Tag Archives: urine

Tips Hilangkan Bau Pipis Kucing Segera, Jangan Dibiarkan!


Jakarta

Banyak orang mempunyai hewan peliharaan di rumah, salah satu yang sering dipelihara adalah kucing. Namun, terkadang kucing suka pipis sembarangan, sehingga rumah menjadi bau pipis kucing.

Jangan biarkan pipis kucing terlalu lama karena akan sulit dibersihkan, terutama aroma tidak sedapnya. Apalagi, kucing biasanya akan pipis di tempat yang sama berulang kali.

Oleh karena itu, penting bagi para pemilik kucing untuk tahu cara menghilangkan bau pipis kucing dengan efektif. Sebelum itu, ketahui dulu alasan kucing suka pipis sembarangan di rumah.


Penyebab Kucing Pipis Sembarangan di Rumah

Melansir The Vets, Jumat (5/7/2024), salah satu alasan utama adalah masalah kesehatan. Beberapa kondisi medis seperti diabetes, penyakit ginjal, masalah saluran kemih, atau arthritis dapat menyebabkan kucing pipis sembarangan. Segera konsultasikan ke dokter hewan jika kucingmu tiba-tiba mulai pipis sembarangan.

Selain masalah kesehatan, kucing juga bisa pipis sembarangan karena masalah perilaku. Stres, kecemasan, atau perasaan menguasai wilayah bisa menjadi pemicu. Selain itu, pastikan kotak pasir tempat kucingmu buang air dalam keadaan bersih karena ini juga memainkan peran penting.

3 Cara Hilangkan Bau Pipis Kucing di Rumah

1. Bersihkan Secepat Mungkin

Sebaiknya segera membersihkan pipis kucing ketika menemukannya. Seiring berjalannya waktu, bakteri akan mengurai zat kimia dalam pipis, seperti urea, yang menghasilkan bau seperti amonia yang tidak sedap.

Jangan biarkan pipis kucing sampai mengering. Ketika pipis kucing telah mengering, akan lebih sulit menemukan sumber bau tersebut.

2. Lap Pipis dengan Tisu atau Kain

Bersihkan pipis kucing menggunakan tisu atau kain untuk menyerap semua cairan urine. Ini akan membantu mengurangi bau sebelum membersihkannya secara menyeluruh. Selain itu, hindari penggunaan air panas untuk membilas pipis kucingmu karena noda dan baunya akan lebih sulit dihilangkan.

3. Hindari produk pembersih mengandung amonia

Hindari penggunaan produk pembersih berbasis amonia. Penggunaan produk pembersih berbasis amonia bisa mendorong kucing untuk pipis sembarangan lagi di tempat yang sama.

Gunakan produk pembersih yang mengandung enzim, campuran baking soda dan cuka putih, atau detergen dan air soda.

Menghilangkan bau pipis kucing di rumah bisa menjadi tugas yang menantang. Dengan tiga cara jitu di atas, kamu dapat mengatasi masalah ini dengan lebih efektif.

Selalu perhatikan kesehatan dan kesejahteraan kucingmu. Jika terus pipis sembarangan, konsultasikan dengan dokter hewan untuk saran lebih lanjut. Dengan demikian, rumahmu akan tetap bersih, nyaman, dan bebas dari bau pipis yang tidak sedap.

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

Nggak Bisa Sembarangan, Begini Cara Aman Bersihkan Kotoran Cicak


Jakarta

Kotoran cicak kerap terlihat di lantai, dinding, hingga pojok ruangan. Bentuknya hitam kecil, bahkan lebih kecil dari ukuran beras.

Selain warna hitam, ada pula kotoran cicak yang berwarna putih. Kotoran yang berwarna putih disebut berasal dari kandungan zat garam ammonia yang merupakan daur ulang urine cicak.

Keduanya sama-sama mengeluarkan bau tak sedap dan sebaiknya tidak terkena kulit manusia secara langsung. Sebab, di dalam kotoran tersebut mengandung bakteri seperti Salmonella yang bisa menyerang pencernaan.


Lantas, jika melihat kotoran cicak di rumah, bagaimana cara membersihkannya? Dilansir Dallas Rodent, berikut cara aman membersihkan kotoran cicak.

1. Pakai Sarung Tangan

Seperti yang disebutkan sebelumnya, kotoran cicak mengandung bakteri yang tidak baik untuk pencernaan manusia. Saat kamu hendak membuang atau membersihkan kotoran cicak, jangan lupa selalu gunakan sarung tangan.

2. Ambil Kotoran dengan Tisu

Apabila tidak ada sarung tangan, gunakan tisu beberapa lapis agar kotorannya tidak tembus. Saat dibuang, bungkus kotoran tersebut di dalam tisu. Dengan begitu, orang lain tidak akan terkena kotoran tersebut. Pastikan kotoran tersebut terbuang dalam keadaan tisu tertutup.

3. Bersihkan dengan Disinfektan

Setelah kotorannya dibuang, semprotkan disinfektan pada tempat kotoran cicak ditemukan. Jika masih ada kotoran yang menempel, kamu bisa sedikit menggosoknya hingga benar-benar bersih. Apabila kamu tidak memiliki disinfektan, sabun cuci piring atau sabun lainnya bisa untuk membersihkan tempat kotoran tersebut.

4. Cuci Tangan

Jangan lupa bersihkan tangan setelah membuang kotoran untuk memastikan tangan benar-benar bersih.

5. Tutup Makanan dan Minuman

Sebagai langkah pencegahan, makanan dan minuman termasuk alat makannya harus dalam keadaan tertutup. Hal ini untuk mencegah kotoran cicak jatuh ke makanan dan minuman di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Ampuh! Begini Cara Hilangkan Noda dan Bau Kencing di Kasur



Jakarta

Terkadang ada saja kejadian anak-anak atau hewan peliharaan buang air kecil di tempat tidur atau kasur. Air kencing itu meninggalkan noda dan bau pesing kalau tidak cepat dibersihkan.

Noda dan bau kencing pada kasur tentu sangat mengganggu kenyamanan orang yang menggunakan kasur. Oleh karena itu, kamu harus membersihkan bekas air kencing dengan benar.

Jika sudah kejadian seperti itu, kamu nggak perlu panik. Berikut ini cara menghilangkan noda dan bau pesing dari kasur, dikutip dari Real Simple.


Cara Menghilangkan Bau Pesing

Jika noda kencing baru, kamu bisa segera membersihkan area tersebut dengan tisu untuk menyerap urine sebanyak mungkin.

1. Buat Larutan Pembersih

Campurkan 1/2 sendok teh detergen dengan 1 cangkir air hangat. Celupkan sikat berbulu lembut ke dalam campuran tersebut dan gosok ke kasur. Gosok dengan lembut dari bagian luar noda ke tengah.

2. Taburkan Baking Soda atau Soda Kue

Keringkan area tersebut dengan lap kering untuk menyerap kelembapan berlebih. Lalu, taburkan area yang lembap dan sudah dibersihkan dengan lapisan baking soda sekitar 0,6 cm.

3. Keringkan

Biarkan kasur mengering selama beberapa jam. Lamanya tergantung dari bahan kasur. Kamu bisa mempercepat proses ini dengan menyalakan kipas angin atau membuka jendela.

Setelah kering, kamu bisa menghilangkan baking soda dari kasur. Salah satu caranya bisa dengan menggunakan vacuum cleaner.

Cara Menghilangkan Noda Bekas Kencing

Kamu bisa menghilangkan noda bekas kencing menggunakan detergen. Simak caranya berikut ini.

1. Buat Larutan Pembersih

Buat pasta dari baking soda dan air, kamu bisa membuatnya dengan perbandingan 3:1 untuk mendapatkan pasta yang kental.

2. Oleskan ke Kasur

Oleskan pasta tersebut pada noda kencing dan gunakan sikat berbulu lembut untuk mengoleskannya agar menyerap ke serat kasur.

3. Keringkan

Biarkan pasta mengering setidaknya selama 4 jam untuk membantu menyerap molekul bau pesing. Untuk pembersihan lebih dalam, tunggu 24 jam. Kamu bisa gunakan kipas angin untuk mempercepat prosesnya. Jika sudah kering, kamu bisa vakum area tersebut.

Sebagai catatan, jika menggunakan baking soda masih belum hilang bau pesing dan nodanya, kamu bisa menggunakan cuka. Semprotkan cuka putih yang sudah disuling ke area tersebut. Bau cuka memang menyengat, tetapi akan hilang saat kasur mengering.

Itulah cara menghilangkan bau pesing dan noda air kencing dari kasur. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Banyak Bulu Kucing yang Menempel di Karpet? Ini Cara Atasinya


Jakarta

Kucing merupakan salah satu hewan yang lucu dan menggemaskan. Namun, bulunya yang suka berterbangan di udara kerap menjadi masalah bagi penghuni rumah.

Apalagi jika bulu kucing sudah menempel di karpet. Sebab, membersihkan bulu-bulunya cukup sulit sehingga harus dikerjakan secara ekstra.

Namun jangan khawatir, ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan bulu kucing yang menempel di karpet. Bagaimana caranya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Bahaya Bulu Kucing bagi Kesehatan

Bagi kamu yang memelihara kucing di rumah, sebaiknya tetap hati-hati agar tidak menghirup bulu kucing. Soalnya, bulu ini dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.

Dilansir situs Interior Design, Minggu (8/6/2025), berikut sejumlah penyakit yang disebabkan oleh bulu kucing:

1. Alergi

Bagi sebagian orang, bulu kucing bisa menyebabkan alergi. Air ludah dan urine yang tertinggal pada bulu kucing ini dapat mengandung zat yang memicu alergi pada kulit manusia.

2. Toksoplasmosis

Penyakit yang satu ini dinilai cukup berbahaya karena disebabkan oleh parasit yang terdapat pada feses kucing yang telah terinfeksi dan sisa feses yang menempel pada bulu kucing. Apabila parasit berpindah ke manusia maka bisa memicu cacat pada bayi lahir hingga rentan keguguran.

3. Kurap

Seseorang juga bisa mengalami kurap ketika terkena bulu kucing. Hal ini terjadi karena bulu kucing yang menempel di kulit dan tidak dicuci secara bersih.

Cara Mengatasi Bulu Kucing di Karpet

Ada beberapa cara sederhana dan ampuh untuk mengatasi bulu kucing di karpet. Berikut sejumlah tipsnya:

1. Selotip Polos

Selain membersihkan di karpet, selotip polos juga bisa digunakan untuk mengangkat bulu kucing di pakaian. Caranya mudah, cukup potong selotip menggunakan gunting atau menyobek langsung dengan ukuran sekitar 10 cm sampai 15 cm.

Kemudian, tempelkan bagian perekat pada selotip pada permukaan karpet atau barang yang terdapat bulu. kamu dapat melakukannya berulang kali sampai bersih.

2. Sarung Tangan Karet

Sarung tangan karet dapat digunakan untuk mengangkat sisa-sisa bulu kucing yang menempel di karet. Bahan karet saat digesekkan dengan permukaan kasar seperti karet mampu menghasilkan listrik statis. Hasilnya, bulu kucing yang ada di permukaan karpet dapat terangkat.

3. Rol Rambut

Cara berikutnya adalah menggunakan rol rambut. Soalnya, permukaan rol yang bertekstur kasar dan bercabang dapat mengangkat bulu dan rambut rontok dari karpet.

4. Balon

Balon juga bisa dimanfaatkan untuk mengangkat bulu-bulu kucing di karpet. Tekniknya sama seperti memakai sarung tangan karet, yakni dengan menggesekkan balon ke permukaan karpet dan voila! Bulu kucing yang menempel dapat terangkat berkat listrik statis.

5. Lap Basah

Kain lap basah juga bisa dipakai untuk mengangkat bulu kucing, lho. Caranya cukup menggunakan kain atau lap yang dibasahi dengan air bersih untuk mengangkat bulu kucing di karpet. Cara ini juga bisa diterapkan pada permukaan lain, seperti dinding atau papan.

Itu dia lima cara mengatasi bulu kucing yang menempel di karpet dengan mudah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Bau Pipis Kucing Bisa Hilang Pakai 4 Bahan Ini, Sudah Coba?


Jakarta

Kucing merupakan hewan yang mudah ditemui di sekitar rumah. Kucing juga menjadi salah satu hewan yang banyak dipelihara oleh masyarakat karena perawatan kucing tidak begitu sulit karena hewan ini cukup mandiri, jika dibandingkan dengan anjing.

Namun, sama seperti hewan lain, kucing juga bisa membuat jengkel karena terkadang hewan satu ini kerap buang air sembarangan. Bahkan jika sudah disediakan kotak pasir, ada saja kejadian kucing justru pipis sembarangan.

Hal ini tentu merepotkan karena pipis kucing memiliki bau yang menyengat dan bisa menempel cukup lama. Selain itu, pipis kucing juga mengandung bakteri dan parasit. Salah satu bakteri yang ditemukan dalam urine kucing adalah Escherichia coli (E. coli). Ketika membersihkannya tangan perlu dilindungi dengan sarung tangan karena urine kucing bisa memicu infeksi.


Untuk memastikan permukaan bekas pipis kucing benar-benar bersih, membilas dengan air saja tidak cukup. Dilansir Home Made Simple, berikut beberapa bahan yang bisa dipakai agar permukaannnya kembali bersih dan tidak berbau.

1. Gunakan Cuka

Cuka sebenarnya berguna untuk membasmi bakteri pada permukaan yang kotor karena sifat asam dapat menetralkan bakteri.. Untuk menghilangkan bau yang menyengat bisa memakai bahan pembersih biasa, seperti sabun cuci piring. Setelah itu campurkan larutan pembersih, cuka putih, dan air dengan perbandingan 1:1:1.

2. Gunakan Soda Kue

Apabila tidak ada cuka, bisa juga memakai soda kue. Bahan ini cukup ampuh untuk membersihkan noda bekas pipis kucing di bahan tekstil seperti kasur, karpet, sofa, dan gorden. Caranya dengan menaburkan soda kue ke permukaan yang terkena pipis kucing, lalu diamkan selama 1 jam. Setelah itu bersihkan dengan penyedot debu.

3. Pemutih Oksigen atau Natrium Perkarbonat

Cara membersihkan bekas pipis kucing yang mengenai pakaian bisa dibersihkan menggunakan bahan-bahan seperti air dingin, pemutih, cuka, dan soda kue.

Pertama, siram pakaian yang terkena pipis kucing dengan air dingin yang mengalir. Kemudian, siapkan wadah air besar berisi ½ cangkir pemutih oksigen. Diamkan selama 2-3 jam.

Setelah itu, angkat pakaian dan rendam dalam ember berisi cuka dan air dengan perbandingan 1:3. Tambahkan sedikit soda kue langsung ke area noda lalu biarkan di dalam campuran tersebut selama 10-15 menit. Apabila sudah selesai direndam, pakaian bisa dicuci di mesin cuci dengan suhu air agak dingin. Jangan lupa tambahkan detergen. Terakhir, jemur hingga kering.

4. Air Dingin

Apabila hanya terkena sedikit, pakaian tersebut bisa dibersihkan dengan air dingin yang disiram ke titik yang terkena kotoran tersebut. Hindari menggosok atau menyikat pakaian karena hanya akan membuat nodanya membandel sehingga bau tidak hilang.

Itulah beberapa cara untuk menghilangkan bau pipis kucing.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Membersihkan Kotoran Tikus Tanpa Risiko Penyakit


Jakarta

Tikus terkadang masuk dan bersarang di dalam rumah. Mereka pun meninggalkan kotoran dan urine kerap berceceran di sudut-sudut rumah.

Jika menemukan kondisi seperti ini, penghuni perlu segera membasmi tikus. Pasalnya, tikus merupakan hewan kotor sehingga membawa berbagai penyakit.

Penghuni harus membersihkan sarang tikus apalagi kotorannya. Namun, proses ini tidak boleh dilakukan secara asal.


Bagaimana cara membersihkan kotoran tikus? Simak caranya berikut ini.

Cara Bersihkan Kotoran Tikus

Inilah langkah-langkah untuk membersihkan kotoran tikus, dilansir dari Situs U.S. Centers for Disease Control and Prevention.

1. Persiapan

Sebelum membersihkan kotoran tikus, penghuni dianjurkan memakai sarung tangan karet atau plastik. Lalu, buka semua pintu dan jendela selama 30 menit. Pastikan untuk meninggalkan ruangan tersebut sembari menunggu.

2. Semprotkan Disinfektan

Semprotkan disinfektan atau cairan pemutih pada urine dan kotoran tikus sampai benar-benar basah. Biarkan cairan tersebut meresap selama 5 menit atau sesuai instruksi pada label produk.

3. Lap Kotoran dengan Tisu

Selanjutnya, gunakan tisu untuk mengelap kotoran beserta cairan pembersih tadi. Lalu, buat tisu tersebut ke tempat sampah tertutup dan sering dikosongkan.

4. Bersihkan Area dengan Disinfektan

Lap atau pel area bekas kotoran menggunakan disinfektan. Bersihkan semua permukaan seperti lantai, meja, kabinet, dan laci. Pastikan untuk mengikuti anjuran produk ketika membersihkan permukaan yang berbeda-beda.

5. Bersihkan Diri

Terakhir, cuci sarung tangan dengan sabun dan air atau disinfektan sebelum melepaskannya. Setelah dilepas, barulah cuci tangan dengan sabun dan air hangat.

Itulah tips membersihkan kotoran tikus. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Awas! Ini Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah dan Cara Mengatasinya


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hewan yang bikin resah penghuni rumah. Tak heran penghuni rumah sering mencari cara untuk mencegahnya masuk atau membasminya.

Bukan tanpa alasan hewan pengerat ini bikin penghuni rumah uring-uringan. Selain karena tabiatnya yang suka menggerogoti sesuatu, tikus juga merupakan hewan pembawa penyakit yang bisa menyebarkannya lewat urine, saliva, dan kotorannya.

“Mereka dapat menularkan penyakit seperti hantavirus dan leptospirosis, dan mereka mungkin membawa kutu, yang kemudian dapat menggigit Anda atau hewan peliharaan,” ujar Sheldon Owen, PhD, spesialis penyuluhan satwa liar di West Virginia University, dikutip dari Southern Living, Selasa (4/11/2025).


Di sisi lain, tikus kerap masuk ke dalam rumah karena butuh tempat bernaung dan juga makanan.

Tanda-tanda Ada Tikus di Rumah

Lalu, apa saja tanda-tanda ada tikus di rumah? Masih dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.

– Adanya kotoran tikus di dekat lemari, di bawah wastafel, dan area lainnya yang tidak terlihat.

– Ada bekas gigitan tikus pada material tertentu, seperti kertas, kain, dan lainnya.

– Jejak kaki tikus.

– Suara berisik dari dinding atau atap.

Cara Mengatasi Tikus di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan penghuni untuk mengatasi tikus di rumah. Berikut ini caranya.

Gunakan Perangkap Tikus

Penggunaan perangkap tikus menjadi salah satu cara yang efektif dan murah untuk menangkap tikus. Profesor madya dan spesialis penyuluhan perikanan dan satwa liar di University of Missouri, Robert Pierce, PhD, menyarankan untuk menggunakan umpan agar tikus tertarik, seperti keju atau buah kering.

“Biarkan perangkap tetap berumpan tetapi jangan dijepret selama satu atau dua hari agar tikus terbiasa. Ini mencegah mereka menjadi takut pada perangkap,” kata Pierce.

Lalu, Owen menyarankan untuk meletakkan perangkap tegak lurus ke dinding dengan ujung pemicu menghadap permukaan vertikal, atau di ruang sempit, pasang dua perangkap sejajar dengan dinding, dengan pemicu menghadap ke kedua arah.

Owen juga mengatakan untuk tidak menggunakan bahan beracun untuk membasmi tikus karena bisa saja justru terkena ke hewan peliharaan. Kalau tikus tersebut memakan bahan beracun itu bisa saja mati di dalam rumah yang bisa memicu bau busuk.

Gunakan Jasa Profesional

Penghuni rumah juga bisa lho menggunakan jasa profesional untuk membasmi tikus. Apalagi, kalau di rumah ada banyak tikus, bisa jadi menggunakan jasa profesional adalah pilihan yang tepat.

Cara Mencegah Tikus Masuk Rumah

Nah, agar tikus tidak masuk ke rumah lagi, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini informasinya.

Tutup Lubang

Tikus bisa masuk melalui lubang yang cukup kecil bahkan jika hanya terbuka setengah saja. Jadi, pastikan tidak ada lubang seperti di pintu, jendela, dan area perpipaan.

Tebang Dahan Pohon

Langkah selanjutnya bisa menebang dahan pohon yang mengarah ke rumah dan memangkas semak-semak. Sebab, tikus merupakan hewan yang bisa memanjat dan melompat dengan baik.

Rapikan Tumpukan Barang

Selanjutnya adalah rapikan tumpukan barang di rumah agar tidak berantakan. Buang barang-barang yang sudah tidak digunakan agar tidak menumpuk di rumah dan menjadi tempat persembunyian tikus.

Gunakan Tempat Sampah Tertutup

Tikus bisa mencari makanan dari sampah. Maka dari itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan bersihkan secara berkala agar tidak menarik hama lainnya seperti semut.

Itulah tanda ada tikus di rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com