Tag Archives: wisata jakarta

Di Masjid Ini, Khatib Berkhotbah Sambil Pegang Tombak



Jakarta

Biasa masjid memiliki mimbar untuk berkhotbah. Berbeda dengan masjid yang satu ini, selain mimbar sang khatib diwajibkan untuk memegang tombak saat berkhotbah.

Tradisi unik itu ada di Masjid Jami Angke Al-Anwar, Tambora, Jakarta Barat, masjid tertua di Jakarta. Masjid yang juga mempunyai pembeda dengan sentuhan arsitektur Bali, Belanda, Jawa, dan China yang menunjukkan keberagaman.

Bukan mimbar kayu layaknya masjid masa kini, mimbar Masjid Jami Angke dibangun dengan beton bergaya Eropa dan dibuat lebih tinggi daripada mihrab.


Selain microphone dan kursi kayu, di mimbar Masjid Jami Angke Al-Anwar terdapat benda unik yang jarang sekali ditemukan di mimbar masjid lainnya yakni, satu buah tombak yang akan di genggam oleh sang khatib ketika menyampaikan khotbahnya.

Menurut Muhammad Abyan Ketua Sarpras dan Sejarah Masjid Jami Angke, tradisi tersebut dilakukan secara turun temurun sejak zaman dahulu. Berdirinya tombak kayu yang ada di mimbar ini bukan tanpa maksud. Itu menggambarkan ketegasan dan seorang khatib dan menyimbolkan semangat para pejuang kemerdekaan di Kampung Angke.

“Memang sudah tradisi dari dulu, menyimbolkan ketegasan,” kata Abyan.

Tombak kayu tersebut memiliki tinggi sekitar 150 cm dengan mata tombak berbahan kayu berwarna kuning emas. Sangat disayangkan, mata tombak asli dari tombak tersebut telah dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Kemudian, mata tombak tersebut digantikan dengan mata tombak baru yang dibuat semirip mungkin dengan aslinya.

Tradisi unik ini berkaitan dengan Kampung Angke yang pada abad ke-17 menjadi pusat pertahanan Batavia saat itu. Hal ini karena Belanda tidak mencium adanya pergerakan pemberontakan di Kampung ini dan hanya dianggap sebagai lokasi ibadah saja. Sehingga, kawasan Kampung Angke menjadi lokasi yang aman untuk menyusun strategi pemberontakan para pejuang Tanah Air.

“Kenapa di Angke ini menjadi sentral karena Belanda tidak mencium adanya pergerakan disini, padahal masyarakat di sini selain beribadah, syiar, dan berdagang juga melatih strategi peperangan di sini untuk melawan VOC,” kata Abyan saat Kunjungan Wisata Religi Jakarta Barat pada Minggu (30/3/24).

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cek Harga Kembang, Sejarah, Lokasi, dan Cara Menuju Pasar Bunga Rawa Belong



Jakarta

Pasar bunga Rawa belong menjadi salah satu pasar yang bukan hanya digandrungi oleh pembeli bunga, tetapi juga pemburu konten. Cek informasi terkini tentang pasar itu.

Dengan luas lahan mencapai 1,3 ha pasar bunga Rawa Belong, yang berada di Jakarta Barat, menjadi tempat berjualan 600 pedagang bunga. Pasar itu bahkan disebut-sebut sebagai pasar bunga terbesar se-Asia Tenggara lho!

Simak informasi berikut ini untuk mengetahui lebih lanjut informasi di Pasar Bunga Rawa Belong, Jakarta.


Sejarah Pasar Bunga Rawa Belong

Sebelum menjadi pasar, daerah itu memiliki tanah yang subur dikarenakan lokasinya yang dekat dengan Kali Pesanggrahan. Daerah tersebut sangat cocok untuk digunakan bercocok tanam bunga anggrek sehingga banyak masyarakat yang menanam anggrek di sini lalu menjualnya.

Kegiatan jual beli anggrek di daerah tersebut pun sukses dan kian ramai pembeli hingga membuat ruas jalan sangat padat. Akhirnya, para pedagang direlokasikan ke suatu tempat, namun penjualan cenderung menurun dan pedagang kembali berjualan di tepi jalan lagi.

Penjualan bunga anggrek kian ramai hingga Gubernur Jakarta saat itu Ali Sadikin menyorotnya. Kemudian, dibangun los pasar untuk para pedagang berjualan. Namun seiring berjalannya waktu lahan yang semula digunakan untuk bercocok tanam anggrek semakin berkurang karena tergusur oleh pembangunan yang pesat terjadi di Jakarta.

Akhirnya para pedagang anggrek banting setir dan menjual bunga-bunga utuh. Bunga-bunga tersebut dikumpulkan dari petani berbagai daerah seperti Bogor, Bandung, Malang, dan sebagainya.

Penjualan bunga utuh kian melesat dan semakin banyak penjual yg akhirnya menjual berbagai jenis bunga batang. Akhirnya pada tahun 1989-1990 Pemprov DKI membangun kembali pasar yang kini menjadi Pasar Bunga Rawa Belong. Pada tahun 2007 Pasar Bunga Rawa Belong memiliki dua bangunan. Pembangunan dan pengembangan bangunan terus berlanjut seiring berjalannya waktu hingga akhirnya Pasar Bunga Rawa Belong menyabet gelar sebagai Pasar Bunga Terbesar se-Asia Tenggara.

Lokasi Pasar Rawa Belong

Pasar Bunga Rawa Belong berada di Jalan Sulaiman No.56, Kebon Jeruk, kota Jakarta Barat.

Pasar itu memiliki dua bangunan yang terbagi atas 3 blok yakni blok A, B, dan C. Pada bangunan bagian Utara terdapat blok A dan B. Pada bagian ini traveler bisa menemukan penjual berbagai jenis bunga, buket bunga, dan papan ucapan.

Adapun, pada bangunan bagian selatan ditemukan berbagai penjual kebutuhan dekorasi seperti pot bunga, lampu hias, janur kuning, hingga ronce melati. Pada bagian selatan juga ditemukan beberapa penjual bunga tabur, air bunga, dan kendi tanah liat yang kerap digunakan dalam prosesi adat dan pemakaman.

Jam Buka

Pasar ini bisa dikatakan tidak pernah tidur, hal ini dikarenakan pasar ini buka 24 jam. Namun dapat dicatat, waktu tepat mengunjungi pasar ini ialah dini hari atau sepagi mungkin dikarenakan banyak bunga baru yang berdatangan di Pasar ini pada tengah malam terutama pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Jika mengunjungi pasar ini pada waktu yang tepat bunga yang tersedia jauh lebih segar dan beragam.

Akses Transportasi Umum di Pasar Rawa Belong

Untuk menuju Pasar Rawa Belong, traveler bisa menggunakan kendaraan umum dengan cara berikut.

1. TransJakarta

Terdapat dua halte terdekat di kawasan Pasar Bunga Rawa Belong. Jika traveler berasal dari arah Kebon Jeruk traveler bisa turun di Halte Kelapa Dua Sasak dan berjalan sekitar 1.1km.

Adapun, jika datang dari arah Palmerah traveler bisa turun di Bus Stop Simpang Palmerah Barat Rawa Belong dan berjalan sekitar 1.9km.

Traveler bisa melakukan cek rute terlebih dahulu sebelum melakukan perjalanan dengan menggunakan aplikasi yang ada agar bisa mendapatkan rute terbaik.

2. KRL

Jika berasal dari daerah yang cukup jauh dan memilih naik commuter line, traveler bisa turun di Stasiun Palmerah. Setelah itu traveler harus menyambung perjalanan sejauh sekitar 2.8 dengan berjalan kaki atau menggunakan ojek online untuk menuju Pasar Bunga Rawa Belong.

3. Jak Lingko

Selain TransJakarta traveler juga bisa menggunakan Jak Lingko untuk menuju pasar ini. Traveler bisa naik JAK56 (Terminal Grogol – Hutan Kota Srengseng) dan turun di depan Jalan Sulaiman. Selain itu traveler juga bisa naik JAK14 (Tanah Abang-Meruya) dan turun di Jalan Rawa Belong 2A. Dari sana traveler cukup berjalan 500m untuk menuju Pasar Bunga Rawa Belong.

4. Angkot/Mikrolet

Jika belum memiliki kartu elektronik, traveler bisa memilih opsi Angkot. Pilihan kode angkot yang bisa dipilih diantaranya M11(Tanah Abang – Meruya Ilir), M09 (Tanah Abang – Kebayoran Lama), dan M24 (Grogol – Srengseng).

Harga dan Jenis bunga-bunga di Pasar Rawa Belong

Harga bunga yang ada di pasar ini dapat dikatakan berbeda-beda setiap pedagangnya. Hal ini berkaitan dengan kualitas bunga, panjang tangkai, hingga jumlah batang perikat.

Ya, kebanyakan bunga di pasar ini tak dijual perbatang, melainkan per ikat. Jumlah batang bunga yang ada di sana juga beragam Contohnya bunga sedap malam berisi 10 batang/ikat, bunga mawar 20 batang/ikat, bunga matahari 5 batang/ikat, dan sebagainya. Harga yang ditawarkan juga bervariasi mulai dari Rp 15 ribu/ikat hingga Rp 60 ribu/ikat. Beberapa bunga langka dan cantik bahkan bisa dibanderol hingga ratusan ribu perikatnya.

Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu terutama saat kebutuhan bunga melonjak seperti saat Lebaran, Valentine, dan Hari Ibu harga bunga bisa naik hingga empat kali lipat.

Selain membeli bunga, traveler juga bisa merangkai bunga untuk dijadikan buket bunga. Kebanyakan pedagang bunga juga akan menawarkan jasa merangkai buket bunga ketika seorang pembeli membeli banyak bunga, harga jasa yang ditawarkan juga beragam berdasarkan kesulitan dan bahan yang digunakan. Biasanya jasa rangkai bunga ini mulai dari Rp 20 ribu saja.

Perlu diingat harga-harga di atas merupakan harga sebelum ditawar dan traveler harus menyiapkan uang cash untuk melakukan transaksi di sini karena kebanyakan pedagang belum memiliki QRIS.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ragunan Punya 2000 Lebih Satwa, Pengunjung Dilarang Beri Makan!



Jakarta

Taman Margasatwa Ragunan memiliki peraturan yang bisa jadi tidak banyak diketahui traveler. Pengunjung dilarang memberi makan satwa.

Libur menjadi waktu yang pas untuk melakukan refreshing, terutama momen yang pas untuk melakukan liburan. Taman Margasatwa Ragunan bisa menjadi solusi yang cermat untuk menghabiskan masa-masa itu dengan orang tercinta karena murah dan bisa jadi ajang edukasi untuk anak-anak.

Kebun binatang yang masuk dalam organisasi WAZA (World Association Zoo and Aquarium) itu memiliki lebih dari 2000 koleksi satwa, mulai dari satwa dalam negeri hingga mancanegara.


“Totally ada lebih dari 2000 satwa, ada (satwa) yang dari luar negeri ada juga yang dari Indonesia, mayoritas dari Indonesia sih,” kata Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, kepada detikTravel, Sabtu (4/5/2024).

Dari banyaknya satwa yang dirawat di kebun binatang ini terdapat treatment khusus untuk setiap satwa yang ada, mulai dari pemberian pakan yang berbeda hingga pengelolaan kandang yang rutin dibersihkan setiap harinya. Bambang sapaan akrabnya juga menyampaikan untuk pemberian pakan hanya boleh dilakukan oleh petugas.

“Justru pengunjung tidak boleh memberi makan, itu kalau ketahuan petugas langsung kena tegur itu karena tidak boleh. Bahkan, kita iimbau tidak boleh memberi makanan karena itu merupakan bentuk kesalahan pemahaman dari masyarakat bahwa pemberian makan itu merupakan ekspresi rasa sayang terhadap satwa,” dia menambahkan.

Kesalahpahaman yang terjadi dibenak pengunjung ini tentunya bukan menjadi hal yang positif, malah bisa menjadi petaka bagi si satwa. Bambang melanjutkan kalau setiap satwa yang ada di sini memiliki pakan yang berbeda-beda, tak bisa pengunjung asal lempar makan ke dalam kandang.

Ia mencontohkan seperti pakan untuk primata yang ada di Taman Margasatwa Ragunan, asumsi pengunjung semua primat memakan pisang. Namun hal itu dijelaskan oleh Bambang bahwa tidak semua primata memakan pisang.

“Jangan dianggap kalau primata atau monyet makanannya pisang, nggak juga. Beberapa primata kita pemakan sayuran dan daun-daunan sekitar 80%, jadi tidak sama sekali makan buah-buahan. Bisa jadi asumsi itu bisa membuat hewan jadi celaka, makanya kita tidak memperbolehkan pengunjung ngasih makan dalam bentuk apapun,” dia menambahkan.

Dari semua semua koleksi satwa yang terdapat di kebun binatang ini, ada salah satu satwa yang unik yang pengelola datangkan untuk hadir di Ragunan, yakni Gorila. Gorilla tersebut hasil peminjam dari kebun binatang di Inggris dan Gorila tersebut sudah ada sejak 2022 lalu.

Bambang pun menjelaskan bagaimana sistem pertukaran satwa atau peminjaman satwa antar kebun binatang. Bridge loan jadi cara untuk melakukan pertukaran satwa sesuai kebutuhan dan jangka waktu peminjaman biasanya berdurasi lima tahun dengan kemungkinan masa perpanjangan.

“Perutakaran satwa itu ada sistem yang bernama bridge loan, contohnya gorilla kita itu tukar pinjam. Jadi kita dipenjemin gorila dari kebun binatang di Inggris dan kita kasih tukar dengan beberapa satwa sesuai dengan kesepakatan,” kata dia.

“Biasanya sih lima tahun dan bisa diperpanjang lagi, nyatanya peminjaman gorila ini diperpanjang terus. Artinya merek percaya dengan kita. Gorila ini sudah ada sejak 2022 dan peminjamnya percaya bahwa kita bisa mengelolanya jadi tidak ditarik lagi oleh pemiliknya karena kita bisa merawat gorilla tersebut,” dia menambahkan.

Adapun cara tukar lain seperti banyaknya populasi satwa di negara tertentu dengan satwa yang populasinya banyak di Indonesia, dan kedua kebun binatang ini saling membutuhkan satwa terkait.

(bnl/fem)



Sumber : travel.detik.com

Harga Tiket Ocean Dream Samudra Ancol Mei 2024 Reguler dan Annual


Jakarta

Ancol dengan berbagai spot rekreasinya tak pernah sepi pengunjung, terutama menjelang musim liburan sekolah. Selain tempat wisata populer seperti pantai Ancol atau Dufan, ada lagi satu sarana rekreasi menarik yang layak dikunjungi, yaitu Ocean Dream Samudra Ancol.

Di Ocean Dream Samudra Ancol, pengunjung bisa merasakan pengalaman rekreasi sambil berinteraksi dan berkenalan dengan aneka satwa laut. Tertarik mengunjungi Ocean Dream? Yuk, simak informasi lengkapnya di Bawah ini.

Mengenal Ocean Dream Samudra Ancol

Mengutip dari situs resmi Ancol, objek wisata Ocean Dream Samudra Ancol diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada Juni 1974 silam. Taman hiburan berkonsep edutainment ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang potensi fauna laut.


Ocean Dream Samudra Ancol merupakan unit oceanarium terbesar yang sekaligus menjadi pusat studi konservasi lumba-lumba paling lengkap. Spot rekreasi ini menyuguhkan pentas lumba-lumba, pentas aneka satwa, peragaan satwa, pentas singa laut, akuarium ikan laut dan tawar serta taman habitat beraneka spesies burung.

Jam Buka, Lokasi, dan HTM Ocean Dream Samudra Ancol

Berikut informasi terkait jam operasional, lokasi, dan tiket Ocean Dream Samudra Ancol yang dirangkum dari situs resmi Ancol:

  • Jam buka: 10.00-16.30 WIB
  • Lokasi: Jl. Lodan Timur Raya No. 7, Pademangan, Jakarta Utara
  • Harga tiket masuk: Ocean Dream Samudra Ancol menawarkan opsi bundling tiket yang bisa dipilih dengan rincian Harga sebagai berikut:

1. Reguler Samudra + Ancol: Rp 130.000

2. Reguler Samudra (belum termasuk tiket Ancol): Rp 105.000

3. Reguler Samudra + Sea World + Jakarta Bird Land: Rp 210.000

4. Reguler Samudra + Sea World: Rp 180.000

5. Reguler Samudra (Bonus Jakarta Bird Land): Rp 160.000

6. Annual Pass Samudra (Ecard):Rp 200.000

7. Annual Pass Bundling Samudra (Ecard) + Sea World: Rp 310.000.

Harga tiket bisa berubah tiap saat bergantung pada kebijakan pengelola tempat wisata. Karena itu, pengunjung wajib update info lebih dulu jika ingin berwisata di hari kerja atau libur.

Termasuk jika ingin harga paket atau hanya berkunjung ke Ocean Drama. Harga tiket Ocean Dream Samudra Ancol juga bisa berubah jika membeli di situs traveling, Ancol, dan on the spot.

Jadwal Pertunjukan di Ocean Dream Samudra Ancol

Kalau berkunjung ke Ocean Dream Samudra Ancol, jangan lupa sempatkan untuk menikmati beragam atraksi pertunjukan Bersama teman dan keluarga. Apa saja pertunjukan yang ditawarkan? Yuk, intip jadwal pertunjukannya berikut ini:

1. Weekday (Senin-Jumat)

  • Penguin Education: 09.45 dan 13.15 WIB
  • Dolphin Adventures: 11:45 dan 15.30 WIB
  • Mermaid Show: 10.15 dan 13.45 WIB
  • Sea Lion and Friends: 11.00 dan 14.15 WIB
  • Cinema 5D: 09.15-12.30 WIB dan 14.00-15.45 WIB.

2. Weekend (Sabtu, Minggu, dan Tanggal Merah)

  • Penguin Education: 09.30, 11.30, dan 14.15 WIB
  • Dolphin Adventures: 11.00, 13.30, dan 16.00 WIB
  • Mermaid Show: 09.45, 12.00, dan 14.30 WIB
  • Sea Lion and Friends: 10.15, 12.30, dan 15.15 WIB
  • Cinema 5D: 10.30, 11.30, 13.45, dan 15.00 WIB.

Wahana di Ocean Dream Samudra Ancol

Selain menikmati atraksi pertunjukan satwa, Detikers juga bisa mengajak si kecil untuk mencoba sejumlah wahana permainan seru dan interaktif yang terdapat di Ocean Dream Samudra.

1. Mola-mola

Bukan cuma Dufan yang mempunyai wahana pemacu adrenalin, di Ocean Dream pun juga ada, lho! Nama wahana tersebut adalah wahana Mola-mola. Di wahana ini, pengunjung akan diajak naik turun dan berputar-putar sampai 360 derajat. Wahana menantang ini dijamin bikin ingin naik lagi.

2. Ubur-ubur

Wahana permainan satu ini dulunya dikenal sebagai wahana Balloon Race, sebelum kemudian berganti nama menjadi Ubur-ubur. Wahana ubur-ubur ini berbentuk balon Udara yang akan mengajak kamu sekeluarga berputar searah jarum jam bagaikan naik balon Udara sungguhan.

3. Karousel

Wahana permainan Karousel pastinya sangat digemari oleh anak-anak. Berbeda dengan karousel pada umumnya yang berbentuk kuda, wahana karousel di Ocean Dream dimodifikasi menjadi bentuk kuda laut, kerang, lumba-lumba, dan burung unta yang lucu. Si kecil dijamin hepi deh kalau diajak naik wahana permainan ini.

4. Istana Penguin

Istana Penguin di Ocean Dream Samudra Ancol merupakan rumah bagi spesies penguin Humboldt asal Amerika Selatan. Di Istana Penguin, pengunjung tentunya diperbolehkan untuk berinteraksi dan memberi makan fauna menggemaskan ini. Sebagai fauna akuatik, Penguin Humboldt senang diberi makan ikan teri, sarden, dan cumi-cumi.

5. Pertunjukan Lumba-lumba

Selain melihat penguin, Ocean Dream juga menyajikan atraksi pertunjukan lumba-lumba spektakuler yang tidak boleh dilewatkan. Dengan menggunakan teknologi led layar lebar, pertunjukan lumba-lumba ini diadakan dengan tujuan untuk menghibur sekaligus mengedukasi pengunjung tentang fauna lumba-lumba.

6. Boto-boto

Salah satu dari tiga wahana permainan seru yang bisa dinaiki anak-anak di Ocean Dream yaitu wahana Boto-boto. Wahana Boto-boto merupakan permainan berbentuk pesawat terbang yang akan membawa kamu berputar-putar selama menaikinya.

7. Laga Logon

Terakhir, ada wahana permainan Laga Logon yang merupakan permainan balap-balapan mobil. Wahana ini akan semakin seru apabila kamu bermain ramai-ramai bersama teman. Jangan lupa eratkan sabuk pengaman sebelum mulai bermain ya.

Nah, itu dia informasi mengenai taman hiburan Ocean Dream Samudra Park. Mengingat lokasi Ocean Dream yang berada di dalam area Ancol, pastikan kamu sudah mengantongi tiket masuk ke Ancol sebelum berkunjung ya.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Cara Pesan Tiket SKORZ, Wisata Sportainment Paling Populer di Jakarta 2024



Jakarta

SKORZ, arena sportainment terbaru yang sangat dinantikan, resmi dibuka untuk umum sejak tanggal 10 Desember 2023. Terletak di FX Sudirman Level 3, SKORZ menawarkan kesempatan olahraga sambil bermain dalam bangunan dengan luas lebih dari 2.000 meter persegi.

Tempat ini memiliki 15 wahana yang seru dan menantang, kafe yang nyaman, serta ruang pesta eksklusif. Cukup membayar mulai dari Rp 200.000, kamu bisa mencoba seluruh wahana yang ada di SKORZ.

SKORZ menjadi destinasi one-stop untuk berolahraga dan rekreasi yang sangat lengkap. SKORZ dirancang sebagai arena bermain remaja dan dewasa dengan tinggi badan minimal 120 cm.


Sebagai destinasi favorit bagi para penggemar olahraga dan petualang, SKORZ menawarkan fasilitas olahraga mutakhir seperti lapangan basket, lapangan futsal, pickle ball, dan snooker ball. Selain itu, zona petualangan dengan jalur rintangan menantang seperti Ninja Flame, Wall Climbing, dan Trampoline akan meningkatkan tingkat adrenalin kamu.

Bahkan, kamu juga bisa mencoba berbagai permainan virtual dan arena baru laser tag yang menarik. Selain itu, kamu juga dapat mencoba keseruan di area hiburan khusus yang meliputi mini golf, karaoke, dan dance challenge yang menghibur segala usia.

Merasa lapar di tengah serunya bermain? SKORZ Cafe menyediakan berbagai pilihan lezat mulai dari masakan gourmet hingga camilan klasik untuk memuaskan selera kamu.

Dengan 14 permainan seru mulai dari yang penuh tantangan seperti Ninja Flame dan climbing hingga yang cocok untuk keluarga seperti mini golf, serta berbagai lapangan olahraga lainnya seperti futsal, basket ball, dan snooker football, SKORZ mendorong gaya hidup aktif dengan lebih menyenangkan.

Cara Pemesanan Tiket

Tertarik untuk bermain di SKORZ? Berikut cara pemesanan tiket SKORZ melalui detikEvent:

  • Kunjungi laman detikEvent atau klik di sini.
  • Klik “Pesan Tiket”.
  • Pilih jumlah tiket yang ingin dibeli.
  • Log in menggunakan akun MPC. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
  • Selesaikan pemesanan dan lakukan pembayaran.

Segera pesan tiket kamu melalui detikEvent sekarang juga!

(ddn/ddn)



Sumber : travel.detik.com

Ayo Merapat! Yang Kepo Budaya Betawi, ke Setu Babakan Saja



Jakarta

Pengetahuan tentang asal muasal suatu harus diketahui, terlebih tentang identitas diri, suku, budaya, dan bangsa. Upaya untuk menjelaskan silsilah itu salah satunya melalui media hiburan dan objek wisata sebagai pengantarnya, contohnya di Perkampungan Budaya Betawi yang berada di daerah Jakarta Selatan.

Berada di kawasan Setu Babakan, area ini menjadi kawasan yang sejak lama dikelola oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Agar kelestarian budaya Betawi tetap terjaga, tempat ini sekaligus menjadi sarana edukasi terkait kesejarahan Betawi.

Objek wisata Setu Babakan ditetapkan menjadi tempat pelestarian dan pengembangan budaya Betawi. Dari situs resmi Setu Babakan, objek wisata ini terletak di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa dengan luas sekitar 289 hektar dan batas fisik sebelah utara berada di Jl. Mochammad Kahfi II dengan Jl. Desa Putra (Jl. H.Pangkat).


Kemudian, untuk batas timur berada di Jl. Desa Putra (Jl. H. Pangkat), Jl. Pratama (Mangga Bolong Timur), dan Jl. Lapangan Merah. Untuk batas bagian selatannya berada di batas wilayah Provinsi DKI Jakarta dengan Kota Depok serta untuk batas barat ada di Jl. Mochammad Kahfi II.

Setu Babakan diresmikan sebagai cagar budaya pada tahun 2004, revitalisasi kawasan Setu Babakan menjadi Kampung Betawi diprakarsai oleh Pemprov DKI Jakarta dan dikelola bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Untuk memudahkan pengunjung dalam memahami budaya dan sejarah Betawi, kawasan objek wisata ini dibagi menjadi lima zona. Pertama Zona Embrio, ini merupakan tempat penjelasan tentang cikal bakal PBB dan sebagai area latihan seni dan budaya.

Lalu, Zona A yang merupakan area pelestarian dan pengembangan serta tempat pagelaran seni Budaya Betawi. Zona B sebagai tempat untuk menjajal kuliner khas Betawi, Zona C merupakan area di mana terdapat replika perkampungan Betawi, dan Zona pengembangan sarana dan prasarana.

Untuk lebih jelas dan lebih mengenal sejarah dan budaya Betawi, kamu tinggal datang ke area ini dan langsung arahkan tujuan ke area museum yang terletak tidak jauh dari gerbang utama (baru). Di sana kamu nggak perlu bayar, hanya cukup registrasi.

Setelah itu, traveler bisa bertanya-tanya kepada petugas yang berada di sana atau bisa bergabung dengan kelompok atau komunitas jalan-jalan, seperti Jakarta Good Guide.

Di Setu Babakan, ada pemandu yang bertugas untuk mendampingi pengunjung mengenai keseluruhan rangkaian dan dijelaskan satu per satu terkait sejarah dan budaya Betawi. Dalam kesempatan ini, detikTravel dipandu oleh guide bernama Pampam.

Ia menjelaskan mulai dari sejarah penamaan Betawi hingga ada tanaman dan pepohonan apa saja yang berada di kawasan Setu Babakan ini.

‘Saya Anak Betawi’

Untuk sejarah penamaan Betawi pun ia menerangkan dari berbagai versi, mulai dari versi yang menyebut kalau penamaan Betawi berasal dari tanam bunga yakni Guling Betawi (Cassia glauca) dan juga versi yang menyebut asalnya imbas dari Tragedi Geger Pecinan pada tahun 1740.

Pampam juga menerangkan siapa orang pertama yang pertama kali mempopulerkan kata Betawi, orang tersebut adalah Muhammad Husni Thamrin.

“Dan yang pertama kali mengatakan Betawi (dengan kalimat) ‘saya anak Betawi’ adalah M.H Thamrin ketika dalam sebuah sidang Volksraad di (gedung) Dewan Kota Hindia-Belanda yang sekarang tempatnya menjadi Gedung Pancasila,” kata Pampam.

Setelah asyik dengan penjelasan terkait sejarah Betawi, sesekali ia memberikan pertanyaan tentang pepohonan yang ada di area taman. Di kawasan tersebut terdapat beberapa pohon yang sudah asing terlihat, seperti pohon kemang, jamblang putih, dan pohon buah kecapi.

Di area dalam museum juga dipadati oleh anak-anak sekolah yang tengah berkunjung ke sini. Sehabis diajak mengenal sejarah, budaya, dan rumah adat Betawi, Pampam mengajak peserta walking tour untuk menuju area kuliner khas Betawi.

Di sana terdapat beberapa makanan seperti es selendang mayang, gado-gado, laksa, hingga kerak telor. Untuk harga yang ditawarkan oleh pedagangnya pun masih ramah di kantong. Satu es selendang mayang hanya dihargai Rp 10.000, cukup pas untuk meredakan panas Jakarta di siang hari.

Dilanjut dengan berjalan di perkampungan belakang kawasan ini, masih terdapat banyak rumah-rumah yang tidak melupakan ciri khas Rumah Betawi. Di perkampungan ini juga terdapat sentra pembuatan ondel-ondel, dan juga makanan Dodol Betawi.

Salah satu Dodol Betawi yang sudah kesohor adalah Dodol Betawi Nyak Mai, yang telah berdiri sejak lama. Kini usaha Dodol Betawi ini diteruskan oleh anak bungsu Nyak Mai yaitu Ibu Juwani. Dan, untuk penghujung rute Setu Babakan ini tentunya adalah danau.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Jajanan, dan Harga Tiket


Jakarta

Aloha Pasir Putih adalah salah satu tempat wisata hits di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Pantai ini cocok untuk berolahraga maupun bermain bersama keluarga.

Simak artikel ini untuk mengetahui apa saja daya tarik, jajanan, harga tiket, lokasi dan jam bukanya.

Daya Tarik Aloha Pasir Putih PIK 2

Di Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant SquidDi Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant Squid. Foto: detikfood

Berikut ini beberapa daya tarik Aloha Pasir Putih PIK 2:

1. Nuansa Pasir Putih Hawaii

Aloha menawarkan pantai bernuansa tropis ala Hawaii. Di area outdoor, kamu bisa menikmati suasana pantai pasir putih yang syahdu, apalagi ketika sore hari.


Dekorasi bangunannya pun dibuat dengan arsitektur tropis dengan elemen kayu, jerami, rotan, bambu, dan juga open space balcony.

Saat masuk lobi utama, kita bisa melihat sebuah foyer luas yang dilengkapi tempat duduk untuk bersantai. Tampak kolam-kolam kecil seperti oasis berhiaskan lampu warna-warni dan tanaman hijau.

2. Playground Anak

Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, terlebih jika ingin mengajak anak-anak. Aloha menyediakan playground yang berisi antara lain kolam renang, perosotan, kolam bola, dan playhouse. Jika ingin memakai pelampung, kamu bisa bawa sendiri atau membeli di toko peralatan renang di dalam area.

3. Kulineran

Salah satu andalan dari Aloha Pasir Putih adalah kulinernya. Kamu bisa berwisata kuliner di sini karena banyak jajanan yang bisa kamu coba.

4. Olahraga

Aloha Pasir Putih juga menyediakan kelas olahraga, baik yang bersifat rutin maupun pada event tertentu. Berdasarkan akun Instagramnya, Aloha membuka kelas yoga setiap Minggu pagi. Selain itu ada juga kelas zumba.

5. Fasilitas

Fasilitas di Aloha Pasir Putih PIK 2 antara lain sebagai berikut:

  • Kursi roda untuk yang membutuhkan
  • Payung khusus di area Aloha
  • Mushola
  • Area parkir luas
  • Toilet

Aneka Jajanan Aloha Pasir Putih PIK 2

Di Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant SquidDi Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant Squid Foto: detikfood

Sempat kita bahas di atas, Aloha menyediakan berbagai kuliner yang beragam. Berikut ini beberapa rekomendasi yang dilansir dari detikFood:

1. Master Squid

Salah satu gerai di Aloha adalah Master Squid yang menyajikan menu seafood, antara lain cumi goreng tepung jumbo yang dicampur bumbu bubuk yang sedap dengan level kepedasan. Harganya Rp 55.000 per porsi.

2. Republik Sate

Jika ingin makan berat, ada Republik Sate yang menyediakan sate ayam bumbu kacang, sate maranggi, sate taichan, hingga sate rembiga khas Lombok. Harganya sekitar Rp 30 ribu per porsi.

3. NYC Pizza

Ada juga makanan western seperti NYC Pizza yang adonannya tipis, empuk, dan ukurannya besar. Harganya sekitar Rp 35.000 hingga Rp 45.000 per potong.

4. Kokonuts Ice Cream

Yang segar-segar juga enak dinikmati saat siang hari di pantai. Kamu bisa coba memesan es krim di gerai Kokonuts Ice Cream. Ada juga aneka minuman dan jus dengan harga Rp 65 ribu per porsi.

5. Monsieur Spoon Riviera

Monsieur Spoon memiliki view pantai yang cantik. Kamu bisa menikmati aneka croissant, kopi, pizza, hingga steak.

Tiket Masuk Aloha Pasir Putih PIK 2

Di Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant SquidDi Aloha Bisa Wisata Pantai Pasir Putih Sambil Jajan Pizza dan Giant Squid Foto: detikfood

Masuk ke Aloha Pasir Putih PIK 2 tidak dikenai tiket masuk. Namun kamu harus membayar parkir. Selain itu, kamu harus membayar tiket untuk masuk ke area playground.

  • Tiket playground anak-anak: Rp 158 ribu
  • Tiket playground pendamping: Rp 80 ribu

Lokasi dan Jam Buka Aloha Pasir Putih PIK 2

Lokasi Aloha Pasir Putih PIK 2 ada di Jalan Pantai Indah Kapuk, RT 07 RW 02, Kamal Muara, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Adapun jam bukanya sebagai berikut:

  • Senin-Kamis: 10.00-22.00 WIB
  • Jumat: 10.00-24.00 WIB
  • Sabtu: 07.00-24.00 WIB
  • Minggu: 07.00-22.00 WIB

Nah, itulah tadi informasi mengenai wisata Aloha Pasir Putih PIK 2 yang lagi hits, mulai dari daya tarik, fasilitas, jajanan, harga tiket masuk, lokasi, dan jam buka.

(bai/inf)



Sumber : travel.detik.com

4 Stasiun Kereta Api Bersejarah di Jakarta dan Depok



Jakarta

Kereta api menjadi salah satu transportasi tua di Indonesia. Empat stasiun kereta api di Jakarta dan Depok ini merupakan tinggalan Belanda.

Kehadiran kereta api di zaman penjajahan Belanda diprakarsai oleh Staatsspoorwegen (SS), sebuah perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda. Kini namanya telah berubah menjadi PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Stasiun-stasiun yang ada di kawasan Jakarta atau Batavia ini ternyata menyimpan banyak sisi sejarah yang belum banyak terungkap. Yang bikin keren, stasiun ini terawat hingga kini dan tetap beroperasi.


Berikut 4 stasiun kereta api di Jakarta dan Depok dengan sejarahnya:

Stasiun Manggarai

Belanda mulai menjajah Indonesia sejak tahun 1619. Di bidang transportasi, Belanda memulai pembangunan stasiun secara bertahap, salah satunya Stasiun Manggarai.

Stasiun Manggarai sudah ada sejak abad ke-17. Tak langsung beroperasi sebagai stasiun, mulanya Stasiun Manggarai digunakan sebagai tempat tinggal dan pasar budak asal Manggarai, Flores.

Stasiun Manggarai dibongkar dan dibangun ulang oleh Ir. Van Gendt seorang arsitek Belanda dan resmi beroperasi pada 1 Mei 1918. Sebelumnya, stasiun itu berada di bawah pengelolaan Staatsspoorwegen yang kemudian jaringannya diperluas oleh Meester Cornelis.

Tak banyak bagian bangunan lama yang masih bertahan di sini. Menurut Pamela, seorang guide dari Wisata Kreatif Jakarta, mulanya Stasiun Manggarai berbentuk lapangan luas dengan luas 2.47 hektar dengan 12 jalur kereta api.

“Luasnya itu 2.47 hektar dan dikelilingi oleh 12 jalur kereta api yang kita lihat masih beroperasional sampai sekarang ya,” kata Pamela.

Stasiun Manggarai ini juga dijadikan salah satu saksi bisu pelariannya rahasia Ir. Soekarno dalam menjalankan perjalanan kereta luar biasa (KLB) saat memindahkan ibu kota ke Yogyakarta pada 4 Januari 1946. Untuk menutupi perjalanan tersebut gerbong kereta barang telah disusun rapi berderet di jalur 1.

Saat jalan-jalan di masa kini, traveler tak boleh lewatkan kuliner legendaris di Stasiun Manggarai, yakni pisang goreng Mpok Nur. Berjualan sejak 2006, pisang goreng Mpok Nur selalu laris manis tak bersisa setiap buka.

Uniknya, tak buka setiap hari pisang goreng Mpok Nur hanya buka jika pisang-pisang tanduk yang dimilikinya telah masak dan siap di goreng. “Ini buka, 2 hari tutup, besoknya baru buka,” kata salah satu karyawan yang sedang menggoreng.

Rasa pisangnya yang manis dibalut dengan tepung krispi dan harganya yang murah, yakni Rp 4 ribu per potong membuat banyak orang menyukai kuliner khas ini.

Menurut salah satu karyawan itu, dalam sehari ia bisa menggoreng berpuluh-puluh kilo pisang tanduk dan menghabiskan tepung adonan hingga 6 baskom.

Stasiun Depok Lama

Tak hanya Stasiun Manggarai, Belanda memperluas jaringan kereta api yang salah satunya ialah Stasiun Depok Lama. Pengangkutan barang mulai dari hasil pertanian hingga tambang dan transportasi para pejabat tinggi dilakukan juga di Stasiun Depok Lama.

Keramaian Stasiun Depok Lama membuat banyak orang-orang Belanda yang singgah, tinggal, bahkan berbisnis di kawasan sekitar Stasiun Depok. Dari sinilah istilah ‘belanda depok’ muncul. Pasalnya banyak orang-orang asli Belanda yang menikah dengan pribumi pada situasi tersebut.

Di Stasiun Depok Lama juga menjadi tempat terciptanya kereta listrik asal Jerman di Indonesia yang membuat kereta uap menjadi tertinggal dan terlupakan di abad ke-19.

Stasiun Jakarta Kota

Stasiun Jakarta Kota sering juga dikenal sebagai Beos Batavia. Beos berasal dari nama Belanda, yakni Batavia En Omstreken yang memiliki makna Batavia dan sekitarnya.

Arsitektur bangunan di stasiun ini bernuansa klasik Eropa yang jika dibandingkan dengan stasiun-stasiun tua di Belanda memiliki beberapa kemiripan. Hanya saja, Stasiun Jakarta Kota lebih menunjukkan gaya klasik kuno. Atap yang tinggi dan material anti panas yang ada membuat sirkulasi udara di Stasiun Jakarta Kota terasa sejuk dengan angin semilir.

Stasiun ini dibangun pada pertengahan abad ke-19 selama 3-4 tahun. Meskipun sudah berumur ratusan tahun, stasiun itu masih beroperasi secara normal di era sekarang dengan 11 koridor.

Stasiun Jakarta Kota masuk sebagai salah satu stasiun heritage dan salah satu stasiun tua di Jakarta. Jika berada di kawasan Stasiun Jakarta Kota, traveler juga bisa sekalian mampir ke Galeri MRT untuk melihat sejarah serta benda-benda arkeologi yang ditemukan oleh MRT semasa pembangunannya secara gratis.

Menurut Pamela, di Stasiun Jakarta terdapat dua bunker peninggalan Belanda yang salah satunya berada di Stasiun Jakarta Kota.

“Di sini itu ada bunker di stasiun Jakarta yang aku ketahui itu di Stasiun Jakarta Kota sama Stasiun Tanjung Priok,” kata Pamela.

Namun demi keamanan, tak semua orang dapat izin untuk mengakses bunker itu.

Stasiun Tanjung Priok

Dibangun pada awal abad ke-19 tepatnya pada tahun 1914 oleh Ir. C. W Koch, Stasiun Tanjung Priok menjadi salah satu stasiun tertua di Jakarta.

Stasiun ini menjadi salah satu stasiun kebanggaan Pemerintah Hindia Belanda saat itu karena menjadi gerbang utama dari Batavia menuju kawasan Tanjung Priok yang berdekatan dengan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai salah satu akses keluar masuk orang-orang Belanda saat itu.

Mulanya Stasiun Tanjung Priok dibangun di atas dermaga Pelabuhan Tanjung Priok namun karena semakin tingginya aktivitas stasiun dan pelabuhan pada akhir abad ke-18 dipindahkan ke lokasi Stasiun Tanjung Priok saat ini. Pada saat itu stasiun ini juga difungsikan untuk mengangkut kontainer-kontainer yang memuat bahan-bahan berat.

Peresmian Stasiun Tanjung Priok dilakukan bersamaan dengan perayaan 50 tahun Staatsspoorwegen beroperasi di Hindia Belanda tepatnya pada 6 April 1925 bersamaan pula dengan peluncuran KRL rute Tanjung Priok – Jatinegara.

Stasiun Tanjung Priok juga menjadi stasiun pertama yang dilalui jalur rel kereta api listrik. Sempat berhenti beroperasi pada tahun 1999 dan kembali dioperasikan pada 13 April 2009.

Bangunan Stasiun Tanjung Priok masih terasa lekat dengan kisah-kisah sejarah dan arsitektur khas art deco dengan atap atau overkapping melengkung yang instagramable.

Konon pada zaman dahulu juga terdapat beberapa resto, bar, hingga lantai dansa untuk menyambut orang-orang Belanda yang akan bepergian dari stasiun tersebut. Kini Stasiun Tanjung Priok ditetapkan sebagai Cagar Budaya Jakarta.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Ada Bunker di Stasiun KA Tanjung Priok, Konon Tembus ke Pelabuhan



Jakarta

Tak hanya berfungsi sebagai stasiun kereta api, Stasiun Tanjung Priok juga bunker untuk berlindung. Konon, bunker itu tembus hingga Pelabuhan Tanjung Priok.

Bersama Pamela Zaelani sebagai guide dari Wisata Kreatif Jakarta, detikTravel berkesempatan untuk menelusuri lebih lanjut sejarah yang ada di bunker yang ada di Stasiun Kereta Api Tanjung Priok itu.

Stasiun KA Tanjung Priok berada di Jalan Taman Stasiun No 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Stasiun itu merupakan bangunan cagar budaya dan dikelola oleh Daops 1 KAI. Berdasarkan catatan sejarah, stasiun itu dibangun tahun 1885. Pada zaman dulu, bangunan Stasiun Priok merupakan pintu gerbang Hindia-Belanda.


Kawasan Stasiun Priok memiliki luas lahan 46.930 meter persegi, dengan luas bangunan 3.768 meter persegi. Stasiun Tanjung Priok mengusung arsitektur dengan lagam bangunan art deco. Di balik bangunan megah dan mewah itu, tersembunyi bunker peninggalan zaman Belanda. Tidak hanya satu, tetapi ada tiga bunker.

Pamela menjelaskan bahwa tak sembarang orang memiliki akses untuk memasuki bunker itu, karena penelusuran yang belum maksimal dan akses yang dinilai cukup berbahaya bagi banyak orang. Salah satu bunker memiliki pintu masuk di daerah kursi tunggu di dalam stasiun.

“Ini adalah pintu menuju ruang bunkernya Belanda, dan memang ruangan itu tidak dibuka untuk umum karena cukup berjurang dan berbahaya. Dulu bunker ini untuk nyimpan barang-barang, tempat berlindung, dan banyak pipa-pipa air,” kata Pamela sambil menunjukkan sebuah video penjelasan lebih lanjut dari bunker tersebut.

bunker stasiun tanjung priokBunker di Stasiun Tanjung Priok (Syanti Mustika/detikcom)

Bunker itu cukup luas dengan tinggi sekitar 2 meter dengan lebar 4 meter. Di dalam bunker tersebut terdapat lorong terowongan yang diperkirakan bisa tembus hingga ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Sebagai pintu masuk menuju Batavia, bunker tersebut digunakan sebagai tempat penyelundupan hasil bumi tanpa diketahui oleh warga pribumi yang bisa menghalangi proses tersebut.

Selain bunker itu, di Stasiun Tanjung Priok itu juga ditemukan terowongan yang diprediksi bisa tembus hingga Pulau Onrust (Kepulauan Seribu), Museum Fatahillah, dan berbagai tempat lainnya. Namun, informasi ini belum bisa dipastikan benar karena belum ditemukan bukti-bukti lanjutan dari prediksi tersebut.

Tak hanya itu, di dalam bunker tersebut juga ditemukan beberapa ruangan yang disekat. Ruangan itu diprediksi digunakan sebagai kamar yang dapat menampung tiga hingga empat kamar tidur.

Bunker itu sempat ditelusuri oleh pemerintah pada tahun 2009. Dalam penelusuran itu tak ditemukan barang-barang berharga di dalam bunker itu, hanya sisa-sisa bangunan.

Kini kondisi bunker digenangi oleh air setinggi lutut orang dewasa. Karena itu, berapa pipa yang ada di dalamnya pun mulai berkarat, bahkan beberapa lorong tertutup oleh tanah.

Serangkaian info detail terkait bunker ini masih menjadi misteri pasalnya akses yang sulit membuat penelusuran membutuhkan banyak waktu dan biaya besar.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Nuansa Baru Gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara



Jakarta

Terletak di seberang Pos Bloc, tepatnya di sebelah barat pintu masuk selatan Pasar Baru, ada gedung putih bersejarah yang jadi saksi disiarkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia ke seluruh penjuru dunia, lho!

Itu adalah Kompleks Antara Heritage Center (AHC), termasuk Gedung Museum dan Galeri Foto Jurnalistik. Gedung itu baru saja berbenah selama tujuh bulan dan kini siap tampil kembali menjadi destinasi wisata sejarah dan jurnalistik di Jakarta.

Peresmian gedung itu dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir Selasa (14/5/24).


Kompleks AHC adalah bangunan cagar budaya kelas A yang menjadi salah satu bagian dari Weltevreden (kawasan tempat tinggal utama orang-orang Eropa di pinggiran Batavia, Hindia Belanda).

Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya.Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya. (Pradita Utama/detikcom)

Gedung berumur 107 tahun itu menjadi salah satu gedung bersejarah karena kawasan gedung ini merupakan saksi terjadinya peristiwa penting di Indonesia. Di tempat ini lah pertama kali proklamasi kemerdekaan digaungkan ke seluruh penjuru dunia.

Kompleks AHC terdiri dari Griya Aneta dan Graha Antara.

Griya Aneta dibangun oleh seorang raja media asal Hindia Belanda, Dominique Willem Berretty pada 1917. Gedung itu kemudian menjadi Kantor Berita Belanda Aneta.

Barulah kemudian beralih kepemilikan ke Kantor Berita Antara pada 1962. Yakni, saat Presiden Sukarno menguatkan posisi dan memastikan kantor berita Aneta dan kantor berita Jepang Domei di Pasar Baru menjadi milik Kantor Berita Antara.

Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. Yuk intip suasananya.Antara Heritage Center yang berlokasi di kasawan Pasar Baru, Jakarta Pusat diresmikan hari ini. Kompleks ini di antaranya untuk Kantor Berita Antara. (Pradita Utama/detikcom)

Kini, pengunjung umum dapat menikmati pameran foto sejarah Indonesia dan sejarah pers yang diambil oleh para jurnalis Antara sejak zaman dahulu hingga masa kini. Selain itu beberapa peninggalan benda-benda bersejarah salah satunya sepeda motor wakil presiden RI ke-3, H. Adam Malik ada di gedung ini.

Gedung itu terdiri dari dua lantai. Lantai 1 berfokus pada galeri foto yang dipotret oleh para jurnalis dan lantai 2 berisikan pajangan alat pendukung kegiatan jurnalistik dari masa pra-kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan Indonesia, seperti mesin tik dan alat cetak arsip.

Museum dan Galeri Foto Jurnalistik Antara berada di Jl. Antara No.59, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Buka setiap hari Selasa-Minggu pukul 10.00 – 20.00 WIB. Untuk informasi terkini terkait museum dan pameran, traveler bisa pantau melalui instagram resminya @gfja.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com