Tag Archives: wisata belanja

Thrifting di Pasar Senen: Wisata Belanja Murah-Pilihannya Berlimpah



Jakarta

Fashion jadi cara orang untuk menampilkan jati diri. Tak harus barang mahal, barang murah dan bekas jika pintar memilah juga keren. Semua bisa di Pasar Senen!

Untuk menunjang penampilan yang apik dan tentunya murah, kamu bisa mencarinya di Pasar Senen. Karena Pasar Senen terkenal dengan surga bagi para pecinta thrifting.

Walaupun barang bekas, tetapi untuk kualitas tak boleh diragukan. Tinggal pintar-pintar memilih barangnya saja. Di Pasar Senen ini banyak pedagang yang menjajakan fashion item, mulai dari baju, celana, jaket, jas, hingga topi dan aksesoris lainnya.


Untuk perkara harga, tentu sangatlah miring, triknya pengunjung harus piawai untuk menggoyang harga dan jangan pantang menyerah. Para pedagang pun tak sungkan untuk menurunkan harga jika harga yang ditawarkan sesuai.

Salah satu pedagang di Pasar Senen ini adalah Gian Perdana Putra, ia menjual berbagai macam celana seperti jeans, chino, katun twill, dan banyak lagi.

Saat detikTravel menghampiri lapaknya, lapak Gian ramai dipadati pengunjung.

“Yes khusus celana doang gue, cewek-cowok ada celananya,” sebut Gian.

Thrifting Pasar SenenThrifting Pasar Senen Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Para pengunjung sibuk dengan memilih barang-barang jualan Gian. Ia mematok harga dari Rp 35.000 hingga paling mahal Rp 200.000.

Harga tersebut masih bisa dinego. Di tengah merapikan barang dagangannya, terlihat pengunjung mewartakan negosiasi kepada Gian.

“Bisa turun lah bang,” ucap pembeli itu.

Negosiasi yang terjadi tak begitu alot, Gian pun menurunkan harga yang asalnya Rp 150.000 menjadi Rp 100.000.

Area thrifting di Pasar Senen ini terbilang luas. Selain itu, kenyamanan juga jadi nomor satu kalau kamu berkunjung ke sini, karena tidak panas alias ber-AC.

Untuk bisa mencapai ke area thrifting, kamu tinggal mencari Gedung Pasar Senen Blok III lantai dua. Mulanya kamu harus melewati beberapa area pedagang jajanan hingga pedagang-pedagang aksesoris seperti jam tangan dan kacamata.

Kawasan thrifting Pasar Senen ini buka setiap hari mulai dari pukul 09.00 sampai 18.00 WIB.

Thrifting di Pasar Senen memang jadi alternatif untuk mencari pakaian-pakaian bekas yang berkualitas karena banyak pilihan dan pastinya dengan harga yang murah.

Popularitas Pasar Senen sudah tak perlu diragukan lagi, jika kamu cek di media sosial, kawasan ini pasti banyak yang memposting.

Gilang jadi satu dari pengunjung lainnya yang pertama kali thrifting di Pasar Senen, dari hasil berburunya ia mendapatkan satu buah celana.

Thrifting Pasar SenenThrifting Pasar Senen Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

“Dapet celana satu, dapet harga di Rp 90.000 dari harga asli Rp 110.000. Baru pertama kali ke sini karena dikasih tahu teman,” katanya.

Selama detikTravel mengelilingi setiap toko-toko, para pedagang ramai bersahut-sahutan mempromosikan barang dagangan mereka. Makanya nggak heran kalau lantai ini lebih berisik daripada lantai lainnya di gedung ini.

“Ayo silahkan masuk dulu aja dipilih-pilih,” teriak pedagang.

“Kakak.. 100 dapat tiga dipilih aja silahkan,” sorak pedagang lainnya.

Buat kamu yang ingin datang ke sini jangan khawatir jika tidak membawa uang cash karena beberapa pedagang di sini sudah bisa melakukan pembayaran cashless.

Jadi buat kamu yang ingin gonta-ganti gaya tapi budget terbatas, coba deh buat berburu barang keren di Pasar Senen.

(wsw/wsw)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ada Wisata Belanja Baru di Karawang, Tak Kalah Sama Luar Negeri



Karawang

Tak hanya punya kawasan industri, Karawang juga memiliki destinasi wisata belanja mewah ala luar negeri. Traveler bisa mengunjunginya libur Nataru ini.

Destinasi wisata belanja itu bernama The Grand Outlet-East Jakarta, Karawang. Ini adalah sebuah mall mewah internasional pertama di Indonesia.

Konsep mall ini tak kalah dengan mall-mall di luar negeri. Ada open space alias ruang terbuka, dimana traveler bisa berjalan-jalan dengan leluasa sembari berbelanja di berbagai toko yang ada di sana.


Outlet mall mewah internasional pertama ini menawarkan merek-merek produk premium. Mulai dari pakaian, tas dan koper, aksesoris, dan banyak lagi lainnya.

Beberapa merek global terkemuka itu antara lain Bally, Boss, Calvin Klein, Tommy Hilfiger, Michael Kors, Victoria’s Secret, True Religion, Pandora, The North Face, Timberland, Adidas, serta masih banyak lagi yang lain.

The Grand Outlet KarawangThe Grand Outlet Karawang Foto: (dok. Istimewa)

Untuk pilihan restorannya, di mall ini ada The People’s Café, Pepper Lunch, Kimukatsu, Imperial Kitchen, Steak 21, Solaria, Starbucks dan yang lainnya.

Total ada lebih dari 150 produk ritel yang menawarkan berbagai alternatif merek gaya hidup mewah dan tempat makan di sini.

Para pecinta estetika juga akan dimanjakan dengan beragam perawatan tubuh holistik yang ditawarkan oleh beragam tenant perawatan tubuh dan kecantikan.

“Kami sangat senang bisa menghadirkan gerai outlet mall mewah internasional pertama di Indonesia. Saya yakin The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang akan menjadi tempat belanja terbaik di kelasnya di Indonesia,” ujar William Liem, Chief Executive Officer Grup Tuan Sing Holdings dalam keterangannya, Senin (18/12/2023).

The Grand Outlet KarawangThe Grand Outlet Karawang Foto: (dok. Istimewa)

Untuk menyambut musim libur Nataru, ada diskon hingga 70% setiap hari dari beragam tenant di mall dengan luas lahan mencapai 9 hektar ini.

Dekorasi meriah yang mempesona juga akan mengubah outlet mall ini menjadi negeri khayangan di musim dingin bertemakan keajaiban natal.

Sepanjang musim libur Nataru, The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang juga akan menyelenggarakan serangkaian acara menarik, termasuk pertunjukan live spesial dari Tiara Andini.

The Grand Outlet – East Jakarta, Karawang dapat dicapai hanya satu jam perjalanan dari pusat kota Jakarta, melalui tol Cikampek.

Mall ini juga dapat diakses melalui Kereta Cepat Jakarta-Bandung, dengan pemberhentian di Stasiun Karawang yang hanya berjarak sekitar 4 km saja dari mall tersebut.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Loak Kebayoran Lama, Alternatif Wisata Belanja Long Weekend di Jakarta



Jakarta

Buat kamu yang senang dengan wisata belanja anti mainstream bisa banget berkunjung ke Pasar Loak Kebayoran Lama. Cocok dikunjungi pas libur long weekend!

Walaupun pedagang di sini menjual barang-barang bekas, tapi kalau kamu pintar memilih dan jeli, pastinya kamu akan mendapat barang yang masih berkualitas dengan harga yang miring.

Pasar ini cukup strategis mengingat berada persis di samping Stasiun Kebayoran Lama, jadi mudah dijangkau untuk kamu yang menggunakan transportasi umum.


Buat kamu yang membawa kendaraan pribadi, bisa juga memarkirkan kendaraan di samping Masjid Al Huda untuk kendaraan roda dua. Sementara untuk roda empat juga berada tak jauh dari parkiran motor.

Destinasi wisata belanja ini jadi alternatif kamu untuk mencari barang-barang yang murah. Pedagang di sini banyak menawarkan berbagai varian barang, mulai dari aksesoris seperti kacamata, jam tangan hingga sepatu.

Pasar Loak Kebayoran LamaPasar Loak Kebayoran Lama Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Kemudian ada juga peralatan rumah tangga sampai alat-alat elektronik. Tentunya banyak pilihan yang bisa dibawa pulang dengan catatan harus pintar-pintar memilih barang dan piawai menawar barang.

Untuk kamu yang senang thrifting baju dan celana, di Pasar Loak Kebayoran Lama juga terdapat beberapa toko yang menjual barang tersebut.

Berbeda dengan kawasan loak lainnya, jam buka area ini terbilang unik. Karena tempat lain sepagi mungkin untuk memulai dagangan mereka, tapi untuk Pasar Loak Kebayoran Lama ini, jam buka berada saat matahari sedang pas di atas kepala. Jam 12.00 WIB biasanya para pedagang sudah mempersiapkan barang mereka.

Namun jangan heran, ketika sampai di sini jam 12.00 WIB jalanan masih sepi dan hanya beberapa pedagang saja yang sudah buka. Biasanya pedagang mulai berdatangan selepas jam satu atau jam dua dan kepadatan dimulai pada pukul 15.00 WIB selepas adzan Ashar.

Baru lah sepanjangan jalan ini dipadati oleh pengunjung yang mondar-mandir mencari ‘harta karun’. Di antaranya adalah Ira dan Agung, mereka sengaja untuk datang ke pasar loak ini untuk mencari kamera.

“Ke sini mau nyari barang-barang antik dan juga kamera,” jawab Ira saat ditanya detikTravel, Selasa (21/5/2024).

Pasar Loak Kebayoran LamaPasar Loak Kebayoran Lama Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Dirinya baru pertama kali datang ke pasar loak ini, awal mengetahui terdapat barang-barang antik di kawasan ini karena melihat video di platform TikTok. Memang akhir-akhir ini Pasar Loak Kebayoran Lama berseliweran di platform tersebut.

“Karena waktu lihat-lihat di video TikTok jadi penasaran karena barangnya lucu-lucu,” lanjut Ira.

“Kalau datang ke sini memang baru pertama kali. Tapi kalau lihat di TikTok udah sering jadi penasaran ke sini,” timpal Agung.

Agung pun menambahkan untuk harga di pasar loak ini sangat terjangkau dengan barang-barang yang dijajakan oleh pedagang di sini.

“Ya worth it lah, banyak yang murah-murah juga,” tambahnya.

Pasar Loak Kebayoran Lama tutup menjelang tengah malam, ini lah yang membuat beda dari pasar loak lainnya. Menjelang waktu Maghrib lalu-lalang pengunjung mulai semakin padat karena banyaknya yang keluar dari stasiun.

Tak sedikit dari mereka juga mampir untuk melihat barang-barang yang dijual oleh pedagang. Salah satu pedagang jam tangan yang berjualan di sini adalah Syahrizal, sedari tahun 2015 ia telah berjualan di kawasan ini.

Awalnya ia tak berjualan jam tangan, ia berjualan cincin di salah satu toko cincin, namun pada akhirnya ia mengambil jalan untuk berjualan jam tangan di pasar loak ini.

Syahrizal pun mengungkapkan sejak awal ia berjualan jam tangan mengalami penjualan yang positif. Yang asalnya hanya menjual beberapa jam tangan saja, kini dagangannya sudah skala besar.

“Ya biasanya barangnya seadanya sekarang udah bisa (banyak) mengikuti kemauan konsumen,” sebutnya.

Jadi buat kamu yang penasaran dengan barang-barang di sini bisa langsung datang dan jajal pengalaman mencari barang bekas yang masih bagus dengan harga yang miring.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Cari Sentra Kacamata di Jakarta, Jalan-jalanlah ke Pasar Ini



Jakarta

Bisa dikatakan bahwa Jakarta adalah pusat segalanya di Indonesia, pun demikian jika traveler mencari kacamata. Karena di pasar inilah pusat dari pertokoannya.

Tempatnya terletak di Lantai 1 Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2. Di sana ada berbagai mode kacamata bermerek baik lokal maupun global.

Pengunjung pun dijamin merasa betah, apa lagi stoknya yang melimpah dan selalu bertambah setiap harinya.

Yang benar-benar membuat sentra kacamata Senen Jaya Blok 1 & 2 terkenal adalah area dagang seluas 4.000 meter persegi. Di sana ada belasan ribu pasang kacamata hitam, transparan dan warna-warni berjejer riuh ditawarkan dengan harga yang sangat miring, bahkan sering ada obral.

Info terbaru, dalam siaran Pusat Perbelanjaan Senen Jaya, Rabu (29/5/2024), seluruh kios kacamata di Senen Jaya Blok 1 & 2 kini serempak menawarkan paket frame dan lensa mulai harga Rp 100.000.

Hanafi.TR, salah satu toko grosir kacamata di Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2 yang tokonya selalu ramai pembeli. Letaknya di lantai satu dekat eskalator tak jauh dari area lobi barat.


Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2 (Foto: Istimewa)

Ribuan kacamata berjejer di bagian luar dan dalam toko. Toko optik ini menjadi terkenal di sosial media TikTok dan Instagram karena harganya yang sangat murah tapi kualitasnya boleh diadu.

Toko itu menjual kacamata hanya dengan harga Rp 150 ribu sudah dapat frame plus lensa minus.

Toko ini juga menyediakan lensa bluechromic, photochromic hingga lensa blueray yang diklaim 100% anti radiasi dan tidak berubah warna. Letaknya di lantai satu dekat eskalator tak jauh dari area lobi barat.

Soal harga? “Ditawar aja, asal ngga kebablasan,” kata salah satu staf penjualnya.

Pusat Grosir Kacamata Senen Jaya Blok 1&2 nyaris tak pernah sepi pengunjung. Sebagai ikon kota, pasar ini kerap jadi jujugan traveler yang suka belanja.

Tampilan gedung, konsep jualan hingga plot harga menarik itu sukses menarik perhatian, hingga akhirnya menjadi salah satu daya tarik wisata di Pusat Perbelanjaan Senen Jaya 1 & 2.

Sebab itu, tak heran bila ada yang sekadar sightseeing alias jalan-jalan sambil melihat-lihat suasana sentra kacamata. Aktivitas ini dinilai seru karena kita bisa menemukan objek-objek menarik untuk cuci mata.

Pasar Senen, adalah pusat niaga tertua dan terlengkap di Jakarta. Berdiri tegap di balik keramaian pusat bisnis Batavia, tempat belanja di sebelah selatan Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat ini, seakan menjadi tempat berburu “harta karun” bagi para pecinta fesyen.

Sebagian besar gedung dipenuhi toko-toko grosir dan retail yang menjual aneka barang berkualitas dengan harga yang terjangkau, serta barang koleksi, seperti tekstil, sepatu, jam tangan, topi, tas hingga kacamata semuanya ada.

Akses ke Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2

Meskipun dulunya merupakan bangunan lama, Pusat Perbelanjaan Senen Jaya Blok 1 & 2 terbukti tak pernah memudar menjadi ruang usaha raksasa bagi ratusan pedagang kacamata.

Kini, wajah gedung jauh lebih bagus dan terawat setelah pengembangnya, PT Pembangunan Jaya mendesain ulang bangunan pada 2019 lalu.

Tulisan “Senen Jaya 1&2” di atas gedung sangat khas dan menyolok. Jika malam, hurufnya menyala, sangat menawan. Fasad gedung dirancang lebih elegan dan catchy berkat sapuan warna monokrom putih dan abu-abu di sekujur tampak depan, serta kuning dan merah sebagai aksen.

Masuk ke area dalam gedung sungguh bikin betah karena lapak dan kios-kios tertata rapi dan bersih. Senen Jaya Blok 1 & 2 sudah dilengkapi tangga berjalan dan mesin penyejuk udara sehingga makin nyaman dikunjungi sekaligus menghapus stigma pusat grosir yang sumpek dan kotor.

Aksesnya sangat mudah karena gedung terkoneksi langsung dengan Halte TransJakarta Senen, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Senen. Dari Halte Senen tinggal jalan kaki melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) atau menyeberang Jalan Pasar Senen bila dari Stasiun Pasar Senen dan Terminal Senen.

Menggunakan kendaraan pribadi bisa melalui tiga jalan protokol, yakni Jalan Pasar Senen, Jalan LetJend Suprapto dan Jalan Bungur Besar Raya.

Dari arah selatan Jakarta seperti Depok, Tangerang Selatan, Lebak Bulus-Pondok Indah-Blok M bisa menggunakan moda MRT turun di Bundaran HI dan dilanjutkan dengan TransJakarta atau 10 menit mengandalkan ojek online.

(msl/msl)



Sumber : travel.detik.com