di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Janti Boto, Boto, Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 06.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Yang pertama adalah Umbul Manten memiliki beberapa kolam, yakni untuk anak hingga dewasa, dan ada juga kolam terapi ikan. Suasananya asyik buat berendam atau mencari ikan kecil-kecil. Di sini ada tempat makan yang nyaman.

2. Umbul Pelem

Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto diunggah Selasa (2/4/2024).Objek wisata Umbul Pelem di Desa Wunut, Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Jalan Tegalgondo-Janti, Dukuh Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 05.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 8.000 (weekday), Rp 10 ribu (weekend).

Tak jauh dari Umbul Manten terdapat Umbul Pelem yang airnya juga jernih. Tempat ini cocok buat kalian yang cuma ingin bersantai tanpa berendam. Ada juga kolam terapi ikan yang membuat rileks. Selain itu, terdapat wahana mandi busa yang seru buat anak-anak.

3. Umbul Nilo

Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten.Umbul Nilo di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Margosuko, Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam Buka: 08.00-18.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 6 ribu (weekday), Rp 8 ribu (weekend dan liburan).

Umbul Nilo memiliki suasana yang alami karena dikelilingi pohon-pohon beringin. Airnya juga jernih, terdapat kolam untuk anak maupun dewasa. Terdapat joglo dan gazebo untuk bersantai sambil jajan makanan lokal yang enak.

4. Umbul Brintik

Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto diunggah pada Selasa (12/12/2023).Umbul Brintik di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Brintik, Desa Malangjiwan, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: 04.30-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Umbul Brintik terkenal dengan kolam terapinya yang membuat badan jadi rileks dan tentunya menyehatkan. Ada beberapa kolam yang sesuai dengan usia, baik anak-anak maupun dewasa. Selain itu, terdapat sungai kecil yang bisa dijelajahi dengan berjalan kaki.

5. Umbul Sigedang Kapilaler

Umbul Sigedhang Klaten konon namanya diambil dari nama pohon pisang yang mengelilinginya. Airnya jernih dan diyakini untuk ritual.Umbul Sigedhang Klaten. Foto: Achmad Husein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dukuh Umbulsari, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.00-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 10 ribu.

Wisata alternatif Umbul Cokro lainnya adalah Umbul Sigedang Kapilaler yang airnya jernih. Wisatawan bisa berfoto underwater bersama ikan-ikan di bawah air. Suasana umbul ini sangat asri karena terdapat beberapa pohon yang rindang. Tempat ini cocok buat kalian yang pengin healing sejenak.

6. Umbul Siblarak

Tempat wisata Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten.Umbul Siblarak di Polanharjo, Klaten. Foto: Achmad Hussein Syauqi/detikJateng
  • Lokasi: Dusun Gondang, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.
  • Jam buka: pukul 07.30-17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 5 ribu.

Umbul Siblarak memiliki dua kolam renang yang besar, sehingga lebih nyaman untuk berenang. Selain berenang, tempat wisata ini juga menawarkan wahana seru seperti flying fox dan menjelajah kawasan sekitar naik ATV.

7. Umbul Ponggok

Foto Underwater di Umbul Ponggok.Foto Underwater di Umbul Ponggok. Foto: Najhan Zulfahmi/detikcom
  • Lokasi: Ponggok, Polanharjo, Ponggok, Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
  • Jam buka: pukul 06.00-16.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Rp 15 ribu.

Yang terakhir ada Umbul Ponggok yang juga tak kalah terkenal. Umbul ini cukup luas dengan kolam berisi ikan-ikan berwarna-warni. Kalian bisa snorkelling dan melakukan foto bawah air yang seru.

Demikian tadi informasi mengenai Umbul Cokro dan wisata alternatif Umbul Cokro, lengkap dengan lokasi, jam buka, dan harga tiket masuknya.

(bai/row)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Tempat Ngopi Baru di Taman Budaya Sentul, Instagramable buat Weekend



Sentul

Taman Budaya Sentul jadi destinasi yang cocok dikunjungi di akhir pekan. Di sana ada tempat ngopi baru yang Instagramable.

Nama tempat ngopi itu adalah Raindear Coffee and Kitchen. Dari segi bangunan, tempat ngopi ini memang lebih menonjol dibandingkan dengan sekelilingnya.

Konsep bangunan kafe ini terinspirasi dari kubah Timur Tengah dengan lengkungan-lengkungannya yang khas, sehingga membuatnya tampak unik serta berbeda.


detikTravel berkunjung ke tempat ngopi ini beberapa waktu lalu. Melangkahkan kaki ke dalam, traveler akan disambut dengan desain interior yang elegan. Nuansa hijau dari tanaman-tanaman tampak menghiasi sebagai pemanis.

Temboknya didesain dengan perpaduan warna cat biru tua dan light grey yang estetik sehingga cocok untuk menjadi background foto menarik bagi para pengunjung. Ada juga lampu-lampu yang unik.

Raindear SentulRaindear Sentul Foto: (dok. Istimewa)

Manager Area Raindear Coffee and Kitchen, Eron mengatakan kafe tempatnya bekerja mampu menampung hingga 250 orang tamu. Tak hanya anak-anak muda, kafe ini juga banyak dikunjungi keluarga, terutama saat weekend.

“Kami juga menyasar pengunjung dari keluarga, remaja sampai komunitas,” kata Eron, beberapa waktu lalu.

Untuk menu makanan, mulai dari appetizer, ada olahan makanan ala Texas-Mexico seperti nachos, singkong goreng garlic hingga kentang goreng saus mentai dengan perpaduan rumput laut dan mentai.

Raindear SentulAyam bakar Taliwang Foto: (dok. Istimewa)

Untuk menu utamanya yang jadi unggulan ada nasi ayam bakar taliwang dengan cita rasa pedas tapi mantap dan nasi goreng hitam yang memakai tinta dari cumi-cumi, tapi tidak amis. Harganya mulai dari Rp 50 hingga 70 ribuan.

Ada juga makanan-makanan western seperti pasta, pizza, cheese burger hingga wagyu steak dengan truffle oil. Rasanya sudah pasti sedap dan nikmat.

Oh iya, untuk kopinya ada bermacam-macam jenis, dari es kopi susu original hingga es kopi pandan, oatmilk hingga salted caramel. Harganya standar kafe, mulai dari Rp 30 ribuan.

Ada beragam fasilitas di tempat ini, di antaranya lahan parkir yang luas hingga mushola untuk salat. Tempat ngopi ini juga menjual beragam merchandise seperti tumbler, tote bag, hingga payung.

Pemilihan lokasi kafe yang berada di Taman Budaya Sentul ini juga sengaja agar traveler bisa ngopi sambil berwisata.

“Selain itu, pemilihan lokasinya memang berdekatan dengan tempat rekreasi atau wisata sehingga memiliki pemandangan perbukitan yang membuat suasananya semakin seru,” pungkas Eron.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Depok Rasa Jepang, Ada Stasiun Yamanote Line



Jakarta

Siapa sangka, Depok memiliki spot nongkrong bernuansa stasiun kereta Yamanote Line di Jepang. Lokasinya di Loopline Cafe Depok.

Pelayan di kafe itu menjelaskan bahwa pemiliknya, Hernando Santoso, terinspirasi untuk menciptakan konsep unik ini setelah liburan di Jepang. Dia tidak bisa melupakan pengalaman naik kereta jalur Yamanote Line yang dioperasikan oleh East Japan Railway Company.

Kafe itu menonjolkan warna hijau cerah pada bangunannya dan mengusung konsep gerbong kereta. Ornamen dan asesoris kafe itu seolah mengajak pengunjung merasakan suasana seperti berada di dalam gerbong kereta Jepang.


Loopline Cafe berada di Jalan Dewi Sartika No. 6 Pancoran Mas Depok, dekat dengan Stasiun Depok Lama. detikTravel berkunjung pada 15 Oktober lalu. Cuma butuh waktu lima menit berkendara dari Stasiun Depok Lama untuk sampai di kafe itu.

Bangunan kafe tersebut terdiri dari dua lantai dengan warna khas hijau nyentrik serupa kereta Yamanote Line di Jepang dengan jalur melingkar yang menjadi simbol perjalanan yang menyenangkan di negeri sakura.

Loopline Cafe, DepokLoopline Cafe, Depok (Amalia Novia Putri/detikcom)

Meskipun dari luar tidak terlalu terlihat seperti gerbong kereta, ketika traveler melangkah masuk, mata akan merasakan atmosfer seperti berada di dalam stasiun gerbong kereta di Jepang, di mana dinding gerbong dihiasi dengan gagang pegangan tangan, meja, serta petunjuk peta kereta Shibuya yang semakin menambah kesan otentik dan mendukung pengalaman pengunjung.

Area di lantai dua outdoor-nya menawarkan tempat santai bagi pengunjung untuk menikmati pemandangan KRL Bogor yang melintas dari rooftop, diiringi oleh hembusan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan, sehingga menciptakan nuansa yang terasa sempurna dan menyenangkan bagi siapa pun yang datang untuk bersantai dan menikmati suasana yang mendukung.

Barista Eddo Loopline Coffee di depok mengatakan kafe tempatnya bekerja baru buka pada tanggal 18 Agustus 2024. Sejauh ini, kafe itu mampu menampung 20 orang di area bawah dan 15 orang di area lantai dua, dan biasanya ramai pada Sabtu dan Minggu, terutama pada sore hari.

Untuk menu unggulan menawarkan varian Butterscotch Latte seharga Rp 28.000. Rasanya manis dan nikmat, terbuat dari 100% espresso kopi Arabika yang berkualitas dan juga berbagai menu coklat panas.

Untuk teman nikmatnya, coba juga Gomadare Fries yang gurih dan lezat. Jangan lewatkan pula Vanilla Brulee yang manis dan lembut, mirip dengan vla vanila yang menggugah selera. Kombinasi ini pasti akan memuaskan lidah traveler.

Loopline Cafe, DepokLoopline Cafe, Depok (Amalia Novia Putri/detikcom)

Loopline Coffee buka dari pukul 07.00 sampai dengan 21.00 WIB, tak hanya buka di Depok, Loopline Cafe juga ada di PIK, Bekasi , Pluit. Menawarkan berbagai fasilitas yang membuat pengunjung betah, mulai dari lahan parkir yang luas untuk kenyamanan kendaraan, banyaknya tempat charger untuk memenuhi kebutuhan gadget, hingga ruangan ber-AC yang menciptakan suasana nyaman bagi para pekerja yang ingin bekerja di mana saja.

Selain itu, tempat ngopi ini juga menjual berbagai merchandise menarik seperti tas, baju, tumblr, dan stiker unik yang tidak tersedia di tempat lain, serta punch yang pasti akan menambah keseruan pengalaman berkunjung.

Jangan lupa abadikan momen berharga bersama keluarga, teman, dan pasangan selama berada di Loopline cafe, karena kapan lagi bisa menikmati suasana unik dan foto-foto di dalam gerbong yang terasa seperti gerbong kereta Yamanote di Depok.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Imah Urang Eco Park: Wisata Edukasi di Karawang



Karawang

Di tengah hiruk-pikuk kota industri, Karawang memiliki destinasi wisata edukasi, yaitu Imah Urang Eco Park. Terletak di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, tempat itu menyuguhkan pengalaman belajar di alam terbuka yang menyenangkan, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui berbagai program interaktif.

Sejak dibuka pada tahun 2020, Imah Urang Eco Park terus tumbuh menjadi pilihan favorit, khususnya bagi pelajar. Tempat ini menawarkan beragam aktivitas edukasi, mulai dari belajar tentang agrikultur padi, tanaman obat dan rempah, hingga kegiatan seru seperti bermain lumpur, memancing, dan rafting.

“Sekarang kegiatan belajar di sekolah sudah mencakup P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), jadi banyak yang mencari aktivitas luar ruangan. Kami punya berbagai program yang relevan seperti agrikultur dan permainan tradisional,” ujar Suryati kepada detikTravel Jumat (29/11/2024).


Umah Irang di KarawangUmah Irang Eco Park di Karawang (Asti Azhari/detikcom)

Berikut tentang Imah Urang di Karawang:

1. Wisata Edukasi dengan Banyak Pilihan

Selain program unggulan tadi, Imah Urang Eco Park juga mengajak pengunjung mencoba aktivitas membatik dengan teknik batik cap. Tak hanya menyenangkan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya daur ulang, karena bahan-bahan yang digunakan berasal dari limbah yang didaur ulang.

Untuk pengunjung yang ingin menikmati pengalaman lebih mendalam, tersedia paket edukasi lengkap mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 100.000 per orang. Ada juga paket camping seharga Rp35.000 per malam, cocok untuk yang ingin bermalam di tengah suasana asri.

“Semua kegiatan kami rancang agar edukatif sekaligus menghibur, cocok untuk sekolah, keluarga, atau gathering perusahaan,” kata Suryati.

2. Tiket Masuk Terjangkau

Umah Irang di KarawangUmah Irang Eco Park di Karawang (Asti Azhari/detikcom)

Dengan tiket masuk hanya Rp 10.000 untuk usia 8 tahun ke atas dan Rp 5.000 untuk anak di bawah 8 tahun, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas seperti area piknik, river tubing, dan pemancingan.

Meski sempat menuai keluhan terkait biaya masuk, kini para pengunjung mulai memahami bahwa harga tersebut sepadan dengan pengalaman yang didapatkan.

3. Lokasi Strategis dan Informasi Penting

Berada di Perum Bumi Pasundan Karawang Blok H No. 09-12, RT 08 RW 03, Dusun Buniaga, Desa Bengle, tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram resmi Imah Urang Eco Park, yang kini telah memiliki 5.795 pengikut, atau dengan menghubungi nomor 0823-5937-1479.

Jadi, kalau kamu mencari tempat untuk belajar sambil bermain, Imah Urang Eco Park adalah pilihan tepat! Cocok untuk anak-anak hingga orang dewasa yang ingin merasakan keseruan berwisata dengan sentuhan edukasi lokal. Siapkan rencana perjalananmu sekarang juga!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Kemping Sambil Menanam Kopi di Sukabumi



Sukabumi

Traveler yang mau menghabiskan libur Natal dan Tahun Baru bisa meluncur ke Sukabumi. Kalian bisa kemping sambil menanam kopi di tempat ini.

Goalpara Estate Camp di Sukabumi menawarkan pengalaman camping yang berbeda. Dengan konsep premium camp, pengunjung diajak merasakan kenyamanan berkemah yang berkelas sambil menikmati aktivitas seru seperti menanam pohon kopi dan bersepeda di alam terbuka.

Manager Goalpara Estate Camp, Fahrul MW, menjelaskan bahwa camping ground ini dirancang sebagai kawasan premium camp yang menawarkan kenyamanan setara fasilitas modern, namun tetap berada di tengah suasana alam yang asri.


“Konsep estate camp memang terdengar asing, tetapi kami memberikan kesan seperti cluster perumahan dengan area camping yang private,” ujar Fahrul, Senin (23/12/2024).

Goalpara Estate Camp menyediakan fasilitas unggulan seperti tenda premium, toilet pribadi dengan water heater, area api unggun, listrik gratis, serta lahan berumput khusus yang nyaman.

“Tanahnya pun bebas bebatuan, jadi sangat nyaman untuk kegiatan camping,” tambahnya.

Aneka Fasilitas yang Tersedia

Tenda yang ditawarkan Goalpara Estate Camp hadir dalam berbagai kapasitas. Untuk tenda kapasitas dua orang, pengunjung dikenakan tarif Rp 975 ribu per malam. Harga tersebut sudah termasuk sarapan pagi serta area camp private seluas 120 meter persegi.

Selain itu, tersedia juga tenda berkapasitas empat orang, hingga tenda dua kamar yang cocok untuk kumpul keluarga. Saat ini, tersedia tujuh tenda premium yang disiapkan untuk para tamu.

Bagi pengunjung yang membawa tenda sendiri, Goalpara Estate Camp juga menyediakan area khusus dengan kapasitas yang disesuaikan.

“Kami batasi jumlah tenda untuk menjaga kenyamanan pengunjung,” jelas Fahrul.

Aneka Aktivitas Menarik buat Wisatawan

Tak hanya sekadar kemping, Goalpara Estate Camp juga menawarkan berbagai aktivitas menarik. Salah satunya adalah program menanam kopi, yang menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung akan didampingi guide untuk menanam pohon kopi, yang nantinya diberi nama sesuai pemiliknya.

Setiap dua hingga tiga bulan, perkembangan pohon tersebut akan dilaporkan ke pemiliknya, termasuk saat panen. Selain itu, Goalpara Estate Camp juga menyediakan mountain bike sebagai fasilitas tambahan bagi pengunjung yang menginap.

Camping Premium di SukabumiKemping di Sukabumi Foto: Siti Fatimah/detikJabar

“Program kopi ini punya nilai sejarah. Dulu, area Goalpara ini merupakan perkebunan kopi peninggalan zaman Belanda. Kami ingin mengangkat kembali sejarah itu,” terang Fahrul.

Pengunjung pun dapat menikmati kopi khas Sukabumi melalui Sukha Kopi, kafe di dalam area Goalpara Estate Camp.

“Kami punya delapan jenis kopi asli Sukabumi, seperti dari Gunung Gombong, Selabintana, Kadudampit, Jampang, dan lainnya,” ujarnya.

Proyeksi Libur Nataru

Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), antusiasme pengunjung cukup tinggi. Fahrul mengungkapkan, meskipun belum resmi dibuka sepenuhnya, sudah ada beberapa pemesanan melalui media sosial.

“Kebetulan belum penuh, tapi sudah ada yang booking. Kami benar-benar menjaga area private agar tidak bercampur dengan pengunjung lain,” jelasnya.

Cara Menuju ke Lokasi

Goalpara Estate Camp terletak sekitar 8-9 kilometer dari jalan nasional dan cukup mudah dijangkau, namun tetap memberikan suasana tenang dan jauh dari keramaian.

Alamatnya berada di Jalan Goalpara, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Tempat wisata ini memiliki luas total sekitar dua hektare.

——

Artikel ini telah naik di detikJabar.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Sejarah Tebing Breksi, Lengkap dengan Fasilitas dan Harga Tiket Masuknya


Jakarta

Tebing Breksi merupakan salah satu destinasi wisata alam yang cukup populer di Yogyakarta. Seperti namanya, tempat ini adalah kawasan perbukitan batuan breksi.

Uniknya, tebing-tebing di sini memiliki pola alami yang menarik dan estetik, menjadikannya daya tarik utama bagi para wisatawan. Simak berikut sejarahnya, lengkap dengan informasi terkait daya tarik, fasilitas, dan harga tiket terkininya.

Sejarah Tebing Breksi

Tebing BreksiTebing Breksi Foto: Titry Frilyani/d’traveler

Tebing Breksi adalah salah satu destinasi wisata alam yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya berada di bagian selatan Candi Prambanan, dan cukup dekat dengan Candi Ijo serta kompleks Keraton Ratu Boko. Tempat ini terletak tepatnya di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan.


Dirangkum dari laman Kapanewon Kecamatan Prambanan dan Geopark Jogja, tempat ini dulunya adalah kawasan pertambangan batu breksi. Tebing Breksi mulanya merupakan area tambang batuan yang menjadi mata pencaharian warga sekitar.

Batuan breksi di lokasi ini terbentuk dari material letusan Gunung Api Nglanggeran yang mengendap selama jutaan tahun. Akhirnya pada tahun 2014, aktivitas tambang dihentikan karena batuan di area ini termasuk batu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran yang perlu dilindungi.

Penelitian yang dilakukan pada tahun 2014 oleh tim gabungan dari ITB dan UPN mengungkap bahwa batuan di sini termasuk jenis tufan yang langka, sehingga kegiatan penambangan dihentikan.

Lokasi ini kemudian dikembangkan menjadi tempat wisata, yang pada 30 Mei 2015 secara resmi dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X. Tebing Breksi kini telah berkembang menjadi destinasi unggulan dari Desa Wisata Dewi Sambi dan ditetapkan sebagai salah satu situs geoheritage di Yogyakarta.

Bahkan dalam laman Portal Informasi Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke-13, Sandiaga Uno pernah mengatakan Tebing Breksi masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik. Keunikan utama Tebing Breksi terletak pada dinding-dinding tebingnya yang kini dihiasi relief dan pahatan karya seniman lokal.

Mulai dari tokoh pewayangan seperti Arjuna dan Buto Cakil, hingga naga berkepala mahkota, semua memberi sentuhan budaya yang khas. Bekas guratan aktivitas tambang juga menciptakan motif alami di batuan, menjadikan tebing ini tampak artistik.

Daya Tarik Wisata Tebing Breksi

Tebing BreksiTebing Breksi. Foto: Titry Frilyani/d’traveler

Tebing Breksi menyuguhkan pemandangan unik berupa tebing-tebing tinggi dengan tekstur dan pola alami yang terbentuk sejak jutaan tahun lalu. Sisa-sisa pahatan bekas tambang kerap dijadikan latar foto yang menarik, termasuk untuk sesi prewedding.

Untuk naik ke puncak tebing, pengunjung tak perlu bersusah payah memanjat karena telah tersedia tangga yang dipahat langsung di batu. Dari atas, pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Jogja dari ketinggian.

Dari atas tebing, pengunjung bisa melihat panorama indah seperti Candi Prambanan, Gunung Merapi, hingga pesawat yang melintas di langit Jogja. Momen matahari terbenam juga jadi favorit wisatawan.

Selain itu, berkunjung ke Tebing Breksi bisa sekalian mampir ke beberapa tempat menarik di sekitarnya. Terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Tebing Breksi berada tak jauh dari ikon-ikon wisata seperti Candi Prambanan, Candi Ijo, dan kompleks Keraton Boko.

Akses ke lokasi pun cukup mudah, hanya sekitar 1 km sebelum Candi Ijo, lewat jalur utama Prambanan-Piyungan. Dari pusat Kota Yogyakarta, jaraknya sekitar 17 km atau 30 menit perjalanan darat. Meskipun jalannya agak menanjak, kendaraan mulai dari motor hingga bus wisata tetap bisa mencapai area ini dengan lancar.

Fasilitas dan dan Harga Tiket Wisata Tebing Breksi

Selain bisa berfoto di lokasi wisata, kamu juga dapat melihat suguhan budaya seperti tari-tarian, jathilan, gamelan tembang Jawa, wayang, dan ketoprak. Sebab di Tebing Breksi juga terdapat Tlatar Seneng, sebuah panggung pertunjukan berbentuk melingkar dengan kursi-kursi di sekelilingnya. Bentuknya sekilas menyerupai Colosseum mini.

Tak cuma itu, kalau kamu suka berkemah, ada area Watu Tapak yang disediakan sebagai tempat perkemahan. Nah kalau mau pengalaman yang lebih seru, bisa coba naik jeep wisata dengan berbagai pilihan rute dan paket.

Rute singkat membawa pengunjung menjelajahi Tebing Breksi, Candi Ijo, Watu Payung, dan Obelix Hills. Sedangkan rute panjang mencakup lebih banyak titik seperti Bukit Teletubbies, Desa Wisata Pereng, dan berakhir di Rumah Domes.

Wisatawan juga dimanjakan dengan kemudahan teknologi seperti tiket online dan akses wifi di area tertentu, termasuk tempat makan. Soal operasional dan harga tiketnya, dilansir dari akun instagram resmi Tebing Breksi buka setiap hari pukul 08.00-23.00 WIB dengan harga tiket weekdays Rp 10 ribu dan hari libur Rp 15 ribu.

Jadi, kamu tertarik berlibur ke Tebing Breksi? Semoga informasi ini membantu, ya!

(aau/fds)



Sumber : travel.detik.com