Tag Archives: wisata kebumen

Mudik ke Kebumen, Cobain Wisata Sagara View Karangbolong yang Keren



Kebumen

Tak hanya Jogja dan Solo, Kebumen kini mulai menunjukkan keindahan pariwisatanya. Traveler yang mudik ke sini, mesti main ke Sagara View Karangbolong yang keren.

Berlokasi di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Sagara View of Karangbolong hanya berjarak 33 kilometer dari pusat Kota Kebumen dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Akses menuju wisata ini sangat mudah dijangkau dengan lingkungan yang masih asri. Jika beruntung, Anda dapat melihat beberapa monyet berkeliaran di kawasan Sagara View.


Fasilitas yang tersedia pun sangat lengkap mulai dari musala, toilet, restoran, tempat parkir yang luas, toko oleh-oleh, hingga layanan shuttle bus untuk mengakomodasi mobilisasi pengunjung mendatangi spot-spot kece, salah satunya adalah jembatan kaca.

Perpaduan biru laut dan perbukitan hijau Serayu Selatan membuat Sagara View of Karangbolong menjadi tempat yang ciamik untuk dijadikan spot sunrise dan sunset dengan pemandangan bentangan putih garis lurus pantai selatan.

Wisata baru di KebumenWisata baru di Kebumen Foto: Natasha Kayla Ananta/detikTravel

Uniknya, tempat ini juga tetap menarik jika dikunjungi malam hari karena wisatawan bisa menikmati pemandangan laut yang penuh gemerlap lampu perahu para nelayan. Tak heran jika banyak wisatawan luar daerah, bahkan turis asing yang datang ke sini.

“Karena wisata ini pemandangannya luas ada daratan, pegunungan, dan lautan kelihatan semua apalagi pas cerah gini lautnya biru. Terus banyak spot foto, tempat duduk untuk istirahat, dan akses jalannya mulus menuju sini,” kata Teguh, wisatawan asal Banyumas.

Wisatawan luar kota tak perlu risau, karena Sagara Hotel menyediakan berbagai tipe kamar dengan pemandangan alam hamparan biru Samudera Hindia langsung dari depan kamar.

Tak hanya mendapat respon positif dari wisatawan berbagai daerah, hadirnya Sagara view juga disambut baik oleh warga lokal hingga pemerintah Kabupaten Kebumen.

“Dampaknya sangat positif, dulu pantai ini sepi banget, semenjak ada Sagara tambah rame kita juga ikut ketambahan rezekinya” ucap Fendi, seorang pengemudi perahu wisata di Pantai Karangbolong.

Wisata baru di KebumenWisata baru di Kebumen Foto: Natasha Kayla Ananta/detikTravel

“Respon pemerintah sangat positif, karena kami memberdayakan masyarakat lokal disini” imbuh Adi, pemilik Sagara View.

Ibnu, general manager Sagara View menjelaskan, wisata ini baru melakukan soft opening 12 Oktober 2023. Sekarang pengembangan kawasan wisata milik PT Wahyu Putra Sejati ini baru mencapai 50% dan akan terus dibangun secara bertahap.

Kawasan wisata ini baru saja membuka atraksi wisata baru Cinema 7D dan atraksi wisata lainnya seperti rainbow slide, kolam renang, dan camping ground ditargetkan akan rampung sebelum libur lebaran 2024.

“Akan kita bangun secara bertahap, namun tetap memperhatikan kenyamanan wisatawan, karena bagaimanapun kenyamanan wisatawan nomor satu,” jelas Ibnu.

Jam Buka dan Harga Tiket

Sagara View of Karangboloing ini buka setiap hari dengan jam operasional Senin – Jumat: 09.00 – 19.00 WIB. Sedangkan pada Sabtu – Minggu buka pukul 08.00 – 21.00 WIB.

Harga tiketnya sebesar Rp 20 ribu saja per orang. Meskipun tergolong wisata baru, Sagara View berhasil menggaet lebih dari 9,600 pengunjung per hari di liburan tahun baru 2024.

—–

Ikuti berita-berita terkini arus mudik dan arus balik di BRI Teman Mudik.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Baru! Kapal Mendoan, Pusat Wisata Kuliner di Alun-Alun Kebumen



Kebumen

Alun-Alun Kebumen memiliki lebih sip saat ini. Area itu direnovasi menjadi tatanan yang lebih modern dan kini memiliki pusat kuliner.

Renovasi dimulai pada pertengahan 2023. Berbagai fasilitas tambahan dibangun di sana, mulai dari panggung kecil untuk aktivitas warga, air mancur, hingga perluasan ruas alun-alun yang membuatnya semakin luas.

Satu hal yang membuat mata langsung melirik ialah Kapal Mendoan. Kapal ini merupakan ship foodcourt yang akan menjadi tempat berjualan para PKL yang semula berada di pinggir-pinggir jalan sekitar alun-alun.


Mendoan diambil dari salah satu makanan khas Kebumen berupa tempe dengan tepung setengah garing. Selain itu, mendoan disini juga merupakan singkatan dari “Mangan Enak Karo Dolan” yang berarti makan enak sambil bermain.

Terbentang memanjang di timur alun-alun, membuat kapal ini akan mencuri perhatian siapapun yang melewatinya. Meskipun saat ini masih dalam proses pembangunan tahap ketiga, para pengunjung sudah dapat melihat dengan jelas wujud dari kapal ini.

Hadirnya kapal ini juga membuat momentum lebaran semakin menyenangkan. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan di kapal yang mirip salah satu halte di Jakarta itu.

Kapal Mendoan di Alun-alun Kebumen, jawa TengahAlun-alun Kebumen, Jawa Tengah (Natasha Kayla Ananta/detikcom)

Menurut Tria, salah satu pemudik dari Bandung, ia merasa sangat kagum saat melihat pembangunan di Alun-Alun Kebumen. Terlebih hadirnya kapal ini yang akan membuat tata kota semakin cantik.

“Ini pertama kali saya liat bagus banget alun-alun juga jadi lebih indah lah. Kapal ini sih bagus banget buat foto-foto, semoga pembangunan di Kebumen membuat Kebumen semakin berjaya,” kata Tria.

Fungsi Kapal Mendoan yang tak hanya sebagai estetika belaka namun juga menjadi wadah para UMKM berjualan juga menuai pujian dari warga Kebumen. Termasuk Putri, seorang warga Desa Selokerto, Kebumen. Menurut Putri kapal ini mengefisienkan banyak hal salah satunya dalam keamanan kegiatan jual beli dan kesejahteraan pedagang.

“Membantu banget sih Mba, UMKM di Kebumen pasti terbantu dengan adanya ini karena mereka gak perlu rebutan lapak jualan. Kontrol keamanan dalam jual beli juga akan lebih baik,” kata Putri.

Ia juga berharap agar Kapal Mendoan ini dapat digunakan semaksimal mungkin dengan baik dan masyarakat dapat turut meramaikan tempat tersebut sebagai bentuk gotong royong dalam menyejahterakan UMKM daerah.

“Harapannya sih bisa digunakan dengan baik karena pemda bangun ini juga atas evaluasi dan kebutuhan masyarakat. Jadi sebisa mungkin gak cuma UMKM aja yang rame di sini, tapi masyarakatnya juga turut meramaikan sebagai bentuk saling membantu dalam meningkatkan UMKM daerah,” kata dia.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com