Tag Archives: utara

Daya Tarik, Tiket Masuk, Jam Buka, Rute


Jakarta

Broadway Alam Sutera yang berada di kawasan The Flavor Bliss adalah salah satu tempat nongkrong favorit anak muda masa kini. Tempat ini dibuat unik dan mirip dengan Broadway Street yang ada di New York.

The Flavor Bliss Alam Sutera yang luasnya mencapai 6,5 hektare sebelumnya sudah membuat area The Plaza dan RING-O. Pada 2020, The Flavor Bliss menciptakan area Broadway.

Lantas apa sih yang membuat Broadway menarik? Simak dulu artikel ini untuk mengenal lebih jauh apa itu Broadway Alam Sutera, lengkap dengan daya tarik, tiket masuk, jam buka, dan rute menuju lokasi tersebut.


Daya Tarik Broadway Alam Sutera

Berikut ini sederet daya tarik Broadway Alam Sutera yang dirangkum dari situs dan akun Instagram resmi The Flavor Bliss:

1. Konsep Ala Broadway New York

Konsepnya mirip dengan Broadway yang populer sebagai kawasan Theater District di New York, Amerika Serikat. Misalnya terdapat pintu masuk bioskop lawas dan jalur pedestrian dengan bangunan khas di kanan kirinya, Saat malam hari, lampu-lampu kuning tampak menghiasi kawasan ini.

2. Banyak Spot Foto

Salah satu yang paling diminati oleh pengunjung adalah berfoto-foto di kawasan Broadway. Selain berfoto dengan latar belakang bangunan khas, ada juga tulisan Broadway berwarna-warni, mural estetik, hingga papan petunjuk jalan yang Instagramable.

3. Makan Ringan hingga Berat

Selain nongkrong bersama kawan, detikers bisa sambil kulineran. Ada banyak pilihan makanan, baik yang ringan maupun berat. Beberapa pilihan makanannya adalah kopi, coklat, teh, churros, martabak, pasta, sushi, pempek, soto betawi, es krim, dan durian,

4. Banyak Event

Yang juga bikin orang tertarik datang ke sini adalah banyak event menarik. Sering kali The Flavor Bliss mengundang penyanyi atau band untuk tampil di Broadway, seperti Sal Priadi, Ten2Five, dan Teddy Adhitya.

5. Fasilitas

Sebagai tempat umum, fasilitas di sini sudah lengkap, seperti mushola dan toilet. Tak hanya itu, bagi kalian yang cuma ingin jalan-jalan juga disediakan tempat duduk umum.

Tiket Masuk dan Jam Buka Broadway Alam Sutera

Saat awal-awal dibuka, masuk ke kawasan Broadway ini dikenakan tiket masuk Rp 30 ribu. Dengan biaya tersebut, pengunjung bisa memperoleh voucher yang dapat digunakan untuk berbelanja di tenant Broadway.

Namun berdasarkan informasi di Instagram resmi, syarat tersebut telah diubah. Berikut ini tiket masuk dan jam operasional Broadway Alam Sutera:

  • Harga tiket masuk: gratis
  • Jam buka: Setiap hari pukul 07.00-22.00 WIB.

Lokasi dan Rute Broadway Alam Sutera

Lokasi Broadway berada di kompleks The Flavor Bliss, yakni di Jalan Alam Sutera Boulevard, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan.

Dari Jakarta Pusat, jaraknya sekitar 27 km menggunakan jalur tol atau ditempuh sekitar 1 jam 10 menit. Jika dari Monas, detikers harus melintas ke arah utara untuk masuk ke jalur Tol Jakarta-Tangerang.

Sampai di Km 15, keluar tol lewat jalur kiri menuju Jalur Sutera Timur. Kemudian melewati Jalan Sutera Boulevard, masuk ke Jalan Alam Sutera, kemudian ambil kiri ke arah Broadway.

Nah, itulah tadi informasi lengkap mengenai Broadway Alam Sutera, lengkap dengan daya tarik, tiket masuk, jam buka, lokasi dan rutenya.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Agar Bali Utara Tidak Lagi Menjadi Nomor Dua



Jakarta

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama pemerintah Bali berusaha meratakan penyebaran turis dengan cara memperkenalkan Bali utara. Salah satu faktor yang menyebabkan tidak meratanya wisatawan ini adalah akses menuju lokasi.

Bali masuk dalam daftar destinasi wisata favorit dunia yang dinyatakan mengalami overtourism. Salah satu fakta yang mencolok adalah macet parah di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada akhir tahun lalu.

Tetapi, pemerintah RI dan Bali tidak sepakat. Mereka kompak menyebut kondisi itu disebabkan wisatawan yang tidak merata di Pulau Dewata. Turis-turis lebih menyukai pelesiran dan berwisata di kawasan Bali selatan, mulai dari Seminyak, Kuta, Legian, Jimbaran, Benoa, Nusa Dua, Uluwatu, hingga Pecatu.


Area itu memang lebih mudah dijangkau dari bandara. Hanya diperlukan waktu tempuh satu jam dari gerbang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan berkendara.

Fasilitas juga lebih komplet. Banyak pilihan beach club, hotel, kafe, dll.

Nah, kini pemerintah sedang mengupayakan pemerataan wisata di Bali. Sejumlah pembangunan dikebut.

Destinasi wisata di bali utara diklaim tidak kalah dari Bali selatan. Di antaranya, Pantai Lovina dengan konservasi lumba-lumbanya, Handara Gate dengan gerbang eksotisnya, dan Desa Pemuteran dengan konservasi penyu dan karangnya.

Infografis wisata Bali utara 1Infografis wisata Bali utara 1 (infografis detikcom)

Tetapi, satu kelemahan Bali utara yang bikin wisatawan menomorduakan kawasan itu adalah jarak yang jauh dari bandara. Sudah begitu jalanan sempit.

“Tentu kita harapkan ada aksesibilitas yang lebih cepat. Sekarang kan sedang dibangun apa namanya tol yang sedang dalam proses Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, nanti ini bisa mempercepat,” kata Gede Dody Sukma Aktiva Askara, kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, beberapa waktu lalu

“Kemudian untuk mempercepat aksesibilitas kita di Bali Utara juga dari sisi angkutan darat itu sudah dibangun jalan pintas dari Bedugul menuju kota Singaraja dalam kawasan Lovina. Jadi jalan yang berkelok itu sudah dipangkas-pangkas kelokannya, tikungan itu beberapa dipangkas dari 16 tikungan menjadi 5 tikungan dengan derajat yang landai. Nah ini akan terus sampai dengan ke bawah dibangun, mudah-mudahan berkelanjutan sehingga sampai Kota Singaraja penumpang tidak mabuk,” ujar Dody.

Andai rencana pemerintah dijalankan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memastikan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi akan dilanjutkan pada September 2024.

Ramai didatangi turis Eropa

Berbeda dengan kawasan Bali Selatan yang ramai hiburan, Bali utara lebih cenderung tenang dan berfokus kepada wisata konservasi. kegiatan hiking, diving dan planting pun menjadi andalan mereka untuk menarik turis ke sana.

Faktanya, wisata Bali Utara ternyata diminati oleh wisatawan Eropa. Dari tahun ke tahun, turis asing paling banyak datang dari Eropa.

“Paling banyak turis Eropa. Kalau yang tertinggi saat ini adalah dari Prancis. Selanjutnya diikuti turis China. Bulan ini saja jumlah turis Prancis 9.000, sedangkan turis China ada 6.000 orang,” kata Gede Dody

Angka itu diakui Dody sangat kecil jika dibandingkan dengan kedatangan turis asing ke Bali.

“Kalau kita bandingkan dengan kedatangan wisatawan melalui Bandara Ngurah Rai itu kita ada pada posisi 8%. Kemudian dari yang menginap Land of stay-nya itu rata-rata 2,5 persen saka,” kata dia.

Destinasi berwisata

Bali Utara punya banyak destinasi wisata ciamik yang ingin liburan seru. Mulai dari bawah lautnya yang memukau hingga desa wisatanya yang kaya.

1. Handara Gate, gerbang iknoik yang viral di media sosial

Handara Gate berada di Jln. Raya Singaraja-Denpasar, Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Bila ditempuh dari Bandara I Gusti Ngurah Rai butuh waktu empat jam untuk ke sini.

Handara Gate yang ikonik ini begitu viral di media sosial. Saking ciamiknya foto di sana, sering kali netizen menyebutkan ‘Gate to the Heaven’ atau Gerbang Surga.

2. Desa Wisata Pemuteran

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Desa Pemuteran lho. Mulai dari snorkling hingga trekking.

Di desa ini terdapat konservasi terumbu karang yang pastinya membuat bawah lautnya menjadi cantik. Kamu yang suka snorkling cocok banget nih datang dan belajar tentang terumbu karang di sini.

Di desa ini juga ada Proyek Penyu, penangkaran penyu yang dikelola sebuah organisasi yang menggandeng masyarakat lokal. Telur-telur penyu yang didapatkan nelayan akan dikumpulkan di sini hingga dikembangbiakkan. Nanti setelah berumur 2-3 bulan, tukik-tukik ini dilepaskan ke laut.

Desa Pemuteran memiliki pantai berpasir hitam. Walau begitu, sore-sore di sini bersantai juga bisa jadi kegiatan seru.

3. Desa Les

Desa Les juga punya banyak aktivitas seru, mulai snorkling, hingga melihat penyulingan arak.

4. Pantai Lovina

Lumba-lumba di Pantai LovinaLumba-lumba di Pantai Lovina (aRifkianto Nugroho/detikcom)

Pantai Lovina dikenal sebagai tempat konservasi lumba-lumba liar. Adapun atraksi wisata yang ditawarkan adalah melihat kawanan lumba-lumba ini berenang di lautan.

Bila ditempuh dari Bandara i Gusti Ngurah Rai, butuh waktu sekitar 2,5-3 jam dengan jarak hampir 100 km dengan mobil menuju titik ini. detikcom pun beberapa waktu lalu berangkat dari Lovina Beach Club.

5. Air Terjun Banyumala

Banyak spot air terjun yang bisa didatangi di Bali Utara, dan salah satunya adalah Air terjun Banyumala. Destniasi ini berada di Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Bila ditempuh dari Ubud hampir 2 jam berkendara motor. Dan bila ditempuh dari Pura Ulun Danu Beratan hanya 30 menit saja.

6. Pura Ulun Danu Bratan

Pura Ulun Danu di BaliPura Ulun Danu di Bali Foto: (Teguh Tofik Hidayat/d’Traveler)

Pura Ulun Danu merupakan salah satu pura yang populer di kalangan wisatawan di Bali. Pura ini berada di Danau Beratan, Tabanan. Bila ditempuh dari Ubud sekitar 50 menit perjalanan berkendara.

Adapun daya tarik dari pura ini adalah keindahan lokasi pura yang dikelilingi pegunungan dan danau. Serta lokasinya yang ada di dataran tinggi membuat udara di sini terasa sejuk di saat siang hari. Adapun tiket masuk ke pura yaitu Rp 40 ribu saat weekeday, Rp 50 ribu saat weekend.

7. Danau Buyan

Danau Buyan adalah salah satu danau terbesar di Bali. Terletak di dataran tinggi Bedugul, danau ini dikelilingi oleh hutan lebat dan barisan bukit, menciptakan latar belakang yang indah dan menyegarkan.

Catatan nih untuk traveler, tak cukup semalam atau dua malam saja berkunjung ke Bali Utara. Karena jarak tempat wisatanya cukup memakan waktu.

Namun, bila kamu ingin datang, dan merasakan semua keseruan di Bali Utara, setidaknya kamu bisa menginap satu minggu di sana. Tapi, bila hanya bisa satu malam atau 2 malam saja, traveler harus tentukan mau wisata apa.

Misalnya mau snorkling saja, bisa datang ke Desa Pemuteran atau Desa Les. Bila ingin melihat lumba-lumba, ke Pantai Lovina saja dan menginap di sekitar sana.

(sym/fem)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Medan Dekat Pusat Kota yang Menarik dan Ramah di Kantong


Medan adalah kota terbesar ke-3 di Indonesia dengan berbagai destinasi wisata menarik, yang mudah diakses dari pusat kota. Ada banyak pilihan wisata Medan terdekat dari pusat kotanya, mulai dari tempat bersejarah, taman hijau, hingga tempat religi.

Setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda. Menjadikannya pilihan sempurna untuk liburan.

Wisata Medan Terdekat dari Pusat Kota

1. Kampoeng Selfie (Kongsi)

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. (Jefris Santama/detikcom)


Kampoeng Selfie (Kongsi) termasuk wisata Medan dekat pusat kota, yang jarak tempuhnya hanya sekitar 30 menit saja.

Sesuai namanya, kampung ini mengusung konsep kreativitas seni. Tempat ini menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto dengan latar belakang spot-spot foto menarik, warna-warni, dan kekinian.

Dikutip dari situs Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada 25 November 2017. Sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah juga bisa kita lihat di sepanjang jalan.

  • Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan
  • Jam buka: Senin-Sabtu mulai dari jam 09.00 – 20.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

2. Taman Tjong Yong Hian

Taman Tjong Yong Hian (Instagram/tjongyonghiangallery)Taman Tjong Yong Hian. (dok.Instagram @tjongyonghiangallery)

.

Taman Tjong Yong Hian adalah taman bunga ala Tiongkok sebagai wujud penghormatan untuk sosok Tjong Yong Hian. Beliau saudara dari tokoh ternama, Tjong A Fie, yang merupakan orang berpengaruh dalam sejarah kota Medan.

Di setiap sudut taman ini, pengunjung akan melihat panorama taman bunga dan aneka tumbuhan yang cantik. Di sana juga terdapat makam Tjong Yong Hian dan istrinya dan batu prasasti dengan inskripsi Bahasa Arab, Belanda, dan Tionghoa.

  • Lokasi: Jalan Kejaksaan, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, 20151
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08.00 – 17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan)

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan (Aisyah Luthfi Munthe/detik.com)

Masjid Raya Al-Mashun menjadi wisata Medan yang dekat dengan pusat kota. Jika dilihat dari Google Maps, jarak dari pusat kota Medan ke Masjid Raya Al-Mashun sekitar 12-13 menit saja.

Didirikan pada 21 Agustus 1906 M, masjid bersejarah ini berusia lebih dari 100 tahun. Selain menjadi peninggalan dari Kesultanan Deli, Masjid Raya Al Mashun juga menjadi ikon yang digunakan sebagai tempat pusat kegiatan agama di Kota Medan.

Menariknya, arsitektur masjid ini perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Asia. Tidak hanya itu, ada ornamen dan kaligrafi di setiap bagunan yang mangandung makna kehidupan dan keberagaman budaya.

Keunikan dan kemegahan masjid ini membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

  • Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 04.00 – 00.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

4. Tjong A Fie Mansion (Rumah Tjong A Fie)

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. (Putu Intan/detikcom)

Tjong A Fie Mansion merupakan rumah saudagar kaya China bernama Tjong A Fi. Bagunannya punya arsitektur China, Eropa dan Melayu.

Dilansir laman resminya, dan Museum Tjong A Fie dibuka untuk umum pertama kali sejak Juni 2009. Rumah ini memiliki 35 kamar dan 2 lantai dengan luas mencapai 8000 m2.

Rumah Tjong A Fie termasuk destinasi sejarah di Medan dan termasuk bangunan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Lokasi: Jalan Jend. A. Yani, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 09.00 – 17.00 WIB. Tutup pada Tahun Baru China.
  • Harga tiket masuk: Rp 35 ribu per tiket.

5. Istana Maimun

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarIstana Maimun di Medan (Nizar Aldi)

Bagi yang suka wisata edu religi, kamu bisa mengunjungi Istana Maimun. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, hanya sekitar 13 menitan.

Istana Maimun adalah istana yang dibangun pada masa Kesultanan Deli, sekitar tahun 1888-1891. Pembangunanya dilakukan atas perintah Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah.

Dalam jurnal tahun 2023 berjudul Strategi Peningkatan Pelayanan Istana Maimun sebagai Warisan Budaya Melayu oleh Muhammad Rizki Lubis, pembangunan Istana Maimun ini didesain oleh arsitek Capt. Theodoor Van Erp, seorang tentara Kerajaan Belanda.

Arsitekturnya percampuran antara budaya Islam, tradisional Melayu, dan Eropa. Di bagian depan, atap, lengkungan (arcade), ornamen gedung mengingatkan pada seni budaya Islam Timur Tengah dan India, sedangkan pada bagian pintu dan jendela dirancang dengan gaya bangunan Spanyol.

Dulunya, Istana Maimun adi pusat pemerintahan dan tempat tinggal Sultan. Sejak tahun 2003 hingga sekarang, Istana ini telah beralih fungsi menjadi obyek wisata sekaligus hunian bagi keluarga ahli waris.

  • Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Katamso ยท Aur, Medan Maimun, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap Hari mulai dari jam 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa.

Itu tadi beberapa rekomendasi wisata Medan dekat pusat kota yang wajib dikunjungi. Jadi, traveler tak perlu bingung lagi mencari tempat untuk liburan tanpa perlu jauh-jauh dari pusat kota.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

7 Wisata Alam Semarang Gratis: Pantai hingga Taman


Jakarta

Semarang, Jawa Tengah memiliki wilayah yang luas, mencakup Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. Kondisi geografisnya yang beragam membuat daerah ini memiliki banyak wisata alam.

Uniknya, masih ada sejumlah tempat wisata yang gratis. Simak artikel ini untuk mengetahui 7 tempat wisata alam Semarang gratis, mulai dari pantai hingga taman.

Rekomendasi Wisata Alam Semarang Gratis

Berikut ini rekomendasi 7 tempat wisata alam Semarang gratis yang bisa kamu kunjungi:


1. Pantai Mangunharjo

Pantai Mangunharjo SemarangPantai Mangunharjo Semarang (semarangkota.go.id)

Lokasi: Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam

Kota Semarang memiliki sejumlah pantai di sisi utara, salah satunya adalah Pantai Mangunharjo yang masih gratis. Pantai ini sering dikunjungi para pemancing dan nelayan.

Pantai ini juga cocok buat detikers yang mencari tempat nongkrong sambil melihat pemandangan. Di sore hari, pemandangan di sini akan semakin menarik. Traveler juga bisa naik perahu untuk berkeliling di sekitar pantai.

2. Brown Canyon

Brown Canyon SemarangBrown Canyon Semarang (Dok. addy_addy13/Instagram)

Lokasi: Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Brown Canyon disebut-sebut mirip dengan Grand Canyon yang ada di Semarang. Tempat ini memiliki tebing-tebing yang tampak menarik. Sebetulnya Brown Canyon adalah bekas tempat pertambangan pasir dan batu yang tak digunakan lagi. Traveler biasa berfoto-foto dengan latar belakang tebing-tebing.

3. Danau BSB

Danau BSB SemarangDanau BSB Semarang (bsbcity.com)

Lokasi: Jalan BSB Boulevard, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 07.00-21.00 WIB

Danau BSB adalah danau buatan yang letaknya di Bukit Semarang Baru atau BSB City, sebuah kawasan yang dikembangkan oleh Ciputra Group. Danau ini memiliki pemandangan elok dan suasana yang sejuk.

Jika ingin masuk, ada tiket yang harus dibayar. Namun traveler tetap bisa menikmati pemandangan danau tanpa membeli tiket masuk. Caranya dengan datang ke kafe atau restoran di sekitar Danau BSB.

4. Taman Tabanas Bukit Gombel

Taman Tabanas di SemarangTaman Tabanas di Semarang (Twitter)

Lokasi: Jalan Setia Budi, Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Taman Tabanas Bukit Gombel merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan Kota Semarang dari ketinggian. Taman ini khas dengan Tugu Tabanas yang menjulang tinggi. Banyak juga pedagang yang menjajakan makanan di sini, sehingga tidak perlu takut kelaparan.

5. Taman Willis

Lokasi: Jl. Wilis No.3, Tegalsari, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah
Jam buka: 24 jam.

Alternatif lain melihat pemandangan Kota Semarang dari ketinggian adalah melalui Taman Wilis yang berudara segar. Selain itu, banyak orang memanfaatkan taman ini untuk bersantai atau berolahraga.

Suasana Taman Wilis cukup nyaman karena cukup jauh dari pusat kota, sehingga lebih tenang. Traveler juga senang berburu momen matahari terbit di taman ini.

6. Taman Bridge Fountain Semarang

Pengunjung menyaksikan pertunjukan Semarang Bridge Fountain atau jembatan dengan air mancur menari jelang malam pergantian tahun baru di area Sungai Banjir Kanal Barat, Semarang, Jawa Tengah, Senin (31/12/2018). Pemkot Semarang secara resmi meluncurkan jembatan air mancur pertama yang ada di Indonesia senilai sekitar Rp17 miliar itu pada malam perayaan pergantian tahun baru sebagai destinasi wisata baru di kota tersebut. ANTARA FOTO/Aji Styawan/pras.Semarang Bridge Fountain di area Sungai Banjir Kanal Barat. (Aji Styawan?Antara)

Lokasi: Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah
Jam buka: 19.30-22.00 WIB

Semarang memiliki Sungai Banjir Kanal Barat yang merupakan sistem drainase besar pertama di Semarang, yakni sejak 1879. Sungai ini pun menjadi tempat wisata karena disulap menjadi Taman Bridge Fountain. Di sini, traveler bisa menyaksikan air terjun menari dengan cahaya lampu yang menarik.

7. Taman Tirto Agung

Lokasi: Jalan Durian Raya Nomor 77, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
Jam buka: 24 jam.

Jika ingin menikmati suasana sejuk dengan pepohonan rindang, traveler bisa berkunjung ke Taman Tirto Agung. Anak-anak juga cocok diajak ke sini, karena terdapat arena permainan anak. Beberapa wahananya seperti papan seluncuran dan jungkat-jungkit.

Nah, itulah 7 wisata alam Semarang gratis yang bisa dikunjungi, mulai dari pantai hingga taman.

(bai/row)



Sumber : travel.detik.com