Tag Archives: wisata banyuwangi

Ada Ragam Event di Agrowisata Tamansuruh Banyuwangi Pekan Ini, Apa Saja?



Jakarta

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan destinasi wisata Agrowisata Tamansuruh (AWT) Banyuwangi menghadirkan beraneka ragam event menarik. Khusus di pekan ini, 26 Juni hingga 7 Juli 2024, destinasi wisata yang berada di Lereng Gunung Ijen ini menyajikan atraksi wisata paket lengkap mulai dari seni budaya, arsitektur, fashion, edukasi, pertanian, olahraga, dan lainnya.

“Mengunjungi AWT pekan ini kita akan berwisata paket lengkap. Banyak atraksi wisata yang disajikan. Ada pertunjukan seni budaya, pameran arsitektur, hingga pameran lukisan yang dihadirkan di sebuah wisata alam dengan panorama Gunung Ijen,” kata Ipuk Fiestiandani dalam keterangan tertulis, Rabu (26/6/2024).

Dia mengatakan selain disuguhkan aneka atraksi, pengunjung bisa menikmati suasana Agrowisata Tamansuruh yang merupakan destinasi wisata berbasis pertanian di lahan seluas 10,5 hektar. Pengunjung bisa menikmati udara segar khas pegunungan sambil melihat hamparan berbagai aneka tanaman bunga beraneka warna serta sayuran yang menyegarkan mata. Hal itu diungkapkan olehnya saat membuka Sepekan di AWT, hari ini.


“Terletak di lereng Gunung Ijen, tepatnya di di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, destinasi yang telah direvitalisasi dengan dukungan Kementerian PUPR itu menyuguhkan pemandangan pegunungan Ijen dan Selat Bali dari ketinggian sekitar 450 mdpl. Eksotisme pemandangan tersebut bisa dirasakan saat pengunjung berada di aula besar yang dikelilingi kolam air di tengah kawasan tersebut,” jelasnya.

Agrowisata Tamansuruh BanyuwangiAgrowisata Tamansuruh Banyuwangi Foto: Pemkab Banyuwangi

Dia mengatakan revitalisasi AWT mengusung konsep Desa Osing. Sebuah desa wisata yang menyuguhkan keotentikan budaya asli Suku Osing yang merupakan masyarakat asli Banyuwangi. Nuansa khas otentisitas budaya Osing sangat terasa. Gugusan Rumah Osing yang dikelilingi taman bunga menghiasi kawasan tersebut.

Selain untuk kegiatan pertanian, AWT juga menjadi tempat bagi berbagai kegiatan lain. Ipuk menyebutkan bahwa acara Jagoan Banyuwangi juga sempat dilaksanakan di lokasi ini.

“Tempat ini tidak hanya untuk kegiatan pertanian, tetapi juga ada kegiatan lain,” jelasnya.

Dia mengatakan AWT dapat menjadi tempat untuk seminar dan kegiatan lainnya.

“Jadi AWT ini dijadikan tempat kegiatan lain, seperti seminar atau lainnya bisa,” tutur.

Agrowisata Tamansuruh BanyuwangiAgrowisata Tamansuruh Banyuwangi Foto: Pemkab Banyuwangi

Menurutnya, AWT dirancang untuk menjadi lokasi multifungsi yang dapat mendukung berbagai kegiatan masyarakat Banyuwangi. Kehadiran tempat tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

“Mudah-mudahan tempat ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Sebagai informasi sepekan di AWT juga diwarnai Festival Arsitektur Nusantara (FAN) 2024, yang menampilkan desain arsitektur dengan tema ‘Arsitektur dan Air’ karya desainer lokal hingga nasional.

Selain itu, turut dimeriahkan beragam acara seperti Fashion Show Batik dan Recycle (26 Juni), Presentasi Kostum BEC (27 Juni), Cosplay Show dan Sketsa on The Spot (30 Juni), Digital Library (1-5 Juli), Ngopi Bareng Pemuda (2 Juli), Senam Zumba (6 Juli), dan Workshop (7 Juli). Ada pula layanan Adminduk bagi warga oleh Dinas Kependudukan.

Sepekan di Agrowisata Tamansuruh dibuka mulai pukul 08.00-21.00 WIB setiap hari, dan tidak dipungut biaya.

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Tiket Masuk, Lokasi


Jakarta

Kabupaten Banyuwangi dan sekitarnya menyimpan banyak pesona alam yang mengagumkan. Sebut saja Kawah Ijen, Alas Purwo, Taman Nasional Baluran, hingga pantai-pantai yang mempesona.

Sebelum datang ke wilayah ujung timur Pulau Jawa ini, simak dulu 17 wisata Banyuwangi dan sekitarnya berikut ini, lengkap dengan informasi daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya.

Rekomendasi Tempat Wisata Banyuwangi dan Sekitarnya

Berikut rekomendasi 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, mulai dari kawah, hutan, hingga pantai.


1. Kawah Ijen

Kawah IjenKawah Ijen (Chuk Shatu Widarsha)

Lokasi: Pos Paltuding, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 02.00-12.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: 5.000 (weekday) dan Rp 7.500 (weekend)
  • WNA: Rp 100.000 (weekday) dan Rp 150.000 (weekend)

Kawah Ijen tidak hanya menawarkan keindahan kawah hijau dan pemandangan gunungnya. Yang paling menarik adalah wisatawan bisa menyaksikan api biru atau blue fire.

Api biru merupakan hasil terbakarnya gas sulfur yang muncul dari retakan Gunung Api Ijen dan temperaturnya mencapai 600 derajat celcius. Api biru ini hanya bisa ditemui di Kawah Ijen dan Gunung Dallol Ethiopia.

Tapi tak mudah untuk mencapai ke sana, karena harus naik gunung hingga sekitar 2 jam. Perjalanan biasanya dimulai saat dini hari, karena api biru akan lebih cantik jika disaksikan saat gelap. Selama perjalanan, wisatawan akan mencium belerang di sini sangat kuat.

2. De Djawatan Benculuk

hutan mirip dalam film lord of the ringsHutan mirip dalam film lord of the rings (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Purwosari, Benculuk, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-12.00 WIB (sesi pertama) dan 13.00-17.00 WIB (sesi kedua)

Harga tiket masuk: sekitar Rp 7.500

Jika mencari tempat Instagramable, datanglah ke De Djawatan atau Jawatan Benculuk. Dikutip dari Indonesia.go.id, tempat seluas 4 hektare ini memiliki koleksi trembesi berusia lebih dari 100 tahun.

Di sini, traveler akan merasa berada di film The Lord of The Rings atau berada di negeri dongeng. Wisatawan bisa berfoto di rumah pohon atau berkeliling naik kuda poni.

3. Air Terjun Lider

Lokasi: Bejong, Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 3.000

Air Terjun Lider memiliki keindahan alam yang sangat asri. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 70 meter. Tempat ini merupakan bagian dari situs geologi di Gunung Raung.

Aliran airnya berasal dari sungai yang melewati tebing terjal yang disusun oleh breksi gunung api dan lava. Struktur lavanya adalah kekar kolom yang sama dengan Teluk Hijau dengan usia lebih muda.

4. Taman Gandrung Terakota

Taman Gandrung Terakota di BanyuwangiTaman Gandrung Terakota di Banyuwangi (Rachman Haryantoo/detikcom)

Lokasi: Krajan, Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 06.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 100 ribu (dewasa) dan Rp 50 ribu (anak)

Dilansir dari situs resminya, Taman Gandrung Terakota adalah sebuah situs pelestarian ikon seni budaya Banyuwangi, yaitu Tari Gandrung. Wisatawan akan disuguhi 1.000 patung penari gandrung yang dibuat dari tembikar atau terakota.

Patung-patung ini dapat dilihat di tepi dan di tengah persawahan yang dibuat terasering. Fasilitasnya antara lain Roemah Tjokelat Ijen, SateGete, Java Banana Cafe, Roemah Oleh-oleh, Galeri Seni, dan Amfiteater terbuka dengan kapasitas hingga 700 orang untuk kegiatan kesenian dan berbagai event.

5. Geopark Gunung Rante

Alternatif Ijen DitutupPendakian Gunung Rante (Ardian Fanani/detikTravel)

Lokasi: Dusun Kebundadap, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20 ribu

Berhadapan dengan Gunung Ijen terdapat Gunung Rante atau Gunung Ranti memiliki sensasi negeri di atas awan. Gunung setinggi 2.601 mdpl ini bisa didaki sampai puncak dengan waktu sekitar 3 jam.

6. Taman Nasional Baluran

Burung merak melintas di padang sabana Bekol di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Jumat (22/6). Kawasan yang memiliki luas 25 ribu hektar tersebut memiliki sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, 155 jenis burung dan terdapat lokasi wisata bahari serta lokasi pengamatan burung migran. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/pd/18Taman Nasional Baluran, Situbondo (M Agung RajasaAntara)

Lokasi: Gerbang Masuk Taman Nasional Baluran, Randu Agung, Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo

Jam buka: 07.30-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 16 ribu (weekday) dan Rp 18.500 (weekend)

Berbatasan dengan Banyuwangi di sisi utara terdapat Taman Nasional Baluran di Situbondo yang dikenal sebagai Africa van Java. Tempat ini khas dengan padang sabana Afrika dengan pemandangan gunung.

Banyak hewan yang bisa ditemui, antara lain rusa, kerbau hutan, dan banteng. Jika kalian pecinta fotografi, maka tempat ini sangat direkomendasikan. Di taman nasional ini, detikers juga bisa mampir ke pantai berpasir putih Pantai Bama.

7. Taman Nasional Alas Purwo

Saat ini musim kawin bagi burung merak hijau telah tiba. Merak jantan pun mulai mengembangkan ekornya untuk menarik perhatian merak betina di Taman Nasional Alas Purwo.Merak di Taman Nasional Alas Purwo (Budi Candra Setya/Antara)

Lokasi: Kutorejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk:

  • WNI: Rp 15 ribu (weekday) dan Rp 17.500 (weekend)
  • WNA: Rp 160 ribu (weekday) dan Rp 225 ribu (weekend)
  • Tiket pengamatan hewan liar: Rp 10 ribu

Di Kabupaten Banyuwangi memiliki Taman Nasional Alas Purwo yang berada di kawasan selatan Banyuwangi. Meski dikenal dengan kesan dan mitos mistis, taman nasional ini tetap banyak dikunjungi wisatawan.

Di kawasan ini, wisatawan akan menembus hutan yang sangat rimbun dan teduh sampai di padang sabana yang yang luas. Kalian bisa menyaksikan hewan seperti rusa dan burung-burung yang cantik.

Untuk menuju ke Alas Purwo, traveler bisa melewati Jalur Pintu Rowobendo maupun Jalur Pintu Bedul.

8. Agrowisata Kali Klatak

Lokasi: Gombengsari, Kalipuro, Gombeng, Gombengsari, Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 20.000 hingga Rp 50.000 sesuai paket wisata yang dipilih

Agrowisata Kali Klatak adalah kawasan perkebunan dengan berbagai jenis tanaman, mulai dari karet, kopi, cokelat, kelapa, aneka buah, dan beragam rempah-rempah. Tempat ini menawarkan kesejukan dan pemandangan hijau, serta pesona Banyuwangi dari atas.

Kawasan Agrowisata Kali Klatak ini sebelumnya dimiliki oleh bangsa Belanda di bawah Mij Moorman & Co. Kemudian tempat ini beralih ke tangan pengusaha pribumi, R Soehoed Prawiroatmodjo.

9. Pemandian Taman Suruh

Lokasi: Jalan Perkebunan Kalibendo, Dusun Andong, Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-15.30 WIB (Jumat tutup)

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Detikers yang mencari wisata air, ada pemandian Taman Suruh yang luasnya mencapai 3,5 hektare. Lokasinya berada sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut, sehingga sangat menyejukkan.

10. Pantai Plengkung

pantai plengkungPantai Plengkung (detikcom)

Lokasi: Purworejo, Kalipait, Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.30-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 15 ribu

Pantai Plengkung adalah salah satu destinasi pantai yang wajib bagi pecinta surfing atau berselancar. Dilansir dari Indonesia.go.id, pantai ini juga disebut G-Land.

Pantai ini berada di kawasan Alas Purwo. G-Land termasuk dalam tujuh spot surfing dengan ombak terbaik di dunia (The Seven Giant Waves Wonder).

Wisatawan juga bisa menyewa perahu untuk melihat atraksi dari para surfer di tengah laut, atau melakukan aktivitas lain seperti snorkeling, diving, caving, dan melihat penangkaran penyu.

11. Pantai Pulau Merah

pulau merahPulau Merah (Raisha/detikcom)

Lokasi: Dusun Pancer, Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu

Pantai lain yang menarik adalah Pantai Pulau Merah. Pantai ini memiliki pasir putih, dan memiliki keindahan matahari terbenam.

Dilansir dari laman Wonderful Indonesia, pantai ini awalnya bernama Ringin Pitu. Namanya diganti Pulau Merah karena disebut-sebut warna tanah dan pasir pantai di Pulau Merah yang kemerahan. Versi lainnya, saat itu muncul cahaya merah terang yang bersinar dari pulau kecil Pulau Merah.

12. Green Bay

pantaiGreen Bay (Windra Aristiana/d’Traveler)

Lokasi: Dusun Krajan, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 08.00-16.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Selanjutnya ada Green Bay atau Pantai Teluk Ijo yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri. Air laut di pantai ini terlihat biru kehijauan, tak heran jika disebut Teluk Ijo.

Untuk menuju pantai ini, wisatawan harus melewati perkebunan dan hutan tropis lebat. Tiba di lokasi, detikers bisa menikmati pantai pasir putih dengan berenang atau snorkeling. Ada juga tebing dengan aliran air seperti air terjun.

13. Pantai Rajegwesi

Keindahan alam Pantai Rajegwesi, Teluk Hijau, dan Pantai Pulau Merah di Banyuwangi cukup mempesona disaksikan dari udara. Keindahan pantai itu dipotret dari Helikopter Bell 412 milik Skuadron 400 Wing Udara-1 Puspenerbal dengan Pilot Lettu Laut (P) V. Oktomiawan dan Copilot Lettu Laut (P) Tri Yudha. Istimewa/Sertu Mar Kuwadi.Pantai Rajegwesi (Istimewa/Sertu Mar Kuwadi)

Lokasi: Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 7.500

Pantai Rajegwesi memiliki keindahan pantai pasir berwarna kecokelatan. Di sini, traveler juga bisa melihat perahu-perahu nelayan berjajar. Kalian juga bisa menyewa kapal untuk menuju ke Teluk Ijo.

Selain itu, terdapat sisa peninggalan bersejarah berupa bunker dari zaman Jepang. Di sisi timur pantai, terdapat area untuk tempat penyu-penyu bertelur.

14. Pantai Sukamade

Keindahan Pantai SukamadeKeindahan Pantai Sukamade (detikcom)

Lokasi: Jl. Sukamade, Dusun Sukamade, Sarongan, Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu

Taman Nasional Meru Betiri juga memiliki Pantai Sukamade yang terkenal dengan konservasi penyunya. Hampir setiap malam penyu-penyu datang untuk mengubur telur-telurnya.

Saat pagi, telur penyu mulai menetas dan berjuang untuk menuju lautan. Proses ini akan membuat wisatawan kagum melihatnya.

15. Bangsring Underwater

hiu bangsring underwaterhiu bangsring underwater (detikcom)

Lokasi: Desa Bangsring, Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-18.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Tak hanya keindahan pantainya, Banyuwangi memiliki keindahan bawah laut. Salah satunya adalah Bangsring Underwater yang merupakan wisata alam berbasis konservasi terumbu karang alami maupun yang sengaja ditanam di sini.

Ada pula Rumah Apung Bangsring, yaitu tempat penjinakan ikan hiu yang berada dalam beberapa keramba berukuran 3×3 meter. Ikan hiu tersebut diletakkan tidak sampai tengah laut agar dapat bertahan hidup dengan nyaman.

16. Taman Blambangan

Taman BlambanganTaman Blambangan (Putri Akmal)

Lokasi: Jalan Diponegoro No 2, Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 24 jam

Harga tiket masuk: gratis

Taman Blambangan menjadi tempat yang banyak dikunjungi warga, terlebih saat akhir pekan. Setiap malam minggu hampir selalu digelar pentas seni yang menampilkan kebudayaan Banyuwangi.

Taman ini juga cocok untuk anak-anak karena wahana bermain anak. Pecinta olahraga pun bisa ke sini. Ada lapangan basket, skatepark, hingga dinding panjat. Sambil bersantai, kalian juga bisa berwisata kuliner di ‘Stand Kuliner Blambangan’ di bagian barat taman.

17. Desa Wisata Osing

Desa Wisata Osing KemirenDesa Wisata Osing Kemiren. (Rachman Haryanto/detikcom)

Lokasi: Dusun Krajan, Desa Kemiren, Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

Jam buka: 07.00-17.00 WIB

Harga tiket masuk: Rp 5 ribu

Desa Kemiren adalah cagar budaya yang ditetapkan dengan nama Desa Osing. Traveler bisa melihat rumah-rumah kuno Suku Osing yang berusia ratusan tahun. Salah satu rumah berukuran besar dan biasa digunakan untuk pertunjukan kesenian, seperti tari gandrung, angklung paglak, dan sebagainya.

Nah, itulah 17 tempat wisata Banyuwangi dan sekitarnya, lengkap dengan daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, dan jam bukanya. Buat detikers yang ingin berkunjung, jangan lupa update info terkait tujuan wisata ya.

Info terbaru memungkinkan detikers bisa mempersiapkan diri dengan baik sebelum datang ke tempat wisata di Banyuwangi. Hasilnya, detikers bisa piknik dengan aman dan nyaman mulai berangkat hingga pulang.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ide Destinasi Honeymoon Anti Mainstream Ala Gen Z: Banyuwangi



Jakarta

Keindahan Banyuwangi membuat pasangan Gen Z ini jatuh hati. Alih-alih memilih Bali, Yogyakarta atau destinasi mainstream bulan madu lainnya, mereka memilih mengeksplore keindahan Banyuwangi.

Itulah yang dilakukan Pingkan bersama suaminya dalam menciptakan memori bulan madu mereka. Naik kereta dari Jakarta ke Jawa Timur telah lama menjadi impian mereka.

“Banyuwangi destinasi yang pengen banget aku datengin karena belum pernah ke sana kan . Dan kita ingin naik kereta sampai ujung pulau Jawa aja sih niatnya,” ceritanya kepada detikTavel, Jumat (12/9/2025).


Sebelum datang ke Banyuwangi, Pingkan dan suaminya mencari referensi salah satunya melalui TikTok. Mulai dari rekomendasi wisata Banyuwangi, transportasi hingga akomodasi. Kemudian mereka akan memeriksa harga melalui platform OTA.

“Kita banyak mencari tahu melalui TikTok sih,” ujarnya.

Green Island BanyuwangiGreen Island Banyuwangi Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Pakai jasa open trip

Salah satu cara mudah berkunjung ke destinasi adalah menggunakan jasa open trip. Ingin menikmati keindahan Banyuwangi yang tidak biasa, Pingkan memanfaatkan OT dan berkunjung ke Green Islland Banyuwangi.

Informasi nih untuk traveler, Green Island Banyuwangi merupakan hidden gem yang masih jarang orang ke sana lho. Pemandangan dengan hamparan pulau-pulau kecil di lautan sering di sangka orang-orang berada di Raja Ampat.

Dan untuk menuju ke sana traveler tidak bisa sendirian karena butuh guide dan harus menyeberang dengan kapal.

“Ada tempat wisata baru namanya Green Island dan belum banyak orang yang tahu. Ke sana tuh harus pakai guide atau harus open trip gitu karena kita berpindah-pindah dari pulau ke pulau naik kapal. Berhubung kita perginya weekday, jatuhnya private trip karena hanya ktia berdua saja. Namun biasanya saat weekend ramai (gabung dengan peserta lain) bisa satu kapal membawa hingga 7 orang,” cerita Pingkan.

Green Island BanyuwangiSpot T yang instagrmable Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Selain ke Green Island, Pingkan dan suaminya diajak naik kapal ke Spot T yang sangat Instagramable. Jadi kamu bisa berfoto di ujung kapal dengan latar di apit dua tebing pulau.

Setelah itu mereka pun menikmati sunset di Pulau Merah yang menawan.

Destinasi lain yang juga dia kunjungi yaitu Taman Nasional Baluran dan Djawatan Forest (Hutan Djawatan) yang instagramble. Tentu dua destniasi ini tak asing bagi traveler, bukan?

Sisi lain Banyuwangi

Selama di Banyuwangi, Pingkan memilih bepergian dengan menyewa motor. Walau destinasi Banyuwangi membekas di hatinya, namun jarak antar destinasi yang jauh cukup memakan waktu dan tenaganya.

“Sehari kita bisa motoran 100 km karena destinasi wisata di sana jaraknya jauh-jauh. Tapi perjalanan di sana tuh enak, nggak macet, semua tertib lalu lintas dan warganya juga ramah. Dan juga makanan di sana masih murah-murah dan nggak pernah kita kena getok harga ataupun pemalakan. Juga masih asri,” cerita Pingkan.

Pulau Merah BanyuwangiMenikmati sore di Pulau Merah Banyuwangi Foto: (Pingkan Anggraini/detikcom)

Selama menyusun dan menyiapkan itinerary, Pingkan mengaku tak kesulitan menemukan penginapan karena banyak pilihan di OTA dengan harga yang terjangkau, namun dapat fasilitas premium. Serta juga mudah menemukan penyewaan motor untuk keliling Banyuwangi.

“Semua informasi tuh kita dapat di TikTok, mulai dari sewa motor, open trip dan segala macam dapatnya dari TikTok. Untuk sewa motor kemarin kita sewa motor PCX Rp 105 ribu per hari dan harga hotel kita rata-rata Rp 300-400 ribuan,” ujarnya.

Berapa budget honeymoon ke Banyuwangi?

Terkait budget honeymoon seminggu ke Banuwangi, Pingkan dan suami menghabiskan Rp 8 jutaan. Semuanya sudah termasuk tiket kereta PP, biaya open trip (@Rp 425 ribu), akomodasi (berpindah-pindah 4 hotel), sewa motor dan uang makan.

“Berhubung kita mau menikmati wisata, jadi kita press uang makan,” tutupnya.

Nah, cerita Pingkan di Banyuwangi ini bisa menjadi referensi nih untuk traveler yang ingin liburan ataupun honeymoon ke Banyuwangi.

Wisatawan berjalan di area Hutan De Jawatan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/11/2024). Hutan De Djawatan yang ditumbuhi pohon trembesi (Samanea saman) berusia ratusan tahun sejak zaman penjajahan Belanda itu, dahulu merupakan tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani dan sejak 2018 dibuka sebagai tempat wisata yang kini menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom.Wisatawan berjalan di area Hutan De Jawatan Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (24/11/2024). Hutan De Djawatan yang ditumbuhi pohon trembesi (Samanea saman) berusia ratusan tahun sejak zaman penjajahan Belanda itu, dahulu merupakan tempat penimbunan kayu (TPK) milik Perhutani dan sejak 2018 dibuka sebagai tempat wisata yang kini menjadi salah satu tempat wisata unggulan di Banyuwangi. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/tom. Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya

Berikut pilihan wisata Banyuwangi yang bisa kamu kunjungi saat liburan ke sana:

1. Green Island Banyuwangi
2. Pulau Merah
3. Spot T
4. Taman Nasional Baluran
5. Djawatan Forest (Hutan Djawatan)
6. Goa Bedil
7. Kawah Ijen

(sym/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
image : unsplash.com / Thomas Tucker