Tag Archives: wisata edukasi

Jangan Sampai Terlewat, Cari Tahu Sejarah Candi Borobudur di Museum Ini



Jakarta

Traveler yang ingin melihat kemegahan Candi Borobudur, bisa datang ke museum yang ada di Kampung Seni Borobudur (KSB). Museum ini baru saja dibuka untuk umum.

Museum Kampung Seni Borobudur baru dibuka awal Mei 2025. Kendati usianya baru dua minggu, namun wisatawan yang datang ke sini cukup ramai, lho.

Dayat, petugas Museum KSB, mengatakan bahwa antusias pengunjung saat dibuka lumayan bagus. Dengan tiket terjangkau, hanya Rp 10.000, traveler diajak mendalami lika-liku keberadaan Borobudur.


“Kalau hari biasa bisa sampai 100 orang, namun saat hari libur bisa lebih 200 orang,” kata Dayat kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

Museum KSB tidak terlalu luas, namun di dalam museum itu terdapat beberapa penjelasan mengenai Candi Borobudur, ragam stupa dan ada fasilitas VR. Melalui VR traveler bisa menonton penjelasan mengenai candi.

“Bila ingin menonton VR tentang penjelasan Candi Borobudur, kamu cukup membayar tiket tambahan Rp 10 ribu saja,” kata dia.

detikcom berkesempatan berkeliling Musem KSB. Walau museum ini tidak besar, namun ‘cukup padat’ merangkum dan menampilkan sejarah tentang Candi Borobudur.

Di sini juga ditampilkan beberapa stupa yang ada di candi beserta penjelasan. Ada juga contoh relief yang bisa kamu pelajari.

Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)
Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

Museum ini bisa dikatakan sederhana. Namun bisa menarik perhatian generasi muda yang suka akan sejarah. Seperti Alfin dan Desi, kaula muda asal Jakarta.

Mereka mengaku menikmati museum date di KSB karena mereka menjadi tahu sejarah Candi Borobudur.

“Museumnya sangat bagus dan informatif ya karena di sini semuanya dijelasin bagaimana sejarahnya. Dan sangat membantu sih, karena kalau langsung ke Candi Borobudur kita nggak ngerti dan tahu kan bagaimana sejarahnya. Makanya kita datang langsung ke sini untuk cari tahu sejarahnya dulu,” kata Alfin.

Museum Kampung Seni BorobudurMuseum Kampung Seni Borobudur (Syanti Mustika/detikcom)

Selain menampilkan sejarah Candi Borobudur, di sini juga dipajang beberapa lukisan terkait candi. Traveler yang membutuhkan tur guide untuk lebih paham tentang museum, juga bisa request kok tanpa dikenakan biaya.

“Kita buka setiap hari pukul 09.00-15.00 WIB,” ujar Dayat.

Nah, Museum KSB bisa jadi pilihan bagi traveler yang ingin mengetahui sejarah keberadaan Candi Borobudur. Lokasi museum ini juga tidak jauh kok dari salah satu loket ke Candi Boroburur. Jadi sekalian aja deh habis dari museum langsung beli tiket ke Candi Borobudur.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Piknik di Pantai-Kulineran di Pasar



Yogyakarta

Tahun Baru 2025 sudah di depan mata. Traveler yang ingin menghabiskannya di Yogyakarta simak ide liburan tahun baru berikut ini:

Yogyakarta memiliki banyak pilihan liburan seru yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan kota. Dari menikmati alam hingga mengeksplorasi budaya.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa mengisi waktu liburan traveler.


Berikut sederet ide liburan tahun baru di Yogyakarta yang menarik:

1. Wisata Edukasi di Kebun Binatang

Liburan yang menyenangkan dan edukatif sering kali menjadi pilihan terbaik bagi keluarga, terutama yang membawa anak-anak. Mengunjungi kebun binatang bukan hanya menawarkan pengalaman menyaksikan hewan-hewan yang menarik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang berbagai jenis hewan.

Di Jogja, Anda bisa mengunjungi Gembira Loka Zoo, sebuah kebun binatang yang memiliki koleksi satwa dari berbagai belahan dunia. Selain itu, Suraloka Interactive Zoo juga bisa menjadi alternatif yang menawarkan suasana yang berbeda.

2. Berkeliling Taman

Bagi yang ingin menikmati udara segar dan suasana hijau, mengunjungi taman kota adalah pilihan yang tepat. Di taman kota, traveler bisa berjalan-jalan santai, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melepaskan penat setelah rutinitas yang padat. Wisdom Park UGM, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi traveler untuk melakukan aktivitas ini. Suasananya yang sangat asri dan teduh cocok untuk traveler yang ingin melakukan aktivitas outdoor namun tetap santai.

3. Wisata Budaya di Museum

Museum Benteng VredeburgMuseum Benteng Vredeburg (dok. IHA)

Jika traveler tertarik mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Di museum, traveler tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menikmati atmosfer yang lebih tenang dan reflektif.

Museum Sonobudoyo, yang menyajikan koleksi seni dan budaya Jawa, adalah tempat yang sempurna bagi detikers yang ingin lebih mengenal warisan budaya Jogja. Selain itu, detikers juga bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg atau Museum Sandi yang terletak strategis di tengah kota.

4. Staycation di Hotel

Tidak semua liburan harus menghabiskan waktu di luar kota. Staycation atau menginap di hotel lokal bisa menjadi alternatif yang menarik. detikers bisa menikmati fasilitas hotel, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh.

Beberapa hotel di Jogja menawarkan nuansa lawas yang kental, seperti The Phoenix Hotel, yang memiliki arsitektur kolonial yang indah, atau Hotel Tentrem yang menggabungkan kemewahan modern dengan sentuhan tradisional mungkin akan menjadi sensasi baru untuk detikers saat staycation.

5. Piknik di Pantai

Bagi traveler yang ingin liburan santai namun tetap menikmati alam terbuka, piknik di pantai atau danau bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Jogja memiliki beberapa pantai dan danau yang indah untuk dijadikan tempat piknik.

Contohnya seperti Pantai Parangtritis yang terkenal dengan pasir hitamnya dan pantai-pantai di Gunungkidul seperti Pantai Ngetun dan Wediombo. Nikmati suasana tenang sambil menikmati makanan ringan atau sekadar menikmati alam.

6. Jelajahi Kuliner Khas Jogja

Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (26/12/2023).Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja (Adji G Rinepta/detikJogja)

Liburan Tahun Baru juga bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kuliner lokal yang menggugah selera. Jogja dikenal dengan berbagai hidangan lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Traveler bisa mengunjungi pasar tradisional untuk mencicipi makanan khas, atau menjelajahi tempat makan yang populer di kota ini. Pasar Beringharjo, Pasar Kotagede dan Pasar Ngasem adalah tiga contoh rekomendasi tempat yang sempurna untuk berburu makanan lokal.

Ada gudeg, bakpia, dan aneka jajanan tradisional khas Jogja yang bisa dicoba traveler. Bagi traveler yang ingin berburu makanan dan jajanan otentik khas Jogja, maka pilihan ini cukup menarik untuk dimasukkan dalam rencana liburan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Wahana, Fasilitas, Tiket, dan Lokasi


Jakarta

Meski sudah tak seramai dahulu, Villa Kancil Kampoeng Sunda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih menjadi tempat wisata pilihan keluarga, terutama anak-anak.

Tempat ini cocok untuk outbound sekaligus edukasi pengenalan alam kepada anak-anak. Selain outbound, tempat ini juga memiliki wahana air untuk sekadar berenang atau bermain air.

Sebelum ke sana, simak dulu artikel ini untuk mengetahui apa saja wahana dan fasilitas di Villa Kancil Kampoeng Sunda. Ketahui juga tiket masuk dan biaya-biaya lainnya, serta lokasi dan jam bukanya.


Wahana Villa Kancil Kampoeng Sunda

Dilansir dari website dan akun Instagram resminya, wahana di Villa Kancil Kampoeng Sunda dibagi menjadi tiga, yaitu wahana air, wahana outbound, dan wahana lainnya.

Wahana Air

Ada sejumlah wahana air yang bisa dipilih sesuai usia anak. Beberapa wahana memerlukan tiket tambahan.

  • Kolam renang untuk anak-anak
  • Kolam renang untuk remaja hingga dewasa
  • Kolam rendam air hangat
  • Ember tumpah
  • Perosotan tinggi
  • Perosotan pendek
  • Kolam busa

Wahana Outbound

Wisata outbound menjadi andalan dari Villa Kancil. Ada sejumlah paket yang bisa dipilih sesuai usia. Beberapa permainan di area outbound, yaitu:

  • Jembatan keseimbangan
  • Perahu rakit balap
  • Panahan (archery)
  • Climbing board (wall climbing aman untuk anak)
  • Climbing bar
  • Smart step tire
  • Balance wood
  • Web tunnel
  • Swing rope
  • Hang bar
  • Log step level
  • Flying fox

Wahana Lainnya

  • Menanam padi
  • Menangkap ikan
  • Kereta mini
  • Becak mini
  • Perahu

Fasilitas Villa Kancil Kampoeng Sunda

Tempat wisata Villa Kancil memiliki fasilitas yang lengkap, antara lain sebagai berikut:

  • Mushola
  • Kamar ganti dan bilas
  • Toilet
  • Restoran
  • Tempat parkir luas
  • Gedung untuk rapat dan pernikahan

Tiket Masuk Villa Kancil Kampoeng Sunda

Tiket masuk ke Villa Kancil Kampoeng Sunda adalah Rp 35 ribu. Tiket ini sudah termasuk kolam renang waterboom, kolam mandi busa, kolam prestasi, spot selfie area, dan saung-saung untuk botram.

Daftar Harga Tiket Permainan Lain

Selain tiket masuk, ada juga biaya tambahan untuk beberapa permainan. Daftar harganya sebagai berikut:

  • Kereta mini Rp 10.000
  • Motor ATV Rp 25.000
  • Sewa pelampung Rp 10.000
  • Becak mini Rp 10.000
  • Kolam rendam air panas Rp 10.000
  • Flying fox dewasa Rp 25.000
  • Flying fox anak Rp 15.000
  • Perahu balap Rp 10.000/orang (minimal 5 orang)
  • Perahu kerbau Rp 10.000/orang (minimal 5 orang)

Paket Outbound

Buat kalian yang mau outbound, ada sejumlah paket yang ditawarkan. Ada paket untuk usia TK dan ada paket untuk usia SD.

Paket untuk usia TK harganya mulai dari Rp 85 ribu. Paket ini minimal untuk 20 anak. Jika kurang dari 20 anak, maka harga per anak ditambah Rp 20 ribu.

Paket ini termasuk tiket masuk, spot selfie bukit cinta, halang rintang (smart step, tire holes, climbing hole, samsak tinju, burma bridge, spider web, sliding and step ball, climbing web, low rope), papan kesimbangan, perahu rakit balap, tali keseimbangan, perahu kerbau, bertani, paralon bocor, menangkap ikan, wahana (kereta mini/bus mini/becak mini/flying fox).

Paket untuk usia SD harganya mulai dari Rp 95 ribu. Paket ini minimal untuk 30 anak. Jika kurang dari 20 anak, maka harga per anak ditambah Rp 20 ribu.

Paket ini termasuk tiket masuk, spot selfie bukit cinta, games paralon bocor, perahu rakit balap, halang rintang (smart step, tire holes, climbing hole, samsak tinju, burma bridge, spider web, sliding and step ball, climbing web, low rope), papan keseimbangan, perahu rakit balap, tali keseimbangan, perahu kerbau, bertani, paralon bocor, menanam padi, wahana (kereta mini/bus mini/becak mini/flying fox).

Lokasi dan Jam Buka

Lokasi Villa Kancil Kampoeng Sunda berada di Jalan Raya Desa Padamukti, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Jam buka tempat wisata ini adalah pukul 08.00-17.00 WIB setiap hari. Khusus hari Jumat libur.

Itulah tadi ulasan mengenai Villa Kancil Kampoeng Sunda, mulai dari wahana, fasilitas, harga tiket, dan lokasinya.

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

7 Tempat Wisata Tawangmangu untuk Anak yang Wajib Dikunjungi


Jakarta

Lereng Gunung Lawu menyajikan beraneka tempat wisata. Namun tak semuanya ramah untuk anak-anak.

Jika kamu mau mengajak anak ke Tawangmangu, coba simak dulu 7 wisata Tawangmangu yang wajib dikunjungi bersama anak berikut ini.

Rekomendasi Wisata Tawangmangu Ramah Anak

Berikut ini 7 rekomendasi tempat wisata Tawangmangu yang cocok dikunjungi bersama anak:


1. The Lawu Park

The Lawu Park adalah tempat wisata alam buatan yang cocok untuk anak-anak. Bernuansa pepohonan pinus rindang dan sejuk, kamu bisa mengajak anak-anak beraktivitas seru, seperti melihat satwa di mini zoo dan menyeberang jembatan gantung.

Ada juga taman salju gratis yang mengeluarkan gelembung salju pada waktu tertentu. Terdapat wahana berbayar seperti flying fox, ATV, naik kuda, snow world, dan menonton 3D cinema.

Selain itu, kamu bisa menginap di sini karena terdapat beberapa paket penginapan baik glamping maupun cottage.

  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu (Weekdays) & Rp 25 ribu (Weekend).
  • Biaya naik wahana: flying fox Rp 30 ribu, gondola (isi 4 orang) Rp 50 ribu, sewa jip Rp 325 ribu, masuk snow world Rp 40 ribu.
  • Lokasi: Bulakrejo, Gondosuli Kidul, Gondosuli, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB.

2. Taman New Balekambang

Taman Balekambang Tawangmangu mungkin adalah objek wisata tertua karena sudah ada sejak lama. Namun sejak 2015 tempat ini direnovasi menjadi lebih menarik.

Di sini kamu bisa melihat berbagai landmark terkenal dari berbagai negara sehingga menjadi miniatur dunia, misalnya Colosseum, Sphinx, Menara Eiffel, Candi Borobudur, Menara Pisa, Tembok besar China, Hollywood, dan Merlion Singapura.

Selain berfoto-foto, kamu bisa melakukan berbagai aktivitas seru bersama anak, seperti bermain paintball, berenang, flying fox, becak mini, hingga bermain tenis.

  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu (belum termasuk wahana dan permainan).
  • Lokasi: Jl. Balaikambang, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
  • Jam buka: 09.00 – 17.00 WIB.

3. Bukit Sekipan

Sekipan dahulu terkenal dengan tempat camping alam dan kawasan yang memiliki banyak vila. Tapi kini ada Bukit Sekipan yang merupakan tempat wisata buatan yang seru dan cocok buat anak-anak.

Mirip Taman Balekambang, Bukit Sekipan juga memiliki berbagai miniatur landmark dunia. Kamu bisa menyewa kostum unik untuk berfoto-foto. Ada juga wahana berbayar seperti bombom car, mini roller coaster, ayunan, kora-kora, dan perahu anak.

Buat kamu yang suka horor, boleh juga mencoba masuk ke rumah hantu. Atau jika ingin menginap juga tersedia area camping maupun penginapan.

  • Harga tiket masuk: Rp 30 ribu. Tiket terusan Rp 80 ribu.
  • Tanpa tiket terusan, untuk naik wahana sekitar Rp 25 ribu. Ada juga wahana yang tidak berbayar seperti mini zoo, mini jurassic, rumah kaca, goa hantu, miniatur, art 3D, dan lain-lain.
  • Lokasi: Jalan Sekipan, Kramat, Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
  • Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB

4. Embun Lawu

Embun Lawu letaknya bersebelahan dengan The Lawu Park. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan alam yang indah. Ada banyak spot menarik buat kalian yang ingin berfoto-foto.

Aktivitas selain berfoto antara lain flying fox, offroad jeep, sepeda terbang, sepeda gunung, dan lain sebagainya. Ada juga mini zoo yang disukai anak-anak. Embun Lawu juga menyediakan cottage untuk pengunjung yang ingin menginap.

  • Harga tiket masuk: Rp 20 ribu (weekday), Rp 25 ribu (weekend dan hari libur). Naik wahana akan dikenakan biaya lagi.
  • Lokasi: Jalan Raya Matesih – Tawangmangu No. 16, Kawasan Hutan, Gondosuli, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

5. D’Lawu Bistro & Mountain Cottage

D’Lawu Bistro & Mountain Cottage berisi banyak penginapan berupa cottage. Namun tempat ini juga bisa dikunjungi wisatawan tanpa perlu menginap.

Di sini kamu bisa memetik stroberi langsung dari kebunnya. Atau kamu bisa naik kuda dengan harga Rp 50 ribu, masuk mini zoo Rp 15 ribu, bermain di playground kecil Rp 15 ribu, dan naik jip seharga Rp 300 ribu.

Tidak dikenakan tiket masuk. Hanya dikenakan biaya parkir Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu.

  • Lokasi: Jalan Alternatif Tawangmangu-Sarangan Kilometer 9. Bulakrejo RT 3 RW 6, Gondosuli Kidul, Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
  • Jam buka: 09.00 – 21.00 WIB (Weekdays) & 09.00 – 22.00 WIB (Weekend).

6. Tawangmangu Wonder Park

Satu lagi tempat wisata yang tak kalah menarik dan cocok buat anak-anak, yaitu Tawangmangu Wonder Park. Selain berfoto-foto di banyak spot menarik, ada juga berbagai aktivitas menarik lainnya.

Aktivitas yang bisa kamu lakukan antara lain berkeliling kawasan naik kuda, naik ATV, atau offroad dengan menaiki mobil jip. Ada juga wahana flying fox yang bisa kamu coba.

Buat kamu yang ingin camping, bisa juga mendirikan tenda di sini. Tempat ini juga menyediakan glamping yang disewa mulai dari Rp 350 ribu.

  • Harga Tiket Masuk: Rp 20 ribu.
  • Lokasi: Jl. Ombang-ombang No. 32 Blumbang, Tawangmangu, Karanganyar.
  • Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB

7. Wisata Petik Stroberi

Stroberi biasanya disukai anak-anak. Di Tawangmangu kini ada banyak kebun stroberi yang bisa dipetik sendiri oleh wisatawan.

Kamu bisa menemukan kebun stroberi di tepi jalan utama atau masuk ke kawasan Sekipan. Masuk ke kebun stroberi tidak dikenakan biaya, namun kamu harus membeli stroberi yang kamu petik.

Nah, itulah tadi 7 tempat wisata Tawangmangu yang cocok untuk liburan keluarga bersama anak-anak, tertarik berkunjung ke mana nih?

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

Pati Punya Gerbang Majapahit, Berdiri Semenjak Tahun 1318



Pati

Salah satu destinasi wisata yang cocok bagi pecinta budaya dan sejarah di Pati adalah Gerbang Majapahit. Wisata edukasi ini berada di Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Saat ini, gerbang kuno sedang ramai diminati wisatawan, terutama para pelajar. Seperti salah satu pelajar SMKN 1 Pati, Amelia Sagita ini. Siswi kelas 10 itu datang bersama teman-temannya untuk melihat benda cagar budaya tersebut.

Gerbang Majapahit berukuran 3,5 x 3,5 meter. Terlihat di gerbang itu terdapat banyak ukiran. Seperti gambar pewayangan hingga Patih Gajah Mada yang diukir dengan kepala raksasa. Bangunan Gerbang Majapahit terbuat dari kayu jati. dan kondisi bangunan itu pun masih terjaga sampai sekarang.


Amelia mengatakan sengaja datang ke Gerbang Majapahit karena keingintahuan tentang peninggalan sejarah di Pati. Dia pun akhirnya mengetahui tentang asal usul gerbang dari Kerajaan Majapahit sampai di Pati.

“Gerbang itu ada ukiran sama dijelaskan tentang sejarah Gerbang Majapahit, ya menambah pengetahuan tentang sejarah yang ada di Pati,” kata Amelia kepada detikJateng di lokasi, Sabtu (4/5/2024).

Pintu Gerbang Majapahit yang ada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Sabtu (4/5/2024).Pintu Gerbang Majapahit yang ada di Dukuh Rendole Desa Muktiharjo Kecamatan Pati, Sabtu (4/5/2024). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Juru Kunci Gerbang Majapahit Budi Santoso (83) memperkirakan Gerbang Majapahit dibuat tahun 1318 silam. Menurutnya bangunan gerbang itu dibuat dari kayu jati kuno. Sampai sekarang bangunan tersebut masih terjaga dan terawat.

“Pembuatan ini diperkirakan pada tahun 1318 waktu Darmawulan menjadi Raja karena membuat pintu keputren yang bernama Bajang Ratu,” jelas Budi kepada detikJateng di lokasi.

“Boleh dikatakan zaman dahulu kalau membuat pintu ada khodamnya, banyak penghuninya, kalau pintu itu dari jati yang tertua,” dia melanjutkan.

Salah satu ukiran yang menarik kata dia adalah tentang Patih Gajah Mada. Ukiran itu menggambarkan tentang kisah sumpah palapa.

“Kalau di atas Gajah Mada karena Kerajaan Majapahit bisa menyatukan NKRI, itu ada ukiran kepala raksasa,” jelas Budi.

Budi yang menjadi juru kunci sejak tahun 1992 itu menjelaskan banyak wisatawan yang datang ke Gerbang Majapahit saat akhir pekan. Terutama pelajar yang ada kunjungan ke lokasi bersejarah itu. Mereka bahkan ada dari luar Pati, seperti Semarang, Yogyakarta, sampai Jakarta.

“Dari Jakarta,Yogyakarta, Semarang ambil pelajaran ke sini, biasanya ambil jurusan sejarah,” ungkap Budi.

Artikel ini telah tayang di detikjateng

(sym/sym)



Sumber : travel.detik.com

Imah Urang Eco Park: Wisata Edukasi di Karawang



Karawang

Di tengah hiruk-pikuk kota industri, Karawang memiliki destinasi wisata edukasi, yaitu Imah Urang Eco Park. Terletak di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, tempat itu menyuguhkan pengalaman belajar di alam terbuka yang menyenangkan, sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui berbagai program interaktif.

Sejak dibuka pada tahun 2020, Imah Urang Eco Park terus tumbuh menjadi pilihan favorit, khususnya bagi pelajar. Tempat ini menawarkan beragam aktivitas edukasi, mulai dari belajar tentang agrikultur padi, tanaman obat dan rempah, hingga kegiatan seru seperti bermain lumpur, memancing, dan rafting.

“Sekarang kegiatan belajar di sekolah sudah mencakup P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), jadi banyak yang mencari aktivitas luar ruangan. Kami punya berbagai program yang relevan seperti agrikultur dan permainan tradisional,” ujar Suryati kepada detikTravel Jumat (29/11/2024).


Umah Irang di KarawangUmah Irang Eco Park di Karawang (Asti Azhari/detikcom)

Berikut tentang Imah Urang di Karawang:

1. Wisata Edukasi dengan Banyak Pilihan

Selain program unggulan tadi, Imah Urang Eco Park juga mengajak pengunjung mencoba aktivitas membatik dengan teknik batik cap. Tak hanya menyenangkan, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya daur ulang, karena bahan-bahan yang digunakan berasal dari limbah yang didaur ulang.

Untuk pengunjung yang ingin menikmati pengalaman lebih mendalam, tersedia paket edukasi lengkap mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 100.000 per orang. Ada juga paket camping seharga Rp35.000 per malam, cocok untuk yang ingin bermalam di tengah suasana asri.

“Semua kegiatan kami rancang agar edukatif sekaligus menghibur, cocok untuk sekolah, keluarga, atau gathering perusahaan,” kata Suryati.

2. Tiket Masuk Terjangkau

Umah Irang di KarawangUmah Irang Eco Park di Karawang (Asti Azhari/detikcom)

Dengan tiket masuk hanya Rp 10.000 untuk usia 8 tahun ke atas dan Rp 5.000 untuk anak di bawah 8 tahun, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai fasilitas seperti area piknik, river tubing, dan pemancingan.

Meski sempat menuai keluhan terkait biaya masuk, kini para pengunjung mulai memahami bahwa harga tersebut sepadan dengan pengalaman yang didapatkan.

3. Lokasi Strategis dan Informasi Penting

Berada di Perum Bumi Pasundan Karawang Blok H No. 09-12, RT 08 RW 03, Dusun Buniaga, Desa Bengle, tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram resmi Imah Urang Eco Park, yang kini telah memiliki 5.795 pengikut, atau dengan menghubungi nomor 0823-5937-1479.

Jadi, kalau kamu mencari tempat untuk belajar sambil bermain, Imah Urang Eco Park adalah pilihan tepat! Cocok untuk anak-anak hingga orang dewasa yang ingin merasakan keseruan berwisata dengan sentuhan edukasi lokal. Siapkan rencana perjalananmu sekarang juga!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Rekomendasi 7 Destinasi Wisata Religi yang Pas buat Ramadan



Jakarta

Traveling saat ramadan memang masih dilakukan oleh sebagian orang. Jika traveler melakukannya di dalam negeri maka destinasi-destinasi ini patut untuk diperhitungkan.

Dihimpun detikTravel, Senin (24/2/2025), destinasi wisata religi ini memang sangat kental dalam cerita peradaban perkembangan muslim di Indonesia. Traveler dapat menimba ilmu pengetahuan dan ketenangan ketika berada di sana.

Berikut rekomendasi aneka destinasi wisata religi untuk dikunjungi di bulan Ramadan nanti:


Menengok perkembangan pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asyari (MINHA) di Jombang, Jawa TimurMenengok perkembangan pembangunan Museum Islam Nusantara Hasyim Asyari (MINHA) di Jombang, Jawa Timur Foto: Enggran Eko Budianto/detikTravel

1. Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari (Minha) di Jombang

Wisatawan disuguhi ratusan bukti sejarah masuknya Islam ke nusantara abad 11-19 masehi.
Minha terletak di kawasan Wisata Religi Makam Gus Dur, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang. Bangunan museum tiga lantai ini berdiri di lahan Pemkab Jombang seluas 4,9 hektare.

Asisten Edukator Minha Devan Firmansyah mengatakan, museum Islam ini dibuka gratis setiap hari pukul 08.30-15.30 WIB sejak 10 Juni 2022. Terdapat tim guide berjumlah 3 orang yang siap melayani para wisatawan.

Minha sendiri tidak jauh dari makam Presiden RI Keempat KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan keluarganya di Ponpes Tebuireng. Oleh sebab itu, pengunjung Minha biasanya peziarah yang mampir setelah dari makam.

'Indonesian Islamic Art Museum' atau Museum Islam ini ada di WBL‘Indonesian Islamic Art Museum’ atau Museum Islam ini ada di WBL Foto: Eko Sudjarwo

2. Indonesian Islamic Art Museum Lamongan

Bagi traveler yang melakukan ziarah Walisongo terutama ke makam Sunan Drajat dan Sunan Bonang, jangan lupa untuk mampir ke Indonesian Islamic Art Museum.

Indonesian Islamic Art Museum merupakan wisata religi yang terletak di Wisata Bahari Lamongan, Jl. Raya Paciran (Ex. Tanjung Kodok) Lamongan. Museum yang baru dibuka pada 28 Desember 2017 ini menyajikan berbagai koleksi benda-benda bersejarah Islam terlengkap.

Indonesian Islamic Art ini menyajikan benda-benda bersejarah dari kerajaan Islam di Indonesia, seperti Samudra Pasai, Aceh, Mataram Islam, Gowa Talu, Demak dan masih banyak lainya.

Ada pula berbagai kitab-kitab kuno karangan Walisongo yang usianya sudah lebih dari seribu tahun. Tidak hanya itu, Indonesian Islamic Art Museum juga mendatangkan artifak islam dari berbagai kerajaan Islam dunia, seperti Ottoman Turki, Mughal India, dan kedinastian China.

Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Selasa (3/3/2024).Masjid Al-Aqsha Menara Kudus, Selasa. Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

3. Masjid Menara Kudus Al-Aqsa

Masjid Menara Kudus merupakan salah satu masjid bersejarah yang terletak di Kudus, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun oleh Sunan Kudus, tokoh wali songo yang menyebarkan Islam di Jawa.

Masjid Menara Kudus ini bukan hanya memiliki banyak nilai sejarah, tapi juga terkenal dengan arsitekturnya yang unik. Berikut sejarah Masjid Menara Kudus dan keunikannya.

Dikutip dari buku Masjid yang ditulis oleh Teguh Purwantari, Masjid Menara Kudus, yang memiliki nama resmi Masjid Al-Aqsa Menara Kudus, terletak di Kabupaten Kudus, Provinsi Jawa Tengah. Masjid ini didirikan pada tahun 1549 M atau 956 H oleh salah satu anggota wali songo, yaitu Sunan Kudus (Raden Ja’far Shadiq).

Bayt Alquran dan Museum IstiqlalBayt Alquran dan Museum Istiqlal Foto: (Yetie Herawati/d’Traveler)

4. Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal Jakarta

Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (BQMI) adalah dua museum yang terpadu sebagai satu kesatuan yang saling terkait. Bayt Al-Quran menggambarkan Al-Quran sebagai kitab suci dan sumber petunjuk bagi manusia, sedangkan Museum Istiqlal menggambarkan perwujudan pelaksanaan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan dan budaya umat Islam di Nusantara.

Diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 April 1997, kedua museum ini hadir dalam upaya meningkatkan kecintaan, pemahaman dan pengamalan Al-Qur’an di masyarakat. BQMI ingin menampilkan makna dan citra ajaran Islam dan budaya bangsa Indonesia yang bersifat terbuka, dinamis dan toleran, yang memperkaya khazanah kebudayaan Islam dunia.

Bayt Al-Qur’an menyimpan dan menampilkan berbagai khazanah Al-Qur’an, mulai dari mushaf Al-Qur’an manuskrip (naskah tulisan tangan), mushaf Al-Qur’an cetakan, mushaf Al-Qur’an braille, Al-Qur’an isyarat, beragam terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa daerah dan bahasa asing, beragam manuskrip tafsir Al-Qur’an, dan khazanah budaya Qur’ani lainnya.

Masjid Cheng Ho, PasuruanMasjid Cheng Ho, Pasuruan Foto: Muhajir Arifin

5. Masjid Cheng Ho Pasuruan

Masjid Cheng Ho di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur, merupakan salah satu masjid unik bergaya Tiongkok. Masjid ini didirikan sebagai penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho, seorang penjelajah Muslim Tiongkok.

Masjid ini berlokasi di Jalan Raya Kasri No. 14, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan itu, sekitar 56 kilometer dari Kota Surabaya. Lokasinya sangat strategis karena terletak di jalur utama Surabaya-Malang yang ramai.

Lingkungan sekitar masjid dikelilingi oleh pepohonan rindang dan taman yang tertata rapi. Suasana tenang dan udara segar memberikan kenyamanan bagi para jamaah dan pengunjung.

Bangunan Masjid Cheng Ho mengadopsi arsitektur khas Tiongkok dengan dominasi warna merah dan hijau. Atap masjid berbentuk melengkung dengan ornamen naga yang menghiasi sudut-sudutnya.

Masjid ini dibangun pada tahun 2008 oleh masyarakat Tionghoa Muslim setempat. Pembangunan masjid ini terinspirasi oleh semangat toleransi dan persatuan yang dibawa Cheng Ho.

6. Makam Wali Songo

Wali Songo menjadi sosok yang berpengaruh menyebarkan agama Islam. Mereka berdakwah dari Cirebon, Demak, Kudus, Muria, Lamongan, Gresik hingga Surabaya.

Mengutip buku Sejarah Wali Songo yang ditulis Zulham Farobi, Walisongo merupakan nama dewan dakwah atau dewan mubaligh, pergi atau wafat maka akan diganti oleh wali lainnya.

Era Wali Songo adalah era berakhirnya dominasi budaya Hindu-Budha di Nusantara, lalu diganti dengan kebudayaan Islam.

Wali Songo juga disebut dengan simbol penyebaran Islam di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Peranan mereka sangat besar dalam mendirikan kerajaan Islam di Jawa juga pengaruhnya kepada kebudayaan masyarakat luas serta dakwah secara langsung.

masjid syaikhona kholil bangkalanMasjid Syaikhona Kholil Bangkalan Foto: Kamaluddin

7. Makam Syaikhona Kholil Bangkalan

Makam Syaikhona Kholil yang ada di Bangkalan, Madura. Makam ini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang tidak pernah sepi pengunjung.

Syaikhona Muhammad Kholil merupakan salah satu ulama besar yang berasal dari Bangkalan, Madura. Beliau lahir pada tanggal 25 Mei tahun 1835. Tanggal beliau lahir ini bertepatan dengan 9 Shafar 1252 Hijriah.

Syaikhona mendapatkan gelar ini karena beliau dianggap memiliki derajat ilmu yang tinggi. Syaikhona Kholil hingga saat ini sering disebut sebagai bapak pesantren Indonesia.

(msl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

8 Wisata Edukasi di Jember, Cocok untuk Liburan Sambil Belajar



Jakarta

Ingin liburan ke Jember? Temukan informasi lengkap tentang wisata Jember di situs web jembertourism.com agar pengalaman traveling Anda menyenangkan.

Jember tidak hanya menyajikan pantai yang indah atau wisata kuliner yang menggugah selera. Tidak hanya dikenal dengan keindahan alam dan budayanya, Jember juga menyajikan berbagai destinasi wisata edukasi yang menarik.

Jember memiliki beragam destinasi wisata edukasi yang cocok untuk semua usia, mulai dari taman botani yang asri, museum bersejarah, hingga pusat penelitian inovatif. Tempat-tempat ini memberikan pembelajaran yang menyenangkan bagi pengunjung dari berbagai kalangan.


Mari jelajahi 8 wisata edukasi di Jember yang membuat liburan lebih berkesan dan bermanfaat.

1. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka)

Sebagai pusat penelitian terbesar di Asia Tenggara dalam bidang ini, Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (PPKK) di Jember tidak hanya menjadi laboratorium riset bagi para ilmuwan, tetapi juga bagi wisatawan yang ingin belajar tentang budidaya dan pengolahan kopi serta kakao.

Wisatawan dapat mengikuti tur perkebunan untuk melihat langsung bagaimana tanaman kopi dan kakao dibudidayakan, mulai dari proses pembibitan, perawatan, hingga panen. Terdapat juga fasilitas pengolahan agar wisatawan dapat menyaksikan langsung tahapan pasca-panen, seperti fermentasi biji kakao dan pengolahan kopi dari biji hingga menjadi bubuk siap seduh.

Di area ini juga terdapat ruang edukasi yang menampilkan berbagai inovasi teknologi dalam industri kopi dan kakao. Bahkan, wisatawan juga bisa mengikuti sesi cupping atau mencicipi berbagai jenis kopi dan cokelat sehingga berwisata di tempat ini tidak hanya informatif, tetapi juga menyenangkan.

2. Kampung Batja

Destinasi wisata ini berfokus pada penguatan budaya literasi di Jember. Tempat ini dirancang sebagai ruang baca terbuka yang mengajak masyarakat, khususnya anak-anak, untuk lebih mencintai buku dan dunia literasi.

Berlokasi di Kecamatan Patrang, Kampung Batja menyediakan koleksi buku yang bisa diakses secara gratis. Selain itu, terdapat program menarik seperti kelas menulis, diskusi buku, serta kegiatan mendongeng yang melibatkan para relawan dan komunitas literasi setempat.

Kampung Batja juga memiliki ruang kreatif untuk berbagai kegiatan seni, seperti menggambar, mewarnai, dan pertunjukan teater kecil yang bertujuan untuk meningkatkan imajinasi dan kreativitas anak-anak.

3. Kebun Teh Gunung Gambir

Destinasi berikut ini menawarkan pengalaman belajar proses budidaya dan pengolahan teh. Terletak di ketinggian sekitar 900-1.200 mdpl, pengunjung dapat mengikuti tur kebun untuk melihat langsung cara pemetikan daun teh yang benar, proses pengeringan, hingga pengolahan menjadi teh siap seduh.

Tersedia pula fasilitas rumah produksi yang memperkenalkan berbagai jenis teh dengan metode penyeduhan terbaik.

4. Jember Mini Zoo

Kebun binatang mini ini menghadirkan berbagai hewan, mulai dari unggas, reptil, hingga mamalia. Bukan hanya dapat melihat satwa dari dekat, Anda juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan beberapa hewan jinak melalui sesi feeding atau pemberian makan.

Jember Mini Zoo juga memiliki berbagai fasilitas pendukung seperti taman bermain, area piknik, serta spot foto bertema alam. Tempat ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, anak-anak dapat bermain sambil mengenal lebih jauh tentang keanekaragaman fauna.

5. Taman Botani Sukorambi

Terletak di lereng perbukitan, taman ini memiliki lebih dari 300 jenis tanaman obat, buah-buahan, serta tanaman hias yang bisa dipelajari oleh pengunjung. Taman ini menyediakan berbagai wahana, seperti kolam renang, rumah kelinci, dan area permainan edukatif untuk anak-anak.

6. Museum Tembakau

Museum ini menampilkan koleksi artefak, seperti alat pengolahan tembakau, dokumen sejarah, serta berbagai jenis daun tembakau khas Jember, termasuk tembakau Na Oogst (berasal dari bahasa Belanda yang berarti ‘setelah panen’) yang terkenal di pasar internasional.

Pengunjung dapat belajar tentang proses budidaya, panen, hingga pengolahan tembakau menjadi produk jadi. Terdapat pula ruang penelitian yang memperlihatkan inovasi dalam industri tembakau.

7. Kampung Wisata Belajar Tanoker

Terkenal dengan permainan egrang, kampung ini sering mengadakan festival untuk melestarikan budaya lokal dan memperkenalkan aktivitas kreatif kepada anak-anak. Pengunjung dapat mengikuti berbagai workshop, seperti kerajinan tangan dan kuliner khas desa.

8. Desa Wisata Kemiri

Berada di Kecamatan Panti, desa ini menawarkan pengalaman menyeluruh tentang dunia perkopian, mulai dari proses budidaya, panen, hingga pengolahan biji kopi. Pengunjung dapat mengikuti tur perkebunan, menyaksikan teknik pemetikan kopi yang tepat, serta belajar mengenai metode pengolahan pasca-panen seperti fermentasi dan penjemuran.

Desa ini juga memiliki Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mengolah kopi menjadi berbagai produk, seperti bubuk kopi khas Jember yang siap diseduh. Terdapat berbagai kegiatan menarik, seperti workshop menyeduh kopi dengan teknik manual brewing, serta sesi mencicipi berbagai varian rasa kopi yang dihasilkan desa ini.

Dengan mengunjungi destinasi-destinasi tersebut, Anda tidak hanya mendapatkan hiburan tetapi juga pengetahuan yang bermanfaat. Tunggu apalagi? Yuk, rencanakan liburan edukatif di Jember bersama keluarga tercinta!

(anl/ega)



Sumber : travel.detik.com