Tag Archives: wisata yogyakarta

Ikut Workshop Batik Lukis di Batik Seno Painting, Yuk!


Yogyakarta

Traveler bisa menjajal membatik di Batik Seno Painting. Seru dan menegangkan, tetapi juga menyenangkan dan menenangkan!

Tidak melulu wisata alam, Jogja juga menggaet wisatawan dengan budayanya yang kental. Salah satunya adalah batik.

Batik biasanya dikenal dalam wujud fashion atau pakaian. Namun, ternyata ada satu produk unik yang masih jarang orang ketahui yaitu lukisan batik.


Batik Seno berdiri sebagai galeri batik lukis terbesar di Jogja sejak tahun 1979. Kini, mereka telah berkiprah sebagai rumah produksi bagi belasan pelukis batik sekaligus galeri seni yang bisa dikunjungi oleh wisatawan.

“Membatik itu bukan sekadar melukis atau menggambar, tapi tentang ketenangan hati dan pikiran. Jadi kalau membatik harus benar-benar rileks, harus sabar, santai, fokus. Kalau dalam kondisi emosi misal sedang marah atau terlalu senang, biasanya tidak akan berhasil. Itu akan mempengaruhi konsistensi garis. Makanya orang membatik cenderung diam,” kata Melinda, pemilik Batik Seno, saat ditemui detikTravel di galerinya.

Filosofi tersebut yang akhirnya membawa Melinda membuka adanya kelas workshop bagi wisatawan yang berminat belajar langsung. Selain melestarikan budaya bangsa, Melinda ingin mengajak wisatawan mencari ketenangan batin lewat seni lukis batik.

Melinda juga berharap melalui workshop pembeli semakin paham value yang dimiliki oleh batik. Alasan mengapa harga batik cenderung mahal akan terjawab melalui setiap proses yang dilalui. Dari situ akhirnya wisatawan lebih menghargai batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Berlokasi di Mantrijeron MJ 3/ 801, Kota Yogyakarta, Batik Seno dekat dengan kampung turis Prawirotaman. Menuju lokasi ini sangat mudah, dari Stasiun Tugu hanya butuh waktu sekitar 15 menit perjalanan dengan motor.

“Tamu yang datang tidak ditarik HTM, kami jelaskan, tidak beli juga tidak apa-apa. Cuma kalau untuk rombongan sekolah kami agak membatasi, terutama untuk musim ramai, karena ga cukup tempatnya,” kata Melinda.

Workshop batik lukis di Batik Seno Painting, YogyakartaWorkshop batik lukis di Batik Seno Painting, Yogyakarta. (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Tidak perlu takut dan sungkan jika hanya ingin berkunjung dan melihat secara langsung proses produksi batik lukis. Namun, sangat disayangkan bukan jika tidak merasakan langsung pengalaman mencipta karya lukis batik milik sendiri?

“Untuk workshop mulai 75k-300k. Tapi tidak harus diselesaikan dalam sehari, bisa berangsur. Harganya sama untuk penyelesaian sehari, tiga hari, bahkan sebulan,” kata Melinda

Workshop batik lukis di Batik Seno terbuka untuk umum di hari Senin hingga Sabtu, dan membutuhkan reservasi jika ingin datang di Hari Minggu. Harga workshop mulai dari Rp 75.000 hingga Rp 300.000 dengan penawaran gratis kain lukis, properti membatik, juga minuman.

Berikut daftar paket lengkap Batik Workshop di batik Seno Painting :

Short Batik Workshop

Paket ini menawarkan kelas membatik singkat untuk lukisan batik dengan ukuran kain 25×25 cm dan satu kali proses pewarnaan dengan harga Rp 75.000 per orang.

Wisatawan dapat hadir pada jam 09.00 hingga 15.00. Menurut Melinda, proses membatik setiap orang memerlukan waktu yang berbeda, sehingga tidak ada patokan waktu pengerjaannya. Namun umumnya kelas ini membutuhkan waktu sekitar satu sampai 2 jam pengerjaan.

Batik Coloring For Kids

Menawarkan kelas untuk anak belajar melukis batik, paket ini sudah termasuk kain batik lukis ukuran 30×30 cm, pola desain, peralatan membatik, hingga minuman, dengan harga Rp 100.000 per orang. Jam kunjungan masih sama, dan pengunjung diharapkan datang sebelum pukul 13.30 WIB.

Batik Workshop Small Size

Sama seperti short class sebelumnya, paket ini menyediakan kelas membatik dengan kain batik ukuran 30×30 cm dan 2 kali proses pewarnaan dengan harga Rp 200.000 per orang. Sudah gratis minuman, pengunjung akan dibatasi maksimal 10 orang setiap sesinya. Proses ini umumnya memakan waktu 2 sampai 3 jam pengerjaan.

Full Proccess Batik Workshop

Paket ini merupakan penawaran terbesar dengan harga Rp 300.000 per orang. Pengunjung akan mendapatkan kain batik lukis ukuran 45×50 cm dengan 3 kali proses pewarnaan. Tidak perlu takut tidak mampu menyelesaikannya dalam sehari, traveler bisa datang kapanpun saat luang hingga lukisannya selesai dibuat.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tiket, Jam Buka, Lokasi, dan Pesona Wisata Sejarah


Jakarta

Bunker Kaliadem adalah wisata ikonik Jogja yang menyimpan sejarah mistis erupsi Gunung Merapi 2006. Awalnya tempat ini merupakan bangunan bawah tanah untuk berlindung ketika letusan terjadi.

Cerita misteri tewasnya dua relawan yang terjebak di dalam bunker tidak semata-mata membuat wisata ini sepi pengunjung. Sebab disini pengunjung dapat menikmati sejuknya suasana dan pemandangan khas kaki Gunung Merapi.

Meskipun Bunker Kaliadem telah terkubur material vulkanik sejak tahun 2010, banyak wisatawan yang datang untuk menelusuri wilayah tersebut. Terdapat berbagai kegiatan seru yang bisa dilakukan bersama keluarga ketika berkunjung di DIY.


Bunker Kaliadem: Tiket, Jam Buka, Rute

Bunker Kaliadem terkenal dengan pemandangan hijau dan langit yang cerah di siang hari. Destinasi ini dapat menjadi tempat rekreasi sekaligus belajar tentang sejarah bunker Merapi melalui prasasti yang terletak di depan pintu bunker.

Setelah tertimbun dan hanya tersisa beberapa bagian saja, Bunker Kaliadem Merapi hanya menyediakan camping ground dan jasa foto saja. Namun seiring berjalannya waktu terdapat berbagai aktivitas menarik lainnya yang dibanderol dengan tiket murah, yaitu.

Harga Tiket

  • Tiket Masuk: Rp 10.000/ orang
  • Tiket Parkir Motor: Rp 5.000
  • Tiket Parkir Mobil: Rp 10.000
  • Ojek Motor: Rp 20.000
  • Sewa Motor Trail: Rp 50.000
  • Paket Lava Tour Jeep (Short Route): Rp 400.000/ 5 orang
  • Paket Lava Tour Jeep (Medium Route): Rp 450.000/ 5 orang
  • Paket Lava Tour Jeep (Long Route): Rp 550.000 – Rp 600.000/ 5 orang.

Jam Operasional dan Rute

Bunker Kaliadem Merapi buka setiap hari selama 24 jam. Lokasi bunker ini adalah Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lokasi tersebut berjarak 30 km arah utara dari pusat Kota Yogyakarta yang dapat ditempuh selama 1 jam 12 menit menggunakan mobil. Selama perjalanan detikers akan bosan dengan pemandangan indah pepohonan dan pesona lereng Gunung Merapi.

Wisatawan yang akan datang disarankan menggunakan kendaraan pribadi karena tidak adanya akses transportasi umum di jalur tersebut. Setibanya di gerbang Desa Kinaherjo, pengunjung dapat memilih beberapa alternatif untuk sampai di lokasi bunker yaitu.

  • Jalan kaki hingga batas akhir Desa Kinaherjo.
  • Menggunakan jasa ojek motor dengan rute napak tilas.
  • Menyewa motor trail hingga ke lokasi Bunker Kaliadem.

Jarak gerbang dan bunker yang cukup jauh mendorong pengunjung untuk mempersiapkan segalanya sebelum datang ke destinasi wajib di Jogja ini. Silahkan untuk menggunakan masker dan sunscreen untuk menjaga tubuh selama melewati jalur napak tilas yang berpasir dan penuh dengan debu tebal.

Daya Tarik dan Fasilitas Bunker Kaliadem

Dikutip dari berbagai laman travel, pesona indah Bunker Kaliadem terletak pada pemandangan indah Kota Yogyakarta dari ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut. Pengunjung juga bisa menikmati keindahan Gunung Merapi yang hanya berjarak 5 km dari bunker.

Adapun daya tarik utama destinasi ini pastinya ada pada si bunker ini sendiri. Bangunan untuk melindungi diri dari letusan Merapi tersebut dicat putih bersih seluas 12 x 8 meter. Materialnya berasal dari beton kuat dengan tebal 25 cm.

Keunikan lain dari Bunker Kaliadem adalah pada wisata telusur sejarah yang ada di dalamnya. Selain itu, detikers juga dapat menikmati aktivitas menyenangkan lainnya dan mengunjungi destinasi wisata lain yang cukup dekat.

  • Tlogo Putri
  • Taman Kaliurang
  • Gardu Pandang Merapi
  • Warung Kopi Klotok
  • Warung Makan Sate Kelinci Kedai Mbah Gimo.

Fasilitas Bunker Kaliadem Merapi

Tidak perlu takut apabila berkunjung di wisata alam ini, karena terdapat berbagai fasilitas yang siap melayani pengunjung 24 jam yaitu.

  • Warung Makanan dan Minuman
  • Tempat Penjualan Souvenir
  • Penginapan Murah
  • Spot Foto.

Aktivitas Menarik di Bunker Kaliadem

Sebagai destinasi wisata alam yang masih sangat terjaga, detikers dapat menikmati berbagai aktivitas menarik yang dijamin menyegarkan otak. Adapun kegiatan tersebut antara lain.

1. Bunker Tour

Pengunjung akan diajak melihat langsung dahsyatnya erupsi Merapi tahun 2006 dan 2010 melalui material vulkanik yang tersisa. Hal tersebut dapat ditemukan langsung di dekat pintu masuk berupa lempengan vulkanik setebal 15 cm yang telah mengeras.

Selain itu, detikers akan diajak untuk mengeksplor bagian Bunker Kaliadem yang tersisa di ruangan seluas 12 x 8 meter. Papan informasi dan prasasti yang ada turut membantu pengunjung mengenal lebih banyak sejarah bangunan penting beberapa tahun silam tersebut.

2. Bersantai Menikmati Pemandangan

Wilayah bunker yang berada tepat di kaki Gunung Merapi membuat siapapun yang datang terpesona atasnya. Panorama gunung api yang gagah dapat dinikmati dengan duduk bersantai di sekeliling bunker sambil menikmati kuliner yang tersedia.

3. Tracking Menelusuri Hutan Pinus

Di area bunker terdapat hutan pinus rindang yang dapat diakses pengunjung dengan berjalan kaki. Detikers dapat menikmati suasana sejuk dari gunung hingga hutan secara komplit di satu tempat wisata.

4. Mengabadikan Foto Bersama

Sebagai tempat yang bisa disebut bersejarah, detikers wajib untuk mengabadikan momen dengan keluarga maupun teman ketika menginjakkan kaki disini. Pesona indah Merapi dan bangunan bunker estetik akan membuat siapapun tertarik datang setelah diunggah di media sosial.

5. Berkeliling Bunker Dengan Jeep

Bagi wisatawan yang tidak kuat melakukan perjalanan kaki di medan terjal dan berdebu, terdapat alternatif lain dengan menikmati Paket Lava Tour Jeep. Terdapat 3 pilihan yang dapat dicoba dengan 4 orang lain selama 1-2 jam dari Sungai Opak untuk short route, 2-3 jam dengan tujuan akhir Museum Bekas Rumah Mbah Maridjan, dan 3-4 jam berkeliling off road di Sungai Kuning. Tarif ketiganya juga terbilang murah dan patut dicoba bersama rombongan detikers semua.

Demikian informasi lengkap mengenai wisata Bunker Kaliadem Merapi di Yogyakarta. Sudah siap untuk merasakan keseruan berlibur disana bersama keluarga?

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Ibarbo Park, Pusat Oleh-oleh Baru di Jogja, Punya Aviari dan Satwa Lain



Yogyakarta

Ibarbo Park menjadi destinasi wisata baru di Yogyakarta. Ada koleksi satwa, aviari, hingga tempat belanja oleh-oleh.

Taman wisata yang berada di Jalan Magelang KM 14, Sleman itu belum lama dibuka untuk umum. Pengelola mengklaim Ibarbo Park sebagai taman wisata dan pusat oleh-oleh terlengkap dan terbesar di Yogyakarta.

Perwakilan pengelola, Stefani, menyebut Ibarbo park memiliki visi untuk menjadi destinasi wisata unggulan di Jogja yang mengedepankan edukasi sambil memberikan pengalaman rekreasi yang menyenangkan bagi pengunjung.


“Jogja dipilih karena memiliki potensi pariwisata yang kuat, termasuk reputasi sebagai destinasi wisata budaya dan alam yang menarik,” kata Stefani

Ibarbo Park memiliki luas sekitar 4 hektar dengan terbagi menjadi berbagai area, yaitu Ibarbo Aviary, Ibarbo Playland, Zona Satwa, dan fasilitas lain seperti restoran dan toko oleh-oleh.

“Yang membedakan Ibarbo Park dengan taman aviary lainnya adalah konsepnya yang holistik, menggabungkan pengalaman interaktif dengan satwa, taman alam, dan kegiatan edukatif yang melibatkan pengunjung secara aktif,” kata Stefani.

Ibarbo Park, YogyakartaIbarbo Park, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Melalui pantauan detikTravel terlihat sebagian besar dari pengunjung adalah keluarga yang membawa anak kecil. Wisata ini sangat cocok dinikmati ketika musim liburan untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Anak-anak bisa mendapati didesain beragam satwa, mulai dari unggas, kuda, kelinci, hingga kura-kura.

Saat sore, tepatnya pukul 15.00, akan hadir pertunjukan satwa yang mengajak pengunjung terkhusus anak-anak berinteraksi langsung dengan hewan. Burung kakak tua terlihat menjadi primadona pengunjung karena kecantikannya.

“Standar perawatan hewan di Ibarbo Park meliputi aspek-aspek seperti nutrisi, kesehatan, kebersihan habitat, dan kegiatan pengawasan medis rutin oleh Dokter hewan kami,” kata Stefani

Stefani menyebut Ibarbo melakukan pembangunan secara bertahap dengan dimulai dari toko oleh-olehnya. Proses itu memakan waktu lebih dari setengah tahun untuk wahana pertamanya sekarang dan masih dalam tahap penyempurnaan.

Ibarbo Park, YogyakartaIbarbo Park, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Meski demikian, Ibarbo tidak luput dari serangan netizen di media sosial yang melontarkan kekecewaannya terhadap luas area yang dinilai tidak sebesar pemasarannya. Stefani menanggapi hal tersebut dengan menyatakan pihaknya masih akan terus menambahkan atraksi baru, memperluas area, dan pengembangan lebih lanjut.

“Kami memiliki lahan seluas 4,5 hektar, dan kami juga memiliki konsep rumah tumbuh. Dengan luas yang ada perlahan akan kami luas dengan wahana baru, fasilitas baru, dll. Jadi kami tidak hanya berhenti disini. Masih banyak lagi yang akan kami sajikan ke masyarakat,” kata Stefani.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Cek Harga Tiket dan Jam Buka Taman Aviary Ibarbo Park Jogja



Yogyakarta

Ibarbo Park di Yogyakarta menonjolkan taman aviari sebagai spot wisata. Berikut harga tiket dan jam operasional, serta spot wisata yang dimiliki.

Dengan puluhan satwa yang ada di dalamnya, Ibarbo Park menjadi destinasi pas bagi para traveler yang ingin berinteraksi langsung dengan satwa. Di sana traveler dapat menyaksikan langsung pertunjukan spekta animal yang menampilkan para satwa yang telah dilatih khusus.

Pengelola mengunggulkan taman aviari atau kandang besar untuk burung untuk menarik minat pengunjung. Di sini juga tersedia playground, restoran, dan pusat oleh-oleh.


Berikut tentang Ibarbo Park Jogja:

Daya Tarik Ibarbo Park

1. Pertunjukan Spekta Animal

Setiap sore tepatnya pukul 15.00 WIB akan ditampilkan pertunjukan para satwa yang telah dilatih khusus oleh instrukturnya. Terlihat beberapa hewan seperti berang-berang, burung Kakak Tua, musang, dan burung lainnya menampilkan atraksinya.

2. Ibarbo Aviary

Berinteraksi dengan burung khususnya bagi anak-anak yang berani mengulurkan tangannya sebagai tempat bertengger beberapa jenis burung seperti burung kakak tua. Ibarbo menyajikan ratusan jenis burung yang dapat dengan bebas disaksikan oleh pengunjung serta sejumlah spot foto estetik.

3. Mini Zoo

Tidak hanya burung, ada pula hewan lain seperti kelinci, rusa, monyet, hingga kura-kura yang bisa disaksikan di Ibarbo Park. Pengunjung dapat dengan bebas melihatnya.

4. Restoran

Puas melihat satwa, traveler dapat beristirahat sebentar sambil menyantap makanan di area resto. Di sini dapat ditemukan beberapa menu seperti tongseng, mie goreng, ayam rempah, dan lainnya. Areanya yang luas diklaim mampu menampung hingga 1000 orang.

5. Area Playground

Selain berinteraksi dengan satwa, Ibarbo Park juga menyediakan area bermain bagi anak-anak. Terdapat wahana mandi bola yang terdapat di dalam area restonya dengan membeli tiket terusan.

6. Pusat Oleh-Oleh

Kurang lengkap rasanya jika berlibur tidak membawa serta buah tangan. Di Ibarbo tersedia toko oleh-oleh dengan pilihan beragam yang menawarkan oleh-oleh khas Jogja. Seperti kain batik, bakpia, hingga kerajinan cinderamata.

Jam Operasional Ibarbo Park

Buka Setiap hari dengan dua jenis jam operasional, yaitu
Mini zoo 09.00-18.00
Toko Oleh-oleh 09.00-22.00 WIB

Lokasi

Jika ditempuh dari Stasiun Tugu Yogyakarta membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan melewati Jalan Ring Road Utara. Lokasi tepatnya ada di Jalan Magelang No.Km 14, Jetis, Caturharjo, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Harga Tiket

Harga Tiket masuk Ibarbo Park ada di Rp 30.000 dengan biaya parkir mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000

Berikut rincian harga untuk tiket wahana lainnya
Wahana Kereta Rp 15.000
Pakan Hewan Rp 10.000
Mandi Bola Rp 30.000

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Gamplong Studio Alam, Lokasi Syuting Film Ternama Juga Tempat Wisata di Jogja



Yogyakarta

Gamplong Studio Alam milik Hanung Bramantyo adalah tempat syuting sekaligus destinasi wisata di Yogyakarta. Berbeda dengan wisata pada umumnya, Gamplong Studio Alam memiliki bangunan semi permanen yang dapat berubah kapanpun sesuai project yang sedang dikerjakan.

Dengan luas 2,3 hektar, Gamplong Studio Alam telah melahirkan puluhan karya ternama. Di antaranya adalah Film Sultan Agung, Bumi Manusia, Satria Dewa: Gatotkaca, Habibie & Ainun, Trinil, Mekah I’m Coming, dan project milik sutradara Hanung Bramantyo lainnya. Tidak hanya itu, di sini juga dapat digunakan untuk project film oleh sutradara lain, project iklan, bahkan video klip.

“Tujuan awalnya sama Pak Hanung hanya untuk dibikin buat studio film, karena kan di Indonesia sendiri studio film yang berbasis alam belum ada nih, kebanyakan indoor dan yang di Batam itu,” kata Hafiz, pengelola Gamplong Studio Alam.


Uniknya, untuk masuk ke destinasi ini pengunjung hanya ditarik biaya sukarela untuk operasional perawatan. Tiket wahana untuk spot tertentu seperti Kereta St.Soerabaja-Gambir, Hasri Ainun Habibie, Galeri Antiques, Rumah Annelis, dan Komplek Horror dijual terpisah dengan harga satuan Rp 10.000 per wahana.

“Tiket wahana tidak wajib, boleh beli dan boleh milih. Sifatnya opsional. Nah, dilema kita untuk saat ini, itu kadang orang merasa terjebak, loh ini seikhlasnya kok bayar lagi,” Kata Hafiz.

Tujuan diberlakukannya sistem tersebut agar Gamplong Studio Alam dapat menjadi destinasi wisata yang dinikmati semua kalangan. Tidak perlu membayar mahal jika memang tidak mampu. Gamplong Studio Alam tetap bisa dinikmati dengan berfoto-foto dari luar bangunan yang membutuhkan tiket terusan.

Traveler yang menginginkan trip yang ditemani tour guide, bisa memesannya terlebih dahulu sebelum datang ke lokasi dengan menghubungi nomor admin di +627823682000. Selain itu, lokasi ini juga menjadi lokasi pemotretan pre-wedding favorit karena latarnya yang bermacam-macam dan cenderung bertema klasik.

Untuk itu, bagi traveler yang ingin berkegiatan khusus seperti pemotretan atau membawa kamera profesional diharapkan untuk lapor pada petugas dan membayar permid card seharga Rp 10.000.

Magnet utama destinasi ini adalah pamor dari project film yang digarap di sana. Dituturkan oleh Hafiz, setiap kali karya baru akhirnya tayang, Gamplong Studio Alam ikut terdampak dengan arus pengunjung yang semakin giat berdatangan.

” Jadi selalu ada pembeda ketika ada project film baru. Jadi itu yang mungkin membuat mereka yang udah pernah kesini kembali untuk kesini lagi,” Kata Hafiz.

Lewat kesuksesan film Bumi Manusia di tahun 2019, akhirnya pengelola memutuskan untuk membuat Gamplong Studio Alam sebagai salah satu destinasi wisata di Desa Wisata Gamplong. Pembangunan dimulai sejak tahun 2018 akhir hingga sekarang terus melakukan pembenahan dan penambahan spot baru.

“Nah, ternyata itu setiap hari selama proses syuting (Bumi Manusia), ya mungkin karena faktor Iqbaal Ramadhan juga, nah itu banyak yang nonton, banyak yang datang ke sini. Terus akhirnya kan sama masyarakat sekitar kepikiran kalau di wisatakan saja sekalian gimana,” Kata Hafiz.

Tanah Gamplong Studio Alam ini dulunya digunakan sebagai lahan kebun pohon tebu untuk pabrik salah satu merek gula. Kemudian setelah menemui akhir kontrak, oleh Hanung Bramantyo disewa menjadi Studio Alam. Oleh masyarakat sekitar dimanfaatkan sebagai tempat wisata.

“Kalau tanah milik kas desa, kalau di Jogja masih milik Kesultanan, Tanah Sultan. Jadi gabisa di beli tapi bisa dimanfaatkan. Istilahnya dikaryakan. Jadi kami sewa ke pihak Kelurahan,” kata Hafiz.

Pasca covid-19, Gamplong semakin berbenah diri mengatasi vakumnya wisata akibat pandemi. Saat ini, pengunjung yang datang ke Gamplong Studio Alam mencapai 1500 hingga 2000 orang setiap minggunya. Pengunjung yang datang beragam, mulai dari warga lokal Jogja, siswa karyawisata, hingga perkumpulan desa dari provinsi seberang.

“Sangat terdampak (covid) lumayan struggle, tapi untungnya kan, karena pengelolanya itukan dari 98% dari orang Gamplong, jadi pas waktu Covid-19 itu kita kayak gotong royong bekerja keras, untuk membenahi meskipun tidak ada income selama setahun itu penuh,” kata Hafiz.

Ya, kendati kepemilikan wisata itu adalah Hanung Bramantyo, namun hampir 98 persen operasionalnya dikelola oleh warga setempat. Sebagai Desa Wisata Gamplong yang terkenal dengan kerajinan tangannya, hal tersebut dikolaborasikan dengan baik.

Melalui pantauan detikTravel terlihat terdapat tiga ruko yang berdiri di area parkir menjajakan cenderamata kerajinan tangan khas Gamplong.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Santai Dulu Ah… di Obelix Village



Sleman

Traveler yang ingin merasakan hawa pedesaan wajib memasukkan Obelix Village ke dalam bucket list liburan. Lokasinya yang jauh dari kebisingan jalan raya cocok sekali untuk healing.

Obelix Village terletak di Jalan Kenangan, Krandon, Kalurahan Pandowoharjo, Kapanewon Sleman, Yogyakarta. Lokasinya mudah ditemukan di Google Maps dengan akses jalan yang mulus. Traveler hanya membutuhkan waktu 30 menit jika berkendara dari Tugu Yogyakarta.

Konsep Obelix Village adalah wisata keluarga untuk edukasi anak-anak dikolaborasikan dengan pemandangan persawahan dan pedesaan di sekitarnya yang masih asri. Jika beruntung dengan cuaca cerah, traveler dapat melihat view Gunung Merapi secara jelas hingga puncaknya.


“Kami memilih Jogja karena Jogja adalah tempat yg sedang berkembang pariwisatanya. Dan kebetulan owner kami juga berada di Jogja,” kata Alan, Supervisor Obelix Village.

Obelix Village di Sleman, YogyakartaObelix Village di Sleman, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Sejak diresmikan pada 15 Oktober 2022 lalu, Obelix Village telah menjadi destinasi favorit keluarga saat menghabiskan waktu liburannya. Di sini traveler dapat menemui area alami dan buatan yang dipadukan.

“Yang membedakan tempat kami dengan wisata lain adalah untuk spot foto kami tidak ada yg berbayar, dan nuansa nya masih natural pedesaan,” ujar Alan.

Mengusung konsep pedesaan, tentunya Obelix membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk merampungkan seluruh infrastrukturnya. Ditargetkan Obelix Village dapat dinikmati oleh keluarga dan anak-anak yang sedang berlibur di Jogja.

Cukup bermodal Rp 25.000, traveler sudah bisa menikmati setiap sudut yang ada di Obelix Villages tanpa adanya tiket terusan. Dengan luas lahan 4 hektar, terdapat berbagai area di Obelix Village, yakni restoran, kafe, flower garden, mini farm, little zoo, dan secret river deck.

Membaca buku sambil bersantai di Obelix Village bisa menjadi pilihan tatkala menginginkan suasana baru. Selain itu, traveler tidak akan kehabisan spot foto instagramable jika berkunjung kemari.

Obelix Village di Sleman, YogyakartaObelix Village di Sleman, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Jika bosan, traveler dapat mencoba kegiatan lain seperti menaiki kuda. Namun, ada syaratnya yaitu maksimal berat badan 30 kilogram dan harus sebelum jam 17.00.

“Untuk rencana pengembangan kemungkinan ada penambahan kolam renang atau villa,” Kata Alan

Selain untuk bersantai, Obelix Village juga cocok dijadikan sebagai venue pesta atau pernikahan dengan tema outdoor bak di taman. Traveler juga akan dimanjakan dengan makanan lezat di restoran yang ada di dalamnya, nih.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Rindu Film Bumi Manusia, Cek Harga Tiket dan Daya Tarik Studio Alam Gamplong



Jakarta

Sering penasaran dengan lokasi syuting di film-film? Di Jogja ada satu kawasan unik yang khusus diperuntukkan sebagai setting film, loh. Namanya Studio Alam Gamplong milik sutradara ternama Hanung Bramantyo. Cek harga tiket masuk dan jam operasionalnya.

Jika Traveler pernah menonton Film Bumi Manusia, pasti tidak akan asing dengan wisata satu ini. Setting tempat rumah Annelies ternyata lokasinya ada di sini. Tanah seluas 2,3 hektar itu disulap menjadi kawasan fungsional untuk industri kreatif sekaligus pariwisata di Tanah Gamplong.

Penasaran dengan apa yang ada di dalamnya, simak daya tariknya berikut ini :

Daya Tarik Wahana

1. Kereta St. Soerabaja-Gambir

Merasakan vibes kembali ke masa lalu bak abad ke 16 traveler akan puas menaiki gerbong kereta ini. Bentuk keretanya unik, dengan panorama view terbuka yang bisa melihat sekelilingnya.


Dengan muatan maksimal 10 orang, kereta ini akan berjalan sekitar 300 meter menuju kawasan kota buatan di Studio Alam Gamplong. Interior di dalamnya full kayu menambah kesan vintagenya yang kental. Kalau kesini, wajib banget cobain naik keretanya.

2. Hasri Ainun Habibie

Rumah dengan gaya klasik nan hangat di Film Habibie Ainun itu dapat ditemukan di sini. Persis di dalamnya tersaji lengkap perabot rumah yang seolah menyeret traveler kembali ke masa lalu. Terdapat pula papan catur yang bisa dimainkan oleh traveler yang berkunjung ke rumah ini.

Di lantai dua, ada ruang kerja milik Ainun beserta kerangka tengkorak yang menjadi subjek penelitiannya sebagai seorang dokter. Dari lantai dua itu, travaler bisa melihat ke luar jendela pemandangan Studio Alam Gamplong yang luas membentang.

3. Galeri Antiques

Di samping rumah Habibie Ainun, ada Galeri Antiques. Untuk masuk ke dalamnya perlu melewati ruangan penuh rongsokan yang ditata unik. Kemudian menyusuri jalan untuk naik ke lantai dua nya. Dari lantai dua itu, terdapat satu ruangan dengan mikrofon berdiri di tengahnya. Dari situ traveler juga bisa lebih jelas melihat seluas mata memandang Studio Alam Gamplong.

Bergeser sebentar melewati jembatan layang, kemudian menuruni tangga, traveler akan melihat ruangan dengan konsep basement di sana. Bak ruang rahasia para komplotan di film film, ada banyak hal menarik di ruangan ini. Dengan cahaya remang-remangnya tersaji mulai dari piano klasik, meja billiard, panel tv, hingga ruangan semi penjara. Kira-kira film genre aksi mungkin akan cocok syuting di lokasi ini.

4. Rumah Annelies

Bumi Manusia lah gerbang pembuka kesuksesan Studio Alam Gamplong sebagai lokasi wisata. Rumah dua lantai berwarna hijau ini menjadi lokasi ikonik di film tersebut. Dengan sentuhan interior klasik khas Belanda, di dalamnya traveler seolah diseret masuk menyusul Minke dan Annelies yang sedang memperjuangkan cintanya.

Ada perpustakaan dengan tumpukan buku jaman dulu yang tersusun rapi di rak ruangan lantai dua. Terdapat pula meja makan besar, kamar, hingga balkon yang bisa dinikmati sambil duduk santai.

5. Komplek Horor

Buat traveler pecinta adu nyali, jangan lewatkan kawasan satu ini. Jika menyukai film Trinil, pasti tidak asing dengan setting tempat di dalamnya. Rumah hantu ini menawarkan sensasi rumah horor bak masuk ke dalam film-film. Bahkan ada satu film horor berjudul Kiblat yang syuting di sini dan belum tayang, loh.

Juga pemakaman yang menampilkan manusia gantung diri di ruangan terbuka. Tak sampai disitu, traveler harus melewati gua buatan mistis yang bikin bulu kuduk merinding. Masuk ke lokasi ini wajib rombongan ya, agar vibes menegangkannya lebih terasa.

6. Bangunan Tua

Jika kelima kawasan di atas perlu tiket terusan untuk masuk ke dalamnya, traveler juga masih bisa menikmati Studio Alam Gamplong secara gratis, loh. Di sini terdapat banyak bangunan tua dengan konsep kota jaman dulu. Ada warung kopi, hotel tua, toko buku, bioskop, bahkan kampung kumuh. Setiap jengkal dari kota ini sangat artistik dan sayang jika tidak berfoto-foto ria.

Lokasi, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Studio Alam Gamplong buka setiap hari pukul 09.00-17.00 WIB. Lokasinya ada di Desa Wisata Gamplong, Dukuh Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jaraknya cukup jauh dari pusat kota, butuh waktu sekitar 30 menit ke arah barat dari Stasiun Tugu Yogyakarta. Letaknya yang ada di kawasan pedesaan, perlu memperhatikan dengan teliti arahan google maps dan penunjuk arah di jalan agar tidak tersesat.

Sebetulnya, memasuki kawasan Studio Alam Gamplong hanya dikenai biaya sukarela untuk perawatan dan parkir. Namun, jika traveler ingin memasuki wahana di dalamnya, ada tiket terusan yang harus dibeli dengan harga sebagai berikut :

Trem atau Kereta : Rp 10.000
Bumi Manusia (Rumah Annelies) : Rp 10.000
Habibie Ainun : Rp 10.000
Gallery Antiques : Rp 10.000
Kompleks Horor : Rp 10.000
Wahana All Access : Rp 45.000
Wahana Jeep : Weekdays Rp 150.000/ 4 orang, Peak Season Rp 200.000/ 4 orang

Mengingat fungsinya sebagai lokasi syuting, ada banyak hak cipta yang harus dilindungi di dalamnya. Traveler yang membawa kamera profesional harus membayar permid card sebesar Rp 10.000 dan penggunaan kamera drone seharga Rp 200.000

Bagi Traveler yang ingin berkegiatan khusus seperti prewedding, pemotretan yearbook, atau bahkan event wajib menghubungi admin terlebih dahulu.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mampir Ke Obelix Village, Cek Harga Tiket Terbaru dan Lokasinya


Yogyakarta

Merasakan segarnya hawa pedesaan dipadu dengan fasilitas bersantai yang nyaman dapat traveler temukan di Obelix Village. Cek harga tiket dan jam operasional, serta lokasinya.

Obelix Village adalah salah satu destinasi wisata di Sleman yang menggabungkan unsur alam dan buatan. Lokasinya ada di tengah desa sehingga jauh dari bising kota.

Selain itu, keunggulan utama dari Obelix Village adalah tidak adanya tiket tambahan atau terusan jika traveler memasuki wisata ini. Cukup bayar sekali di awal masuk, dan traveler dapat menikmati semua fasilitasnya.


Obelix Villages masih bersaudara dengan Obelix Sea View yang ada di Gunung Kidul, namun lokasinya amat berjauhan. Di sini menonjolkan tempat wisata keluarga yang edukatif namun tetap menarik.

Yuk, simak informasi harga tiket dan jam operasional Obelix Village:

Daya Tarik

1. Mini Farm dan Taman Bunga

Terhampar luas taman bunga cantik yang cocok sekali sebagai tempat berfoto. Setiap bunga ditata dengan indah dan pengunjung bisa bebas melewatinya dengan menyusuri jalan setapak di taman ini.

Tidak hanya bunga, terdapat pula hamparan kebun mini yang cocok untuk edukasi si kecil. Anak-anak hingga dewasa dapat menikmatinya sambil belajar mengenal jenis-jenis sayur di area tersebut.

2. Mini Zoo

Jika ada flora, tak lengkap bila tidak ada fauna. Di Obelix Villages menyediakan kebun binatang mini dengan berbagai jenis hewan di dalamnya. Mulai dari unggas, reptil, burung, sapi, kelinci, ikan, domba, hingga kuda.

Hewan-hewan tersebut dikelompokkan berdasarkan jenisnya dan ditata rapi sehingga pengunjung bisa bebas berinteraksi dengan hewan yang diinginkan. Traveler bisa mencoba menunggangi kuda di sini loh, tapi maksimal berat badan 30 kg.

3. Secret River Deck

Ada sungai juga di dalam Obelix Villages. Di atasnya dibangun deck lengkap dengan meja dan jaring di sekitarnya. Cocok untuk traveler yang ingin bersantai sembari mendengarkan gemericik suara sungai mengalir. Bisa sambil makan, membaca buku, atau mengobrol dengan orang tersayang.

4. Kafe dan Restoran

Puas berkeliling, jangan lupa isi energi dengan makan di cafe dan restoran yang ada di dalamnya. Ada dua jenis di dalamnya, yakni Resto Pulen Kopi Ponti dan Petit Paris Boulangerie.

Jika ingin makan menu prasmanan, traveler bisa mengunjungi Resto Pulen Kopi Panti. Sedangkan Petit Paris Boulangerie cocok untuk traveler yang menginginkan hidangan penutup atau dessert dan es krim. Keduanya memiliki nuansa yang unik dan interior menarik sehingga sayang jika tidak diabadikan dengan kamera

Lokasi, Harga Tiket, dan Jam Operasional

Lokasinya berada di Jalan Kenangan, Krandon, Pandowoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Stasiun Tugu butuh waktu sekitar 45 menit agar bisa sampai di lokasi.

Menyusuri jalan Ring Road Utara kemudian masuk ke area pedesaan sisi timur. Aksesnya mudah dan tidak sulit untuk ditemukan karena banyak penanda arah di sepanjang jalan menuju lokasi.

Harga tiketnya untuk satu orang dikenai biaya Rp 25.000 saat hari biasa dan Rp 30.000 untuk hari libur. Traveler tidak akan dikenai biaya tambahan ketika ingin menikmati spot yang ada di dalam Obelix Villages.

Obelix Villages buka setiap hari. Senin sampai Jumat buka pukul 08.00-21.00 WIB. Sedangkan untuk Sabtu dan Minggu buka lebih awal pukul 07.00-22.00 WIB.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tumpeng Menoreh, Restoran di Atas Bukit Milik Vokalis Band Endank Soekamti



Kulon Progo

Tumpeng Menoreh bukan tempat makan biasa. Restoran ini berada di tiga kawasan dan menawarkan view sembilan gunung.

Tumpeng Menoreh tercatat secara administrasi berada di Desa Wisata Nglinggo, Kulon Progo, Yogyakarta. Tetapi, karena terletak di perbatasan, restoran itu masuk dalam tiga kawasan, yakni Magelang, Kulon Progo, dan Purworejo.

Restoran itu sekaligus menjadi objek wisata dengan fasilitas lengkap, mulai dari restoran hingga penginapan dan glamping.


“Ciri khas Tumpeng Menoreh menonjolkan best sunrise di sisi bagian timur. Kalau cerah bisa melihat pemandangan 9 gunung, Merapi, Merbabu, Sumbing, Sindoro, Slamet, dan gunung gunung kecil seperti Telomoyo dan Andong,” kata Udin, manager Tumpeng Menoreh dalam perbincangan dengan detikTravel, Senin (27/5/2024).

Di sini traveler akan dimanjakan dengan pemandangan barisan bukit yang membentang dan lembah yang luas. Memang paling cocok jika berkunjung kemari adalah saat pagi hari atau berburu sunrise, bahkan jika beruntung traveler bisa menyaksikan lautan awan.

Tumpeng Menoreh berdiri di atas Gunung Kukusan dan Gunung Lancip.

Penamaan Tumpeng Menoreh diambil dari bentuk gunung yang mengerucut bak tumpeng serta sebagai ucapan rasa syukur masyarakat dalam menarik minat wisatawan yang datang.

Dibuka selama 24 jam, Tumpeng Menoreh merupakan hasil inovasi warga sekitar justru saat pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak warganya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Restoran itu diinisiasi oleh Melki dan musikus ternama Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti, serta warga lokal.

“Pembangunanya membutuhkan waktu enam bulan untuk restoran dan dek. Semua material diangkat naik ke bukit manual oleh warga lokal,” kata Udin.

Dengan misi utama sebagai pemberdayaan warga, Tumpeng Menoreh selalu melibatkan warga Desa Wisata Nglinggo. Tercatat seluruh karyawan 100% merupakan warga asli desa sekitar. Serta khusus untuk Restoran Tumpeng Menoreh, makanan disajikan oleh ibu-ibu warga sekitar.

“Makanan di restoran Tumpeng Menoreh berasal dari warga. Jadi daro setiap pagi jam 07.00 ibu-ibu warga mengantarkan makanan ke sini. Adapun, untuk Tumpeng Ayu makanan dimasak langsung oleh kokinya,” kata Udin.

Bangunan destinasi ini berbentuk Piramid dengan bertumpu pada batuan gunung. Di area bawah traveler akan menemukan parkir, Kereta gantung, dan Playland.

Kemudian, naik sedikit akan bertemu dengan Restoran dan selasar yang tersedia banyak meja kursi untuk menikmati pemandangan. Di bagian paling atas terdapat Rooftop dengan pemandangan 360 derajat beralaskan rumput sintetis, cocok untuk mengobrol santai dengan orang tersayang.

Ada pula vila di bagian bawahnya. Serta terdapat area khusus bernama Tumpeng Ayu. Menariknya, untuk menuju area tersebut traveler perlu melewati inclinator lift elektrik.

“Kami inovasi utamanya memang fasilitas berbasis elektrik yang digarap langsung oleh warga lokal dan dipimpin oleh Pak Melki,” Kata Udin.

Inovasi-inovasi tersebut membuahkan sejumlah prestasi mulai dari kereta gantung elektrik pertama di Jogja serta inclinator lift elektrik terpanjang dan pertama di Jogja. Selain itu ada pula infinity pool pertama di bukit yang ada di kawasan Jogja.

Menuju lokasi Tumpeng Menoreh memang memerlukan usaha ekstra atas kendaraan yang traveler naiki. Selain karena lokasinya yang berada di kawasan bukit, jalan yang ada memiliki lebar yang tidak terlalu luas.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Paket Lengkap! Ini Daya Tarik Tumpeng Menoreh, Termasuk Best Sunrise



Jakarta

Jika traveler berencana berlibur di Jogja, ada satu objek wisata rekomendasi detikTravel. Tumpeng Menoreh memiliki vila, restoran, area bermain, bahkan spot sunrise.

Dibangun oleh musikus ternama Erix Soekamti, vokalis band Endank Soekamti dan rekannya Melki serta warga lokal, Tumpeng Menoreh berada di atas Gunung Kukusan dan Gunung Lancip. Objek wisata itu berada di perbatasan tiga daerah, yakni Kulon Progo, Magelang, dan Purworejo.

Tidak hanya tempat makan, tetapi Tumpeng Menoreh memiliki beragam suguhan buat healing sejenak.


Berikut ragam pilihan di Tumpeng Menoreh:

Tumpeng Menoreh, Kulon Progo, YogyakartaTumpeng Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta (Arawinda Dea Alisia/detikcom)

Penginapan

Ada dua tipe penginapan yang tersedia, yakni vila dan glamping. Untuk vila terletak di area Tumpeng Menoreh atas dengan berbagai tipe kamar. Range harga ada di antara Rp 1,1-5 juta per malam.

Fasilitas yang didapatkan sudah termasuk kamar, sarapan, tiket masuk Tumpeng Menoreh, serta Infinity Pool yang mengarah langsung ke matahari terbit.

Tipe kedua adalah Glamping, dengan jenis tenda dome yang muat hingga 180 orang. Harga sewa per malamnya mulai dari Rp 500-1,5 juta per malamnya. Lokasinya terpisah dengan area utama, yakni di Glamping Menoreh atau sekitar 1 kilometer dari Tumpeng Menoreh.

Kafe dan Restoran (Tumpeng Coffee)

Saat pertama masuk area Tumpeng Menoreh akan langsung disambut oleh Tumpeng Resto and Coffee. Tersedia bermacam hidangan khas tradisional yang dimasak langsung oleh ibu-ibu warga sekitar dan disetorkan setiap pagi.

Pada area coffee shopnya terdapat minuman kopi freshly brewed dan makanan ringan. Ada pula wedang rempah, teh lemon, susu naga, hingga cokelat aren khas Desa Nglinggo.

Tumpeng Ayu

Sedikit mirip dengan Tumpeng Resto, di Tumpeng Ayu penyajiannya dibuat lebih eksklusif khusus bagi pengunjung yang mau ke area Tumpeng Ayu. Menuju ke lokasinya harus menaiki Inclinator Lift Elektrik dan membayar tiket terusan Rp 50.000.

Di area Tumpeng Ayu terdapat satu ruangan indoor utama dengan atap kerucut berisikan meja dan sofa lengkap dengan fasilitas tv publik. Area ini lebih intim dengan penawaran paket makanan prasmanan hingga grill.

Kereta Gantung

Wahana Kereta Gantung menjadi satu spot yang tidak boleh terlewatkan. Berada di dekat area parkir atau sebelum masuk ke Tumpeng Menoreh. Dengan membeli tiket seharga Rp 50.000 traveler akan menaiki kereta gantung elektrik menyusuri hutan dengan trek sepanjang 1 kilometer.

Kereta gantungnya dikemudikan khusus untuk satu orang. Penggunaannya layaknya motor matic yang tinggal tancap gas di tangan kanan, serta akan berhenti otomatis jika gas dilepaskan. Menariknya, ini menjadi kereta gantung personal elektrik pertama di Jogja bahkan Indonesia, loh.

Tidak perlu cemas jika ditengah jalan menemui kesulitan, karena setiap armada akan dilengkapi dengan HT untuk berkomunikasi dengan petugas. Petugas juga akan dengan senang hati membantu dokumentasi traveler jika dibutuhkan.

Playland

Lokasinya tepat di samping kereta gantung. Dikhususkan untuk anak-anak yang ingin bermain trampolin, mandi bola, dan sejenisnya. Tidak perlu khawatir bosan menunggu buah hati bermain, karena ada kafe di sebelahnya untuk bersantai

Spot foto

Tentu tak lengkap jika sudah merogoh kocek dalam masuk ke Tumpeng Menoreh tapi tidak diabadikan. Setiap spot yang ada di Tumpeng Menoreh estetik dengan latar belakang barisan bukit hijau dan lembah yang menawan.

Di puncak Tumpeng terdapat rooftop dengan view 360 derajat. Dengan ketinggian mencapai 900 mdpl, jelas lokasi ini begitu ciamik untuk memberi makan feeds instagram traveler.

Paket Edukasi

Dituturkan langsung oleh udin, manager Tumpeng Menoreh, Tumpeng Menoreh menyediakan paket edukasi selama tiga hari bagi pengunjung. Paket tersebut berupa wisata perah susu kambing etawa, pengolahan teh, hingga pengolahan aren.

Bakal bertambah

Tumpeng Menoreh selama ini tidak berhenti berbenah, mereka terus meluncurkan inovasi dan fasilitas baru. Terdekat akan segera diluncurkan Go-kart Off-road personal di area dekat Borobudur Highland yang hanya berjarak ratusan meter dari Tumpeng Menoreh. Serta penambahan lokasi glamping dan pembuatan mono rel elektrik dari area parkir melewati lembah menuju Tumpeng Ayu.

Harga Tiket, Jam Operasional, dan Lokasi

Kawasan wisata Tumpeng Menoreh buka 24 jam, selain Kereta Gantung yang tutup pada pukul 17.00 WIB. Berikut daftar rincian tiketnya :
Tiket masuk : Rp 50.000 sudah termasuk voucher makan minum Rp 15.000 yang dapat ditukarkan di area resto
Tiket Tumpeng Ayu : Rp 50.000
Tiket Kereta Gantung : Rp 50.000

Lokasi tepatnya ada di Sumbersari, Ngargoretno, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Disarankan untuk melewati rute Kulon Progo atau Purworejo jalur Banyuasin. Jalannya yang menanjak curam wajib menggunakan kendaraan dengan kondisi prima.

Kendaraan motor, mobil pribadi, dan minibus bisa parkir di area Tumpeng Menoreh. Sementara kendaraan medium atau bus besar hanya bisa parkir di area Pasar Plono dan melanjutkan perjalanan dengan shuttle car yang disediakan warga.

Jadi, bagaimana? Tertarik mengunjunginya?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com