Tag Archives: vacuum cleaner

Tinggal di Rumah Tua Sering Cium Bau Apek? Coba Cara Ini



Jakarta

Rumah-rumah yang sudah tua biasanya memiliki kesan tersendiri yang khas. Mulai dari arsitektur hingga perabotan khas rumah tua memang unik dan terkesan vintage yang membuatnya sangat berbeda dari rumah minimalis zaman kini.

Namun, di balik keunikannya, rumah tua justru menyimpan satu masalah yang sulit diatasi yakni bau apek yang tak kunjung reda. Menurut Presiden Molly Maid Marla Mock, seperti dikutip dari Real Simple, bau yang khas pada rumah tua ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Demi menghilangkan bau ini, pemilik harus melakukan pembersihan secara menyeluruh karena bau apek khas rumah tua sifatnya sangat menempel dan susah hilang.

Buka Seluruh Jendela

Pertama-tama, sebelum melakukan pembersihan, pastikan seluruh jendela telah dibuka. Hal ini mampu membuat udara segar masuk dan mendorong udara kotor keluar.


Periksa Tikus dan Serangga

Mock mengatakan bahwa salah satu penyebab bau rumah tua tidak hilang adalah keberadaan tikus dan serangga di dalamnya. Sebaiknya, cek seluruh area rumah dan pastikan tidak ada tikus atau serangga yang mati dan menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Hilangkan Semua Debu

Debu biasanya terlihat pada lantai dan perabotan rumah. Namun, jangan abaikan debu yang sering bersembunyi di tempat-tempat yang kurang terlihat. Lakukan pembersihan total dengan menyedot debu menggunakan vacuum cleaner. Setelah itu, gunakan spons atau kain mikrofiber untuk mengelap perabotan dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring.

Bersihkan Lemari Dapur

Pada rumah tua biasanya memiliki tempat penyimpanan seperti lemari yang antik dan menawan. Namun, justru di dalam sana terdapat penyebab bau. Apalagi lemari dapur yang menyimpan partikel makanan hingga minyak. Bersihkan sama seperti perabotan lain yang menggunakan vacuum cleaner serta mengelapnya dengan campuran air hangat dan sabun cuci piring. Namun, ingat jangan gunakan pembersih yang keras agar tidak merusak keindahan perabotan antik.

Bersihkan Seluruh Tempat Sampah

Tak dapat dipungkiri, sampah menjadi sumber bau tidak sedap. Setelah membuang isinya, lakukan pembersihan tempat sampah dengan menggosok menggunakan campuran air dingin serta soda kue. Jika bau masih tercium, bilas menggunakan air dingin serta irisan jeruk.

Bersihkan Perabotan Kain dengan Uap

Perabotan kain seperti sofa atau tempat tidur memang lebih sulit dibersihkan. Segera hubungi layanan profesional yang dapat membersihkan perabotan kain menggunakan uap.

Pasang Dehumidifier

Setelah melakukan pembersihan total, jaga sirkulasi udara di dalam agar tetap lancar dan bersih. Gunakan dehumidifier supaya udara di dalam rumah tua tidak terasa lembap.

Itu dia seputar menghilangkan bau apek pada rumah tua. Semoga membantu!

(das/das)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

Jangan Nyalakan 4 Elektronik Ini Barengan, Bisa Bikin Korslet!


Jakarta

Ada banyak barang elektronik di rumah yang perlu dicolok ke stopkontak agar bisa menyala, seperti AC, kipas angin, TV, mesin cuci, dan kulkas. Barang-barang tersebut juga memiliki daya listrik yang besar agar bisa beroperasi.

Sayangnya, masih banyak pemilik rumah yang mencolok barang-barang elektronik tersebut pada satu stopkontak yang sama. Lebih parahnya lagi, barang elektronik itu digunakan dalam waktu bersamaan.

Sebenarnya, sah-sah saja jika kamu menyalakan AC, lemari es, atau menggunakan vacuum cleaner di waktu yang bersamaan. Namun, masalah bisa muncul jika benda tersebut dicolok pada satu stopkontak yang sama dan daya listrik di rumah tidak terlalu besar.


Perlu diketahui, ada sejumlah barang elektronik yang sebaiknya tidak dicolok ke stopkontak dan dinyalakan secara bersamaan. Apa saja? Simak dalam artikel ini.

Barang Elektronik Ini Jangan Menyala Secara Bersamaan

Sejumlah pakar di bidang kelistrikan menyebut ada barang-barang elektronik yang jangan dinyalakan secara bersamaan. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut daftarnya:

1. Mesin Cuci dan Dishwasher

Mesin cuci dan dishwasher (mesin pencuci piring) sebaiknya tidak dinyalakan dalam waktu yang sama. Sebab, kedua alat ini dapat mengonsumsi daya listrik yang sangat besar.

Jika mesin cuci dan dishwasher dicolok pada satu stopkontak dan dinyalakan secara bersamaan, maka bisa merusak kedua barang elektronik tersebut seiring waktu.

“Menyalakan dishwasher sambil mencuci pakaian di mesin cuci dapat memengaruhi kinerja mesin. Bisa jadi pakaian tidak akan bersih atau air yang keluar di dishwasher sangat kecil,” kata pakar listrik Glenn Lewis.

2. Peralatan Dapur

Jika kamu memiliki peralatan dapur seperti microwave, pemanggang roti, atau ketel listrik, sebaiknya tidak dinyalakan secara bersamaan. Ketiga alat itu memiliki daya listrik yang besar dan jika dihidupkan bersamaan dapat membebani sirkuit, sehingga berpotensi memicu korsleting.

Untuk mencegah hal itu terjadi, hindari mencolok ketiga barang tersebut pada satu stopkontak. Cek juga besaran watt-nya untuk mengetahui mana peralatan dapur yang paling besar dan rendah daya listriknya.

3. Pengering Rambut

Meski ukurannya kecil, tapi ternyata pengering rambut atau hair dryer memiliki daya listrik yang besar. Pada umumnya hair dryer memiliki daya listrik sekitar 400-1.000 watt.

Jika daya listrik di rumah kamu tidak terlalu besar, sebaiknya jangan menggunakan pengering rambut sambil menyalakan AC, TV, atau mesin cuci. Sebab, arus listrik yang terlalu besar bisa memicu kelebihan beban pada sirkuit dan berisiko terjadi arus pendek listrik.

4. Barang Elektronik yang Menyala dalam Waktu Lama

Ada sejumlah barang elektronik yang terus menyala dalam waktu lama, seperti lemari es, AC, dan dispenser air. Selain terus menyala setiap waktu, barang elektronik itu juga memiliki daya listrik yang besar.

Sebaiknya hindari mencolok barang-barang elektronik, terutama yang menyala dalam waktu lama dan punya daya besar pada satu stopkontak. Langkah ini dilakukan untuk mencegah bahaya pada arus listrik yang berisiko menyebabkan terjadinya korsleting.

Itulah empat barang elektronik di rumah yang sebaiknya jangan menyala dan dicolok pada satu stopkontak yang sama. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

6 Salah Kaprah yang Bikin Vacuum Cleaner Cepat Rusak


Jakarta

Saat ini sudah banyak peralatan canggih untuk membersihkan rumah. Salah satunya vacuum cleaner yang dapat menyedot segala jenis debu dan kotoran halus. Bahkan saat ini sudah muncul vacuum yang dapat menyedot cairan tanpa menyisakan warna pada permukaan yang basah.

Meskipun peralatan sudah canggih, masih ditemukan beberapa vacuum cleaner tidak memahami cara memakai peralatan tersebut. Alhasil bukannya rumah jadi bersih, justru lebih kotor.

Dilansir dari Homes & Gardens, berikut beberapa kesalahan saat menggunakan vacuum cleaner yang bikin alatnya cepet rusak.


1. Memakai Jenis Vacuum Cleaner yang Tidak Sesuai

Vacuum cleaner memiliki beberapa jenis yang dibedakan oleh fungsinya. Sebagai contoh ada yang bisa menyedot kotoran kering dan basah. Sebelum membeli dan memakainya, pengguna harus mengecek mana alat yang sesuai dengan kebutuhan.

“Misalnya, penyedot debu tegak paling baik untuk karpet, karena biasanya lebih kuat daripada penyedot debu tanpa kabel. Jika Anda memiliki karpet atau permadani yang lebih tebal, penting untuk menggunakan penyedot debu yang paling cocok untuk jenis permukaan ini, dan memungkinkan Anda mengumpulkan semua kotoran dan kotoran di dalam serat tebal tersebut,” tutur Manager di Online Carpets, James Higgins, seperti yang dikutip pada Kamis (20/1/2025).

2. Tidak Memasang Alat-alat dengan Benar Sesuai Fungsinya

Kesalahan lainnya disebabkan salah memasang alat tambahan pada vacuum cleaner. Alat tambahan ini bentuknya seperti bentuk moncong dari vacuum cleaner. Umumnya semakin rapat penghalangnya berarti semakin halus kotoran yang tersedot. Memakai alat tambahan yang sesuai juga mencegah perabotan di rumah rusak.

3. Memakai Vacuum Cleaner Terburu-buru

Prinsip memakai vacuum cleaner sama dengan sapu biasanya, yakni jangan dipakai terburu-buru agar semua kotoran dapat terangkat. Namun, banyak orang mengira ketika memakai vacuum cleaner justru harus cepat-cepat karena kotoran halus mudah terhisap. Padahal dengan menggerakkan vacuum cleaner secara lambat dan stabil lebih cepat membersihkan kotoran.

“Pertahankan kecepatan yang lambat namun stabil agar peralatan Anda memiliki peluang terbaik untuk mengangkat semua kotoran, terutama saat menyedot debu dan membersihkan karpet,” kata CEO dan Founder Sparking Clean Pro, Vanessa Bossart.

4. Menyedot Kotoran yang Besar

Sebelum memakai vacuum cleaner, penting untuk diketahui bahwa peralatan ini didesain untuk menyedot kotoran kecil, bukan yang besar hingga tidak muat masuk ke dalam vacuum. vacuum cleaner tanpa mengangkat kotoran yang besar.

“Menyedot debu pada benda keras seperti batu mungkin tampak tidak berbahaya, namun dapat merusak penyedot debu Anda. Hindari hal ini dengan mengambil benda keras yang terlihat sebelum menyedot debu. Jika Anda memiliki lantai kayu keras, pertimbangkan untuk menyapu sebelum menyedot debu untuk mencegah potensi kerusakan pada penyedot debu Anda,” ujar CEO Bringer Appliance Repair David Bringer.

5. Tidak Membuang Kotoran pada Vacuum Cleaner

Semua penyedot debu atau vacuum cleaner memiliki batas maksimal keterisian dan banyak orang mengabaikannya. Hal ini bisa berdampak buruk pada vacuum cleaner.

“Jika kantong terlalu penuh, daya hisapnya berkurang karena semakin sedikit ruang untuk mengalirkan udara. Penyedot debu juga tidak mengangkat kotoran, dan bahkan bisa menjadi terlalu panas, sehingga membahayakan daya tahan dan memperpendek masa pakainya,” jelas Cleaning Expert dan Operations Manager di Deluxe Maid, James King.

Maka dari itu, penting untuk mengosongkan kantong sampah pada vacuum cleaner ketika sudah setengah penuh.

6. Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner

Membersihkan vacuum cleaner perlu dilakukan agar alat tersebut tetap awet. Namun, masih saja ada yang jarang membersihkannya.

“Jadikan rutinitas untuk membersihkan vacuum cleaner. Saat kantung debunya penuh, bersihkan. Filternya? Bersihkan atau ganti seperti yang ada di manual. Dan jangan lupa untuk memeriksa apakah ada yang menghambat pada selang atau bagian sikat. Rutin membersihkan vacuum cleaner berarti alat tersebut bisa tetap bekerja dengan baik,” kata Profesional Cleaner dan General Manager di Park Slope Cleaning, Diana Ciechorska.

Itulah beberapa kesalahan dalam penggunaan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason

5 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memilih Vacuum Cleaner



Jakarta

Menjaga kebersihan rumah adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemilik rumah. Namun, padatnya jadwal pekerjaan membuat bersih-bersih rumah menjadi hal yang terkadang sulit dilakukan. Apalagi oleh mereka pasangan muda yang keduanya bekerja dan tanpa pembantu rumah tangga.

Berkaitan dengan itu, peralatan yang tepat akan sangat membantu proses brsih-bersih rumah bisa dilakukan dengan cepat dan evisien tanpa menghabiskan banyak waktu. Untuk itu, membersihkan rumah menggunakan vacuum cleaner sudah menjadi hal yang lumrah dan banyak dijumpai pada rumah tangga di Indonesia saat ini.

Tapi, menggunakan vacuum cleaner juga tak bisa sembarangan. Ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar vacuum cleaner yang digunakan bisa bekerja efektif membersihkan debu dan kotoran sehingga membuat rumah lebih bersih.


Vacuum cleaner memiliki pilihan ukuran yang beragam, mulai dari ukuran kecil, sedang, hingga besar. Produk vacuum cleaner berukuran besar biasanya digunakan untuk kapasitas pembersihan yang lebih besar pula. Salah satu produk yang direkomendasikan ialah vacuum cleaner dari Dreame.

Apa saja sih hal yang perlu diperhatikan saat mencari vacuum cleaner?

1. Ukuran Tangki

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih vacuum cleaner adalah ukuran tangkinya.

Dreame H13 Pro misalnya, memiliki dua tangki yang masing-masing menampung air bersih dan kotor. Dreame H13 Pro memiliki tangki air bersih dengan kapasitas 900 ml. Sedangkan untuk tangki air kotor pada vacuum cleaner ini memiliki kapasitas 700 ml.

Kapasitas tangki air yang relatif seimbang membuat kinerja vacuum cleaner ini lebih praktis dan mampu membersihkan hingga bagian yang luas.

2. Kapasitas dan Daya Tahan Baterai

Berikutnya yang tak kalah penting adalah kapasitas dan daya tahan baterai. Dewasa ini, penggunaan vacuum cleaner tanpa kabel jadi hal yang perlu jadi pertimbangan. Ini utamanya diperlukan untuk meningkatkan efisiensi proses membersihkan rumah.

Nah, untuk memastikan perangkat yang kita gunakan bisa membantu bersih-bersih dengan lebih efisien, ketahanan baterai juga perlu jadi pertimbangan.

Dreame H13 Pro contohnya, punya baterai jumbo dan awet dengan kapasitas besar, yakni 6 x 4.900 mAh. Kapasitas baterai ini menjadikan Dreame H13 Pro dapat digunakan selama 40 menit.

Selain memiliki baterai awet, baterai Dreame H13 Pro juga sangat mudah untuk diisi ulang dayanya. Anda bisa menggunakan alat yang satu ini kapan saja ketika dibutuhkan tanpa khawatir baterainya cepat habis. Durasi pengisian daya juga cepat, yaitu hanya 4 jam saja.

3. Kekuatan Mesin

Mesin ibarat otot bagi sebuah alat elektronik. Mesin yang andal bisa memastikan perangkat yang digunakan bisa beroperasi dengan lebih optimal.

Seperti yang ditawarkan Mesin Dreame H13 Pro ini memiliki mesin yang mampu bekerja lebih optimal. Dreame H13 pro menggunakan motor dengan kecepatan hingga 13.000 rpm. Motor tersebut dapat memutar mop hingga 520 rpm dan memiliki kemampuan hisap hingga 18.000 mop.

Dengan spesifikasi tersebut, vacuum cleaner ini mampu menyedot debu dan kotoran yang menempel di berbagai permukaan, termasuk karpet yang sulit dibersihkan. Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk membersihkan permukaan-permukaan sebab alat ini mampu menyedotnya dengan sangat baik.

4. Mode Pembersihan

Permukaan lantai yang beraneka ragam dari mulai lantai keramik, vinyl hingga karpet seringkali menuntut penggunaan alat yang lebih spesifik. Alat yang memiliki lebih dari satu moda pembersihan tentu perlu menjadi perhatian.

Moda pembersihan yang lebih lengkap juga memungkinkan vacuum cleaner bisa digunakan untuk membersihkan permukaan lantai dengan tingkat kotor yang berbeda-beda.

5. Bentuk Fleksibel

Faktor berikutnya yang perlu jadi perhatian adalah bentuk vacuum cleaner yang fleksibel untuk digunakan.

Dalam hal ini, aspek yang menjadi perhatian adalah ukuran yang ringkas dan bobotnya yang ringan dengan dimensi yang pas membuat.

Bentuk yang fleksibel ini juga mendukung pembersihan pada area yang lebih beragam, sehingga alat ini mampu bekerja lebih fungsional untuk semua jenis bahan yang akan dibersihkan.

6. Jangkauan Pembersihan

Terakhir, adalah jangkauan pembersihan. Vacuum cleaner Dreame H13 Pro misalnya, bisa jadi pilihan karena mampu melakukan pembersihan hingga ke tepi dari area yang sulit dijangkau.
Area yang biasanya sulit dijangkau antara lain pinggiran sofa, sudut-sudut ruangan, atau sela-sela bantalan sofa.

Tidak banyak vacuum cleaner yang dapat memberikan fitur pembersihan hingga ke tepi dengan model yang lebih ringkas dan praktis.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Tempat Ini Sering Jadi Sarang Laba-laba di Rumah, Begini Cara Bersihkannya


Jakarta

Sarang laba-laba sering kali terlihat di sudut-sudut ruangan atau celah tumpukan barang yang lama tidak dipakai. Biasanya sarang laba-laba ditemukan menempel di langit-langit rumah yang sulit digapai.

Meski tidak terlalu mengganggu, pemandangan sarang laba-laba bisa bikin rumah kamu kelihatan kotor dan kurang menarik dipandang. Selain letaknya yang tinggi, sarang laba-laba juga mudah menempel ke permukaan apapun sehingga terkadang sulit untuk membersihkannya.

Nah, sebelum kamu memulai proses pembersihan, pastikan untuk mengecek rumah secara menyeluruh. Berikut ini tempat favorit laba-laba bersarang, dikutip dari Angi, Selasa (13/8/2024).


Tempat Favorit Laba-laba Bersarang

  • Di belakang dan di bawah perabotan
  • Di sekitar jendela
  • Langit-langit dan sudut-sudut dinding
  • Loteng dan ruang bawah tanah
  • Bagian rumah yang tidak atau jarang digunakan

Cara Efektif Membersihkan Sarang Laba-Laba di Rumah

Ada berbagai cara untuk membersihkan sarang laba-laba di rumah. Berikut ini caranya.

1. Gunakan Sapu atau Kuas Halus

Metode tradisional dengan sapu atau kuas adalah cara yang sederhana, namun efektif. Pilih sapu atau kuas dengan pegangan panjang agar mudah mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

Gerakkan sapu atau kuas perlahan-lahan, fokus pada area tersembunyi di bawah perabot. Setelah selesai, kumpulkan sarang laba-laba dengan serokan debu dan buang ke tempat sampah.

2. Gunakan Vacuum Cleaner

Jika kamu ingin cara yang lebih cepat, gunakan vakum dengan lampiran selang. Pastikan lampiran selang cukup panjang untuk mencapai langit-langit dan sudut-sudut rumah.

Vakum setiap ruangan secara menyeluruh, termasuk di bawah tempat tidur dan di dekat jendela. Buang isi wadah sampah vakum setelah selesai.

3. Coba Gunakan Pita Perekat (Duct Tape)

Pita perekat bukan hanya untuk perbaikan. Bungkus pita perekat di sekitar rol cat dan geser di atas sarang laba-laba.

Pita perekat akan menarik sarang laba-laba keluar tanpa merusak dinding atau barang-barang rapuh lainnya.

4. Gunakan Campuran Pemutih dan Air

Jika kamu menghadapi sarang laba-laba yang masih aktif, campurkan pemutih dengan air dalam wadah semprot. Semprotkan campuran ini ke sarang laba-laba, biarkan sejenak, lalu lap dengan kain bersih.

Pastikan untuk menghindari menyemprotkan ke perangkat elektronik dan peralatan.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Ini 6 Tanda Perabotan di Rumah Jadi Sarang Kutu Busuk


Jakarta

Kutu tidak hanya ditemukan pada rambut. Serangga penghisap darah ini memiliki beragam jenis, salah satunya adalah kutu busuk yang kerap hinggap di perabotan. fenomena kutu busuk ini sempat heboh pada tahun lalu di Prancis dan Singapura. Berbondong-bondong masyarakat membuang perabotannya yang menyebabkan gatal-gatal.

Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga mereka biasa aktif pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru akan terasa di siang hari. Hewan kecil ini menyukai area yang tidak terpapar sinar matahari dan area dekat sumber makanannya. Perabotan yang sering dihinggapi kutu busuk adalah kasur.

Apa Itu Kutu Busuk?

Melansir dari Medical News Today, Kamis (5/9/2024), kutu busuk merupakan serangga kecil tak bersayap yang hanya memakan darah hewan berdarah panas. Menurut situs NHS, kutu busuk sering hidup di furnitur atau tempat tidur. Apabila serangga ini sampai menggigit manusia, efeknya adalah sensasi gatal, tetapi tidak sampai terinfeksi oleh penyakit lain.


Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan akan bertambah menjadi 7 mm jika sudah meminum darah dari inang mereka.

Tanda-Tanda Perabotan Rumah Dihuni Kutu Busuk

Untuk mengetahui keberadaan kutu busuk pada perabotan rumah, kamu tidak perlu merasakan gatal lalu baru membasmi serangga ini. Sebab, kamu bisa mengetahui keberadaan kutu busuk dengan mengetahui tanda-tandanya seperti yang dikutip dari Sleep Foundation.

1. Kasur Berbau Apak

Cara mudah untuk mengetahui kutu busuk pada perabotan rumah adalah tercium bau apak. Bau apak tercium seperti bau barang yang sudah lama tidak dipakai dan berdebu. Namun, bau apak juga bisa berasal dari pertumbuhan jamur pada permukaan perabotan. Jika sudah mencium bau tersebut, segera bersihkan perabotan, atau minimal jemur di bawah terik matahari.

2.Adanya Bekas Kotoran dan Darah

Kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Bisa pula berbentuk noda darah berwarna merah dan berkarat.

3. Telur Kutu Busuk

Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri. Biasanya telur-telur ini diletakkan di sudut-sudut kasur. Apabila kamu melihat ada bintik-bintik yang mirip dengan telur kutu busuk, lekas bersihkan dan buang.

4. Cangkang Kulit

Kutu busuk memiliki cangkang dan bisa dilepas. Kutu busuk sering melepaskan kulitnya yang tembus pandang dan berlubang. Biasanya kamu bisa menemukannya di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot.

5. Adanya Kutu Busuk yang Masih Hidup

Tanda paling jelas adanya kutu busuk adalah kamu melihat hewan kecil berkeliaran di kasur. Kutu busuk muda memiliki warna putih atau bening. Sementara itu, kutu busuk dewasa berwarna coklat kemerahan. Mereka biasa bersembunyi di tempat paling jarang terkena sinar matahari seperti area pegas, celah-celah bingkai, dan kepala tempat tidurmu.

6. Bekas Gigitan di Kulit

Jika kamu menemukan tanda merah kecil dan gatal di kulit, sementara tidak ada nyamuk di rumah, bisa jadi penyebabnya karena gigitan kutu busuk. Segeralah cek kasur secara menyeluruh untuk mencari tanda-tanda keberadaan kutu busuk lainnya.

Cara Membasmi Kutu Busuk

Apabila kamu sudah mengetahui keberadaan kutu busuk, langkah selanjutnya adalah membasmi dan mencegah mereka muncul kembali. Berikut cara mudah mengatasi kutu busuk pada perabotan rumah.

1. Memeriksa dengan cermat semua furnitur atau kain bekas sebelum membawanya ke rumah.

2. Segera mencuci seluruh pakaian dengan air panas setelah bepergian, terutama setelah bertemu atau datang ke tempat yang banyak kutu busuk.

3. Mengeringkan pakaian di pengering.

4. Membersihkan bagasi setelah bepergian, bisa dengan vacuum cleaner.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

5 Langkah Membersihkan Pecahan Kaca Agar Tidak Terluka


Jakarta

Seringkali kamu melakukan kecerobohan sehingga membuat benda yang ada di sekitar kamu terjatuh hingga pecah. Hal ini bisa berbahaya, apalagi yang benda yang terjatuh terbuat dari bahan kaca.

Pecahan kaca yang berhamburan sangat berbahaya apabila terkena bagian tubuh. Kamu harus segera membersihkan pecahan agar tidak menimbulkan resiko yang berbahaya untuk penghuni rumah.

Dilansir The Spruce, Jumat (11/10/2024), berikut cara membersihkan pecahan kaca yang tepat agar tidak beresiko untuk diri sendiri.


1. Bersihkan Ruangan dan Persiapkan Diri

Sesegera mungkin mintalah keluarga kamu untuk meninggalkan area tempat adanya pecahan. Pakai sepatu, pelindung mata, dan sarung tangan tebal sebelum memulai proses pembersihan kaca.

2. Gunakan Cahaya yang Terang

Untuk membantu kamu melihat setiap kilauan kaca, gunakan senter LED atau senter pada ponsel kamu sehingga kamu dapat mengarahkannya ke permukaan. Kaca akan berkilau dalam cahaya.

3. Ambil Pecahan Besar

Gunakan sarung tangan untuk mengambil pecahan kaca yang besar. Jika kamu tidak memiliki sarung tangan, gunakan penjepit untuk mengambil pecahan kaca.

Jangan pernah menggunakan tangan kosong, hal ini akan membahayakan diri kamu. Pecahan kaca dimasukkan ke dalam kantong kertas tebal atau kantong plastik tiga lapis untuk dibuang.

Gunakan beberapa lapis kertas koran untuk membungkus kaca, hal ini mencegah luka yang tidak disengaja di tempat sampah.

4. Sapu atau Bersihkan Kaca dengan Vacuum Cleaner

Jika pecahan kaca tersangkut di serat karet atau kain pelapis, gunakan sikat gosok berbulu kaku untuk mengangkat pecahan kaca ke permukaan kain sebelum kamu mencoba menyapu atau menyedotnya dengan vacuum cleaner.

Gunakan sapu berbulu kaku dan pengki untuk menyapu pecahan kaca sebanyak mungkin. Gunakan sapuan pendek dan efisien untuk mencegah pecahan-pecahan kecil berhamburan.

5. Lakukan Pembersihan Akhir

Pecahan kaca dapat menempel pada bulu sapu dan pengki. Bawalah pecahan kaca ke luar dan bilas dengan selang taman di atas ember. Buang airnya ke saluran pembuangan air.

Periksa bagian bawah sepatu kamu untuk melihat apakah ada pecahan kaca dengan lambang atau tisu untuk memastikan tidak ada pecahan kaca yang terbawa masuk ke dalam rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

4 Cara Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah, Cegah Kulit Gatal-gatal


Jakarta

Kutu kasur merupakan serangga kecil yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Pada umumnya, kutu kasur bersembunyi di sudut atau lipatan kasur. Ukurannya yang kecil terkadang sulit dilihat oleh mata telanjang.

Meski begitu, jangan pernah anggap remeh kehadiran kutu kasur. Sebab, serangga ini dapat mengisap darah manusia serta membawa berbagai penyakit, salah satunya scabies yang bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit.

Apabila ditemukan kutu kasur di tempat tidurmu, jangan khawatir. Simak cara-cara membasmi kutu kasur dengan mudah dalam artikel ini.


Cara Membasmi Kutu Kasur

Ada berbagai cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Dilansir situs Web MD, berikut sejumlah caranya:

1. Kapur Barus

Cara yang pertama adalah dengan menggunakan kapur barus. Kapur jenis ini diklaim dapat membasmi kutu kasur yang membandel. Selain efektif, kamu juga bisa mendapatkan kapur barus dengan mudah karena banyak dijual di pasaran.

Cara pakainya juga mudah, cukup sebarkan kapur barus di sejumlah titik tempat persembunyian kutu kasur. Kemudian tunggu beberapa menit sampai kutu kasur mulai mati akibat racun yang dikeluarkan oleh kapur barus.

2. Vacuum Cleaner

Cara selanjutnya adalah dengan menggunakan vacuum cleaner. Selain berfungsi untuk menyedot debu dan kotoran, alat ini juga efektif membasmi kutu kasur yang sembunyi di sela-sela kasur.

Setelah menyedot seluruh kutu kasur, jangan lupa untuk membuangnya. Hal ini agar kutu kasur tidak berkembang biak di dalam vacuum cleaner.

3. Silica Gel

Silica gel ternyata dapat digunakan untuk mengusir kutu kasur, lho. Sama halnya seperti menggunakan kapur barus, detikers perlu menabur silica gel di sejumlah titik yang menjadi sarang kutu kasur.

4. Menggunakan Uap

Cara yang terakhir untuk membasmi kutu kasur adalah dengan menggunakan alat uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan dengan suhu tinggi dan mereka akan mati.

Penggunaan pembersih uap dapat membasmi kutu kasur dan telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar kutu kasur dapat mati. Lalu, bersihkan kasur dan ganti seprai dengan yang baru agar tak ada lagi kutu kasur yang menempel.

Penyebab Kutu Kasur Bisa Muncul

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan kutu kasur bisa muncul di tempat tidur atau sofa. Dilansir situs Healthline, berikut penyebabnya:

Kasur dan sofa sudah lama tidak dibersihkan selama bertahun-tahun.
Seprai kasur tidak diganti selama beberapa bulan.
Kutu kasur awalnya menempel di sejumlah pakaian yang tersimpan di lemari, lalu mereka berhasil pindah ke kasur atau sofa.
Kutu kasur ikut menempel pada pakaian seseorang, lalu pakaian tersebut diletakkan di atas sofa atau kasur.

Cara Mencegah Kutu Kasur Agar Tidak Datang Lagi

Meski kamu sudah berhasil mengusir kutu kasur, tapi bukan berarti serangga kecil tersebut tidak akan datang lagi. Jika detikers tidak menjaga kebersihan, maka kemungkinan besar kutu kasur dapat kembali lagi.

Adapun sejumlah cara untuk mencegah kutu kasur agar tidak datang lagi, yaitu:

Buang sampah pada tempatnya.
Jangan biarkan ada sampah yang tergeletak sembarangan, seperti sampah plastik dan kertas.
Gantung pakaian di lemari dengan rapi. Hindari juga menaruh pakaian kotor berserakan, terlebih menaruhnya di lantai.
Rutin mengganti seprai kasur, sarung bantal, dan sarung guling.
Tambal retakan di dekat soket listrik dan sudut furniture terutama kayu agar kutu kasur tidak bisa masuk.

Demikian empat cara membasmi kutu kasur dengan mudah. Semoga dapat membantu detikers!

(ilf/fds)



Sumber : www.detik.com

5 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Bau Cat Dinding


Jakarta

Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding akan tercium cukup menyengat. Bau ini bisa bertahan berhari-hari apabila ruangan tersebut tertutup tanpa ventilasi.

Padahal cat dinding yang baru diaplikasikan itu tengah aktif mengeluarkan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mengutip dari How Stuff Works, di dalam cat dinding terdapat senyawa yang disebut VOC (Volatile organic compounds). Senyawa organik ini mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Meskipun berbahaya, senyawa ini membuat cat jadi lebih tahan lama dan membantu cat dapat kering.

Maka dari itu, setelah mengecat sebaiknya membuka semua ventilasi seperti pintu dan jendela agar baunya berkurang dan senyawa tersebut bisa terbuang. Jika kamu butuh cepat-cepat menempati ruangan tersebut, ada lho cara cepat menghilangkan bau tersebut. Melansir dari The Spruce, berikut bahan-bahan dapur yang bisa hilangkan bau cat dinding.


1. Baking Soda

Baking soda dapat menguapkan bau dari cat dinding yang baru diaplikasikan. Baking soda juga bisa menghilangkan bau dari kulkas dan cucian baju.

Cara menggunakannya cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, kemudian letakkan di beberapa sudut rumah. Apabila di ruangan tersebut sudah terisi perabotan dan bau belum hilang, kamu bisa menebar baking soda di sofa atau furniture yang berbahan kain. Lalu, diamkan semalaman. Baru setelah itu dibersihkan dengan vacuum cleaner sampai bersih.

2. Bawang Bombai

Bawang-bawangan memiliki bau yang khas. Bahkan pada saat kita memotong bawah, mata kamu bisa berair seperti hendak menangis. Ternyata bawang bombai juga ampuh menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

Caranya juga cukup mudah. Cukup membelah bawang bombai menjadi 2 potong besar. Letakkan di beberapa sudut rumah. Setelah didiamkan semalaman, hancurkan bawang bombai hingga tidak dapat dipakai lagi dan jangan menggunakan bawang tersebut sebagai bahan memasak. Sebab, di dalamnya sudah menyerap senyawa VOC.

3. Air Berisi Lemon

Lemon terkenal sebagai buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Ternyata air yang di dalamnya diisi Lemon segar dapat menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

Alasan lemon tersebut memakai air karena air efektif untuk menyerap bau, sedangkan lemon dapat menguarkan bau yang segar sehingga menyamarkan bau cat yang mencolok.

Kamu bisa meletakkan air berisi lemon tersebut di beberapa sudut rumah. Kemudian tinggalkan semalaman.

4. Biji Kopi Kering

Kamu pasti pernah ke café atau tempat makan yang menyediakan menu kopi yang diolah sendiri. Bau biji kopi kering itu bisa tercium bahkan beberapa meter dari tempat biji kopi disimpan.

Ternyata biji kopi ini bisa menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan. Namun, perlu diperhatikan sama seperti bawang bombai, setelah disebar di ruangan biji kopi tersebut jangan dipakai untuk dikonsumsi.

5. Cuka

Kamu juga bisa mencoba dengan menuangkan cuka ke dalam air. Pakai cuka yang khusus untuk bahan untuk membersihkan rumah. Setelah dicampurkan gunakan wadah terbuka seperti mangkuk dan letakkan di beberapa sudut rumah untuk menghilangkan bau cat yang baru dipakai.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

4 Tips Rumah Bebas Debu Selama Ditinggal Liburan


Jakarta

Saat pergi liburan, rumah akan ditinggal selama beberapa hari. Umumnya, masalah yang sering muncul yaitu banyak debu yang menumpuk di rumah.

Banyaknya debu di rumah bisa mengganggu kenyamanan penghuni ketika kembali dari liburan. Oleh karena itu, penting untuk menjaga rumah supaya bebas agar kita bisa menikmati liburan tanpa khawatir kembali ke rumah yang berdebu.

Bagaimana caranya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa membantu menjaga rumah tetap bebas debu selama kita pergi mudik. Melansir dari laman Apartment Therapy, simak tipsnya di bawah ini.


Kemasi Kertas dan Kain

Bereskan pakaian kotor dan pakaian yang berserakan karena kain adalah salah satu tempat menumpuknya debu. Lebih baik untuk menyimpan pakaian yang tidak terpakai di dalam kotak penyimpanan.

Selain itu, pastikan untuk merapikan kertas sebelum berangkat. Majalah, koran, dan kotak kardus sering menjadi sumber debu, jadi lebih baik untuk menyimpannya di luar ruangan jika memungkinkan.

Bersihkan Rumah Pakai Vacuum Cleaner

Membersihkan rumah dengan vacuum cleaner adalah hal yang wajib dilakukan sebelum pergi mudik. Vacuum cleaner memiliki kemampuan untuk membersihkan debu dengan lebih efektif dibandingkan dengan sapu.

Jadi, agar rumah tidak terlalu berdebu saat ditinggal, pastikan untuk membersihkan setiap sudutnya menggunakan vacuum cleaner.

Gunakan Alat Pembersih Udara (Air Purifier)

Menggunakan air purifier akan sangat membantu kamu untuk mendapatkan rumah yang bebas debu saat ditinggal mudik. Mesin berguna untuk mengumpulkan dan memerangkap debu yang ada di udara. Pastikan untuk menggunakan air purifier yang sudah menggunakan filter HEPA dan letakkan di dekat pintu atau jendela untuk hasil yang maksimal.

Lapisi Perabotan di Rumah dengan Koran atau Plastik

Melapisi barang-barang di rumah dengan koran atau plastik adalah cara sederhana namun efektif untuk melindungi mereka dari debu dan kotoran. Koran atau plastik bertindak sebagai penghalang yang mencegah debu menempel langsung pada permukaan barang sehingga memudahkan dalam membersihkannya nanti.

Barang-barang yang penting untuk ditutupi adalah kasur, sofa, dan bagian atas lemari atau meja. Setelah kembali ke rumah, kamu hanya cukup membuang atau membereskan koran dan plastik tersebut tanpa harus membersihkan perabotan rumah satu-persatu.

Itulah beberapa cara untuk menjaga rumah tetap bersih dari debu saat ditinggal liburan. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com