Tag Archives: wisata jakarta

Rekomendasi Tempat Wisata di Jakarta untuk yang Nggak Mudik Lebaran 2025


Jakarta

Menjelang lebaran, orang-orang akan mudik ke kampung halamannya. Bagi kamu yang tetap berada di Jakarta dan nggak mudik, tenang aja karena masih banyak cara untuk menikmati waktu liburan.

Jakarta menawarkan berbagai destinasi wisata yang bisa dikunjungi, mulai dari taman hiburan, kebun binatang, hingga tempat bersejarah. Tempat-tempat tersebut bisa kamu eksplorasi bersama keluarga, teman, atau orang tersayang tanpa harus bepergian jauh.

Rekomendasi Tempat Wisata untuk Libur Lebaran di Jakarta

Berikut adalah pilihan tempat wisata untuk yang nggak mudik lebaran di Jakarta yang bisa dikunjungi:


1. Ancol

HTM Ancol hari ini banyak dicari pengunjung yang akan datang ke tempat wisata tersebut. Selama libur Lebaran, tempat wisata ramai dikunjungi masyarakat.Ilustrasi pantai Ancol. Foto: Nahda RU/detikcom

Ancol merupakan tempat rekreasi di Jakarta yang memiliki pantai, wahana permainan, dan berbagai spot menarik. Ancol buka setiap hari dan di hari libur nasional.

Ada banyak pilihan aktivitas seru yang bisa dilakukan di sini seperti mengunjungi Seaworld dan Ocean Dream Samudra, menikmati sunset di Pantai Ancol, hingga kulineran di sekitar pantainya.

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Pada hari ketiga lebaran, TMII diprediksi dipadati lebih puluhan ribu orang wisatawan yang akan datang.Sejumlah wisatawan mengantre menaiki kendaraan pengantar ke anjungan-anjungan provinsi dan museum di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Jumat (12/4/2024). Foto: Grandyos Zafna

TMII adalah destinasi wisata berupa kawasan konservasi dan pengembangan budaya. Di sini, pengunjung akan melihat bentuk miniatur kepulauan, anjungan daerah, bangunan dan arsitektur tradisional, kesenian daerah, hingga taman rekreasiuntuk hiburan lainnya.

Berdiri di lahan seluas 150 hektar, TMII cocok untuk dijadikan tempat wisata untuk yang nggak libur untuk menikmati panggung seni, rekreasi, dan edukasi dari segala usia.

Sejak Ramadan 2025, pihak TMII telah mengadakan promo hingga Lebaran. Edisi Ramadan tahun ini, TMII menghadirkan program bertajuk “Jelajah Cerita Ramadhan”.

Program ini menyuguhkan banyak promo dan aktivitas menarik untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Warga ngabuburit dengan berpiknik di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat (7/3/2025).Warga ngabuburit dengan berpiknik di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Jumat (7/3/2025). Foto: Agung Pambudhy

Dilansir Antara, TMII sendiri menargetkan 500 ribu pengunjung selama Ramadhan hingga Lebaran 2025.

“Target 500 ribu sampai Lebaran atau 3 hingga 30 Maret 2025, dan gongnya (puncaknya) saat Lebaran,” ujar Direktur Komersial TMII Ratri Paramita (07/03/2025) dikutip dari Antara.

Ratri optimis target tersebut akan terlampaui, pasalnya setiap kali Lebaran TMII selalu penuh pengunjung. TMII juga sudah menyiapkan sejumlah festival untuk menyambut Ramadhan dan Lebaran.

3. Taman Margasatwa Ragunan (Ragunan Zoo)

Taman Margasatwa Ragunan ramai dikunjungi warga pada libur akhir pekan hari ini. Warga memanfaatkan momen libur panjang hari ini.Taman Margasatwa Ragunan ramai dikunjungi warga pada libur akhir pekan. Foto: Andhika Prasetia

Taman Margasatwa Ragunan bisa jadi pilihan liburan lebaran di Jakarta selanjutnya. Mengutip situs resmi Ragunan Zoo Jakarta, taman binatang ini memiliki luas 147 hektar.

Biasanya Taman Margasatwa Ragunan tetap buka di hari Lebaran. Ada sekitar 2.009 ekor satwa di sini, fasilitasnya terdiri dari pusat primata, taman refleksi, taman satwa anak, dan sarana rekreasi. Menjadikannya cocok untuk dijadikan destinasi wisata keluarga dan edukatif.

4. Kota Tua Jakarta

Wisata Kota Tua JakartaWisata Kota Tua Jakarta Foto: Amalia Novia Putri/detikTravel

Kalau mau suasana klasik dan sejarah, Kota Tua Jakarta pilihannya. Di sini, kamu bisa jalan-jalan sambil melihat dan menikmati bangunan bersejarah peninggalan Belanda.

Para wisatawan mancanegara (wisman) berfoto bersama wisatawan lokal di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (8/7/2023). Pemerintah optimis target kunjungan wisman 8,5 juta orang akan tercapai di tahun ini. Salah satu indikatornya yakni angka kunjungan wisatawan naik di kuartal pertama 2023.Para wisatawan mancanegara (wisman) berfoto bersama wisatawan lokal di kawasan Kota Tua. Foto: Ari Saputra

Kota Tua juga punya banyak museum, spot Instagramable, dan pilihan kuliner kaki lima. Makin seru kalau kamu coba nyewa naik sepeda ontel warna-warni di sana.

5. Dunia Fantasi (Dufan)

Ilustrasi dufanIlustrasi dufan Foto: Getty Images/Muhammad Arie

Dufan letaknya masih di kawasan Ancol. Dufan bisa jadi pilihan tempat wisata yang wajib dikunjungi, buat kamu pecinta wahana seru.

Di taman hiburan ini, kita bisa naik berbagai wahana ekstrem seperti Halilintar dan Hysteria. Ada juga wahana keluarga seperti Istana Boneka, Bianglala, dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, pertunjukan seru dan atraksi tematik juga ada di sini.

Libur panjang dimanfaatkan warga untuk berekreasi, salah satu destinasinya yaitu Dufan, Jakarta Utara. Sampai pukul 16.00 WIB, hari total sudah 8.000 pengunjung.Salah satu wahana di Dufan.. Foto: Rifkianto Nugroho

Itu rekomendasi tempat wisata di Jakarta yang tetap buka yang bisa dikunjungi bersama keluarga dan kerabat, untuk menghabiskan libur lebaran.

(khq/fds)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ngider dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Kereta Cepat Halim, Ada Apa Saja?



Jakarta

Bagi para pecinta perjalanan singkat di Jakarta, eksplorasi menggunakan transportasi umum bisa menjadi pilihan menyenangkan untuk mengisi waktu luang. Salah satu rute menarik adalah perjalanan nongkrong dari Stasiun KRL Cawang menuju Stasiun Halim, pusat transportasi modern yang kini menjadi daya tarik baru di ibu kota.

Rute cocok untuk traveler yang sekadar ingin nongkrong atau mencari suasana baru. Perjalanan dimulai dari Stasiun KRL Cawang yang rutenya menghubungkan Bogor, Depok, Manggarai, Jakarta kota maupun wilayah sekitarnya.

Untuk menuju Stasiun Halim, traveler yang turun di Stasiun KRL Cawang hanya perlu pindah ke Stasiun LRT Cikoko dengan menaiki eskalator atau lift prioritas menuju lantai 2. Eits, jangan lupa tapping out ya traveler.


Setelah berada di lantai 2, cukup ikuti petunjuk arah menuju Stasiun LRT Cikoko untuk melanjutkan perjalanan. Sesampainya di LRT Cikoko, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Peron 1 dengan naik satu lantai lagi untuk menuju kereta arah peron Jati Mulya dengan eskalator.

Stasiun Kereta Cepat WhooshStasiun LRT Halim (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Tak berselang lama kereta Jati Mulya kereta pun tiba, dan traveler duduk sambil menikmati perjalanan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sekitar. Dalam perjalanan, kereta melewati dua stasiun, yaitu Ciliwung dan Cawang, sebelum akhirnya tiba di Stasiun LRT Halim. Perjalanan dari LRT Cikoko ke LRT Halim ini memakan waktu sekitar 15 menit.

Setibanya di LRT Halim, traveler dapat mengikuti petunjuk menuju Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menaiki eskalator satu lantai, lalu mengikuti tanda panah yang tersedia. Tak jauh dari situ, traveler akan menemukan skybridge yang dipenuhi berbagai tenant makanan khas Indonesia serta area tempat duduk yang nyaman.

Di sini juga tersedia toilet, musala dan ruangan untuk ibu menyusui dan ganti popok pada anak.

Dari sini, traveler dapat menyaksikan aktivitas para penumpang yang bersiap bepergian menggunakan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Serta juga terlihat papan sejarah kereta api maupun layar jadwal kedatangan kereta, lengkap dengan waktu agar memudahkan penumpang.

Stasiun Kereta Cepat WhooshSuasana di stasiun Kereta Cepat Whoosh Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

Setelah memasuki pintu keberangkatan, terdapat area pemeriksaan bagasi yang menjadi batas akhir bagi para pengantar. Sambil menunggu di ruang tunggu, traveler dapat bersantai dan menikmati makanan di tenant seperti Bakso Afung, Hokben, Solaria, dan Kopi Kenangan yang tersedia di ruang tunggu keberangkatan penumpang. Traveler bisa menikmati berbagai pilihan makanan sambil melihat suasana stasiun yang sibuk dan ramai oleh para penumpang.

Stasiun Halim menawarkan lebih dari sekadar tempat perjalanan saja. Dengan desain modern dan fasilitas lengkap, stasiun ini menjadi tempat yang nyaman untuk nongkrong atau bersantai. Area ruang tunggu yang luas dan bersih dilengkapi dengan tempat duduk, pendingin ruangan, papan kedatangan kereta dan fasilitas charging station, menjadikan tempat ini ideal untuk menghabiskan waktu.

Setelah selesai bersantai melihat lalu lalang penumpang yang berpergian menggunakan kereta cepat Jakarta Bandung, kini saatnya pulang.

Traveler yang ingin menggunakan Transjakarta dapat memanfaatkan layanan bus dengan kode 7W rute Cawang – Stasiun KCJB Halim, yang beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB. Tarifnya pun sangat terjangkau, hanya Rp 3.500 saja.

Bagi yang ingin naik ojek online, cukup keluar melalui pintu utara untuk memesan layanan tersebut, atau traveler juga bisa memilih taksi online yang tersedia. Jika ingin kembali menggunakan LRT, traveler dapat mengikuti arah yang sama seperti saat kedatangan sebelumnya.

Dengan perjalanan singkat ini, traveler tidak hanya merasakan kemudahan akses transportasi modern di Jakarta, tetapi juga mendapatkan pengalaman baru yang menyenangkan. Jadi, tunggu apa lagi?

Yuk, coba eksplorasi rute dari Stasiun KRL Cawang ke Stasiun Halim dan nikmati ‘me time’ yang berbeda.

(sym/sym)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

One Day Trip Seru di Area MRT Lebak Bulus Grab



Jakarta

Kawasan Lebak Bulus kini semakin menarik sebagai destinasi one day trip seru di Jakarta. Termasuk di dekat-dekat MRT Lebak Bulus.

Bagi traveler yang ingin menikmati pengalaman beragam dalam satu hari, area sekitar MRT Lebak Bulus menyajikan berbagai aktivitas, mulai dari melihat keindahan depo MRT, nongkrong asyik di coffee shop, balapan gokart, hingga berfoto di semesta gallery. Yuk, simak perjalanan lengkapnya!

1. Mulai dari Stasiun MRT Lebak Bulus

Perjalanan dimulai di Stasiun MRT Lebak Bulus Grab. Sebagai salah satu stasiun kereta MRT Jakarta, stasiun ini tidak hanya menjadi tempat transit, tetapi juga menawarkan pemandangan menarik seperti kereta yang datang dan pergi, serta panorama kereta dari ketinggian.


Traveler bisa mencoba ke Skybridge MRT Lebak Bulus Grab, sebuah jembatan layang yang memberikan sudut pandang unik untuk melihat jalur MRT sekaligus Depo MRT Lebak Bulus.

Jangan lupa siapkan kamera untuk mengabadikan momen kereta MRT melintas dan mengunjungi Points Mall yang terintegrasi langsung dengan Stasiun MRT Lebak Bulus Grab.

2. Menikmati Santai di Coffee Shop “Friend With Bru”

Setelah puas menikmati pemandangan depo kereta MRT di skybride MRT Lebak Bulus, langkah berikutnya adalah mengunjungi coffeshop Friend With Bru, sebuah coffee shop di Lebak Bulus yang hanya berjarak beberapa menit berjalan kaki dari stasiun MRT Lebak Bulus melalui skybride.

Lokasinya terintegrasi langsung dengan skybridge MRT Lebak Bulus yang mengarah ke lantai 3 Points Mall. Coffee shop ini menjadi favorit banyak orang berkat suasananya yang cozy, desain interiornya yang Instagramable, serta sajian menu kopi dan camilan yang menggoda selera.

Cobalah menu andalan mereka, seperti Matcha Caramel, yang sempurna dinikmati bersama camilan favorit. Untuk pengalaman yang lebih santai, pilihlah duduk di area outdoor, di mana traveler dapat menikmati suasana nyaman sambil menyaksikan pemandangan lalu lalang kereta MRT dan parkir depo kereta. Area ini juga menjadi spot foto Instagramable yang unik.

Tak hanya itu, coffee shop ini menyediakan koleksi buku yang bisa dibaca gratis, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai sambil menikmati beragam minuman dan makanan yang menggugah selera.

3. Adu Kecepatan di Gokart Avenue

Setelah mengisi tenaga, saatnya memacu adrenalin di Gokart Avenue, arena gokart yang terletak tak jauh dari MRT Lebak Bulus jalan kaki sekitar 10 menit. Tempat ini cocok untuk traveler yang mencari aktivitas seru, menantang dan kompetitif.

Dengan lintasan yang cukup menantang, Gokart Avenue menawarkan pengalaman gokart yang memacu adrenalin. Traveler dapat beradu kecepatan bersama teman, pasangan atau keluarga dengan gokart yang mengasyikan.

Tak perlu khawatir soal keselamatan karena semua perlengkapan, termasuk helm, sarung tangan dan jaket telah disediakan.

Biayanya cukup terjangkau, sekitar Rp 130.000 untuk kategori senior dan Rp 110.000 untuk kategori junior buka setiap hari di jam 12.00 hingga 22.00 WIB. Jangan lupa abadikan momen seru traveler di sini, terutama ketika berhasil menjadi juara di lintasan!

4. Berfoto Ria di Semesta Gallery

Destinasi terakhir adalah Semesta’s Gallery, galeri seni unik yang menawarkan banyak spot foto Instagramable. Tempat ini terkenal dengan instalasi seni yang kreatif dan penuh warna, cocok untuk menghiasi feed media sosial traveler Setiap sudut dirancang dengan konsep unik dari berbagai karya seni yang dipajang.

Semesta’s Gallery bukan hanya tempat berfoto, tetapi juga memberikan pengalaman seni yang menginspirasi. Harga tiket masuknya gratis, buka dari hari Selasa dan Minggu dari jam 10.00 sampai jam 17.00 WIB, tetapi sepadan dengan keindahan alam dan hijaunya pepohonan dan pengalaman yang ditawarkan. Untuk mendapatkan hasil foto terbaik, datanglah pada pagi dan sore agar tidak terlalu ramai.

One day trip di sekitar MRT Lebak Bulus ini membuktikan bahwa Jakarta Selatan menyimpan banyak destinasi seru yang dapat dinikmati dalam sehari.

Mulai dari pemandangan unik depo kereta MRT, santai di coffee shop, hingga aktivitas seru dan penuh seni, semua pengalaman ini dapat traveler nikmati tanpa harus bepergian jauh ke luar kota. Jadi, tunggu apa lagi? Jadwalkan perjalanan traveler dan nikmati keseruan one day trip ini bersama teman , pasangan atau keluarga!

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

7 Mal di Jakarta yang Terintegrasi dengan Transportasi Umum


Jakarta

Siapa bilang jalan-jalan ke mall harus ribet dengan kendaraan pribadi? Di kawasan Jakarta, banyak mal yang strategis dan mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Traveler pengguna TransJakarta, MRT, KRL, dan LRT sejumlah pusat perbelanjaan dapat diakses dengan nyaman tanpa perlu repot mencari parkir untuk kendaraan pribadi.

Berikut adalah beberapa mall di Jabodetabek yang bisa dijangkau dengan transportasi umum, cocok untuk traveler yang ingin menikmati hari tanpa ribet:


1. Cibubur junction

Mall yang berlokasi strategis di Jl. Jambore No.1, RT.8/RW.7, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Kota Jakarta Timur, menawarkan kemudahan akses bagi pengunjung berkat lokasinya yang dekat dengan berbagai moda transportasi umum, seperti halte TransJakarta Cibubur Junction yang terletak tepat di depannya.

Kemudahan juga dirasakan bagi traveler dari Depok yang ingin berbelanja atau sekadar menonton bioskop, traveler dapat memanfaatkan layanan BisKita TransDepok dan turun langsung di halte Cibubur Junction.

Selain itu, akses semakin praktis dengan hadirnya Stasiun LRT Harjamukti yang terintegrasi dengan jaringan kereta LRT, traveler dapat jalan dari pintu keluar selama 5 menit melalui jalur pejalan kaki menuju mall Cibubur Junction bertemu dengan lorong sebelah kanan akan sampai menuju mall Cibubur Junction.

2. Plaza Indonesia

Mall Plaza Indonesia, dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan mewah dan ikonik di ibu kota Jakarta, berlokasi di Jl. M.H. Thamrin No.Kav.28-30, Gondangdia, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menawarkan keunggulan lokasi yang sangat strategis karena langsung terhubung dengan berbagai moda transportasi umum, termasuk Halte TransJakarta Bundaran HI Astra.

Traveler bisa menaiki bus nomer 1 tujuan kota – Blok M dari halte TransJakarta Monumen Nasional lalu turun di halte TransJakarta Bundarah HI. Selain itu, terdapat juga stasiun MRT Bundaran HI Bank DKI tepat berada di depan mall Plaza Indonesia.

Traveler bisa berfoto di area Halte TransJakarta Bundaran HI yang terletak di lantai 2, traveler dapat mengambil foto berlatar belakang Patung Selamat Datang, menciptakan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga berkesan dan penuh keunikan.

3. Points Mall Lebak Bulus

Points Mall berlokasi di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, menawarkan keunikan tersendiri karena terintegrasi langsung dengan Skybridge simpang temu MRT Lebak Bulus, traveler yang turun dari MRT akan disambut dengan pemandangan memukau berupa depo kereta MRT yang terparkir rapih, serta panorama di sepanjang perjalanan melintasi skybridge menuju Points Mall lantai 3.

Traveler juga dapat menikmati aktivitas menarik seperti melihat pemberhentian parkir kereta MRT, melihat kendaraan roda dua dan roda empat dari atas skybride, dan lalu lalang kereta MRT yang melintas, menjadikannya lokasi sempurna untuk mengabadikan momen berswafoto berlatar belakang kereta MRT, menciptakan pengalaman yang unik dan tak terlupakan sebelum memasuki pusat perbelanjaan ini.

4. Aeon Mall Tanjung Barat

AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di kawasan strategis di Jl. Raya Tj. Barat No.163, RT.12/RW.4, Tanjung Barat, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, traveler dapat berburu hidangan sushi viral khas Aeon di dalam mal. Di sini traveler dapat bersantai di Sky Garden, sebuah area rooftop yang berada di lantai 5 dengan pemandangan yang menenangkan di atas mall.

Traveler juga dapat duduk dan bersantai di Taman AEON Mall Tanjung Barat yang terletak di luar area mall, memberikan nuansa segar hijaunya pepohonan dan rileks untuk santai dan nongrong sejenak.

Traveler yang menggunakan transportasi umum dapat dengan mudah mengakses mall ini melalui KRL dan turun di Stasiun Tanjung Barat, lalu keluar melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) yang langsung terhubung dengan mall, menjadikan perjalanan menuju AEON Mall Tanjung Barat semakin praktis untuk berbelanja, bersantai, atau sekadar melepas penat di tempat yang nyaman.

5. Pondok Indah Mall

Mall yang menawarkan akses yang sangat mudah bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, karena terintegrasi langsung dengan layanan TransJakarta nomor 8 dengan rute Lebak Bulus – Pasar Baru.

Traveler cukup turun di halte Pondok Indah dan dapat langsung memasuki area mall melalui Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang nyaman, menghubungkan traveler ke dalam kompleks mall yang berada di antara PIM 1 dan PIM 2, memberikan pengalaman akses yang praktis sekaligus memudahkan pengunjung menikmati berbagai fasilitas premium yang tersedia di mall ini.

6. Emporium Pluit Mall

Dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern dengan berbagai fasilitas lengkap di Jakarta Utara, lokasinya yang sangat mudah diakses karena berada persis di depan Halte TransJakarta Penjaringan.

Traveler bisa naik turun di stasiun Jakarta Kota lalu disambung melalui halte Transjakarta kali besar barat naik nomer 1A Balai Kota – Pantai Maju kemudian turun di halte transjakarta Penjaringan tepat di depan Emporium Pluit Mall.

Hal ini menjadikan Emporium Pluit Mall pilihan favorit bagi traveler yang menggunakan transportasi umum, memungkinkan traveler untuk langsung masuk ke area mall tanpa perlu berjalan jauh.

Mal ini menawarkan berbagai macam tenant mulai dari toko fashion ternama, restoran dengan cita rasa lokal dan internasional, hingga fasilitas hiburan seperti bioskop yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau teman.

7. Bintaro Exchange Mall

Menjelajahi akuarium BX Sea yang berada di dalam Bintaro Exchange Mall adalah pengalaman yang menarik, di mana traveler dapat melihat beragam ikan-ikan cantik yang memukau dan mendokumentasikan momen tersebut sebagai kenang-kenangan. Mall ini sangat cocok untuk dijadikan destinasi hangout bersama teman, keluarga, atau pasangan.

Untuk mencapai lokasi ini, traveler yang menggunakan KRL dapat turun di Stasiun Jurangmangu dan dengan mudah menuju Bintaro Exchange Mall melalui jembatan penghubung yang sudah dilengkapi tanda panah menuju Bintaro Exchange Mall.

Traveler melewati lorong panjang di dalam mall ini hanya memakan waktu sekitar lima menit, sehingga tidak membutuhkan waktu lama bagi pengunjung untuk sampai di akuarium BX Sea, menjadikannya destinasi rekreasi yang praktis dan seru di kawasan Mall Bintaro.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Itinerary Keliling Jakarta Seharian dengan Transportasi Umum



Jakarta

Traveler yang sedang mencari ide liburan untuk mengisi Natal dan tahun baru, detikTravel punya rekomendasinya, nih. Destinasi ini bisa digapai dengan naik transportasi umum.

Traveler mau liburan dengan tema apa nih? Memperkaya edukasi anak, me time atau seru-seruan bersama bestie? detikTravel telah menyusun rangkaian tempat yang bisa kamu kunjungi seharian di Jakarta dengan transportasi umum.

Pagi (08.00 WIB-12.00 WIB)

1. Monas

Destinasi pertama yang bisa kamu kunjungi untuk membuka petualangan kamu adalah Monumen Nasional alias Monas. Traveler bisa nih menikmati indahnya kota Jakarta dengan naik ke puncak Monas atau melihat-lihat di museumnya.


Untuk bisa naik ke Puncak Monas, harga tiketnya Rp 24 ribu untuk dewasa, Rp 13 ribu untuk mahasiswa, dan Rp 6.000 untuk anak-anak. Operasionalnya mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

Sedangkan harga tiket ke Museum Sejarahnya Rp 8.000 untuk orang dewasa, Rp5.000 untuk mahasiswa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

Cara menuju Monas dengan transportasi umum adalah dengan naik Transjakarta dan berhenti di Halte Monas.

2. Museum Nasional

Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024).Museum Nasional Indonesia di malam hari pada Sabtu (26/10/2024). (Weka Kanaka/detikcom)

Setelah puas bermain di Monas, kamu bisa lanjut ke Museum Nasional yang berada di seberangnya. Kamu harus tahu nih, Museum Nasional makin cantik dan kekinian lho. Dijamin berkeliling museum tidak membosankan!

Untuk harga tiket anak-anak (usia 3-12 tahun) Rp 15 ribu/orang, pengunjung dewasa Rp 25 ribu/orang, tikey Imersifa Rp 35 ribu dan untuk turis asing Rp 50 ribu per orangnya. Untuk jam operasionalnya Selasa-Kamis 08.00-16.00 WIB, Jumat-Minggu 08.00-20.00 WIB dan hari Senin tutup.

Di sini, kamu bisa menjelajahi koleksi arkeologi, etnografi, seni rupa, dan ragam pameran. Dan yang sedang digemari sekarang adalah pameran wajah nusantara. Di sini kamu bisa melihat dan mencari tahu keturunan suku menggunakan Augmented Reality, berdasarkan lukisan karya RM Pirngadie. Keren, kan?

Siang (12.00-15.00 WIB)

3. Kota Tua

Sebelum berkeliling Kota Tua, kamu bisa nih mencari makan siang di sekitaran sana. Banyak pilihan kok, mulai dari Cafe Batavia, Taman Fatahillah Food Court, Kedai Kopi Taman Fatahillah dan lainnya. Namun bila ingin makan hemat, banyak pedagang kaki lima yang bisa kamu temui di pinggiran Kota Tua kok.

Setelah makan siang, kamu bisa nih menikmati Kota Tua dengan mendatangi museum-museumnya. Ada Museum Keramik, museum Fatahilla, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, dan lainnya.

4. Ikut workshop di Museum Seni Rupa dan Keramik

Banyak cara untuk melepas penat keseharian. Salah satu caranya dengan mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta.Mengikuti kelas membuat keramik di Museum Seni Rupa dan Keramik di kawasan Kota Tua, Jakarta. (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Salah satu kegiatan yang bisa kamu coba untuk me time adalah mengikuti workshop membuat gerabah di Mudeum Seni Rupa. Harganya Rp 50 ribu untuk sekali sesi dan kamu akan mendapatkan pemandu, tanah liat, serta box pembungkus agar bisa dibawa pulang.

Sore (15.00-18.00 WIB)

5. M Blok Space

Destinasi terakhir yang bisa kamu kunjungi adalah kawasan Blok M yang memang sedang hits di tengah anak muda. Menuju kawasa Blok M juga mudah dengan transporrasti umum kok.

Bila naik Transjakarta, kamu bisa turun di beberapa halte, diantaranya Halte CSW, Halte Kejaksaan, dan Halte Blok M.

Bila naik MRT, kamu turun saja di Stasiun MRT Blok M.

Tempat pertama yang bisa kamu kunjungi adalah M Blok Space. Di sini tak hanya untuk kulineran di berbagai kedai saja, namun banyak pameran menarik yang bisa kamu lihat lho.

M Blok Space sering mengadakan bazaar atau pop-up market yang menampilkan berbagai produk kreatif karya lokal. Kadang juga ada konser mini atau live musik dari seniman lokal.

Kamu yang ingin menambahkan keahlian visa juga mengikuti ragam workshop kreatif dan cari saja jadwalnya di medsos M Blok Space ya.

6. Berburu kuliner viral

Uma Oma Cafe di Blok M, Jakarta SelatanUma Oma Cafe di Blok M, Jakarta Selatan (Syanti Mustika/detikcom)

Setelah puas di M Blok Space, kita bergeser ke kawasan Blok M Square. Di sini kamu bisa menemui ragam makanan dan minuman viral.

Sebut saja Haka Dimsum, Claypot Popo, Uma Oma Cafe, Fitago Ya, Bakmi Tjo Kin, London Layers, Little Salt Bread, Kopi Tuku, Filosofi Cafe, Fumo Chicken Bar, RM Loklin dan banyak lainnya.

7. Taman Literasi

Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

Setelah seharian berkegiatan, kamu bisa nih menikmati sore di Taman Literasi. Banyak juga kafe-kafe yang bisa kamu pilih untuk lokasi ngobrol, bertemu teman atau sekedar me time.

Namun banyak kok kawasan gratis yang bisa kamu duduki di Taman Literasi. Biasanya yang sering dilakukan di sini adalah duduk menghadap ke arah jalur MRT. Bila kamu beruntung, bisa mendapatkan pemandangan kereta MRT lewat dengan latar ciamik langit Jakarta berwarna jingga.

Malam (19.00-20.00 WIB)

8. Makan gultik

Gultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per HariGultik Barito: Gultik Viral yang Habiskan 100 Liter Kuah Gulai per Hari (Andi Annisa DR/detikcom)

Menutup hari ini kamu bisa menikmati kuliner gultik yang begitu identik dengan kawasan Blok M. Beberapa rekomendasi diantaranya Gultik Agus Budi (Bulungan), Gultik Barito (Depan Gereja Barito), Gultik Sticker, Gultik Mas Tri, Gultik Pak Roni dan Gultik Mas Adit.

Harga kuliner hits ini mulai Rp 10 ribuan.

(sym/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Sagoro Jogging Track Pas buat Lari Santai dengan View Danau



Jakarta

Aktivitas fisik ternyata justru bisa untuk melepas penat serta mengisi ulang pikiran dan tenaga. Bisa dilakukan dengan jalan kaki atau berlari santai di sini.

Tempat refreshing itu adalah Sagoro Jogging Track yang berada di kawasan Sedayu City, Jakarta Timur. Tempat itu memang diperuntukkan sebagai jogging track yang nyaman, namun jika kamu ingin menghabiskan waktu untuk memenangkan sejenak dari hingar-bingar Jakarta juga sangat cocok.

Rasanya tenang saat berada di Sagoro Jogging Track ini, detikTravel mencoba merasakan ketenangan itu, Selasa (19/6/2024). Walaupun cuaca panas yang menyengat kala itu masih tertolong dengan angin yang sejuk, banyaknya pepohonan juga jadi membuat asri tempat ini.


Suara-suara burung dan gemericik air makin membuat tenang saat berada di sini. Jika memang ingin merefresh pikiran dengan berolahraga, datanglah ke Sagoro Jogging Track saat pagi atau sore hari karena sinar matahari sudah mulai meredup.

Sagoro Jogging Track di Kelapa Gading, Jakarta UtaraSagoro Jogging Track di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Tapi kalau datang ke sini buat bengong dan duduk santai, kapan pun tempat ini akan selalu mendukung. Area yang luas bisa banget buat kamu cari spot tanpa ada gangguan dan jika perut sudah terasa lapar, jangan khawatir karena di situ juga terdapat foodcourt dengan daratan makanan yang dijajakan.

detikTravel pun penasaran untuk berkeliling jogging track ini, untuk jogging track ini begitu luas dan cukup untuk membuat badan bermandikan keringat. Tempat ini juga belum begitu ramai di media sosial jadi masih bisa menikmatinya dengan tenang.

Menurut salah satu petugas parkir di area tersebut, biasanya masyarakat akan ramai datang ke Sagoro Jogging Track ini di hari weekend dan juga biasanya menjelang sore tempat tersebut mulai didatangi masyarakat untuk berolahraga.

“Ya biasanya sore kalau mulai rame tuh kalau nggak pas weekend, itu juga sama pas sore ramenya,” ujar tukang parkir yang tak menyebutkan nama.

Selain menjadi tempat untuk berolahraga, ternyata Sagoro Jogging Track juga dipakai oleh masyarakat sekitar menjadi spot untuk mereka memancing. Saat detikTravel berada di sana, sekitar enam pemancing tengah khusyuk memperhatikan joran mereka.

Dalam pantauan, terlihat salah satu pemancing yang terus-terusan mendapatkan sambaran ikan. Tak heran danau di Sagoro Jogging Track ini jadi pilihan mereka untuk mengadu peruntungan umpan mereka, terlihat ikan yang pemancing itu akan adalah ikan mujair dengan ukuran yang beragam.

Sembari memperhatikan para pemancing itu, duduk menghadap danau dengan situasi yang sepi dan angin berhembus membuat mata terasa kantuk karena nyaman. Kawasan ini sungguh memberikan ketenangan buat kamu yang butuh tempat untuk menyendiri atau sekadar menenangkan pikiran dan hati.

Sagoro Jogging Track di Kelapa Gading, Jakarta UtaraView danau di Sagoro Jogging Track di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Sagoro Jogging Track terletak di Jalan Boulevard Barat Raya No. 1 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, percisnya berada di seberang Mall of Indonesia (MOI). Area jogging track ini juga buka setiap hari, Senin sampai Jumat dibuka sejak pukul 09.00-22.00 WIB dan untuk Sabtu-Minggu bukan pada pukul 07.00-23.00 WIB.

Jadi buat kamu warga Jakarta Utara atau wilayah manapun di Jakarta yang butuh suasana tenang dengan pemandangan danau serta terdapat sentra kuliner, wajib deh untuk mencoba ketenangan di Sagoro Jogging Track itu.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ada ‘Biang Kerok’ di Museum Kebangkitan Nasional, Pameran Arsip Benyamin Sueb



Jakarta

Benyamin Sueb, seniman Betawi yang begitu masyhur di jagat hiburan Indonesia tempo dulu. Arsip bang Ben sedang disuguhkan di Museum Kebangkitan Nasional.

Pamornya bang Ben, sapaan karib Benyamin Sueb, meningkat di era selanjutnya ketika berperan sebagai Babeh Sabeni di sinetron ‘Si Doel Anak Sekolahan’.

Ternyata jauh sebelum itu, Benyamin Sueb Ben merupakan seniman sejati yang tak pernah meninggalkan budaya leluhurnya yaitu Betawi. Ia tak hanya pandai berlaga di pentas panggung dan di depan layar namun juga seorang musisi handal hingga pembawa acara.


Nah, sebagai pengingat akan karya-karyanya yang fenomenalnya, di Museum Kebangkitan Nasional di Jl. Abdul Rachman Saleh No.26, Senen, Jakarta Pusat, terdapat ‘Biang Kerok’ yang merupakan pameran arsip dari Benyamin Sueb yang digagas oleh Yayasan Irama Nusantara. Karya-karya yang dipamerkan di sini di antaranya musik, foto, tulisan tangan sampai jas yang pernah dipakai Bang Ben.

Adapun jejak singkat perjalan Benyamin Sueb dalam kiprahnya di dunia seni secara luas. detikTravel pun penasaran untuk melihat pameran arsip seniman kenamaan asal Betawi itu, setibanya di Museum Kebangkitan Nasional, Jumat (14/6/2024) dari pintu utama museum langsung di arahkan ke sebelah kiri paling ujung.

Pameran Arsip Benyamin Sueb di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta PusatPameran Arsip Benyamin Sueb di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Selama berjalan menyusuri bangunan museum, penggalan-penggalan lirik unik khas Bang Ben pun turut menghiasi perjalanan menuju pusat pameran. Sesampainya di sana, lantunan musik dari Benyamin Sueb pun mulai menggema di telinga.

Selain musik yang diputar lewat pengeras suara, adapun aktivitas mendengarkan musik yang berbeda. Di pameran ini kamu bisa dengerin langsung karya Benyamin Sueb versi rilisan fisiknya ataupun mendengarkan karya musiknya dari pemutar digital di dinding yang sudah tersedia.

detikTravel pun mendengarkan musik dari pemutar digital menggunakan headphones yang sudah disediakan, kesan pertama yang terbesit adalah gokil. Di masa lalu, kemegahan dan referensi yang luas membuat musikalitas Benyamin Sueb memang tak perlu diragukan lagi.

Musik funk mampu menyatu dengan nuansa lokal layaknya keroncong. Selagi menikmati musik yang asik itu, bibir ini tak bisa menahan senyum hingga tawa karena lirik-lirik lagu yang begitu lucu nan menghibur.

“Ndang dingdit dingdang dingdit, dang dungdut dungdamg dungdut. Lamun maneh teu boga duit, tos terang teu bisa ngudut,” penggalan lirik lagu Panakawan karya Benyamin Sueb yang berbahasa Sunda.

Walaupun ia asli Betawi namun keragaman karya yang ia hasil begitu luas, inilah mengapa Benyamin Sueb disebut seniman sejati. Kemudian, di pameran arsip Benyamin Sueb ini terdapat puluhan arsip dan karya yang bisa dinikmati oleh pengunjung.

Muhamad Ikhsan, gallery sitter di pameran itu, mengatakan menjelang HUT DKI Jakarta ke-497, Yayasan Irama Nusantara yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memilih Benyamin Sueb sebagai representasi dari Jakarta. Dan juga pameran arsip ini sebagai media pengenalan kepada generasi saat ini tentang siapa Benyamin Sueb.

Pameran Arsip Benyamin Sueb di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta PusatPameran Arsip Benyamin Sueb di Museum Kebangkitan Nasional, Senen, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Irama Nusantara didukung Kemendikbud untuk mengisi ruang publik yang kosong dan diadakan acara pameran ini supaya menarik minat para remaja sekarang. Lalu sekarang kan hampir deket ulang tahun Jakarta jadi kita mengangkat tema Bang Benyamin ini dia ikon dari Jakarta itu sendiri,” ujarnya kepada detikTravel.

Pameran arsip Benyamin Sueb ini hadir sejak 2 Juni lalu dan berakhir pada 14 Juli nanti. Jam buka pameran ini pun mengikuti jam operasional museum yang buka dari Selasa hingga Minggu, mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB.

Harga masuk ke area museum ini pun hanya Rp 2000 saja. Jadi buat kamu yang belum punya rencana di libur panjang ini, bisa banget buat dateng ke pameran arsip Benyamin Sueb.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Ke Museum Wayang Kotu, Menyelami Budaya di Lokasi Bekas Gereja



Jakarta

Bagi kamu yang libur panjang ini nggak ke mana-mana di Jakarta saja, bisa nih berkunjung ke Museum Wayang. Letaknya di kawasan Kota Tua.

Museum Wayang dulunya merupakan bekas gereja ketika masa kolonial Belanda. Salah satu inisiator lahirnya Museum Wayang adalah Ali Sadikin yang kala itu menjabat sebagai gubernur Jakarta.

Singkat cerita pada tahun 13 Agustus 1975, Ali Sadikin meresmikan bangunan tersebut menjadi sebuah Museum Wayang. Kata Bayu, guide yang memandu detikTravel saat berkunjung ke museum ini Sabtu (15/6/2024), menyebut bahwa awalnya bangunan ini dipakai sebagai tempat perkumpulan para pecinta wayang.


“Adanya Museum Wayang ini sebenarnya untuk supaya wayang ini dinikmati dan bisa dilihat oleh masyarakat, karena sebelum menjadi Museum Wayang tuh di sini tempat dari perkumpulan para pecinta wayang yang disebut Yayasan Nawangi. Nah salah satunya adalah Bapak Ali Sadikin sekitar tahun 73 atau 74,” katanya.

Museum WayangMuseum Wayang di Jakarta (Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Rumah pecinta wayang

Para pecinta wayang tersebut mengumpulkan koleksi-koleksi milik mereka dan tercetus ide untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas. Niat itu supaya tidak hanya bisa dinikmati oleh anggota perkumpulan saja.

“Akhirnya kenapa hanya (untuk) pecinta wayang doang, kenapa tidak buat masyarakat. Berhubung Bapak Ali Sadikin sebagai gubernur, ini bangunan juga milik pemda DKI jadi gampanglah dijadikan Museum Wayang,” jelas Bayu.

Bayu juga menjelaskan berbagi koleksi wayang yang ada di museum ini, mulai dari wayang kulit, wayang beber, wayang revolusi, wayang kardus, wayang rumput, boneka hingga wayang dari luar negeri.

Koleksi wayang ini berasal dari berbagai wilayah di Indonesia hingga luar negeri, setiap wayang walaupun memiliki tampilan dan cerita yang sama tetapi sebetulnya memiliki perbedaan masing-masing.

Ia pun mengetes penulis untuk melihat perbedaan dari wayang-wayang tersebut. Secara kasat mata untuk orang awam pasti sulit membedakannya tapi setelah dilihat ternyata ada yaitu dari wajah wayang tersebut, tampilan mimik yang serta karakter wajahnya pun berbeda.

Museum WayangMuseum Wayang di Jakarta (Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Ribuan koleksi

Museum Wayang ini menurut Bayu memiliki koleksi sekitar 6. 873 secara keseluruhan namun ia tak tahu pasti berapa koleksi wayang yang dipamerkan di dalam museum.

“Koleksi kurang lebihnya ada 6.873,” singkatnya

Wayang sebagai warisan budaya Indonesia sudah sejatinya harus dipertahankan dengan salah satu cara pelestariannya melalui museum ini.

Informasi yang diberikan di museum ini juga begitu detail dengan koleksinya berlimpah. Jadi buat kamu yang ingin mengisi libur panjang dengan lebih bermanfaat coba deh ke sini.

Museum Wayang buka setiap hari Selasa-Minggu dari pukul 09.00 hinga 15.00 WIB. Biaya yang harus dikeluarkan untuk masuk ke Museum Wayang ini sebesar Rp 10.000 untuk dewasa (weekday) dan Rp 5.000 untuk anak-anak (termasuk pelajar hingga mahasiswa).

Dan untuk weekend harga Museum Wayang untuk anak-anak masih sama, lalu untuk dewasa menjadi Rp 15.000. Sementara untuk pengunjung mancanegara dikenakan biaya Rp 50.000.

(msl/msl)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Mengenang 26 Tahun Peristiwa Reformasi di Museum Tragedi 12 Mei 1998



Jakarta

26 tahun tragedi berdarah 12 Mei 1998 berlalu. Jejak perjuangan para pahlawan reformasi dan sejarahnya tersimpan di sini, di Museum Tragedi 12 Mei 1998.

Museum Tragedi 12 Mei 1998 terletak di dalam kawasan Universitas Trisakti. Museum itu menjadi saksi bisu peristiwa kelam yang merenggut nyawa empat mahasiswa dari Universitas Trisakti, yakni Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto, dan Hendriawan.

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai diorama, foto-foto, dan barang-barang peninggalan para korban yang menjadi bukti nyata dari tragedi tersebut. Pengunjung akan diajak untuk merenungkan makna demokrasi dan perjuangan untuk keadilan, sekaligus menumbuhkan semangat generasi muda untuk meneruskan cita-cita para pahlawan reformasi.


Museum Tragedi 12 Mei 1998 menyajikan berbagai informasi terkait peristiwa reformasi tersebut. Pengunjung dapat memulai pada bagian audio visual pada sebuah televisi yang memutar film dokumenter tentang tragedi 12 Mei. Di sana juga terdapat berbagai foto-foto situasi sebelum dan pasca kerusuhan, kronologi peristiwa yang detail hingga jam dari kejadian tersebut, dan barang-barang peninggalan kerusuhan tersebut.

Salah satu yang bukti kerusuhan yang masih dipertahankan hingga saat ini adalah jejak peluru berupa kaca yang berlubang yang masih tertanam di dinding kaca museum. Hal ini semakin membuat bergidik pengunjung sekaligus menjadi pengingat nyata dari kekejaman yang terjadi.

Museum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, JakartaMuseum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

“Di sini juga ada bukti nyata, dimana saat kejadian 12 Mei ini bukti dari tembakan oleh aparat kepolisian,” Kata Rahma, humas Trisakti, dalam Keluyuran Ngojak di sekit Grogol Sabtu (29/5/24).

Selain itu, terdapat suatu papan yang disebut dengan papan bercak darah. Konon karena ricuhnya suasana pada saat itu, tandu penyelamat tidak dapat memadai untuk membantu mengevakuasi para korban. Akhirnya para mahasiswa berinisiatif menggunakan papan tersebut sebagai tandu darurat.

“Display selanjutnya, di sini ada semacam papan yang dimana pada saat itu bekas bazzar dan pada saat 12 Mei digunakan sebagai tandu untuk mengevakuasi korban-korban yang luka maupun yang berjatuhan pada saat itu dan ini masih ada bekas darah-darah dari para korban,” kata Rahma.

Rahma juga menjelaskan pada pukul 10.00 – 12.00 mahasiswa masih melakukan aksi damai sambil menyampaikan aspirasinya terkait betapa jomplangnya ekonomi rakyat dan para pejabat saat itu.

Namun, negosiasi tidak berakhir sesuai ekspektasi mahasiswa, bahkan mereka dipaksa mundur.

Hingga akhirnya pada pukul 17.00 terjadi kesalahpahaman antara oknum mahasiswa dengan komando aparat berbentuk ucapan kasar yang akhirnya menjadi sumbu emosi dan kericuhan.

Rahma juga menjelaskan salah satu foto yang menggambarkan situasi salah satu mahasiswa bernama Kiki dari fakultas hukum yang terkena tembakan pada pelipis dekat matanya. Saat itu, ia dinyatakan pingsan bahkan meninggal dunia.

Tetapi, ternyata kondisinya membaik setelah ditangani dan masih sehat hingga saat ini bahkan menjadi salah satu pengacara di Indonesia. Akhirnya, tembakan mulai mereda dan mahasiswa dapat dipulangkan secara bertahap pada pukul 20.00.

Museum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, JakartaMuseum 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti, Jakarta (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Bangunan dari museum ini juga menjadi salah satu saksi sejarah yang terjadi. Terdapat satu foto yang mengabadikan aksi penembakan salah satu mahasiswa bernama Hafidin Royan yang saat itu tertembak di bagian kepala dan dinyatakan tewas tepat di depan gedung museum ini.

Lokasinya kini juga diabadikan dalam bentuk Tilas Tapak Pahlawan Reformasi Trisakti 12 Mei 1998 yang dapat dilihat di depan Gedung Dr. Sjarif Thajeb Universitas Trisakti.

Selain itu, museum tersebut juga dilengkapi dengan barcode berisikan berbagai foto dan video kerusuhan saat itu. Terdapat pula piagam tanda kehormatan yang diberikan kepada empat korban yang meninggal dunia dari Universitas Trisakti. Terdapat beberapa barang berupa sepatu, pakaian, buku hingga peluru yang melukai mahasiswa di dalam museum itu.

Diharapkan dengan adanya museum ini, sejarah kelam tersebut tidak terulang kembali dan semangat reformasi terus terjaga.

Museum Tragedi 12 Mei 1998 terletak di Jalan Gajah Mada 45, Jakarta Pusat. Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat, pukul 09.00-16.00 WIB. Bagi Anda yang ingin mengenang sejarah dan menumbuhkan semangat reformasi, museum ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi.

(fem/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Melepas Penat dengan ‘Baca Di Tebet’, Perpustakaan Hidden Gem di Jaksel



Jakarta

Melepas penat dengan me time memang jadi jalan terbaik. Buat traveler yang suka membaca, kalian bisa banget datang ke ‘Baca Di Tebet’.

Butuh tempat yang bisa memfasilitasi pikiran dan hati saat suasana galau, Baca Di Tebet bisa jadi piliham. Baca Di Tebet merupakan sebuah konsep perpustakaan yang beda dari perpustakaan yang lain.

Di sini kamu bisa baca buku sambil makan di area baca. Selain itu, Baca Di Tebet juga punya space yang cukup luas yang dibagi ke beberapa ruangan.


Semua ruangan baca ini telah dilengkapi dengan AC dan Wifi, tentunya ini semakin bikin nyaman ketika berada di perpustakaan ini. Ada sekitar 26.000 koleksi buku bahasa Indonesia dan juga Bahasa Inggris.

Tempat berkumpul plus perpustakaan ini dimiliki oleh dua orang yakni Wien Muldian dan Kanti W. Janis. Pertemuan mereka pertama kali terjadi pada tahun 2018.

Perpustakaan di TebetPerpustakaan Baca di Tebet Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Buku-buku di sini merupakan koleksi pribadi dari sosok Wien dan tempat ini pun asalnya merupakan rumah pribadi milik keluarga Kanti.

Inisiasi tempat ini sebetulnya sudah terpikiran oleh Kanti sedari lama, ia menuturkan selama ini tak banyak perpustakaan yang memberikan suasana yang nyaman sesuai kebutuhan pengunjung.

“Di Indonesia kan perpustakaan saat itu ya belum ada perpustakaan yang nyaman yang sesuai dengan kebutuhan. Perpustakaan yang koleksinya lengkap, AC-nya dingin, terus bisa makan ya bisa ngopi tapi ya di luar negeri juga sebenarnya perpustakaan yang boleh makan, boleh ngopi di dalam ruang koleksi tuh juga jarang sih,” kata Kanti kepada detikTravel, Rabu (22/5/2024).

“Jadi menggabungkan antara keinginan pribadi terus boleh dibilang riset pribadi kalau ke luar negeri gitu ya kalau ada kesempatan ke luar negeri pasti ke perpustakaan ‘oh yang nyaman tuh kaya gini, yang saya suka tuh kaya gini’ tinggal ditambah ini-ini dan semuanya diwujudkan di Baca Di Tebet,” dia menambahkan.

Kanti juga merupakan seorang penulis novel dan pertemuannya dengan Wien saat berada di organisasi penulis. Dan Wien merupakan seorang yang telah menekuni bidang ini cukup lama, ia pun pernah mengenyam pendidikan terkait keperpustakaan.

Perpustakaan di TebetPerpustakaan Baca di Tebet Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Menyoal buku-buku di Baca Di Tebet, Wien pun menyebut kalau buku-buku yang ada di sini merupakan buku yang sedianya berasal dari koleksi pribadi di rumahnya.

“Jadi semua buku saya yang ada di rumah di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, semua buku dari rumah diangkut semua ke sini. Kecuali yang arsip-arsip atau berkas-berkas ya di rumah tapi kalau buku-buku semua di sini,” ujar dia.

Baca Di Tebet berada di Jalan Tebet Barat Dalam Raya No. 29, Jakarta Selatan. Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang memang butuh ketenangan sejenak untuk merefresh pikiran dengan suasana yang nyaman dengan membaca buku sambil makan atau ngopi.

Untuk bisa masuk ke perpustakaan ini kamu akan dikenakan tarif masuk harian sebesar Rp 35.000 per orang, jika kamu mulai nyaman dengan tempat ini atau perlu buku yang hanya ada di tempat ini bisa langsung mendaftar sebagai member bulanan dengan harga Rp 100.000 atau tahunan dengan harga Rp 600.000 bagi kalangan pelajar atau mahasiswa dan Rp 800.000 untuk umum.

Di tempat ini, pengunjung harian atau bulanan tidak bisa meminjam buku untuk dibawa pulang. Peminjaman buku untuk dibawa pulang hanya diperkenankan hanya untuk anggota tahunan saja.

Perpustakaan di TebetPerpustakaan di Tebet Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Karena pengelolaan perpustakaan ini oleh pribadi jadi semua tarif pengunjung akan disalurkan untuk operasional Baca Di Tebet.

Jam operasional tempat ini pun dimulai pada hari Selasa-Minggu, untuk Selasa hingga Kamis jam buka berada pada pukul 10.00-18.00 WIB dan Jumat-Sabtu pukul 12.30-20.30 WIB.

Baca Di Tebet tak hanya menjadi tempat membaca dan makan-ngopi saja, tempat ini juga kerap mengadakan berbagai kegiatan seperti kelas menulis, teater hingga gelaran live musik untuk mengiringi para pembaca.

Untuk kamu yang penasaran dan ingin mencoba Baca Di Tebet tinggal daftar terlebih dahulu melalui link yang tersedia di Instagram @bacaditebet atau mendaftar langsung di tempat.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker