Tag Archives: wisata pulau

7 Wisata Pulau Seribu One Day Trip, Daya Tarik dan Biayanya di 2024


Jakarta

Kepulauan Seribu menawarkan banyak objek wisata dengan keindahan alam tropis yang indah. Adanya deretan pulau-pulau kecil yang tersebar di utara Jakarta ini, membuat Pulau Seribu jadi salah satu tujuan wisata favorit.

Di sini, kita bisa menikmati pantai berpasir putih, air laut yang jernih, hingga aktivitas snorkeling. Kita juga bisa mengeksplorasi Pulau Seribu melalui one day trip.

Trip ini akan memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin menikmati keindahan laut dan keanekaragaman hayati Pulau Seribu tanpa perlu menginap.


Rekomendasi One Day Trip Pulau Seribu 2024

Dikutip dari laman pengelola Visit Pulau Seribu, berikut adalah pilihan wisata Pulau Seribu untuk one day trip:

1. Outbound Pulau Seribu

Outbound Pulau Seribu bisa jadi pilihan wisata one day trip yang banyak diminati komunitas, perusahaan, ataupun instansi/lembaga.

Selain melakukan watersport, traveler juga akan diajak untuk piknik dan menikmati fasilitas yang tersedia. Mulai dari menaiki speedboat, games, makan minum, fun games, hingga dokumentasi.

  • Harga paket outbound Pulau Seribu: mulai dari Rp 650 ribu per orang.

2. Desa Laguna

Desa Laguna adalah sebuah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman unik di Pulau Seribu. Tempat ini menyajikan suasana tenang dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Pengunjung bisa melakukan aktivitas seperti snorkeling, melihat hutan mangrove, coral planting, berjemur di pantai, atau sekadar bersantai sambil menikmati keindahan sekitar.

  • Harga paket wisata di Desa Laguna: mulai dari Rp 1, 5 juta.

3. Pulau Putri

One day trip ke Pulau Putri adalah pilihan destinasi wisata di Kepulauan Seribu yang cocok untuk liburan keluarga. Bahkan, di sini juga ada wahana water boom, akuarium bawah laut, kolam renang, hingga fasilitas glass bottom boat tour.

Pulau Putri juga terkenal dengan fasilitas resort yang nyaman dan layanan yang ramah. Membuatnya menjadi destinasi ideal untuk pelarian sehari dari rutinitas sehari-hari.

  • Harga paket wisata di Pulau Putri: mulai dari Rp 1,2 juta per orang.

4. Pulau Dolphin

Pulau Dolphin terletak di kawasan Pulau Kepala di Kepulauan Seribu Utara. Pulau ini tidak berpenghuni, tidak memiliki dermaga kapal, dan tidak memiliki macam fasilitas sehingga disebut pulau perawan.

Oleh karena itu, semua fasilitas di pulau ini berasal langsung dari alam. DI sini, kita bisa menikmati pesona bawah laut, kebersihan dan keindahan alam yang masih alami.

Beberapa aktivitas seru di Pulau Dolphin yang bisa dilakukan di antaranya berkemah, snorkeling, hunting sunrise, hingga berfoto-foto. Tempat ini cocok buat kamu yang sedang mencari ketenangan dari hiruk pikuk perkotaan.

  • Harga paket wisata Pulau Dolphin: mulai dari Rp 350 ribuan.

5. Pulau Umang

Pulau Umang adalah wisata Pulau Seribu berupa pulau kecil berupa resort seluas 5 hektar. Ini adalah wisata yang cocok untuk liburan keluarga ataupun berbulan madu.

Pulau Umang juga telah dilengkapi berbagai fasilitas. Mulai dari lagoon lounge, spa, beach club, hingga sunrise dome.

  • Harga paket Pulau Umang: Rp 300 ribu per orang.

6. Pulau Pantara

Pulau Pantara disebut juga Pulau Seribu Marine, pulau yang letaknya terjauh dari Jakarta. Pulau ini dikenal sebagai lokasi terbaik untuk snorkeling dan diving di Pulau Seribu.

Pulau Pantara juga memiliki 40 cottage elegan dengan jendela kaca yang besar, yang memberikan pandangan lebih luas langsung menuju lautan.

Menariknya, di sini kamu bisa mencoba restoran apung yang menyajikan aneka menu makanan. Mulai dari masakan Indonesia, Jepang, hingga Western.

Olahraga air yang bisa dinikmati pun cukup banyak, seperti jet ski, windsurfing, hingga banana boat.

  • Harga paket wisata Pulau Pantara: mulai dari Rp 2,1 juta.

7. Pulau H (Pulau Tengah)

Pulau H memiliki daya tarik pantai dan air laut yang sangat jernih. Pulau H dikenal juga dengan H resort yang lokasinya tidak jauh dari pulau Pari.

Pulau seluas 10 hektar di dalamnya berdiri 42 vila dengan resort kelas atas bintang 5. Setiap vila menawarkan kamar dan fasilitas kelas atas, sehingga cocok untuk acara dan liburan private dengan kemewahan.

Dulunya pulau ini bernama pulau Tengah, penamaannya berubah sejak dibeli oleh Hengky Setiawan tahun 2012 lalu.

Di pulau private ini juga terdapat tempat pelestarian ikan hiu dan berbagai watersport, seperti jetski dan banana boat.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Wisata Pulau Tidung, Idola di Hari Libur



Jakarta

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu sudah populer sebagai tempat snorkeling. Jika libur panjang tiba, sudah dipastikan yang yang ke sana.

Adalah Rudy Hartono (45), seorang pengusaha snorkeling di Pulau Tidung sejak tahun 2013. Jarak rumahnya hanya selemparan batu dari Pelabuhan Tidung.

Di rumahnya ada 160 unit alat snorkeling yang disewakan. Mulai dari jaket pelampung, masker-snorkel dan fins. Namun belakang, yang paling sering digunakan hanya jaket pelampung dan masker-snorkel.


Pak Rudy bercerita bahwa tiap libur panjang, alat-alat snorkeling dipastikan habis tersewa. Tak ada lagi hubungan langsung dengan wisatawan, biasanya operator yang langsung menghubunginya seminggu sebelum tiba di sana.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

“Kalau long weekend pasti untung, kemarin waktu Lebaran kami sampai tolak ratusan permintaan,” katanya.

H-7 Lebaran, alat-alat itu sudah di-booking untuk turis-turis China. Seminggu setelah Lebaran, barulah wisatawan domestik yang mendominasi.

Jika ada long weekend, ia bisa mendapat cuan Rp 10-15 jutaan karena alat tersebut akan digunakan dua kali dalam sehari, pagi dan sore.

“Wisatawan yang datang dari Jumat itu biasanya snorkeling di Sabtu pagi. Sementara yang datang di Sabtu pagi, nyampe sini siang. Jadi mereka snorkeling sore-sore,” ungkapnya.

Pulau Tidung di Kepulauan TidungPulau Tidung di Kepulauan Seribu Foto: (bonauli/detikcom)

Alat snorkeling itu disewakan seharga Rp 15 ribu per hari. Meski tak ada libur panjang, weekend selalu membawa berkah. Minimal 30-50 alat snorkelingnya keluar dari kandang.

Sebagai warga Pulau Tidung, ia melihat potensi lain selain wisata bawah airnya, yaitu teripang dan ikan buntal yang melimpah di sana. Jalur ekspor coba ia tempuh lewat tangan ketiga.

Namun itu semua tidak mudah, butuh modal besar untuk bisa menjalankan bisnis kedua tanpa mengabaikan sewa snorkeling yang sudah jadi sumber nafkahnya. Ia kemudian mendaftar sebagai nasabah BRI dua tahun lalu.

Jalan terbuka, pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebesar Rp 35 juta diberikan oleh BRI. Sebagian uang itu digunakan untuk modal usaha baru dan sisanya ditabung.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungUsaha alat snorkeling di Pulau Tidung Foto: (bonauli/detikcom)

Usaha teripang kering dan ikan buntal tersebut ia kirimkan ke China. Teripang dan kulit ikan buntal yang dikeringkan dijadikan bahan makanan, bagian dalam ikan buntal dijual sebagai bahan benang operasi.

Namun usaha ini tak bisa menghasilkan uang cepat, pengerjaannya butuh waktu sampai sebulan. Oleh sebab itu, usaha snorkelingnya menjadi dana pendukung.

“Modal Rp 80 juta untuk beli teripang dan ikan buntal ke nelayan. Teripang per kilonya nanti dijual Rp 1,8 juta, dan ikan buntal Rp 3 juta per kilo,” ungkapnya.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungTeripang yang sudah dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

Menurut Pak Rudy, usaha teripang ini masih jarang dilirik. Perhitungannya tak sampai 5 orang yang masih menggeluti usaha ini, karena modal yang cukup besar.

Bertangan dingin, dua usaha itu berkembang pesat. Berhasil melunaskan pinjaman pertama, Pak Rudy kembali melakukan pinjaman kedua dengan nominal Rp 50 juta, sebagai dana darurat.

Mantri BRI Redi (32) yang berhubungan langsung dengan Pak Rudy berkata bahwa usaha miliknya bisa dibilang melejit. Kedua usaha itu mendapat dukungan penuh dari BRI, apalagi ini termasuk UMKM dari Pulau Tidung.

“Semoga usahanya tambah maju dan terus mengembangkan potensi dari Pulau Tidung,” tutupnya.

Usaha alat snorkeling di Pulau TidungIkan buntel yang dikeringkan Foto: (bonauli/detikcom)

(bnl/bnl)



Sumber : travel.detik.com

Ini Dia, Pulau Terpadat dan Paling Kaya di Kepulauan Seribu


Jakarta

Pulau Kelapa tercatat sebagai wilayah dengan penduduk paling banyak sekaligus terkaya di Kepulauan Seribu, Jakarta. Paling kaya merujuk pada perputaran uang yang sangat aktif sehingga berdampak baik pada perekonomian warga.

Warga Pulau Harapan mengelola sektor wisata yang memang menjadi keunggulan wilayah tersebut. Sektor ini banyak dilirik wisatawan terutama pada saat libur. Para wisatawan bisa berenang, snorkeling, atau sekadar menikmati pantai bersama keluarga.

Pulau Paling Padat di Kepulauan Seribu

Penduduk Pulau Kelapa mencapai 7.708 jiwa berdasarkan data BPS Kabupaten Kepulauan Seribu tahun 2023, yang dikutip dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara Dalam Angka Kepulauan Seribu Utara tahun 2024. Jumlah tersebut terdiri dari 3.840 laki-laki dan 3.868 perempuan.


Kepadatan Pulau Kelapa mencapai 2.987,59 per km2 dan menjadi yang terbesar di seluruh wilayah administrasi Kabupaten Kepulauan Seribu. Pulau Kelapa sebetulnya adalah kelurahan yang terdiri dari 36 pulau lain. Sebanyak dua pulau berpenghuni sedangkan 34 lain tidak didiami penduduk. Dua pulau yang berpenghuni adalah Pulau Kelapa dan Pulau Kelapa Dua.

Pulau Paling Kaya di Kepulauan Seribu

Pulau Kelapa ternyata menjadi salah satu wilayah terkaya di Kepulauan Seribu, bersama Pulau Harapan. Perputaran uang di Pulau Kelapa sangat cepat, sehingga masyarakat bisa memperoleh pemasukan lebih banyak yang akan berdampak baik pada kehidupannya.

Dalam arsip berita detikcom, jumlah uang masuk dari usaha homestay dan akomodasi liburan lain bisa mencapai Rp 1,2 miliar. Pemasukan ini banyak diperoleh saat musim liburan ketika wisatawan berkunjung bersama keluarga dan teman terdekat.

Wisata di Pulau Kelapa

Dikutip dari Jadesta Kemenparekraf, spot wisata di Pulau Kelapa di Kepulauan Seribu adalah:

  • Snorkeling: Rp 500 ribu
  • Jelajah pulau: Rp 500 ribu
  • Wisata mancing: Rp 1 juta
  • Syukuran laut: Rp 300 ribu
  • Wisata kemah Rp 200 ribu
  • Penangkaran penyu sisik: Rp 25 ribu
  • Eduwisata Adopsi Karang: Rp 100 ribu
  • Wisata religi makam Sultan Maulana Mahmud Zakaria: Rp 50 ribu
  • Landmark Desa Wisata Pulau Kelapa: Rp 20 ribu

Di sini juga tersedia homestay yang dikelola masyarakat setempat dengan kisaran harga Rp 900 ribuan. Tarif sewa homestay bergantung kebijakan pengelola yang biasanya dipengaruhi fasilitas, layanan, view, dan kemudahan akses.

Sebelum berkunjung ke Pulau Kelapa sebagai kawasan paling padat dan salah satu yang terkaya, jangan lupa update ketersediaan layanan serta tarifnya. Info terbaru memungkinkan pengunjung menyusun itinerary liburan dengan baik.

(row/fem)



Sumber : travel.detik.com

Primadona Baru Halmahera Tengah yang Memukau



Halmahera Tengah

Halmahera Tengah punya sebuah pulau cantik yang namanya mungkin belum pernah traveler dengar sebelumnya. Namanya pulau Moor. Mari mengenal pulau ini!

Pulau Moor adalah sebuah pulau kecil yang berada tidak jauh dari Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Pulau ini luasnya hanya sekitar 3 kilometer persegi.

Pulau Moor memiliki danau dan pantai yang cantiknya luar biasa, sehingga mata traveler seperti akan dimanjakan dengan kejernihan dan warna airnya yang menawan.


Meski hanya pulau kecil, tapi pulau Moor memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat halus. Pantai ini dijamin akan membuat betah mata wisatawan yang datang liburan ke sana.

Pulau Moor dihuni oleh petani kelapa aktif yang melakukan aktifitas di sana. Jumlahnya kurang lebih 20 orang saja.

Selain memiliki pantai yang indah, pulau Moor memiliki laguna atau danau air laut yang cantik sekali. Laguna ini memiiki air berwarna tosca yang hanya berjarak sepuluh meter dari bibir pantai.

Bagi traveler yang hobi snorkeling dan diving, kalian dapat mengeksplorasi potensi bawah laut pulau Moor yang luar biasa cantik dan terawat dengan baik.

Cara ke Pulau Moor

Agar bisa menikmati keindahan pulau Moor, pengunjung bisa mengaksesnya melalui 2 jalur. Melalui jalan darat, lalu menyeberang dengan speedboat menuju ke pulau indah tersebut.

Perjalanan menuju pulau Moor memakan waktu yang lumayan lama. Perjalanan dimulai dari Sofifi menuju ke desa Patani, Halmahera Tengah melalui jalur darat, yang bisa memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam perjalanan.

Pulau Moor di Halmahera UtaraPulau Moor Foto: (dok. Istimewa)

Setelah menempuh jalur darat, perjalanan akan disambung dengan naik speedboat ataupun kapal body menggunakan mesin selama kurang lebih 1 jam.

Meski perjalanan yang ditempuh cukup jauh, perjalanan itu akan sepadan dengan pemandangan indah pulau Moor. Traveler tertarik buat main ke sini?

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com