Tag Archives: webmd

10 Tanaman yang Bikin Nyamuk Pergi Jauh dari Rumah


Jakarta

Nyamuk termasuk hama yang kerap mendatangi rumah, khususnya selama musim hujan. Serangga ini akan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka. Akibatnya, kulit yang digigit akan gatal dan mengalami bentol.

Gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit meliputi malaria dan demam berdarah. Maka dari itu, penting melakukan tindakan pencegahan agar hama ini tidak membahayakan kesehatan.

Ada sejumlah tanaman yang bantu menangkal nyamuk datang dan mengisap darah. Apa saja?


Tanaman Penolak Nyamuk

Dilansir The Spruce dan WebMD, berikut sederet tanaman penangkal nyamuk di rumah:

1. Serai

Serai mengandung sitral dan geranial, bahan aktif yang dikenal mampu mengusir nyamuk. Tanaman berumput ini juga mengeluarkan aroma menyegarkan yang tidak berbahaya bagi manusia tapi tidak disenangi nyamuk.

Agar efektif menangkal nyamuk, beberapa helai atau cincangan kasar serai dapat disebarkan di dekatmu.

2. Geranium

Bunga geranium.Ilustrasi tanaman geranium Foto: iStock/ph2212

Tanaman berbunga warna-warni ini mengandung zat kimia pencegah gigitan nyamuk seperti geraniol dan citronellol. Ekstrak geranium yang dioleskan pada kulit dapat melindungi dari nyamuk hingga delapan jam.

3. Citronella

Citronella menjadi pengusir nyamuk alami yang telah digunakan sejak lama. Tanaman ini memiliki aroma kuat dan kaya akan zat penangkal nyamuk seperti sitronelol, sitronelal, geraniol..

Memiliki bau lemon yang kuat, citronella adalah pengusir nyamuk alami. Mengandung bahan kimia yang mengusir nyamuk, seperti sitronelol.

4. Eucalyptus

Eucalyptus dapat tumbuh besar tapi bisa berukuran kecil jika ditanam dalam pot. Aroma eucalyptus yang khas dapat menangkal gigitan nyamuk.

5. Mint

Tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/stock_colors

Berbagai varietas mint dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tumbuh menjalar dengan cepat. Karena itu, berhati-hatilah jika menanamnya di halaman rumah dan sebaiknya ditanam dalam pot.

6. Rosemary

Aroma rosemary dapat mengusir nyamuk dan hama lain seperti ngengat. tanaman herba ini menyukai iklim hangat dan kering.

7. Lavender

Minyak ekstrak lavender bisa menghambat indra penciuman nyamuk. Pada akhirnya, serangga terbang itu menjauh. Meskipun minyak esensialnya lebih efektif, tanaman lavender yang ditanam di halaman bantu menangkal nyamuk.

8. Marigold

Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Ilustrasi tanaman marigold Foto: Getty Images/schnuddel

Tanaman berbunga cerah ini dapat mencegah nyamuk mendekat. Piretrum adalah zat dalam marigold yang bermanfaat mengusir serangga tersebut. Selain nyamuk, tanaman ini dapat mengusir kutu daun, thrips, dan hama lainnya.

9. Catnip

Catnip dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dapat mencegah gigitan nyamuk berkat kandungan nepetalactone-nya.

Tanaman ini mudah mudah tumbuh dan cenderung menyebar ke seluruh pekarang. Jadi, sebaiknya ditanam dalam pot.

10. Bawang Putih

Bawang putih termasuk bahan alami untuk mengusir nyamuk berkat allicin yang terkandung di dalamnya. Senyawa yang memberikan bau tajam itu akan dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

Penting diketahui, zat penangkal nyamuk dalam sejumlah tanaman di atas tidak akan berhasil jika tidak dipergunakan dengan baik. Dalam artian, detikers dapat memanfaatkan tanaman dengan memangkasnya, menghancurkan daun, atau menggosokkan daunnya yang telah dihancurkan ke kulit agar terhindar dari gigitan nyamuk.

(azn/row)



Sumber : www.detik.com

Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Tanda Ada Kutu Busuk di Rumah


Jakarta

Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Biasanya, kutu busuk ditemukan di sela-sela dan sudut kasur atau sofa.

Ukurannya yang kecil membuat banyak penghuni rumah yang tidak sadar kalau ada kutu busuk. Padahal, kehadiran serangga ini dapat mengganggu manusia karena gigitannya bikin gatal-gatal.

Sebagai pemilik rumah, detikers wajib mengetahui tanda-tanda jika ada sarang kutu busuk. Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri kutu busuk agar tidak bisa dibasmi secara tepat.


Ingin tahu tanda-tanda kutu busuk berkembang biak di rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

Ciri-ciri Kutu Busuk

Dikutip dari WebMD, Rabu (25/6/2025), kutu busuk dewasa memiliki warna cokelat kemerahan, tidak memiliki sayap, dan ukurannya hampir sama dengan biji apel. Sedangkan anak kutu busuk berbentuk lebih kecil dan berwarna bening atau kekuningan.

Perlu diketahui, kutu busuk tidak membuat sarang seperti semut atau lebah melainkan cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Serangga ini juga tidak terbang, tapi dapat bergerak cepat di atas lantai, dinding, dan langit-langit.

Tanda-tanda Ada Kutu Busuk di Rumah

Setelah mengetahui ciri-ciri kutu busuk, cobalah lakukan pengecekan di sekeliling rumah. Apakah kamu melihat ada pergerakan dari serangga kecil tersebut?

Jika tidak, maka kamu perlu mengetahui juga tanda-tanda adanya kutu busuk di rumah. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut tanda-tanda ada kutu busuk di rumah:

1. Muncul Noda Darah

Tanda yang pertama adalah munculnya noda darah di atas kasur, sofa, atau karpet. Noda darah berbentuk titik-titik itu diyakini merupakan bekas kutu busuk.

Sebab, kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Lalu serangga ini juga dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

Maka dari itu, munculnya noda darah di kasur, karpet, atau sofa mungkin disebabkan karena kutu busuk yang tidak sengaja terinjak.

2. Menemukan Telur Kutu Busuk

Jika kamu menemukan ada sebuah telur berbentuk oval dan berwarna putih di sudut-sudut kasur atau sofa, maka bisa jadi hal tersebut merupakan telur kutu busuk. Ukurannya yang kecil dan samar-samar terkadang cukup sulit untuk dikenal, sehingga detikers perlu melihatnya secara teliti.

3. Muncul Bekas Kotoran

Kamu juga bisa mendeteksi adanya kutu busuk di rumah dengan cara mengecek adanya bintik-bintik hitam atau cokelat di kasur, sofa, atau karpet. Bintik tersebut diyakini merupakan kotoran kutu busuk.

4. Kasur Berbau Apak

Jika kasur tercium aroma bau apak yang bikin tidak nyaman, hal itu bisa disebabkan karena adanya kutu busuk. Tidak hanya di kasur, bau apak ini bisa menyebar ke hampir seluruh tempat tidur. Cobalah cek sela-sela atau sudut tempat tidur kamu untuk memastikan apakah ada kutu busuk atau tidak.

5. Kulit Bekas Kutu Busuk

Kutu busuk merupakan serangga yang juga berganti kulit. Sisa kulitnya terkadang ditinggalkan di berbagai tempat, salah satunya di kasur. Apabila kamu menemukan kulit tembus pandang dan berlubang di sepanjang jahitan kasur atau sudut sofa, itu pertanda kalau kutu busuk berkembang biak di tempat tersebut.

6. Kulit Gatal-gatal

Tanda-tanda yang terakhir adalah muncul bercak merah dan terasa gatal di kulit setelah tidur di kasur atau duduk di sofa. Apabila kamu mengalami gejala tersebut, maka bisa dipastikan ada kutu busuk yang hidup di sana. Sebab, kutu busuk akan menggigit manusia untuk menyedot darah

Demikian enam tanda-tanda ada kutu busuk di rumah. Jika mendapati tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan basmi kutu busuk agar tidak berkembang biak lebih banyak.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


Jakarta

Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


Dampak Tikus Bersarang di Rumah

Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

1. Kerusakan Listrik

Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

2. Merusak Perabotan

Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

4. Menyebarkan Penyakit

Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

5. Muncul Bau Tak Sedap

Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

Cara Basmi Tikus di Rumah

Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

1. Pasang Perangkap Tikus

Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com