Tag Archives: wisata bali

Berendam di Air Panas Angseri Bali, Konon Bisa Obati Gatal dan Rematik



Tabanan

Bali tidak hanya punya pantai, tapi juga sumber mata air panas di pegunungan. Cobalah berendam di wisata Air Panas Angseri yang bisa menyembuhkan aneka penyakit.

Objek wisata Air Panas Angseri di Tabanan, Bali tidak hanya menjadi tempat pelancong untuk berendam dan relaksasi. Objek wisata tersebut juga kerap dikunjungi oleh mereka yang memiliki penyakit seperti rematik dan gatal-gatal.

Salah satu penjaga di Air Panas Angseri, Wirasutama, mengatakan jumlah pengunjung yang ingin berobat di sana rerata mencapai lima orang per hari.


“Biasanya mereka mengobati rematik dan gatal-gatal dengan berendam di air panas,” tutur dia.

Wirasutama menuturkan mereka yang berobat dan beragama Hindu biasanya juga membawa banten (sesajen). Banten itu lalu diletakkan di samping patung Ganesha yang berada di tepi kolam air panas untuk pengobatan.

Wirasutama menjelaskan pengunjung juga kerap melukat (pembersihan diri) di Air Panas Angseri. Mereka melukat di kolam air panas berukuran 2 meter persegi tersebut.

Wirasutama menerangkan tiket masuk kolam pengobatan adalah Rp 30 ribu per orang. Tiket itu jauh lebih mahal dengan tiket masuk pengunjung domestik dewasa untuk dua kolam air hangat yakni Rp 10 ribu.

Kami pun mencoba berendam di kolam pengobatan tersebut. Suhu air di kolam tersebut lebih panas dibandingkan dengan kolam dewasa dan anak-anak. Perlu waktu untuk membiasakan tubuh saat berendam di kolam tersebut.

“Suhunya memang lebih panas, sampai 40 derajat celcius,” tutur Wirasutama.

Menurut Wirasutama, suhu air di kolam pengobatan lebih panas karena sumbernya berasal dari dalam tanah di tepi kolam itu. Adapun, air hangat yang berada di kolam dewasa, anak, dan ruang privat berasal dari bawah tanah di Tukad (sungai) Panahan yang dialirkan melalui pipa sepanjang 300 meter.

Adapun suhu kolam dewasa Air Panas Angseri adalah 25 derajat celcius. Sedangkan, kolam anak lebih rendah lagi yakni sekitar 15 derajat celsius.

Salah satu penjaga loket tikat di Air Panas Angseri, Wayan Biasa, menerangkan Air Panas Angseri belum dikenal oleh para pelancong. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan saat hari kerja, Senin-Jumat, yang tak sampai 20 orang per hari.

Saat akhir pekan atau saat libur, jumlah wisatawan yang mengunjungi objek wisata itu bisa mencapai 100 orang per hari. Air Panas Angseri buka sejak pukul 08.00-18.00 Wita. Objek wisata tersebut tidak buka pada malam hari.

——-

Artikel ini telah naik di detikBali.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Nyaman Asri! Bermalam di Padma Resort Legian yang Memiliki Taman Tropis



Legian, Badung, Bali

Terletak di tengah kawasan Legian, Padma Resort Legian menawarkan pengalaman menginap yang nyaman dengan beragam fasilitas resort bintang lima.

Kawasan Legian di Bali, tak hanya terkenal dengan pantainya yang indah serta menjadi spot selancar yang menarik bagi para wisatawan. Tapi juga menawarkan beragam tempat wisata lainnya, salah satunya ada Pasar Seni yang jadi destinasi berbelanja di Legian hingga menikmati keindahan sunset yang memukau.

Di Legian, terdapat resort bintang lima yang menawarkan pemandangan taman yang asri dan pengalaman menginap yang tak terlupakan.

Berdiri di lahan seluas 9,6 hektar yang disulap menjadi taman tropis, Padma Resort Legian memiliki 437 kamar dengan beragam aktivitas yang ditawarkan untuk para tamunya. Mulai dari fasilitas kolam renang yang lengkap, spa, kitchen garden, kids club dan masih banyak lagi.

1. Resort Bintang Lima di Legian

Berjarak kurang dari 6 km dari bandar udara Ngurah Rai International Airport, Padma Resort Legian bisa jadi pilihan bagi wisatawan yang ingin berlibur di kawasan Legian. Berbeda dengan resort lainnya, Padma Resort Legian mengusung konsep interior tradisional Bali yang dikemas secara modern.

Di bagian lobby utama, para tamu akan disambut dengan ruangan semi terbuka yang luas. Dikelilingi kolam ikan koi dan taman yang menambah kesan asri, teduh dan nyaman.

Ada banyak hiasan, ornamen hingga karya seni yang menunjukkan keindahan Bali dan budayanya di resort ini. Keramahan staff, khas Balinese Hospitality dan fasilitas-fasilitasnya yang membuat resort ini mendapatkan penghargaan. Salah satunya dari TripAdvisor Travellers’ Choice Awards 2024 – #18 Luxury Hotels in Asia.


2. Kamar Deluxe Chalet

Terdiri dari 437 kamar, Padma Resort Legian memiliki beragam jenis kamar yang hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang berbeda. Salah satunya ada tipe kamar Family Room dilengkapi dengan bunk bed untuk si anak yang terpisah dengan kamar orangtua, kemudian ada Premier Double-Double dengan dua Queen Bed yang cocok ditempati oleh keluarga besar.

Salah satu yang paling menarik adalah Deluxe Chalet. Tipe kamar yang popular dengan interior yang modern, berkonsep Balinese kontemporer.

Di Padma Resort Legian, kamar tipe Deluxe Chalet memiliki balkon yang cukup besar dengan pemandangan taman hijau yang menyegarkan mata. Dalam satu bangunan chalet ada dua kamar terletak di lantai satu dan dua. Luas kamarnya 44.45 – 47.28 meter termasuk bagian balkon atau terasnya.

Interior kamar Deluxe Chalet kental dengan nuansa Bali kontemporer yang elegan. Kombinasi kayu dengan dekorasi berwarna pastel hingga area kamar yang cukup luas, membuat kamar ini cocok untuk keluarga.

Dengan pilihan tempat tidur King Size (200cm x 200 cm) atau Twin Single Beds (200 x 120cm) yang nyaman. Serta fasilitas TV LED yang bisa digeser ke arah tempat tidur, layanan kamar 24 jam, broadband internet, serta Pillow Menu yang menjadi fasilitas favorit di sini.

Kamar ini dilengkapi dengan sofa untuk bersantai dan area bekerja. Lalu di bagian bathroom, konsepnya modern dengan marble dan bathtub, lengkap dengan amenities berbahan natural dari Sensatia Botanicals yang berkolaborasi dengan Padma. Menghadirkan wangi khas yang dibuat khusus untuk Padma Hotels.

Tepat di depan bathroom ada walk in closet, atau area penyimpanan pakaian dan barang sehingga koper dan barang bawaan tidak menyita area bersantai Anda di kamar.

3. Karya Seni yang Memanjakan Mata

Di Padma Resort Legian, para tamu akan disambut dengan banyaknya karya seni yang memukau di setiap penjuru resort. Uniknya, karya seni di sini diletakkan di area taman hingga ruang terbuka yang memberi sentuhan baru serta pemandangan indah untuk para tamu yang melintas.

Di lobby ada karya seni pahatan bernama Happy Waves. Karya seni ini bentuknya menyerupai gelombang besar dengan bentuk bundar yang menyita perhatian. Dibuat langsung oleh seniman ternama I Nyoman Nuarta, Happy Waves dibuat dari kuningan dan tembaga di tahun 2002, yang memiliki arti bahwa hidup terus berputar.

Padma Resort LegianPadma Resort Legian Foto: detik/Padma Legian

Lalu ada Dragon Statue di area Taman Naga atau Dragon garden. Patung naga ini merupakan hasil karya seniman pahat I Wayan Winten yang berasal dari Ubud. Ukurannya yang besar dan detail patungnya yang memukau, membuat patung naga ini menjadi salah satu karya seni yang paling banyak difoto tamu di Padma Resort Legian.

Patung ini merepresentasikan Naga Basuki. Dalam mitologi Hindu Bali, Naga Basuki merupakan titisan dewa yang turun untuk menyelamatkan bumi.

4. Fasilitas Spa hingga Afternoon Tea

Tak lengkap rasanya jika menginap di Padma Resort Legian tapi tidak menikmati beragam aktivitas yang ditawarkan di sini. Resort ini memiliki empat kolam renang yang terdiri dari Main Pool, Lagoon Pool, Family Pool dan Infinity Pool yang memiliki ciri khas tersendiri. Selain itu ada banyak aktivitas outdoor hingga berkebun yang menarik.

Bagi yang ingin memanjakan diri dengan relaksasi wajib mampir ke The Spa yang buka setiap hari dari jam 09.00 – 21.00.

Pilihan spanya ada banyak terdiri dari beberapa kategori seperti Signature, Journeys, Massage, Enhancement, Facial by Pevonia hingga Body Treatments. Kisaran harga dari Rp 320,000+ – Rp 1,720,000+.

Salah satu rangkaian spa terbaru di The Spa ada Nature Hair Spa, terdiri dari perawatan rambut selama 75 menit yang dirancang untuk menjaga kesehatan kepala dan mempercepat pertumbuhan rambut. Spa yang satu ini membuat rambut terasa lebih halus dan lembut. Harganya Rp 750.000+ per orang.

Terakhir jangan lewatkan Tropical Forest Afternoon Tea yang hanya bisa ditemukan di Padma Resort Legian. Rangkaian kue dan pastry yang cantik bernuansa hutan tropis. Cocok dinikmati dengan teh dan kopi spesial. Harganya Rp 580,000+/ set untuk dua orang.

Bagi yang tertarik untuk berlibur di Padma Resort Legian, bisa cek Instagram @padmalegian dan hubungi reservation.legian@padmahotels.com untuk reservasi dan informasi lebih lanjut.

(sob/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Yuk Kenalan dengan 500+ Hewan Langka dan Eksotik di Bali Zoo



Gianyar

Bosan dengan tempat wisata di Bali yang sudah pernah kamu kunjungi? Jika kamu mencari destinasi wisata baru yang ramah anak dan cocok untuk keluarga, Bali Zoo adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan!

Terletak di Gianyar, Bali Zoo menawarkan pengalaman wisata yang seru dan edukatif buat seluruh keluarga. Di Bali Zoo, terdapat lebih dari 500 hewan langka dan eksotik yang bisa kamu lihat dari dekat. Mulai dari singa, harimau, sampai burung eksotis, semua ada di sini.

Kamu bisa langsung berinteraksi dengan beberapa hewan di sini. Mulai dari memberi makan gajah, bermain sama burung eksotis, ataupun foto bersama satwa-satwa lucu. Pengalaman ini pasti akan menjadi kenangan tak terlupakan.


Bali Zoo berada di tengah alam yang hijau dan asri. Suasananya nyaman dan sejuk, cocok untuk bersantai sekaligus belajar tentang kehidupan satwa.

Aktivitas Seru di Bali Zoo

1. Night at the Zoo

Coba pengalaman unik mengunjungi kebun binatang di malam hari. Kamu bisa lihat perilaku malam satwa dan nikmati pertunjukan api yang spektakuler.

2. Breakfast with Orangutan

Sarapan bareng orangutan jadi salah satu aktivitas favorit di sini. Pengalaman ini unik dan mendekatkan kamu dengan alam.

3. Petting Zoo

Ada area khusus di mana anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan jinak seperti kelinci, kambing, dan burung. Tempat ini pas buat mengenalkan anak-anak pada dunia satwa.

3. Elephant Exhibition

Mengelilingi kebun binatang Bali Zoo bersama gajah, aktivitas yang seru dan menyenangkan untuk keluarga.

4. Zoo Explorer

Tur keliling kebun binatang untuk melihat lebih dari 500 hewan langka dan eksotik dari dekat

Cara Menuju Bali Zoo

Bali Zoo ada di Gianyar, sekitar 30 menit dari pusat kota Ubud dan sekitar 1 jam dari Kuta. Kamu bisa naik taksi, kendaraan pribadi, atau sewa mobil buat ke sini.

Tips Berkunjung ke Bali Zoo

  • Datang di pagi hari, biar nggak ramai dan nggak terlalu panas, datang lebih pagi.
  • Pakaian nyaman, pakai pakaian yang nyaman dan sepatu yang cocok buat jalan-jalan.
  • Bawa kamera, jangan lupa bawa kamera buat abadikan momen seru bareng keluarga dan hewan-hewan di Bali Zoo.

Bali Zoo juga punya beberapa restoran dan kafe yang menyajikan berbagai macam kuliner lokal dan internasional. Tersedia area piknik yang nyaman buat kamu yang bawa bekal dan ingin makan siang bareng keluarga di tengah suasana alam.

Jangan lupa mampir ke toko souvenir buat beli oleh-oleh unik khas Bali Zoo. Mulai dari mainan, pakaian, sampai aksesori, semuanya ada disini.
Jadi, tunggu apa lagi? Ayo rencanakan kunjungan kamu ke Bali Zoo sekarang juga dan nikmati serunya liburan di tengah keindahan alam Bali! Pesan tiket nya di sini!

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Mengenal Desa Wisata Jatiluwih, Bali Siap Terima Delegasi World Water Forum



Tabanan

Desa wisata Jatiluwih di Bali terpilih sebagai destinasi wisata yang akan dikunjungi oleh delegasi World Water Forum ke-10, forum air internasional terbesar di dunia yang akan diselenggarakan pada 18 – 25 Mei 2024. Yuk mari mengenal desa wisata ini.

World Water Forum ke-10 ini akan menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperkenalkan keragaman budaya dan pariwisata, khususnya Bali kepada dunia, dan juga bagaimana Indonesia menjaga dan merawat sumber daya alam sebagai bagian dari budaya dan juga sumber kehidupan.

Jatiluwih telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 2012. Desa ini merupakan representasi dari pengembangan pariwisata Indonesia di masa depan, yaitu pariwisata yang berbasis keberlanjutan lingkungan (sustainable tourism).


“Kami sangat mendukung upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Jatiluwih karena hal tersebut sejalan dengan kebijakan di Kemenparekraf yang beralih dari quantity tourism ke quality tourism,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam pernyataannya.

Terkenal dengan sistem subaknya, Desa Jatiluwih menghasilkan padi sebagai komoditas utama hasil pertaniannya. Menurut sumber lokal, beras merah yang dihasilkan di wilayah Jatiluwih merupakan beras merah yang terbaik di wilayah Bali.

Subak sendiri merupakan organisasi tradisional yang mengatur sistem irigasi yang digunakan dalam cocok tanam padi di Bali.

Uniknya, selain dijual, masyarakat lokal juga mengolah beras merah tersebut menjadi teh yang bermanfaat bagi kesehatan di antaranya membantu menurunkan berat badan, menjaga keseimbangan gula darah, menurunkan kolesterol, dan sebagai sumber anti oksidan. Teh beras ini telah diproduksi secara komersil dan dipasarkan di wilayah Bali.

Ke depan, pengelolaan persawahan di Jatiluwih akan diarahkan ke konsep _organic farm_, dimana 100 persen pupuk yang digunakan merupakan pupuk alami, misalnya seperti kotoran sapi milik penduduk lokal. Hal tersebut diharapkan semakin menambah manfaat ekonomi yang diterima oleh masyarakat setempat, serta menjadi contoh penerapan _sustainable tourism_ karena lebih ramah lingkungan.

Hal ini juga merupakan suatu bentuk implementasi dari community-based tourism, yang melibatkan masyarakat setempat untuk saling bekerja sama dalam pengembangan pariwisata.

Ketua DTW desa wisata Jatiluwih, Ketut Purna Jhon, menyampaikan bahwa Jatiluwih merupakan destinasi wisata yang dimiliki oleh personal. Hal ini karena daya tarik utamanya adalah persawahan yang dimiliki oleh banyak petani setempat.

“Jadi, kami berusaha untuk merangkul petani-petani setempat untuk bersama-sama mendukung program besar ini karena pengembangan pariwisata di Jatiluwih ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Perlu keterlibatan banyak pihak, terutama petani setempat, untuk akhirnya nanti menggerakkan ekonomi lokal,” kata Purna.

Pihaknya terus mendorong masyarakat untuk turut menjaga kelestarian alam agar sumber mata air di sana tetap terjaga kelestarian dan kebersihannya, salah satunya dengan menjaga kelestarian hutan setempat.

Desa wisata Jatiluwih memiliki beberapa aktivitas untuk ditawarkan kepada wisatawan, di antaranya _trekking_ sambil menikmati keindahan _rice terrace_ atau teras ring, bersepeda, demo masak, serta berkunjung ke perkebunan kopi, alpukat, dan durian.

Menurut Purna, dalam rangka menyambut delegasi World Water Forum, nantinya desa wisata Jatiluwih akan dihias dengan banyak penjor. Selain itu, para delegasi juga akan disambut dengan tari tradisional Bali, yaitu Tari Rejang, yang diiringi dengan musik tumbuk lesung.

“Jika memungkinkan, kami juga akan menyuguhkan Jaje Laklak kepada delegasi World Water Forum. Jaje Laklak ini mirip seperti kue serabi, tetapi dibuat dengan bahan dari beras merah,” katanya.

Selain berkunjung ke Jatiluwih, delegasi World Water Forum juga akan diajak untuk melakukan prosesi melukat, yang merupakan salah satu tradisi atau upacara yang biasa dilakukan oleh umat Hindu, khususnya di Bali.

Melukat dimaksudkan untuk menyucikan jiwa dari hal-hal tidak baik dengan menggunakan media air yang bersumber dari mata air. Istilah melukat sendiri datang dari kata ‘Sulukat’, yang mana ‘Su’ artinya baik, serta ‘lukat’ artinya ‘penyucian’. Jadi, secara sederhana, melukat dapat diartikan sebagai penyucian yang baik.

Pada dasarnya, melukat bertujuan untuk menyegarkan pikiran. Hal ini berkaitan dengan proses melukat yang dominan dilakukan di bagian area kepala.

Selama proses melukat, para pengikut upacara melukat akan diguyurkan air suci yang diharapkan dapat membuat hati merasa lebih tenang dan menyegarkan jiwa.

(ddn/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Harga Tiket, Lokasi, dan Uniknya Ekspedisi Gajah di Bali Zoo, Ubud



Gianyar

Bali Zoo merupakan destinasi wisata edukatif yang menarik bagi keluarga. Dengan berbagai jenis satwa langka dan fasilitas yang nyaman, seperti restoran, area bermain anak-anak, serta tur dan petunjuk yang membantu pengunjung mengeksplorasi keindahan taman margasatwa ini, Bali Zoo menawarkan pengalaman yang unik.

Di sini, pengunjung dapat memberi makan satwa, berfoto bersama burung-burung cantik, atau bahkan berjalan-jalan bersama gajah. Pengalaman ini tidak hanya menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga mengajarkan mereka tentang keanekaragaman hayati dengan cara yang menyenangkan.

Ingin merasakan petualangan yang lebih?


Bali Zoo menawarkan pengalaman ekspedisi yang seru dengan berkeliling kebun binatang dari atas punggung gajah.
Selama perjalanan, pengunjung dapat melihat berbagai flora dan fauna di hutan tropis, melewati sungai, air terjun, hingga area rerumputan yang luas. Aktivitas ini bisa dinikmati bersama keluarga atau orang-orang tercinta selama sekitar 20 menit.

Jika tertarik untuk mengunjungi Bali Zoo, pastikan datang pada jam operasional yang ditetapkan, yaitu mulai pukul 09.00 hingga 17.00 WITA. Lokasinya terletak di Jl. Raya Singapadu, Singapadu, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali.

Berikut adalah harga tiket masuk Bali Zoo:

Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Dewasa): Rp 126.000
Tiket Masuk – Wisatawan Domestik & KITAS (Anak): Rp 90.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Dewasa): Rp 495.000
Tiket Masuk + Ekspedisi Gajah (Anak): Rp 351.000

Dapatkan pengalaman tak terlupakan dan edukatif sekaligus di Bali Zoo. Pesan tiketmu sekarang juga di sini!

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Hidden Gem Sesungguhnya, Siapa Sangka Bisa Ngopi di Atas Tebing



Jakarta

Tempat ngopi yang satu ini berada di tempat yang anti mainstream. Tepatnya di atas tebing, Karang Boma Cliff. Traveler bisa ngopi santai sambil menikmati cantiknya sunset Pulau Bali.

Inilah pilihan baru bagi traveler yang ingin menghabiskan waktu menikmati sunset, namun dengan suasana dan lokasi yang anti mainstream. The Copy Card namanya, pilihan yang sip untuk nyunset dan ngopi cantik.

Di atas tebing dengan angin sepoi-sepoi, ada sebuah bajaj mini yang tawarkan berbagai minuman segar. Ialah The Copy Cart.

Bukan sekadar penjual minuman biasa, di sini traveler akan mendapatkan bonus view pantai komplit tebing dan suara debur ombak. Menikmati segelas kopi dan kelapa muda di The Copy Card akan semakin istimewa ketika matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat.

The Copy Cart baru-baru ini menjadi lokasi favorit warga Bali untuk menikmati sunset. Bahkan bajaj mini ini tak pernah berhenti membuat kopi. Terlebih ketika waktu mulai sore, The Copy Cart akan padat pembeli.

The Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, BaliThe Copy Cart, ngopi di Karang Boma Cliff, Bali (Ni Made Nami Krisnayanti/detikcom)

Lokasinya juga terbilang hidden gem, di Karang Boma Cliff. Tepatnya di Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali. Dari pusat kota Denpasar berjarak kurang lebih 32 kilometer atau dapat ditempuh sekitar 1 jam 15 menit perjalanan. Untuk ke sini, traveler disarankan untuk menggunakan kendaraan roda dua.

Perjalanan sampai ke The Copy Cart tak berhenti disana, traveler harus berjalan kaki sekitar 5 menit melewati jalan setapak. Hingga sampai ke bibir tebing dan menemukan bajaj mini yang sedang menjajakan kopi.

The Copy Cart hanya menjajakan menu minuman, baik kopi maupun non kopi. Ada juga kelapa mudah utuh yang dapat traveler pesan. Menu andalan dari Copy Cart adalah piccolo dan cappucino. Untuk selain kopi ada hot/ice choco.

Ngopi cantik sambil menikmati sunset di The Copy Cart dijamin nggak bikin dompet tipis. Harga menu di sini berkisar antara Rp 34.650 hingga Rp 86.625.

Setelah memesan minuman, traveler bisa langsung memilih tempat duduk. Copy Cart menyediakan beberapa spot payung dan kain yang dapat traveler gunakan sembari menyeruput minuman dan menikmati keindahan sunset.

The Copy Cart buka setiap hari Selasa hingga Minggu. Mulai pukul 15.00 hingga 19.30 WITA. Traveler disarankan untuk berkunjung mulai pukul 17.00 WITA, karena ketika sore hari tiba, antrean panjang sudah mulai terlihat di depan bajaj mini ini. The Copy Cart juga aktif di sosial media instagram mereka @copycartbali.

Bagi traveler yang ingin menikmati sunset di Pulau Bali sambil nongkrong dan ngopi santai yang anti mainstream. The Copy Cart adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan. Dijamin cantik dan nggak bikin dompet tipis.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

5 Wisata di Bali yang Terjangkau dan Cocok untuk Liburan Keluarga



Denpasar

Liburan keluarga adalah momen yang sangat dinanti-nantikan. Terutama jika destinasi liburannya adalah Bali, Pulau Dewata yang mempesona. Bali memiliki beragam tempat wisata yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga tanpa harus menguras kantong.

Jadi, jika masih bingung memilih tempat wisata yang sesuai dan terjangkau untuk liburan keluarga di Bali, tenang saja! detikTravel punya 5 rekomendasi yang bisa kamu pertimbangkan.

Bali Zoo

Liburan ke Bali Zoo bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan edukatif untuk si kecil. Di Bali Zoo, kamu bisa melihat lebih dari 500 satwa unik dan eksotis dalam lingkungan yang mirip dengan habitat aslinya.


Selain melihat satwa cantik, anak-anak juga bisa bermain di Petting Zoo, menikmati Jungle Splash Water Play, atau mencoba wahana Treewalk Adventures. Paket lengkap bukan?

Jika kamu ingin mengajak si kecil ke sini, kamu dapat melakukan pemesanan tiket di detikEvent!

  • Alamat : Jalan Raya Singapadu, Singapadu, Gianyar Regency, Bali
  • Harga tiket : Mulai dari Rp90.000
  • Jam buka : 09.00-17.00 WIB

Bali Doll House

Bali Doll House adalah destinasi yang cocok untuk mengunjungi bersama anak-anak. Di sini, kamu akan menemukan 1.000 boneka imut dari berbagai karakter terkenal, mulai dari film hingga tokoh publik.

  • Selain itu, kamu juga bisa menikmati spot foto Instagramable di lantai dua dengan dekorasi kereta labu Cinderella yang cantik.
  • Alamat : Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra No.99, Ketewel, Kec. Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali
  • Harga tiket : Mulai dari Rp50.000
  • Jam buka : 10.00-18.00 WIB

Watersport Tanjung Benoa

Tanjung Benoa adalah surga bagi pecinta aktivitas air dan cocok untuk liburan keluarga. Ada banyak pilihan aktivitas seru seperti jet ski, banana boat, dan donat.
Buat kamu yang berlibur ke Bali dengan tujuan untuk bermain wahana air, Tanjung Benoa bisa jadi pilihan yang tepat. Dengan perairan yang tenang dan aman, anak-anak bisa puas bermain air di sini.

  • Alamat : Jl. Segara Geni No.3, Tj. Benoa, Kec. Kuta Sel., Kabupaten Badung, Bali
  • Harga tiket : Mulai dari Rp60.000
  • Jam buka : 07.00-23.00 WIB

Taman Nasional Bali Barat

Jika keluarga menyukai petualangan alam, Taman Nasional Bali Barat adalah pilihan yang tepat. Di sini, kamu bisa bertemu dengan berbagai fauna khas Bali seperti jalak Bali, banteng, rusa, dan kalong. Selain itu, kamu juga dapat menikmati beragam atraksi wisata dan keindahan alam taman nasional.

  • Alamat : Jl. Raya Cekik, Gilimanuk Bali Barat Jembrana, Bali
  • Harga tiket : Mulai dari Rp 20.000
  • Jam buka : 08.00-17.00 WIB

Trans Studio Bali

Trans Studio Bali, taman rekreasi indoor bisa menjadi pilihan untuk mengisi libur sekolah serta Natal dan tahun baru (nataru). Selain memiliki berbagai wahana seru, tempat ini juga instagramable banget!Trans Studio Bali Foto: Ni Made Nami Kristanti

Trans Studio Bali adalah indoor theme park pertama di Bali yang menawarkan wahana seru dan pertunjukan atraktif. Selain wahana menarik, kamu juga akan menyaksikan berbagai pertunjukan seru yang sayang untuk dilewatkan.

Terletak di Trans Studio Mall, di sini kamu bisa menikmati wahana Flying Over Indonesia dan I-Fly yang merupakan Indoor Skydiving yang menakjubkan. Beli tiketnya di sini!

  • Alamat : Jl. Imam Bonjol No.440, Pemecutan Klod, Kec. Denpasar Bar., Kota Denpasar, Bali
  • Harga tiket : Mulai dari Rp225.000
  • Jam buka : 11.00-18.00 WIB

Dengan banyaknya pilihan tempat wisata yang cocok untuk liburan keluarga di Bali, pastikan untuk memilih yang sesuai dengan minat dan kebutuhan keluarga kamu ya!
Selamat menikmati liburan detikers!

(ddn/ddn)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Sunset Cantik di Pantai Kelan, Bonus View Pesawat Landing dan Take Off



Badung

Tak salah jika Bali dinobatkan sebagai lokasi sunset terbaik di dunia. Dan, spot sunset terbaik di banyak tempat di pulau dewata adalah sunset di Pantai Kelan.

Predikat itu didapatkan Bali pada 2023. detikTravel membuktikan dengan menyambangi sejumlah pantai di Bali.

Salah satu tempat sip buat menyaksikan sunset ada di Pantai Kelan. Pantai ini berada di tidak jauh dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. View makin epik karena sunset bisa ditambah bonus view pesawat landing dan take off.

Pemandangan pesawat landing dan take off menjadi daya tarik tersendiri dari Pantai Kelan. Bahkan traveler tak bisa menemukan pemandangan yang sama di pantai lainnya. Sunset berpadu dengan pesawat terbang, cantik dan unik banget!

Tak hanya menikmati sunset sambil berdiam diri, di sini traveler bisa menemukan beberapa kafe tepi pantai yang menawarkan beberapa jenis kopi. Traveler bisa menikmati sunset sembari ngopi cantik dan bersantap. Harganya pun cukup terjangkau.

Pantai Kelan memiliki ombak yang tenang sehingga cukup aman bagi traveler yang ingin berenang. Asal tetap dalam batas aman ya traveler!

Pantai Kelan berlokasi di Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Traveler bisa menuju ke pantai ini menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tak ada biaya tiket masuk, namun traveler harus membayar biaya parkir sekitar Rp 5 ribu/kendaraan.

Pantai Kelan buka setiap hari selama 24 jam, kecuali pada hari raya nyepi. Waktu terbaik untuk traveler berkunjung ke sini mulai pukul 17.00 WITA. Traveler juga bisa menikmati beberapa fasilitas, seperti area parkir yang luas, toilet umum, tempat sampah,dan pusat layanan informasi.

Jadi, apakah traveler tertarik untuk berkunjung ke Pantai Kelan? Jangan lupa siapkan sunblock dan kameramu ya! Semoga informasi ini bermanfaat dan semoga liburanmu menyenangkan.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Makna Hari Raya Kuningan, Waktu Turunnya Para Leluhur



Denpasar

Masih dalam rangkaian Hari Raya Galungan, 10 hari setelahnya umat Hindu merayakan Hari Raya Kuningan. Jatuh setiap enam bulan sekali pada hari Sabtu wuku Kuningan.

Rangkaian hari raya besar di Bali akan kembali dirayakan oleh umat Hindu. 10 hari setelah Hari Raya Galungan umat Hindu akan menyambut Hari Raya Kuningan. Umat Hindu akan kembali disibukkan dengan persembahyangan.

Uniknya, saat Hari Raya Kuningan, semua persembahan akan menggunakan nasi kuning. Persembahyangan pun hanya dilakukan setengah hari, hingga pukul 12.00 WITA.

Penasaran bagaimana sejarah Hari Raya Kuningan? Dan makna di balik perayaan Hari Raya Kuningan? Yuk simak informasinya dari detikTravel

Sejarah Singkat Hari Raya Kuningan

Sejarah Hari Raya Kuningan berhubungan erat dengan Hari Raya Galungan dalam tradisi Hindu. Perayaan Hari Raya Kuningan sudah ada sejak sekitar 1.200 tahun yang lalu. Lontar Purana Bali Dwipa menyebutkan bahwa perayaan ini pertama kali dilakukan pada tahun 882 Masehi.

Bagi umat Hindu, Hari Raya Kuningan adalah momen kemenangan atas dharma (kebenaran) melawan adharma. Ini dianggap sebagai hari untuk mempertahankan kemenangan dharma yang dirayakan saat Hari Raya Galungan.

Selama Hari Raya Kuningan, umat Hindu bersembahyang untuk memohon berkah, keselamatan, dan kesejahteraan bagi semua. Mereka juga memberikan persembahan kepada leluhur, memohon kemakmuran, perlindungan, keselamatan, dan petunjuk dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Makna Hari Raya Kuningan

Hari Raya Kuningan merupakan saat yang suci bagi umat Hindu untuk meminta perlindungan, keselamatan, dan arahan rohani kepada Dewa, Bhatara, serta leluhur. Acara ini juga sering disebut Tumpek Kuningan.

Makna Hari Raya Kuningan adalah memohon keselamatan, kedamaian, perlindungan, dan petunjuk, baik secara fisik maupun spiritual. Hal ini tercermin dari pengabdian kepada Dewa, Bhatara, dan leluhur.


Umat Hindu meyakini bahwa Dewa dan Bhatara bersama leluhur turun ke bumi hingga tengah hari, sehingga upacara dan persembahyangan Hari Raya Kuningan berlangsung hingga pukul 12.00 WITA.

Keunikan dari Hari Raya Kuningan adalah penggunaan nasi kuning sebagai persembahan, yang melambangkan kemakmuran. Hal ini berbeda dengan upacara keagamaan lain yang menggunakan nasi putih. Nasi kuning dianggap sebagai lambang kemakmuran, sesuai dengan etimologi kata “Kuningan” yang mengacu pada warna kuning, yang dipahami sebagai simbol kemakmuran.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Makna Hari Raya Galungan



Denpasar

Hari raya Galungan jatuh setiap 210 hari sekali atau enam bulan sekali, yakni pada Rabu atau Buda Kliwon wuku Dungulan. Menjadi hari peringatan kemenangan dharma melawan adharma.

Umat Hindu di Bali akan menyambut hari raya Galungan dengan semarak dan meriah. Setiap rumah akan dihiasi dengan penjor dan melakukan persembahyangan kepada Ida Sang Hyang Widhi.

Lantas bagaimana sejarah Hari Raya Galungan itu? Apa makna perayaan Hari Raya Galungan? Dan apa saja rangkaian Hari Raya Galungan? Untuk mengetahuinya, yuk simak serba-serbinya berikut ini.

Sejarah Singkat Hari Raya Galungan

Menurut Lontar Purana Bali Dwipa, Hari Raya Galungan pertama kali dirayakan pada hari Purnama Kapat (Budha Kliwon Dungulan) di tahun 882 Masehi atau tahun Saka 804. Perayaan Hari Raya Galungan sempat terhenti dan dihidupkan kembali oleh Raja Sri Jayakasunu.

Makna Hari Raya Galungan

Mengutip dari laman resmi PHDI, Galungan berasal dari kata galung, artinya perang atau pertarungan. Sementara, Hari Raya Galungan jatuh pada wuku dungulan, yang berarti menang.

Jadi galungan dan dungulan adalah perang serta menangnya manusia dari godaan para bhuta tiga atau kala tiga. Pertarungan melawan bhuta tiga tersebut dimulai dari Minggu dungulan sampai Selasa dungulan. Kemudian, puncak kemenangannya diperingati pada Rabu dungulan yakni Hari Raya Galungan

Hari Raya Galungan adalah kemenangan umat manusia dalam mengendalikan hawa nafsu yang ada dalam dirinya. Perayaan kemenangan dharma melawan adharma ini disimbolkan dengan pemasangan penjor.


Rangkaian Hari Raya Galungan

Pasti banyak yang bertanya-tanya, apa saja rangkaian dari Hari Raya Galungan? Hari Raya Galungan dirayakan sebanyak dua kali dalam setahun. Perhitungan perayaan Hari Raya Galungan didasarkan pada kalender Bali, tepatnya pada Rabu Kliwon wuku Dungulan.

Ada tata cara perayaan hari raya Galungan oleh umat Hindu. Dimulai dari 25 hari sebelum Hari Raya Galungan.

Berikut ringkasan dari detikTravel.

• Tumpek Wariga

Saniscara (Sabtu) Kliwon wuku Wariga disebut Tumpek Wariga, atau Tumpek Bubuh yang jatuh 25 hari sebelum Hari Raya Galungan. Masyarakat merayakan dengan menghaturkan banten (sesaji) yang berupa bubur sumsum (bubuh) ke tumbuhan. Bermakna harapan pemilik pohon agar nantinya pohon dapat segera berbuah.

• Sugihan Jawa

Sugihan Jawa berasal dari kata Sugi memiliki arti bersih, suci. Sedangkan Jawa berasal dari kata jaba yang artinya luar. Sugihan Jawa adalah hari sebagai pembersihan/penyucian segala sesuatu yang berada di luar diri manusia (Bhuana Agung). Dirayakan setiap Kamis Wage wuku Sungsang.

• Sugihan Bali

Sugihan Bali memiliki makna yaitu penyucian/pembersihan diri sendiri/Bhuana Alit. Tata cara pelaksanaannya adalah dengan cara mandi, melakukan pembersihan secara fisik, dan penyucian jiwa raga untuk menyongsong Hari Galungan. Sugihan Bali dirayakan setiap hari Jumat Kliwon wuku Sungsang.

• Hari Penyekeban

Hari Penyekeban ini memiliki makna filosofis untuk “nyekeb indriya” yang berarti mengekang diri agar tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama. Hari Penyekeban ini dirayakan setiap Minggu Pahing wuku Dungulan.

• Hari Penyajaan

Penyajaan berasal dari kata Saja yang dalam bahasa Bali artinya benar, serius. Hari penyajan ini memiliki filosofis untuk memantapkan diri untuk merayakan hari raya Galungan.

• Hari Penampahan

Hari Penampahan jatuh satu hari sebelum Hari Raya Galungan, tepatnya pada Selasa Wage wuku Dungulan. Penampahan atau Penampan mempunyai arti Nampa yang berarti ‘Menyambut’. Pada hari ini umat akan disibukkan dengan pembuatan penjor dan menyembelih babi yang dagingnya akan digunakan sebagai pelengkap upacara.

• Hari Raya Galungan

Saat Hari Raya Galungan, pagi hari umat Hindu telat memulai upacara persembahyangan, baik di rumah masing-masing hingga ke pura sekitar.

• Hari Umanis Galungan

Pada umanis Galungan, umat Hindu akan melaksanakan persembahyangan dan dilanjutkan dengan Dharma Santi dan saling mengunjungi sanak saudara atau tempat rekreasi.

• Hari Pemaridan Guru

Kata Pemaridan Guru berasal Memarid sama artinya dengan ngelungsur/nyurud (memohon), dan Guru tiada lain adalah Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dapat diartikan bahwa hari ini adalah hari untuk nyurud/ngelungsur waranugraha dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, dirayakan pada Sabtu Pon wuku Galungan.

• Ulihan

Ulihan artinya pulang/kembali. Maknanya adalah hari kembalinya para dewata-dewati/leluhur ke kahyangan dengan meninggalkan berkat dan anugerah panjang umur. Dirayakan pada Minggu Wage wuku Kuningan

• Hari Pemacekan Agung

Kata pemacekan berasal dari kata pacek yang artinya tekek atau tegar. Makna pemacekan agung ini adalah sebagai simbol keteguhan iman umat manusia atas segala godaan selama perayaan hari Galungan. Dirayakan pada Senin Kliwon wuku Kuningan.

• Hari Raya Kuningan

Hari Raya Kuningan dirayakan umat hindu setiap 210 hari sekali. Keunikan Hari Raya Kuningan yaitu persembahyangan harus sudah selesai sebelum jam 12.00 (tengai tepet), sebab persembahan dan persembahyangan setelah jam 12 siang hanya akan diterima Bhuta dan Kala karena para Dewata semuanya telah kembali ke Kahyangan.

• Hari Pegat Wakan

Hari ini adalah runtutan terakhir dari perayaan Galungan dan Kuningan. Dilaksanakan dengan cara melakukan persembahyangan, dan mencabut penjor yang telah dibuat. Penjor tersebut dibakar dan abunya ditanam di pekarangan rumah. Pegat Wakan jatuh pada hari Rabu Kliwon wuku Pahang, sebulan setelah galungan.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker