Tag Archives: vitamin

Cocok Buat yang Sibuk, 7 Tanaman Ini Tetap Subur Meski Jarang Disiram


Jakarta

Tanaman adalah salah satu dekorasi yang tidak bisa dipisahkan dari rumah. Rumah tanpa tanaman akan terlihat gersang dan ‘kosong’. Bagi kamu yang kesulitan untuk menyiram tanaman setiap hari, ada tanaman yang tahan terhadap panas dan air sehingga tidak perlu disiram setiap hari.

Jenis tanaman seperti ini cocok untuk rumah di iklim tropis yang mengalami kemarau. Bentuknya pun tidak kalah menarik dengan tanaman hias lainnya, bahkan beberapa ada yang berkhasiat bagi kesehatan atau kebersihan udara di dalam rumah.

Melansir dari laman The Plan Collection, Rabu (31/7/2024) berikut adalah 7 tanaman hias yang bisa tumbuh tanpa sering disiram.


1. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

2. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman Spider Plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini juga susah mati. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali meskipun kamu sempat kelupaan untuk menyiramnya. Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

3. Tanaman Ivy

Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

4. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Meskipun banyak khasiatnya, lidah buaya tidak perlu sering disiram dan ia juga menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

5. Tillandsia (Tanaman udara)

Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia ini tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

6. Tanaman Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

7. Echeveria

Tanaman satu ini berbentuk kecil seperti kaktus dan memiliki banyak kelopak yang keras. Warna Echeveria yang biasa ditemukan adalah hijau tetapi di bagian ujung-ujungnya terdapat warna lain sehingga terlihat unik.

Sama seperti kaktus, echeveria hanya membutuhkan sedikit penyiraman karena terbiasa dengan kondisi gurun yang ekstrim. Tanaman ini menyukai cahaya, jadi sebaiknya diletakkan di tempat yang terang dan di dalam pot yang memiliki drainase yang baik. Kamu hanya perlu menyiram echeveria sekitar sebulan sekali, atau saat tanahnya sudah benar-benar kering.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Ada yang Cukup ‘Dicelup’ hingga Kuat Seminggu Tanpa Air


Jakarta

Meletakkan tanaman di dalam rumah adalah cara mendekorasi rumah yang tidak pernah gagal karena bukan hanya mempercantik ruangan, melainkan juga bermanfaat bagi kesehatan. Ada berbagai jenis tanaman yang bisa tumbuh di dalam ruangan dan ada pula yang bagus jika diletakkan di luar ruangan. Kamu bisa mencari jenis tanaman yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu sibuk dan tidak ada waktu untuk menyiram tanaman, ada tanaman yang tidak perlu disiram atau tidak memerlukan tanah untuk hidup. Jenis tumbuhan ini cocok untuk ditanam di rumahmu. Kira-kira jenis tanaman apa saja yang memenuhi kriteria tersebut?

Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (1/8/2024), berikut detikcom rangkum.


1. Chinese Evergreen

Aglaonema Maria houseplant cuttings in a red glass vase in front of a white wall, Chinese EvergreenChinese Evergreen Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

Tanaman pertama yang bisa tumbuh tanpa tanah adalah chinese evergreen atau cemara cina. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat dengan bentuk seperti lidah. Warna daunnya pun beragam, ada yang hijau tua dan hijau muda, atau ada yang corak merah jambu dan hijau kekuningan. Tanaman satu ini harus diletakkan di area yang teduh dan tidak tersorot matahari langsung. Jika ingin dibuat merambat, kamu bisa memotong batangnya dengan panjang minimal 4 inci atau 10 cm.

Perlu diketahui chinese evergreen tidak cocok untuk dikonsumsi karena mengandung kristal kalsium oksalat yang tidak larut, artinya ini bisa berbahaya untuk gangguan pencernaan.

2. Sirih Gading

selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

Tanaman sirih gading atau pothos adalah tanaman rambat yang bisa tumbuh dengan dimasukkan ke dalam air. Tanaman ini bisa tumbuh meski minim sinar matahari. Sama seperti chinese evergreen, sirih gading memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak sampai membahayakan nyawa.

3. Lucky Bamboo

Lucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass potLucky bamboo (Dracaena sanderiana) in a glass pot Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

Layaknya anakan bambu, lucky bamboo adalah tanaman berbentuk batang panjang berwarna hijau yang dapat tumbuh dengan dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Lucky bamboo ini ukurannya tidak sebesar bambu pada umumnya sehingga cocok untuk menjadi tanaman hias, kamu bisa memotong batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah yang jauh dari matahari asalkan terkena sinar lampu.

Bagi yang memiliki hewan peliharaan, perlu berhati-hati dengan tanaman satu ini karena memiliki kandungan berbahaya bagi manusia, tetapi beracun bagi hewan peliharaan.

4. Kaktus

KaktusKaktus Foto: (istimewa)

Sudah jadi rahasia umum jika kaktus adalah tanaman hias yang tidak perlu sering disiram. Kaktus sudah terbiasa bertahan hidup di iklim kering, sehingga bisa bertahan hidup sampai empat bulan di dalam ruangan tanpa disiram.

Perawatannya, kamu perlu menyiram kaktus dari bawah dan pastikan pot memiliki drainase yang baik. Kamu juga bisa memasukkan kaktus ke dalam bak air sebulan sekali dan membiarkannya menyerap sedikit air dari bawah. Simpan kaktus di ruangan dengan banyak cahaya alami agar kaktus dapat tumbuh subur.

5. Spider Plant (Lili Paris)

cat playing in spider plantcat playing in spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Meskipun tidak memiliki bunga, tanaman spider plant atau lili paris adalah tanaman hias yang cukup populer di kalangan masyarakat. Selain bentuknya yang cantik, tanaman ini dapat bertahan lama. Ternyata di balik tampilannya, tanaman ini bagus untuk menyaring udara di dalam ruangan.

Perawatannya juga mudah, kamu hanya perlu menyiramnya seminggu sekali di musim kemarau. Daunnya tidak mudah layu dan bisa dihidupkan kembali dengan cara disiram. Selain itu, tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tetapi tetap berada di tempat yang teduh.

6. Tanaman Ivy

Ivy in a potIvy in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/chikaphotograph

Tanaman ivy termasuk jenis tanaman hias yang menyukai tanah kering. Tanaman ini hanya perlu disiram sekitar seminggu sekali. Lokasi yang pas untuk meletakkan tanaman Ivy adalah tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung, tetapi tidak teduh. Ivy juga bagus diletakkan di rak yang lebih tinggi sehingga batangnya menjuntai ke bawah.

7. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Tanaman satu ini terkenal berkhasiat untuk rambut. Selain itu, lidah buaya mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Di samping itu, lidah buaya juga mudah perawatannya, tidak perlu sering disiram dan menyukai sinar matahari tidak langsung. Kamu cukup menyimpan tanaman di tempat yang terang, tetapi hindari meletakkannya di ambang jendela.

8. Tillandsia (Tanaman udara)

Indoor house plant decoration for Living roomIndoor house plant decoration for Living room Foto: Getty Images/iStockphoto/Johann Jaducana

Bagi kamu yang menginginkan tanaman hias yang tidak butuh media tanah, bisa merawat tillandsia atau biasa dikenal dengan air plants (tanaman udara). Tanaman ini tidak memiliki akar. Mereka bertahan hidup dengan menyerap air melalui daunnya yang berbentuk seperti tentakel. Maka dari itu, tanaman ini mudah untuk dirawat karena tidak perlu sering untuk disiram.

Cara merawat tillandsia adalah memasukkannya ke dalam bak cuci selama dua puluh menit setiap seminggu sekali. Tillandsia dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari tidak langsung yang terang dan tampak menakjubkan baik ditempatkan sendiri di rak atau di dalam terarium kaca.

9. Tanaman Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuailustrasi lidah mertua Foto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Selanjutnya, ada tanaman lidah mertua yang tidak membutuhkan banyak perawatan, tetapi dapat tumbuh dengan baik. Tanaman ini hanya perlu disiram dua kali sebulan. Selama musim hujan atau cuaca dingin, tanaman ini hampir tidak membutuhkan penyiraman sama sekali. Tanaman lidah mertua bisa bertahan hidup di ruangan yang minim cahaya, meski akan tumbuh lebih besar jika ditempatkan di tempat yang lebih terang.

10. Howarthia

HowarthiaHowarthia Foto: Marty Baldwin via Better Homes & Garden

Tanaman hias satu ini memiliki bentuk yang unik. Howarthia termasuk tanaman yang mudah dirawat bahkan karena tidak butuh banyak air dan lebih menyukai tanah yang kering di dalam potnya.

11. Pohon Dolar

Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa.Zamioculcas is a tropical perennial plant native to eastern Africa. Foto: Getty Images/iStockphoto/OleseaV

Warna daun pohon dolar hampir mirip dengan Aspidistra Elatior, hijau tua mengkilat. Namun, ukurannya kecil-kecil seperti koin logam. Jika dilihat dari jauh terlihat seperti bunga palsu karena mengkilat permukaannya dan kaku.

Tanaman ini irit air dan cukup diletakkan di daerah yang terpapar cahaya, meski tidak harus cahaya matahari. Namun, perlu diketahui tanaman pohon dolar termasuk tanaman yang tumbuh lambat.

12. Nolina

Nolina.Nolina. Foto: Jacob Fox via Better Homes & Gardens

Tidak banyak yang tahu nama tanaman ini. Mereka hanya familiar dengan sebutan pohon palem. Di luar negeri tanaman ini disebut palem ponytail. Tanaman dalam ruangan ini cukup disiram seminggu sekali dan diletakkan di ruangan minim cahaya.

13. Bougenville

Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut.Bunga bougenville bermekaran di jalur hijau DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut mem-posting momen tersebut. Foto: ANDHIKA PRASETIA

Melansir dari Good House Keeping, Bougenville adalah tanaman yang kerap ditemui di Indonesia. Tanaman ini mempunyai bunga yang berwarna-warni dengan tekstur tipis seperti kertas, maka tumbuhan ini sering disebut bunga kertas.

Tanaman ini cocok di daerah tropis dan bisa merambat. Tetapi jika diletakkan di dalam pot tetap bisa tumbuh tinggi yang diatur agar tidak berat di satu sisi.

Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

10 Ikan Hias Aquarium Tercantik Air Tawar untuk Memperindah Ruangan


Jakarta

Telah lama ikan hias menjadi daya tarik utama bagi pecinta akuarium. Keindahan warna, bentuk tubuh, dan perilaku unik dari berbagai ikan tersebut bisa menciptakan pemandangan bawah air yang menarik.

Dalam akuarium, ikan hias tak hanya sekedar menghuni, api juga dapat menambah estetika ruangan. Dari ikan yang berukuran kecil dengan aneka warna sampai dengan yang mempunyai bentuk sirip yang cantik, setiap ikan mempunyai pesonanya masing-masing.

10 Ikan Hias Aquarium Tercantik

Ikan hias aquarium tercantik di antaranya adalah ikan guppy, ikan cupang, dan ikan bidadari. Berikut informasi lengkapnya.


1. Ikan Guppy

Bisnis Ikan GuppyIkan Guppy (Kartika Bagus/detikcom)

Guppy menjadi salah satu kan yang menghiasi akuarium selama lebih dari 100 tahun. Mengutip laman Aqueon, kini sudah banyak corak dan warna berbeda selama beberapa generasi.

Sifatnya yang suka berteman dengan warna-warna cerahnya membuat ikan guppy banyak disukai. Ikan vivipar ini mudah dibiakkan dengan betinanya mampu melahirkan tiap 30 hari. Menurut jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, ikan guppy harus berada di air dengan pH 6-8 dan suhu 28-32°C agar tumbuh dengan baik.

2. Ikan Cupang

Ilustrasi jenis ikan cupang hias termahal.Ilustrasi jenis ikan cupang hias termahal. Foto: iStock

Ikan cupang juga merupakan ikan warna-warni yang banyak disukai. Mengutip laman Aquarium co-op, spesies yang paling populernya adalah Betta splendens dengan aneka corak dan bentuk ekor yang beragam.

Perlu diketahui, cupang memiliki sifat yang agresif. Sehingga tidak semua cupang bisa ‘berteman’ dengan ikan lainnya di akuarium. Jenis ikan ini cocok dipelihara di dalam akuarium dengan kualitas air yang bersih dan sehat dengan suhu 24-26°C

3. Ikan Discus

Karyawan Pabrik di Pasuruan Jadi Jutawan Jualan Ikan DiscusKaryawan Pabrik di Pasuruan Jadi Jutawan Jualan Ikan Discus Foto: Muhajir Arifin

Discus merupakan salah satu ikan air tawar terindah yang dipelihara di akuarium bahkan dijuluki sebagai raja akuarium. Ada beberapa jenis dari ikan discus, yaitu brilliant turquoise, pigeon blood, sampai albino yellow.

Ikan discus lebih menyukai suhu yang hangat antara 29-30°C untuk bisa tumbuh, dengan panjang tubuh mencapai 13-18 cm. Jika merawat ikan ini kuncinya adalah meningkatkan suhu air, menjaga aliran tetap bersih dan stabil, dan memberi makan yang baik.

4. Ikan Bidadari

Ikan bidadari atau manfish mempunyai bentuk tubuh yang unik, yaitu seperti layangan. Mengutip buku Budidaya Ikan Angelfish yang cantik oleh Ishan Latif, gerakan tubuhnya juga sangat tenang.

Pada bagian bawah terdapat dua sirip kecil dan panjang melengkung ke ekor. Ikan cantik ini tidak suka menyerang ikan lainnya.

5. Ikan Molly

Potret ikan hias molly.Potret ikan hias molly. Foto: BACbKA/Wikimedia Commons

Ikan molly sering disebut sebagai ikan balon karena perutnya yang menggelembung. Salah satu jenis ikan molly yang banyak dipelihara adalah molly hitam.

Ikan jantannya memiliki sirip punggung seperti layar membuat spesies ini sangat populer selama bertahun-tahun. Ikan molly merupakan anggota genus yang sama dengan ikan guppy.

6. Ikan Pelangi Boesemani

Ikan PelangiIkan Pelangi Foto: USA Today

Ikan pelangi adalah ikan berkelompok yang dikenal dengan warna-warnanya yang menakjubkan. Salah satu spesies yang paling terkenalnya adalah ikan pelangi boesemani.

Tubuhnya berbentuk almond dengan warna biru berkilau di bagian depan dan oranye terang di bagian belakang. Ikan jantannya tumbuh hingga 10 cm dan pada usia dewasa bisa mencapai 1,2 m.

7. Ikan Louhan

Ikan Louhan yang Mahal DigorengIkan Louhan Foto: Wikipedia

Ikan Louhan mempunyai ciri yang dominan, yaitu benjolan atau jenong di bagian kepala. Mengutip buku Cara Merawat Ikan Louhan yang Mudah dan Praktis oleh Majella Setyawan, warna ikan louhan beragam mulai dari merah, merah muda, oranye, bercak hitam, dan kombinasi lainnya.

Bentuk badan ikan louhan agak bulat dengan ekor yang pendek. Siripnya agak melebar. Namun, semakin tua ikan louhan, siripnya akan berbentuk kuncup. Sementara itu, mulutnya identik monyong dan tebal.

8. Ikan Cherry Barb

Ikan cherry barb memiliki bentuk ukuran tubuh yang berkisar antara 10-12 cm. Menurut buku Ragam Desain Akuarium Penghias Interior Rumah oleh Ela Puspita, corak warnanya begitu cantik, yaitu kuning keemasan pada bagian atas dan kuning terang di bagian bawah. Ikan ini bisa hidup di akuarium dengan suhu 22-24°C, serta banyak tanaman air, kayu-kayuan, dan bebatuan di dalamnya.

9. Barbus Tetrazona

Berasal dari Sumatera, Barbus tetrazona seringkali disebut juga sebagai ikan Sumatera. Saat berada di alamnya, ikan ini hidup berkelompok hanya dengan sesama jenisnya.

Corak pada barbus tetrazona begitu cantik. Mulai dari kepala sampai ujung ekornya dibalut dengan warna hitam berbentuk cincin. Jika ingin memeliharanya, ikan ini cocok dipelihara di dalam akuarium dengan suhu 20-26°C.

10. Killifish

Pada habitatnya, Killifish lebih suka hidup berkelompok daripada menediri. Jika ada di dalam air tawar, ikan ini lebih suka hidup di semak-semak rawa pohon bakau.

Panjangnya sekitar 8-10 cm dengan warna dan corak kuning keemasan. Uniknya, bentuk sirip bagian tengahnya begitu panjang sampai ekor. Ikan ini bisa hidup dengan sehat di akuarium dengan kualitas air yang bersih, sehat, dengan pH normal, dan suhu 25°C.

Buat detikers yang tertarik memelihara ikan hias aquarium tercantik ini, pastikan tersedia cukup ruang untuk menaruh aquarium dan perlengkapannya. Termasuk pakan ikan, vitamin, serta semua kebutuhan hewan peliharaan. Selain itu, pastikan mendapat cukup cahaya matahari dan tidak lembab.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Nggak Cuma Cantik, 7 Tanaman Ini Gampang Dirawat di Dalam Rumah


Jakarta

Bagi kamu yang sedang senang-senangnya bercocok tanam di rumah. Kamu bisa lho meletakkan tanaman di dalam rumah, tidak terbatas di halaman saja.

Biasanya tanaman yang diletakkan di dalam rumah adalah tanaman hias yang dapat tumbuh tanpa sering terpapar sinar matahari, tanpa perlu sering disiram, atau bahkan tanpa perlu media tanah.

Namun sebelum masuk ke daftar tanaman hias yang cocok, kamu perlu tahu dulu manfaat meletakkan tanaman hias di dalam rumah, selain mempercantik rumah menurut Forest Nation.


Penyaring dan Pembersih Udara

Tanaman hias memiliki kemampuan dalam membersihkan dan menyaring udara yang berada di dalam rumah. Hal ini tentu bisa mencegah risiko berbahaya dari polusi udara, di dalam rumah sekalipun, bagi kesehatan.

Meningkatkan Kadar Oksigen

Seperti yang kita tahu, tanaman dapat menyerap karbondioksida (CO2) yang dikeluarkan oleh manusia. Kemudian, tanaman akan mengeluarkan oksigen yang baik untuk manusia. Dengan demikian, keberadaan tanaman baik untuk kesehatan paru-paru.

Mengurangi Stres

Ternyata cara mengurangi stres itu beragam dan tidak harus mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan meletakkan tanaman hias di dalam rumah, tingkat stres dapat berkurang. Hal ini bukan hanya omongan belaka, dalam sebuah studi tahun 2015 menunjukkan bahwa orang dewasa muda yang berinteraksi dengan tanaman dalam ruangan bisa mengurangi tingkat stres fisiologis dan psikologis mereka.

Mempercepat Pasien Pulih

Dalam sebuah studi tahun 2009 menemukan bahwa pasien yang melihat tanaman hias selama masa pemulihan dapat lebih cepat sehat. Tanaman dikaitkan dengan penurunan tekanan darah, serta pengurangan tingkat rasa sakit, kecemasan, dan kelelahan. Para peneliti mengatakan bahwa tanaman hias bisa menjadi alat terapi yang efektif dan meningkatkan lingkungan penyembuhan bagi pasien.

Jenis Tanaman Hias Indoor

Melansir dari Good Housekeeping, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang cocok ditanam di dalam rumah.

1. Lidah Buaya

Aloe Vera plantAloe Vera plant Foto: Getty Images/iStockphoto/bymuratdeniz

Lidah buaya biasa digunakan untuk berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Tanaman yang juga termasuk salah satu jenis sukulen ini sendiri sudah tenar sebagai superfood yang kaya akan mineral dan vitamin. Tumbuhan serba guna ini bisa lho diletakkan di dalam rumah.

Tanaman ini dapat menghancurkan senyawa benzena yang berbahaya bagi kesehatan. Senyawa benzena itu biasanya timbul dari di cat dinding rumah. Senyawa ini tidak hanya muncul setelah mengecat rumah, tetapi dapat muncul bertahun-tahun meskipun frekuensinya tidak sebanyak saat setelah cat diaplikasikan ke dinding.

Senyawa benzena ini bisa memicu kanker dan alergi. Maka dari itu, kamu bisa meletakkan tanaman lidah buaya ini di atas meja kerja atau meja belajar agar dapat terlindungi.

2. Lidah Mertua

Lidah Mertua.Lidah Mertua. Foto: NurPhoto/Getty Images

Sama-sama berbentuk panjang dan tanpa daun yang rontok, tanaman lidah mertua juga kaya manfaat. Mulai dari menghilangkan benzena, formaldehida, toluena, dan trikloroetilen pada udara dalam ruangan. Perawatannya termasuk mudah. Lidah mertua mengeluarkan oksigen saat malam, jadi tanaman ini cocok untuk kamar tidur. Tanaman ini memiliki kekurangan, yaitu beracun bagi anjing dan kucing.

3. Anggrek

Ilustrasi tanaman hias anggrek Foto: Getty Images/iStockphoto/BakiBG

Jika kamu mencari tanaman dengan tampilan indah, coba letakkan anggrek. Tanaman satu ini bisa diletakkan di dalam ruangan dan tidak perlu terlalu sering disiram, cukup seminggu sekali. Namun, jangan lupa tempatkan di lokasi yang terkena banyak cahaya terang.

4. Spider Plant

cat playing in spider plantIlustrasi spider plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Meskipun namanya laba-laba, tanaman satu ini tidak menyeramkan atau berbentuk aneh. Daunnya memanjang dan menyebar sehingga terlihat subur.Tanaman penyaring udara ini adalah termasuk tanaman yang sangat mudah beradaptasi, mereka bisa tumbuh di berbagai lingkungan di kantor atau rumah.

Akarnya yang tebal dapat menyimpan kelembaban ekstra dan makanan ketika diperlukan, mereka juga bisa hidup dengan sinar matahari tidak langsung atau pun sedang. Ini yang menjadi alasan kenapa tanaman ini aman untuk hewan peliharaan karena bisa menyaring xilena dan formaldehida.

5. Tanaman Hias Philodendron

Philodendron xanaduPhilodendron xanadu Foto: Getty Images/iStockphoto/Jummie

Tanaman hias Philodendron bisa memberikan kesan elegan pada ruangan dengan detail yang memesona. Daunnya berbentuk hati dengan helaian yang terpisah berwarna hijau memikat. Philodendron bisa tumbuh dalam kondisi intensitas cahaya yang rendah.

Keuntungan lainnya, kamu tidak perlu repot saat merawatnya. Tanaman ini cocoknya diletakkan di sudut interior dan jauh dari jangkauan anak-anak. Sebab, Philodendron mengandung kristal kalsium oksalat yang cukup berisiko bagi kesehatan jika terkonsumsi. Meski begitu, tanaman dalam ruangan ini tetap mampu memurnikan udara di dalam rumahmu.

6. Krisan

flower of chrysanthemum and woman hand with copyspaceflower of chrysanthemum and woman hand with copyspace Foto: Getty Images/iStockphoto/penyushkin

Bunga yang biasa ditemukan di pemakaman ini memiliki banyak warna. Meskipun identik dengan duka, tetapi wujud bunga krisan sangat cantik dan cocok untuk dekorasi rumah. Agar tampilannya lebih menarik, kamu bisa memilih warna-warna yang cerah.

Bunga krisan atau chrysanthemum ini sangat efektif menyingkirkan benzena dan amonia. Bunga ini mekarnya berlangsung sekitar enam minggu. Namun, kamu perlu berhati-hati saat mencium bunga ini atau berada di dekatnya karena dapat menyebabkan iritasi bagi kamu yang punya alergi pada bunga aster, bunga matahari, dan bunga ragweed.

7. Tanaman Pachira (Money Plant)

Pohon uang Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Money Plant adalah salah satu bunga yang kerap dibawa oleh orang China sebagai ucapan selamat atas rumah baru seseorang. Tanaman ini dipercaya dalam Feng Shui dapat mendatangkan kebaikan dan rezeki. Selain kepercayaan tersebut, tanaman ini bisa memproduksi oksigen pada malam hari sehingga bisa membuat rumah lebih sejuk dan segar.

Dari segi perawatan, tanaman pachira cukup disiran setiap minggu. Tanaman ini biasanya akan tumbuh agak miring dengan warna daun yang hijau terang. Kamu bisa meletakkannya dalam beragam bentuk vas, seperti botol kecil, mason jar, bahkan botol bekas.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Itinerary Mode Hemat ke Karimunjawa 3 Hari 2 Malam



Jakarta

Karimunjawa bisa menjadi destinasi berikutnya untuk dijelajahi. Ikuti itinerary ini untuk liburan mode hemat di taman nasional yang dijuluki The Paradise of Java atau Java Carrebean Sea.

Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah mempunyai banyak pulau cantik dan pesona taman laut yang sudah semestinya masuk dalam wishlist traveler. Tidak harus mahal, liburan ke Karimunjawa bisa dilakukan dengan paket wisata murah dengan bergabung dalam open trip.

Baru pertama kali ke Karimunjawa atau mau bernostalgia dengan keindahannya yang tak berubah? Intip itinerary 3 hari 2 malam berikut ini.


Itinerary Mode Hemat 3 Hari 2 Malam

Hari 1

07.00: Berangkat dari Pelabuhan Kartini Jepara menuju Karimunjawa menggunakan kapal feri.
09.00/12.00: Tiba di Karimunjawa dan check-in di penginapan. Makan siang di warung lokal.
14.00-15.30: Treking di Hutan Mangrove Karimunjawa
16.00: Berenang dan berburu sunset di Pantai Ujung Gelam
18.30: Makan malam di warung-warung lokal dan menikmati suasana malam di Karimunjawa.

Hari 2

07.00: Sarapan di warung lokal. Persiapan tur hoping island menuju Pulau Cemara Kecil, Pulau Cemara Besar, dan Pulau Geleang.
16.00: Pantai Laendra Sunset Beach untuk melihat sunset.
18.30: Kembali ke penginapan dan makan malam di warung lokal.

Hari 3

07.00: Sarapan di warung lokal dan persiapan pulang dengan kapal ke Jepara.

Jadwal dan Tarif Kapal dari Jepara ke Karimunjawa

Jadwal kapal Express Bahari

Jepara – Karimunjawa

Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat: 09.00 – 11.00
Sabtu: 11.00 – 13.00

Karimunjawa – Jepara

Rabu, Minggu: 11.00 – 13.00
Kamis, Senin: 13.00 – 15.00
Jumat, Sabtu: 07.00 – 09.00

Tarif kapal Express Bahari

Jepara – Karimunjawa

VIP Rp 230.000
Eksekutif Rp 200.000
* Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

Karimunjawa – Jepara

VIP Rp 230.000
Eksekutif Rp 200.000
* Harga sudah termasuk asuransi & pass pelabuhan.

(bnl/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker