Tag Archives: wisata bromo

Pengalaman Piknik Estetik di Hamparan Karpet Hijau Bromo



Pasuruan

Bromo merupakan salah satu spot eksotis di Jawa Timur yang menjadi daya tarik wisatawan. Tak hanya berfoto dan memandangi keindahan, beberapa aktivitas menarik dapat dilakukan di sini.

Misalnya saja yang detikcom lakukan bersama Plataran Bromo. Kami diajak untuk merasakan sensasi piknik yang tiada dua, yakni piknik berlatarkan hamparan karpet hijau di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Dalam kunjungan kami ke kawasan TNBTS, Kamis (7/12/2023), kami tiba sedari pukul 04.00 WIB di Bukit Perahu untuk menikmati sunrise. Puas memandangi panorama matahari pagi, kami akhirnya turun ke area savana untuk menikmati piknik.


Kami beruntung mendapatkan suasana begitu cerah. Walau memasuki musim penghujan, tetapi cuaca saat kami di sana sangat terang dan tak turun hujan. Matahari menyinari secara hangat dan sedikit tertutupi oleh awan tipis yang hilir mudik.

Pengalaman merasakan piknik estetik di BromoPengalaman merasakan piknik estetik di Bromo (Weka Kanaka/detikcom)

Saat kami tiba, peralatan piknik pun telah tersedia. Beanbag, hamparan kain putih, pernak-pernik, dan meja makan telah disusun sedemikian rupa sehingga begitu estetik. Di atasnya, terdapat beberapa makanan seperti kue-kue dan sandwich yang dapat langsung dilahap.

Tak hanya itu, terdapat pula live cooking yang disajikan untuk menyediakan makanan hangat. Kami bisa menyaksikan kru Plataran Bromo memasak hingga menyajikan makanan.

Pengalaman merasakan piknik estetik di BromoMemakan soto bebek dengan pemandangan savana Bromo. (Weka Kanaka/detikcom)

Makanan utama kami di sana adalah, hidangan soto bebek yang panas dan disajikan langsung di tempat. Selain itu, ada pula menu western breakfast seperti telur dadar, daging ham sapi, serta sosis. Sedangkan untuk minuman, kita bisa memilih antara teh maupun kopi.

Tentunya, hidangan hangat yang disajikan sangat ciamik dipadukan dengan suasana savana Bromo yang begitu sejuk.

Kami menghabiskan cukup banyak waktu untuk menikmati sajian makanan, serta sajian alam yang menawan. Memandangi hamparan rerumputan Savana Bromo yang telah kembali menghijau, sembari mencicipi makanan dan minuman yang disediakan, tentunya pengalaman syahdu yang begitu menarik.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah terbakar Kamis (7/12/2023).Panorama savana hijau Bromo pada Kamis (7/12/2023). (Weka Kanaka/detikcom)

Tak hanya dapat dinikmati secara experience, pengalaman ini tentunya juga sangat sulit jika tidak diabadikan.

Bagi traveler yang ingin menikmati pengalaman ini, traveler dapat memesan experience bernama Tengger Caldera Wonders di Plataran Bromo. Biayanya yakni Rp 2 juta++ (21 persen) untuk dua orang.

Pengalaman ini tentunya patut traveler coba bersama orang paling spesial ataupun pasangan. Selain itu, bisa juga menjadi salah satu experience dalam foto prewedding.

Adapun kegiatan prewedding dan lainnya yang dilakukan di Bromo itu diizinkan dengan syarat mengurus izinnya terlebih dulu ke Balai Besar TNBTS.

“Kemudian kita juga mengimbau untuk masyarakat agar setiap aktivitas yang akan dilakukan di dalam kawasan Taman Nasional kan mungkin tidak hanya untuk wisata ya, bisa jadi untuk prewedding, kemudian bisa jadi juga untuk seperti ini peliputan,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, saat ditemui detikcom di kantor BBTNBTS, Kamis (7/12/2023).

“Mohon untuk bisa dikomunikasikan, dilaporkan, dan minta izin kepada kami sehingga nanti kita bisa proses perizinannya. Kemudian kita bisa dampingi, kita bisa memberikan masukan mana yang boleh, mana yang tidak, guideline-nya seperti apa,” Septi menambahkan.

(wkn/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Bukit Perahu Bromo, Spot Sunrise Tak Kalah Indah Dari Penanjakan Satu



Pasuruan

Melihat matahari terbit di balik Bromo siapa yang tak ingin. Untuk menyaksikannya, traveler bisa menikmatinya di Bukit Perahu.

Biasanya, lokasi favorit bagi traveler yang ingin menyaksikan sunrise di Bromo adalah Penanjakan Satu yang berlokasi di Gunung Penanjakan, Pasuruan. Namun, sebagai spot favorit wisatawan tempat ini kerap kali penuh, sehingga traveler mesti mencari alternatifnya.

Salah satu alternatif yang mungkin bisa traveler pilih adalah Bukit Perahu yang juga ada di Gunung Pananjakan. Area ini tengah jadi favorit wisatawan pemburu sunrise di Bromo.


Alasannya, lokasi Bukit Perahu dinilai cukup lengkap. Dekat area spot sunrise, terdapat mushola yang cukup lega. Sehingga traveler yang ingin menikmati matahari terbit dapat beribadah terlebih dulu. Selain itu, ada juga toilet umum yang bisa dimanfaatkan untuk traveler yang ingin membuang air kecil ataupun besar. Di sekitar area masjid tersebut ada pula area duduk-duduk santai.

Ingin mengisi perut? Tenang saja, traveler bisa sarapan di warung-warung terdekat. Di sini traveler dapat mengisi perut sembari menghangatkan tubuh.

Selain itu, bagi traveler yang lupa membawa penghangat tubuh, bisa juga membeli atau menyewa perlengkapan tersebut. Tersedia penjaja jaket sewaan atau penjual kupluk dan sarung tangan.

Menuju spot sunrise, traveler mesti trekking sejenak sekitar 5-10 menit. Jalannya tidak terlalu terjal, namun cukup licin dan minim penerangan. Sehingga traveler mesti mempersiapkan penerangan ketika mendaki.

Di puncak Bukit Perahu, traveler akan disambut oleh pemandangan Gunung Bromo, Gunung Batok, serta Gunung Semeru yang juga terlihat samar.

Menyaksikan sunrise di sini baiknya traveler telah tiba sejak pukul 04.00 WIB. Hal tersebut agar traveler dapat mempersiapkan diri di spot terbaik serta agar terhindar dari macet dalam perjalanan, serta tentunya agar tidak terlewat panorama matahari pagi yang perlahan muncul.

Panorama munculnya matahari di sini tak benar-benar berada di balik Bromo, melainkan di sisi kirinya. Namun, menyaksikan sinar matahari perlahan muncul dan menyinari punggung kawasan Bromo dan Gunung Batok juga sangat memanjakan mata.

Pada kunjungan detikcom ke Bukit Perahu, Kamis (7/12/2023), terlihat kawasan ini juga dipadati oleh wisatawan, khususnya ketika sunrise telah muncul. Wisatawan lokal, hingga mancanegara juga terlihat banyak di sini.

Menurut penuturan seorang pemandu wisatawan, Rizal Trisna, Bukit Perahu ini adalah salah satu spot relatif baru yang tengah digandrungi wisatawan.

“Ya, kebetulan lagi booming-boomingnya di sini Bukit Perahu ini, termasuk baru sih,” kata dia.

Adanya pepohonan yang tumbuh di sekitar bukit disebut menjadi salah satu daya tarik lokasi ini. Terlihat pula para traveler memanfaatkan pohon tersebut menjadi objek swafoto.

“Mungkin ini ya, ini pohon-pohonnya ini bikin beda lah dibanding dari Bukit Kingkong atau Bukit Love Hill,” ujar dia.

(wkn/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

4 Spot Menyambut Sunrise Bromo dari Pasuruan, Begitu Syahdu


Pasuruan

Bromo merupakan kawasan wisata yang memiliki empat pintu masuk dari empat kabupaten berbeda. Menyambanginya melalui Pasuruan, traveler bisa menemukan empat spot terbaik.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berada di antara empat kabupaten di wilayah Jawa Timur, tepatnya di Malang, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan. Berkunjung ke Bromo, traveler bisa melalui jalur dari keempat kabupaten tersebut.

Biasanya berkunjung ke Bromo dilakukan melalui dua fase, yakni fase menikmati sunrise di bukit-bukit atau spot sunrise pada dini hari hingga matahari menampakkan diri. Kemudian, fase kedua adalah menikmati panorama Bromo dari dekat, yakni berkunjung ke area Pasir Berbisik, Bukit Teletubbies, atau menuju area kawahnya.


Nah, jika berkunjung melalui Pasuruan, traveler akan disuguhkan oleh empat sunrise spot terbaik. Bahkan, beberapa wisatawan yang berkunjung dari daerah lain pun menjadikan tempat ini sebagai destinasi.

1. Pananjakan Satu

Salah satu sunrise spot yang paling terkenal di kawasan Bromo adalah Pananjakan 1. Tempat ini berada pada ketinggian 2.770 mdpl, yakni sebagai titik tertinggi di Gunung Pananjakan yang berlokasi di sekitar Bromo.

Tempat ini juga menyandang gelar The Famous of Bromo Sunrise. Namun menuju tempat ini, akses kendaraan cukup terbatas dan padat, sehingga bagi traveler yang ingin berkunjung ke sini mesti datang lebih awal.

2. Bukit Perahu

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) setelah terbakar Kamis (7/12/2023).Pemandangan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dari Bukit Perahu. Foto: Weka Kanaka/detikcom

Salah satu spot yang tengah digemari di sekitar Gunung Pananjakan adalah Bukit Perahu. Spot ini berada tepat sebelum Pananjakan 1.

Misalnya saja Rizal Trisna. Dia adalah pemandu yang berasal dari Probolinggo.

Saat itu ia tengah mendampingi rombongan turis China untuk mengunjungi Bromo. Ia memilih lokasi Bukit Prahu sebagai pilihan karena memiliki panorama unik lewat pepohonannya.

“Ya lagi booming, boomingnya ini Bukit Perahu, termasuk baru (booming). Mungkin ini ya kayak di pohon-pohonnya ini bikin beda lah dibanding Bukit Kingkong, atau Bukit Lovehill,” ujar Rizal kepada detikcom, Kamis (7/12/2023).

Area Bukit Perahu juga menjadi pilihan ketika kami berkunjung. Berkunjung ke sini, traveler mesti tracking ringan selama 5-10 menit dengan berjalan sedikit mendaki. Ketika dini hari, tak ada penerangan di area bukit sehingga traveler mesti menyalakan senter.

Area ini terdiri dari perbukitan yang memiliki lahan cukup lapang di bagian atas, dan terdapat lahan yang agak curam di area spot fotonya.

Namun, panorama pagi hari setelah matahari telah nampak begitu indah. Panorama Bromo terlihat jelas di sini dan pepohonan di area sini juga bisa menjadi ornamen menarik untuk swafoto.

Selain itu, fasilitas di sekitar area ini juga cukup lengkap. Terdapat warung, masjid, hingga toilet umum berada di tepi jalan.

3. Bukit Kingkong atau Bukit Kedaluh

Salah satu spot yang bisa dikunjungi jika melalui Pasuruan adalah Bukit Kingkong atau Bukit Kedaluh. Lokasi sunrise point ini terletak tak terlalu tinggi dibandingkan dua spot sebelumnya. Yakni tingginya berada di 2.600 mdpl.

Kendati sudut pandang di sini akan lebih rendah, tetapi traveler tetap dapat menikmati sunrise yang muncul dari balik Gunung Batok dan Mahameru, yakni puncak Gunung Semeru.

Di kawasan ini terdapat pula pagar pengaman setinggi dada orang dewasa, sehingga ini bisa menjadi pembatas keamanan bagi traveler. Selain itu, tempat ini juga dekat dengan pedagang asongan, sehingga traveler bisa menemui jajanan hangat seperti kopi ataupun mie rebus.

Area parkir kendaraan di sini cukup luas dan memiliki beberapa pilihan untuk camping ground.

4. Bukit Cinta

Nah, salah satu yang tak kalah tenar adalah Bukit Cinta atau Love Hill. Tempat ini berada di ketinggian 2.680 mdpl dan terkadang disebut sebagai sunrise point Pananjakan 3.

Tempat ini selain menjadi spot asyik melihat sunrise, tetapi juga menyimpan legenda masyarakat setempat. Tempat ini diyakini sebagai tempat pertemuan Roro Anteng dan Joko Seger, yakni nenek moyang yang dipercaya sebagai leluhur masyarakat Tengger di Bromo.

Spot ini juga bisa menjadi alternatif jika spot Pananjakan 1 dan 2 dipadati pengunjung.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

Liburan Nataru 2023/2024 di Gunung Bromo, Segini Harga Tiket Masuknya


Jakarta

Gunung Bromo di Jawa Timur menjadi tujuan wisata terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Dikelola oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), gunung ini mencapai ketinggian 2.329 meter dan terletak di wilayah Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Gunung Bromo memikat wisatawan dengan keajaiban alamnya, termasuk kaldera yang memukau seluas 10 kilometer persegi. Destinasi ini memadukan keajaiban alam dengan sensasi petualangan, menarik pelancong dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara.

Berikut ini harga tiket masuk Gunung Bromo jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).


Harga Tiket Masuk dan Sewa Fasilitas Gunung Bromo

Dilansir dari website resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), harga tiket masuk Gunung Bromo bervariasi tergantung pada kategori wisatawan dan hari kunjungan.

1. Harga Tiket Masuk Wisatawan Lokal

  • Hari Kerja: Rp. 29.000.
  • Akhir Pekan dan Hari Libur Nasional: Rp. 34.000.

2. Harga Tiket Masuk Wisatawan Asing

  • Hari Kerja: Rp. 220.000.
  • Akhir Pekan dan Hari Libur Nasional: Rp. 320.000.

3. Retribusi Kendaraan (Kawasan Wisata Bromo)

  • Kendaraan Roda 4: Rp. 10.000.
  • Kendaraan Roda 2: Rp. 5.000.
  • Sepeda: Rp. 2.000.
  • Kuda: Rp. 1.500.

4. Biaya Sewa Fasilitas

  • Jeep (perjalanan berangkat dan pulang): Rp. 500.000 – Rp. 650.000 (dengan kenaikan tarif bisa hingga Rp 700.000 – Rp 750.000 pada liburan Nataru).
  • Kuda: Rp. 150.000 (dengan kenaikan tarif hingga Rp. 200.000).

Peraturan Pengunjung di Gunung Bromo

Dilansir dari laman Booking Online Wisata Bromo, terdapat beberapa peraturan dan larangan yang harus diikuti oleh calon pengunjung.

  • Pengunjung wajib memperhatikan dan menaati pilihan site kunjungan destinasi wisata TNBTS, sesuai dengan site pada tiket masuk yang telah dipesan melalui booking online.
  • Pengunjung yang memilih site kunjungan destinasi ke Savana Teletubbies/laut Pasir diperkenankan masuk setelah pukul 06.00 WIB.
  • SOP kunjungan wisata alam di TNBTS tetap harus dipedomani dan diterapkan secara ketat dan teratur.
  • Protokol kesehatan juga bagi pelaku usaha (antara lain transportasi, konsumsi, dan akomodasi) harus diterapkan secara ketat dan teratur dengan mempedomani dan memperhatikan kriteria health, hygine, security dan safety.
  • Larangan masuk kawasan TNBTS untuk ibu hamil.
  • Batasan usia pengunjung menyesuaikan peraturan pada masa pandemi Covid 19.
  • Sudah divaksin (minimal dosis pertama) dengan menunjukkan sertifikat vaksin atau swab antigen/pcr sesuai ketentuan.
  • Pengunjung dan para pelaku usaha wajib memakai MASKER.
  • Pengunjung membawa hand sanitizer dan/atau sabun cair untuk membersihkan tangan.
  • Membawa kresek kecil berwarna kuning untuk membuang masker.
  • Pengunjung menjaga jarak dengan pengunjung yang lain, tidak berkerumun, dan selalu membawa ketertiban.
  • Pembelian karcis masuk hanya dapat dilakukan secara online melalui situs https://bookingbromo.bromotenggersemeru.org sesuai dengan ketersediaan kuota. Tidak ada pembelian langsung untuk masuk kawasan TNBTS.
  • Pembayaran hanya bisa dilakukan dengan Virtual Account.
  • Nominal pembayaran harus sesuai dengan tarif nominal pada booking online.
  • Batas waktu Pembayaran anda 2 jam setelah pendaftaran booking online.
  • Untuk mengantisipasi kesalahan/error pada pembayaran, maka tidak disarankan melakukan pembayaran pada jam 23.00 wib – 01.00 wib (tengah malam).
  • Pembayaran tidak bisa dilakukan melalui teller bank.
  • Tidak ada pengembalian pembayaran uang karcis yang telah disetor karena adanya pembatalan/refund.
  • Setelah melakukan pembayaran, pengunjung tidak dapat melakukan reschedule/jadwal ulang.

Destinasi ini menyajikan kombinasi antara alam yang menakjubkan dan petualangan yang memikat, menciptakan pengalaman unik bagi para wisatawan.

Pastikan pahami peraturan dan perhatikan harga tiket masuk Gunung Bromo untuk membuat rencana perjalanan yang matang.

(inf/inf)



Sumber : travel.detik.com

Hotel Dekat Bromo Syahdu Mirip di Swiss



Pasuruan

Bromo merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Dekat dengan Bromo, terdapat hotel yang memiliki suasana mirip di Swiss.

Ingin menikmati liburan dengan menyaksikan panorama Bromo? traveler bisa menyempatkan diri menikmati hotel bernuansa Swiss di sekitar sini. Adalah Plataran Bromo, merupakan hotel yang berada di jalur menuju Bromo, tepatnya di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur.Pemandangan di Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur. (Weka Kanaka/detikcom)

Nuansa yang disebut mirip di Swiss ditunjukkan lewat pemandangan yang memanjakan mata. Itu lantaran hotel ini berada di ketinggian sekitar 1.800 mdpl. Bahkan, di beberapa tempat paling atas hotel ini menyuguhkan spot pemandangan yang menghadap berbagai gunung dan bukit yang mengelilingi hotel ini.


“Di sini kan bisa dibilang kita di Gunung cukup tinggi, 1800 di atas permukaan laut. Jadi pastinya konsep yang diambil salah satunya pemandangan yang bisa melihat lima gunung itu sekaligus makanya kita sebut yang di atas Swiss van Java,” terang General Manager Plataran Bromo, Ani Tri Windarti, kepada detikTravel, Jumat (8/12/2023).

Pada area pandang di Plataran Bromo bahkan terdapat penunjuk arah ke spot-spot terkenal di sekitar, seperti Bromo, Danau Ranu Pani Lumajang, Gunung Semeru, Gunung Arjuna Pandaan, Bukit Tanggulangin, dsb.

Selain menyuguhkan pemandangan yang ciamik, tempat ini juga memiliki konsep arsitektur yang sangat memanjakan mata. Lewat perpaduan bentuk bangunan, area taman, area terbuka, hingga konsep penginapan yang unik.

Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur.Suasana di Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur. (Weka Kanaka/detikcom)

Khusus area menginap, konsep bangunannya cukup menarik. Yakni terdiri dari bangunan-bangunan rumah besar yang menggunakan sentuhan ala skandinavia. Sentuhan itu begitu terasa degan banyaknya ornamen kayu di dalam, misalnya pada lantai, jendela, atap, hingga adanya perapian di area living room kamar.

Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur.Area ruang tamu di Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur. (Weka Kanaka/detikcom)

Kamar-kamar di sini tersedia di dalam satu rumah besar yang memiliki area living room juga area meja makan. Jadi, selain dapat bersantai di dalam kamar, traveler juga bisa saling bercengkerama dengan penghuni lain di area ruang tamu.

“Jadi konsep buildingnya ini seperti lebih pengennya ke homey style, house resort. Makanya style kamar kita kan house resort yang ibaratnya satu rumah beberapa kamar yang bisa jadi cocok untuk family dan kids friendly,” ujar Ani.

Menariknya, seluruh kamar di Plataran Bromo disebut tanpa dilengkapi pendingin atau AC. Walau begitu, suasana di sini sudah cukup sejuk baik di pagi hingga malam hari.

Terkhusus malam hari, kabut kerap menyelimuti area hotel. Untuk menghangatkan diri, traveler pun bisa menikmati air hangat yang tersedia di kamar mandi, minuman hangat, ataupun melakukan aktivitas spa yang juga tersedia.

Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur.Kamar di Plataran Bromo Hotel, Pasuruan, Jawa Timur. (Weka Kanaka/detikcom)

Namun, suasana dingin di malam hari pun dirasa tak terlalu ekstrim. Suhu dingin tidak terlalu menusuk yang mungkin karena konsep bergaya skandinavia yang penuh kayu.

Ingin mencari penghangat diri yang lebih syahdu lagi? Tenang, traveler juga bisa menghangatkan diri dengan makan malam di sini. Traveler bisa memesan makan malam berupa hotpot ataupun barbeque. Tentu aktivitas tersebut sangat syahdu dilakukan di balik dinginnya tempat ini.

“Terus terang kita ini menyajikan nature yang indah dan kalau kamar mungkin hampir semua hotel kan pastinya intinya menjual kamar. Tapi kita di sini juga memberikan experience yang berbeda dengan hotel-hotel lain. Dan di sini memang tidak banyak hotel atau lebih banyak homestay jadi bisa dibilang kita stand out dengan fasilitas dan activities Plataran Bromo juga,” ujar Ani.

(wkn/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata Gunung Bromo yang Bisa Dikunjungi saat Libur Idul Adha


Jakarta

Gunung Bromo di Jawa Timur termasuk tempat wisata pilihan yang dapat dikunjungi, terlebih saat libur panjang seperti waktu libur Idul Adha nanti. Di sana, ada sejumlah destinasi wisata menarik yang patut dikunjungi.

Gunung Bromo masuk ke dalam area Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan menjadi satu-satunya gunung berapi aktif di sana. Wisatawan bisa menyaksikan panorama matahari terbit (sunrise) dari berbagai spot yang ada hingga melakukan aktivitas seperti menunggangi kuda dan naik mobil jip.

Penasaran? Temukan rekomendasi objek wisata Gunung Bromo yang bisa dikunjungi saat libur Idul Adha 2024 pada uraian di bawah.


Rekomendasi Objek Wisata Gunung Bromo

Berdasarkan catatan detikcom, berikut objek wisata di Gunung Bromo yang patut dikunjungi wisatawan.

1. Penanjakan 1

Penanjakan Bromo 1Panorama Gunung Bromo dari Penanjakan 1. (Faiq Azmi/detikcom)

Kalau ingin menyaksikan matahari terbit, Penanjakan 1 bisa jadi spot pilihan. Lokasi ini merupakan titik tertinggi di antara lainnya yang pas sekali untuk melihat sunrise. Letaknya di ketinggian sekitar 2.770 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Penanjakan 1 bisa dibilang spot terbaik dan paling populer bagi para pemburu sunrise Gunung Bromo. Dari sini, pesona matahari terbit bisa terlihat sangat cantik nan eksotis dengan masih tertutup kabut di sekelilingnya.

2. Penanjakan 2

Penanjakan 2 merupakan spot tertinggi kedua di TNBTS. Lokasinya sekitar di ketinggian 2.400 mdpl. Dan Penanjakan 2 termasuk spot alternatif untuk menikmati matahari terbit. Selain itu, di sini juga biasa menjadi tempat untuk menyaksikan sunset Gunung Bromo.

3. Pasir Berbisik

Pesona Pasir Berbisik Bromo.Naik mobil jip di Pasir Berbisik Bromo. (M Rofiq/detikJatim)

Kawasan Gunung Bromo terkenal dengan hamparan pasirnya yang luas. Area ini dikenal dengan sebutan Pasir Berbisik. Di sini terkenal sebagai spot bagus untuk berfoto maupun swafoto yang instagramable.

Di samping itu, traveler juga bisa melakukan aktivitas seperti naik mobil jip, mengendarai motor trail, hingga menunggang kuda.

4. Bukit Cinta

Bukit Penanjakan sedang direnovasi, kini wisatawan yang ingin menikmati terbitnya matahari (sunrise) di kawasan Gunung Bromo pun beralih ke Bukit Cinta, Probolinggo, Jatim.Wisatawan menikmati matahari terbit (sunrise) di Bukit Cinta. (Ari Saputra/detikcom)

Lagi-lagi untuk menikmati matahari terbit, wisatawan dapat mendatangi Bukit Cinta. Di spot ini, panorama Gunung Bromo yang indah juga tampak dengan jelas. Selain itu, pemandangan gunung lain yakni Semeru dan Arjuno bisa terlihat pula dari sini. Kalau ke Bukit Cinta, tentunya traveler tidak boleh melewatkan untuk berfoto ya.

5. Bukit Mentigen

Tidak jauh dari pintu masuk TNBTS, Bukit Mentigen bisa ditemukan. Meski tidak setinggi Penanjakan 1 dan Penanjakan 2, bukit ini juga termasuk spot berburu sunrise yang bagus di Cemoro Lawang, Ngadisari, Probolinggo.

Untuk ke sini, wisatawan tidak usah naik jip melainkan bisa cukup trekking atau berkendara motor. Lokasinya sekitar 1 km dari gapura selamat datang objek wisata Seruni.

6. Bukit Kingkong

Spot lain untuk melihat matahari terbit yaitu Bukit Kingkong. Bukit ini berada di ketinggian sekitar 2.700 mdpl. Panorama sunrise di sini cukup berbeda dari lainnya, walau begitu tidak kalah bagus lho.

Disebut Bukit Kingkong lantaran salah satu sisinya menyerupai kepala kingkong jika dilihat dari kejauhan. Bukit ini dikenal juga dengan nama Bukit Kedaluh, yang artinya penghargaan akan kesuburan tanah wilayah Tengger. Sebutan tersebut diberikan langsung oleh masyarakat Tengger di sekitar Gunung Bromo.

7. Pura Luhur Poten

Pura Agung Poten Luhur yang berada di lautan pasir Gunung BromoPura Agung Poten Luhur yang berada di lautan pasir Gunung Bromo. (Budi Sugiharto)

Di Gunung Bromo ternyata juga terdapat pura yang bisa dikunjungi lho, yakni Pura Luhur Poten. Pura ini merupakan tempat ibadah pemeluk agama Hindu di sekitar sana. Meski begitu, wisatawan dapat mendatangi pura ini.

Pura Luhur Poten dikatakan sudah berdiri sejak awal abad ini. Saat perayaan Nyepi, pura ini selalu ramai oleh orang yang hendak beribadah.

8. Bukit Teletubbies

Awal mulanya keindahan Bromo hanya dikenal dengan dua destinasi favorit yakni menikmati Sunrise dan Kawah Bromo saja. Tapi, sejak dibuka pintu masuk lewat Malang, kini bertambah tujuan wisatanya.Lautan pasir Bromo, Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas.Bukit Teletubbies dan padang savana yang terbentang luas. (Rachman_punyaFOTO)

Walau terkenal dengan hamparan pasirnya, di kawasan Gunung Bromo juga ada padang rumput hijau kok yaitu Bukit Teletubbies. Dahulunya dinamakan Lembah Jemplang. Padang savana ini memiliki luas sekitar 382 hektare.

Bukit Teletubbies termasuk spot di Bromo yang tidak boleh terlewatkan. Terlebih, wisatawan wajib berfoto karena spot perbukitannya yang tak biasa.

9. Pos Dingklik

Letak Pos Dingklik di ketinggian 2.463 mdpl. Ini juga merupakan spot alternatif untuk menyaksikan matahari terbit di Gunung Bromo. Di samping itu, traveler juga akan menikmati panorama Gunung Batok yang tampak sejajar dengan kita.

10. Kawah Bromo

kawah gunung bromoKawah Gunung Bromo. (Devy Rizkillah/d’Traveler)

Gunung Bromo bukan hanya menyediakan spot bagus untuk melihat sunrise nih. Tapi gunung ini menawarkan objek wisata yang tak kalah menarik. Ada Kawah Bromo yang pesonanya tak boleh diabaikan.

Untuk ke sini, wisatawan perlu berjalan kaki terlebih dulu dan menaiki ratusan anak tangga. Meski harus berlelah-lelah dahulu, rasa letihnya bakal terbayarkan kok dengan pemandangan Kawah Bromo yang eksotis.

Nah, itu tadi sederet wisata Gunung Bromo yang tidak boleh terlewatkan kalau traveler sedang berkunjung ke sana. Jadi, tempat mana nih yang tertarik kamu kunjungi?

(azn/inf)



Sumber : travel.detik.com